Anda di halaman 1dari 4

Mahi Dtaun Soliha 1810103071

Name: Mahi Datun Soliha (181803071)

Review article/ journal

Title : Operating Leases, Operating Leverage, Operational Inflexibility And Sticky Costs.

Author : Douglas O. Cook, Robert Kieschnick, dan Rabih Moussawi

Journal: Finance Reseach Letters, Elsevier

1. Research problem? Apa yang menjadi masalah untuk diteliti? Adakah research gap dengan
penelitian yang sebelumnya karna research tidak semua relevan tergantung kondisi negara
dan banyak faktor didalamnya. Sesuaikan dengan perbandingan beberapa jurnal sehingga
bisa menemukan permasalahan dan solusi yang ditawarkan.
● Menunjukkan bahwa biaya sewa operasi perusahaan adalah pendorong utama ukuran
leverage operasi perusahaan, .ketidakfleksibelan operasional, dan biaya tetap.
● Menunjukkan bahwa pengeluaran merupakan penentu penting dari volatilitas asset
perusahaan dan berimplikasi pada penetapan harga sekuritas yang berbeda.
● Menunjukkan bahwa ada cara yang berbeda untuk menafsirkan pengaruh ukuran leverage
operasi perusahaan pada pengembalian sahamnya.

2. Why is it important? Temukan di abstract biasanya secara implisit. Detailnya masuk di result
dan conclusion diambil secara simple.
 Karena pengeluaran leverage merupakan penentu volatilitas asset perusahaan.
 Dikarenakan pengeluaran leverage dapat berimplikasi pada penetapan harga sekuritas
yang berbeda.
 Penting dikarenakan biaya sewa operasi perusahaan merupakan pendorong utama
ukuran leverage uperasi perusahaan, ketidakfleksibelan operasionl, dan biaya tetap.

3. Author’s approach
Author memilih focus pada studi Gu, Hackbarth and Johnson’s (2007) karena dipirkan
dengan baik dan menggunakan ukuran tidak fkesibel yang mirip dengan ukuran tidak
Mahi Dtaun Soliha 1810103071

fleksibel yang digunakan dalam literature manajemen operasional (misalnya, Pelaez-


Ibarrondo dan Ruiz Mercader, 2001). Author juga menggunakan literature akuntansi yang
menunjukkan bahwa biaya tetap perusahaan diukur oleh penjualan dan biaya administrasi
umum yang signifikan mempengaruhi pengembalian saham, (Anderson et al. (2003). Selain
itu, Author juga mrngutip dari Mark (2011) dan Gu (2017) yang membuktikan bahwa
kombinasi antara biaya pokok penjualan perusahaan dan biaya administrasi umum secara
signifikan berkorelasi dengan pengembalian sahamnya. Author juga menujukkan adanya
perbedaan anatar Anderson et al, Mark dan Gu et al, dimana Anderson et al, mendasarkan
hubungan keduanya pada biaya agensi, Mark berargumen pada leverage operasi, dan Gu et
al, mendasarkan hubungan keduanya pada ketidak flesibelan operasionalnya. Jadi, dapat
disimpulkan bahwa perbedaan pendekatan yang akan diteliti da nisi penelitiannya
berdasarkan data terkait dengan penelitian ini.

4. Assumption in real world


Leverage keuangan menjadi penting karena hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk
menghasilkan keuntungan yang diperoleh oleh pemegang saham dibandingkan dengan
keuntungan yang diperoleh dari operasi ekuitas. Sebagian besar perusahaan
menggunakan leverage untuk meningkatkan ROI dari pada modal yang digunakan
dalam bisnis. Leverage harus tepat untuk menghasilkan hasil yang maksimal.
Penggunaan yang berlebihan dari leverage menempatkan perusahaan pada resiko
besar akan bangkrut sebagai akibat dari pembayaran bunga yang tinggi. Investasi bank
menggunakan leverage untuk meminjam pinjaman dengan bunga sangat rendah dan
berinvestasi dalam obligasi dengan yield yang lebih tinggi dapat menghasilkan
keuntungan yang signifikan.
5. Relevant theories
Berdasarkan Syamsuddin (2001:89) Leverage merupakan kemampuan perusahaan untuk
menggunakan aktiva atau dana yang mempunyai beban tetap untuk memperbesar tingkat
penghasilan bagi pemilik perusahaan. Sedangkan berdasarkan Sartono (2008:257) Leverage
adalah penggunaan asset dan sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap dengan
maksud agar meningkatkan keuntunga potensial pemegang saham.
6. Hypothesis
Mahi Dtaun Soliha 1810103071

Author tidak menyebutkan hipotesis penelitiannya, baik H0 maupun H1 sehingga bagi


pembaca dapat mengasumsikan sendiri hipotesisnya, yaitu biaya sewa operasi perusahan
merupakan penentu utama kekuatan leverage operasi dan beban sewa operasi perusahaan
mempunyai pengaruh yang secara signifikan terhadap volatilitas asset perusahaan.

