Anda di halaman 1dari 459

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES


Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir p for the Years Ended
Tanggal 31 Desember 2014 dan 201December 31, 2014 and 2013

Data Pending
1. Detail Utang Usaha (di bagian lain-lain)
2. Detail Piutang Usaha (di bagian lain-lain)
3. Bukti Setor Modal Dasar dan Ditempatkan
4. Detail (keterangan) atas saldo yang masih diwarnai kuning
5. Assesment keyakinan manajemen atas nilai asuransi persediaan terhadap total balance
persediaan
6. Progress Pabrik PPN

FD/April 20, 2015 Paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK

Daftar Isi Halaman/


Page

Surat Pernyataan Direksi


Laporan Auditor Independen
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
Tanggal 31 Desember 2014 dan 2013
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1
Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian 3

Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4


Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
Per 31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
ASET Note
ASET LANCAR
Kas dan Setara Kas 3, 39, 40
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 4, 39, 40
Aset Keuangan Lancar Lainnya 6, 40
Persediaan 8
Pajak Dibayar di Muka 9.a
Biaya Dibayar di Muka 5
Uang Muka 11
Jumlah Aset Lancar
ASET TIDAK LANCAR
Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha 7, 40
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 10, 39, 40
Investasi pada Entitas Asosiasi 7
Aset Pajak Tangguhan 9.b
Aset Tetap 13
Tanaman Perkebunan 14
Biaya Hak atas Tanah Ditangguhkan - Neto 15
Aset Takberwujud - Neto 16
Aset Non Keuangan Tidak Lancar Lainnya 12
Jumlah Aset Tidak Lancar
JUMLAH ASET

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 21, 2015 1

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN
KONSOLIDASIAN
(Lanjutan)
Per 31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
LIABILITAS Note
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang Usaha 17, 40
Pihak Berelasi 7
Pihak Ketiga 39
Beban Akrual 18, 39, 40
Utang Pajak 9.c
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 40
Utang Bank Jangka Pendek 19, 39, 40
Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang 40
Utang Bank dan
Lembaga Keuangan 22, 39
Utang Sewa Pembiayaan 21
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 20, 40
Uang Muka Penjualan
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Setelah dikurangi Bagian Lancar 22, 39, 40
Utang Pihak Berelasi Non-Usaha 7, 40
Utang Sewa Pembiayaan
Setelah dikurangi Bagian Lancar 21, 40
Utang Obligasi - Neto 24, 40
Utang Sukuk Ijarah - Neto 24, 40
Liabilitas Pajak Tangguhan 9. b
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 23
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang
JUMLAH LIABILITAS
EKUITAS
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk:
Modal Saham
Nilai Nominal
Saham Seri A: Rp500
Saham Seri B: Rp200
Modal Dasar
Saham Seri A: 135.000.000 saham
Saham Seri B: 4.652.500.000 saham
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A: 135.000.000 saham pada
31 Desember 2014 dan 2013
Saham Seri B: 3.083.600.000 dan
2.791.000.000 saham pada
31 Desember 2014 dan 2013 25
Proforma Ekuitas yang Timbul dari
Transaksi Restrukturisasi
Entitas Sepengendali
Tambahan Modal Disetor - Neto 26
Komponen Ekuitas Lainnya 27
Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali 28
Saldo Laba

KEPENTINGAN NONPENGENDALI 30
JUMLAH EKUITAS
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 21, 2015 2

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF
KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
Note
PENJUALAN - NETO 31
BEBAN POKOK PENJUALAN 32
LABA BRUTO
BEBAN USAHA
Beban Usaha 33
Pendapatan Lainnya 35
Beban Lainnya 35
LABA USAHA
Biaya Keuangan Neto 34
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK
PENGHASILAN
Beban Pajak Penghasilan 9.d
LABA TAHUN BERJALAN SETELAH
PENYESUAIAN PROFORMA
Rugi Entitas Anak Sebelum Akuisisi
EFEK PENYESUAIAN PROFORMA
LABA TAHUN BERJALAN SEBELUM
PENYESUAIAN PROFORMA
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN
BERJALAN SEBELUM PENYESUAIAN PROFORMA
LABA TAHUN BERJALAN SEBELUM PENYESUAIAN
PROFORMA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF SEBELUM PENYESUAIAN
PROFORMA YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
LABA PER SAHAM
Dasar, Laba yang Diatribusikan kepada
Pemegang Saham Biasa Entitas Induk 36

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 21, 2015 3

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/

Note
SALDO PER 31 DESEMBER 2012
Penyesuaian Efek Proforma Entitas Anak
Dividen Tunai dan Dana Cadangan Umum 29
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
Sebelum Penyesuaian Proforma
SALDO PER 31 DESEMBER 2013
Pembalikan Proforma Ekuitas Entitas Anak
Akuisisi Entitas anak dari
Entitas Sepengendali 26
Penambahan Modal Disetor tanpa HMETD
- Bersih Setelah Dikurangi Emisi Saham 25, 26
Penambahan Modal Saham melalui Penawaran
Umum Saham Perdana pada Entitas Anak
Dividen Tunai dan Dana Cadangan Umum 29
Laba Komprehensif Tahun Berjalan
SALDO PER 31 DESEMBER 2014

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 21, 2015 4

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS
KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Catatan/
Note
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari Pelanggan
Pembayaran kepada Pemasok dan Pihak ketiga lainnya
Pembayaran kepada Karyawan
Penerimaan Penghasilan Bunga
Penerimaan Pajak
Pembayaran Pajak
Pembayaran Bunga dan Beban Keuangan
Arus Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Aset Tetap dan Perangkat Lunak
Penjualan
Pembelian
Perolehan Merk Dagang
Pengembalian Uang Muka Aset Tetap
Uang Muka Investasi Saham
Investasi Jangka Pendek
Penempatan
Pencairan
Pengeluaran untuk Hak Atas Tanah
Cassie atas Pinjaman Entitas Anak
Akuisisi Entitas Anak 38
Uang Muka Jangka Panjang
Pemeliharaan Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan
Arus Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Hasil dari Penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah 24
Penerimaan
Biaya Emisi
Utang Bank
Penerimaan
Pembayaran
Penambahan Modal Saham melalui Penawaran Umum
Saham Perdana pada Entitas Anak
Penerimaan
Biaya Emisi Saham
Pinjaman dari Pihak Ketiga
Penerimaan
Pembayaran
Pembayaran kepada Pihak Berelasi Non-Usaha
Penerimaan Penambahan Setoran Modal 25, 26
Penerimaan
Biaya Emisi Saham
Pembayaran Dividen Tunai 29
Pembayaran Bunga dan Bagi Hasil
Obligasi
Sukuk Ijarah
Pembayaran Bunga Kredit Investasi
Pembayaran Utang Sewa Pembiayaan
Arus Kas Bersih Diperoleh dari
Aktivitas Pendanaan
PENINGKATAN BERSIH
KAS DAN SETARA KAS
DAMPAK SELISIH KURS ATAS
KAS DAN SETARA KAS
SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA
AWAL TAHUN
SALDO KAS DAN SETARA KAS PADA
AKHIR TAHUN 3
Tambahan Informasi aktivitas yang tidak mempengaruhi
arus kas disajikan dalam Catatan 42.

Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari


laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
Draft/ April 21, 2015 5

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN

31 Desember 2014 dan 2013

1 Umum
1.a. Pendirian Perusahaan

Akta Pendirian No.

perubahan
dan Sulawesi Selatan.
1.b. Penawaran Efek Perusahaan

Modal-Lembaga Keuangan

nominal Rp500

Efek Indonesia (BEI).


Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 5 September
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang
Saham untuk mengeluarkan 230 juta saham biasa Seri
B dengan nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh) dan
obligasi konversi sebesar Rp60.000 yang dapat
dikonversi dengan saham Perusahaan dengan harga
pelaksanaan sebesar Rp200 (dalam Rupiah penuh)
per saham tanpa melalui Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu sesuai dengan Peraturan Bapepam No. IX.D.4,
lampiran Kep-44/PM/1998. Pada tanggal 6 Nopember
2002 dan 29 Nopember
pencatatan saham biasa seri B dan pencatatan pre-list
saham hasil obligasi konversi.
Pada tanggal 24 Oktober
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang
Saham untuk mengeluarkan 547,5 juta saham biasa
seri B dengan nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh)
dalam rangka Penawaran Umum Terbatas (PUT) I
Perusahaan. Pada tanggal 7 Nopember 2003, saham
tersebut telah dicatatkan di BEI.
Pada tanggal 27 Oktober
Sekuritas sebagai salah satu pemilik obligasi konversi
melaksanakan konversi 53 lembar obligasi konversi
senilai Rp26.500 menjadi
biasa Seri B Perusahaan dengan nominal Rp200
(dalam Rupiah penuh) per lembar saham. Saham
tersebut telah dicatatkan di BEI pada tanggal
19 Nopember 2003.
Pada tahun 2008, Perusahaan melakukan PUT II
kepada para pemegang saham dalam rangka
penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) sejumlah
dengan nilai nominal Rp200 (dalam Rupiah penuh)
persaham dan harga penawaran Rp522
Rupiah penuh) per saham. Penawaran tersebut telah
mendapat pemberitahuan efektif berdasarkan Surat
Ketua Bapepam-LK No. S-2478/BL/2008 tanggal
28 April 2008, dan telah mendapat persetujuan dari
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan tanggal 29 April
14 Mei 2008, saham tersebut telah dicatatkan pada
BEI sehingga jumlah saham yang beredar menjadi
1.672 juta saham biasa pada 31 Desember 2008.
Pada tahun 2011, Perusahaan melakukan PUT III
dalam rangka penerbitan HMETD sebanyak 1.254 juta
Saham Biasa Seri B atau setara dengan 42,86% dari
modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal
Rp200 (dalam Rupiah penuh) per saham dan harga
penawaran Rp560 (dalam Rupiah penuh) per saham.
Penawaran tersebut telah mendapat surat
pemberitahuan efektif berdasarkan Surat Ketua
Bapepam-LK No. S-12623/BL/2011
Draft/ April 21, 2015
DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

Pada tanggal

seri B atau setara dengan

penawaran Rp2.250

1.c. Struktur Entitas Anak

berikut:
Entitas Anak/
Subsidiary

Pemilikan Langsung/ Direct Ownership


PT Tiga Pilar Sejahtera

PT Poly Meditra Indonesia

PT Golden Plantation Tbk dan/ and


Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Dunia Pangan dan/and
Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Patra Power Nusantara
PT Balaraja Bisco Paloma

Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership


Melalui/ Through PT Golden Plantation Tbk:
PT Bumiraya Investindo dan/ and
Entitas Anak/ Subsidiaries
PT Persada Alam Hijau

Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership


Melalui/ Through PT Bumiraya Investindo:
PT Charindo Palma Oetama

PT Muarobungo Plantation dan/ and


Entitas Anak/ Subsidiary
PT Airlangga Sawit Jaya

PT Mitra Jaya Agro Palm

PT Tugu Palma Sumatera

Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Anak/ Domisili/
Subsidiary Domicile

Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership


Melalui/ Through PT Muarobungo Plantation:
PT Tandan Abadi Mandiri Jakarta

Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership


Melalui/ Through PT Dunia Pangan:
PT Jatisari Srirejeki Karawang

PT Indo Beras Unggul Jakarta

PT Sukses Abadi Karya Inti Jakarta

PT Tani Unggul Usaha Jakarta


PT Swasembada Tani Selebes Jakarta

Pemilikan Tidak Langsung/ Indirect Ownership


Melalui/ Through PT Balaraja Bisco Paloma:
PT Putra Taro Paloma Balaraja

PT Subafood Pangan Jaya Tangerang

PT Sekar Tanjung Sejahtera Jakarta


Perindustrian, Pengangkutan Darat
Pertanian, Percetakan dan Jasa/
Development, Trading, Industry,
Land Transportation, Agriculture,
Printing and Service.

No. AHU-08380.AH.01.01.Tahun
27 Pebruari 2014.
Pada tanggal
mengakuisisi
Plantation

sebesar

"Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali ".

Benediktus Andy

Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada tanggal 12 Desember
Plantation Tbk (GP), entitas anak, mengakuisisi
99,99% kepemilikan di PT Persada Alam Hijau (PAH)
dari PT Profindo Putra Utama, pihak ketiga, dengan
nilai akuisisi sebesar Rp4.972. Transaksi ini
merupakan kombinasi bisnis (lihat Catatan 38).
PT Swasembada Tani Selebes didirikan berdasarkan
Akta No. 271 tanggal 24 Desember 2014, yang dibuat
dihadapan Benediktus Andy Widiyanto, S.H., notaris
di Tangerang. Akta pendirian tersebut telah mendapat
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan
No. AHU-43688.40.10.2014 tanggal
2014
1.d. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit da
Karyawan
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan No. 170 tanggal 26 Juni 2014, yang
dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn.,
notaris di Jakarta dan Akta Berita Acara Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa No.
30 Agustus 2013 yang dibuat di hadapan Humberg
Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta, susunan
anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2014 dan
2013 adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama
Wakil Komisaris Utama
Komisaris

Komisaris Independen

Direksi
Direktur Utama
Direktur

Direktur Independen
Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 dijabat oleh Desilina dan
Yullie Hadiwana.
Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:

Ketua Anton Apriyantono


Anggota Bondan Haryo Winarno
Wijaya Kusumo
Sudibyo Haryanto

Draft/ April 21, 2015 10

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Jumlah remunerasi dewan komisaris dan direksi p
tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah seba
berikut:
2014
Rp
Imbalan Kerja Jangka Pendek 19,263
Imbalan Pascakerja 6,518
Jumlah 25,781
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 jumlah
keseluruhan karyawan tetap Perusahaan dan entit
anak (Grup) adalah 4.040 dan 2.926 orang (tidak
diaudit).
2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifik

2.a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuan


(SAK)
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disus
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntans
Keuangan (SAK) di Indonesia yang meliputi
Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan ol
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akunt
Indonesia (DSAK-IAI), serta peraturan Bapepam-
No.VIII.G.7 tentang “Pedoman Penyajian Laporan
Keuangan” sesuai Keputusan No. KEP-347/BL/20
tentang perubahan atas Peraturan No. VIII.G.7 da
ketentuan akuntansi lainnya yang lazim berlaku
di Pasar Modal.

2.b. Dasar Pengukuran dan Penyusunan Lapo


Keuangan Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasa
asumsi kelangsungan usaha serta atas dasar akrua
kecuali laporan arus kas konsolidasian yang
menggunakan dasar kas. Dasar pengukuran dala
penyusunan laporan keuangan konsolidasian in
adalah konsep biaya perolehan, kecuali beber
akun tertentu yang didasarkan pengukuran l
sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan akuntans
masing-masing akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan inform
yang dikelompokkan dalam aktivitas operasi, inves
dan pendanaan. Laporan arus kas dari aktivita
operasi dilaporkan menggunakan metode langsun
Mata uang fungsional Grup adalah Rupiah. Transa
dicatat menggunakan mata uang fungsional. Mata
uang penyajian yang digunakan dalam penyusuna
laporan keuangan konsolidasian ini adalah Rupiah

Draft/ April 21, 2015 11

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

dari pelanggan” dan ISAK No.

Penerapan ISAK No.

sebelumnya.
2.c. Prinsip-Prinsip Konsolidasi

disebutkan pada Catatan 1.c.

jika terdapat:
atau perjanjian;

organ tersebut; atau

atau organ tersebut.

mempunyai pengendalian efektif.

bersih dan ekuitas entitas anak.

Draft/ April 21, 2015 12

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

pemilik entitas induk.

entitas induk.
2.d. Kas dan Setara Kas

tanggal
penggunaannya.
2.e. Persediaan

setelah dikurangi dengan taksiran biaya untuk


menyelesaikan dan menjual barang tersebut. Harga
perolehan dihitung dengan menggunakan metode
Masuk Pertama Keluar Pertama.

Persediaan bibitan akan direklasifikasi ke tanaman


belum menghasilkan ketika bibit tanaman ditanam
pada tanah perkebunan.
Penyisihan untuk persediaan usang ditetapk
berdasarkan penelaahan berkala terhadap kondi
fisik persediaan.
2.f. Biaya Dibayar di Muka
Biaya dibayar di muka akan diamortisasi sesua
jangka waktu manfaatnya dengan menggunaka
metode garis lurus.

Draft/ April 21, 2015 13

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.g. Perkebunan plasma
pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

rugi komprehensif

2.h. Sewa

menggunakan aset tersebut.

manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.


Grup sebagai Lessee

aset tetap yang dimiliki sendiri.

masa sewa.

Draft/ April 21, 2015 14


DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.i. Aset Tetap

Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Kendaraan
Perabot dan Peralatan

Nilai tercatat
dihapusbukukan.

dilepas, biaya

komprehensif konsolidasian.
dikapitalisasi.

dengan estimasi sebelumnya.


Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.j. Investasi pada Entitas Asosiasi

yang signifikan

memiliki
langsung maupun tidak langsung.

yang diterima (metode ekuitas).

2.k. Tanaman Perkebunan


produktif selama 25 tahun.
2.l. Biaya Pinjaman

2.m. Biaya Hak atas Tanah Ditangguhkan

diperoleh.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.n. Aset Takberwujud
Biaya sehubungan dengan pembelian piranti lunak
komputer dan biaya pemutakhirannya ditangguhkan
dan diamortisasi dengan metode garis lurus selama
masa manfaatnya.
Goodwill timbul dari kombinasi bisnis diakui sebagai
aset pada tanggal dimana pengendalian diperoleh.

Goodwill pada tanggal akuisisi yang diukur sebagai


selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan,
jumlah setiap kepentingan nonpengendali pada pihak
yang diakuisisi (bila ada), dan nilai wajar kepentingan
ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh Perusahaan
pada pihak yang diakuisisi setelah dikurangkan
dengan pajak tangguhan, di atas selisih jumlah dari
aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang
diambil-alih.
Goodwill tidak diamortisasi namun penurunan nilainya
paling tidak diriview secara tahunan atau lebih, bila
terdapat indikasi penurunan nilai. Untuk keperluan
pengujian penurunan nilai, goodwill dialokasikan pada
setiap unit penghasil kas yang diharapkan dapat
memanfaatkan sinergi dari kombinasi bisnis. Jika
jumlah tercatat dari unit penghasil kas tersebut kurang
dari nilai tercatatnya, rugi penurunan nilai dialokasikan
terlebih dahulu untuk mengurangi nilai tercatat
goodwill pada unit penghasilkan tersebut dan
kemudian pada aset lainnya dari unit penghasil kas
tersebut atas dasar proporsional. Kerugian penurunan
nilai goodwill tidak dipulihkan pada tahun berikutnya.

Sedangkan goodwill negatif timbul dari pembelian


dengan rugi, diakui segera sebagai keuntungan dalam
laba rugi tahun berjalan. Keuntungan tersebut
diatribusikan kepada pihak pengakuisisi.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu unit
penghasil kas dan operasi tertentu atas unit penghasil
kas tersebut dihentikan, maka goodwill yang
diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut
termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika
menentukan keuntungan atau kerugian dari
pelepasan. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur
berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan
porsi unit penghasil kas yang ditahan.
Merek-merek dagang tertentu yang memiliki jangka
waktu, tidak diamortisasi selama merek dagang
tersebut dapat diperpanjang.

Draft/ April 21, 2015 17

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.o. Imbalan Kerja
Imbalan Kerja Jangka Pendek
Imbalan kerja jangka pendek merupakan upah, gaji
dan iuran jaminan sosial. Imbalan kerja jangka pendek
diakui sebesar jumlah tak terdiskonto ketika pekerja
telah memberikan jasanya kepada Grup dalam suatu
periode akuntansi.
Imbalan Pascakerja
Imbalan pascakerja merupakan manfaat pasti yang
dibentuk tanpa pendanaan khusus dan didasarkan
pada masa kerja dan jumlah penghasilan karyawan
saat pensiun. Metode penilaian aktuarial yang
digunakan untuk menentukan nilai kini cadangan
imbalan pasti, beban jasa kini yang terkait dan beban
jasa lalu adalah metode Projected Unit Credit. Beban
jasa kini, beban bunga, beban jasa lalu yang telah
menjadi hak karyawan dan dampak kurtailmen atau
penyelesaian (jika ada) diakui pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian tahun berjalan. Beban
jasa lalu yang belum menjadi hak karyawan dan
keuntungan atau kerugian aktuarial bagi karyawan
yang masih aktif bekerja diamortisasi selama jangka
waktu rata-rata sisa masa kerja karyawan.
Pesangon pemutusan kontrak kerja diakui jika, dan
hanya jika, Grup berkomitmen untuk:
a. Memberhentikan seorang atau sekelompok
pekerja sebelum tanggal pensiun normal; atau

b. Menyediakan pesangon bagi pekerja yang


menerima penawaran mengundurkan diri secara
sukarela.
2.p. Biaya Emisi Saham, Obligasi dan Suku Ijarah
Biaya emisi saham merupakan biaya yang berkaitan
dengan penerbitan saham Perusahaan. Biaya ini
mencakup fee dan komisi yang dibayarkan kepada
penjamin emisi, lembaga dan profesi penunjang pasar
modal, biaya pencetakan dokumen pernyataan
pendaftaran, biaya pencatatan efek ekuitas di bursa
efek, dan biaya promosi. Biaya emisi saham dicatat
sebagai pengurang modal disetor dan disajikan
sebagai bagian dari ekuitas dalam akun “Tambahan
Modal Disetor”.
Obligasi yang diterbitkan dikelompokkan dalam
kategori liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi (lihat Catatan 2.u). Sehingga,
biaya emisi obligasi langsung dikurangkan dari hasil
emisi dalam rangka memperlihatkan hasil emisi neto
obligasi tersebut. Selisih antara hasil emisi neto
dengan nilai nominal merupakan diskonto atau
premium yang diamortisasi selama jangka waktu
obligasi tersebut dengan metode suku bunga efektif.

Draft/ April 21, 2015 18

DAN ENTITAS ANAK


KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

tersebut dengan metode garis lurus.


2.q.

kelompok perusahaan tersebut.

penyatuan kepemilikan.

dicatat sebagai akun

2.r. Pengakuan Pendapatan dan Beban

barang kepada pelanggan.


tanaman menjadi beban produksi.
Beban diakui pada saat terjadinya.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.s. Pajak Penghasilan

tarif pajak yang berlaku saat ini.

terhadap liabilitas pajak kini; dan

oleh otoritas perpajakan yang sama atas:


• entitas kena pajak yang sama

pajak kini

untuk diselesaikan atau dipulihkan.

liabilitas dilunasi.
telah ditetapkan.

liabilitas pajak kini jika dan hanya jika, Grup:

diakui; dan

liabilitas secara bersamaan.

Draft/ April 21, 2015 20

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.t. Saldo dan Transaksi dalam Mata Uang Asing

Mata uang fungsional Perusahaan adalah Rupiah.


Mata uang selain mata uang fungsional adalah mata
uang asing. Transaksi-transaksi selama periode
berjalan dalam mata uang asing dicatat dengan kurs
spot yang berlaku pada saat terjadinya transaksi.
Pada tanggal laporan keuangan, aset dan liabilitas
moneter dalam mata uang asing disesuaikan
menggunakan kurs penutup yang berlaku, yaitu:

USD 1
SGD 1
EUR 1
Keuntungan atau kerugian kurs yang timbul dikreditkan
atau dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian periode yang bersangkutan.
Sedangkan pos nonmoneter yang diukur dalam biaya
historis dalam mata uang asing diukur menggunakan
kurs pada tanggal transaksi, dan pos moneter yang
diukur pada nilai wajar dalam mata uang asing diukur
menggunakan kurs pada tanggal ketika nilai wajar
ditetapkan.

2.u. Instrumen Keuangan


Aset Keuangan
Grup mengklasifikasikan aset keuangannya dalam
kategori (i) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi,
piutang, (iii) investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo
serta (iv) aset keuangan yang tersedia untuk dijual.
Klasifikasi ini tergantung dari tujuan perolehan aset
keuangan. Manajemen menentukan klasifikasi aset
keuangan tersebut pada saat awal pengakuannya.
(i) Aset Keuangan yang Diukur pada Nilai Wajar
Melalui Laba Rugi (FVTPL)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
laba atau rugi (FVTPL) adalah aset keuangan yang
ditujukan untuk diperdagangkan. Aset keuangan
diklasifikasikan
diperoleh terutama untuk tujuan dijual atau dibeli
kembali dalam waktu dekat dan terdapat bukti
mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek
yang terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai aset
diperdagangkan kecuali telah ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TbkPT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2014 dan 2013 December 31, 2014 and 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang At initial recognition, the financial asset measured
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi diakui pada at fair value through profit or loss recognized at
nilai wajarnya. Biaya transaksi sehubungan dengan fair value. Transaction costs related to the
perolehannya diakui pada laporan laba rugi periode acquisition are recognized in the current period
berjalan. Selanjutnya, aset keuangan FVTPL profit or loss. Subsequently, financial assets
disajikan pada nilai wajar dengan keuntungan atau FTVPL are carried at fair value with gains or
kerugian dan perubahan nilai wajar diakui dalam losses from changes in fair value are recognized
laporan laba rugi komprehensif. in statements of comprehensive income.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Grup As of December 31, 2014 and 2013, the Group
tidak memiliki aset keuangan yang diukur ada has no financial assets at FVTPL.
FVTPL.
(ii) Pinjaman yang Diberikan dan Piutang (ii) Loans and Receivables
Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset Loans and receivables are non-derivative financial
keuangan non-derivatif dengan pembayaran tetap assets with fixed or determinable payments that
atau telah ditentukan dan tidak mempunyai kuotasi are not quoted in an active market. At initial
di pasar aktif. Pada saat pengakuan awal, pinjaman recognition, loans and receivables are recognized
yang diberikan dan piutang diakui pada nilai at fair value plus transaction costs and
wajarnya ditambah biaya transaksi dan selanjutnya subsequently measured at amortized cost using
diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan the effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, aset As of December 31, 2014 and 2013, the financial
keuangan yang dikategorikan sebagai pinjaman assets, classified as loans and receivables are
yang diberikan dan piutang adalah kas dan setara cash and cash equivalents, trade receivables,
kas, piutang usaha, aset keuangan lancar lainnya, other current financial assets, other current non-
aset keuangan tidak lancar lainnya dan piutang financial assets, due from related parties non-
berelasi non-usaha. trade.

(iii)Investasi yang Dimiliki Hingga Jatuh Tempo (iii) Held-to-Maturity Investments (HTM)
(HTM)

jatuh temponya

hingga jatuh tempo, selain:

pada nilai wajar melalui laba rugi;

tersedia untuk dijual; dan

diberikan dan piutang.

metode suku bunga efektif.

temponya.
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
kurs hingga

konsolidasian.

dari

dari

nilai wajar.

Klasifikasi sebagai liabilitas atau ekuitas

keuangan dan instrumen ekuitas.

Instrumen Ekuitas

dikurangi biaya penerbitan langsung.


pengurang modal saham.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dikelompokkan ke dalam kategori
(i) liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi dan (ii) liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi.
(i) Liabilitas Keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi adalah liabilitas keuangan yang
ditujukan untuk
keuangan diklasifikasikan sebagai diperdagangkan
jika diperoleh terutama untuk tujuan dijual atau
dibeli kembali dalam waktu dekat dan terdapat bukti
mengenai pola ambil untung dalam jangka pendek
terkini. Derivatif diklasifikasikan sebagai liabilitas
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan
yang diukur pada FVTPL diakui pada nilai wajarnya.
Biaya transaksi sehubungan dengan penerbitannya
diakui pada laba rugi tahun berjalan. Kenaikan atau
penurunan nilai wajar selanjutnya diakui pada
laporan laba rugi komprehensif.
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, Grup tidak
memiliki liabilitas keuangan dalam kategori ini.
(ii) Liabilitas Keuangan yang Diukur dengan Biaya
Perolehan Diamortisasi
Liabilitas keuangan yang tidak diklasifikasikan
sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi dikategorikan dan diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
Pada tanggal 31 Desember
liabilitas keuangan yang dikategorikan sebagai
liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi adalah utang usaha, liabiltas
imbalan kerja jangka pendek, beban akrual,
liabilitas keuangan jangka pendek lainnya, utang
bank jangka pendek, utang bank jangka panjang,
utang sewa pembiayaan, utang obligasi, utang
sukuk ijarah dan utang pihak berelasi non-usaha.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Aset keuangan, selain aset keuangan FVTPL, dievaluasi
terhadap indikator penurunan nilai pada setiap tanggal
laporan posisi keuangan. Aset keuangan diturunkan
nilainya bila terdapat bukti objektif, sebagai akibat dari
satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan
awal aset keuangan, dan peristiwa yang merugikan
tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan
atas aset keuangan yang dapat diestimasi secara
handal.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Untuk investasi ekuitas AFS yang tercatat dan tidak
tercatat di bursa, penurunan yang signifikan atau jangka
panjang pada nilai wajar dari investasi ekuitas di bawah
biaya perolehannya dianggap sebagai bukti objektif
penurunan nilai.
Untuk kelompok aset keuangan tertentu, seperti piutang,
penurunan nilai aset dievaluasi secara individual. Bukti
objektif dari penurunan nilai portofolio piutang dapat
termasuk pengalaman Perusahaan atas tertagihnya
piutang di masa lalu, peningkatan keterlambatan
penerimaan pembayaran piutang dari rata-rata periode
kredit, dan juga pengamatan atas perubahan kondisi
ekonomi nasional atau lokal yang berkorelasi dengan
default atas piutang.

Untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan


yang diamortisasi, jumlah kerugian penurunan nilai
merupakan selisih antara nilai tercatat aset keuangan
dengan nilai kini dari estimasi arus kas masa datang
yang didiskontokan menggunakan tingkat suku bunga
efektif awal dari aset keuangan.
Nilai tercatat aset keuangan tersebut dikurangi dengan
kerugian penurunan nilai secara langsung atas aset
keuangan, kecuali piutang yang nilai tercatatnya
dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan piutang.
Jika piutang tidak tertagih, piutang tersebut dihapuskan
melalui akun penyisihan piutang. Pemulihan kemudian
dari jumlah yang sebelumnya telah dihapuskan
dikreditkan terhadap akun penyisihan. Perubahan nilai
tercatat akun penyisihan piutang diakui dalam laporan
laba rugi komprehensif konsolidasian.

Jika aset keuangan AFS dianggap menurun nilainya,


keuntungan atau kerugian kumulatif yang sebelumnya
telah diakui dalam pendapatan komprehensif lain
direklasifikasi ke laba rugi konsolidasian periode
berjalan.
Pengecualian dari instrumen ekuitas AFS, jika, pada
periode berikutnya, jumlah penurunan nilai berkurang
dan penurunan dapat dikaitkan secara objektif dengan
sebuah peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai
tersebut diakui, kerugian penurunan nilai yang
sebelumnya diakui dipulihkan melalui laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian hingga nilai tercatat
investasi pada tanggal pemulihan penurunan nilai tidak
melebihi biaya perolehan diamortisasi sebelum
pengakuan kerugian penurunan nilai dilakukan.

Dalam hal efek ekuitas AFS, kerugian penurunan nilai


yang sebelumnya diakui dalam laba rugi periode
Draft/ April 21, 2015 25

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TbkPT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2014 dan 2013 December 31, 2014 and 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
berjalan tidak boleh dipulihkan melalui laporan laba rugand loss are not reversed through the consolidated
komprehensif konsolidasian. Setiap kenaikan nilai wajastatement of comprehensive income. Any increase in
setelah penurunan nilai diakui secara langsung fair value subsequent to an impairment loss is
ke ekuitas. recognized directly in equity.

Penghentian Pengakuan Aset dan Liabilitas Derecognition of Financial Assets and Liabilities
Keuangan
Grup menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan
hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal
dari aset berakhir, atau Grup mentransfer aset
keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas
lain. Jika Grup tidak mentransfer serta tidak memiliki
secara substansial atas seluruh risiko dan manfaat
kepemilikan serta masih mengendalikan aset yang
ditransfer,
berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas
terkait sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika
Grup memiliki secara substansial seluruh risiko dan
manfaat kepemilikan aset keuangan yang ditransfer,
Grup masih mengakui aset keuangan dan juga
mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman
yang diterima.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika
dan hanya jika, liabilitas Grup telah dilepaskan,
dibatalkan atau kadaluarsa.
Metode Suku Bunga Efektif
Metode suku bunga efektif adalah metode yang
digunakan untuk menghitung biaya perolehan
diamortisasi dari instrumen keuangan dan metode untuk
mengalokasikan pendapatan bunga selama periode
yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga
yang secara tepat mendiskontokan estimasi penerimaan
kas di masa datang
bentuk lain yang dibayarkan dan diterima oleh para pihak
dalam kontrak yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan
premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur
instrumen keuangan, atau, jika lebih tepat, digunakan
periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai
tercatat bersih dari aset keuangan pada saat pengakuan
awal.
Pendapatan diakui berdasarkan suku bunga efektif untuk
instrumen keuangan selain dari instrumen keuangan
FVTPL.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Saling hapus aset dan liabilitas keuangan dan jumlah
bersih disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian
ketika terdapat hak secara hukum untuk saling hapus
jumlah yang diakui dan terdapat maksud untuk
menyelesaikannya secara
merealisasikan aset dan liabilitas secara bersamaan.
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

31 Desember 2014 dan 2013

Estimasi Nilai Wajar


pengungkapan.

berikut:
(a) harga kuotasian

(Tingkat 1);

termasuk Tingkat 1.
Nilai wajar

Tingkat 2.

tersebut:
(i)

(ii)
(iii) personal

Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
b.
pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
(i)

perusahaan lain);
(ii)

tersebut adalah anggotanya);

bersama dari pihak ketiga yang sama;

ketiga;

dengan Perusahaan pelapor;


(vi) Perusahaan yang

diidentifikasi dalam butir (a); atau


(vii) Orang yang diidentifikasi dalam butir
memiliki pengaruh

perusahaan
perusahaan).
2.w. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan
Jumlah terpulihkan suatu aset non-keuangan diestimasi
pada saat kejadian-kejadian atau perubahan-
perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa
jumlah tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan.
Penurunan nilai aset diakui sebagai rugi tahun berjalan.
Rugi penurunan nilai yang telah diakui pada periode
sebelumnya dibalik, jika dan hanya jika, terdapat
perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan
jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan
nilai terakhir diakui. Jika demikian, jumlah tercatat aset
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Kenaikan ini
merupakan suatu pembalikan rugi penurunan nilai.
Jumlah tercatat aset yang meningkat karena
pembalikan rugi penurunan nilai, tidak boleh melebihi
jumlah tercatat seandainya aset tidak mengalami rugi
penurunan nilai pada periode sebelumnya.

Draft/ April 21, 2015 28

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2.x. Informasi Segmen
Informasi segmen Grup dilaporkan menurut segmen
operasi.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas
yang mempunyai aktivitas bisnis dimana hasil
operasinya dievaluasi oleh manajemen secara regular,
dan informasi keuangannya dapat disajikan secara
terpisah.
2.y. Kombinasi Bisnis
Grup mencatat setiap kombinasi bisnis dengan
menerapkan metode akuisisi.
Imbalan yang dialihkan dalam suatu kombinasi bisnis
diukur pada nilai wajar, yang dihitung sebagai hasil
penjumlahan dari nilai wajar pada tanggal akuisisi atas
seluruh aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui dan
instrumen ekuitas yang diterbitkan oleh Perusahaan.
Biaya terkait akuisisi diakui sebagai beban pada periode
saat biaya tersebut terjadi.
Grup mengukur aset teridentifikasi yang diperoleh dan
liabilitas yang diambil-alih dengan nilai wajar pada
tanggal akuisisi, kecuali:
• Aset atau liabilitas pajak tangguhan yang timbul dari
aset yang diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih
dalam kombinasi bisnis diukur sesuai PSAK No. 46
(Revisi 2010), “Akuntansi Pajak Penghasilan”.

• Liabilitas
kesepakatan imbalan kerja dari pihak yang
diakuisisi diukur sesuai PSAK No. 24 (Revisi 2004),
“Imbalan Kerja”.

• Instrumen liabilitas atau ekuitas yang terkait dengan


penggantian atas penghargaan pembayaran
berbasis saham pihak yang diakuisisi dengan
penghargaan pembayaran berbasis saham pihak
pengakuisisi diukur sesuai dengan metode yang
diatur dalam PSAK No.
“Pembayaran Berbasis Saham”.
• Aset tidak lancar
diperoleh, yang diklasifikasikan sebagai dimiliki
untuk dijual pada tanggal akuisisi diukur sesuai
PSAK No. 58 (revisi 2009), “Aset Tidak Lancar yang
Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan”.

2.z. Laba per Saham


Laba per saham (LPS) dasar dihitung dengan membagi
laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang
beredar dalam perode yang bersangkutan.
LPS dilusian mempertimbangkan pula instrumen
keuangan lain yang diterbitkan yang sifatnya berpotensi
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

sepanjang periode pelaporan.

Akuntansi Penting

tertentu pada akhir tahun pelaporan.


liabilitas untuk tahun pelaporan berikutnya.

terdapat ketidakpastian

estimasi tersebut.
Penyisihan Penurunan Nilai Piutang

ini (lihat Catatan 4).

Estimasi Pajak Tangguhan

Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Tanaman Perkebunan

(Revisi 2010

tetap disajikan dalam Catatan 13 dan 14.

Imbalan Pascakerja

untuk menentukan biaya


liabilitas yang terkait.

pada Catatan 23.


Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

tersedia di

Catatan 40.

3 Kas dan Setara Kas

Kas
Bank - Pihak Ketiga
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Indonesia
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC)
JP Morgan Chase Bank, N.A
PT Bank BRISyariah
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Lain-lain (di bawah Rp1.000)
Dolar AS
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Lain-lain (di bawah Rp1.000)
Sub Jumlah
Deposito Berjangka - Pihak Ketiga
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Permata Tbk
Lain-lain (di bawah Rp1.000)
Dolar AS
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank UOB Indonesia
Sub Jumlah
Jumlah
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Suku bunga dan jangka waktu yang berlaku untuk deposito
berjangka adalah sebagai berikut:

Suku bunga kontraktual per tahun


Rupiah
Dolar AS
Jangka Waktu

Tingkat nisbah yang berlaku untuk deposito


syariah adalah sebagai berikut:

Tingkat nisbah per tahun


Jangka Waktu

4 Piutang Usaha - Pihak Ketiga

PT Semar Pelita Sejati


PT Tata Makmur Sejahtera
UD Akas
PT Kereta Kencana Mulia
PT Karya Jaya Mandiri
PT Semar Kencana Sejati
UD Besuki
PT Kereta Kencana Murni
Tugu Buaya
PT Jaya Mas
UD Maju Mapan
UD Mayindo Jaya
PB Dewi Sri Jaya
Sumber Raya
PT Sinar Kasih Lestari
Ahui
PT Kereta Kencana Mandiri
PT SKS Fajar Baru
CV Delapan Delapan
PT Wangsa Mas
UD Sri Lestari
PT Indomarco Prismatama
PD Sentosa Baru
United Nations for World Food Programme
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp10.000)
Sub Jumlah
Dikurangi : Penurunan Nilai
Jumlah - Bersih
Mutasi penurunan nilai piutang usaha pada
2014 dan 2013.

