Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENGAJARAN

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

PENGELOLAAN DIABETES MELLITUS

DISUSUN OLEH :
1. ADE PUTRA SURYAJAYA (18001)
2. APRILIA (18006)
3. DIMAS ARIYO WICAKSONO (18015)
4. NABILA HUTAMI (18036)
5. RISKI PURNAMASARI (18040)
6. SISKA RAHAYU (18043)

UNIT PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

AKADEMI KEPERAWATAN INSAN HUSADA SURAKARTA

TAHUN 2020
SATUAN ACARA PENGAJARAN

Mata Ajaran : Promosi Kesehatan dan JKN

Pokok Bahasan : Pengelolaan Diabetes Mellitus

Instansi : Akademi Keperawatan Insan Husada Surakarta

Semester : lV

Waktu : 45 menit

Hari/ Tanggal : Rabu, 13 Mei 2020

Tempat : Puskesmas Stabelan

A. Tujuan Umum

Untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik, kepatuhan mengkonsumsi diabetik


oral dengan kadar gula darah pasien diabetes mellitus di Puskesmas Stabelan Surakarta.

B. Tujuan Khusus

1. Menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah pasien
diabetes mellitus

2. Hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi anti diabetik oral dengan kadar gula
darah pasien diabetes mellitus

3. Menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan kepatuhan mengkonsumsi anti


diabetik oral secara bersama-sama dengan kadar gula darah pasien diabetes
mellitus.

C. Materi Pembelajaran

1. Pengertian diabetes mellitus

Diabetes Melitus merupakan penyakit menahun yang ditandai oleh kadar


gula darah yang tinggi dan gangguan metabolism pada umumnya, yang pada
perjalanannya bila tidak dikendalikan dengan baik akan menimbulkan berbagai
komplikasi baik yang akut maupun yang menahun. Kelainan dasar dari penyakit
ini ialah kekurangan hormon insulin yang dihasilkan oleh pankreas, yaitu
kekurangan jumlah dan atau dalam kerjanya( Isniati,2003). Jumlah Penderita
diseluruh dunia Jumlah penderita di seluruh dunia tahun 1998 yaitu ± 150 juta,
tahun 2000 yaitu ± 175,4 juta diperkirakan tahun 2010 yaitu ± 279 juta (Murwani
dkk, 2007).

2. Manfaat dari latihan fisik bagi penderita DM menurut Nirwanto (2015) adalah :

a. Mengontrol gula darah, terutama pada penderita DM tipe-2 yang


mengikuti olahraga teratur

b. Menghambat dan memperbaiki faktor resiko penyakit kardiovaskuler yang


banyak terjadi pada penderita DM

c. Senam DM dapat memperbaiki profil lemak darah, dan kolesterol total,


serta memperbaiki sirkulasi dan tekanan darah

d. Menurunkan berat badan, pengaturan olahraga secara optimal dan diet DM


pada penderita kegemukan

e. Memperbaiki gelaja-gejala muskuloskeletal otot, tulang, sendi, serta


gejala-gejala neuropati perifer seperti kesemutan dan kebas

f. Mencegah terjadinya DM yang dini terutama bagi orang-orang dengan


riwayat keluarga DM

g. Kebutuhan pemakaian obat oral dan insulin.

3. Manajement diabetes melitus dengan gaya hidup sehat

a. Rencana diet, dimaksudkan untuk mengatur jumlah kalori dan karbohidrat


yang dikonsumsi setiap hari.

b. Latihan fisik dan pengaturan aktivitas fisik.

c. Batasi gula dalam setiap makanan.

d. Utamakan yang tinggi lemak tak jenuh tunggal (kacang-kacangan,


alpukat) cegah desiplidemia.

e. Batasi makan tinggi purin(asam urat)

f. Stop merokok

g. Cegah kegemukan IMT<25

h. Tidur minimal 6 jam sehari

i. Stop minum alcohol

j. Check up teratur terutama umur>40 tahun.


k. Pakai alas kaki untuk menghindari luka karena akan beresiko
menimbulkan luka ulkus.

l. Berpuasa

m. Pengawasan glukosa di rumah.

n. Pengetahuan tentang diabetes dan perawatan diri.

