Anda di halaman 1dari 11

Nama :Moh Abdi Ramadhan

Kelas :VII KRI DEWARUCI


Tugas Prakarya:Tugas 1

Membuat Pertanyaan Sesuai Di Bab 3


Pertanyaan :
1. jelaskan pengertian dari apotek hidup ...
2. tuliskan contoh jenis tanaman obat berdasarkan bagian
akar…
3. tuliskan bahan dan peralatan yang dibutuhkan dalam
produksi budi daya tanaman obat…
4. tuliskan tahapan budi daya tanaman obat…
5. TOGA adalah…
Jawab:
1. Apotek Hidup. Pengertian apotek hidup adalah memanfaatkan
sebagian tanah untuk ditanami tanaman obat-obatan untuk keperluan
sehari-hari. Umum diketahui, bahwa banyak obat-obatan tradisional
yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit.
2. 1.Temulawak
2.Akar alang-alang
3.Akar wangi
4.Akar manis
5.Kunyit.
3. Bahan:

Benih atau bibit tanaman obat


Tentu saja hal ini adalah suatu dasar, untuk
menanam tanaman obat tersebut. Suatu bibit
harus bagus jika ingin menghasilkan tanaman obat
yang bagus pula. Benih tanaman berupa batang,
tunas dan lainya.

Pupuk
Pertumbuhan tanaman bergantung antara pupuk
dan digabung dengan tanah. Semisal pupuk
kompos, pupuk kimi dan lainya, karena memiliki
manfaat dalam pertumbuhan tanaman obat seperti
tanaman obat cepat menyerap sesuatu dan lainya

Media tanam
Media tanam ya seperti pupuk tadi, tanah, pasir,
remah dan lainya. Semua faktor yang
mempengaruhi tumbuh kemang tanaman obat
tersebut.
Petisida
Fungsi petisida adalah untuk menghilangkan
hama, serta penyakit pada tanaman obat tersebut

Alat:

Cangkul, garpu kedua alat ini untuk membuat


kedalaman tanah, serta menggemburkan tanah
Polybag, wadah media tertentu untuk tempat
media hidup tanaman obat tersebut, serta alat
lainya.
4. Tahapan Budi Daya Tanaman Obat

Tahapan budi daya tanaman obat tidak jauh berbeda


dengan tahapan budi daya tanaman lainnya. Berikut
ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budi
daya tanaman obat agar memperoleh hasil yang
maksimal.

1. Pembibitan
Cara perbanyakan bibit merupakan hal yang harus
diperhatikan sebelum melakukan budi daya tanaman
obat. Perbanyakan bibit dapat dilakukan dengan cara
vegetatif atau generatif.

2. Pengolahan Tanah

Setiap jenis tanaman obat membutuhkan kondisi


tanah tertentu agar dapat tumbuh dan berkembang
optimal. Kondisi tanah yang gembur penting untuk
pertumbuhan tanaman obat, khususnya untuk
perkembangan rimpang pada tanaman temu-temuan.
Jenis tanaman obat semusim atau tanaman
berbentuk perdu membutuhkan bedengan untuk
tempat tumbuhnya, tetapi tanaman obat tahunan
tidak membutuhkan bedengan.

3. Penanaman

Lubang dan alur tanam dibuat pada bedengan. Jarak


lubang tanam disesuaikan dengan kondisi tanah dan
jenis tanaman. Saat penggalian lubang tanam,
sebaiknya tanah galian tersebut dicampur dengan
pupuk kandang atau kompos. Tanaman obat yang
tumbuhnya merambat, seperti sirih dan lada,
membutuhkan tegakan. Tegakan dapat berupa
panjatan hidup atau mati. Tegakan dapat dipasang
kira-kira 10 cm dari tanaman. Tanaman panjatan
hidup harus dipilih yang tumbuh cepat, kuat, dan
berbatang lurus.

4. Pemeliharaan

Penyiraman:  Frekuensi penyiraman dapat diatur


sesuai dengan kondisi kelembapan tanah. Sebaiknya
penyiraman dilakukan setiap hari, saat pagi dan
sore. Sistem pembuangan air juga perlu diperhatikan
karena beberapa jenis tanaman obat tidak tahan
genangan air.

Penyulaman:  Penyulaman adalah penanaman


kembali tanaman yang rusak, mati atau tumbuh tidak
normal.

Pemupukan:  Pupuk yang digunakan sebaiknya


pupuk organik (pupuk alami). Penggunaan pupuk
anorganik dikhawatirkan dapat menimbulkan
pengaruh kurang baik bagi senyawa/kandungan
berkhasiat obat pada tanaman obat.
Penyiangan:  Penyiangan gulma harus dilakukan
agar tidak ada kompetisi antara tanaman budi daya
dan gulma dalam mendapatkan hara dan cahaya
matahari.

Pembumbunan:  Pembumbunan dilakukan dengan


tujuan untuk memperkukuh tanaman, menutup
bagian tanaman di dalam tanah seperti rimpang,
umbi atau akar, serta memperbaiki aerasi tanah.