Saldo Awal
Pemulihan
Saldo Akhir
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian piutang usaha berdasarkan umur disajikan pada
Catatan 40. Note 40.
Piutang usaha dalam mata uang asing disajikan pada
Catatan 39.
Piutang usaha PT Tiga Pilar Sejahtera, entitas anak,
dijadikan jaminan atas utang obligasi dan sukuk ijarah pada
31 Desember 2014 dan 2013 (lihat Catatan 24).
24
Piutang usaha PT Subafood Pangan Jaya, entitas anak,
dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank DBS Indonesia (lihat Catatan 19 dan 22).
Seluruh piutang usaha milik PT Bumiraya Investindo,
PT Mitrajaya Agro Palm, PT Airlangga Sawit Jaya,
PT Charindo Palma Oetama, PT Muara Bungo Plantation
dan PT Tandan Abadi Mandiri, seluruhnya entitas anak,
dijaminkan atas pinjaman bank dari Sindikasi RHB Bank
Berhad (lihat Catatan 22).
Seluruh piutang usaha PT Indo Beras Unggul, entitas anak,
dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank Rabobank International Indonesia (lihat Catatan 19
dan 22). and 22).
Piutang usaha PT Dunia Pangan, entitas anak, dijadikan
jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari The
Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (lihat
Catatan 19).
Piutang usaha PT Poly Meditra Indonesia (PMI), entitas
anak, dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Rabobank Indonesia (lihat Catatan
19
Piutang usaha PT Jatisari Srirejeki (JS), entitas anak,
dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank Permata Tbk (lihat Catatan 19). Permata Tbk (see Note 19).
Piutang usaha PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), entitas
anak, dijadikan jaminan atas fasilitas pinjaman yang
diperoleh dari PT Bank Rabobank International Indonesia
(lihat Catatan 19).
Berdasarkan penelaah atas kolektibilitas masing-masing
pelanggan pada akhir tahun, manajemen berpendapat
bahwa penyisihan penurunan nilai tersebut cukup untuk
menutupi risiko penurunan nilai piutang. impairment risk of receivables.

Draft/ April 21, 2015 34


PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
5 Biaya Dibayar di Muka

Iklan dan Promosi


Sewa
Asuransi
Provisi
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000)
Jumlah
6 Aset Keuangan Lancar Lainnya

Pihak Ketiga
Piutang Lain-lain
Investasi Jangka Pendek
Jumlah
Piutang Lain-lain
Piutang lain-lain terutama merupakan piutang kepada
karyawan Grup.

Seluruh piutang lain-lain didenominasi dalam mata uanOther receivables denominated in Rupiah.
Rupiah.

Berdasarkan penelaahan kolektibilitas piutang pada akhir


tahun manajemen berkeyakinan seluruh piutang lain-lain
dapat tertagih, sehingga tidak dibentuk pencadangan.
Investasi Jangka Pendek
2014
Rp
Deposito Berjangka:
Rupiah
PT Bank UOB Indonesia --
Suku bunga dan periode yang berlaku untuk deposito
berjangka adalah sebagai berikut:
2014
Suku Bunga Kontraktual per tahun
Rupiah --
Jangka Waktu --

Draft/ April 21, 2015 35


PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada 31 Desember
digunakan sebagai Jaminan kepada PT Bank UOB
Indonesia dan PT Bank Rabobank International Indonesia
(lihat Catatan 19 dan 22).
7 Saldo dan Transaksi dengan Pihak-pihak
Berelasi
Dalam kegiatan bisnis normal, Grup melakukan transaksi
dengan pihak-pihak berelasi sebagai berikut:

Piutang Pihak Berelasi Non - Usaha


PT Naga Mas Sakti Perkasa
PT Tugu Palma Sejahtera
Jumlah Piutang Pihak Berelasi Non - Usaha
Investasi pada Entitas Asosiasi
PT Midland Pilar Agrostar
Utang Usaha
PT Tiga Pilar Corpora
Utang Pihak Berelasi Non - Usaha
PT Tiga Pilar Corpora
Stefanus Joko Mogoginta
Lain-lain (masing-masing dibawah Rp1.000)
Jumlah Utang Pihak Berelasi Non - Usaha
Pembelian
PT Tiga Pilar Corpora
Beban Manajemen Fee
PT Tiga Pilar Corpora
Beban Imbalan Kerja
Dewan Komisaris dan Direksi
Pada 31 Desember 2013, piutang kepada PT Naga Mas
Sakti Perkasa (NMSP) merupakan beban antar perusahaan
pada saat NMSP masih menjadi entitas anak. Piutang ini
dijamin dengan tanah atas nama NMSP. Manajemen
berpendapat bahwa nilai wajar atas jaminan tanah NMSP
lebih besar dari nilai tercatat piutang, sehingga tidak
dibentuk penyisihan penurunan nilai piutang.
Pada bulan Desember 2014, Perusahaan telah menerima
penyelesaian piutang NMSP dengan tanah atas nama
NMSP (lihat Catatan 12)
Seluruh piutang dan utang pihak berelasi non-usaha
didenominasi dalam mata uang Rupiah. Utang pihak berelasi
non-usaha tidak memiliki jaminan.
Pada tanggal 26 Maret 2014, PT Golden Plantation, entitas
anak, menjual kepemilikan saham PT Midland Pilar Agrostar
dengan harga pengalihan sebesar Rp5.000. Atas pengalihan
tersebut tidak terdapat laba (rugi) pelepasan saham.

Draft/ April 21, 2015 36

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Rincian sifat dan jenis transaksi dengan pihak-pihak
berelasi:
Pihak Berelasi/ Sifat Pihak-pihak Berelasi/
Related Parties Nature of Related Parties
PT Tiga Pilar Corpora Pemegang Saham/
a shareholder
PT Naga Mas Sakti Perkasa Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
PT Tugu Palma Sejahtera Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control
Dewan Komisaris dan Direksi/ Manajemen Kunci/
Board of Commissioners and Directors Key Management
Stefanus Joko Mogoginta Direktur Utama/
President Director
PT Midland Pilar Agrostar Di bawah Pengendalian yang Sama/
Under Common Control

8 Persediaan

Bahan Baku
Barang Jadi
Bahan Pembantu
Suku Cadang dan Bahan Bakar
Pembibitan
Lain-lain
Jumlah
Persediaan PT Dunia Pangan,
Catatan 19).

Permata Tbk (lihat Catatan 19).

dan 22).

jaminan atas

Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

Pada 31 Desember

risiko yang mungkin dialami.

penurunan nilai persediaan.


9 Perpajakan
a. Pajak Dibayar di Muka

Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 28.a
Pajak Pertambahan Nilai
Jumlah
menyesuaikan dengan SPT tahun 2013.

badan.
b. Pajak Tangguhan

Perusahaan
Aset Pajak Tangguhan
Penurunan Nilai Piutang

Entitas Anak
Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
1 Januari/ Dikreditkan
January 1, pada Laporan
2013 Laba Rugi
Komprehensif
Konsolidasian/
Credited
to Consolidated
Statements of
Comprehensive
Income
Perusahaan
Aset Pajak Tangguhan
Penurunan Nilai Piutang

Entitas Anak
Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Aset Pajak Tangguhan
Jumlah Liabilitas Pajak Tangguhan
c. Utang Pajak

Perusahaan
Pajak Penghasilan
Pasal 21
Pasal 23
Pasal 29
Pajak Pertambahan Nilai
Sub Jumlah
Entitas Anak
Pajak Penghasilan
Pasal 4 (2)
Pasal 21
Pasal 22
Pasal 23
Pasal 26
Pasal 25
Pasal 29
Pajak Pertambahan Nilai
Sub Jumlah
Jumlah
d. Beban Pajak Penghasilan

Perusahaan
Kini
Entitas Anak
Kini
Tangguhan
Subjumlah
Jumlah

Draft/ April 21, 2015 39

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Perhitungan pajak kini Perusahaan adalah sebagai berikut:
2014
Rp
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Sesuai
Laporan Laba Rugi Komprehensif
Konsolidasian 484,592
Dikurangi: Bagian Laba dari Entitas
Anak - Bersih -384,382
Laba Rugi Perusahaan Sebelum
Pajak Penghasilan 100,210
Beda Tetap
Beban Pajak 1,274
Representasi dan Sumbangan 915
Penghasilan Jasa Giro -4,908
Pendapatan Lain-lain -11,093
Subjumlah -13,812
Jumlah -13,812
Taksiran Laba Fiskal Perusahaan 86,398
Kompensasi Rugi Fiskal
Tahun 2010
Tahun 2011
Tahun 2012
Taksiran Laba Fiskal Perusahaan 86,398
Beban Pajak Kini 17,280
Dikurangi:
Pajak Dibayar di Muka
Pasal 23 -3,194
Utang Pajak Badan
Perusahaan 14,086
Rekonsiliasi antara beban pajak dan hasil perkalian laba
komersial sebelum pajak penghasilan dengan tarif pajak
penghasilan yang berlaku adalah sebagai berikut:
2014
Rp
Laba Sebelum Pajak Penghasilan Sesuai
Laporan Laba Rugi Komprehensif
Konsolidasian 484,592
Dikurangi: Bagian Laba dari Entitas
Anak - Bersih -384,382
Laba Perusahaan Sebelum Pajak Penghasilan -100,210
Pajak Penghasilan dengan Tarif yang Berlaku -20,042
Rugi Fiskal yang Tidak Dikompensasi
Beban Pajak -255
Representasi dan Sumbangan -183
Penghasilan Jasa Giro 982
Pendapatan Lain-lain 2,218
Jumlah Beban Pajak Perusahaan -17,280
Jumlah Beban Pajak Entitas Anak -89,178
Beban Pajak Penghasilan
Konsolidasian -106,458
Draft/ April 21, 2015 40

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
10. Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
2014
Rp
Piutang Plasma 90,646
Deposito yang Dijaminkan (lihat Catatan 22) 5,172
Uang Muka Jaminan 4,220
Jumlah 100,038
Piutang Plasma
2014
Rp
Koperasi Perkebunan Sipatuo 51,575
Koperasi Olak Gedong Melako Intan 38,247
Koperasi Dait Jaya 505
Koperasi Pade Jaya 315
Lain-lain 4
Jumlah 90,646
Seluruh piutang plasma didenominasi dalam Rupiah.
Berdasarkan penelaahan kolektibilitas piutang pada akhir
tahun manajemen berkeyakinan seluruh piutang lain-lain
dapat tertagih, sehingga tidak dibentuk pencadangan.
11. Uang Muka
2014
Rp
Uang Muka Pembelian 81,514
Uang Muka Investasi 14,450
Lain-lain 18,520
Jumlah 114,484
Uang muka pembelian merupakan uang muka pembelian
PT Tiga Pilar Sejahtera, PT Poly Meditra Indonesia,
PT Dunia Pangan, PT Jatisari Srirejeki dan PT Bumiraya
Investindo, seluruhnya entitas anak, kepada pemasok atas
pembelian tepung terigu, beras, bibit tanaman dan bahan
pembantu lainnya.
Uang muka investasi merupakan uang muka atas rencana
akuisisi PT Golden Plantation (GP), entitas anak, kepada
PT Bailangu Capital Investment (BCI). Pada tanggal
10 Pebruari 2015, BCI telah menjadi entitas anak GP (lihat
Catatan 44).
12. Aset Non Keuangan Tidak Lancar Lainnya
2014
Rp
Uang Muka Jangka Panjang 131,068
Tanah 54,351
Lain-lain 4,021
Jumlah 189,440
Draft/ April 21, 2015 41

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Uang Muka Jangka Panjang

Pembangunan Pabrik
Uang Muka Pembelian Mesin
Lainnya
Jumlah
Uang Muka Jangka Panjang
Pada 31 Desember

seluruhnya entitas anak.


Pada tahun

sebagai akibat pembatalan uang muka.


Tanah

PT Nagamas Sakti Perkasa

13. Aset Tetap


Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah
Bangunan
Infrastruktur
Mesin
Peralatan Pabrik
Perabot dan Peralatan
Kendaraan
Aset yang Tidak Digunakan
Jumlah
Sewa Pembiayaan
Mesin
Kendaraan
Aset Dalam Penyelesaian
Bangunan
Mesin
Jumlah Harga Perolehan

Draft/ April 21, 2015 42

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

1 Januari/
January 1,

Rp
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 74,174
Infrastruktur 5,514
Mesin 435,948
Peralatan Pabrik 6,746
Perabot dan Peralatan 8,882
Kendaraan 19,264
Aset yang Tidak Digunakan 1,061
Jumlah 551,589
Sewa Pembiayaan
Mesin 3,424
Kendaraan 8,939
Jumlah Akumulasi Penyusutan 563,952
Nilai Tercatat 1,443,553

1 Januari/
January 1,
Rp
Harga Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 405,629
Bangunan 184,919
Infrastruktur 10,711
Mesin 705,298
Peralatan Pabrik 14,780
Perabot dan Peralatan 13,386
Kendaraan 28,299
Aset yang Tidak Digunakan 10,657
Jumlah 1,373,679
Sewa Pembiayaan
Mesin 70,855
Kendaraan 10,656
Aset Dalam Penyelesaian
Bangunan 162,390
Mesin 95,886
Jumlah Harga Perolehan 1,713,466
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 64,400
Infrastruktur 4,699
Mesin 373,392
Peralatan Pabrik 5,002
Perabot dan Peralatan 6,604
Kendaraan 14,627
Aset yang Tidak Digunakan 929
Jumlah 469,653
Sewa Pembiayaan
Mesin 2,150
Kendaraan 7,942
Jumlah Akumulasi Penyusutan 479,745
Nilai Tercatat 1,233,721

Draft/ April 21, 2015 43

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:

Beban Pokok Penjualan


Kapitalisasi ke Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan (lihat Catatan 14)
Beban Umum dan Administrasi (lihat Catatan 33)
Beban Penjualan (lihat Catatan 33)
Jumlah
Pada tahun 2014, penambahan aset tetap termasu
entitas yang diakuisisi (lihat Catatan
perolehan sebesar Rp13.424 dan akumulasi penyusutan
sebesar Rp3.363.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap adalah
sebesar Rp11.910 dan Rp13.192, masing-masing pada
31 Desember 2014 dan 2013 (lihat Catatan 22).
Sebagian tanah sedang dalam proses balik nama menjadi
nama Grup.
Jenis kepemilikan hak atas tanah Grup seluruhnya berupa
Hak Guna Bangunan (”HGB”) dan Hak Guna Usaha (HGU).
Hak tersebut akan berakhir pada berbagai tanggal antara
tahun 2027 sampai 2045.
Manajemen berpendapat tidak akan ada hambatan dalam
memperbaharui seluruh sertifikat tanah pada saat habis
masa berlakunya.
Saldo aset dalam penyelesaian terdiri dari proyek
pembangunan pembangkit tenaga listrik PT Patra Power
Nusantara (PPN), entitas anak dalam tahap pengembangan,
yang terletak di Sragen - Jawa Tengah dan pembangunan
pabrik pengolahan beras milik PT Sukses Abadi Karya Inti,
entitas anak.
Pada tanggal pelaporan, nilai tercatat aset dalam
penyelesaian proyek pembangunan pembangkit tenaga
listrik dan pembangunan pabrik pengolahan beras telah
mencapai masing-masing 68% dan 95% dari nilai kontrak
dan diperkirakan akan selesai pada Desember tahun 2015
untuk pabrik pengolahan beras. Manajemen berkeyakinan
bahwa tidak ada hambatan dalam penyelesaian
pembangunan.
Rincian penjualan aset tetap Grup untuk tahun yang berakhir
31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:

Biaya Perolehan
Akumulasi Penyusutan
Nilai Tercatat
Harga Jual
Laba (Rugi) Penjualan
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

masih digunakan adalah:

Mesin
Kendaraan
Perabot dan Peralatan
Peralatan Pabrik
Bangunan
Infrastruktur
Jumlah

31 Desember

fasilitas tersebut.

Meditra Indonesia

sukuk ijarah (lihat Catatan 24).

Beras Unggul

dan 22).
Pada 31 Desember
PT Subafood Pangan Jaya

Pada 31 Desember
tersebut (lihat Catatan 22).

International Indonesia (lihat Catatan 22).


Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, Sertifikat Hak Guna
Bangunan No.3 dan 4 IBU yang berlokasi di Bekasi dijadikan
jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari PT Rabobank
International Indonesia (lihat Catatan 19).
Manajemen berpendapat tidak ada indikasi atas perubahan-
perubahan kondisi yang mengakibatkan penurunan nilai aset
tetap pada 31 Desember 2014.
14. Tanaman Perkebunan

1 Januari/
January 1,
Rp
Kelapa Sawit
Biaya Perolehan 612,214
Akumulasi Penyusutan 21,055
Nilai Tercatat 591,159

1 Januari/
January 1,
Rp
Kelapa Sawit
Biaya Perolehan 523,324
Akumulasi Penyusutan 16,771
Nilai Tercatat 506,553
Beban amortisasi tanaman menghasilkan dibebankan pada
beban pokok penjualan (lihat Catatan 32).
Seluruh tanaman perkebunan milik PT Bumiraya Investindo,
PT Airlangga Sawit Jaya, PT Charindo Palma Oetama,
PT Muarabungo Plantation, PT Mitrajaya Agro Palm,
PT Tandan Abadi Mandiri, entitas anak, dijadikan jaminan
atas pinjaman Sindikasi kepada RHB Bank Berhad (lihat
Catatan 22).
Tanaman perkebunan milik PT Persada Alam Hijau seluas
942,29 hektar dijadikan jaminan atas pinjaman kepada
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (lihat Catatan 22).
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman belum
menghasilkan adalah sebesar Rp66.171 (termasuk selisih
kurs Rp24.745) dan Rp18.043 masing-masing pada
31 Desember 2014 dan 2013 (lihat Catatan 19, 20 dan 22).

Beban depresiasi aset tetap yang dikapitalisasi


ke tanaman belum menghasilkan adalah sebesar Rp5.453
dan Rp4.618 masing-masing untuk tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2014 dan 2013.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada 2014, penambahan tanaman perkebunan dari entitas
yang diakuisisi sebesar Rp77.035 (nilai perolehan Rp77.854,
akumulasi amortisasi Rp819) (lihat Catatan 38).
Rincian mutasi tanaman perkebunan adalah sebagai berikut:
2014
Rp
Tanaman Perkebunan Menghasilkan
Saldo Awal 119,990
Penambahan dari Entitas Akuisisian 16,133
Reklasifikasi dari Tanaman Perkebunan
Belum Menghasilkan 132,997
Jumlah 269,120
Akumulasi Penyusutan -29,008
Akumulasi Penyusutan dari
Entitas Akuisisian -819
Saldo Akhir 239,293
Tanaman Perkebunan Belum Menghasilkan
Saldo Awal 486,702
Penambahan dari Entitas Akuisisian 61,721
Kapitalisasi Biaya 203,917
Reklasifikasi ke Tanaman Perkebunan Menghasilkan -132,997
Saldo Akhir 619,343
Jumlah 858,636

Rincian tanaman berdasarkan luas area adalah sebagaDetails of plantations based on the area wide are as follows:
berikut:

Tanaman Perkebunan Menghasilkan


Tanaman Perkebunan Belum Menghasilkan
Jumlah
Tanaman perkebunan Grup telah diasuransikan terhadap
gempa bumi dan risiko lainnya dengan jumlah
pertanggungan sebesar Rp338.236 dan Rp110.000 pada
31 Desember 2014 dan
berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut
cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas
risiko yang mungkin dialami.
Seluruh asuransi tanaman perkebunan milik PT Bumiraya
Investindo, PT Airlangga Sawit Jaya, PT Charindo Palma
Oetama, PT Muarabungo Plantation, PT Mitrajaya Agro
Palm, PT Tugu Palma Sumatera, dan PT Tandan Abadi
Mandiri, entitas anak, dijadikan jaminan atas pinjaman
kepada Sindikasi Bank RHB Berhad (lihat Catatan 22).

Draft/ April 21, 2015 47

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD TbkPT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
DAN ENTITAS ANAK AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Years Ended
31 Desember 2014 dan 2013 December 31, 2014 and 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain) (In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

15. Biaya Hak atas Tanah Ditangguhka 15. Deferred Landrights Cost - Net
- Bersih

PT Muarabungo Plantation
PT Tandan Abadi Mandiri
PT Tugu Palma Sumatra
PT Bumiraya Investindo
PT Mitra Jaya Agro Palm
PT Airlangga Sawit Jaya
PT Charindo Palma Oetama
PT Persada Alam Hijau
Jumlah
Akun ini merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan oleh Grup
sehubungan dengan perolehan hak atas tanah sampai
dengan hak tersebut diperoleh.
PT Muarobungo Plantation, PT Tugu Palma Sumatera,
PT Tandan Abadi Mandiri and PT Mitra Jaya Agro Palm
sedang dalam proses untuk mendapatkan Sertifikat Hak
Guna Usaha atas lahan perkebunan sawit.
Lahan seluas 200 hektar, terdaftar atas nama PT Bumiraya
Investindo yang sampai dengan tanggal penyelesaian
laporan keuangan konsolidasian ini masih dalam
pengurusan sertifikat .
Pada 2014, penambahan biaya hak atas tanah
ditangguhkan dari entitas yang diakuisisi sebesar Rp106
(lihat Catatan 38).
Seluruh biaya hak atas tanah ditangguhkan
perkebunan) milik PT Bumiraya Investindo, PT Airlangga
Sawit Jaya, PT Charindo Palma Oetama, PT Muarabungo
Plantation, PT Mitrajaya Agro Palm, PT Tandan Abadi
Mandiri, entitas anak, dijadikan jaminan atas pinjaman
kepada Sindikasi RHB Bank Berhad (lihat Catatan 22).
16. Aset Takberwujud

Harga Perolehan
Goodwill
Piranti Lunak
Merk Dagang
Jumlah Harga Perolehan
Akumulasi Amortisasi
Piranti Lunak
Merk Dagang
Jumlah Akumulasi Amortisasi
Nilai Tercatat

Draft/ April 21, 2015 48

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

1 Januari/
January 1,
Rp
Harga Perolehan
Goodwill 82,820
Piranti Lunak 8,389
Merk Dagang 261,489
Jumlah Harga Perolehan 352,698
Akumulasi Amortisasi
Piranti Lunak 1,996
Merk Dagang 563
Jumlah Akumulasi Amortisasi 2,559
Nilai Tercatat 350,139
Merek dagang terdiri dari merek-merek dagang atas produk
yang diproduksi oleh PT Indo Beras Unggul, PT Subafood
Pangan Jaya, PT Putra Taro Paloma dan PT Balaraja Bisco
Paloma, yang timbul sehubungan dengan akuisisi merek
dagang dari PT Alam Makmur Sembada dan PT Unilever
Indonesia. Merek-merek dagang tersebut diantaranya
adalah Taro, Ayam Jago dan Subamie.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat hambatan
dalam perpanjangan merek-merek tersebut.
Rincian saldo goodwill pada 31 Desember 2014 dan 2013
adalah sebagai berikut:
Entitas Pengakuisisi/
Acquirer Entity
PT Balaraja Bisco Paloma
PT Muarobungo Plantation
PT Dunia Pangan
Jumlah/ Total
Tidak terdapat indikasi penurunan nilai terhadap unit
penghasil kas atau kelompok unit penghasil kas dari entitas
yang menimbulkan goodwill tersebut.
Manajemen telah melakukan penelaahan yang memadai
atas saldo goodwill pada tanggal 31 Desember 2014.

Draft/ April 21, 2015 49

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
17. Utang Usaha
2014
Rp
Pihak Berelasi (lihat Catatan 7) 3,513
Pihak Ketiga:
PT Supernova Flexible Packaging 29,686
Suncue Company Ltd 18,100
Satake Corporatioan 15,659
PD Unggul Jaya 15,289
PT Saprotan Utama 6,735
PT Nusa Palapa Gemilang 5,566
PT Sriboga Flour Mill 4,985
PT Multi Mas Chemindo 4,724
PT London Sumatera Indonesia 4,245
Muyang Graintech Co., Ltd 3,893
Suhendi 3,205
Teddy 3,039
AG International 2,976
PT Dinamika Energitama Nusantara 2,767
N.P. Foods (Singapore) PTE. LTD 2,239
PT TNT Indonesia 2,175
PT Cakrawala Mega Indah 1,769
PT Surya Kemasindo Sejati --
Arifin Muhidin --
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp2.000) 72,925
Subjumlah 199,977
Jumlah 203,490
Utang usaha dalam mata uang asing disajikan pada Catatan
39
Rincian utang usaha berdasarkan jatuh temponya disajikan
pada Catatan 40.
Tidak terdapat jaminan yang diberikan dan suku bunga
dengan utang usaha tersebut.
18. Beban Akrual
2014
Rp
Bunga
Bunga Obligasi 15,375
Bunga Pinjaman Bank 16,414
Fee Sukuk Ijarah 7,688
Promosi 2,053
Utilitas 2,346
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp1.000) 11,656
Jumlah 55,532

Draft/ April 21, 2015 50

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013


Rupiah
PT Rabobank International Indonesia

JP Morgan Chase Bank, N.A


PT Bank Permata Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Buana Tbk
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
Jumlah Utang Bank Rupiah
Dolar AS
PT Rabobank International Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
Jumlah Utang Bank Dolar AS
Jumlah Utang Bank Jangka Pendek
a.
PT Bumiraya Investindo

tanggal 4 Juli

COF + 4% per tahun.


Berdasarkan

kemudian

2014

tanggal 25 Oktober

2014
normal.

Draft/ April 21, 2015 51

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman belum
menghasilkan pada 31 Desember 2014 dan 2013 adalah
sebesar Rp7.103 (termasuk selisih kurs Rp3.345) dan
Rp5.206 (termasuk selisih kurs Rp4.347) (lihat Catatan
14

Pada tanggal 10 Juli 2014, BRI melunasi utang bank


jangka pendek ke Rabobank sebesar USD16,000,000
(ekuivalen Rp186.032).
PT Indo Beras Unggul
Berdasarkan amendemen persetujuan fasilitas kredit
No. LA/CA/1830/A2/2012 tanggal 6 Juli 2012, PT Indo
Beras Unggul (IBU), entitas anak, memperoleh fasilitas
kredit stock financing dan short-term advance dengan
pagu kredit masing-masing sebesar Rp70.000 dan
Rp30.000. Kedua fasilitas ini jatuh tempo pada
30 September 2014 serta dikenakan bunga sebesar
10,33% per tahun.
Fasilitas kredit stock financing dan short-term advance
berubah menjadi fasilitas kredit working capital dengan
pagu kredit Rp100.000 berdasarkan amendemen
persetujuan fasilitas kredit LA/CA/1830/A4/2013 tanggal
11 Januari
persetujuan fasilitas kredit LA/CA/1830/A5/2013 tanggal
20 Mei 2013, IBU kembali memperoleh tambahan pagu
kredit sehingga menjadi Rp250.000. Fasilitas ini akan
jatuh tempo pada 30 September 2014 serta dikenakan
bunga sebesar COF+ 250 bps per tahun. Pinjaman ini
telah diperpanjang hingga 30 September 2015.
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah masing-masing sebesar Rp249.500
dan Rp250.000.
Berdasarkan amendemen persetujuan fasilitas kredit
No. LA/CA/1830/A7/2013 tanggal 27 Nopember 2013,
IBU memperoleh fasilitas kredit working capital facility
dengan pagu kredit sebesar Rp50.000. Fasilitas ini jatuh
tempo pada 5 Januari
sebesar COF + 300 bps per tahun. Pada Januari 2014,
fasilitas ini telah dilunasi.
Pada 31 Desember 2013, saldo terutang atas fasilitas ini
adalah sebesar Rp250.
Jaminan atas fasilitas ini adalah tanah dengan Hak
Guna Bangunan No. 3 dan No.
di Bekasi, Jawa Barat, Mesin atas nama IBU, seluruh
piutang usaha dan seluruh persediaan (lihat Catatan
4 dan 8).
PT Poly Meditra Indonesia
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1863/2013 pada tanggal 31 Oktober 2013,
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
PT Poly Meditra Indonesia
memperoleh fasilitas short-term loan non-revolving
dengan pagu kredit sebesar Rp50.000. Suku bunga
yang dikenakan untuk pinjaman ini adalah sebesar COF
+ 300 bps per tahun. Fasilitas pinjaman ini memiliki jatuh
tempo pada tanggal 30 April 2014.
Pada 31 Desember 2013, saldo terutang atas fasilitas ini
adalah sebesar Rp50.000.
Pada 28 Maret 2014, fasilitas ini telah dibayar penuh.
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1880/2014 pada tanggal 29 Oktober 2014,
PMI memperoleh fasilitas modal kerja terkait kontrak
PMI dengan Program Pangan Dunia PBB dan
Kementrian Kesehatan Indonesia dengan pagu kredit
sebesar Rp50.000. Suku bunga yang dikenakan untuk
pinjaman ini adalah sebesar COF + 300 bps per tahun.
Pinjaman ini jatuh tempo pada 29 Agustus 2015.
Jaminan atas pinjaman ini adalah piutang usaha atas
PMI (lihat Catatan 4).
Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh PMI adalah
sebagai berikut:
- Seluruh kewajiban bank baru akan berlaku setelah
dokumen jaminan dan persetujuan telah disetujui
bank;
- Debitur tidak diperkenankan untuk melakukan
merger, akuisisi atau divestasi sampai seluruh
hutangnya terpenuhi;
- Bank dapat mengalihkan seluruh atau sebagian hak,
manfaat dan kewajiban dari perjanjian ini kepada
pihak ketiga; dan
- Debitur tidak berhak mengalihkan seluruh atau
sebagian hak, manfaat dan kewajiban dari perjanjian
ini kepada pihak ketiga tanpa izin tertulis dari bank.

Atas pinjaman ini tidak ada pembatasan yang No covenants that must be fulfilled by PMI for this loan.
disyaratkan pihak bank yang harus dipenuhi PMI.

adalah sebesar Rp50.000.


PT Sukses Abadi Karya Inti
Berdasarkan surat

PT Sukses Abadi Karya Inti

30 Juni 2015.

Draft/ April 21, 2015 53

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1878/2014 pada tanggal 19 Agustus 2014,
SAKTI, entitas anak, memperoleh fasilitas uncommitted
working capital facility dengan pagu kredit sebesar
Rp150.000. Suku bunga yang dikenakan untuk pinjaman
ini adalah sebesar COF + 250 bps per tahun. Jatuh
tempo fasilitas pinjaman ini tanggal 31 Agustus 2015.
Jaminan atas fasilitas ini adalah piutang usaha dan
persediaan SAKTI (lihat Catatan 4 dan 8), serta paripasu
dengan term loan SAKTI (lihat Catatan 22).

Selama periode fasilitas pinjaman berlaku, SAKTI haruDuring the loan facility period, SAKTI is required to do:
melakukan hal-hal sebagai berikut:
Menjaga rasio DSCR minimal 1,25 kali;
Menjaga rasio Debt to Ebitda maksimal 3,50 kali;
dan
Menjaga rasio Debt to Equity maksimal 3,50 kali
Pada tanggal 31 Desember
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
Pada 31 Desember 2014, saldo terutang atas fasilitas ini
adalah sebesar Rp33.268.
b. The Hongkong and Shanghai Banking Corporation
Limited (HSBC)
PT Dunia Pangan
Berdasarkan Akta Perjanjian Pemberian Fasilitas
Perbankan Korporasi No. JAK/140231/U/140305
tertangal 21 Maret 2014, PT Dunia Pangan (DP), entitas
anak, memperoleh fasilitas Pinjaman Impor dan
Pembiayaan Piutang Lokal dari HSBC dengan pagu
kredit masing-masing sebesar Rp200.000 dengan
periode pinjaman masing-masing 180 hari dari tanggal
jatuh tempo wesel terkait, maksimal berlaku sampai
31 Januari 2015 dengan bunga harian sebesar COF +
3,75% per tahun.
Jaminan atas fasilitas ini adalah piutang usaha dan
persediaan DP (lihat Catatan 4 dan 8).

Selama periode fasilitas pinjaman berlaku, DP harus During the loan facility period, DP is required to:
melakukan hal-hal berikut:
Menyatakan atau melakukan pembayaran dividen
yang melebihi 30% dari laba bersih setelah pajak; net profit after tax;
Menjaga rasio lancar minimal 1,25 kali; dan
Menjaga rasio gearing eksternal maksimal 2,50 kali.
Pada tanggal 31 Desember 2014, DP telah memenuhi
rasio-rasio dan pembatasan yang disyaratkan. financial ratio and covenant as required
Pada 31 Desember 2014 saldo terutang atas kedua
fasilitas tersebut adalah sebesar Rp197.307. both of this facilities amounted to Rp197,307.
Draft/ April 21, 2015 54

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
c. JP Morgan Chase Bank, N.A
Perusahaan

Import Letter of Credit Bill


Guarantee, Payable
(TPS), entitas anak (lihat Catatan 8).
Berdasarkan adendum
No.017/GCB-CPD/FA/AMD-2/VI/2014,
diperpanjang sampai dengan 28 Juni 2015.

Serikat

Rupiah pada 31 Desember

masing pada 31 Desember 2014 dan 2013.


d. PT Bank Permata Tbk
PT Jatisari Srirejeki

tanggal

waktu pinjaman adalah

dan 8).
Berdasarkan addendum
No. 595/BP/CR-WB/XII/2014 tanggal

6 November 2015.

Selama periode fasilitas pinjaman berlaku, JS harus During the loan facility period, JS is required to:
melakukan hal-hal berikut:
Menjaga DSCR minimal 1,25 kali;
Menjaga DER maksimal 3,5 kali; dan
Menjaga rasio lancar minimal 1,3 kali.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, JS telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah Rp77.342 dan Rp55.435.

Draft/ April 21, 2015 55

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
e. PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya

29 Januari
S.H., M.Corp.Admin, M.Com

tahun sampai dengan


dikenakan bunga masing-masing sebesar

tahun pada 31 Desember 2013.

No. 015/PFPA-DBS/I/2014 tanggal

ini masih dalam proses perpanjangan.

SPJ (lihat Catatan 13, 8 dan 4).


Pada tanggal 31 Desember

Rp9.424.
f. PT Bank UOB Indonesia (UOB)
Perusahaan
Berdasarkan Perjanjian Kredit No
tanggal

tanggal 30 April
deposito +1% per tahun pada 31 Desember 2013.

2015
adalah sebesar Rp110.000.

Draft/ April 21, 2015 56

DAN ENTITAS ANAK

31 Desember 2014 dan 2013

PT Dunia Pangan

pemasok.

Selanjutnya,

kredit No.

bunga per tahun 12,25%.

sebesar Rp14.400.

Utang Dividen
Utang Lain-lain
Bunge Agribusiness Singapore Pte. Ltd.
Jumlah
Berdasarkan perjanjian tanggal
PT Bumiraya Investindo
fasilitas ini

Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
pada tanggal 16 Mei 2014 dan dikenakan tingkat bunga
sebesar 9,25% per tahun. Berdasarkan adendum perjanjian
tanggal 25 Juni 2014, fasilitas ini akan jatuh tempo pada
24 Juli 2014.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman belum
menghasilkan adalah sebesar Rp3.422 dan Rp3.582 masing-
masing pada 31 Desember 2014 dan 2013.
Pada tanggal 10 Juli 2014, BRI melunasi seluruh pinjaman
dan bunga dari Bunge Agribusiness Singapore Ltd sebesar
Rp61.543.
21. Utang Sewa Pembiayaan
Grup memperoleh beberapa fasilitas sewa pembiayaan
untuk pengadaan mesin pabrik, alat berat dan kendaraan
operasional dari beberapa perusahaan pembiayaan sebagai
berikut:

a. PT SMFL Leasing Indonesia


b. PT ORIX Indonesia Finance
c. PT Dipo Star Finance
d. PT Astra Sedaya Finance
e. Lain-lain (masing-masing di bawah Rp1.000)
Jumlah
Pembayaran sewa minimum masa datang berdasarkan
masing-masing perjanjian sewa pembiayaan pada
31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:

2014
2015
2016
2017
Jumlah
Dikurangi: Bagian Bunga
Utang Sewa Pembiayaan - Bersih
Utang Sewa Pembiayaan - Jatuh Tempo
Dalam Satu Tahun
Utang Sewa Pembiayaan - Setelah
Dikurangi Jatuh Tempo Dalam Satu Tahun

Seluruh utang sewa pembiayaan ini dijamin dengan asAll obligation under finance lease is secured by its assets.
sewa pembiayaan yang bersangkutan.

Rincian fasilitas sewa pembiayaan adalah sebagai berikut:


a. PT SMFL Leasing Indonesia (SMFL)
PT Putra Taro Paloma (PTP), entitas anak,
memperoleh fasilitas sewa pembiayaan dari SMFL
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
untuk pembelian mesin dengan nilai pembiayaan
sebesar Rp24.249 dan periode pembayaran 36 bulan,
serta dikenakan bunga efektif 12,45% per tahun.
Saldo terutang pada 31 Desember
Rp24.249.
b. PT ORIX Indonesia Finance (Orix)
Pada kurun waktu 2013, PT Poly Meditra Indonesia
(PMI), entitas anak, memperoleh fasilitas sewa
pembiayaan dari Orix untuk pembelian peralatan
pabrik dengan nilai pembiayaan sebesar Rp519 dan
periode pembayaran 36 bulan, serta dikenakan bunga
efektif 6,5% per tahun.
Pada 31 Desember
pembiayaan dari Orix telah dilunasi .
Pada kurun waktu
Sejahtera, entitas anak, memperoleh fasilitas sewa
pembiayaan dari Orix untuk pembelian peralatan
pabrik dengan nilai pembiayaan sebesar Rp3,525 dan
Rp2.287 dan periode pembayaran antara 36-48 bulan,
serta dikenakan bunga efektif antara 5,33% - 6,25%
per tahun.
Saldo terutang per 31 Desember
masing-masing sebesar Rp3.029 dan Rp408.

Pada kurun waktu 2014 dan


Investindo (BRI) dan entitas anak memperoleh fasilitas
pembiayaan dari Orix masing-masing sebesar Rp1.079
dan Rp33.042, untuk pembiayaan mesin-mesin,
kendaraan dan alat berat. Perjanjian sewa pembiayaan
memiliki periode pembayaran selama 36 bulan dan
dikenakan tingkat bunga antara 5,25% - 7%.
Saldo terutang pada 31 Desember 2014 dan 2013
masing-masing sebesar Rp9.346 dan Rp18.140.