7. Dependent and independent variables


Dalam penelitian ini, terdapat variable-variabel yang dijadikan sebagai alat untuk
penelitian, variable dependen dalam penelitian ini adalah volatilitas penjualan. Sedangkan
variable independen adalah tahun, IND, dan tahun*IND.

8. Sample
Sampelnya menggunakan semua perusahaan di Amerika Serikat di CRSP dan Compustat
dari periode tahun 1980 samapi dengan 2004. Author juga menghitung volatilitas dan
variable keuangan yang telah ditentukan, yaitu beban staf, beban R and D, beban COGS,
beban SG&A, beban iklan, beban pension, beban sewa, serta volatilitas asset (metode
merton).

9. Statistical test (biasa pada methodology)


Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, Author mrnggunakan pendekatan
yang digunakan Anderson et al. (2003) serta regresi dengan substitusi yang tepat.
Regresi dalam penelitian ini menggambarkan beban sebagai beban operasional
perusahaan. SG&A, dan SDD sebagai variable dummy yang mengambil nilai 1 ketika
pertumbuhan penjualan negative. Koefisien secara signifikan sehingga SG&A akan
berkurang ketika penjualan menurun. Author melakukan analisis dengan regresi
logaritma dari biaya operasi perusahaan pada perkiraan volatilitas asset. Author
menambahkan ukuran volatilitas penjualan perusahaan sebagai control untuk
volatilitas penjualan.

10. Results
Hasil dari penelitian sebagai berikut:
 Analisis ketidak fleksibelan biaya operasi yang berbeda
Mahi Dtaun Soliha 1810103071

Ditemukan bukri bahwa biaya R and D, beban iklan merupakan sticky cost.
dibuktikan dengan akuntansi perawatan dari biaya ini sebagai beban fleksibel serta
dengan laba manajemen nyata.
 Aspek biaya operasional pengaruh volatilitas asset suatu perusahaan
Didapatkan kesimpulan bahwa volatilitas penjualan perusahaan meliputi beban biaya
R and D dan beban biaya sewa merupakan penentu signifikan dari vilatilitas asset.
Namun, tidak ditemukan bukti bahwa beban operasional lainnya merupakan penentu
signifikan dari volatilitas asset. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa dalam
perusahaan beban sewa merupakan penentu yang paling penting sacra ekonomi dari
volatilitas asset.
11. Conclusion
Anderson et al. (2003) menunjukkan bahwa biaya lengket perusahaan, diukur dengan
penjualan dan beban administrasi umum (SG & A), secara signifikan mempengaruhi
pengembalian saham nya. Novy-Marx (2011) dan Gu et al. (2017) memberikan bukti bahwa
kombinasi dari biaya perusahaan barang (COGS) dan penjualan dan beban administrasi umum
(SG & A) secara signifikan berkorelasi dengan pengembalian saham nya. Untuk hubungan di
atas adalah baik biaya agensi, leverage operasi, atau tidak fleksibel operasional.
Author berpendapat bahwa biaya sewa operasi perusahaan mendorong setiap hasil
mereka dan penentu signifikan volatilitas aset tanpa leverage suatu perusahaan karena
memengaruhi operating leverage perusahaan. Dengan menggunakan data pada sampel besar
perusahaan AS dari tahun 1980 sampai dengan 2014, kami menemukan bukti untuk kedua
argumen ini. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mengidentifikasi alasan yang
berbeda untuk hasil sebelumnya tetapi juga memperpanjang efek beban sewa operasi
perusahaan untuk surat berharga lainnya.
12. Improvement
Hasil dari penelitian ini dapat diaplikasikan di Indonesia karena konsep hubungan ukuean
leverage operasi perusahaan dengan tingkat pengembalian saham adalah sama. Dapat
disimpulkan bahwa hasil penelitian mendukung operasional perusahan yang berkaitan
dengan leverage.