Pengendalian OPT (Organisme Penggangu Tanaman):


Pengendalian OPT dilakukan secara mekanis dan
kimia. Pengendalian mekanis dilakukan dengan cara
menangkap OPT dan membuang bagian tanaman
yang terserang penyakit. Pengendalian kimia dapat
dilakukan dengan penyemprotan pestisida,
disarankan menggunakan pestisida alami.

5. Panen dan Pascapanen

Cara penanganan setiap jenis tanaman obat berbeda-


beda. Ada tanaman yang dapat dimanfaatkan seluruh
bagian tanamannya dan ada pula yang dipanen
hanya bagian tertentu saja. Umur panen dan bagian
yang akan dipanen juga memengaruhi cara panen
dan pengelolaan pascapanen.
5.TOGA adalah singkatan dari Tanaman Obat
Keluarga. TOGA biasanya ditanam di pekarangan
rumah dan biasa digunakan untuk membuat obat
obatan ringan. Contoh tanaman TOGA adalah jahe,
kunir, kunyit, temulawak, dan lainnya.

Membuat pertanyaan Sesuai Di Bab 4 dan kerjakan


tugas 1,LK 2,da tugas 3.

Pertanyaan:

1. Jelaskan pengertian sayuran!

2. Sebutkan beberapa faktor yang memengaruhi


tingkat kematangan sayur!

3. Sebutkan klasifikasi sayuran berdasarkan bagian


tanaman yg dapat dimakan!

4. Ditinjau dari apa saja klasifikasi sayuran itu?

5.Sebutkan klasifikasi sayuran berdasarkan pigmen


yg dikandung!

Jawab:
1.Sayuran adalah bagian vegetative dari tumbuhan
yang dapat dimakan baik secara segar maupun
melalui pengolahan dengan cara dimasak.

2.Tingkatan kematangan sayuran memengaruhi sifat


fisik sayuran,maka setiap jenis sayuran memiliki
sifat fisik yang berbeda mulai dari
warna,rasa,aroma,kekerasan,tekstur,dan
penampakan.

3.Klasifikasi sayuran dapat ditinjau berdasarkan


bagian tanaman yang dapat dimakan dan pigmen
yang dikandung.

4.Klasifikasi sayuran berdasarkan bagian tanaman


yang dapat dimakan,meliputi sayuran daun,sayuran
batang,sayuran akar,sayuran polong,sayuran
bunga,sayuran buah,sayuran umbi batang,sayuran
umbi lapis,dan sayuran jamur.

5.Kasifikasi sayuran berdasarkan pigmen yang


dikandung yaitu sayuran berwarna
hijau,ungu,merah,dan kuning.

Tugas 1:
Mengapa setiap orang disarankan untuk
mengonsumsi sayuran setiap hari?kandungan utama
apa saja yang terdapat dalam buah?

Jawab:

Karena sayuran mengandung vitamin, mineral, dan serat


yang berguna untuk memenuhi kebutuhan. Vitamin
yang terdapat dalam buah dan sayuran adalah pro vitamin A, vitamin C,
K, E, dan berbagai kelompok vitamin B kompleks. Di samping
itu buah juga kaya akan berbagai jenis mineral, di antaranya Kalium (K),
Kalsium (Ca), Natrium (Na), zat besi (Fe), magnesium (Mg), seng (Zn),
selenium (Se), dan Boron ( Bo).

LK 2:

1. nama buah: pisang

tempat tumbuhnya: daerah tropis

musim berbuahnya: sepanjang tahun

rasa: manis

tekstur kulitnya:halus, warna kuning atau hijau

2. nama buah: durian

tempat tumbuhnya: tropis

musim berbuahnya: oktober - november

rasa:manis, bau harum khas


tekstur kulitnya: kasar, berduri

3. nama buah: nanas

tempat tumbuhnya: tropis

musim berbuahnya: sepanjang tahun

rasa:manis-asam

tekstur kulitnya: kasar-bersisik warna kuning

4. nama buah: salak

tempat tumbuhnya: tropis

musim berbuahnya: sepanjang tahun

rasa: manis-asam

tekstur kulitnya: kasar, bersisik kecil, warna coklat

5. nama buah:pepaya

tempat tumbuhnya:tropis

musim berbuahnya:sepanjang tahun

rasa:manis

tekstur kulitnya: halus, warna hijau atau kuning


Tugas 3:

Apakah kamu memiliki pengalaman atau


pengetahuan dengan penggunaan sayuran dalam
kehidupan sehari-hari? Dimanfaatkan sebagai apa
dan bagaimana hasil dari penggunaan sayuran
tersebut?

Jawab:

Wortel dimasak sop dan dibuat juice .gunanya untuk mata


karna wortel mengandung vit.A. dan untuk mengobati
katarak tanpa operasi bika dikonsumsi setiap hari