Pada kurun waktu 2014, PT Putra Taro Paloma (PTP),


entitas anak memperoleh fasilitas pembiayaan dari
Orix sebesar Rp1.246 untuk pembiayaan mesin.
Perjanjian sewa memiliki periode pembayaran selama
36 bulan dan dikenakan biaya bunga sebesar 6,51%
per tahun.
Saldo terutang pada 31 Desember
sebesar Rp1.097.
c. Dipo Star Finance (Dipo)
Pada kurun waktu
memperoleh fasilitas pembiayaan dari PT Dipo Star
Finance sebesar Rp4.187 untuk pembiayaan mesin-
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
mesin, kendaraan dan alat berat. Perjanjian sewa
pembiayaan memiliki periode pembayaran selama 36
bulan dan dikenakan bunga sebesar 4,6%.
Saldo terutang pada 31 Desember 2014 dan 2013
masing-masing sebesar Rp912 dan Rp2.399.

Pada kurun waktu 2013, TPS memperoleh fasilitas


sewa pembiayaan kendaraan dari PT Dipo Star
Finance masing-masing sebesar Rp271. Perjanjian
sewa pembiayaan memiliki periode pembayaran
selama 36 bulan dan dikenakan bunga antara 3,9% -
3,97% pada 31 Desember 2014 dan 2013.
Saldo terutang per 31 Desember
adalah masing-masing sebesar Rp348 dan Rp748.
Pada kurun waktu 2012, PTP memperoleh fasilitas
sewa pembiayaan kendaraan dari PT Dipo Star
Finance sebesar Rp637. Perjanjian sewa pembiayaan
memiliki periode pembayaran selama 36 bulan dan
dikenakan bunga antara 3,3% - 5,2% per tahun.
Saldo terutang per 31 Desember
adalah masing-masing sebesar Rp26 dan Rp212.
d. Astra Sedaya Finance (Astra)
Pada kurun waktu
memperoleh fasilitas pembiayaan dari PT Astra
Sedaya Finance sebesar Rp2.238 untuk pembiayaan
kendaraan dan alat berat. Perjanjian sewa pembiayaan
memiliki periode pembayaran selama 36 bulan dan
dikenakan bunga sebesar 14% - 14,5%.
Saldo terutang per 31 Desember 2014 adalah sebesar
Rp1.122.
22 Utang Bank dan Lembaga Keuanga
Jangka Panjang

Rupiah
a. PT Bank Rabobank International Indonesia
b. PT Bank UOB Indonesia
c. PT Bank DBS Indonesia
d. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
e. PT Bank BRISyariah
f. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
g. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Subjumlah
USD
Pinjaman Sindikasi RHB Bank Berhad
Provisi
Amortisasi Provisi
Subjumlah
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Dikurangi: Jatuh Tempo dalam Satu Tahun


Rupiah
a. PT Bank Rabobank International Indonesia
b. PT Bank UOB Indonesia
c. PT Bank DBS Indonesia
d. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
e. PT Bank BRISyariah
f. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
g. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Jumlah Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Utang Bank Jangka Panjang - Setelah
Dikurangi Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
a.

Indonesia

Revolving loan berupa

fasilitas ini

digunakan untuk

adalah sebagai berikut:


-

PT Charindo
(TAM) (lihat Catatan 4 dan 13);
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
- Tanah perkebunan milik BRI, ASJ, CPO, MBP,
MJAP dan TAM (lihat catatan 14 dan 15);
- Gadai saham atas saham ASJ, CPO, MBP. MJAP
yang dimiliki BRI; dan
- Gadai atas saham TAM yang dimiliki oleh MBP.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman belum
menghasilkan adalah sebesar Rp27.443 pada
31 Desember 2014.
Pada tanggal 31 Desember 2014, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah Rp922.013.
b. PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabobank)
PT Indo Beras Unggul
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1829/A2/2012 tanggal 6 Juli 2012, PT Indo
Beras Unggul, entitas anak, memperoleh fasilitas
pinjaman Term Loan untuk pembayaran atas fasilitas
pinjaman letter of credit untuk pembelian silo dengan
pagu sebesar Rp15.000, periode pinjaman adalah
60 bulan sejak penarikan fasilitas pertama. Pinjaman
ini memiliki tingkat bunga COF + 250bps dan jatuh
tempo pada 6 Juli 2017.
Saldo terutang fasilitas pinjaman ini pada
31 Desember 2014 dan 2013 masing-masing adalah
sebesar Rp9.750 dan Rp12.750.
Jaminan atas kedua fasilitas ini adalah tanah dengan
Hak Guna Bangunan No. 3 dan No. 4 yang berlokasi
di Bekasi, Jawa Barat, Mesin, seluruh piutang usaha
dan seluruh persediaan atas nama IBU (lihat Catatan
4, 8 dan 13).
PT Jatisari Srirejeki
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1847/2012 tanggal 6 Juli 2012 PT Jatisari
Srirejeki (JS), entitas anak, memperoleh fasilitas
pinjaman Term Loan untuk pembayaran atas fasilitas
pinjaman letter of credit dengan pagu sebesar
Rp15.000, periode pinjaman adalah 60 bulan sejak
penarikan fasilitas pertama. Pinjaman ini memiliki
tingkat bunga COF + 300bps dan jatuh tempo pada
6 Juli 2017.
Jaminan atas fasilitas ini adalah mesin silo gabah yang
dimiliki dan yang akan dibeli oleh JS melalui
penggunaan fasilitas ini (lihat Catatan 13).
Saldo terutang atas fasilitas pinjaman ini adalah
sebesar Rp10.500 dan Rp13.500 masing-masing per
31 Desember 2014 dan 2013.

Draft/ April 21, 2015 62

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
PT Sukses Abadi Karya Inti
Berdasarkan surat
No. LA/CA/1854/2013 tanggal
PT Sukses Abadi Karya Inti
memperoleh fasilitas pinjaman Term Loan untuk
pembayaran atas fasilitas pinjaman letter of credit atas
pembangunan pabrik beras di Sragen, Jawa Tengah
dengan pagu sebesar Rp240.000, periode pinjaman
adalah 60 bulan sejak penarikan fasilitas pertama.
Fasilitas pinjaman ini dikenakan tingkat bunga sebesar
COF + 300bps per tahun.
Jaminan atas pinjaman ini adalah paripasu dengan
fasilitas Term Loan IBU serta tanah dan bangunan
fasilitas pabrik beras yang berlokasi di Sragen, mesin
dan peralatan di masa mendatang yang akan dimiliki
SAKTI, Jaminan Korporasi oleh PT Dunia Pangan dan
deposito senilai masing-masing Rp5.212 dan Rp7.095
pada Rabobank pada 31 Desember 2014 dan 2013
(lihat Catatan 13).
Selama periode fasilitas pinjaman berlaku, SAKTI
harus melakukan hal-hal sebagai berikut:
Menjaga rasio DSCR minimal 1,25 kali;
Menjaga rasio Debt to Ebitda maksimal 3,50 kali;
dan
Menjaga rasio Debt to Equity maksimal 3,50 kali
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, SAKTI
telah memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang
disyaratkan.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke aset tetap
adalah sebesar Rp11.910 dan Rp13.192, masing-
masing pada 31 Desember 2014 dan 2013.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp202.497
dan Rp72.779.
c. PT Bank UOB Indonesia
Perusahaan
Berdasarkan Perjanjian Kredit dan Pemberian Jaminan
tanggal 22 Juli 2011 yang dibuat di hadapan Veronica
Nataadmadja,S.H., notaris di Jakarta, Perusahaan
memperoleh fasilitas pinjaman dari PT Bank UOB
Indonesia berupa Fasilitas Kredit Term Loan
sejumlah Rp200.000 yang diberikan bersama-sama
dengan Fasilitas Bank Garansi (BG) dan Stand by
Letter of Credit
melebihi Rp250.000 yang akan jatuh tempo pada
bulan Desember 2016.
Tujuan penggunaan fasilitas kredit adalah untuk
membiayai pembelian aset termasuk tanah, bangunan
dan mesin-mesin yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat
dan di Medan yang dimiliki oleh PT Unilever Indonesia
Tbk.
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

sebesar Rp84.211 dan Rp126.316.

fasilitas sebesar USD5,000,000.

PT Putra Taro Paloma


Berdasarkan
No. 14/CPB/0233 tanggal
PT Putra Taro Paloma
kredit

Tengah.

bangunan pabrik yang akan dibiayai.

Ratio (DSCR) minimum 1,25 kali.


Pada tanggal

disyaratkan.

fasilitas ini adalah Rp46.120.


d. PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No.

selama 6

pada 31 Desember 2013.


Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Catatan 19).
Gearing Ratio maksimum sebesar 2 kali.
Pada tanggal

disyaratkan.
Pada tanggal

Rp75.000.
e.
BNI)
PT Persada Alam Hijau

tanggal 23 Agustus

PT Persada Alam Hijau

sebesar Rp26.000.

Catatan 14).

-
untuk kegiatan usaha pihak lain.
-
merubah
memindahtangankan

kepada pihak lain.


-
-
kepada pemegang saham.
-

dengan usaha Grup.


-

Draft/ April 21, 2015


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
-
-
pihak ketiga.
-

ada.
-

-
pailit.
-
Komisaris Perusahaan.

fasilitas ini adalah Rp24.581.


f. PT Bank BRISyariah
PT Tiga Pilar Sejahtera

PT Tiga Pilar Sejahtera

ini sebesar 12% per tahun.

(lihat Catatan 13).

Rp16.155.
PT Subafood Pangan Jaya

No.

tahun.
dibiayai.

fasilitas ini adalah sebesar Rp7.392.


g.
PT Bumiraya Investindo

JPM.006/PK-KI/2008 No.

Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
notaris di Jakarta, PT Bumiraya Investindo
entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman Kredit
Investasi yang terdiri dari:
Kredit Investasi - Kebun I
Kredit Investasi - Kebun II
Seluruh fasilitas Kredit Investasi akan digunakan untuk
pembiayaan kembali atas aset kebun kelapa sawit,
mengambil alih fasilitas pinjaman yang diberikan
kepada BRI dari kreditor terdahulu dan pengembangan
perkebunan dengan luas tanam 1.000 hektar beserta
sarananya dan dikenakan tingkat bunga sebesar
11,5% per tahun.
Fasilitas Kredit Investasi
kredit sebesar Rp38.684 dengan periode pembayaran
8 (delapan) tahun
tenggang 30 bulan.
Fasilitas Kredit Investasi
kredit sebesar Rp24.373 dengan periode pembayaran
8 (delapan) tahun
tenggang 42 bulan.
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman belum
menghasilkan pada 31 Desember 2014 dan 2013,
masing-masing sebesar Rp1.032 dan Rp2.246.
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi
(Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit) Nomor
KP-CRO/CBC-JPM/010/PK-KI/2009 No.
8 Oktober 2009 yang dibuat di hadapan Sri Ismiyati,
S.H., notaris di Jakarta BRI memperoleh fasilitas
pinjaman berupa Kredit Investasi-Pabrik Kelapa Sawit
yang digunakan untuk pembangunan pabrik kelapa
sawit.
Pada 31 Desember
dikapitalisasi ke aset tetap masing-masing sebesar
Rp2.498 (lihat Catatan 13).
Pada 31 Desember 2013, seluruh saldo terutang atas
fasilitas Kredit Investasi sebesar Rp65.556.
Pada tanggal 11 Juli
melunasi utang bank jangka panjang ke PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp65.556.
h. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan Investasi
Berdasarkan Prinsip Murabahah No. 62 dan No. 72,
keduanya tanggal 19 Desember
dilegalisasi oleh Yualita Widyadhari, S.H., notaris
di Jakarta, PT Airlangga Sawit Jaya
PT Charindo Palma Oetama (CPO), keduanya entitas
anak memperoleh fasilitas pembiayaan kembali
(refinancing) qardh wal murabahah dengan nilai total
sebesar Rp100.000 untuk jangka waktu
3 bulan. Fasilitas ini dikenakan tingkat bagi hasil
sebesar 11% per tahun.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi ke tanaman
perkebunan untuk tahun-tahun yang berakhir pada
31 Desember 2014 dan 2013 sebesar Rp2.425 dan
Rp7.009 (lihat Catatan 14).
Pada tanggal 31 Desember 2013, saldo terutang atas
fasilitas ini adalah sebesar Rp48.929.
Pada tanggal 10 Juli 2014, CPO dan ASJ melunasi
utang bank jangka panjang ke Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia sebesar Rp36.165.
23. Liabilitas Imbalan Pascakerja
Jangka Panjang
Imbalan pascakerja program imbalan pasti
Grup mengakui liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan
peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Liabilitas
diestimasi atas imbalan kerja Grup 31 Desember 2014 dan
2013 dihitung oleh Aktuaris Independen PT Dian Artha
Tama dengan tanggal laporan masing-masing April 2, 2015
dan 24 Maret 2014. 2014
Liabilitas imbalan pascakerja yang diakui dalam laporan
posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:
2014
Rp
Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti 61,867
Biaya Masa Lalu yang belum Diakui -507
Penyesuaian --
Kerugian Aktuarial yang belum diakui -8,249
Jumlah 53,111
Rincian beban imbalan pascakerja pada tanggal
31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
2014
Rp
Beban Jasa Kini 12,863
Beban Bunga 3,147
Amortisasi Biaya Jasa Masa Lalu (Vested ) --
Amortisasi Biaya Jasa Masa Lalu (Non Vested ) 27
Penyesuaian --
Kerugian (Keuntungan) Aktuaria -78
Jumlah Beban Imbalan Kerja 15,959

Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut: The mutation of the estimated liability on employee benefits
are as follows:
2014
Rp
Saldo Awal Tahun 37,975
Beban Imbalan Kerja yang Diakui
pada Tahun Berjalan 15,959
Penyesuaian --
Realisasi Pembayaran Tahun Berjalan -823
Saldo Akhir Tahun 53,111
Draft/ April 21, 2015 68

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Rekonsiliasi perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti
adalah sebagai berikut:

Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti


pada 1 Januari
Beban Bunga
Biaya Jasa Kini
Beban Jasa Lalu - Vested
Pembayaran Imbalan
Plan Curtailment
Kerugian (Keuntungan) Aktuarial
Nilai Kini pada 31 Desember
Rincian liabilitas imbalan pasti adalah sebagai berikut:

Nilai Kini Kewajiban Imbalan Pasti


Aset Program
Defisit
Penyesuaian yang Timbul
atas Kewajiban
Penyesuaian yang Timbul atas
Nilai Wajar Aset Program
Asumsi aktuaria yang digunakan dalam menentukan beban
dan liabilitas imbalan
31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
Usia Pensiun Normal
Estimasi Kenaikan Gaji
Tingkat Diskonto
Tingka Mortalita
Tingkat Pengunduran Diri

24. Utang Obligasi dan Sukuk Ijarah - Bersih

Obligasi
Nilai Nominal:
Obligasi TPS Food I
Dikurangi :
Biaya Emisi
Akumulasi Amortisasi
Jumlah
Sukuk Ijarah
Nilai Nominal:
Sukuk Ijarah TPS Food I
Dikurangi :
Biaya Emisi
Akumulasi Amortisasi
Jumlah

Draft/ April 21, 2015 69

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Penawaran umum obligasi dan sukuk ijarah
Food I Perusahaan masing-masing sebesar Rp600.000 dan
Rp300.000 pada tanggal 1 April 2013, telah mendapatkan
pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan melalui surat
No. S-62/D.04/2013 pada tanggal 28 Maret 2013. Obligasi
dan sukuk ini akan jatuh tempo pada tanggal 5 April 2018
dengan tingkat suku bunga 10,25% dan fee ijarah sebesar
Rp30.752 per tahun.
Bunga dan fee ijarah dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan dengan
pembayaran pertama pada tanggal 5 Juli 2013.
Obligasi dan sukuk ini memperoleh peringkat idA- dan idA-
(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
Penerbitan Obligasi TPS Food I dilakukan sesuai dengan Akta
Perjanjian Perwalimanatan antara Perusahaan dengan
PT Bank Mega Tbk, pihak ketiga, yang bertindak sebagai Wali
Amanat.
Skema sukuk ijarah yang digunakan adalah penjaminan aset
tetap PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS) dan PT Poly Meditra
Indonesia (PMI), keduanya entitas anak.
Perusahaan wajib memenuhi pembatasan-pembatasan
tertentu sesuai dengan yang ditetapkan dalam Offering
Circular.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Perusahaan telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang disyaratkan.
Obligasi dan sukuk dijaminkan dengan aset tetap TPS, PMI
dan PT Jatisari Srirejeki (JS) dan piutang performing TPS
(lihat Catatan 4 dan 13).
Beban bunga obligasi dan fee ijarah yang masih harus
dibayar adalah masing-masing sebesar Rp15.375 dan
Rp7.688 pada 31 Desember
Rp7.688 pada 31 Desember 2013.

Draft/ April 21, 2015 70

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
25. Modal Saham
Berdasarkan data PT Sinartama Gunita, Biro Administrasi
Efek Perusahaan, pemegang saham Perusahaan pada
31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:

Nama Pemegang Saham Jumlah Saham/


Number of
Shares

Saham Seri A
Masyarakat (masing- masing di bawah 5%) 135,000,000
Saham Seri B
PT Tiga Pilar Corpora 475,443,817
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients 300,275,155
PT Permata Handrawina Sakti 296,189,000
Trophy 2014 Investors Limited. 292,600,000
Primanex Limited 212,190,517
Primanex Pte. Ltd. 212,000,000
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account 209,820,700
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 1,085,080,811
Sub Jumlah 3,083,600,000
Jumlah Modal Saham 3,218,600,000

Nama Pemegang Saham Jumlah Saham/


Number of
Shares

Saham Seri A
Masyarakat (masing- masing di bawah 5%) 135,000,000
Saham Seri B
PT Tiga Pilar Corpora 420,705,317
PT Permata Handrawina Sakti 296,189,000
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients 265,588,948
Primanex Limited 238,205,172
Primanex Pte. Ltd. 228,000,000
Trophy Investors II Ltd. 181,379,957
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 1,160,931,606
Sub Jumlah 2,791,000,000
Jumlah Modal Saham 2,926,000,000
Berdasarkan Akta No. 127 tanggal 30 September 2014 yang
dibuat di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris
di Jakarta, Perusahaan menambah Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak 292.600.000
lembar saham seri B dengan harga Rp200 (dalam Rupiah
penuh) per lembar. Perubahaan anggaran dasar ini telah
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dalam Surat No. AHU
06858.40.21.2014 tanggal 1 Oktober 2014.
Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada 31 Desember 2014
dan 2013 adalah sebagai berikut:
2014
Saham Beredar
Lembar/Shares
Jumlah Saham Beredar - Awal 2,926,000,000
Ditambah:
Penambahan Modal Tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu 292,600,000
Jumlah Saham Beredar - Akhir 3,218,600,000
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
26. Tambahan Modal Disetor - Neto
Tambahan modal neto pada 31 Desember 2014 dan 2013
adalah:

Agio Saham - Neto


Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi
Entitas Sepengendali
Jumlah
Agio Saham - Neto

Penawaran Umum Perdana


Agio Saham
Penawaran Umum Terbatas II
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
Penawaran Umum Terbatas III
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
Penambahan Modal Tanpa HMETD
Agio Saham
Biaya Emisi Saham
Neto
Jumlah Agio Saham Neto
Selisih Nilai Transaksi
Sepengendali
Entitas Tahur/
Anak/ Years
Subsidiaries

PT Tiga Pilar Sejahtera 2003


PT Bumiraya Investindo 2008
PT Poly Meditra Indonesia 2008
PT Patra Power Nusantara 2008
PT Dunia Pangan 2008
PT Mitra Jaya Agro Palm 2000
PT Airlangga Sawit Jaya 2006
PT Charindo Palma Oetama 2006
PT Muarobungo Plantation 2007
PT Tugu Palma Sumatera 2008
PT Golden Plantation 2014
Jumlah pada 31 Desember 2014/
Total As of December 31, 2014

Draft/ April 21, 2015 72

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Entitas Tahur/
Anak/ Years
Subsidiaries

PT Tiga Pilar Sejahtera 2003


PT Bumiraya Investindo 2008
PT Poly Meditra Indonesia 2008
PT Patra Power Nusantara 2008
PT Dunia Pangan 2008
PT Mitra Jaya Agro Palm 2000
PT Airlangga Sawit Jaya 2006
PT Charindo Palma Oetama 2006
PT Muarobungo Plantation 2007
PT Tugu Palma Sumatera 2008
Jumlah pada 31 Desember 2013
Total As of December 31, 2013
27. Komponen Ekuitas Lainnya
Pada tanggal 11 Desember 2014, PT Golden Plantation Tbk
(GP), entitas anak, melakukan penawaran umum saham
perdana sebesar 800.000.000 lembar saham biasa kepada
masyarakat, atas penambahan saham ini, kepemilikan
saham Perusahaan di GP berubah dari 99,99% menjadi
7817%
Selisih investasi pada GP sebelum dan sesudah perubahan
porsi kepemilikan sebesar Rp73.994 dicatat sebagai
komponen ekuitas lainnya.

Entitas Anak
PT Golden Plantation Tbk
PT Bumiraya Investindo
Jumlah
28. Selisih Transaksi dengan Pihak
Nonpengendali

Perolehan Saham dari Pihak Nonpengendali


Aset Neto yang Diperoleh
Biaya Perolehan
Subjumlah
Perolehan Saham dari Pihak Nonpengendali
Aset Neto yang Diperoleh
Biaya Perolehan
Subjumlah
Jumlah
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada 10 Agustus 2012, PT Dunia Pangan (DP), entitas anak
melakukan pembelian saham dengan PT Indo Beras Unggul
(IBU) dari pihak minoritas, sehingga kepemilikan DP
meningkat dari 70% menjadi 99,99%. Selisih lebih antara
biaya perolehan dengan bagian yang diperoleh adalah
sebesar Rp7.214.
Pada 7 Agustus 2012, Perusahaan melakukan konversi
obligasi konversi dengan nilai Rp145.000 menjadi 32.800
lembar saham pada PT Bumi Raya Investindo (BRI), entitas
anak, sehingga kepemilikan Perusahaan pada BRI berubah
dari 57,66% menjadi
sebelum dan sesudah transaksi sebesar Rp36.718.
29. Dividen Tunai dan Dana Cadangan Umum
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan No. 168 tanggal 26 Juni 2014
yang dibuat di hadapan Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn.,
notaris di Jakarta, pemegang saham Perusahaan
menyetujui, antara lain, pembagian dividen tunai sebesar
Rp24.871 yang telah dibayar pada 13 Januari 2015 dan
penyisihan dana cadangan umum sebesar Rp62.079 dari
laba ditahan tahun 2013.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan No. 73 tanggal 16 April 2013
yang dibuat di hadapan Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn.,
notaris di Jakarta, pemegang saham Perusahaan
menyetujui, antara lain, pembagian dividen tunai sebesar
Rp23.408 yang telah dibayar pada
penyisihan dana cadangan umum sebesar Rp42.239 dari
laba ditahan tahun 2012.
30. Kepentingan Nonpengendali
Berikut adalah rekonsiliasi kepentingan nonpengendali pada
31 Desember 2014 dan 2013:

PT Golden Plantation dan Entitas Anak


PT Bumiraya Investindo dan Entitas Anak
PT Dunia Pangan dan Entitas Anak
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Balaraja Bisco Paloma dan Entitas Anak
Jumlah
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

1 Januari /
January 1,

Rp
PT Bumiraya Investindo dan Entitas Anak 245,281
PT Dunia Pangan dan Entitas Anak 62,426
PT Tiga Pilar Sejahtera 276
PT Poly Meditra Indonesia 188
PT Patra Power Nusantara 33
PT Balaraja Bisco Paloma dan Entitas Anak 59
Jumlah 308,263
31. Penjualan - Neto

Penjualan Bruto
Dikurangi : Diskon Penjualan
Penjualan - Neto
Rincian penjualan berdasarkan kelompok
adalah sebagai berikut:

Produksi Makanan
Makanan Pokok
Mie Kering
Bihun
Jumlah Makanan Pokok
Makanan Konsumsi
Wafer Stick dan Snack Ekstrusi
Mie Instan
Biskuit
Permen
Lainnya
Jumlah Makanan Konsumsi
Jumlah Manufaktur Makanan
Pengolahan Beras
Beras
Agribisnis
Minyak Sawit Mentah
Tandan Buah Segar
Inti Sawit dan Turunannya
Jumlah Agribisnis
Sub Jumlah Penjualan
Dikurangi: Diskon Penjualan
Total - Neto
Seluruh penjualan Grup merupakan penjualan kepada All the Group’s sales represent Sales to third parties.
ketiga.

Tidak terdapat penjualan dengan nilai jual bersih melebThere is no sales with net sales amount exceeding 10% of
10% dari jumlah penjualan bersih pada 31 Desember total net sales pertain as of December 31, 2014 and 2013,
dan 2013. respectively.

Draft/ April 21, 2015 75

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
32. Beban Pokok Penjualan
2014
Rp
Produksi Makanan
Bahan Baku Digunakan
Saldo Awal 236,059
Pembelian 980,685
Saldo Akhir -256,781
Jumlah Bahan Baku Digunakan 959,963
Tenaga Kerja Langsung 59,169
Biaya Produksi Tidak Langsung 138,665
Biaya Pokok Produksi 1,157,797
Persediaan Barang Jadi
Awal tahun 15,993
Pembelian 4,542
Akhir Tahun -24,949
Jumlah Beban Pokok Penjualan
Produksi Makanan 1,153,383
Pengolahan Beras
Bahan Baku Digunakan
Saldo Awal 514,816
Pembelian 1,843,274
Saldo Akhir -593,859
Jumlah Bahan Baku Digunakan 1,764,231
Tenaga Kerja Langsung 24,002
Biaya Produksi Tidak Langsung 53,662
Biaya Pokok Produksi 1,841,895
Persediaan Barang Jadi
Awal tahun 107,826
Pembelian 1,018,725
Akhir Tahun -132,819
Jumlah Beban Pokok Penjualan
Pengolahan Beras 2,835,627
Agribisnis
Tandan Buah Segar
Pemeliharaan Kebun 34,113
Pengangkutan dan Panen 9,413
Beban Tidak Langsung 1,909
Upah Langsung 41,014
Amortisasi Tanaman Perkebunan
(lihat Catatan 14) 7,953
Tandan Buah Segar yang Dihasilkan
pada Periode 94,402
Persediaan Awal 1,061
Pembelian 1,841
Persediaan Akhir -952
Tandan Buah Segar Siap untuk Digunakan
untuk Produksi dan Dijual 96,352
Beban Pokok Penjualan Tandan Buah Segar 34,778
Tandan Buah Segar yang Digunakan
untuk Produksi 61,574

Draft/ April 21, 2015 76

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
2014
Rp
Minyak Sawit Mentah dan Inti Sawit
dan Turunannya
Upah Langsung 1,079
Beban Depresiasi 6,556
Beban Produksi Tidak Langsung 7,043
Beban Pokok Produksi 76,252
Persediaan Awal 2,140
Persediaan Akhir -2,940
Beban Pokok Penjualan Minyak Mentah
dan Inti Sawit dan Turunannya 75,452
Jumlah Beban Pokok Penjualan Agribisnis 110,230
Jumlah 4,099,240
Tidak terdapat pembelian dengan nilai beli melebihi 10%
dari jumlah pembelian pada 31 Desember 2014 dan 2013.

33. Beban Usaha


2014
Rp
Penjualan
Pengangkutan 103,363
Promosi 73,433
Gaji dan Kesejahteraan Karyawan 31,148
Sewa 8,293
Perjalanan Dinas 6,291
Penelitian dan Pengembangan 2,956
Penyusutan (lihat Catatan 13) 1,896
Jasa Profesional 901
Pemeliharaan dan Perbaikan 889
Pelatihan dan Seminar 678
Asuransi 653
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp500) 4,878
Jumlah 235,379
Umum dan Administrasi
Gaji dan Kesejahteraan 93,171
Transportasi dan Akomodasi 12,134
Sewa 9,508
Beban Pajak 7,371
Penyusutan (lihat Catatan 13) 7,228
Profesional dan Konsultan 5,723
Pelatihan dan Pengembangan 3,458
Perlengkapan Kantor 2,401
Listrik dan Air 1,955
Representasi dan Jamuan 1,702
Telepon, Telex dan Faksimili 863
Pemeliharaan Bangunan dan Kebersihan 864
Perijinan dan Pengurusan 670
Lain-lain (masing-masing di bawah Rp500) 5,153
Jumlah 152,201
Jumlah Beban Usaha 387,580
Draft/ April 21, 2015 77

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
34. Biaya Keuangan - Neto
2014
Rp
Penghasilan Bunga 11,238
Beban Bunga -164,432
Fee Sukuk Ijarah -30,750
Biaya Administrasi Bank -11,212
Jumlah Biaya Keuangan - Neto -195,156
Penghasilan bunga merupakan penghasilan bunga dari
rekening bank, deposito berjangka dan investasi jangka
pendek (lihat Catatan 3 dan 6), sedangkan beban bunga
merupakan beban bunga atas pinjaman, sewa pembiayaan
dan obilgasi (lihat Catatan 19, 22 dan 24).
35. Penghasilan (Beban) Lain-lain
2014
Rp
Pendapatan Lainnya
Penghapusan Utang Plasma 9,879
Laba Selisih Kurs - Bersih 2,171
Diskon atas Akuisisi Entitas Anak (lihat Catatan 38) 7,155
Lain-lain 21,102
Jumlah Pendapatan lainnya 40,307
Beban Lainnya
Rugi Selisih Kurs - Bersih --
Biaya Manajemen -6,011
Lain-lain -7,702
Jumlah Beban lainnya -13,713
36. Laba per Saham
Perhitungan laba per saham adalah sebagai berikut:
2014
Laba Tahun Berjalan Sebelum Penyesuaian
Proforma yang dapat Diatribusikan kepada
Pemilik Entitas Induk (Rp) 331,812
Rata-rata Tertimbang Jumlah Saham yang Beredar 2,999,953,846
Laba per Saham Dasar (dalam Rupiah Penuh) 110.61

Draft/ April 21, 2015 78

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
37. Segmen Operasi

Produksi
Makanan/
Food
Manufacturing
Rp
Penjualan - Bersih 1,719,740
Beban Pokok Penjualan 1,153,384
Laba Kotor 566,356
Alokasi Beban Usaha 189,915
Beban (Pendapatan) Lainnya 163,270
Laba Usaha 213,171
Beban Keuangan - Neto 36,999
Laba sebelum
Beban Pajak Penghasilan 176,172
Beban Pajak Penghasilan - Neto -44,809
Laba Tahun Berjalan
Rugi Entitas Anak Sebelum Akuisisi
Efek Penyesuaian Proforma
Laba Tahun Berjalan Sebelum
Penyesuaian Proforma
Jumlah Laba Tahun Berjalan
yang Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
Aset Segmen 2,324,013
Liabilitas Segmen 1,538,097
Informasi Segmen Lainnya:
Belanja Modal 119,350
Penyusutan Aset Tetap,
Piranti lunak dan Deplesi 58,327

Produksi
Makanan/
Food
Manufacturing
Rp
Penjualan - Bersih 1,604,432
Beban Pokok Penjualan 1,032,060
Laba Kotor 572,372
Alokasi Beban Usaha 186,892
Beban (Pendapatan) Lainnya 158,515
Laba Usaha 226,965
Beban Keuangan - Neto 40,564
Laba sebelum
Beban Pajak Penghasilan 186,401
Beban Pajak Penghasilan - Neto -46,414
Laba Tahun Berjalan
Efek Penyesuaian Proforma
Laba Tahun Berjalan Sebelum
Penyesuaian Proforma
Jumlah Laba Tahun Berjalan
yang Diatribusikan Kepada:
Pemilik Entitas Induk
Kepentingan Nonpengendali
Jumlah
Aset Segmen 2,167,504
Liabilitas Segmen 1,480,836
Informasi Segmen Lainnya:
Belanja Modal 166,174
Penyusutan
Aset Tetap dan Deplesi 78,249
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
38. Kombinasi Bisnis
Akuisisi PT Persada Alam Hijau (PAH)
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pemegang
Saham PAH No. 35 dan Akta Jual Beli saham No. 36 dan
No. 37 masing-masing tertanggal 12 Desember 2014 dan
15 Desember 2014 dibuat dihadapan Antonius Wahono
Prawirodirdjo, S.H., notaris di Jakarta, PT Golden Plantation
Tbk (GP), entitas anak, mengakuisisi seluruh kepemilikan
saham pada PAH dari PT Profindo Putra Utama dan
Fransiscus Suciyanto, keduanya pihak ketiga, dengan
jumlah keseluruhan nilai transaksi sebesar Rp4.972.
Tabel berikut merangkum jumlah aset teridentifikasi yang
diperoleh dan liabilitas yang diambil-alih pada
akuisisi adalah:

Nilai Wajar/
Fair Value
Rp

Kas dan Bank 126


Piutang Usaha - Pihak Ketiga 8
Aset Keuangan Lancar Lainnya 453
Persediaan 377
Uang Muka 82
Beban Dibayar di Muka 130
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 37,791
Aset Tetap 10,061
Tanaman Perkebunan 77,035
Aset Pajak Tangguhan 8,064
Biaya Hak atas Tanah Ditangguhkan - Neto 106
Utang Usaha - Pihak Ketiga -78
Utang Pajak -153
Beban Akrual -457
Liabilitas Keuangan Tidak Lancar Lainnya -9,902
Utang Bank -24,631
Utang Sewa Pembiayaan -1,122
Utang Pihak Berelasi Non-Usaha -79,659
Liabilitas Pajak Tangguhan -6,104
Jumlah Aset Neto 12,127
Porsi Kepemilikan yang Diperoleh 100%
Porsi Kepemilikan atas Nilai Wajar Aset Neto 12,127
Diskon -7,155
Jumlah Nilai Pengalihan 4,972
Perusahaan melalui entitas anak melakukan akuisisi The Company through the acquisition of a subsidiary 100%
sehingga tidak terdapat saldo nonpengendali. so there is no non-controlling balance.
Diskon yang diperoleh oleh GP, terkait dengan pengu Acquired discount received by GP, related to deduction of
utang kepada pemegang saham lama PAH sebelu due to related party of PAH is previous shareholder
akusisian sebesar Rp10.278. amounting to Rp10,278.
Draft/ April 21, 2015 80

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Beban terkait akuisisi tersebut tidak diperhitungkan dalam
kombinasi bisnis ini karena tidak material dan telah
dibebankan pada laporan laba rugi komprehensif tahun
berjalan.
Sehubungan dengan akuisisi tersebut, maka laporan
keuangan PAH terhitung sejak tanggal akuisisi dikonsolidasi
ke dalam laporan keuangan Perusahaan.
Jumlah pendapatan usaha dan rugi sebelum pajak
penghasilan PAH sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan
dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian untuk
tahun berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 adalah
sebesar Rp122 dan Rp1.218.
Pendapatan usaha dan rugi periode berjalan dari PAH untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
seolah-olah PAH telah dikonsolidasi sejak tanggal 1 Januari
2014 adalah sebesar Rp3.504 dan Rp3.343.
39. Aset dan Liabilitas Moneter
Dalam Mata Uang Asing

USD
Aset
Kas dan Setara Kas 70,339,901
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 454,673
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 418,950
Jumlah Aset 71,213,524
Liabilitas
Utang Usaha - Pihak Ketiga -4,001,887
Beban Akrual -1,077,322
Utang Bank Jangka Pendek -1,363,674
Utang Bank Jangka Panjang -74,116,816
Sub Jumlah Liabilitas -80,559,700
Aset (Liabilitas) dalam Mata Uang
Asing - Neto -9,346,176

USD
Aset
Kas dan Setara Kas 7,374,471
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 1,463,779
Deposito yang dijaminkan 582,098
Jumlah Aset 9,420,348
Liabilitas
Utang Usaha - Pihak Ketiga -4,554,965
Utang Bank dan Lembaga Keuangan
Jangka Pendek -19,177,378
Sub Jumlah Liabilitas -23,732,343
Liabilitas dalam Mata Uang
Asing - Neto -14,311,995
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
40. Instrumen Keuangan dan Manajemen
Risiko Keuangan
a.

berikut:

menyebabkan kerugian Grup.


• Risiko likuiditas:
kolektibilitas dari

keuangan.

setara kas, investasi dan pinjaman.

suku bunga mengambang.

risiko keuangan yang dihadapi Perusahaan.

diatas adalah sebagai berikut:

keuangan

dikelola di pusat
Risiko Kredit

pertimbangan.
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Tabel berikut menganalisis aset keuangan berdasarkan
sisa umur jatuh temponya:

Belum Jatuh
Tempo/
Not Yet
Overdue
Pinjaman yang Diberikan
dan Piutang
Kas dan Setara Kas 163,430
Piutang Usaha 2,372
Aset Keuangan Lancar Lainnya 13,744
Piutang Pihak Berelasi Non-usaha 107
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 100,038
Jumlah 279,691

Belum Jatuh
Tempo/
Not Yet
Overdue
Pinjaman yang Diberikan
dan Piutang
Kas dan Setara Kas 316,590
Piutang Usaha --
Aset Keuangan Lancar Lainnya 110,412
Piutang Pihak Berelasi Non-usaha 43,364
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 47,523
Jumlah 517,889
Grup telah mencatat penyisihan penurunan nilai atas
piutang usaha yang telah jatuh tempo (lihat Catatan 4).