4. Tahap-tahap pelaksanaan

a. Komponen pengelolaan DMT1 meliputi pemberian insulin, pengaturan


makan, olah raga, edukasi, dan pemantauan mandiri.

b. Pasien DMT1 minimal sebaiknya dilakukan berkonsultasi setiap 3 bulan


dengan tujuan :

1) Mendiskusikan hasil pemantauan gula darah mandiri dan langkah-


langkah untuk memperbaiki kontrol glikemiknya termasuk edukasi
penyesuaian dosis insulin, kebutuhan nutrisi dan aktivitas fisik
untuk tumbuh kembang yang optimal dan menghindari komplikasi.

2) Mendiskusikan hasil HbA1C dengan prognosisnya

3) Apabila sudah saatnya melakukan skrining komplikasi dan


mendiskusikan pencegahannya

c. Regimen insulin sangat bersifat individual, sehingga tidak ada regimen


yang seragam untuk semua penderita DM tipe-1.

d. Regimen apapun yang digunakan, insulin tidak boleh dihentikan pada


keadaan sakit.

e. Pemilihan jenis makanan dianjurkan karbohidrat dengan indeks glikemik


dan glycemic load yang rendah

f. Makanan yang mengandung tinggi karbohidrat harus dikonsumsi segera


setelah latihan/olahraga untuk mencegah terjadinya hipoglikemia pasca
latihan fisik.

g. Bagi yang ingin berpuasa di bulan Ramadan, perlu edukasi untuk


menghindari komplikasi berpuasa dengan penyesuaian dosis insulin,
pemantauan glukosa darah dilakukan secara teratur, terutama sebelum
Iftar dan 3 jam setelahnya, dan sebelum dan 2 jam sesudah sahur,indikasi
pembatalan puasa, dan mengingatkan kemballi tata cara mengatasi
komplikasi di rumah.
h. Kontrol glikemik sehari-hari dilakukan dengan melakukan hasil
pemantauan glukosa darah mandiri, HbA1c dan tumbuh kembang.

i. Target HbA1c untuk semua kelompok usia adalah < 7,5% (5,8 mmol/L)

D. METODE

1. Ceramah

2. Demontrasi

3. Tanya jawab/diskusi

E. KEGIATAN

NO KEGIATAN PENYULUHAN WAKTU KEGIATAN MASYARAKAT

1 Mengucaokan salam, mempersilahkan 5* Menjawab salam, berdoa dan


berdoa dan memperkenalkan diri memperhatikan
2 Apersepsi tentang pengelolaan Diabetes 10* Menanggapi dan menjawab
melitus pertanyaan
3 Menjelaskan tujuan penyuluhan 10* Memperhatikan penjelasan
pengajar
4 Berdiskusi dengan masyarakat dan 10* Menyampaikan pertanyaan dan
menjelaskan tentang pengertian diabetes diskusi
melitus
5 Berdiskusi dengan masyarakat 10* Menyampaikan pertanyaan dan
menjelaskan tentang indikasi dan waktu diskusi
pelaksanaan Diabetes melitus
6 Menjelaskan tentang alat dan bahan 10* Menyampaikan pertanyaan dan
untuk perawatan luka Diabetes melitus diskusi
7 Mendemontrasikan kepada masyarakat 30* Memperhatikan penjelasan
tentang prosedur perawatan luka DM pengajar, bertanya, dan diskusi
8 Mendorong dan memberi kesempatan 20* Redemonstrasi, bertanya,
kepada masyarakat untuk bertanya, menanggapi dan menjawab
menanggapi atau menjawab pertanyaan pertanyaan
9 Evaluasi secara lisan 10* Menjawab pertanyaan
10 Menutup pertemuan dan megucap salam 5* Memperhatikan dan menjawab
salam
JUMLAH WAKTU 120*

F. MEDIA

1. Laptop
2. LCD Proyektor

3. Video

G. EVALUASI

1. Prosedur : Lisan

2. Jenis : Formatif

3. Bentuk : Redemonstrasi

Soal :

1. Jelaskan pengertian diabetes mellitus?

2. Jelaskan manfaat pengelolaan diabetes mellitus?

3. Sebutkan indikasi pengelolaan diabetes mellitus?

4. Sebutkan tatacara pelaksanaan pengelolaan diabetes mellitus?

H. DAFTAR PUSTAKA

Brunner &Suddart, 2001. Buku Ajar KeperawatanMedikalBedah, Edisi 8Volume 2


.EGC: Jakarta

Ellis, J., R & Bentz, P., M. (2007). Modules for Basic Nursing Skills, 7th edition.

Philadelphia: William & Wilkins.

Potter, P., A & Perry, A., G. (2006). Clinical Nursing Skills & Techniques, 6th edition.

Philadelphia; Elseiver Mosby.