Kualitas Kredit Aset Keuangan


Berikut kualitas kredit dari aset keuangan yang belum
jatuh tempo berdasarkan peringkat kredit eksternal:

Bank - Pihak Ketiga


Dengan Pihak yang Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal
Fitch
AAA
A+
AA+
AA-
Dengan Pihak yang Tidak Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal

Draft/ April 21, 2015 83

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Deposito Berjangka pada Pihak Ketiga


Dengan Pihak yang Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal
Fitch
AAA
AA+
AA-

Dengan Pihak yang Tidak Memiliki


Peringkat Kredit Eksternal
Jumlah
Investasi Jangka Pendek
Dengan Pihak yang Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal
Fitch
AA-
Jumlah
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya
Dengan Pihak yang Tidak Memiliki
Peringkat Kredit Eksternal
Jumlah

Piutang plasma yang belum jatuh tempo sebesar


Rp90.646 tidak terindikasi resiko kredit yang signifikan
karena unit penghasil kas plasma dikelola oleh Grup.
Risiko Likuiditas
Pada saat ini Grup berharap dapat membayar semua
liabilitas pada saat jatuh tempo. Untuk memenuhi
komitmen kas, Perusahaan berharap kegiatan
operasinya dapat menghasilkan arus kas masuk yang
cukup.
Grup mengelola risiko likuiditas dengan pengawasan
proyeksi dari arus kas aktual secara terus menerus
serta pengawasan tanggal jatuh tempo dari liabilitas
keuangan.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas keuangan
berdasarkan sisa umur jatuh temponya:

Kurang dari
1 tahun/
Less than 1 year
Utang Usaha 203,490
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 21,103
Beban Akrual 55,532
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 24,879
Utang Bank Jangka Pendek 768,684
Utang Bank Jangka Panjang 73,454
Utang Sewa Pembiayaan 18,315
Utang Obilgasi --
Utang Sukuk Ijarah --
Utang Pihak Berelasi Non-usaha --
Jumlah 1,165,457
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

Kurang dari
1 tahun/
Less than 1 year
Utang Usaha 121,816
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 11,343
Beban Akrual 45,446
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 53,379
Utang Bank dan Lembaga Keuangan
Jangka Pendek 780,198
Utang Bank Jangka Panjang 110,048
Utang Sewa Pembiayaan 11,602
Utang Obilgasi --
Utang Sukuk Ijarah --
Utang Pihak Berelasi Non-usaha --
Jumlah 1,133,832
Risiko Suku Bunga
Grup terekspos risiko suku bunga terutama menyangkut
liabilitas keuangan. Grup memiliki pinjaman yang
bersifat jangka panjang kepada bank yang
menggunakan tingkat bunga pasar. Pada saat ini, Grup
menerapkan kebijakan atau pengaturan tertentu untuk
mengelola risiko tingkat bunga dengan:
Selektif dengan penawaran suku bunga pinjaman,
sehingga memperoleh pinjaman dengan suku bunga
yang menguntungkan tanpa menambah eksposur
suku bunga pinjaman yang berisiko
Mengendalikan beban bunga dengan membuat
kombinasi utang dan pinjaman jangka panjang
dengan suku bunga tetap dan mengambang.
Tabel berikut menganalisis rincian liabilitas keuangan
berdasarkan sifat bunga:

Kurang dari
1 tahun/
Less than 1 year
Tanpa Bunga 305,004
Bunga Tetap 131,005
Bunga Mengambang 729,448
Jumlah 1,165,457

Kurang dari
1 tahun/
Less than 1 year
Tanpa Bunga 178,605
Bunga Tetap 206,183
Bunga Mengambang 749,044
Jumlah 1,133,832
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis peningkatan
pada 31 Desember 2014 dan 2013, akan menurunkan
laba sebelum pajak sebesar Rp8.177 (2013: Rp9.263).

Draft/ April 21, 2015 85

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Analisis di atas didasarkan pada asumsi bahwa
pelemahan dan penguatan terhadap semua tingkat
bunga dengan pola yang sama terhadap seluruh utang
bank, tetapi tidak benar-benar terjadi pada
kenyataannya.
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana nilai
wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan
nilai tukar mata uang asing. Instrumen keuangan Grup
yang mempunyai potensi atas risiko nilai tukar mata
uang terutama terdiri dari kas dan setara kas, piutang
usaha, utang usaha dan utang bank.
Analisa Sensitivitas
Dengan hipotesis pelemahan nilai tukar terhadap mata
uang Dolar Amerika Serikat sebesar
31 Desember 2014 dan 2013, akan mengurangi laba
sebelum pajak masing-masing sebesar Rp11.627 dan
Rp17.445.
Estimasi Nilai Wajar
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat masing-
masing kategori aset dan liabilitas keuangan pada
31 Desember 2014 dan 2013:
2014
Nilai Tercatat/
Carrying Value
Rp
Aset Keuangan - Pinjaman
yang Diberikan dan Piutang
Kas dan Setara Kas 1,216,554
Piutang Usaha 1,344,812
Aset Keuangan Lancar Lainnya 13,744
Piutang Pihak Berelasi Non-usaha 107
Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya 100,038
Jumlah Aset Keuangan 2,675,255
Liabilitas Keuangan Diukur dengan
Biaya Perolehan Diamortisasi
Utang Bank Jangka Pendek 768,684
Utang Bank Jangka Panjang 1,380,472
Utang Pihak Berelasi Non-usaha 1,585
Utang Usaha 203,490
Utang Sewa Pembiayaan 40,837
Utang Obligasi dan Sukuk Ijarah 892,308
Beban Akrual 55,532
Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek 21,103
Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya 34,881
Jumlah Liabilitas Keuangan 3,398,892
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 manajemen
memperkirakan bahwa nilai tercatat aset dan liabilitas
keuangan jangka pendek dan yang jatuh temponya
tidak ditentukan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi dalam laporan posisi keuangan, mendekati
nilai wajarnya, dan tingkat bunga utang bank dan sewa
pembiayaan diasumsikan sama dengan tingkat diskon
pasar.
Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

41

petani plasma

manajemen sebesar

dengan 25 tahun.
• Berdasarkan

perkebunan plasma.


Sarolangun,

42 Transaksi Non-Kas

mempengaruhi arus kas:

Rp2.335.

Draft/ April 21, 2015

• Pada

• Pada

• Pada

dan Rp18.043.

Rp2.584.

Liabilitas Neto:
Jumlah Liabilitas
Dikurangi :
Kas dan Setara Kas

Subjumlah
Jumlah Liabilitas Neto
Jumlah Ekuitas
Dikurangi :

Jumlah
Modal Disesuaikan

Draft/ April 21, 2015

DAN ENTITAS ANAK

KONSOLIDASIAN (Lanjutan)

31 Desember 2014 dan 2013

Perusahaan.

entitas anak, membeli

Duayu
Kemudian pada

nilai pengalihan sebesar Rp7.500.


Buhler
Indonesia terkait
commissioning mesin

24 Agustus 2016.

Tahun Buku 2014

- PSAK No. 1 (Revisi


keuangan
-
tersendiri
-

-
-
-

-
penyajian
-

-
pengungkapan
-
-
-
entitas lain
Draft/ April 21, 2015

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
- PSAK No. 68: Pengukuran nilai wajar
- ISAK No. 26 (Revisi 2014) : Penilaian kembali
derivatif melekat

Penerapan dini atas standar tersebut tidak Early adoption of these standards is not permitted.
diperkenankan
Hingga tanggal pengesahan laporan keuangan ini, As at the authorisation date of this of financial
Grup sedang mengevaluasi dan belum menentukan statements, the Group’s still evaluating the potential
dampak dari standar yang direvisi dan yang baru impact of these new and revised standards.
tersebut.
46. Tanggung Jawab Manajemen dan 46. Management Responsibility
Penerbitan Laporan Keuangan and Issuance of the Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas The management of the Company is responsible for the
penyusunan penyajian laporan keuangan konsolidaspreparation and presentation of the consolidated financial
yang telah diotorisasi untuk terbit oleh Direksi pada ta statements which was authorized to be issued by Directors
16 April 2015. on April 16, 2015.

Draft/ April 21, 2015 90


EJAHTERA FOOD Tbk

Statements

n terhadap total balance

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES

Table of Contents

Directors’ Statement Letter


Independent Auditor’s Report
Consolidated Financial Statements
for the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Consolidated Statements of Financial Position
Consolidated Statements of Comprehensive
Income
Consolidated Statements of Changes in Equity
Consolidated Statements of Cash Flows
Notes to the Consolidated Financial Statements

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


2014 2013
Rp Rp

1,216,554 316,590
1,344,109 904,695
13,744 110,412
1,240,358 1,023,728
1,764 11,231
46,073 12,078
114,484 66,770
3,977,086 2,445,504

107 43,364
100,038 47,523
-- 5,000
26,835 10,728
1,785,691 1,443,553
858,636 591,159
82,220 63,840
351,793 352,348
189,440 22,805
3,394,760 2,580,320
7,371,846 5,025,824

The accompanying notes form an integral part of these


consolidated financial statements
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION

2014 2013
Rp Rp

3,513 2,964
199,977 124,762
55,532 45,446
315,447 241,110
21,103 11,343
768,684 780,198

73,454 110,048
18,315 11,602
34,881 64,245
2,402 5,506
1,493,308 1,397,224
1,307,018 320,937
1,585 2,624

22,522 11,777
592,979 592,152
299,329 299,181
9,165 4,703
53,111 37,975
2,285,709 1,269,349
3,779,017 2,666,573

684,220 625,700

-- 2,478
1,258,398 658,756
169,821 95,827

43,932 43,932
894,902 587,961
3,051,273 2,014,654
541,556 344,597
3,592,829 2,359,251
7,371,846 5,025,824

The accompanying notes form an integral part of these


consolidated financial statements
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

STATEMENTS OF COMPREHENSIVE INCOME


2014 2013
Rp Rp
5,139,974 4,056,735
-4,099,240 -3,143,263
1,040,734 913,472

-387,580 -297,933
40,307 8,015
-13,713 -10,321
679,748 613,233
-195,156 -163,660

484,592 449,573
-106,458 -102,858

378,134 346,715
8 --
-- -13

378,142 346,728
-- --

378,142 346,728

331,812 310,394
46,330 36,334
378,142 346,728

331,812 310,394
46,330 36,334
378,142 346,728

110.61 106.08

The accompanying notes form an integral part of these


consolidated financial statements
paraf:

FOOD Tbk
Modal Saham/ Tambahan Modal Disetor
Capital Stock Agio
Saham Neto/
Paid-in Capital
Excess of
Par - Net

Rp Rp
625,700 657,540
-- --

-- --
625,700 657,540
-- --

-- --

58,520 599,665

-- --
-- --
-- --
684,220 1,257,205

The accompanying notes form an integral part of these


consolidated financial statements
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

STATEMENTS OF CASH FLOWS


(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2014 2013
Rp Rp

4,706,966 3,723,014
-4,087,304 -3,367,158
-224,083 -200,932
11,238 6,061
774 --
-36,170 -25,685
-17,891 -56,571
353,530 78,729

1,255 365
-384,203 -197,728
-- -400
-- 97,500
-14,450 --

-- -37,095
115,412 91,352
-18,274 -6,082
-79,659
-4,846 --
-128,844 -21,152

-59,955 -44,290
-573,564 -117,530

-- 900,000
-- -10,634

1,093,882 136,627
-628,824 -670,183

230,400 --
-5,777 --

5,738 49,797
-61,543 --
-1,039 -3,213

658,350 --
-165 --
-- -23,408

-61,500 -31,005
-30,750 -15,120
-92,040 -67,336
-4,789 -12,550

1,101,943 252,975

881,909 214,174

18,055 241

316,590 102,175

1,216,554 316,590
Additional information that does not affect the activity

The accompanying notes form an integral part of these


consolidated financial statements
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk


didirikan pada tanggal 26 Januari 1990 berdasarkan
143 yang dibuat di hadapan
Winanto Wiryomartani, S.H., notaris di Jakarta,
dengan nama PT Asia Intiselera. Akta pendirian ini
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia
dalam Surat Keputusan No. C2-1827.HT.01.01.th.91
tanggal 31 Mei 1991 serta diumumkan dalam Berita
Negara Republik Indonesia No.
No. 2504 tanggal 13 Agustus 1991.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
beberapa kali perubahan, terakhir melalui Akta
Pernyataan Keputusan Rapat No.
30 September 2014 yang dibuat di hadapan Humberg
Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta, mengenai
anggaran dasar.
perubahan ini telah disampaikan kepada Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan,
ruang lingkup kegiatan Perusahaan meliputi usaha
bidang perdagangan, perindustrian, perkebunan,
pertanian, ketenagalistrikan dan jasa. Sedangkan
kegiatan usaha entitas anak meliputi usaha industri
mie dan perdagangan mie, khususnya mie kering, mie
instan dan bihun, snack, industri biskuit dan permen,
perkebunan kelapa sawit, pembangkit tenaga listrik,
pengolahan dan distribusi beras. Perusahaan mulai
beroperasi secara komersial pada tahun 1990.
Kantor pusat Perusahaan beralamat di Gedung Alun
Graha, Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 233 Jakarta. Lokasi
pabrik mie kering, biskuit dan permen terletak
di Sragen, Jawa Tengah. Lokasi pabrik bihun jagung
terletak di Balaraja, Tangerang. Lokasi pabrik
makanan ringan terletak di Gunung Putri, Medan dan
Banjarmasin. Usaha perkebunan kelapa sawit terletak
di beberapa lokasi di Sumatera dan Kalimantan.
Usaha pengolahan dan distribusi beras terletak
di Cikarang, Jawa Barat dan Sragen, Jawa Tengah

Pada tanggal 14 Mei 1997, Perusahaan memperoleh


pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar
(Bapepam-LK) dengan
suratnya No. S-919/PM/1997 untuk melakukan
penawaran umum 45 juta saham biasa dengan nilai
(dalam Rupiah penuh) per saham
kepada masyarakat. Pada tanggal 11 Juni
saham tersebut telah efektif dicatatkan pada Bursa

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

2002, Perusahaan
mum Pemegang
a saham biasa Seri
upiah penuh) dan
00 yang dapat
an dengan harga
m Rupiah penuh)
esan Efek Terlebih
apepam No. IX.D.4,
nggal 6 Nopember
2002, BEI menyetujui
pencatatan pre-list
issued.
2003, Perusahaan
mum Pemegang
uta saham biasa
m Rupiah penuh) of Rp200
erbatas (PUT) I
mber 2003, saham shares were listed in IDX.

2003, PT Tiga Pilar


k obligasi konversi
bligasi konversi
132,5 juta saham
nominal Rp200

I pada tanggal

In
dalam rangka
erlebih Dahulu
627 juta saham biasa Seri B
Rupiah penuh)
(dalam
ran tersebut telah
rdasarkan Surat
BL/2008 tanggal
persetujuan dari
m Luar Biasa
2008. Pada tanggal
dicatatkan pada
eredar menjadi
2008
kukan PUT III
ebanyak 1.254 juta
ngan 42,86% dari
gan nilai nominal
aham dan harga
enuh) per saham.

n Surat Ketua
tanggal Supervisory
7
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


24 Nopember 2011, dan telah mendapat persetujuan
dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
Perusahaan tanggal 24 Nopember 2011.

30 September 2014, Perusahaan


melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan
Terlebih Dahulu sebanyak 292.600.000 saham biasa
8,16% dari modal
ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp200
(dalam Rupiah penuh) per saham dan harga
(dalam Rupiah penuh) per
saham. Penawaran tersebut telah mendapat
pemberitahuan efektif berdasarkan Surat Ketua Bursa
Efek Indonesia No.S-04396/BEI.PCI/09-2013 tanggal
19 September 2014, dan telah mendapat persetujuan
dari Rapat Umum Pemegang Umum Saham Luar
Biasa Perusahaan tanggal 30 September 2014.
Seluruh saham tersebut dicatatkan pada BEI,
sehingga jumlah saham yang beredar menjadi
3.218.600.000 saham pada 31 Desember 2014.

Perusahaan memiliki, baik secara langsung dan tidak


langsung, lebih dari 50% saham dan/atau mempunyai
kendali atas manajemen entitas-entitas anak sebagai

Domisili/ Jenis Usaha/


Domicile Activities

Solo Industri dan Perdagangan Mie/ Snack


Noodle/ Snack Industry and Trading
Solo Industri Makanan Ringan/
Snack Industry
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations
Sragen Industri dan Perdagangan Beras/
Rice Mill and Trading
Solo Industri Pembangkit Tenaga Listrik/
Electric Power Plant Industry
Balaraja Distribusi, Perdagangan dan Keagenan/
Distribution, Trading and Agency

Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/


Palm Oil Plantations
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations

Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/


Palm Oil Plantations
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations
Jakarta Industi Perkebunan Kelapa Sawit/
Palm Oil Plantations
8

Jenis Usaha/ Tahun Operasi


Activities Komersial/
Start of
Commercial
Operation

Industi Perkebunan Kelapa Sawit/ --


Palm Oil Plantations

Industri dan Perdagangan Beras/ 2003


Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/ 2008
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/ 2014
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/ 2014
Rice Mill and Trading
Industri dan Perdagangan Beras/ 2014
Rice Mill and Trading

Industri Makanan Ringan 2011


Snack Industry
Industri Makanan Ringan 2005
Snack Industry
Pembangunan, Perdagangan, --

PT Sekar Tanjung Sejahtera didirikan berdasarkan


Akta No. 139 tanggal 21 Pebruari 2014 yang dibuat
di hadapan Humberg Lie, S.H., S.E., M.kn., Notaris
di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah mendapat
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan

28 Maret 2014, Perusahaan


99,96% kepemilikan di PT Golden
(GP) dari Stefanus Joko Mogoginta dan
Yulianni Liyuwardi, pihak berelasi dengan nilai akuisisi
sebesar Rp2.500, selisih bersih antara harga
pengalihan saham bersih entitas anak yang diakuisisi
(Rp23) pada entitas pengakuisisi disajikan
sebagai "Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
Sepengendali". Transaksi akuisisi tersebut dicatat
sesuai dengan PSAK No. 38 (Revisi 2012) tentang

PT Tani Unggul Usaha didirikan berdasarkan Akta


No. 154 tanggal 22 Juli 2014, yang dibuat di hadapan
Widiyanto, S.H.,
di Tangerang. Akta pendirian tersebut telah mendapat
pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan
No. AHU-18828.40.10.2014 tanggal 23 Juli 2014.

RA FOOD Tbk

KEUANGAN
2014, PT Golden
(GP), a subsidiary, acquired
Alam Hijau (PAH)
k ketiga, dengan

38
ikan berdasarkan
2014, yang dibuat
nto, S.H., notaris
ut telah mendapat
dan Hak Asasi
n surat keputusan
31 Desember

1.d.
Committee and Employees
mum Pemegang
6 Juni 2014, yang
H., S.E., M.Kn.,
cara Rapat Umum
101 tanggal
apan Humberg
arta, susunan
dan Komite Audit

2014 2013

Anton Apriyantono Anton Apriyantono


Kang Hongkie Widjaja Kang Hongkie Widjaja
Hengky Koestanto Hengky Koestanto
Ridha DM Wirakusumah Ridha DM Wirakusumah
Bondan Haryo Winarno Bondan Haryo Winarno
-- Haryadi

Stefanus Joko Mogoginta Stefanus Joko Mogoginta


Budhi Istanto Suwito Budhi Istanto Suwito
-- Achmad Subchan
Jo Tjong Seng Jo Tjong Seng
rusahaan pada tanggal
t oleh Desilina dan
respectively.

2014 2013
Haryadi
Trisnawan Widodo
Sri Wahyuni
--

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Remuneration of Board of Commissioners and
Directors of the Company as of December 31, 2014
and 2013 is as follows:
2013
Rp
8,242 Short -Term Employee Benefits
4,793 Post-Employment Benefits
13,035 Total
As of December 31, 2014 and 2013 the Company and
subsidiaries (Group) have 4,040 and 2,926 permanent
employees, respectively (unaudited).

2. Summary of Significant Accounting


Policies
2.a. Compliance with Financial Accounting Standards
(FAS)
The Group’s consolidated financial statements have
been prepared and presented in accordance with the
Indonesian Financial Accounting Standards which
include the Statements and the Interpretations as
issued by Financial Accounting Standard Board-
Indonesia Institute of Accountant (DSAK-IAI) and
Regulation of Bapepam-LK No. VIII.G.7 regarding the
“Guidance of Financial Statements Presentation” as
set forth in decree No. KEP-347/BL/2012 regarding the
amendment to Regulation No. VIII.G.7 and other
accounting policies which prevailing in the Capital
Market.
2.b. Basis of Measurement and Preparation of
Consolidated Financial Statements
The consolidated financial statements have been
prepared on a going concern assumption and using
the accrual basis, except for the consolidated
statements of cash flows. The basis of measurement
in the preparation of these consolidated financial
statements is the historical cost concept, except for
certain accounts which have been prepared on the
basis of other measurements as described in their
respective accounting policies.
The consolidated statements of cash flows are
presented by classifying the activities into operating,
investing and financing. The cash flows from operating
activities were prepared using the direct method.
The functional currency of the Group is Indonesian
Rupiah. Transactions are recorded using the functional
currency. The presentation currency used in the
preparation of these consolidated financial statements
is the Indonesian Rupiah.
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Interpretasi atas SAK (ISAK) yang wajib diterapkan


untuk pertama kalinya untuk tahun buku yang dimulai
1 Januari 2014 adalah ISAK No. 27 “Pengalihan Aset
28 “Pengakhiran
Liabilitas Keuangan dengan Instrumen Ekuitas”.
27 “Pengalihan Aset dari
pelanggan” dan ISAK No. 28 “Pengakhiran Liabilitas
Keuangan dengan Instrumen Ekuitas” yang berlaku
efektif sejak 1 Januari 2014 tidak relevan, serta tidak
menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi Grup
dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang
dilaporkan untuk periode berjalan atau tahun

Laporan keuangan konsolidasian mencakup laporan


keuangan Perusahaan dan entitas-entitas yang
dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung
dengan persentase kepemilikan lebih dari 50% seperti

Pengendalian juga ada ketika entitas induk memiliki


setengah atau kurang kekuasaan suara suatu entitas

a. kekuasaan yang melebihi setengah hak suara


sesuai perjanjian dengan investor lain;
b. kekuasaan yang mengatur kebijakan keuangan dan
operasional entitas berdasarkan anggaran dasar
c. kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti
sebagian besar direksi atau organ pengatur setara
dan mengendalikan entitas melalui direksi atau

d. kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas


pada rapat dewan direksi atau organ pengatur
setara dan mengendalikan entitas melalui direksi

Entitas dikonsolidasikan sejak tanggal dimana


pengendalian efektif beralih kepada Perusahaan dan
tidak lagi dikonsolidasikan sejak Perusahaan tidak

Pengaruh dari seluruh transaksi dan saldo antara


perusahaan di dalam Grup yang material telah
dieliminasi dalam penyajian laporan keuangan
konsolidasian untuk mencerminkan posisi keuangan
dan hasil usaha Grup sebagai satu kesatuan.
Kepentingan non pengendali atas laba (rugi) bersih
dan ekuitas entitas anak dinyatakan sebesar proporsi
pemegang saham non pengendali atas laba (rugi)

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Perubahan dalam bagian kepemilikan Grup yang tidak
mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat
sebagai transaksi ekuitas dan diatribusikan pada

Seluruh transaksi material dan saldo akun antar


perusahaan (termasuk laba atau rugi yang signifikan
yang belum direalisasi) telah dieliminasi.
Kepentingan nonpengendali mencerminkan bagian
atas laba atau rugi dan aset bersih dari entitas anak
yang tidak dapat diatribusikan secara langsung
maupun tidak langsung pada entitas induk, yang
masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian dan dalam ekuitas pada
laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari
bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik
Kas terdiri dari saldo kas dan simpanan di bank yang
sewaktu-waktu bisa dicairkan, tidak dijaminkan dan
tidak dibatasi penggunaannya.
Setara kas merupakan deposito yang jangka
waktunya sama atau kurang dari 3 (tiga) bulan sejak
penempatan dan

Persediaan dinyatakan menurut nilai yang terendah


antara harga perolehan dan nilai bersih yang dapat
direalisasikan. Harga perolehan meliputi biaya-biaya
yang terjadi untuk memperoleh persediaan tersebut
serta membawanya ke lokasi dan kondisi yang
diinginkan. Nilai bersih yang dapat direalisasikan
adalah taksiran harga jual persediaan yang wajar

Nurseries will be reclassified to inventory immature


plants when grown in soil seeds plantation crops.

An allowance for obsolete inventories is provided


based on the periodic review of the condition of the
inventories.
2.f. Prepaid Expenses
Prepaid expenses are amortized according to the
periods benefited by using straight-line method.

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Pengembangan perkebunan plasma dibiayai oleh


kredit investasi perkebunan plasma dari bank atau
melalui pembiayaan sendiri. Biaya-biaya yang terjadi
dalam tahap pengembangan perkebunan plasma
sampai perkebunan plasma tersebut diserahkan
kepada petani plasma dikapitalisasi. Akumulasi biaya
pengembangan perkebunan plasma disajikan sebesar
nilai bersihnya setelah dikurangi dengan kredit
investasi yang diterima sebagai aset atau liabilitas

Selisih antara akumulasi biaya pengembangan


dengan nilai konversi (jumlah yang disepakati antara
bank dan petani plasma) dibebankan ke laporan laba
konsolidasian pada
perkebunan plasma diserahkan ke petani plasma.

Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan


perjanjian sewa atau perjanjian yang mengandung
sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada
tanggal awal sewa dan apakah pemenuhan perjanjian
tergantung pada penggunaan suatu aset dan
perjanjian tersebut memberikan suatu hak untuk

Suatu sewa dikelompokkan sebagai sewa


pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara
substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan aset. Suatu sewa dikelompokkan
sebagai sewa operasi jika sewa tersebut tidak
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan

Pada awal masa sewa, Grup mengakui sewa


pembiayaan sebagai aset dan liabilitas dalam laporan
posisi keuangan sebesar nilai wajar aset sewaan atau
sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika
nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Penilaian
ditentukan pada awal kontrak. Tingkat diskonto yang
digunakan dalam perhitungan nilai kini dari
pembayaran sewa minimum adalah tingkat suku
bunga implisit dalam sewa, jika dapat ditentukan
dengan praktis, jika tidak, digunakan tingkat suku
bunga pinjaman inkremental lessee. Biaya langsung
awal yang dikeluarkan lessee ditambahkan ke dalam
jumlah yang diakui sebagai aset. Kebijakan
penyusutan aset sewaan adalah konsisten dengan

Dalam sewa operasi, Grup mengakui pembayaran


sewa sebagai beban dengan dasar garis lurus selama

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Aset tetap dicatat berdasarkan model biaya yang


dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan
nilai aset, jika ada, kecuali tanah yang dicatat pada
harga perolehan dan tidak didepresiasi.
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga
perolehan, termasuk pajak pembelian yang tidak
boleh dikreditkan, biaya pinjaman dan biaya-biaya
yang dapat diatribusikan secara langsung untuk
membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan
sesuai dengan tujuan penggunaan yang ditetapkan.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat
ekonomis aset tetap sebagai berikut:

Biaya-biaya setelah perolehan awal dimasukkan


di dalam nilai tercatat aset dan diakui secara terpisah,
hanya jika terdapat kemungkinan besar biaya yang
dikapitalisasi tersebut akan memberikan manfaat
ekonomis bagi Grup dan dapat diukur secara andal.
dari komponen yang diganti

Seluruh biaya pemeliharaan dan perbaikan lainnya


diakui sebagai beban pada laporan laba rugi
komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya.
Ketika aset tetap sudah tidak digunakan lagi atau
perolehan serta
penyusutannya dikeluarkan dari aset tetap yang
bersangkutan dan keuntungan atau kerugian yang
timbul dilaporkan di dalam laporan laba rugi

Aset dalam penyelesaian disajikan sebagai bagian


dalam aset tetap. Seluruh biaya yang dikeluarkan,
termasuk biaya pinjaman yang digunakan untuk
konstruksi aset terkait selama periode konstruksi,
Aset dalam penyelesaian akan
dipindahkan ke aset tetap yang tepat pada saat aset
tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.

Grup melakukan penelaahan berkala atas nilai residu,


umur manfaat, serta metode penyusutan dan
dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

KEUANGAN

Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana investor


(yaitu Perusahaan atau entitas anak, mana yang
bertindak sebagai investor) mempunyai pengaruh
untuk berpartisipasi
pengambilan keputusan atas kebijakan finansial dan
operasional investee, tetapi tidak mengendalikan atau
mengendalikan bersama atas kebijakan tersebut.
Pengaruh signifikan dianggap ada jika investor
20% atau lebih hak suara investee, baik

Investasi pada entitas asosiasi pada awalnya diakui


sebesar biaya perolehan. Nilai tercatat tersebut
ditambah atau dikurangi untuk mengakui bagian laba
atau rugi setelah tanggal perolehan sesuai dengan
persentase pemilikan, dan dikurangi dengan dividen

Nilai tercatat tersebut juga disesuaikan jika terdapat


perubahan dalam proporsi bagian investor atas entitas
asosiasi yang timbul dari pendapatan komprehensif
lain entitas asosiasi. Penyesuaian tersebut diakui
dalam pendapatan komprehensif lain investor.

Tanaman belum menghasilkan dinyatakan sebesar


harga perolehan yang meliputi biaya persiapan lahan,
penanaman, pemupukan dan pemeliharaan termasuk
biaya pinjaman yang digunakan untuk membiayai
pengembangan tanaman belum menghasilkan dan
biaya tidak langsung lainnya yang diukur secara
proporsional berdasarkan luas hektar tanam.
Pada saat tanaman sudah menghasilkan, akumulasi
harga perolehan tersebut direklasifikasi ke tanaman
menghasilkan. Tanaman menghasilkan disusutkan
dengan metode garis lurus selama taksiran masa

Biaya pinjaman yang timbul dari pinjaman bank yang


diperoleh untuk membiayai pengembangan tanaman
perkebunan belum menghasilkan dan pembangunan
mesin dikapitalisasi ke masing-masing tanaman
perkebunan dan aset tetap. Biaya tersebut merupakan
beban bunga yang dihitung menggunakan metode
suku bunga efektif dan selisih kurs yang diperlakukan
sebagai penyesuaian atas biaya bunga. Kapitalisasi
dihentikan pada saat tanaman perkebunan belum
menghasilkan menjadi tanaman menghasilkan dan
mesin siap untuk digunakan sesuai dengan tujuannya.

Seluruh biaya sehubungan dengan perolehan hak


kepemilikan tanah ditangguhkan hingga hak tersebut

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2.n. Intangible Assets
Costs incurred for the purchase of computer software
and the related cost to renew the program are deferred
and amortized using the straight-line method over their
useful lives.
Goodwill arising in a business combination is
recognized as an asset on the date that the control is
acquired.
Goodwill is measured as the excess of the sum of the
consideration transferred, the amount of any non-
controlling interests in the acquiree, and the fair value of
the acquirer’s previously held equity interest in the
acquiree over the net of the acquisition date amounts of
the identifiable assets acquired and the liabilities taken
over.

Goodwill is not amortized but is reviewed for impairment


at least annually or more frequently when there is an
indication that the goodwill may be impaired. For the
purpose of impairment testing, goodwill is allocated to
each of the cash-generating units expected to benefit
from the synergies of the combination. If the
recoverable amount of the cash-generating unit is less
than its carrying amount, the impairment loss is
allocated first to reduce the carrying amount of any
goodwill allocated to the unit and then to the other
assets of the unit prorated on the basis of the carrying
amount of each asset in the unit. An impairment loss
recognized for goodwill is not reversed in the
subsequent year.
The negative goodwill that resulted from bargain
purchases is recognized as gain in current year profit or
loss. The gain is attributed to the acquirer.

If goodwill has been allocated to a cash-generating unit


and certain operations on the cash-generating unit is
stopped, the goodwill associated with discontinued
operations are included in the carrying amount of the
operation when determining the gain or loss on
disposal. Goodwill removed is measured based on the
relative value of discontinued operations and share of
the cash-generating unit retained.

Certain brand names which have a limited period of


time are not amortized if the license related to that
brand name can be easily and continously renewed
upon expiration.

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2.o. Employee Benefits
Short-term employee benefits
Short-term employee benefits are in the form of wages,
salaries and social security contribution. Short-term
employee benefits is recognized at undiscounted
amount when an employee has rendered service to the
Group during an accounting period.
Post-employment Benefits
Post-employment benefits are unfunded defined-benefit
plans which amounts are determined based on years of
service and salaries of the employees at the time of
pension. The actuarial valuation method used to
determine the present value of defined-benefit reserve,
related current service costs and past service costs is
the Projected Unit Credit. Current service costs, interest
costs, vested past service cost, and effects of
curtailments and settlements (if any) are charged
directly to current operations. Past service costs which
are not yet vested and actuarial gains or losses for
working (active) employees are amortized during the
employees’ average remaining years of service, until the
benefits become vested.

Termination benefits is recognized when, and only when


Group is committed to either:
a. Terminate the employment of an employee or
group of employees before the normal retirement
date; or
b. Provide termination benefits as a result of an offer
made in order to encourage voluntary redundancy.

2.p. Stock, Bond and Sukuk Ijarah Issuance Cost


Stock issuance cost represents expenses related with
the issuance of Company’s stock. It consists of fees
and commissions paid to underwriter, supporting
institutions and professions to capital market, printing
expenses of registration documents, listing expenses in
stock exchange and promotional expenses. Stock
issuance cost is recorded as a reduction to issued
capital and presented as part of Stockholders’ Equity
under “Additional Paid-in Capital”.

Bond issued is classified into the category of financial


liabilities measured at amortized cost (see Note 2.u).
Therefore, bond issuance cost is deducted directly from
the proceeds of the bonds. The difference between the
net proceeds and the nominal value represents
premium or discount which is amortized over the term of
the bonds using the effective interest rate method.

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


Sukuk Ijarah yang diterbitkan dikelompokkan dalam
kategori liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
perolehan diamortisasi. Sehingga, biaya emisi sukuk
ijarah langsung dikurangkan dari hasil emisi dalam
rangka memperlihatkan hasil emisi neto sukuk ijarah
tersebut. Selisih antara hasil emisi neto dengan nilai
nominal merupakan diskonto atau premium yang
diamortisasi selama jangka waktu sukuk ijarah

Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali

Kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa


pengalihan aset, liabilitas, saham atau instrumen
kepemilikan lainnya yang dilakukan dalam rangka
reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam satu
kelompok yang sama, bukan merupakan perubahan
pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga
tidak menimbulkan laba atau rugi bagi seluruh
kelompok perusahaan ataupun bagi entitas dalam

Karena kombinasi bisnis antara entitas sepengendali


tidak mengakibatkan perubahan substansi ekonomi
pemilikan atas aset, liabilitas, saham atau instrumen
kepemilikan lainnya yang dipertukarkan, maka aset
ataupun liabilitas yang pemilikannya dialihkan (dalam
bentuk hukumnya) dicatat sesuai dengan nilai buku
seperti penggabungan usaha berdasarkan metode

Selisih antara harga pengalihan dengan nilai buku


tersebut bukan merupakan Goodwill. Selisih tersebut
“Selisih Nilai Transaksi
Restrukturisasi Entitas Sepengendali” dan disajikan
dalam pos tambahan modal disetor sebagai unsur
ekuitas. Akun ini tidak dapat diakui sebagai laba rugi
direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba.
2.r.
Penjualan diakui pada saat penyerahan barang
kepada pelanggan. Penjualan yang dibayar di muka
diakui sebagai pendapatan pada saat penyerahan

Selama tanaman belum menghasilkan, maka seluruh


biaya yang berhubungan dengan pemeliharaan
tanaman tersebut dikapitalisasikan ke nilai tanaman
tersebut. Jika Grup telah mempunyai area tanaman
menghasilkan, maka bagian atas beban produksi
kebun dibebankan sesuai dengan proporsi luas
areanya. Setelah status tanaman menghasilkan, maka
semua biaya yang berhubungan dengan pemeliharaan

19

RA FOOD Tbk PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

KEUANGAN
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

2.s. Income Tax


Seluruh perbedaan temporer antara jumlah tercataAll temporary differences arising between the tax bases
aset dan liabilitas dengan dasar pengenaan pajak of assets and liabilities and their carrying value for
diakui sebagai pajak tangguhan dengan menggunfinancial reporting purposes are recognized as deferred
pendekatan neraca. Pajak tangguhan diukur dengtax using the balance sheet method. Currently enacted
tax rates are used to determine deferred tax.
Saling hapus atas aset pajak tangguhan dan liabiliThe deferred tax assets and deferred tax liabilities
pajak tangguhan dilakukan, jika dan hanya jika, Grare offset, if and only if, the Group:
1. memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hu 1. has a legally enforceable right to set-off current tax
untuk melakukan saling hapus aset pajak kini asset against current tax liability; and

2. Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tang 2. The deffered tax assets and liabilities related to
terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan income taxes levied by the same taxation authority
on either:
• the same taxable entity
• entitas kena pajak yang berb • different taxable entities which intend either to
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas
dengan dasar neto, atau
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan, pada setiap periode which significant amounts
mendatang dimana jumlah signifikan atas aset
atau liabilitas pajak tangguhan diperkirakan recovered.

Pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tariDeferred income tax is determined using tax rates that
pajak yang berlaku atau yang telah secara substanhave been enacted or substantially enacted at the
berlaku pada tanggal laporan posisi keuangan danstatement of financial position date and are expected to
yang akan digunakan pada saat aset dipulihkan atapply when the related deferred income tax asset is
realized or the deferred income tax liability is settled.
Saldo rugi fiskal yang dapat dikompensasi diakDeferred tax assets relating to the carryforward of
sebagai aset pajak tangguhan apabila besa unused tax losses are recognized to the extent that it is
kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada masaprobable that future taxable profit will be available
mendatang akan memadai untuk dikompensasi. against which the unused tax losses can be utilized.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat Adjustments to tax obligations are recognized when an
ketetapan pajak diterima atau jika mengaju assessment letter is received or, if an objection
keberatan, pada saat keputusan atas keberata submitted, when the result of the decision for the
tersebut telah ditetapkan, atau jika mengajukanobjection determined, or if appealed, when the result of
banding pada saat keputusan atas banding tersebthe decision on appeal from tax court is determined.

Pajak kini diakui berdasarkan laba kena pajak unt Current income tax is recognized based on taxable
tahun yang bersangkutan, yaitu laba yang dihitungincome for the year which is determined in accordance
sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlakuwith the current income tax regulations.
Grup melakukan saling hapus atas aset pajak kini The Group offset current tax assets and current tax
liabilities when, and only when, the Group:
a) Memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hu a) Has legally enforceable
untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang recognized amounts, and

b) Bermaksud untuk menyelesaikan dengan dasarb) Intends either to settle on a net basis or to realize
neto atau merealisasikan aset dan menyelesaikanthe assets and settle liabilities simultaneously.

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

2.t.
Foreign Currencies
adalah Rupiah.
onal adalah mata
elama periode
atat dengan kurs
transactions are made.
et dan liabilitas
g disesuaikan

the following conversion rates:


2014 2013
Rp Rp
12,440 12,189
9,422 9,628
15,133 16,821
g timbul dikreditkan
rugi komprehensif
statement of comprehensive income.
iukur dalam biaya
ur menggunakan
s moneter yang
uang asing diukur
ketika nilai wajar

determined.
2.u. Financial Instruments
Financial Assets
angannya dalam
kur pada nilai wajar
(ii) pinjaman yang diberikan dan
ingga jatuh tempo maturity investments; and

perolehan aset
n klasifikasi aset
pengakuannya. acquisition.
da Nilai Wajar
or Loss (FVTPL)
ai wajar melalui
keuangan yang
Aset keuangan
sebagai diperdagangkan jika

erdapat bukti
jangka pendek
n sebagai aset
pkan dan efektif
instruments.
21

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
financial asset measured
t or loss recognized at
osts related to the
in the current period
ntly, financial assets
alue with gains or
r value are recognized
ensive income.
and 2013, the Group

non-derivative financial
minable payments that
e market. At initial
eivables are recognized
nsaction costs and
t amortized cost using

and 2013, the financial


and receivables are
nts, trade receivables,
ets, other current non-
related parties non-

tments (HTM)

Investasi HTM adalah aset keuangan non-derivatif


dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan
telah ditetapkan,
manajemen mempunyai intensi positif dan
kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut

a) Investasi yang pada saat pengakuan awal


ditetapkan sebagai aset keuangan yang diukur

b) Investasi yang ditetapkan dalam kelompok

c) Investasi yang memenuhi definisi pinjaman yang

Pada saat pengakuan awal, investasi dimiliki hingga


jatuh tempo diakui pada nilai wajarnya ditambah
biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Grup


tidak memiliki investasi yang dimiliki hingga jatuh

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

(iv)Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual (AFS)


Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset
keuangan non-derivative yang ditetapkan sebagai
tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan
kedalam tiga kategori sebelumnya.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan tersedia
untuk dijual diakui pada nilai wajarnya ditambah
biaya transaksi dan selanjutnya diukur pada nilai
wajarnya dimana laba atau rugi diakui pada
pendapatan komprehensif lainnya kecuali untuk
kerugian penurunan nilai dan laba rugi dari selisih
aset keuangan
pengakuannya. Jika aset keuangan tersedia untuk
dijual mengalami penurunan nilai, akumulasi laba
rugi yang sebelumnya diakui pada bagian ekuitas
akan diakui pada laporan laba rugi komprehensif

Penurunan nilai, bunga yang dihitung dengan


metode suku bunga efektif dan laba rugi selisih kurs
atas aset moneter diakui sebagai laba atau rugi.

Investasi yang diklasifikasi sebagai aset keuangan


yang tersedia untuk dijual adalah sebagai berikut:
Investasi pada saham yang tidak tersedia
nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang
20% dan investasi jangka panjang
lainnya dicatat pada biaya perolehannya.
Investasi dalam ekuitas saham yang tersedia
nilai wajarnya dengan kepemilikan kurang
20% dan diklasifikasikan sebagai aset
keuangan tersedia untuk dijual, dicatat pada

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Grup


tidak memiliki aset keuangan tersedia untuk dijual.
Liabilitas Keuangan dan Instrumen Ekuitas

Liabilitas keuangan dan instrumen ekuitas yang


diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasi sesuai dengan
substansi perjanjian kontraktual dan definisi liabilitas

Instrumen ekuitas adalah setiap kontrak yang


memberikan hak residual atas aset Perusahaan setelah
dikurangi dengan seluruh liabilitasnya. Instrumen
ekuitas dicatat sebesar hasil penerimaan bersih setelah

Perolehan kembali modal saham yang telah diterbitkan


oleh Perusahaan dicatat dengan menggunakan metode
biaya. Saham yang dibeli kembali dicatat sesuai dengan
harga perolehan kembali dan disajikan sebagai

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

ke dalam kategori
ada nilai wajar
uangan yang diukur

ur pada nilai wajar

diperdagangkan. Liabilitas
iperdagangkan

an terdapat bukti
jangka pendek
bagai liabilitas
n dan efektif

tas keuangan
a nilai wajarnya.
n penerbitannya
. Kenaikan atau

ur dengan Biaya

diklasifikasikan
ukur pada nilai

isasi dengan

2014 dan 2013,

g usaha, liabiltas
beban akrual,
bligasi, utang

an FVTPL, dievaluasi
ada setiap tanggal
uangan diturunkan
sebagai akibat dari
i setelah pengakuan
a yang merugikan
arus kas masa depan
diestimasi secara

24

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
For listed and unlisted equity investments classified as
AFS, a significant or prolonged decline in the fair value
of the security below its cost is considered to be
objective evidence of impairment.

For certain categories of financial asset, such as


receivables, the impairment value of assets are
assessed individually. Objective evidence of
impairment for a portfolio of receivables could include
the Company’s past experience of collecting
payments, an increase in the number of delayed
payments in the portfolio past the average credit
period, as well as observable changes in national or
local economic conditions that correlate with default on
receivables.
For financial assets carried at amortized cost, the
amount of the impairment is the difference between
the asset’s carrying amount and the present value of
estimated future cash flows, discounted at the financial
asset’s original effective interest rate.

The carrying amount of the financial asset is reduced


by the impairment loss directly for all financial assets
with the exception of receivables, where the carrying
amount is reduced through the use of an allowance
account. When a receivable is considered
uncollectible, it is written-off against the allowance
account. Subsequent recoveries of amounts
previously written-off are credited against the
allowance account. Changes in the carrying amount of
the allowance account are recognized in the
consolidated statements of comprehensive income.
When an AFS financial asset is considered to be
impaired, cumulative gains or losses previously
recognized in other comprehensive income are
reclassified to current period consolidated profit or
loss.
With the exception of AFS equity instruments, if, in a
subsequent period, the amount of the impairment loss
decreases and the decrease can be related objectively
to an event occurring after the impairment was
recognized, the previously recognized impairment loss
is reversed through the consolidated statement of
comprehensive income to the extent that the carrying
amount of the investment at the date the impairment is
reversed does not exceed what the amortized cost
would have been had the impairment not been
recognized.
In respect of AFS equity securities, impairment losses
previously recognized in the current period of profit
paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
through the consolidated
ive income. Any increase in
an impairment loss is

Assets and Liabilities

t keuangan jika dan


kas yang berasal
ntransfer aset
entransfer seluruh
aset kepada entitas
rta tidak memiliki
siko dan manfaat
alikan aset yang
maka Grup mengakui keterlibatan
sfer dan liabilitas
n harus dibayar. Jika
luruh risiko dan
yang ditransfer,
uangan dan juga
sebesar pinjaman

ilitas keuangan, jika


ah dilepaskan,

h metode yang
biaya perolehan
an dan metode untuk
a selama periode
alah suku bunga
estimasi penerimaan
(mencakup seluruh komisi dan
erima oleh para pihak
agian yang tak
biaya transaksi dan
ma perkiraan umur
tepat, digunakan
memperoleh nilai
ada saat pengakuan

u bunga efektif untuk


rumen keuangan

angan dan jumlah


ngan konsolidasian
ntuk saling hapus
at maksud untuk
neto atau
cara bersamaan.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan harus diestimasi
untuk tujuan pengakuan dan pengukuran atau

PSAK No. 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan”


mensyaratkan pengungkapan pengukuran nilai wajar
dengan hirarki nilai wajar dengan tingkatan sebagai

(tidak disesuaikan) dalam pasar


aktif untuk aset atau liabilitas yang identik

(b) input selain harga kuotasian yang termasuk dalam


Tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset dan
liabilitas, baik secara langsung
atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari
harga) (Tingkat 2); dan
(c) input dari aset atau liabilitas yang bukan
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi
(input yang tidak dapat diobservasi) (Tingkat 3).
Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan
di pasar aktif ditentukan berdasarkan harga pasar yang
berlaku pada tanggal pelaporan. Kuotasian harga pasar
yang digunakan aset keuangan yang dimiliki Perusahaan
adalah harga penawaran kini sedangkan untuk liabilitas
keuangan menggunakan ask price, instrumen ini

instrumen keuangan
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan
menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian ini
memaksimalkan penggunaan data pasar yang dapat
diobservasi yang tersedia dan andal dengan
meminimalisasi penggunaan estimasi. Jika semua input
yang signifikan diperlukan untuk nilai wajar instrumen
yang dapat diobservasi, instrumen ini termasuk

Bila satu atau lebih input yang signifikan tidak


menggunakan data pasar yang tidak dapat diobservasi,
instrumen ini termasuk pada Tingkat 3. Hal ini berlaku
untuk efek modal yang tidak terdaftar pada bursa saham.
2.v. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau perusahaan yang
terkait dengan Perusahaan yang menyiapkan laporan
keuangannya (“Perusahaan pelapor”):
a. Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai
relasi dengan Perusahaan pelapor jika orang

memiliki pengendalian atau pengendalian


bersama atas Perusahaan pelapor;
memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan
pelapor; atau
manajemen kunci Perusahaan
pelapor atau perusahaan induk Perusahaan
pelapor.

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Suatu perusahaan berelasi dengan Perusahaan

Perusahaan dan Perusahaan pelapor adalah


anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya perusahaan induk, entitas anak dan
entitas anak berikutnya terkait dengan

Satu perusahaan adalah perusahaan asosiasi


atau ventura bersama dari perusahaan lain
(atau perusahaan asosiasi atau ventura
bersama yang merupakan anggota suatu
kelompok usaha, dimana perusahaan lain

(iii) Kedua perusahaan tersebut adalah ventura

(iv) Satu perusahaan adalah ventura bersama dari


perusahaan ketiga dan perusahaan yang lain
adalah perusahaan asosiasi dari perusahaan

(v) Perusahaan tersebut adalah suatu program


imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari
salah satu Perusahaan pelapor atau
perusahaan yang terkait dengan Perusahaan
pelapor. Jika Perusahaan pelapor adalah
perusahaan yang menyelenggarakan program
tersebut, perusahaan sponsor juga berelasi

dikendalikan atau
dikendalikan bersama oleh orang yang

(a) (i)
signifikan terhadap
perusahaan atau personil manajemen kunci
(atau perusahaan induk dari
keuangan diestimasi
u perubahan-
dikasikan bahwa
dapat dipulihkan.
rugi tahun berjalan.
kui pada periode
ya jika, terdapat
n untuk menentukan
ak rugi penurunan
umlah tercatat aset
a. Kenaikan ini
penurunan nilai.
ingkat karena
ak boleh melebihi
k mengalami rugi

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

menurut segmen

onen dari entitas


dimana hasil
men secara regular,
disajikan secara

bisnis dengan

kombinasi bisnis
g sebagai hasil
nggal akuisisi atas
s yang diakui dan
leh Perusahaan.
beban pada periode

ang diperoleh dan


nilai wajar pada
k tangguhan yang timbul dari
ng diambil-alih
ai PSAK No. 46

(atau aset, jika ada) terkait dengan

4 (Revisi 2004),

u ekuitas yang terkait dengan

53 (Revisi

(atau kelompok lepasan) yang

dak Lancar yang


ng Dihentikan”.

ng dengan membagi
a entitas induk
saham biasa yang

pula instrumen
sifatnya berpotensi

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

dilutif bagi seluruh saham biasa yang beredar

2.aa. Sumber Estimasi Ketidakpastian dan Pertimbangan

Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar


Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan
manajemen untuk membuat asumsi dan estimasi yang
dapat mempengaruhi jumlah tercatat aset dan liabilitas
Dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini,
asumsi akuntansi telah dibuat dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi yang memiliki pengaruh signifikan
terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas pada
laporan keuangan konsolidasian. Selain itu juga
terdapat asumsi akuntansi mengenai sumber estimasi
ketidakpastian pada akhir tahun pelaporan yang dapat
mempengaruhi secara material jumlah tercatat aset dan

Manajemen secara periodik menelaah asumsi dan


estimasi ini untuk memastikan bahwa asumsi dan
estimasi telah dibuat berdasarkan semua informasi
relevan yang tersedia pada tanggal tersebut dimana
laporan keuangan konsolidasian disusun. Karena
yang melekat
pembuatan estimasi, nilai aset dan liabilitas yang akan
dilaporkan di masa mendatang akan berbeda dari

Secara umum manajemen menganalisis kecukupan


penyisihan piutang berdasarkan beberapa hal, yaitu
antara lain menganalisis historis piutang tak tertagih,
konsentrasi piutang masing-masing pelanggan,
kelayakan kredit yang diberikan dan perubahan jangka
waktu pelunasan. Analisis tersebut dilakukan secara
individual terhadap jumlah piutang yang signifikan,
sedangkan kelompok piutang yang tidak signifikan
dilakukan atas dasar kolektif. Pada tanggal pelaporan,
jumlah tercatat piutang telah mencerminkan nilai
wajarnya dan nilai tercatat tersebut dapat berubah
secara material pada periode pelaporan berikutnya,
namun perubahan itu bukan berasal dari asumsi
maupun estimasi yang dibuat pada tanggal pelaporan

Aset pajak tangguhan diakui hanya jika besar


kemungkinan aset tersebut akan terpulihkan dalam
bentuk manfaat ekonomi yang akan diterima pada
periode mendatang, dimana perbedaan temporer dan
akumulasi rugi fiskal masih dapat digunakan.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Manajemen juga mempertimbangkan estimasi l estimated taxable income and strategic tax planning
kena pajak di masa datang dan perencanaan stratin order to evaluate its deferred tax assets in
perpajakan dalam mengevaluasi aset paja accordance with applicable tax laws and its updates.
tangguhannya agar sesuai dengan peraturanAs a result, related to its inherent nature, it is likely
perpajakan yang berlaku maupun perubahannyathat the calculation of deferred taxes is related to a
Sebagai akibatnya, terkait dengan sifat bawaanny complex pattern where assessment requires a
ada kemungkinan bahwa perhitungan pajak tanggjudgment and is not expected to provide an accurate
berhubungan dengan pola yang kompleks dim calculation. Deferred tax assets estimation
penilaian memerlukan pertimbangan dan tidapresented in Note 9.b
diharapkan menghasilkan perhitungan yang akurat.
Estimasi pajak tangguhan disajikan dalam Catatan 9.b.
Estimasi Umur Manfaat Ekonomis Aset Tetap dEstimated Useful Lives of Property, Plant and
Equipment and Plantations
Manajemen melakukan penelahaan berkala atas The management makes a periodic review of the
manfaat ekonomis aset tetap dan tanaman perke useful lives of property, plant and equipment and
berdasarkan faktor-faktor seperti kondisi fisik dan plantations based on several factors such as
serta perkembangan teknologi mesin di masa dep physical and technical conditions and development
dan kondisi tanah. Hasil operasi di masa depan a of medical equipment technology in the future and
dipengaruhi secara material atas perubahan estimaland condition. The results of future operations will
yang diakibatkan oleh perubahan faktor yang telahbe materially influenced by the change in estimate
disebutkan di atas. Perubahan estimasi umur manas caused by changes in the factors mentioned
aset tetap dan tanaman perkebunan, jika terjadabove. Changes in estimated useful life of property
diperlakukan secara prosepektif sesuai PSAK No. and equipment and plantations, if any, are
“Kebijakan Akuntansi, Perubahan prospectively treated in accordance with PSAK No.
Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”. Nilai tercatat 25 (Revised 2010), “Accounting Policies, Changes in
Accounting Estimates and Errors”. Book value of
property and equipment presented in Notes 13 and
14
Post-employment Benefits
Nilai kini kewajiban imbalan pasti tergantung The present value of post-employment benefits
beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktliability depends on several factors that are
berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digu determined on an actuarial basis based on several
(penghasilan) tersebut assumptions. Assumptions used to determine the
mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini cost (income) include the discount rate. Changes in
mempengaruhi jumlah tercatat imbalan pascakerjathese assumptions will affect the carrying amount of
post-employment benefits.
Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai paThe Group determines the appropriate discount rate
akhir periode pelaporan, yakni tingkat suku bunga at the end of the reporting period by the interest rate
digunakan untuk menentukan nilai kini arus kas keused to determine the present value of future cash
masa depan estimasian yang diharapkan untukoutflows expected to settle an estimated liability. In
menyelesaikan liabilitas. Dalam menentukan tindetermining the appropriate level of interest rates,
suku bunga yang sesuai, Grup mempertimbangkathe Group considers the interest rate of government
tingkat suku bunga obligasi pemerintah yan bonds denominated in Rupiah that have a similar
didenominasikan dalam mata uang Rupiah dan mem period to the corresponding liability.
jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu

Asumsi kunci lainnya sebagian ditentukan berdas Another key assumption is partly determined by
kondisi pasar saat ini, selama periode dimana liabilcurrent market conditions during the period in which
imbalan pascakerja terselesaikan. Perubahan asu the post-employment benefits liability is resolved.
imbalan kerja ini akan berdampak pada pengakua Changes in the employee benefits assumption will
keuntungan atau kerugian aktuarial pada akhir perimpact recognition of actuarial gains or losses at the
pelaporan. Informasi mengenai asumsi dan jumend of the reporting period. Informastion about post-
liabilitas dan beban imbalan pascakerja diungkap employement benefits presented in Note 23.

31 paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan


yang tercatat pada laporan posisi keuangan tidak
pasar aktif, ditentukan
menggunakan berbagai teknik penilaian termasuk
penggunaan model matematika. Masukan (input) untuk
model ini berasal dari data pasar yang bisa diamati
sepanjang data tersebut tersedia. Bila data pasar yang
bisa diamati tersebut tidak tersedia, pertimbangan
manajemen diperlukan untuk menentukan nilai wajar.
Nilai wajar atas instrumen keuangan disajikan dalam
ation Limited (HSBC)

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

berlaku untuk deposito

2014
Rp

6.5% - 10%
2.75% -3.1%
1 - 3 bulan/
months
berjangka
2014
Rp
53% - 65%
1 bulan/
month

2014
Rp
183,051
170,959
89,886
78,008
67,718
61,308
53,661
45,940
44,560
32,917
23,296
17,592
17,311
16,263
15,745
14,825
14,124
13,690
13,576
12,697
12,375
10,821
10,185
--
324,304
1,344,812
-703
1,344,109
31 Desember

2014
Rp
710
-7
703
33

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Details of trade receivables based on aging are presented in

Trade receivables in foreign currency presented in Note 39.

Trade receivables of PT Tiga Pilar Sejahtera,


a subsidiary, are pledged as collateral for bond and sukuk
ijarah payable as of December 31, 2014 and 2013 (see Note

Trade receivables of PT Subafood Pangan Jaya,


a subsidiary, are pledged as collateral for loan obtained from
PT DBS Indonesia (see Notes 19 and 22).
All trade receivables of PT Bumiraya Investindo,
PT Mitrajaya Agro Palm, PT Airlangga Sawit Jaya,
PT Charindo Palma Oetama, PT Muara Bungo Plantation
and PT Tandan Abadi Mandiri, all subsidiaries, are pledged
as collateral against the loans obtained from RHB Bank
Berhad Sindication (see Note 22).
All trade receivables of PT Indo Beras Unggul,
a subsidiary, are pledged as collateral for loan obtained from
PT Bank Rabobank International Indonesia (see Notes 19

Trade receivables of PT Dunia Pangan, a subsidiary, are


pledged as collateral for loan obtained from The Hongkong
and Shanghai Banking Corporation Limited (see Note 19).

Trade receivables of PT Poly Meditra Indonesia (PMI), a


subsidiary, are pledged as collateral for loan obtained from
PT Bank Rabobank International Indonesia (see Note 19).

Trade receivables of PT Jatisari Srirejeki (JS), a subsidiary,


are pledged as collateral for loan obtained from PT Bank

Trade receivables of PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI), a


subsidiary, are pledged as collateral for loan obtained from
PT Bank Rabobank International Indonesia (see Note 19).

Based on review of the collectibility of individual receivables


at the end of year, management believes that the allowance
for impairment value is adequate to cover the possible

paraf:
RA FOOD Tbk

KEUANGAN

2014 2013
Rp Rp
34,610 1,761
5,472 7,361
3,340 1,260
1,675 1,645
976 51
46,073 12,078

2014 2013
Rp Rp

13,744 412
-- 110,000
13,744 110,412

kan piutang kepada


employees of the Group.

nated in Rupiah.

Based on reviewed of the collectibility of receivables at the


year end management believes that all other receivables are
collectible, therefore the provision not provided.
Short-Term Investments
2013
Rp
Time Deposits:
Rupiah
110,000 PT Bank UOB Indonesia
Interest rate and period of maturity applied for time deposits
are as follows:
2013
Contractual Interest Rates per annum
3.0% Rupiah
3 bulan/ Period
months
paraf:
2013, penempatan deposito ini

an Pihak-pihak

Jumlah/
Total

2014 2013
Rp Rp

-- 43,257
107 107
107 43,364

-- 5,000

3,513 2,964

1,511 28
-- 2,522
74 74
1,585 2,624

348,549 196,702

6,011 5,667

25,781 13,035
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
The details of the accounts and transactions with related
parties are as follows:
Sifat Transaksi/
Nature of Transactions
Pembelian Bahan baku, Beban antar Perusahaan, Beban Management Fee /
Raw Material Purchase, Intercompany Expenses, Management Fee Expenses.
Beban antar perusahaan yang tidak dikenakan bunga/
Non-interest bearing of intercompany charges
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
Beban imbalan kerja/
Post-employement benefits expense
Pinjaman operasional tanpa bunga/
Non-interest bearing operational loan
Investasi pada asosiasi/ Investment in associate

jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari The


Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (lihat

Persediaan PT Jatisari Srirejeki, entitas anak, dijadikan


jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh dari PT Bank

Persediaan PT Indo Beras Unggul, entitas anak, dijadikan


jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari PT Bank
Rabobank International Indonesia (lihat Catatan 19 dan 22).
Persediaan PT Subafood Pangan Jaya, entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank DBS Indonesia (lihat Catatan 19 dan 22).
Persediaan PT Sukses Abadi Karya Inti, entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank Rabobank International Indonesia (lihat Catatan 19

Persediaan PT Tiga Pilar Sejahtera, entitas anak, dijadikan


pinjaman yang
JP Morgan Chase Bank, N.A (lihat Catatan 19 dan 22).

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Jumlah persediaan yang dibebankan ke beban pokok
penjualan adalah sebesar Rp3.714.164 dan Rp2.856.794
masing-masing pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013.
2014 dan 2013 persediaan telah
diasuransikan terhadap risiko kebakaran, gempa bumi dan
risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing
sebesar Rp719.272 dan Rp594.851. Manajemen Grup
berpendapat bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut
cukup memadai untuk menutup kemungkinan kerugian atas

Pada 31 Desember 2014 dan 2013, tidak terdapat indikasi

2014
Rp

1,713
51
1,764
PT Bumiraya Investindo, entitas anak, membebankan
piutang pajak penghasilan pasal 28.a sebesar Rp1.253 untuk

Pada tahun 2014, PT Subafood Pangan Jaya, entitas anak,


menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) untuk
tahun fiskal 2012 sebesar Rp774 untuk pajak penghasilan

Mutasi aset (liabilitas) pajak tangguhan Grup pada tanggal


31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
1 Januari/ Dikreditkan
January 1, pada Laporan
2014 Laba Rugi
Komprehensif
Konsolidasian/
Credited
to Consolidated
Statements of
Comprehensive
Income
Rp Rp

78 --
78 --

10,650 8,043
10,728 8,043
-4,703 1,635
38

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
31 Desember/
December 31,
2013

Rp Rp
78
78

5,903
5,981
-3,147

2014
Rp

752
5
14,086
9,178
24,021

177
2,090
28
3,427
39
795
169,312
115,558
291,426
315,447

2014
Rp

-17,280

-98,856
9,678
-89,178
-106,458

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
A calculation of current tax of the Company is as follows:
2013
Rp

449,586

-344,054

105,532

67
453
-4,243
--
-3,723
-3,723
101,809

-- -9,860
-- -24,872
-- 27,370
94,447
18,889

-5,958

12,931
The reconciliation
result of computation of commercial income with the
prevailing tax rates is as follows:
2013
Rp

449,586

-344,054
-105,532
-21,106
-- 1,472
-14
-91
849
--
-18,889
-83,969

-102,858

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
10. Other Non-Current Financial Assets
2013
Rp
37,608 Plasma Receivable
7,095 Restricted Time Deposits (see Note 22)
2,820 Refundable Deposit
47,523 Total
Plasma receivable
2013
Rp
37,561 Koperasi Perkebunan Sipatuo
-- Koperasi Olak Gedong Melako Intan
47 Koperasi Dait Jaya
-- Koperasi Pade Jaya
-- Others
37,608 Total
Plasma receivables is denominated Rupiah.
Based on reviewed of the collectibility of receivables at the
year end management believes that all other receivables are
collectible, therefore the provision not provided.
11. Advances
2013
Rp
45,869 Advance for Purchase
-- Advance for Investment
20,901 Others
66,770 Total
Advance for purchase represents advances to supplier for
purchase of wheat flour, rice, plant seeds and other
supporting inventories of PT Tiga Pilar Sejahtera, PT Poly
Meditra Indonesia, PT Dunia Pangan, PT Jatisari Srirejeki
and PT Bumiraya Investindo, all subsidiaries.

Advance of investment is payment related to acquisition plan


of PT Golden Plantation (GP), a subsidiary, to PT Bailangu
Capital Investment (BCI). On February 10, 2015, BCI has
become a subsidiary of GP (see Note 44).

12. Other Non-Current Non Financial Assets


2013
Rp
22,225 Long-term Advances
-- Land
580 Others
22,805 Total
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

2014
Rp

2014 dan 2013, uang muka


pembangunan pabrik merupakan uang muka dalam rangka
pembangunan pabrik pengolahan makanan milik
PT Putra Taro Paloma dan PT Balaraja Bisco Paloma,

2013, uang muka pembangunan pabrik


penggilingan beras PT Sukses Abadi Karya Inti (SAKTI)
sebesar Rp97.500, diterima kembali oleh SAKTI terkait

Merupakan tanah yang diterima dari penyelesaian piutang


(NMSP) (lihat Catatan
dengan harga pasar Rp54.351. Tanah tersebut berlokasi
di Jakarta Utara. Selisih lebih nilai pasar tanah yang diterima
dikurangi nilai tercatat piutang adalah sebesar Rp11.093
dicatat sebagai pendapatan lain-lain (lihat Catatan 35).

1 Januari/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/


January 1, Addition
Rp Rp

406,480 2,172
185,250 28,522
10,716 14
763,371 16,392
14,984 4,311
16,736 7,168
33,277 1,564
10,657 737
1,441,471 60,880

81,391 13,410
7,584 7,715

262,546 124,824
214,513 239,553
2,007,505 446,382

paraf:

2014
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/
Addition Deduction

Rp Rp

16,044 --
966 --
65,823 681
4,826 88
4,615 --
2,801 1
210 --
95,285 770

3,198 --
4,360 --
102,843 770

2013
Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/
Addition Deduction
Rp Rp

851 --
13 --
5 --
18,857 495
204 --
3,233 --
839 432
-- --
24,002 927

10,514 --
2,152 --

100,474 --
157,824 --
294,966 927

9,774 --
815 --
62,754 239
1,744 --
2,161 --
2,112 431
132 --
79,492 670

1,641 --
3,744 --
84,877 670

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN
2014 2013
Rp Rp
84,903 74,026

5,453 4,618
7,228 5,020
1,896 1,213
99,480 84,877
In
38) dengan biaya
kumulasi penyusutan
Rp13,424 and Rp3,363, respectively.
e aset tetap adalah
masing-masing pada

es balik nama menjadi


become Group’s name.
rup seluruhnya berupa
Hak Guna Usaha (HGU). buildingright
rbagai tanggal antara

ada hambatan dalam


nah pada saat habis

terdiri dari proyek


strik PT Patra Power
m tahap pengembangan,
gah dan pembangunan
ukses Abadi Karya Inti,

ercatat aset dalam


n pembangkit tenaga
golahan beras telah
95% dari nilai kontrak
Desember tahun 2015
najemen berkeyakinan
am penyelesaian

ntuk tahun yang berakhir


h sebagai berikut:
2014 2013
Rp Rp
2,026 927
-770 -670
1,256 257
1,255 365
-1 108
44

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Jumlah bruto aset tetap yang telah disusutkan penuh dan

Aset tetap Grup, kecuali tanah dan kendaraan, telah


diasuransikan terhadap risiko kebakaran, gempa bumi dan
risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan sebesar
Rp1.464.655 dan Rp1.011.196 masing-masing pada
2014 dan 2013. Manajemen Grup
berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko tersebut.
Mesin dan kendaraan yang diperoleh Grup, melalui sewa
pembiayaan telah diasuransikan terhadap risiko kehilangan
dan kerusakan dengan nilai pertanggungan sebesar fasilitas
pembiayaan dan dijadikan jaminan atas masing-masing

Seluruh tanah, bangunan dan mesin produksi TPS, PT Poly


(PMI) dan PT Jatisari Srirejeki
seluruhnya entitas anak, dijadikan jaminan atas obligasi dan

Pada 31 Desember 2014 dan 2013, mesin silo PT Indo


(IBU) dan JS, keduanya entitas anak,
dijadikan jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari
PT Bank Rabobank International Indonesia (lihat Catatan 19

2014 dan
(SPJ), entitas anak, yang
dibiayai dari pinjaman ke PT Bank BRISyariah dijadikan
jaminan atas pinjaman tersebut (lihat Catatan 22).
2014 dan 2013, mesin SPJ yang
dibiayai dari pinjaman ke PT Bank DBS Indonesia
dijaminkan atas pinjaman tersebut (lihat Catatan 19 dan 22).
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, mesin PT Putra Taro
Paloma, entitas anak, yang dibiayai dari pinjaman ke
PT Bank UOB Buana Tbk dijadikan jaminan atas pinjaman

Pada 31 Desember 2014 dan 2013, bangunan dan mesin


PT Sukses Abadi Karya Abadi, entitas anak, dijadikan
jaminan atas pinjaman yang diperoleh dari PT Rabobank

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Sertifikat Hak Guna


lokasi di Bekasi dijadikan
eh dari PT Rabobank

ndikasi atas perubahan-


tkan penurunan nilai aset

2014
Penambahan/ Pengurangan/
Addition Deduction
Rp Rp

276,249 --
8,772 --

2013
Penambahan/ Pengurangan/
Addition Deduction
Rp Rp

88,890 --
4,284 --

silkan dibebankan pada

PT Bumiraya Investindo,
do Palma Oetama,
itrajaya Agro Palm,
nak, dijadikan jaminan
B Bank Berhad (lihat
Note 22).
ada Alam Hijau seluas
atas pinjaman kepada
o) Tbk (lihat Catatan 22).
i ke tanaman belum
.171 (termasuk selisih
masing-masing pada
Catatan 19, 20 dan 22).
and 22).
ng dikapitalisasi
dalah sebesar Rp5.453
k tahun-tahun yang

46

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
In 2014, the additions of plantations from acquired entity
amounting to Rp77,035 (acquisition cost of Rp77,853,
accumulated amortization of Rp819) (see Note 38).
A movement of plantation is as follows:
2013
Rp
Mature Plantation
94,252 Beginning Balance
-- Additional from Acquired
Reclassification from Immature
31,260 Plantation
125,512 Total
-21,055 Accumulated Depreciation
Accumulated Amortization
-- from Acquired Entity
104,457 Ending Balance
Immature Plantation
429,072 Beginning Balance
-- Additional from Acquired
88,890 Capitalized Expenditures
-31,260 Reclassification to Mature Plantation
486,702 Ending Balance
591,159 Total

ed on the area wide are as follows:


2014 2013
(Hektar/ (Hektar/
Hectares ) Hectares )
6,202 5,118
9,726 8,600
15,928 13,718
asuransikan terhadap
dengan jumlah
dan Rp110.000 pada
2013. Manajemen Grup
ngan asuransi tersebut
mungkinan kerugian atas

nan milik PT Bumiraya


, PT Charindo Palma
, PT Mitrajaya Agro
an PT Tandan Abadi
minan atas pinjaman subsidiaries,
d (lihat Catatan 22).
Note 22).

paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)

2014 2013
Rp Rp
48,912 46,467
11,357 2,217
11,355 11,358
7,911 3,752
1,369 19
971 5
239 22
106 --
82,220 63,840
ng dikeluarkan oleh Grup
ak atas tanah sampai

ugu Palma Sumatera,


itra Jaya Agro Palm
patkan Sertifikat Hak

atas nama PT Bumiraya


anggal penyelesaian
ini masih dalam

uisisi sebesar Rp106

(tanah
estindo, PT Airlangga
ama, PT Muarabungo
, PT Tandan Abadi
minan atas pinjaman
(lihat Catatan 22).

2014
1 Januari/ Penambahan/
January 1, Addition
Rp Rp

82,820 --
11,196 495
261,889 --
355,905 495

2,994 1,050
563 --
3,557 1,050
352,348

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


2013
Penambahan/ 31 Desember/
Addition December 31,
Rp Rp
-- 82,820
2,807 11,196
400 261,889
3,207 355,905

998 2,994
-- 563
998 3,557
352,348
Trademark consists of the brand names of the products
produced by PT Indo Beras Unggul, PT Subafood Pangan
Jaya, PT Putra Taro Paloma and PT Balaraja Bisco Paloma
which resulted from the acquisition of trademarks of PT Alam
Makmur Sembada and PT Unilever Indonesia. The brand
names are Taro, Ayam Jago and Subamie.

Management believes that there are no obstacles in the


extension of those brands.
Details of goodwill balances for December 31, 2014 and
2013 are as follows:
Perolehan Saham Pada/ Tahun Perolehan/
Acquition of Shares of Year of Acquisition
PT Subafood Pangan Jaya 2012
PT Tandan Abadi Mandiri 2012
PT Jatisari Srirejeki 2010

There is no indication of impairment value of the cash


generating unit or group of cash generating unit from the
entity where the goodwill belongs.
Management has made the sufficient review for balance of
goodwill as of December 31, 2014.

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

2013
Rp
2,964

14,086
485
29,893
--
4,107
1,784
--
--
--
20,968
--
48
1,467
2,767
29
1,028
2,042
4,120
2,445
39,493
124,762
127,726
Trade payables in
Note 39.
Details of trade payables by maturity is presented in Note
40
There is no collateral and interest in regards with the trade
payables.

2013
Rp

15,376
3,297
7,688
3,820
1,219
14,046
45,446

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


19. Utang Bank Jangka Pendek

The Hongkong Bank & Shanghai Corporation Limited

PT Bank Rabobank International Indonesia

Berdasarkan perjanjian kredit No. LA/CA/1862/2013


2013, PT Bumiraya Investindo
entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman jangka
pendek sebesar USD6,000,000 yang digunakan untuk
pembiayaan perkebunan. Fasilitas ini akan jatuh tempo
pada 3 Mei 2014 dan dikenakan tingkat bunga sebesar

adendum perjanjian
No. LA/CA/1862/A3/2014 bertanggal 2 Mei 2014 dan
adendum perjanijian
No. LA/CA/1862/A4/2014 bertanggal 27 Juni
fasilitas ini diperpanjang sampai dengan

Pada 31 Desember 2013 saldo terutang atas fasilitas ini


adalah USD6,000,000 (ekuivalen Rp73.134).

Berdasarkan perjanjian kredit No. LA/CA/1864/2013


2013, BRI memperoleh fasilitas
pinjaman belanja modal sebesar USD10,000,000.
Fasilitas ini akan jatuh tempo pada 31 Desember 2014
dan dikenakan bunga sebesar COF + 4% per tahun.
Berdasarkan perjanjian kredit No.LA/CA/1864/A3/2014
jatuh tempo fasilitas ini diperpanjang hingga 15 Agustus

Pada 31 Desember 2013 saldo terutang atas fasilitas ini


adalah USD5,000,000 (ekuivalen Rp60.945).

Selama periode pinjaman berlaku, BRI tidak


diperkenankan menjual aset-aset di luar aktivitas bisnis
paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

e tanaman belum
014 dan 2013 adalah
kurs Rp3.345) dan
.347) (lihat Catatan

unasi utang bank


ar USD16,000,000

uan fasilitas kredit


Juli 2012, PT Indo
emperoleh fasilitas
m advance dengan
ar Rp70.000 dan
tuh tempo pada
n bunga sebesar

hort-term advance
king capital dengan
kan amendemen
830/A4/2013 tanggal
2013. Sesuai dengan amendemen
830/A5/2013 tanggal
leh tambahan pagu
Fasilitas ini akan
14 serta dikenakan
ahun. Pinjaman ini

saldo terutang atas


ebesar Rp249.500

uan fasilitas kredit


7 Nopember 2013,
king capital facility
00. Fasilitas ini jatuh
2014 serta dikenakan bunga
Pada Januari 2014,

utang atas fasilitas ini

ah dengan Hak
4 yang berlokasi
ama IBU, seluruh
an (lihat Catatan

persetujuan fasilitas
31 Oktober 2013,
52

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

(PMI), entitas anak,


an non-revolving
00. Suku bunga
adalah sebesar COF
man ini memiliki jatuh

utang atas fasilitas ini

ah dibayar penuh.
persetujuan fasilitas
29 Oktober 2014,
ja terkait kontrak
Dunia PBB dan
engan pagu kredit
ng dikenakan untuk
300 bps per tahun.

utang usaha atas

an oleh PMI adalah

berlaku setelah

uk melakukan
au sebagian hak,

seluruh atau
an dari perjanjian
rtulis dari bank.

e fulfilled by PMI for this loan.

Pada 31 Desember 2014, saldo terutang atas fasilitas ini

persetujuan fasilitas
No. LA/CA/1876/2014 pada tanggal 19 Agustus 2014,
(SAKTI), entitas anak,
memperoleh fasilitas short-term loan facility dengan
pagu kredit sebesar Rp20.000. Suku bunga yang
dikenakan untuk pinjaman ini adalah sebesar COF + 250
bps per tahun. Jatuh tempo fasilitas pinjaman ini tanggal

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

persetujuan fasilitas
19 Agustus 2014,
asilitas uncommitted
engan pagu kredit sebesar
akan untuk pinjaman
er tahun. Jatuh
31 Agustus 2015.
ang usaha dan
an 8), serta paripasu

riod, SAKTI is required to do:


2014, SAKTI telah
atasan yang

utang atas fasilitas ini As of December

king Corporation b.
Limited (HSBC)
PT Dunia Pangan
mberian Fasilitas
40231/U/140305
Pangan (DP), entitas
aman Impor dan
BC dengan pagu
p200.000 dengan
80 hari dari tanggal
berlaku sampai
an sebesar COF +

ang usaha dan

riod, DP is required to:

Declare or distribution of dividend more than 30% of

Maintain current ratio at a minimum 1.25 times; and


Maintain gearing ratio at a maximum 2.50 times.
As of December 31, 2014, DP has complied with the
nt as required
As of December 31, 2014, the outstanding balance of
unted to Rp197,307.
paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Berdasarkan surat penawaran fasilitas-fasilitas umum


perbankan dengan No. 018/GCB-CSD/FA/AMD/VII/2013
tanggal 19 Juli 2013, Perusahaan, memperoleh fasilitas
kredit working capital berupa fasilitas Letter of Credit,
(Trust Receipt), Bank
Financing (Collection/Open
Account) dengan pagu kredit USD15,000,000. Fasilitas
ini memiliki jangka pembayaran maksimal 6 bulan dan
dapat digunakan sampai dengan 1 tahun dan dikenakan
bunga sebesar JIBOR + 4,5% per tahun. Jaminan atas
fasilitas ini adalah persediaan PT Tiga Pilar Sejahtera

perjanjian kredit
fasilitas

Atas fasilitas-fasilitas ini, Perusahaan dapat mencairkan


pinjaman dalam mata uang Rupiah dan Dolar Amerika
(USD). Saldo atas fasilitas ini masing-masing
adalah Rp140.303 dan Rp56.936 untuk mata uang
2014 dan 2013, serta
USD1,363,674 (ekuivalen Rp16.964) dan USD8,177,373
(ekuivalen Rp99.674) untuk mata uang USD masing-

Berdasarkan perjanjian kredit No. SKU/13/2069/N/MM


6 Nopember 2013, PT Jatisari Srirejeki
entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman berupa
fasilitas warehouse receipt financing dengan sebesar
Rp150,000 dikenakan bunga 12,75% per tahun. Jangka
12 bulan sampai dengan
6 November 2014. Jaminan atas fasilitas ini adalah
piutang usaha dan persediaan dan JS (lihat Catatan 6

perjanjian kredit
15 Desember
2014, pinjaman ini telah diperpanjang sampai dengan

riod, JS is required to:

Maintain DSCR minimal 1.25 times;


Maintain DER maximum 3.5 times; and
Maintain quick ratio minimal 1.3 times.

with the financial ratio as required

As of December 31,

Rp55,435, respectively.

RA FOOD Tbk
KEUANGAN

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 44 tertanggal


2013 di hadapan Veronica Nataarmadja,
(Business Law) notaris
di Jakarta, PT Subafood Pangan Jaya (SPJ), entitas
anak, memperoleh fasilitas kredit non cash loan berupa
account payable financing dan fasilitas revolving credit
masing-masing dengan pagu kredit sebesar Rp15.000
dan Rp5.000. Jangka waktu pinjaman adalah 1 (satu)
29 Januari 2014. Fasilitas ini
1310%
13,22% per tahun pada 31 Desember 2014 dan 10% per

Berdasarkan Akta Perubahan Perjanjian Kredit


13 Januari
di hadapan Veronica Nataarmadja, S.H., M.Corp.Admin,
M.Com (Business Law) notaris di Jakarta, fasilitas ini
diperpanjang, sehingga memiliki jatuh tempo 15 April
2015. Sampai tanggal pelaporan keuangan, perjanjian

Jaminan atas fasilitas perbankan tersebut di atas adalah


aset tetap, persediaan dan piutang usaha yang dimiliki

2014 dan 2013, saldo


terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp4.000 dan

11/PMK/RK/0339
21 Desember 2011 yang telah diperpanjang
terakhir melalui surat pemberitahuan perpanjangan
jangka waktu No. 14/CPB/0104 pada 16 Maret 2014,
Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit Modal Kerja
dari UOB dengan pagu kredit sebesar Rp160.000.
Jangka waktu pinjaman adalah 3 bulan sampai dengan
31 Mei 2013 dan telah diperpanjang sampai dengan
2014 serta dikenakan suku bunga
esember 2013.
Berdasarkan perubahan III terhadap perjanjian kredit
fasilitas ini diperpanjang sampai dengan pada 31 Maret

Saldo terutang atas fasilitas ini pada 31 Desember 2013


Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan melunasi
utang bank jangka pendek ke UOB sebesar Rp110.000.

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


g. PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Modal Kerja


No. S.2010.033/DIRCORPBANKING tanggal 22 Oktober
2010, PT Dunia Pangan (DP), entitas anak, memperoleh
fasilitas Kredit Modal Kerja sebesar Rp100.000 yang
digunakan untuk pembelian beras dan gabah dari

Periode fasilitas pinjaman ini selama


berdasarkan
No. 430/PrbPK/COD-Thamrin/ 2011 tanggal 10 Oktober
2011 yang telah dirubah dengan adendum perjanjian

pinjaman ini telah diperpanjang sampai 25 Nopember


2013 dan dikenakan bunga per tahun 11,5%.
Berdasarkan Akta Perpanjangan Perjanjian Kredit
No. 13 tanggal 18 Desember 2013 di hadapan Veronica
Nataatmadja, S.H., M. Corp.Admin., M.Com (Business
Law), notaris di Jakarta, DP memperoleh perpanjangan
fasilitas pinjaman dalam bentuk fasilitas pinjaman
promes berulang sampai 25 April 2014 dan dikenakan

Saldo terutang atas fasilitas ini pada 31 Desember 2013

Pada 2 April, 2014, fasilitas ini telah dilunasi.


20. Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya

fasilitas pinjaman dari Bunge Agribusiness Singapore Ltd


berupa fasilitas pinjaman berjangka untuk perkebunan
sebesar Rp29.085. Fasilitas pinjaman akan jatuh tempo pada
16 Mei 2014 dan dikenakan tingkat bunga sebesar 10% per
tahun. Berdasarkan adendum perjanjian
akan jatuh
24 Juli 2014 dengan plafon pinjaman sebesar Rp34.823.
Berdasarkan perjanjian tanggal 7 Juni 2013, BRI memperoleh
fasilitas pinjaman dari Bunge Agribusiness Singapore Ltd,
berupa fasilitas pinjaman berjangka untuk perkebunan
sebesar Rp20.712. Fasilitas pinjaman ini akan jatuh tempo

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

kan adendum perjanjian this facility will be due on July 24, 2014

i ke tanaman belum
422 dan Rp3.582 masing-
December 31, 2014 and 2013, respectively.
unasi seluruh pinjaman
Singapore Ltd sebesar Singapore Ltd loan and interest amounted to Rp61,543.

as sewa pembiayaan
berat dan kendaraan
aan pembiayaan sebagai certain financing companies as follows:

2014 2013
Rp Rp
24,249 --
13,472 18,576
1,286 3,334
1,122 --
708 1,469
40,837 23,379
a datang berdasarkan
pembiayaan pada
h sebagai berikut: 2013 are as follows:
2014 2013
Rp Rp
-- 14,827
22,327 9,403
14,461 2,092
10,863 --
47,651 26,322
-6,814 -2,943
40,837 23,379

18,315 11,602

22,522 11,777

e lease is secured by its assets.

adalah sebagai berikut: The details of leasing facilities are as follows:


a. PT SMFL Leasing indonesia (SMFL)
PT Putra Taro Paloma (PTP), a subsidiary, obtained
aan dari SMFL finance lease facilities from SMFL for purchase of
58 paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

ilai pembiayaan
bayaran 36 bulan,

2014 sebesar

b.
editra Indonesia
h fasilitas sewa
belian peralatan
esar Rp519 dan
a dikenakan bunga
of 6.5%.
2013 seluruh fasilitas sewa

2014 dan 2013, PT Tiga Pilar In


h fasilitas sewa
belian peralatan
esar Rp3,525 dan
ntara 36-48 bulan,
a 5,33% - 6,25%
2014 dan 2013
and

2013, PT Bumiraya
emperoleh fasilitas
g sebesar Rp1.079
an mesin-mesin,
n sewa pembiayaan
a 36 bulan dan

2014 dan 2013


and

aro Paloma (PTP),


embiayaan dari
biayaan mesin.
mbayaran selama
a sebesar 6,51%

2014 adalah

c.
2013, BRI dan entitas anak
ari PT Dipo Star
mbiayaan mesin-
59

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

erjanjian sewa
ayaran selama 36

2014 dan 2013

peroleh fasilitas
PT Dipo Star
Rp271. Perjanjian
ode pembayaran
nga antara 3,9% -

2014 dan 2013


48 dan Rp748.
peroleh fasilitas
PT Dipo Star
sewa pembiayaan
a 36 bulan dan

2014 dan 2013


6 dan Rp212.

2012, BRI dan entitas anak


dari PT Astra
ntuk pembiayaan
n sewa pembiayaan
a 36 bulan dan

14 adalah sebesar

2014
Rp

222,747
130,331
60,000
24,581
20,800
--
--
458,459

951,660
-35,297
5,650
922,013
60

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN


Pinjaman Sindikasi RHB Bank Berhad
Pada tanggal 26 Juni 2014, PT Bumiraya Investindo
(BRI), PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo
Palma Oetama (CPO), PT Mitra Jaya Agro Palm
(MJAP), PT Muaraungo Plantation
PT Tandan Abadi Mandiri (TAM), seluruhnya entitas
anak, sebagai debitur, memperoleh fasilitas pinjaman
sindikasi bank dari RHB Bank Berhad, Cabang
Singapura, Rabobank Cabang Hongkong, PT Bank
Permata Tbk dan Lembaga Pembiayaan Ekspor
dengan jumlah keseluruhan fasilitas
sebesar USD125,000,000, yang terdiri atas pinjaman
jangka panjang berupa Murabahah Fasilitas A dan
Fasilitas Murabahah sebesar USD100,000,000, serta
Fasilitas B sebesar
USD25,000,000. Fasilitas ini akan jatuh tempo pada
30 Juni 2019 dan dapat diperpanjang hingga 30 Juni
2021. Fasilitas ini dikenakan tingkat bunga sebesar
LIBOR+6% per tahun untuk fasilitas non Murabahah
dan tingkat bagi hasil sebesar 6,10% per tahun untuk
fasilitas Murabahah. Pinjaman fasilitas B dikenakan
tingkat bunga sebesar LIBOR+5,80% per tahun. Atas
PT Bumiraya Investindo
PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo Palma
Oetama (CPO), PT Mitra Jaya Agro Palm (MJAP),
PT Muarobungo Plantation (MBP), dan PT Tandan
Abadi Mandiri (TAM), seluruhnya entitas anak, harus
menjaga rasio Total Net Debt to EBITDA tidak melebihi
5,00 kali, penerapan awal akan dilakukan pada 30 Juni
2017 dan setiap 3 (tiga) bulan setelahnya. Pinjaman ini
pembiayaan
infrastruktur dan kegiatan lainnya dari perkebunan.
Jaminan atas fasilitas pinjaman sindikasi bank ini

Jaminan fidusia atas piutang, aset tetap dan


asuransi yang diberikan oleh PT Bumiraya
Investindo (BRI), PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ),
Palma Oetama
PT Muarobungo Plantation (MBP), PT Mitra Jaya
Agro Palm (MJAP) dan PT Tandan Abadi Mandiri

O, MBP. MJAP

nal Indonesia

persetujuan fasilitas

per

persetujuan fasilitas
paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

persetujuan fasilitas
5 Februari 2013,
(SAKTI), entitas anak,
rm Loan untuk
letter of credit atas
en, Jawa Tengah
eriode pinjaman

kat bunga sebesar

aripasu dengan
dan bangunan
di Sragen, mesin
ang akan dimiliki
Dunia Pangan dan
5.212 dan Rp7.095
2014 dan 2013

berlaku, SAKTI

an 2013, SAKTI
mbatasan yang
i ke aset tetap
p13.192, masing-

an 2013, saldo
esar Rp202.497

Pemberian Jaminan
hadapan Veronica
rta, Perusahaan

(TL)
bersama-sama
dan Stand by
(SBLC) dengan jumlah pokok tidak
tuh tempo pada

t adalah untuk
k tanah, bangunan
Bogor, Jawa Barat
Unilever Indonesia

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

KEUANGAN

Fasilitas pinjaman TL dikenakan bunga sebesar


Jakarta Inter Bank Offered Rate (JIBOR) + 4% per
tahun dan dijamin dengan aset yang diakuisisi dari
PT Unilever Indonesia Tbk (lihat Catatan 13).
Pada tanggal 31 Desember 2104 dan 2013, saldo
terutang atas fasilitas ini adalah masing-masing

Selain fasilitas tersebut, Perusahaan memperoleh


fasilitas lindung nilai mata uang asing dengan nilai

Fasilitas ini belum digunakan oleh Perusahaan sampai


dengan periode 31 Desember 2014 dan 2013.

Surat Persetujuan
2 September
(PTP), entitas anak,
memperoleh fasilitas Term Loan (TL) dengan pagu
sejumlah Rp128.000 untuk membiayai
pembelian tanah, mesin dan peralatan, serta
pembangunan pabrik yang berlokasi di Demak, Jawa

Fasilitas pinjaman ini dikenakan bunga sebesar JIBOR


+ applicable margin per tahun. Jangka waktu pinjaman
adalah 60 bulan dan memiliki grace period 18 bulan
sejak tanggal persetujuan kredit. Jaminan atas
pinjaman ini paripasu dengan pinjaman yang dimiliki
oleh PTP, serta tanah, mesin dan peralatan, dan

Atas pinjaman ini, PTP harus menjaga Net Debt to


Equity Ratio maksimum 2,5 kali, Net Debt to EBITDA
Ratio maksimum 3,5 kali dan Debt Service Coverage

31 Desember 2014, PTP telah


memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang

Pada tanggal 31 Desember 2014, saldo terutang atas

44 tanggal
29 Januari 2013 di hadapan Veronica Nataarmadja,
S.H., M Corp. Admin., M.Com (Business Law) notaris
di Jakarta, PT Subafood Pangan Jaya (SPJ), entitas
anak, memperoleh fasilitas kredit Non Revolving Long
Term Loan dengan pagu kredit sebesar Rp80.000.
Jangka waktu pinjaman adalah 5 (lima) tahun sampai
dengan 19 Desember 2017 termasuk grace period
(enam) bulan. Fasilitas pinjaman ini
dikenakan bunga masing-masing sebesar 13,71% per
tahun pada 31 Desember 2014 dan 11% per tahun

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

KEUANGAN

Jaminan atas pinjaman ini paripasu dengan utang


bank jangka pendek yang diterima oleh SPJ

Atas pinjaman ini, SPJ, entitas anak, harus menjaga


Debt Service Ratio minimum sebesar 1,0 kali dan
sebesar 2 kali.
31 Desember 2014, SPJ telah
memenuhi rasio-rasio dan pembatasan yang

31 Desember 2014 dan 2013, saldo


terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp60.000 dan

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi Nomor


011.051 dan Akta Perjanjian Kredit Investasi No. 46
2011, seluruhnya dibuat
di hadapan Alia Ghanie, S.H., notaris di Jakarta,
(PAH), entitas anak,
memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Investasi

Fasilitas ini memiliki jatuh tempo pada 22 Januari 2019


dengan masa tenggang (grace period) 36 bulan dan
dikenakan tingkat bunga sebesar 11,5% per tahun.
Jaminan atas fasilitas pinjaman tersebut di atas adalah
kebun kelapa sawit PAH seluas 942,29 hektar (lihat

Tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank,


Penerima Kredit tidak diperkenankan untuk :
Mengadakan penggabungan usaha (merger), atau
konsolidasi dengan perusahaan lain.
Melakukan Investasi, penyertaan modal atau
pengambilalihan saham pada perusahaan lain.
Mengijinkan pihak lain menggunakan perusahaan

Merubah bentuk atau status hukum perusahaan,


Anggaran Dasar
resipis atau
perusahaan baik antara pemegang saham maupun

Membayar hutang kepada pemegang sahamnya.


Membagikan dividen atau keuntungan usaha

Memberikan pinjaman kepada siapapun juga,


termasuk kepada para pemegang saham, kecuali
dalam rangka transaksi dagang yang berkaitan

Menerima pinjaman dari pihak lain, kecuali jika


pinjaman tersebut diterima dalam rangka transaksi
dagang yang berkaitan dengan usahanya.
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

KEUANGAN

Memperoleh pembiayaan dari perusahaan leasing.


Melakukan akuisisi/pengambilalihan asset milik

Membuka kantor cabang atau perwakilan baru,


atau membuka usaha baru selain usaha yang telah

Mengikatkan diri sebagai Penjamin dan


menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain.
Membubarkan Perusahaan atau minta dinyatakan

Merubah susunan pengurus, Direksi dan

Pada tanggal 31 Desember 2014, saldo terutang atas

Berdasarkan surat persetujuan prinsip pembiayaan


No. R.107/SP3/CMG2/07-13 tertanggal 17 Juli 2013,
(TPS), entitas anak,
memperoleh fasilitas kredit Musyawarakah untuk
pembiayaan pengadaan mesin produksi dengan pagu
kredit sebesar Rp17.000. Jangka waktu pinjaman
adalah 5 (lima) tahun. Tingkat bagi hasil atas fasilitas

Jaminan atas pinjaman ini adalah mesin yang dibiayai

Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, saldo


terutang atas fasilitas ini adalah sebesar Rp13.408 dan

Berdasarkan surat persetujuan prinsip pembiayaan


B.005-MKT/OL/SMG/02/2014
19 Pebruari 2014, PT Subafood Pangan Jaya (SPJ),
entitas anak, memperoleh fasilitas kredit line facility
(LF) murabahah untuk pembiayaan pengadaan mesin
pembuatan bihun dengan pagu kredit sebesar
Rp7.700. Jangka waktu pinjaman adalah 5

Tingkat bagi hasil atas fasilitas ini sebesar 15,5% per


tahun. Jaminan atas pinjaman ini adalah mesin yang
Pada tanggal 31 Desember 2014, saldo terutang atas

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)

Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit Investasi Nomor


KP-CRO/CBC-JPM/005/PK-KI/2008 No. 21 dan Akta
Perjanjian Kredit Investasi Nomor KP-CRO/CBC-
22 tanggal 9 September
2008, seluruhnya dibuat di hadapan Sri Ismiyati, S.H.,

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

(BRI),
injaman Kredit Investindo

an digunakan untuk
n kelapa sawit,
yang diberikan
dan pengembangan plantation area of
00 hektar beserta
bunga sebesar annum.

- Kebun I memiliki pagu Investment Loan


riode pembayaran
6 (enam) bulan termasuk masa 8 (eight) years and
period of 30 months.
- Kebun II memiliki pagu
riode pembayaran
6 (enam) bulan termasuk masa
period of 42 months.
e tanaman belum
014 dan 2013,

edit Investasi

28 tanggal
pan Sri Ismiyati,
peroleh fasilitas
abrik Kelapa Sawit
n pabrik kelapa construction of palm oil mill.

2013 biaya pinjaman yang


masing sebesar
Rp2,498. (see Note 13).
aldo terutang atas

2014, BRI dan entitas anak

onesia (LPEI) h.
yaan Investasi
. 62 dan No. 72,
2012 yang telah
ri, S.H., notaris
(ASJ) dan PT Airlangga Sawit Jaya
keduanya entitas Palma Oetama
biayaan kembali
urabahah dengan nilai total
3 tahun
ngkat bagi hasil per annum.

67

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Borrowing cost capitalized to plantation for the years
ended December 31, 2014 and 2013 amounted to
Rp2,425 and Rp7,009 (see Note 14), respectively.

As of December 31, 2013, the outstanding balance of


this loan facility amounting to Rp48,929.
Dated July 10, 2014, CPO dan ASJ has fully paid the
long-term bank loan of Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia amounted to Rp36,165.
23. Long - Term Employees Benefits
Obligation
Post-employment defined benefit plan
Group recognized post-employment liability based on the
existing Labor Law. The balance of Group’s estimated
liability on employee benefits as of December 31, 2013 and
2012 were calculated by PT Dian Artha Tama, independent
actuary, in its reports dated April 2, 2015 and March 24,
Post-employment benefits recognized in the consolidated
statements of financial position are as follows:
2013
Rp
38,397 Present Value of Defined Benefit Plan
534 Unrecognized Past Service Cost
-405 Adjustment
-550 Unrecognized Actuarial Gain
37,975 Total
The details of post-employement benefits as of December
31, 2014 and 2013 are as follows:
2013
Rp
7,896 Current Service Cost
2,142 Interest Expenses
27 Amortization of Vested Past Service Cost
740 Amortization of Non Vested Past Service Cost
8 Adjustment
1,158 Actuarial Loss (Gain)
11,971 Total Employee Benefits Expense

ated liability on employee benefits

2013
Rp
26,833 Beginning Balance
Employee Benefits Expense
11,971 Recognized in the Current Year
-372 Adjustment
-457 Realization of Payment in Current Year
37,975 Ending Balance
paraf:

2014
Rp
2014 2013
Rp Rp
61,867 38,397
-- --
61,867 38,397

5,648 3,960

-- --

pascakerja pada

2014
Rp

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(sukuk) TPS The Company’s initial public offering of Rp600,000 and


Rp300,000 of bond and Sukuk Ijarah (sukuk) TPS Food I
dated April 1, 2013 was declared effective by the Indonesian
Financial Services Authority in its letter No. S-62/D.04/2013
dated March 28, 2013. The bond and sukuk will be matured
on April 5, 2018 and bears an interest rate of 10.25% and
fee ijarah amounting to Rp30,752 per annum.

The first payment of interest bond and fee ijarah will be paid
on July 5, 2013.
This bonds and sukuk have been rated idA-and idA-(sy) by
PT Pemeringkat Efek Indonesia
December 31, 2014 and 2013, respectively.
Issuance of Bond of TPS Food I conducted with the Deed
of Agreement the trustee between company and PT Bank
Mega Tbk, third party, acted as Trustee.

The sukuk ijarah scheme used is underwriting of the plant,


property and equipment of PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
and PT Poly Meditra Indonesia (PMI), subsidiaries.
The Company has to comply with certain restrictions under
bond covenants as stipulated in the Offering Circular.

As of December 31, 2014 and 2013, the Company has


complied with the financial ratio as required.
Bond and sukuk are secured by property, plant and
equipment of TPS, PMI and PT Jatisari Srirejeki (JS) and
performing receivables of TPS (see Notes 4 and 13).
Accrued Interest expense and fee ijarah amounting to
Rp15,375 and Rp7,688 for Decem
2014 serta Rp15.376 dan Rp15,376 and Rp7,688 for December 31, 2013.

paraf:
December 31, 2014 and 2013 are as follows:
2014
Persentase Ditempatkan dan
Kepemilikan/ Disetor Penuh/
Percentage of Issued and
Ownership Fully Paid
% Rp

4.20 67,500

14.77 95,089
9.33 60,055
9.20 59,238
9.09 58,520
6.59 42,438
6.59 42,400
6.52 41,964
33.71 217,016
95.80 616,720
100.00 684,220
2013
Persentase Ditempatkan dan
Kepemilikan/ Disetor Penuh/
Percentage of Issued and
Ownership Fully Paid
% Rp

4.61 67,500

14.38 84,121
10.12 59,238
9.08 53,118
8.14 47,641
7.79 45,600
6.20 36,276
39.68 232,206
95.39 558,200
100.00 625,700

dated October 1, 2014.


December 31, 2014 and 2013 is as follows:
2013

Lembar/Shares
2,926,000,000

--
2,926,000,000
71

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

etor - Neto
ember 2014 dan 2013

2014
Rp
1,257,205

1,193
1,258,398

Restrukturisasi Entitas

Jumlah
Saham yang Diperoleh/
Total Acquired
Shares

109,890,000
90,909
111,888,000
37,962
21,000
39,999
109,999
149,999
19,999
2,499
2,499

paraf:

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

Jumlah Bagian Perusahaan


Saham yang Diperoleh/ atas Aset Bersih/
Total Acquired The Company's
Shares Portion of Net Assets
Rp
109,890,000 110,632
90,909 92,377
111,888,000 117,719
37,962 37,962
21,000 21,529
39,999 39,480
109,999 50,134
149,999 73,385
19,999 18,296
2,499 702

562,216

T Golden Plantation Tbk


waran umum saham
ar saham biasa kepada
ham ini, kepemilikan
dari 99,99% menjadi changed from 99.99% to 78.17%.

dan sesudah perubahan


94 dicatat sebagai
other equity component.
Transaksi pada Entitas Anak/
Transaction in Subsidiaries
2014 2013
Rp Rp
73,994 --
95,827 95,827
169,821 95,827

Rp

32,214
25,000
7,214

453,821
417,103
36,718
43,932
73

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

angan (DP), entitas anak


an PT Indo Beras Unggul
ga kepemilikan DP
%. Selisih lebih antara
ang diperoleh adalah

melakukan konversi
5.000 menjadi 32.800
Investindo (BRI), entitas
haan pada BRI berubah
64,95%. Perubahan nilai investasi
esar Rp36.718.
na Cadangan Umum
putusan Rapat Umum
8 tanggal 26 Juni 2014
e S.H., S.E., M.Kn.,
aham Perusahaan
dividen tunai sebesar
13 Januari 2015 dan
ebesar Rp62.079 dari

putusan Rapat Umum


tanggal 16 April 2013
e S.H., S.E., M.Kn.,
aham Perusahaan
dividen tunai sebesar
23 Juli 2013 dan
ebesar Rp42.239 dari

gan nonpengendali pada

1 Januari / Penambahan dari


Laba Komprehensif Pendirian (akuisisi)/
January 1, Tahun Berjalan/
Additional from
Comprehensive
Income for the
Year

Rp Rp
-- 2,134
242,413 -2,361
101,475 46,449
399 95
218 8
33 --
59 5
344,597

2013
Penambahan dari Penambahan dari
Laba Komprehensif Pendirian (akuisisi)/
Tahun Berjalan/ Additional from
Additional from establishment
Comprehensive (acquisition)
Income for the
Year
Rp Rp
-2,868 --
39,049 --
123 --
30 --
-- --
-- --

2014
Rp
5,251,462
-111,488
5,139,974
produk utama
as follows:
2014
Rp

555,311
377,771
933,082

489,249
200,367
97,904
27,207
22,390
837,117
1,770,199

3,343,647

103,152
23,148
11,316
137,616
5,251,462
-111,488
5,139,974
esent Sales to third parties.

sales amount exceeding 10% of


of December 31, 2014 and 2013,

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
32. Cost of Goods Sold
2013
Rp
Food Manufacturing
Usage of Raw Materials
186,067 Beginning Balance
903,480 Purchases
-236,059 Ending Balance
853,488 Total Usage of Raw Materials
57,298 Direct Labor
122,175 Factory Overhead Expenses
1,032,961 Cost of Good Manufactured
Finished Goods
15,092 Beginning Balance
-- Purchases
-15,993 Ending Balance
Cost of Goods Sold for
1,032,060 Food Manufacturing
Rice Mills
Usage of Raw Materials
195,170 Beginning Balance
1,937,559 Purchases
-514,816 Ending Balance
1,617,913 Total Usage of Raw Materials
12,937 Direct Labor
34,250 Factory Overhead Expenses
1,665,100 Cost of Good Manufactured
Finished Goods
102,441 Beginning Balance
393,116 Purchases
-107,826 Ending Balance
Cost of Goods Sold for
2,052,831 Rice Mills
Agribusiness
Fresh Fruit Bunch
16,131 Maintenance Plantation
19,772 Harvest and Freight
10,267 Indirect Cost
10,415 Direct Labor
Amortization of Plantation
4,285 (see Note 14)
Fresh Fruit Bunch Produced
60,870 Period
-- Beginning Balance
703 Purchases
-1,061 Ending Balance
Fresh Fruit Bunch Ready for Used
60,512 for Production and Sales
-- Cost of good Sold Fresh Fruit Bunch Sales
Fresh Fruit Bunch Used
60,512 for Production

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2013
Rp
Crude Palm Oil and Palm Kernel
and Its Derivatives
-- Direct Labor
-- Depreciation Expenses
-- Indirect Production Cost
60,512 Cost of Goods Manufactured
-- Beginning Balance
-2,140 Ending Balance
Cost of Goods Sold for Crude Palm Oil
58,372 and Palm Kernel and its Derivatives
58,372 Total Cost of Goods Sold Agribusiness
3,143,263 Total
There is no purchase with net pucrhase amount exceeding
10% of total net purchase pertain as of December 31, 2014
and 2013, respectively.
33. Operating Expenses
2013
Rp
Selling
84,543 Freight
80,225 Promotion
22,812 Employee Salaries and Allowances
4,317 Rental
6,924 Business Trip
501 Research and Development
1,213 Depreciation (see Note 13)
125 Professional Fee
759 Repair and Maintenance
9 Training and Seminar
410 Insurance
5,633 Others (below Rp500 each)
207,471 Total
General and Administrative
47,335 Salaries and Allowances
5,375 Transportation and Accomodation
4,793 Rental
3,488 Tax Expenses
5,020 Depreciation (see Note 13)
5,595 Professional and Consultant
2,990 Training and Development
2,938 Office Supplies
1,535 Electricity and Water
1,392 Representation and Entertainment
1,078 Telephone, Telex and Facsimile
912 Building Maintenance and Cleaning
1,174 Legal and Permit
6,837 Others (below Rp500 each)
90,462 Total
297,933 Total Operating Expense
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

December 31, 2014 and 2013


(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
34. Finance Cost - Net
2013
Rp
6,063
-129,950
-23,063
-16,710
-163,660
Interest income represents interest income from bank
accounts, time deposits and short-term investments
Notes 3 and 6), while interest expense is interest expense on
borrowings, finance lease and bond (see Notes
and 24).
35. Other Income (Expenses)
2013
Rp

-- Write-Off of Plasma Payable


-- Gain on Foreign Exchange - Net
-- Discount of Acquisition of Subsidiary (see Note 38)
8,015
8,015

-2,196 Loss on Foreign Exchange - Net


-5,667
-2,458
-10,321
36. Earnings per Share
Earnings per share calculation is as follows:
2013
Total of Comprehensive Income
before Proforma Adjustment Attributable
310,394
2,926,000,000 Weighted Average of Outstanding Shares
106.08 Basic Earnings per Shares (in Full Rupiah)

paraf:

2014
Pengolahan Agribisnis/
Beras/ Agribusiness
Rice
Mills
Rp Rp
3,282,617 137,617
2,835,627 110,229
446,990 27,388
132,048 26,238
44,470 -3,937
270,472 5,087
63,996 -673

206,476 5,760
-51,658 7,290

2,477,979 1,975,107
1,977,694 1,043,156

262,485 80,116

29,493 24,765
2013
Pengolahan Agribisnis/
Beras/ Agribusiness
Rice
Mills
Rp Rp
2,372,508 79,795
2,052,831 58,372
319,677 21,423
82,343 10,396
43,882 5,117
193,452 5,910
37,303 4,418

156,149 1,505
-39,297 1,742
1,663,197 1,102,873
1,317,732 411,193

14,588 40,861

24,013 5,892
79

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
38. Business Combination
Acquisition of PT Persada Alam Hijau (PAH))
Based on the Deed of general Meeting of Stockholders’ PAH
No. 35 and Deed of Sale and Purchase of shares No. 36 and
No. 37 dated December 12, 2014 and December 15, 2014,
respectively.made in presence of Antonius Wahono
Prawirodirdjo, SH, a notary in Jakarta, PT Golden Plantation,
Tbk (GP), a subsidiary, acquired all shares ownership in PAH
from PT Profindo Putra Utama and Fransiscus Suciyanto,
third parties, with a total transaction value amounting
Rp4,972.
The following table summarizes the number of identifiable
tanggal assets and liabilities acquired on the date of acquisition were:

Cash on Hand and Cash in Banks


Trade Receivables - Third Parties
Other Current Financial Assets
Inventories
Advances
Prepaid Expenses
Other Non-current Financial Assets
Property, Plant and Equipment
Plantations
Deferred Tax Assets
Deferred Landright cost - Net
Trade Payables - Third Parties
Taxes Payable
Accrued Expenses
Other Non-current Financial Liabilities
Bank Loan
Finance Lease Obligation
Due to Related Parties Non-Trade
Deferred Tax Liabilities
Total Net Assets
Proportion Acquired
Share of Fair Value of Net Assets
Discount
Total Purchase Consideration
acquisition of a subsidiary 100%
ing balance.
d by GP, related to deduction of
PAH is previous shareholder

paraf:

the year.

financial statements of the Company.

2014 amounted to Rp122 and Rp1,218.

2014

Rp3,504 and Rp3,343.

2014
Mata Uang Asing/ Foreign Currencies

SGD EUR

-- --
-- --
-- --
-- --

-39,289 -661
-- --
-- --
-- --
-39,289 -661

-39,289 -661
2013
Mata Uang Asing/ Foreign Currencies

SGD EUR

-- --
-- --
-- --
-- --

-15,434 -21,500

-- --
-15,434 -21,500

-15,434 -21,500
81

RA FOOD Tbk

KEUANGAN

dan Manajemen

Faktor dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan


Dalam menjalankan aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan, Grup menghadapi risiko keuangan yaitu
risiko kredit, risiko likuiditas, risiko nilai tukar dan risiko
bunga dan mendefinisikan risiko-risiko tersebut sebagai

• Risiko kredit: kemungkinan bahwa pelanggan tidak


membayar semua atau sebagian piutang atau tidak
membayar secara tepat waktu dan akan
Grup menetapkan
piutang usaha
perusahaan dapat mengalami kesulitan dalam
memenuhi liabilitas yang terkait dengan liabilitas

• Risiko nilai tukar mata uang adalah risiko dimana


nilai wajar atau arus kas masa mendatang dari suatu
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat
perubahan nilai tukar mata uang asing. Instrumen
keuangan Grup yang mempunyai potensi atas risiko
nilai tukar mata uang terutama terdiri dari kas dan

• Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar


atau arus kas masa datang dari suatu instrumen
keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku
bunga pasar. Grup tidak memiliki risiko suku bunga
terutama karena tidak memiliki pinjaman dengan

Dalam rangka untuk mengelola risiko tersebut secara


efektif, Direksi telah menyetujui beberapa strategi untuk
pengelolaan risiko keuangan, yang sejalan dengan
tujuan grup. Pedoman ini menetapkan tujuan dan
tindakan yang harus diambil dalam rangka mengelola

Kebijakan manajemen Grup untuk mengelola risiko

• Pemberian jaminan kredit dari pelanggan untuk


meminimalkan risiko piutang yang tidak tertagih;
• Meminimalkan tingkat suku bunga dan beban

• Membuat perencanaan keuangan yang berimbang,


sehingga dapat memenuhi liabilitas keuangan.
• Kegiatan manajemen risiko keuangan dilakukan dan

Grup mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan


kebijakan jaminan pembayaran berupa bank garansi
dan aset tetap, dimana setiap pelanggan baru harus
melalui persetujuan Direksi. Sebagai bagian dari proses
dalam persetujuan atau penolakan tersebut, reputasi
dan jejak rekam pelanggan menjadi bahan
maturity:
2014
0 - 30 hari/days 31 - 90 hari/days

1,053,124 --
514,760 659,776
-- --
-- --
-- --
1,567,884 659,776
2013
0 - 30 hari/days 31 - 90 hari/days

-- --
468,595 253,101
-- --
-- --
-- --
468,595 253,101

Note 4).

2014 2013
Rp Rp

120,723 121,835
73 113,601
2,283 1,183
16,664 2,887
139,743 239,506
22,705 28,784
162,448 268,290

paraf:

2014 2013
Rp Rp

794,260
30,000
44,304
868,564

184,560
1,215,572

--
--

5,172
5,172

tempo sebesar
edit yang signifikan

membayar semua
Untuk memenuhi
harap kegiatan
s kas masuk yang

gan pengawasan
terus menerus
mpo dari liabilitas

abilitas keuangan

2014
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
1 - 5 tahun/ Lebih dari 5 Tahun/ Tidak Ditentukan/
1 - 5 years More than 5
years
-- --
-- --
-- --
-- --
-- --
1,307,018 --
22,522 --
592,979 --
299,329 --
-- --
2,221,848 --
84

2013
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
1 - 5 tahun/ Lebih dari 5 Tahun/ Tidak Ditentukan/
1 - 5 years More than 5
years
5,910 --
-- --
-- --
-- --

-- --
320,937 --
11,777 --
592,152 --
299,181 --
-- --
1,229,957 --
nga pinjaman,
ngan suku bunga
mbah eksposur

gan membuat
ngka panjang
rates.

2014
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
1 - 5 tahun/ Lebih dari 5 Tahun/ Tidak Ditentukan/
1 - 5 years More than 5
years
-- --
1,211,609 --
1,010,239 --
2,221,848 --
2013
Akan Jatuh Tempo/ Will Due on
1 - 5 tahun/ Lebih dari 5 Tahun/ Tidak Ditentukan/
1 - 5 years More than 5
years
5,910 --
1,046,807 --
177,240 --
1,229,957 --

1% bunga pinjaman
akan menurunkan

Rp9,263).

paraf:
Sensitivity Analysis

10% pada
2014 and

Fair Value Estimation

2013
Nilai Wajar/ Nilai Tercatat/
Fair Value Carrying Value
Rp Rp

1,216,554 316,590
1,344,812 905,405
13,744 110,412
107 43,364
100,038 47,523
2,675,255 1,423,294

768,684 780,198
1,380,472 430,985
1,585 2,624
203,490 127,726
40,837 23,379
900,339 891,333
55,532 45,446
21,103 11,343
34,881 64,245
3,406,923 2,377,279
As of December
rate.
86

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Ikatan dan Perjanjian Penting
Berdasarkan surat perjanjian kerjasama tanggal
7 Januari 2010, PT Bumiraya Investindo (BRI),
entitas anak, mengadakan kerjasama dengan

Sipatuo) terkait pengelolaan lahan perkebunan


seluas 3000 hektar yang berlokasi di Pulau laut
Selatan, Kalimantan Selatan. Di dalam perjanjian
tersebut BRI memiliki hak memperoleh jasa

tanaman belum menghasilkan dan menerima


seluruh penjualan tandan buah segar
plasma dengan harga sesuai dengan surat
keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Kerjasama ini memiliki jangka waktu sampai

nota
31 Oktober 2011 antara PT Tugu Palma Sumatera
dan masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu yang
diwakili oleh Camat Seberida dan Kepala Desa
Paya Rumbai, kedua pihak setuju untuk
melakukan kemitraan dimana lahan komposisi
perkebunan yang dialihkan sebesar 60% adalah
alokasi perkebunan inti dan sebesar 40% adalah

Berdasarkan Berita Acara Rapat Sosialisasi


Pembangunan Kebun Kelapa Sawit tanggal 5 April
2013 antara PT Tandan Abadi Mandiri (TAM) dan
masyarakat Kabupaten Sarolangun, kedua pihak
setuju untuk mengalokasikan 40% dari lahan yang
dialihkan sebagai lahan kebun untuk masyarakat.
Berdasarkan Surat Pernyataan Direksi PT Mitra
Jaya Abadi Prima No. 13 tanggal 12 Juli 2012
antara TAM dan masyarakat Kabupaten
kedua pihak
mengalokasikan 40% dari lahan yang dialihkan
sebagai lahan kebun untuk masyarakat.

Berikut aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak

• Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan aset


tetap pada entitas anak melalui realiasasi uang muka
pembelian aset tetap adalah sebesar Rp8.438 dan

• Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan aset


tetap pada entitas anak melalui penambahan sewa
pembiayaan adalah sebesar Rp21.140 dan Rp12.666.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember 2014 dan 2013
(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan aset
tetap pada entitas anak melalui pinjaman bank adalah
masing-masing sebesar Rp7.700 dan Rp67.768.
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan aset
tetap pada entitas anak melalui kapitalisasi biaya
pinjaman adalah sebesar Rp11.910 dan Rp13.192.

31 Desember
perkebunan pada entitas anak melalui kapitalisasi biaya
gaji adalah sebesar Rp48.617.
31 Desember
perkebunan pada entitas anak melalui kapitalisasi beban
penyusutan adalah sebesar Rp5.453.
31 Desember 2014 dan
tanaman perkebunan pada entitas anak melalui
kapitalisasi biaya pinjaman adalah sebesar Rp66.171

Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan utang


bank melalui pembayaran kepada pemasok adalah
sebesar Rp433.707 dan Rp121.329.
Pada 31 Desember 2014 dan 2013, penambahan utang
bank melalui beban bunga adalah sebesar Rp2.275 dan

Pada 31 Desember 2014, pembayaran


sebesar Rp24.871 masih terutang.
43. Pengelolaan Permodalan

Investasi Jangka Pendek


Deposito yang Dijaminkan

Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi


Entitas Sepengendali
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak
Selisih Transaksi Pihak Nonpengendali
Kepentingan Nonpengendali

Rasio Liabilitas terhadap Modal Disesuaikan

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN

Untuk Tahun-tahun yang Berakhir pada Tanggal

(Dalam Jutaan Rupiah, Kecuali Dinyatakan Lain)


Tujuan utama Perusahaan dalam hal pengelolaan modal
adalah mengoptimalisasi saldo utang dan ekuitas
Perusahaan dalam rangka mempertahankan perkembangan
bisnis di masa depan dan memaksimalkan nilai pemegang
saham. Perusahaan mengelola struktur modal dan membuat
penyesuaian yang diperlukan dengan memperhatikan
perubahan kondisi ekonomi dan tujuan strategis

44. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan


• Pada 10 Februari 2015, PT Golden Plantation Tbk (GP),
46.500 saham
PT Bailangu Capital Investment (BCI) dari PT Pangeran
(PD), dengan nilai perolehan Rp46.500.
11 Februari 2015, GP melakukan
pembelian 7.500 saham (12,5%) BCI dari PD dengan

• Pada 4 Maret 2015, PT Swasembada Tani Selebes,


entitas anak, mengadakan perjanjian kerjasama dengan
(Wuxi) Commercial Co., LTD dan PT Buhler
pengadaan, instalasi
2 x 17 TPH white rice
reprocessing di Sulawesi Selatan. Nilai kontrak ini
adalah USD7,000,000 dan akan berakhir pada

45. Standar Akuntansi Baru yang Belum Berlaku

Standar akuntansi yang telah dikeluarkan oleh DSAK-


IAI tetapi belum efektif di tahun 2014, namun
penerapannya disyaratkan untuk tahun buku yang
dimulai 1 Januari 2015 adalah sebagai berikut:
2013): Penyajian laporan

PSAK No. 4 (Revisi 2013): Laporan keuangan

PSAK No. 15 (revisi 2013): Investasi pada entitas


asosiasi dan ventura bersama
PSAK No. 24 (Revisi 2013): Imbalan kerja
PSAK No. 46 (Revisi 2014): Pajak penghasilan
PSAK No. 48 (Revisi 2014): Penurunan nilai aset

PSAK No. 50 (Revisi 2014): Instrumen keuangan:

PSAK No. 55 (Revisi 2014): Instrumen keuangan:


pengakuan dan pengukuran
PSAK No. 60 (Revisi 2014): Instrumen keuangan:

PSAK No. 65: Laporan keuangan konsolidasian


PSAK No. 66: Pengaturan bersama
PSAK No. 67: Pengungkapan kepentingan dalam

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
- PSAK No. 68: Fair value measurement
- ISAK No. 26 (Revised 2014): Reassessment of
embedded derivatives

andards is not permitted.


date of this of financial
till evaluating the potential
evised standards.

ompany is responsible for the


ion of the consolidated financial
horized to be issued by Directors

paraf:
FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
AL POSITION
As of December 31, 2014 and 2013
herwise Stated)

ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables - Third Parties
Other Current Financial Assets
Inventories
Prepaid Taxes
Prepaid Expenses
Advances
Total Current Assets
NON-CURRENT ASSETS
Due from Related Parties Non-Trade
Other Non-Current Financial Assets
Investment in Associate
Deferred Tax Assets
Property, Plant and Equipment
Plantations
Deferred Landrights Cost - Net
Intangible Assets - Net
Other Non-Current Non Financial Assets
Total Non-Current Assets
TOTAL ASSETS

m an integral part of these

FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
AL POSITION
(Continued)
As of December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

LIABILITIES
CURRENT LIABILITIES
Trade Payables
Related Parties
Third Parties
Accrued Expenses
Taxes Payable
Current Employee Benefits Liabilities
Short-Term Bank Loans
Current Portion of Long Term Liabilities
Bank Loans and
Financial Institution
Finance Lease Obligation
Other Short-Term Financial Liabilities
Sales Advance
Total Current Liabilities
NON-CURRENT LIABILITIES
Long-Term Loans from Banks and
Financial Institution Net of Current Portion
Due to Related Parties Non-Trade
Finance Lease Obligation
Net of Current Portion
Bond Payable - Net
Sukuk Ijarah Payable - Net
Deferred Tax Liabilities
Long - Term Employee Benefits Obligation
Total Non-Current Liabilities
TOTAL LIABILITIES
EQUITY
Equity Atributable to Owners
of the Parent
Capital Stock
Par Value
Serie A Shares: Rp500
Serie B Shares: Rp200
Authorized Capital
Serie A Shares: 135,000,000 shares
Serie B Shares: 4,652,500,000 shares
Issued and Fully Paid Capital
Serie A Shares: 135,000,000 shares as of
December 31, 2014 and 2013
Serie B Shares: 3,083,600,000 and
2,791,000,000 shares as of
December 31, 2014 and 2013
Proforma Equity Arising from
Restructuring Transactions between
Entities under Common Control
Additional Paid-in Capital - Net
Others Equity's Component
Difference in Value Transaction with
Non-controlling Interest
Retained Earnings

NON-CONTROLLING INTEREST
TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY

m an integral part of these

FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
HENSIVE INCOME
For the Years Ended
December 31 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

NET - SALES
COST OF GOODS SOLD
GROSS PROFIT
OPERATING EXPENSE
Operating Expenses
Other Income
Other Expenses
OPERATING INCOME
Net Finance Cost
INCOME BEFORE INCOME
TAX EXPENSES
Income Tax Expenses
INCOME FOR THE YEAR AFTER
PROFORMA ADJUSTMENT
Pre Acqusition Loss of Subsidiaries
EFFECT OF PROFORMA ADJUSTMENT
INCOME FOR THE YEAR BEFORE
PROFORMA ADJUSTMENT
OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TOTAL OF COMPREHENSIVE INCOME BEFORE
PROFORMA ADJUSTMENT FOR THE YEAR
INCOME FOR THE YEAR BEFORE PROFORMA
ADJUSTMENT ATTRIBUTABLE TO:
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
Total
TOTAL OF COMPREHENSIVE INCOME BEFORE
PROFORMA ADJUSTMENT ATTRIBUTABLE TO:
Owners of the Parent
Non-Controlling Interest
Total
EARNINGS PER SHARE
Basic, Income Attributable to
Common Stockholders of the Parent
/ Additional Paid-in Capital
Selisih Nilai Jumlah/
Transaksi Total
Restrukturisasi
Entitas
Sepengendali/
Difference in
Value from
Restructuring
Transactions
between
Entities Under
Common Control

Rp Rp
1,216 658,756
-- --

-- --
1,216 658,756
-- --

-23 -23

-- 599,665

-- --
-- --
-- --
1,193 1,258,398

FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED

For the Years Ended


December 31, 2014 and 2013
herwise Stated)

CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES


Cash Received from Customers
Payment to Suppliers and Other Third Parties
Payment to Employees
Interest Income Receive
Receipt of Taxes
Payment of Taxes
Payment for Interest and Financial Charges
Net Cash Flow Provided by Operating Activities
CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Property, Plant and Equipments and Software
Selling
Purchasing
Acquisition of Trade Mark
Refund of Advance of Property and Equipment
Advances for Investment Shares
Short-Term Investments
Placement
Withdrawal
Payment for Land Rights
Cassie of a Subsidiary's Loan
Acquisiiton of Subsidiary
Long-term Advances
Maintenance of Immature
Plantation
Net Cash Flows Used for Investing Activities
CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Proceeds from Bond and Sukuk Ijarah Issuance
Received
Issuance Cost
Bank Loans
Proceeds
Payment
Proceeds of Additional Subsidiary's Capital
from Initial Public Offering
Proceed
Issuance Cost
Borrowing from Third Parties
Proceeds
Payment
Payment to Related Parties Non-Trade
Received from Addition Capital Stock
Proceed
Issuance Cost
Payment of Cash Dividend
Payment for Interest and Fee
Bond
Sukuk Ijarah
Payment of Interest Investment Loan
Payment of Obligation Under Finance Leases
Net Cash Flows Provided by
Financing Activities
NET INCREASE IN CASH AND
CASH EQUIVALENTS
EFFECT OF FOREIGN EXCHANGE ON
CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
BEGINNING OF THE YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT
END OF THE YEAR
not affect the activity
of cash flows are presented in Note 42.

1.a.
(Perusahaan)

65, Tambahan

127 tanggal

Pemberitahuan
1.b.
On May

1997,

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
On September 5, 2002, the Company obtained the
approval from Annual General Meeting of
Stockholders to issue 230 million of common share B
series with par value of Rp200 (in full Rupiah) and
convertible bonds amounting to Rp60,000 which may
be converted into the Company’s shares with
an exercise price of Rp200 (in full Rupiah) per share
without Pre-Emptive Right according to Bapepam
Regulation No. IX.D.4, attachment Kep-44/PM/1998.
On November 6, 2002 and November 29, 2002, IDX
approved the listing of the Company’s common share
B Series and pre-list share from convertible bonds

On October 24, 2003, the Company obtained the


approval from Stockholder’s General Meeting to issue
547.5 million of common share B Series with par value
(in full Rupiah) through the Company’s
Limited Public Offering I. On November 7, 2003, the

On October 27, 2003, PT Tiga Pilar Sekuritas, as one


of the holder of convertible bonds, converted
53 convertible bonds amounting to Rp26,500 into
132.5 million of common share B Series with par
value of Rp200 (in full Rupiah). The shares were
effectively listed in IDX on November 19, 2003.

2008, the Company held a Limited Public


Offering II to its stockholders with Pre-Emptive Rights
amounting to 627 million of common share B Series
with par value of Rp200 (in full Rupiah) and offering
price of Rp522 (in full Rupiah) per share. This offering
had obtained effective notification based on the
Chairman of the Indonesian Capital Market and
Financial Institution Supervisory Age(Bapepam-
LK) Letter No. S-2478/BL/2008 dated April 28, 2008,
and had obtained approval from the Company’s
Extraordinary General Meeting of Stockholders on
April 29, 2008. On May 14, 2008, the Company’s new
shares were listed in IDX resulting to 1,672 million of
outstanding common shares as of December

In 2011, the Company held the Limited Public Offering


III to its stockholders with Pre-Emptive Rights of 1,254
millions common share B Series or equivalent to
42.86% of issued and paid in capital with par value of
Rp200 (in full Rupiah) and offering price of Rp560 (in
full Rupiah) per share. This offering had obtained
effective notification based on the Chairman of the
Indonesian Capital Market and Financial Institution
Agency (Bapepam-LK)
paraf:
November 24, 2011.
In September 30,

Indonesia

September 30, 2014.

on December 31, 2014.


1.c. The Structure of Subsidiaries

Tahun Operasi
Komersial/
Start of
Commercial 2014
Operation %

1990 99.90

2000 99.90

-- 78.17

2008 70.00

-- 99.90
-- 99.90

1993 64.95

2014 99.90

2006 99.99

2007 99.99

2006 99.99

2000 99.99

2008 99.96

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

Persentase Kepemilikan/
Percentage of Ownership

2014 2013
% %

100.00 100.00

99.99 99.99

99.99 99.99

99.99 99.99

99.99 --
99.99 --

99.96 99.96

99.60 99.60

98.33 --

2014 tanggal

notaris

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
On December 12, 2014, PT Golden Plantation Tbk
99.99% ownership in
PT Persada Alam Hijau (PAH) from PT Profindo Putra
Utama, third party, at the acquisition cost of Rp4,972.
This transaction is a business combination (see Note

PT Swasembada Tani Selebes was established under


Deed No. 271 dated December 24, 2014, which was
made in the peresence of Benediktus Andy Widiyanto,
S.H., a notary in Tangerang. The deed of establishment
was approved by the Minister of Law and Human
Rights Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
43688.40.10.2014 dated December 31, 2014.

Board of Commissioners, Directors, Audit

Based Deed of Annual General Meeting of


Stockholders’ No.170 dated on Juni 26, 2014 made in
presence of Humberg Lie, S.H., S.E., Mkn.,
a notary in Jakarta and Deed of Annual General
Meeting of Stockholders’ No. 101 dated August 30,
2013 made in presence of Humberg Lie, S.H., S.E.,
M.Kn., a notary in Jakarta the Company’s Board of
Commissioners, Directors and Audit Committee as of
December 31, 2014 and 2013 are as follows:

Board of Commissioner
President Commissioners
Vice President Commissioner
Commissioners

Independent Commissioners

Directors
President Director
Director

Independent Director
The Company’s corporate secretary as of December
31, 2014 and 2013 is Desilina and Yullie Hadiwana,

The Audit Committee of the Company is as follows:

Chairman
Members
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

Interpretation on accounting standard (ISAK) for the


first time for the financial year beginning January 1,
2014 is ISAK No. 27
Customers” and ISAK No. 28 “Extinguishing Financial
Liabilities with Equity Instruments”.
Implementation of ISAK No. 27 “Transfer of Assets
from Customers” and ISAK No.
Financial Liabilities with Equity Instruments” with an
effective date January 1, 2014 not relevant and did not
result in changes to the Group’s accounting policies
and had no effect on the amounts reported for the
current period or prior financial years.

2.c. Principles of Consolidation


The consolidated financial statements incorporate the
financial statements of the Company and entities in
which the Company has the ability to directly or
indirectly exercise control with ownership percentage of
more than 50%, as described in Note 1.c.
Control also exists when the parent owns half or less of
the voting power of an entity when there is:

a. power over more than half of the voting rights by


virtue of an agreement with other investors;
b. power to govern the financial and operating policies
of the entity under a statute or an agreement;
c. power to appoint or remove the majority of the
members of the board of directors or equivalent
governing body and control of the entity is by that
board or body; or
d. power to cast the majority of votes in the meetings
of the board of directors or equivalent governing
body and control of the entity is by that board or
body.
The entities are consolidated from the date on which
effective control was transferred to the Company and
are no longer consolidated when the Company ceases
to have effective control.
The effects of all significant transactions and balances
between companies within the Group have been
eliminated in the consolidated financial statements to
reflect the financial position and results of operations of
the Group as one business entity.
The non-controlling interest in the net income (loss) and
equity of a subsidiary is stated as a proportion of the
non-controlling shareholders in the net income (loss)
and equity of subsidiary.

an Grup yang tidak


ndalian dicatat
tribusikan pada

ldo akun antar


gi yang signifikan

erminkan bagian
dari entitas anak
cara langsung

poran laba rugi


am ekuitas pada
ian, terpisah dari
epada pemilik
nan di bank yang
dijaminkan dan

yang jangka
tiga) bulan sejak
tidak dibatasi

i yang terendah
rsih yang dapat
iputi biaya-biaya
ediaan tersebut
kondisi yang
at direalisasikan

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2.g. Plasma plantations
Development of plasma plantations is financed by
plasma plantation investment credits from bank or by
self-financing. Costs incurred during the development
phase up to the handover of the plasma plantation to
plasma farmers are capitalized. The accumulated
development costs are presented net of loans
received, as assets or obligations in the consolidated
statements of financial position.

The difference between the accumulated development


costs and the conversion value (the amount agreed
between the bank and the plasma farmers) is charged
saat to the consolidated statements of comprehensive
income when the land is handed over to plasma
farmers.
2.h. Lease
The determination of whether an arrangement is, or
contains, a lease shall be based on the substance of the
arrangement on the inception date and whether the
fulfillment of the arrangement is dependent on the use
of a spesific asset and the arrangement conveys a right
to use the asset.

A lease is classified as finance lease if the lease


substantially transferred all the risks and benefits
related to ownership of the asset. A lease is classified
as operating lease if the lease did not substantially
transfer all the risks and benefits related to ownership of
the asset.

Group as Lessee
At the beginning of the lease term, the Group
recognizes finance leases as assets and liabilities in the
consolidated statements of financial position at fair
value of the leased property or the present value of the
minimum lease payments, if the present value is lower
than the fair value. The valuation of a lease is
determined at the initial contract. The discount rate used
in calculating the present value of the minimum lease
payments is the implicit interest rate of the lease, if
practicable to determine, if not, the lessee's incremental
borrowing rate should be used. Any initial direct costs of
the lessee are added to the amount and recognized as
an asset. Leased asset depreciation policy is consistent
with the policy for the Group’s own property and
equipment.
Under an operating lease, the Group recognizes lease
payments as an expense on a straight-line basis over
the lease term.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
2.i. Property, Plant and Equipment
Property, plant and equipment are recorded based on
cost model which stated at cost less their accumulated
depreciation and accumulated impairment value, if any,
except for land which are carried at cost and are not
depreciated.
The initial cost of property, plant and equipment
consists of its purchase price, borrowing cost and
including non-refundable taxes and any directly
attributable costs to bringing the property, plant and
equipment to the location and condition necessary for it
to be capable of operating for its intended use.
Depreciation is computed using the straight-line
method based on the estimated useful lives of the
asset as follows:
Tahun/Years
10 - 20 Building
10 - 20 Infrastructures
4 - 20 Machinery
8 Factory Equipment
4-8 Vehicles
4-8 Furniture and Fixtures
Costs after initial recognition are included in the asset’s
carrying amount and recognised as a separate asset,
only when it is probable that future economic benefits
associated with the item will flow to the Group and the
cost of the item can be measured reliably. The carrying
amount of replaced parts is written-off.

All other repairs and maintenance are charged to the


consolidated statements of comprehensive income
during the financial period in which they are incurred.
When property, plant and equipment are retired or
akumulasi otherwise disposed off, their acquisition cost and related
accumulated depreciation are removed from the
accounts and any resulting gain or loss is reflected in
the consolidated statements of comprehensive income.

Construction in progress is presented as part of


property, plant and equipment. All incurred
expenditures, including borrowing cost of loan used for
construction of such assets during the construction
period, are capitalized. Construction in progress is
transferred to the appropriate plant and equipment
account when the construction is completed and ready
for its intended use.
The Group periodically reviews the asset’s residual
values, useful lives and depreciation method and
adjusted if appropriate, at each financial year end.

15 paraf:

2.j.

dalam

method).

investee

2.k. Plantations
25 years.

16
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Sukuk Ijarah issued is classified into the category of
financial liabilities measured at amortized cost
Therefore, sukuk ijarah issuance cost is deducted
directly from the proceeds of the sukuk ijarah. The
difference between the net proceeds and the nominal
value represents premium or discount which is
amortized over the term of the sukuk ijarah using the
straight-line method.

2.q. Business Combination between Entities Under


Common Control
The business combination between entities under
common control, such as transfers of assets, liabilities,
shares or other ownership instruments by re-organizing
entities within the same group, do not represent
changes of ownership in terms of economic substance
and thus do not result in a gain or loss for the group
companies as a whole or for the individual entity in the
group.

Since business combination between companies under


common control do not result in changes in economic
substance of ownership in transferred assets, shares,
liabilities or other ownership instruments, the
transferred assets or liabilities (in legal form) are
recorded at book value in a manner similar to business
combination transactions using the pooling of interest
method.
The difference between transfer price and book value is
not a Goodwill.The difference is recorded as "Difference
in Value from Restructuring Transactions Entities Under
Common Control" and presented in additional paid in
capital as a component of equity. This account can not
be recognized as realized profit or loss nor reclassified
to retained earning.
Revenue and Expense Recognition
Revenues are recognized when goods are transferred
to the customers. Sales paid in advance are recognized
as revenue when the goods are transferred to the
customers.
During immature plantations, all expenses related to
plantation cultivation are capitalized to immature
plantations value. If the Group have matured plantations
area, the portion of plantation operating cost are
charged to the area width proportionally. After all
plantations have matured, all expenses related to
plantation maintenance are charged as operating cost.

Expenses are recognized as incurred.


paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

arising between the tax bases


d their carrying value for
es are recognized as deferred
et method. Currently enacted
rmine deferred tax.
nd deferred tax liabilities

le right to set-off current tax


iability; and

and liabilities related to


e same taxation authority

s which intend either to


settle current tax liabilities and assets on a net
basis, or to realize the assets and settle the
liabilities simultaneously, in each future period in
of deffered tax
liabilities or assets are expected to be settled or

termined using tax rates that


stantially enacted at the
ition date and are expected to
ferred income tax asset is
come tax liability is settled.
ng to the carryforward of
ognized to the extent that it is
ble profit will be available
tax losses can be utilized.
tions are recognized when an
eived or, if an objection
t of the decision for the
f appealed, when the result of
m tax court is determined.

ognized based on taxable


is determined in accordance
ax regulations.
ax assets and current tax
when, the Group:
right to set-off the

on a net basis or to realize


ities simultaneously.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Balances and Transactions Denominated in

The Company’s functional currency is Rupiah. Currency


other than the functional currency is a foreign currency.
Transactions involving foreign currencies are recorded
at the exchange rates prevailing at the time the

At the reporting date, monetary assets and liabilities


denominated in foreign currencies were adjusted to
reflect the exchange rates prevailing at the time, with

USD 1
SGD 1
EUR 1
The resulting gains or losses on foreign currencies are
credited or charged to the current period consolidated
ive income.
Whereas the non-monetary items that are measured
in terms of historical cost in foreign currencies are
translated using the exchange rate on transaction
date, and monetary items that are measured at fair
value in foreign currencies are translated using the
exchange rate on the date when the fair value was

The Group classify its financial assets in the following


categories (i) financial assets at fair value through
profit or loss; (ii) loans and receivables; (iii) held-to-
(iv) available-for-sale
financial assets. The classification depends on the
purpose of financial assets’ acquisition. Management
recognizes financial assets’ classification at initial

(i) Financial Assets At Fair Value Through Profit

Financial assets at fair value through profit or


loss(FVTPL) are financial assets held for trading.
Financial assets are classified as held for trading
when they are acquired principally for the purpose
of selling or repurchasing in the near term and
there is evidence of a recent actual pattern of
short-term profit-taking. Derivatives are classified
as assets held for trading, except for a derivative
that is designated and effective as hedging

paraf:
HTM investments are non-derivative financial
assets with fixed or determinable payments and
dimana fixed maturity that management has the positive
intention and ability to hold to maturity, other than:

a) Investments that upon initial recognition were


designated as financial assets measured at
fair value through profit or loss;
b) Investments were designated as available-for-
sale; and
c) Investments that meet the definition of loans
and receivables.
These are initially recognized at fair value
including transaction cost and subsequently
measured at amortized cost, using the effective
interest rate method.

As of December 31, 2014 and 2013, the Group


has no held-tomaturity investments.

22 paraf:
catagories.

dihentikan

comprehensive income.

recognized in profit or loss.

value.

Classification as debt or equity

equity instrument.
Equity Instruments

costs.
a deduction from the capital stock account.

23

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Financial Liabilities
Financial liabilities are classified into the category of (i)
financial liabilities measured at FVTPL and
(ii) financial liabilities measured at amortized cost.

(i) Financial Liabilities measured at FVTPL

Financial liabilities measured at FVTPL are


financial liabilities which are held for trading.
A financial liability is classified as held for trading if
it is acquired principally for the purpose of selling
or repurchasing it in the near term and for which
there is evidence of a recent actual pattern of
short term profit taking. Derivatives are also
categorized as held for trading unless they are
designated and effective as hedging instruments.

At initial recognition, financial liabilities at FVTPL


are recognized at fair value. Transaction costs in
connection with the issuance recognized in current
year profit and loss. Subsequent increase or
decrease in fair value recognized in the statement
of comprehensive income.
As of December 31, 2014 and 2013, the Group
has no financial liabilities in this category.
(ii) Financial Liabilities at Amortized Cost

Financial liabilities that are not classified as


financial liabilities at FVTPL are categorized and
measured at amortized cost using effective
interest rate method.

As of December 31, 2014 and 2013, the financial


liabilities that are classified into financial liabilities
at amortized cost are trade payables, current
employee benefits liabilities, accrued expenses,
other short-term financial liabilities, short-term
bank loans, long-term bank loans, financial lease
obligation, bond payable, sukuk ijarah payable
and due to related parties non-trade.

Impairment of Financial Assets


Financial assets, other than those at FVTPL, are
assessed for indicators of impairment at each financial
position date. Financial assets are impaired where
there is objective evidence that, as a result of one or
more events that occurred after the initial recognition
of the financial asset, the estimated future cash flows
of the investment have been impacted.

paraf:
Group derecognizes a financial asset only when the
contractual rights to the cash flows from the asset
expire, or when they transfer the financial asset and
substantially all the risks and rewards of ownership of
the asset to another entity. If Group neither transfer
nor retain substantially all the risks and rewards of
ownership and continues to control the transferred
asset, the Group recognize their retained interest in
the asset and an associated liability for amounts they
may have to pay. If Group retains substantially all the
risks and rewards of ownership of a transferred
financial asset, Group continue to recognize the
financial asset and also recognizes a collateralized
borrowing for the proceeds received

Group derecognize financial liabilities when, and only


when, Group’s obligations are discharged, cancelled
or expire.
Effective Interest Method
The effective interest method is a method used for
calculating the amortized cost of a financial instrument
and of allocating the interest income over the relevant
period. The effective interest rate is the rate that
exactly discounts estimated future cash receipts
(including all fees and points paid or received between
parties to the contract that are an integral part of the
effective interest rate, transaction costs and other
premiums or discounts) through the expected life of
the financial instrument or, when appropriate, a shorter
period to the net carrying amount of financial assets at
initial recognition.

Income is recognized on an effective interest basis for


financial instruments other than those financial
instruments at FVTPL.
Offsetting of Financial Instruments
Financial assets and liabilities are offset and the net
amount present in the consolidated statement of
financial position when there is a legal right to offset
the recognized amounts and there is an intention to
untuk settle on a net basis, or to realize the asset and settle
the liability simultaneously.
26 paraf:
(misalnya harga)

yang tidak
27

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
b. An entity is related to a reporting entity if any of
the following conditions applies:
(i) The entity and the reporting entity are
members of the same group (which means
that each parent, subsidiaries and fellow
subsidiary are related to the others);

(ii) One entity is an associate or joint venture of


the other entity (or an associate or joint
venture of a member of a group of which the
other entity is a member);

(iii) Both entities are joint ventures of the same


third party;
(iv) One entity is a joint venture of a third entity
and the other entity is an associate of the
third entity;

(v) The entity is a post-employment benefit plan


for the benefits of employees of either the
reporting entity or an entity related to the
reporting entity. If the reporting entity is itself
such a plan, the sponsoring employers are
also related to the reporting entity;

(vi) The entity is controlled or jointly controlled by


a person identified in (a);or

(vii) A person identified in (a) (i) has significant


influence over the entity or is a member of
the key management personnel of the entity
(or of a parent of the entity).
2.w. Impairment of Non-Financial Assets
The amount of recoverable assets shall be estimated
at the time of the events or changes in circumstances
indicate that the carrying value may not be
recoverable. An impairment loss is recognized in the
current year.
Impairment loss been recognized in prior periods is
reversed, if and only if, there is a change in the
estimates used to determine the asset's recoverable
amount since the last impairment loss was
recognized. If so, the carrying amount of the asset is
increased to its recoverable amount. This increase is
a reversal of an impairment loss. Total assets
increased due to the reversal of an impairment loss,
should not exceed the carrying amount if the asset
does not experience an impairment loss in the
previous period.
2010),

2.z.

29

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
common shares outstanding during the reporting
period.
2.aa. Source of Estimation Uncertainty and Significant
Accounting Judgement
The preparation of the consolidated financial
statements in accordance with the Indonesian
Financial Accounting Standards requires the
management to make assumptions and estimates that
could affect the carrying amounts of certain assets
and liabilities at end of reporting year.
In the preparation of these consolidated financial
statements, accounting assumptions have been
made in the process of applying accounting policies
that may affect the carrying amounts of assets and
liabilties in the consolidated financial statements. In
addition, there are accounting assumptions about the
sources of estimation uncertainty at end of reporting
year that could materially affect the carrying amounts
of assets and liabilities in the subsequent reporting
year.
The management periodically reviews them to
ensure that the assumptions and estimates have
been made based on all relevant information
available on the date in which the consolidated
financial statements have been prepared. Because
dalam there is inherent uncertainty in making estimates, the
value of assets and liabilities to be reported in the
future might differ from those estimates.

Allowance for Impairment of Accounts Receivable


In general, the management analyzes the adequacy
of the allowance for impairment based on several
data, which include analyzing historical bad debts,
the concentration of each customer's trade
receivables, credit worthiness and changes in a
given period of repayment. The analysis is carried
out individually on a significant amount of accounts
receivable, while the insignificant group of trade
receivables is carried on the collective basis. At the
reporting date, the carrying amount of trade
receivables has been reflected at fair value and the
carrying value may change materially in the
subsequent reporting period. The change, however,
will not be attributable to the assumptions and
estimates made as of this reporting date
(see Note 4).
Deferred Tax Estimation
Deferred tax assets recognized only if it is probable
that the asset will be recovered in the form of
economic benefits to be received in future periods, in
which the temporary differences and tax losses can
still be used. Management also considers the future
30 paraf:

RA FOOD Tbk
Continued)

Otherwise Stated)
and strategic tax planning
deferred tax assets in
e tax laws and its updates.
nherent nature, it is likely
erred taxes is related to a
assessment requires a
cted to provide an accurate
x assets estimation

Property, Plant and

a periodic review of the


ant and equipment and
veral factors such as
nditions and development
hnology in the future and
s of future operations will
y the change in estimate
he factors mentioned
ted useful life of property
antations, if any, are
ccordance with PSAK No.
unting Policies, Changes in
Errors”. Book value of
resented in Notes 13 and

st-employment benefits
veral factors that are
al basis based on several
s used to determine the
discount rate. Changes in
ect the carrying amount of

appropriate discount rate


g period by the interest rate
sent value of future cash
e an estimated liability. In
te level of interest rates,
nterest rate of government
piah that have a similar
ng liability.
s partly determined by
during the period in which
efits liability is resolved.
benefits assumption will
arial gains or losses at the
d. Informastion about post-
esented in Note 23.

Fair Value of Financial Instruments

dengan

2014 2013
Rp Rp
982 941

94,478 62,013
13,239 3,556
9,731 51,730
7,122 271
3,080 1,994
3,036 995
2,283 1,183
1,811 137
1,427 977
1,363 --
1,265 289
1,033 780
60 53,847
1,261 632

15,237 1,910
2,083 4,015
1,193 817
903 23,172
13 59,754
1,830 218
162,448 268,290

122,500 --
40,000 --
30,000 25,000
5,357 900
1,500 1,368
-- 20,000
-- 91

485,160 --
186,600 --
143,060 --
38,947 --
1,053,124 47,359
1,216,554 316,590
32

are as follows:
2013
Rp

5.5% -7.25%
--
1 - 3 bulan/
months
deposits are as follows:
2013
Rp
53% - 56%
1 bulan/
month

2013
Rp
199,473
168,838
1,707
65,566
--
130,598
--
50,224
1,103
--
2,717
7,163
2,466
1,144
677
5,517
20,258
6,570
8,209
--
8,180
14,233
250
17,638
192,874
905,405
-710
904,695
Movement of

2013
Rp
710
--
710
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
5. Prepaid Expenses

Advertising and Promotion


Rental
Insurance
Provision
Others (below Rp1,000 each)
Total
6. Other Current Financial Assets

Third Parties
Other Receivables
Short-term Investments
Total
Other Receivables
Other receivables mainly represent receivables to
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

As of December 31, 2013, time deposits are pledged as


collateral to PT Bank UOB Indonesia and PT Bank
Rabobank International Indonesia (see Notes 19 dan 22).

On the normal course of business, Group conduct


transactions with related parties as follows:
Persentase terhadap Jumlah Aset/Liabilitas/
Jumlah Pembelian/Beban Terkait
Percentage to Total Assets/Liabilities
Total Purchase/ Related Expenses
2014 2013
(%) (%)

-- 0.86
0.00 0.00
0.00 0.86

-- 0.10

0.09 0.11

0.04 0.00
-- 0.09
0.00 0.00
0.04 0.09

9.06 6.92

43.83 54.91

6.65 4.38
On December 31, 2013, receivable from PT Naga Mas Sakti
Perkasa (NMSP) represents intercompany charges when
NMSP was still a subsidiary. This receivable is secured with
a land under the name of NMSP. The management believes
that fair value of NMSP’s land that used as pledge more than
carrying value of receivable, therefore, provision for
impairment in value of receivables is not provided.
On December
due from NMSP with land under the name of NMSP (see
Note 12) .
All due from and due to related parties non-trade
denominated in Rupiah. Due to related parties non-trade has
no-collateral.
Dated on March 26,
a subsidiary, sell the share ownership of PT Midland Pilar
Agrostar with the selling price of Rp5,000. There is no gain
(loss) on disposal of investment in shares.

2014
Rp
851,592
160,708
114,452
54,102
26,814
32,690
1,240,358
entitas anak, dijadikan
diperoleh dari

37

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


The inventory charged to cost of sales amounted to
Rp3,714,164 and Rp2,856,794 as of December 31, 2014
and 2013, respectively.
As of December 31, 2014 and 2013 inventories have been
insured against fire, earthquake and other risks with the sum
insured amounting to Rp719,272 and Rp594,851,
respectively. The Group’s management believes that the
insured amount is adequate to cover any possible losses.

As of December 31, 2014 and 2013, there is no indication of


impairment in value.

2013
Rp

3,763
7,468
11,231
PT Bumiraya Investindo, a subsidiary, had charged its
prepaid income tax article 28.a amounted to Rp1,253 to
adjust with annual tax return year 2013.
In 2014, PT Subafood Pangan Jaya, a subsidiary, received
Overpayment of Tax Assessment Letters (SKPLB) for fiscal
year 2012 amounting to Rp774 for corporate income tax.

A movement in the Company’s deferred tax asset (liabilities)


as of December 31, 2014 and 2013 is as follows:
Liabilitas 31 Desember/
Tangguhan December 31,
dari Entitas 2014
Anak yang
Diakuisisi/
Deferred Tax
Liabilities
from
the Acquired
Company
Rp Rp

-- 78
-- 78

8,064 26,757
8,064 26,835
-6,098 -9,165

Rp
-- 78
-- 78

4,747 10,650
4,747 10,728
-1,556 -4,703

2013
Rp

387
--
12,931
9,691
23,009

--
947
--
3,346
39
723
158,150
54,896
218,101
241,110

2013
Rp

-18,889

-87,160
3,191
-83,969
-102,858

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
x of the Company is as follows:

Income before Income Tax as Presented in the


Consolidated Statements of
Comprehensive Income
Less: Equity Portion of Subsidiaries
Net Income
The Company's Income Before
Income Tax - Net
Permanent Differences
Tax Expenses
Representation and Donations
Interest on Current Accounts
Other Income
Subtotal
Total
The Company's Estimated Taxable Income
Fiscal Loss Compensation
Year 2010
Year 2011
Year 2012
Estimated Taxable Income
Current Tax Expense
Less:
Prepaid Income Taxes
Article 23
Corporate Income Tax
the Company
between income tax expense with the
commercial income with the

Income before Income Tax as Presented in


Consolidated Statements of the
Comprehensive Income
Less: Equity Portion of Subsidiaries in
Net Income - Net
The Company's Income Before Income Tax
Income Tax at Applicable Rate
Uncompensated Tax Loss
Tax Expenses
Representation and Donations
Interest on Current Accounts
Other Income
Total Tax Expense of the Company
Income Tax Expense of Subsidiaries
Consolidated Income
Tax Expenses
paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
nancial Assets
n Financial Assets

2013
Rp
46,806 18,047
84,262 --
-- 4,178
131,068 22,225

In December

35

2014

Deduction Koreksi/
Reclassification/
Correction
Rp Rp

-- --
-- 93,603
-- 1,257
1,804 76,747
213 61,398
-- -119
9 1,918
-- --
2,026 234,804

-- 14,249
-- -2,114

-- -69,410
-- -177,969
2,026 -440

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

31 Desember/
Koreksi/ December 31,
Reclassification/
Correction
Rp Rp

-309 89,909
906 7,386
-3,521 497,569
-- 11,484
-254 13,243
82 22,146
-- 1,271
-3,096 643,008

2,717 9,339
84 13,383
-295 665,730
1,785,691

31 Desember/
Reclassification/ December 31,
Rp Rp

-- 406,480
318 185,250
-- 10,716
39,711 763,371
-- 14,984
117 16,736
4,571 33,277
-- 10,657
44,717 1,441,471

22 81,391
-5,224 7,584

-318 262,546
-39,197 214,513
-- 2,007,505

-- 74,174
-- 5,514
41 435,948
-- 6,746
117 8,882
2,956 19,264
-- 1,061
3,114 551,589

-367 3,424
-2,747 8,939
-- 563,952
1,443,553

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Depreciation charges are allocated as follows:

Cost of Goods Sold


Capitalized to Immature
Plantation (see Note 14)
General and Administrative Expenses (see Note 33)
Selling Expenses (see Note 33)
Total
2014, the addition of fixed assets, including Plant,
Property and Equipment of the acquired entity (see Note 38)
with a total acquisition cost and accumulated depreciation of
espectively.
Borrowing costs that were capitalized to property, plant and
equipment amounted to Rp11,910 and Rp13,192 as of
December 31, 2014 and 2013, respectively (see Note 22).
Several land are in progress of ownership title transfer to

Group’s title of ownership on its landrights for building use or


(HGB) and landright (HGU). The right will be
valid up to several date between 2027 to 2045 .

Management considers that there will be no difficulties in


obtaining renewals of land certificates upon expiry date.

Balance of construction in progress consist primarily of


construction of electric power plant of PT Patra Power
Nusantara (PPN), a subsidiary, which is under development
stage, located in Sragen - Central Java and rice processing
plant owned by PT Sukses Abadi Karya Inti, a subsidiary.

At the reporting date, the carrying amount of construction in


progress of electric power plant construction, rice
processing plant has reached 68% and 95%, respectively of
the contract value and estimated to be completed in
December 2015 for rice processing plant. Management
believes there is no matter which will hinder the completion.

Details of disposal of Group’s property and equipment for


the years ended December 31, 2014 and 2013 is as follows:

Acquisition Cost
Accumulated Depreciation
Carrying Value
Selling Price
Gain (Loss) on Disposal
paraf:

depreciated and still in use is:


2014 2013
Rp Rp
194,337 188,166
12,612 12,612
8,454 3,516
2,359 2,078
991 37
225 --
218,978 206,409

losses from such risks.

respective leasing facility.

(JS),

sukuk ijarah payable (see Note 24).

Beras unggul

2013, mesin TPS dan


As of December

for its loan (see Note 22).


As of December

45

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


s of December 31, 2014 and 2013, buildingrights certificates
Nos. 3 and 4 of IBU which located in Bekasi are pledged as
collateral for loan obtained from PT Rabobank International
Indonesia (see Note 19).
The management considers that there are no indication of
changes in circumstances that resulted in the impairment of
property, plant and equipment as of December 31, 2014.

Reklasifikasi/ 31 Desember/
Reclassification December 31,
Rp Rp

-- 888,463
-- 29,827
858,636

Reklasifikasi/ 31 Desember/
Reclassification December 31,
Rp Rp

-- 612,214
-- 21,055
591,159
Amortization of matured plantations are charged to cost of
goods sold (see Note 32).
All plantation of PT Bumiraya Investindo, PT Airlangga Sawit
Jaya, PT Charindo Palma Oetama, PT Muarabungo
Plantation, PT Mitrajaya Agro Palm, PT Tandan Abadi
Mandiri, subsidiaries, are pledged as collateral against the
loans obtained from RHB Bank Berhad Sindication (see

Plantation of PT Persada Alam Hijau for 942.29 hectares are


pledged as collateral against the loan obtained from
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (see Note 22).
Borrowing costs that were capitalized to immature
plantations amounted to Rp66,171
exchange amounted to Rp24,745) dan Rp18,043, as of
December 31,2014 and 2013, respectively (see Notes 19, 20

Depreciation expenses of property and equipment is


capitalized to immature plantation is amounted to Rp5,453
and Rp4,618 for the years ended December 31, 2014 and
2013, respectively.

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
ntations from acquired entity

of Rp819) (see Note 38).


The Group’s plantation are insured from earthquake
and other risks with a total coverage of Rp338,236 and
Rp110,000 as of December 31, 2014 dan 2013. The Group’s
management believes that the insured amount is adequate
to cover any possible losses.

All insurance of plantation of PT Bumiraya Investindo,


PT Airlangga Sawit Jaya, PT Charindo Palma Oetama,
PT Muarabungo Plantation, PT Mitrajaya Agro Palm,
PT Tugu Palma Sumatera, and PT Tandan Abadi Mandiri,
are pledged as
the loans obtained from RHB Bank Berhad Sindication (see

PT Muarabungo Plantation
PT Tandan Abadi Mandiri
PT Tugu Palma Sumatra
PT Bumiraya Investindo
PT Mitra Jaya Agro Palm
PT Airlangga Sawit Jaya
PT Charindo Palma Oetama
PT Persada Alam Hijau
Total
This account represent all cost paid of the Group related to
acquisition of landrights until the right is obtained.

PT Muarobungo Plantation, PT Tugu Palma Sumatera,


PT Tandan Abadi Mandiri and PT Mitra Jaya Agro Palm are
in the process of obtaining Land Cultivation Rights.

Land with an area of 200 hectares registered on


PT Bumiraya Investindo which up to completion date of
these consolidated financial statements are still under
certification process .
In 2014, the additions of deferred landright from acquired
entity amounting to Rp106 (see Note 38).

All deferred landright costs (plantations) of PT Bumiraya


Investindo, PT Airlangga Sawit Jaya, PT Charindo Palma
Oetama, PT Muarabungo Plantation, PT Mitrajaya Agro
Palm, PT Tandan Abadi Mandiri, subsidiaries, are pledged
as collateral against the loans obtained from RHB Bank
Berhad Sindication (see Note 22).
16. Intangible Assets

31 Desember/
December 31,
Rp
Acquisition Cost
82,820 Goodwill
11,691 Software
261,889 Trademark
356,400 Total Acquisition Cost
Accumulated Amortization
4,044 Software
563 Trademark
4,607 Total Accumulated Amortization
351,793 Carrying Value

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
Acquisition Cost
Goodwill
Software
Trademark
Total Acquisition Cost
Accumulated Amortization
Software
Trademark
Total Accumulated Amortization
Carrying Value
brand names of the products
s Unggul, PT Subafood Pangan
a and PT Balaraja Bisco Paloma
cquisition of trademarks of PT Alam
Unilever Indonesia. The brand
go and Subamie.

t there are no obstacles in the

es for December 31, 2014 and

Rp

729
8,980
73,111
82,820
mpairment value of the cash
of cash generating unit from the

e sufficient review for balance of

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
17. Trade Payable

Related Party (see Note 7)


Third Parties:
PT Supernova Flexible Packaging
Suncue Company Ltd
Satake Corporatioan
PD Unggul Jaya
PT Saprotan Utama
PT Nusa Palapa Gemilang
PT Sriboga Flour Mill
PT Multi Mas Chemindo
PT London Sumatera Indonesia
Muyang Graintech Co., Ltd
Suhendi
Teddy
AG International
PT Dinamika Energitama Nusantara
N.P. Foods (Singapore) PTE. LTD
PT TNT Indonesia
PT Cakrawala Mega Indah
PT Surya Kemasindo Sejati
Arifin Muhidin
Others (below Rp2,000 each)
Subtotal
Total
foreign currency is presented in

by maturity is presented in Note

interest in regards with the trade

18. Accrued Expenses

Interest
Interest on Bond
Interest on Bank Loan
Sukuk Ijarah Fee
Promotion
Utilities
Others (below Rp1,000 each)
Total
2014 2013
Rp Rp

332,768
197,307
140,303
77,342
4,000
--
--
751,720

--
16,964
16,964
768,684
a.

(BRI),

kredit Based

kredit
2014,
15 Agustus 2014

Rp73,134).

Rp60,945).
plantations as of December
amounted to Rp7,103

Note 14).

(equivalent Rp186,032).
PT Indo Beras Unggul
Based on

per annum.

Rp250,000, respectively.
Based on
been fully paid.

this facility amounted to Rp250.

of IBU (see Notes 4 and 8).

PT Poly Meditra Indonesia

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
(PMI), a subsidiary, obtained non-revolving short-term
loan amounted Rp50,000. The interest rate of this loan
is of COF + 300 bps per annum. The maturity of this
loan facility date April 30, 2014.

As of December 31, 2013, the outstanding balance of


this facility is amounted to Rp50,000.
On March 28, 2014, this facility has been fully paid.
Based on the loan agremeent No. LA/CA/1880/2014
dated October 29, 2014, PMI obtained working capital
facilities related to PMI’s contract with United Nation’s
World Food Programme and Ministry of Health of
Indonesia amounted Rp50.000. The interest rate of this
loan is of COF + 300 bps per annum. The maturity of this
loan facility date August 29, 2015.

The guarantee of this loan are trade receivables of PMI


(see Note 4).
Few things that must be considered by PMI are as
follows:
- All bank’s liabilities will be held after guarantee’s
document and received approval by the bank;

- The debtors not allowed to held merger, acquisition or


divestment until all liabilities fulfilled;
- Bank can diverts all or partly of right, benefits and
liabilities of this agreement to third parties; and

- The debtor has no right to diverts all or partly rights,


benefits and liabilities from this agreement to third
parties without written permit from the bank.

As of December 31, 2014, the outstanding balance of this


facility is amounted to Rp50,000.
PT Sukses Abadi Karya Inti
Based on the loan agremeent No. LA/CA/1876/2014
dated August 19, 2014, PT Sukses Abadi Karya Inti
(SAKTI), a subsidiary, obtained short-term facility
amounted Rp20,000. The interest rate of this loan is
COF + 250 bps per annum. The maturity of this loan
facility is on June 30, 2015.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Based on the loan agremeent No. LA/CA/1878/2014
dated August 19, 2014, SAKTI, a subsidiary, obtained
short-term facility amounted Rp150,000. The interest
rate of this loan is of COF + 250 bps per annum. The
maturity of this loan facility is August 31, 2015.

The loan facility is secured by trade receivables and


inventories of SAKTI (see Notes 4 and 8), and paripasu
with SAKTI’s term laon (see Note 22).

Maintain the DSCR ratio minimal 1.25 times;


Maintain Debt to Ebitda ratio maximal 3.50 times; and

Maintain Debt to Equity ratio maximal 3.5 times


As of December 31, 2014, SAKTI has complied with the
financial ratio and the covenant as required

31, 2014, balance of this loan


amounting to Rp33,268.
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation

Based on the Deed of Corporate Facility Agreement


No. JAK/140231/U/140305 dated March 21, 2014, PT
Dunia Pangan (DP), a subsidiary, obtained facilities such
as Clean Import Loan and Domestic Receivable
Financing from HSBC with credit limit of Rp200,000,
respectively, loan period of 180 days from the due date of
the relevant bill, maximum repayment dated on January
31, 2015 and interest rate of COF + 3.75% per annum.

The collateral for this facility are trade receivables and


inventories of DP (see Notes 4 and 8).

c.
Based
ini

d.

(JS),

.5 times; and
mal 1.3 times.
As of December 31, 2014 and 2013, JS has complied

2014 and 2013, outstanding


balance of this facility amounted to Rp77,342 and

paraf:
e.

January

2014 No.

f.
The Company
RA FOOD Tbk

edit Modal Kerja


G tanggal 22 Oktober
s anak, memperoleh
Rp100.000 yang
dan gabah dari

1 (satu) tahun.
perjanjian
tanggal 10 Oktober
endum perjanjian
734/PrbPK/COD-Thamrin/2012, fasilitas
pai 25 Nopember

Perjanjian Kredit
di hadapan Veronica
M.Com (Business
roleh perpanjangan
asilitas pinjaman
014 dan dikenakan

a 31 Desember 2013

angka Pendek Lainnya


2014
Rp

15 Pebruari
(BRI), entitas anak, memperoleh
siness Singapore Ltd
a untuk perkebunan
an akan jatuh tempo pada
bunga sebesar 10% per
25 Juni
tempo pada
n sebesar Rp34.823.
ni 2013, BRI memperoleh
siness Singapore Ltd,
a untuk perkebunan
an ini akan jatuh tempo

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
per annum. Based on the addendum dated June 25, 2014,
July 24, 2014

Borrowing costs that were capitalized to immature


plantations amounted to Rp3,422 and Rp3,582 as of
013, respectively.
On July 10, 2014, BRI has fully paid Bunge Agribusiness
terest amounted to Rp61,543.

21. Obligations under Finance Leases


The Group obtained several leasing facilities for the
acquisition of machinery, heavy equipment and vehicles from
es as follows:

a. PT SMFL Leasing Indonesia


b. PT ORIX Indonesia Finance
c. PT Dipo Star Finance
d. PT Astra Sedaya Finance
e. Others (below Rp1,000 each)
Total
The future minimum lease payments based on each
respective lease agreements as of December 31, 2014 and

2014
2015
2016
2017
Total
Less: Interest Portion
Obligations under Finance Leases - Net
Obligations under Finance Leases -
Current Maturities
Obligations under Finance Leases -
Net of Current Maturities

ities are as follows:

P), a subsidiary, obtained


m SMFL for purchase of

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


machinaries with leased value amounting to Rp24,249
and payment period of 36 months which bears an
effective annual interest of 12.45%.
The outstanding balance as of December 31, 2014
amounted to Rp24,249.
PT ORIX Indonesia Finance (Orix)
In the period of
(PMI), a subsidiary, obtained finance lease facilities
from Orix for purchase of factory equipment with
leased value amounting to Rp519 and payment period
of 36 months which bears an effective annual interest

On December 31, 2013 all finance lease facilities from


Orix has fully paid.
2014 and
subsidiary, obtained finance lease facilities from Orix
for purchase of factory equipment with leased value
amounting to Rp3,525 and Rp2,287 and payment
period between 36-48 months which bears an effective
annual interest between 5.33% - 6.25%.
The outstanding balance as of December 31, 2014
2013 amounted to Rp3,029 and Rp408,
respectively.
In the period of 2014 and
Investindo (BRI) and subsidiaries obtained financing
facility from Orix amounted to Rp1,079 and Rp33,042
to finance machineries, vehicles and heavy equipment.
Finance lease agreements have payment period of 36
months and bears interest rate between 5.25% - 7%.

The outstanding balance as of December 31, 2014


2013 amounted to Rp9,346 and Rp18,140,
respectively.
In the period of 2014, PT Putra Taro Paloma (PTP), a
subsidiary obtained financing facility from Orix
amounted to Rp1,246 to finance machineries. Finance
lease agreements have payment period of 36 months
and bears interest rate between 6.51% per annum.

The outstanding balance as of December 31, 2014


amounted Rp1,097.
Dipo Star Finance (Dipo)
In the period of 2013, BRI and subsidiaries obtained
financing facility from PT Dipo Star Finance amounted
to Rp4,187 for machineries, vehicles and heavy

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
equipment. Finance lease agreements have payment
period of 36 months and bears interest of 4.6%.

The outstanding balance as of December 31, 2014


and 2013 amounted to Rp912 and Rp2,399,
respectively.
In the period of 2013, TPS obtained finance lease
facility from PT Dipo Star Finance amounted to Rp271.
Finance lease agreements have payment period of 36
month and bears interest between 3.9% - 3.97% as of
December 31, 2014 and 2013. Respectively

The outstanding balance as of December 31, 2014


and 2013 amounted to Rp348 and Rp748,
respectively.
In the period of 2012, PTP obtained finance lease
facility from PT Dipo Star Finance amounted to Rp637.
Finance lease agreements have payment period of 36
months and bears interest between 3.3% - 5.2% per
annum.
The outstanding balance as of December 31, 2014
and 2013 amounted to Rp26 and Rp212, respectively.
d. Astra Sedaya Finance (Astra)
In the period of 2012, BRI and subsidiaries obtained
financing facility from PT Astra Sedaya Finance
amounted to Rp2,238 to finance vehicles and heavy
equipment. Finance lease agreements have payment
period of 36 months and bears interest rate between
14% - 14.5%.
The outstanding balance as of December 31, 2014
amounted to Rp1,122.
22. Long-term Bank Loans and
Financial Institution
2013
Rp
Rupiah
99,029 a. PT Bank Rabobank International Indonesia
126,316 b. PT Bank UOB Indonesia
75,000 c. PT Bank DBS Indonesia
-- d. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
16,155 e. PT Bank BRISyariah
65,556 f. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
48,929 g. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
430,985 Subtotal
USD
-- Syndicated Loan RHB Bank Berhad
-- Provision
-- Amortisation of Provision
-- Subtotal
paraf:

2014 2013
Rp Rp
6,000 6,000
42,105 42,105
20,000 15,000
1,200 --
4,149 2,747
-- 18,668
-- 25,528
73,454 110,048

1,307,018 320,937
a.

(MBP) dan

Indonesia

of

(BRI),

penanaman,

follows:
-

(CPO),
61

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

- Plantation of BRI, ASJ, CPO, MBP, MJAP and


TAM; (see Notes 14 and 15)
- Fiduciary on shares of ASJ, CPO, MBP and MJAP
owned by BRI; and
- Fiduciary on shares of TAM owned by MBP.
Borrowing cost that were capitalized to immature
plantations amounted to Rp27.443 as of December 31,
2014
As of December 31, 2014, the outstanding balance of
this loan amounting to Rp922,013.
b. PT Bank Rabobank International Indonesia
(Rabobank)
PT Indo Beras Unggul
Based on the approval letter No. LA/CA/1829/A2/2012
dated July 6,
a subsidiary, obtained Term Loan facility for the
payment of the loan facility letter of credit for the
purchasing of silos with a maximum of Rp15,000, the
loan period is
drawdown. This loan bearing interest rate for COF +
250bps and has maturity date on July 6, 2017.

As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding


balance of this loan facility amounted to Rp9,750 and
Rp12,750, respectively.
Both loan facility are secured by Land with Hak Guna
Bangunan Nos. 3 and 4 located in Bekasi, West Java,
Machinery owned by IBU, all trade receivables and all
inventories of IBU (see Notes 4, 8 and 13).

PT Jatisari Srirejeki
Based on the approval letter No.LA/CA/1847/2012
dated July 6,
a subsidiary, obtain Term Loan facility for the payment
of the loan facility letter of credit with a maximum of
Rp15,000, the loan period is 60 months since the first
facility drawdown. This loan bearing interest rate for
COF + 300 bps and has maturity date on July 6, 2017.

This facility pledged by an existing and future machine


silos of JS funded by this facility (see Note 13).

As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding


balance of this loan facility amounted to Rp10,500 and
Rp13,500, respectively.

PT Sukses Abadi Karya Inti

and

As of December

required.
Rp72,779, respectively.
c. PT Bank UOB Indonesia
The Company

63

Kredit
2014,
d.

December

64

(lihat
e.

Nomor

-
Perusahaan,
saham

-
-

65
-
-

f.

tertanggal

(lima) 5 (five) years.


machinaries.

g.

Deed of

September
66

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Sri Ismiyati, S.H., a notary in Jakarta, PT Bumiraya
(BRI), a subsidiary, obtained Investment
Credit facility consisting of the following:
Investment Loan - Kebun I
Investment Loant - Kebun II
All Investment Loan facilities are used to refinance
palm oil plantation, take over all credit facilities granted
to BRI from previous creditors and development of
1,000 hectares along with its
infrastructures and bears an interest rate of 11.5% per

- Kebun I facility has credit limit


amounting to Rp38,684 with payment period of
6 (six) months including grace

Investment Loan - Kebun II facility has a credit limit


amounting to Rp24,373 with a payment period of
8 (eight) years and 6 (six) months including the grace

Borrowing cost that capitilized to immature plantation


as of December 31, 2014 and 2013 amounted to
Rp1,032 and Rp2,246, respectively.
Based on the Deed of Investment Loan Agreement
(Construction of Palm Oil Mill) Number KP-CRO/CBC-
JPM/010/PK-KI/2009 No. 28 dated October 8, 2009
made in the presence of Sri Ismiyati, S.H., a notary
in Jakarta BRI obtained a loan facility of Investment
Credit-Palm Oil Mill which will be used for the
As of December 31, 2013, capitalized of borrowing
cost to property, plant and equipment amounted to

As of December 31, 2013, all the outstanding balance


of Investment Credit Facilities amounted to Rp65,556.
Dated July 11, 2014, BRI and subsidiaries has fully
paid the long-term bank loan of PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk amounted to Rp65,556.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Based on investment financing agreement on the basis
of Murabahah Principle Nos. 62 and
December 19, 2012 which have been legally validated
by Yualita Widyadhari, S.H., a notary in Jakarta,
(ASJ) and PT Charindo
(CPO), subsidiaries, obtained
a refinancing facility qardh wal murabahah with total
facility amounting to Rp100,000 for a period of 3 years
and 3 months. This facility bears a sharing rate of 11%

paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
d to plantation for the years
4 and 2013 amounted to
e Note 14), respectively.

the outstanding balance of


g to Rp48,929.
dan ASJ has fully paid the
mbaga Pembiayaan Ekspor

es Benefits

mployment liability based on the


balance of Group’s estimated
efits as of December 31, 2013 and
PT Dian Artha Tama, independent
ed April 2, 2015 and March 24,
recognized in the consolidated

yement benefits as of December

Service Cost
Past Service Cost

2013
Rp

38,397
3,147
12,863
--
-823
--
8,283
61,867

2012
Rp
43,770
--
43,770

-534

--

tanggal

55 Tahun/Years
8%
8.5% (2013: 8%)
Commissioners Standard Ordinary (CSO)- 1980
Usia/Age 18-44 : 5% per tahun/annually
Usia/Age 45-54 : 0% per tahun/annually

2013
Rp

600,000 600,000

-9,145 -9,145
2,124 1,297
592,979 592,152

300,000 300,000

-1,490 -1,490
819
299,329 299,181

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
lic offering of Rp600,000 and
ukuk Ijarah (sukuk) TPS Food I
eclared effective by the Indonesian
ty in its letter No. S-62/D.04/2013
e bond and sukuk will be matured
s an interest rate of 10.25% and
p30,752 per annum.

est bond and fee ijarah will be paid

e been rated idA-and idA-(sy) by


(PEFINDO) dated on
013, respectively.
ood I conducted with the Deed
between company and PT Bank
ed as Trustee.

used is underwriting of the plant,


f PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS)
esia (PMI), subsidiaries.
ply with certain restrictions under
ted in the Offering Circular.

and 2013, the Company has


al ratio as required.
cured by property, plant and
d PT Jatisari Srirejeki (JS) and
TPS (see Notes 4 and 13).
e and fee ijarah amounting to
31, 2014 and
r December 31, 2013.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
25. Capital Stock
According to data of PT Sinartama Gunita, the Company’s
Share Registrar, the Company’s stockholders as of
013 are as follows:

Name of Stockholders

Series A Share
Public (below 5% each)
Series B Share
PT Tiga Pilar Corpora
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
PT Permata Handrawina Sakti
Trophy 2014 Investors Limited.
Primanex Limited
Primanex Pte. Ltd.
Morgan Stanley & Co. LLC-Client Account
Public (below 5% each)
Subtotal
Total Capital Stock

Name of Stockholders

Series A Share
Public (below 5% each)
Series B Share
PT Tiga Pilar Corpora
PT Permata Handrawina Sakti
JP Morgan Chase Bank Non Treaty Clients
Primanex Limited
Primanex Pte. Ltd.
Trophy Investors II Ltd.
Public (below 5% each)
Subtotal
Total Capital Stock
Based on the Deed No. 127 dated September 30, 2014,
made in the peresence of Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., a
notary in Jakarta, the Company added capital without
Preemptive rights amounted to 292,600,000 shares common
B Series with par value Rp200 (in full Rupiah) per shares.
The changing of the Company’s Article of Association has
been informed to Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia in Letter No. AHU 0658.40.21.2014
Reconciliation of number of shares outstanding as of
013 is as follows:

Outstanding Shares

Number of Shares Outstanding - Beginning


Additional:
Additional Capital Without
Pre-Emptive Right
Outstanding Shares - Ending
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


26. Additional Paid-in Capital - Net
Net additional capital as of December 31, 2014 and 2013 is
as follows:
2013
Rp
657,540

1,216
658,756

Rp

20,250

201,894
-4,328
197,566

451,440
-11,716
439,724
Issuance of Capital Stock - Non-Preemptive Rights Issuance
599,830
-165
599,665
1,257,205
Difference in Value from Restructuring Among Entities

Bagian Perusahaan Harga


atas Aset Bersih/ Pengalihan/
The Company's Transfer
Portion of Net Assets Price
Rp Rp
110,632 109,500
92,377 139,000
117,719 145,000
37,962 36,000
21,529 10,000
39,480 40,000
50,134 21,000
73,385 47,000
18,296 11,000
702 2,500
2,477 2,500

564,693 563,500

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Harga Selisih Nilai Transaksi/
Pengalihan/ Difference in
Transfer Value from
Price Transaction
Rp Rp
109,500 1,132
139,000 -46,623
145,000 -27,281
36,000 1,962
10,000 11,529
40,000 -520
21,000 29,134
47,000 26,385
11,000 7,296
2,500 -1,798

561,000 1,216
27. Other Equity Component
On December 11, 2014, PT Golden Plantation Tbk (GP), a
subsidiary, conduct an initial public offering of 800,000,000
shares of common stock to the public, the result of this
share addition, the the Company's share ownership in GP

The difference of investment in GP before and after portion


of ownership changed amounting to Rp73,994 recorded as

Subsidiaries
PT Golden Plantation Tbk
PT Bumiraya Investindo
Total
28. Difference in Value Transaction with
Non-Controlling Interest

Shares Acquired from Non Controlling Interest


Net Asset Value of Acquired
Acquisition Cost
Subtotal
Shares Acquired from Non Controlling Interest
Net Asset Value of Acquired
Acquisition Cost
Subtotal
Total
paraf:

transaction amounting to Rp36,718.


No. 168 dated June

retained earnings of 2012.

December 31, 2014 and 2013:


2014
Penambahan dari Penambahan dan
(Pengurangan) dari
Additional from Perolehan Hak
establishment Nonpengendali/
(acquisition) Additional
(Deduction) from
acquired of
Noncontrolling
Interest
Rp Rp
-- 395,116
-- -244,487
-- --
-- --
-- --
-- --
-- --

74

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

Pengurangan dari 31 Desember/


Perolehan Hak December 31,
Nonpengendali/
Deduction from
acquired of
Noncontrolling
Interest
Rp Rp
-- 242,413
-- 101,475
-- 399
-- 218
-- 33
-- 59
344,597

2013
Rp
4,163,277
-106,542
4,056,735
The details of sales based on main product classification are

2013
Rp

438,844
314,578
753,422

425,903
181,053
207,535
32,148
61,253
907,892
1,661,314

2,422,168

22,548
54,148
3,099
79,795
4,163,277
-106,542
4,056,735
RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
Bunch Sales

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)

net pucrhase amount exceeding


pertain as of December 31, 2014
For the Years Ended

Otherwise Stated)

Interest Income
Interest Expense
Fee Sukuk Ijarah
Bank Charges
Total Finance Cost - Net

(see

19, 22

Other Income

iary (see Note 38)


Others
Total Other Income
Other Expenses

Management Fee
Others
Total Other Expenses

ation is as follows:

Attributable
to the Parent (Rp)
nding Shares
n Full Rupiah)

Lainnya/ Eliminasi/
Others Ellimination

Rp Rp
96,439 -96,439
-- --
96,439 -96,439
39,379 --
-133,958 -96,439
191,018 --
94,834 --

96,184 --
-17,281 --

3,933,477 -3,338,730
1,276,386 -2,056,316

480 --

81 --

Lainnya/ Eliminasi/
Others Ellimination

Rp Rp
103,375 -103,375
--
103,375 -103,375
18,302
-101,833 -103,375
186,906 --
81,375 --

105,531 --
-18,889 --
2,981,850 -2,894,600
1,332,411 -1,878,121

151 --

33 --

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)

Alam Hijau (PAH))


eral Meeting of Stockholders’ PAH
nd Purchase of shares No. 36 and
2, 2014 and December 15, 2014,
esence of Antonius Wahono
y in Jakarta, PT Golden Plantation,
quired all shares ownership in PAH
ama and Fransiscus Suciyanto,
al transaction value amounting

arizes the number of identifiable


red on the date of acquisition were:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Expenditure related to acquisition expenses are not charged
to business combination because of not material and have
been charged to the statement of comprehensive income for

In connection with the acquisition, the financial statements


from the date of acquisition PAH consolidated into the
e Company.
Total revenue and loss before income tax PAH from the date
of acquisition are included in the consolidated statements of
comprehensive income for the year ended December 31,
and Rp1,218.

Operating revenues and loss for the period from PAH for the
year ended December 31, 2014 date as if PAH has been
consolidated from the date January 1, 2014 amounted to

39. Monetary Asset and Liabilities


Denominated in Foreign Currencies

Ekuivalen/
Equivalent
Rp
Assets
875,026 Cash and Cash Equivalents
5,656 Trade Receivables - Third Parties
5,212 Other Non-Current Financial Assets
885,894 Total Assets
Liabilities
-50,164 Trade Payables - Third Parties
-13,402 Accrued Expenses
-16,964 Short-Term Bank Loans
-951,660 Long-Term Bank Loans
-1,032,190 Sub Total Liabilities
Assets (Liabilities) Denominated in
-146,296 Foreign Currency - Net

Ekuivalen/
Equivalent
Rp
Assets
89,886 Cash and Cash Equivalents
17,842 Trade Receivables - Third Parties
7,095 Restricted Time Deposit
114,823 Total Assets
Liabilities
-56,031 Trade Payables - Third Parties
Short-Term Loans from Banks
-233,753 and Financial Institution
-289,784 Sub Total Liabilities
Liabilities Denominated in
-174,961 Foreign Currency - Net
paraf:

a.
risiko
sehingga

82

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
The following table analyze financial assets based on

> 90 hari/days Jumlah/Total

-- 1,216,554
167,904 1,344,812
-- 13,744
-- 107
-- 100,038
167,904 2,675,255

> 90 hari/days Jumlah/Total

-- 316,590
183,709 905,405
-- 110,412
-- 43,364
-- 47,523
183,709 1,423,294
The Group has recorded provision for impairment of trade
receivables which has overdue

Credit Quality of Financial Assets


The credit quality of financial assets have not yet overdue
based on external credit ratings is as follows:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

20,000
25,000
900
45,900

1,459
315,649

110,000
110,000

7,095
7,095

Plasma receivable which not yet due amounted to


Rp90,646 indicated no significant credit risk because
plasma cash-generating unit is managed by the Grup.
Liquidity Risks
Currently the Group expects to pay all liabilities upon
maturity. In order to meet the cash commitments,
the Company expects its operating activities to generate
sufficient cash inflows.

The Group manages its liquidity risk by monitoring actual


cashflow projections continuously and supervises the
maturity of its financial liabilities.

The following table analyzes the breakdown of financial


liabilities based on maturity:

Jatuh Tempo Jumlah/


Total
Maturity not
Determined
-- 203,490
-- 21,103
-- 55,532
10,002 34,881
-- 768,684
-- 1,380,472
-- 40,837
-- 592,979
-- 299,329
1,585 1,585
11,587 3,398,892

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Jatuh Tempo Jumlah/


Total
Maturity not
Determined
-- 127,726
-- 11,343
-- 45,446
10,866 64,245

-- 780,198
-- 430,985
-- 23,379
-- 592,152
-- 299,181
2,624 2,624
13,490 2,377,279
Interest Rate Risks
The Group exposure to interest rate risk is primarily related
to financial liabilities. The Group has long-term loans to
banks that use interest rate market. At this time, the Group
adopted certain policies or arrangements to manage
interest rate risk as follows:

Being selective in offering loan rates, in order to obtain


loans with favorable interest rates without increasing
exposure to loans with high risks

Control interest expense by making a combination of


debt and long-term loans with fixed and floating interest

The following table analyzes the breakdown of financial


liabilities by type of interest:

Jatuh Tempo Jumlah/


Total
Maturity not
Determined
11,587 316,591
-- 1,342,614
-- 1,739,687
11,587 3,398,892

Jatuh Tempo Jumlah/


Total
Maturity not
Determined
13,490 198,005
-- 1,252,990
-- 926,284
13,490 2,377,279
Sensitivity analysis
A hypothetical 1% increase in the interest rate of the debt
as of December 31, 2014 and 2013, respectively. will
decrease profit before income tax b

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


The analysis above is based on assumption that interest
rate increased or decreased against all of the bank loans
in the same direction and magnitude, but it may not be
necessarily true in reality.

Foreign Currency Risks


Foreign exchange rate risk is the risk that the fair value of
future cash flow of a financial instrument will fluctuate
because of changes in the foreign exchange rates. The
Group’s financial instrument that potentially contain
foreign exchange rate risk are cash and cash equivalent,
trade receivables, trade payables and bank loans.

A hypothetical 10% decrease in the exchange rate of the


Rupiah against the USD currency, as of December 31,
2013, would decrease profit before tax
amounting to Rp11,627 and Rp17,445, respectively.

The schedule below presents the carrying amount of the


respective categories of financial assets and liabilities as
of December 31, 2014 and 2013:

Nilai Wajar/
Fair Value
Rp

316,590
905,405
110,412
43,364
47,523
1,423,294

780,198
430,985
2,624
127,726
23,379
900,517
45,446
11,343
64,245
2,386,463
31, 2014 and
considers that the carrying amount of financial assets and
liabilities recorded at amortized cost in the consolidated
statements of financial position approximate their fair
value for both short-term and those which maturities were
not determined, and bank loans and financial lease
interest rate assuming equal with the market discount

(yang diwakili oleh Koperasi

5% atas pengelolaan

(TBS)

kesepahaman tanggal
alma Sumatera

tanggal 5 April

ari lahan yang


setuju untuk

asasi uang muka


esar Rp8.438 dan

penambahan sewa

87

penambahan aset •
aman bank adalah

penambahan aset •
apitalisasi biaya
dan Rp13.192.

2014, penambahan tanaman •


lui kapitalisasi biaya

2014, penambahan tanaman •


lui kapitalisasi beban

2013, penambahan •
as anak melalui
ebesar Rp66.171

penambahan utang •
pemasok adalah

penambahan utang •
ebesar Rp2.275 dan

dividen tunai •
2014 2013
Rp Rp

3,779,017

-1,216,554
--
-5,172
-1,221,726
2,557,291
3,592,829

-1,193
-169,821
-43,932
-541,556
-756,502
2,836,327
0.9
88


(77,5%)


Buhler
dan

-
-

-
-

-
-
-

89

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
measurement
4): Reassessment of
Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
Equity Attributable to Owners of the Parent

Selisih Proforma
Transaksi Ekuitas yang
Pihak Timbul dari
Nonpengendali/ Transaksi
Difference Restrukturisasi
in Value Entitas
Transaction of Sepengendali/
with Proforma Equity
Non Controlling Arising from
Interest Restructuring
Transactions
between
Entities under
Common Control
Rp Rp
43,932 2,491
-- -13

-- --
43,932 2,478
-- -2,478

-- --

-- --

-- --
-- --
-- --
43,932 --
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
1. General
The Company’s Establishment
PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (“the Company”) was
established on January 26, 1990 based on Deed of
Establishment No. 143, made in presence of Winanto
Wiryomartani, S.H., a notary in Jakarta, under the
name of PT Asia Intiselera. The deed of establishment
was approved by the Minister of Justice of
the Republic of Indonesia in his Decree
No. C2-1827.HT.01.01.th.91 dated May 31, 1991 and
was published in State Gazette No. 65, Supplement
No. 2504 dated August 13, 1991.
The Company’s Articles of Association has been
amended several times, the most recent of which by
Deed of Meeting Resolution No.127 dated September
30, 2014 made in presence of Humberg Lie, S.H.,
S.E., M.Kn., a notary in Jakarta, concerning changes
of article of association. The notification of change has
been submitted to the Minister of Law and Human
Rights of the Republic of Indonesia.
In accordance with article 3 of the Company’s articles
of association, the scope of activities are trading,
manufacturing, plantation, farming, electricity and
services. While the subsidiaries business activities are
noodles manufacturing and noodles trading,
especially dry noodle, instant noodle and vermicelli,
snacks, biscuits and candy industry, palm oil
plantations, electric power plant, rice mill and
distribution. The Company started its commercial
operations in 1990.
The Company’s head office is located at Alun Graha
Building, Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 233 Jakarta. The
location of noodle, biscuit and candy factories are
located in Sragen, Central Java. The location of corn
vermicelli factory is located in Balaraja, Tangerang.
The location of snack factory is located in Gunung
Putri, Medan and Banjarmasin. The palm oil
plantations are located in several locations in
Sumatera and Kalimantan. Rice mill and distributions
are located in Cikarang, West Java and Sragen,
Central Java and South Sulawesi.
The Company’s Public Offering
14, 1997, the Company received an
effective notification from the Chairman of the
Indonesian Capital Market and Financial Institutions
Supervisory Agency (Bapepam-LK) in his letter
No. S-919/PM/1997 concerning public offering of
45 million common shares with par value of Rp500
(in full Rupiah). On June 11, 1997, the Company’s
shares were effectively listed in the Indonesian Stock
Exchange (IDX).
paraf:
31,

Letter
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
No. S-12623/BL/2011 dated November 24, 2011, and
had obtained approval from the Company’s
Extraordinary General Meeting of Stockholders on

2014, the Company held the


additional capital without Preemptive rights of
292,600,000 shares common B Series or equivalent
to 8.16% of issued and paid in capital with par value
of Rp200 (in full Rupiah) and offering price of Rp2,250
(in full Rupiah) per share. This offering had obtained
effective notification based on the Chairman of the
Stock Exchange
No. S-04396/BEI.PCI/09-2013 dated September 19,
2014, and had obtained approval from the Company’s
Extraordinary General Meeting of Stockholders on

All of the new shares were listed in IDX, therefore


share outstanding is amounted 3,218,600,000 share

The Company owns, either directly or indirectly, more


than 50% shares in subsidiaries and/or has a control
over management of subsidiaries as follows:

Persentase Kepemilikan/ Jumlah Aset/


Percentage of Ownership Total Assets

2013 2014
% Rp

99.90 1,147,648

99.90 361,764

-- 1,975,623

70.00 2,477,979

99.90 97,349
99.90 814,601

64.95 1,682,607

-- 109,436

99.99 204,636

99.99 120,550

99.99 139,327

99.99 241,080

99.96 27,340

paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Jumlah Aset/
Total Assets

2014 2013
Rp Rp

46,189 15,013

743,333 681,482

658,358 562,100

508,517 182,847

150,146 --
150,000 --

613,734 425,948

172,993 160,901

60 --

2014

No. 38
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
ng standard (ISAK) for the
year beginning January 1,
“Transfer of Assets from
28 “Extinguishing Financial

o. 27 “Transfer of Assets
28 “Extinguishing
quity Instruments” with an
2014 not relevant and did not
roup’s accounting policies
amounts reported for the
ancial years.

statements incorporate the


e Company and entities in
the ability to directly or
with ownership percentage of
bed in Note 1.c.
he parent owns half or less of
tity when there is:

half of the voting rights by


th other investors;
ancial and operating policies
te or an agreement;
move the majority of the
directors or equivalent
ol of the entity is by that

rity of votes in the meetings


r equivalent governing
ntity is by that board or

ted from the date on which


sferred to the Company and
d when the Company ceases

nt transactions and balances


in the Group have been
ated financial statements to
on and results of operations of

st in the net income (loss) and


ated as a proportion of the
ers in the net income (loss)

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Changes in the ownership of the Group which do not
result in loss of control are accounted for as equity
transactions and attributed to owners of the parent.

All material intercompany balance and transaction


(including significant unrealized profit or loss) has been
eliminated.
Non-controlling interest balance reflects the portion of
profit or loss and net assets of subsidiaries that are not
attributable directly or indirectly to the parent entity, that
presented in the consolidated statements of
comprehensive income and within equity in the
consolidated statement of financial position, separately
from the equity attributable to owner’s of the parent.
2.d. Cash and Cash Equivalents
Cash consists of cash on hand and cash in bank that
can be withdrawn at any time, no pledged as collateral
and no restrictions on use.
Cash equivalents consist of time deposits with
maturities of not more than or equal to three (3) months
from the date of placement, are not restricted and not
used as collateral to any liabilities.
2.e. Inventories
Inventories are carried at the lower of cost and net
realizable value. Acquisition cost includes all costs to
acquire the inventories and bringing them to their
intended location and condition. Net realizable value is
the estimated fair selling price of inventory less the
estimated cost to complete and cost to sell. Cost is
determined using the First-In First-Out method.

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)

antations is financed by
ment credits from bank or by
red during the development
of the plasma plantation to
talized. The accumulated
presented net of loans
gations in the consolidated

he accumulated development
value (the amount agreed
e plasma farmers) is charged
ements of comprehensive
anded over to plasma

ther an arrangement is, or


based on the substance of the
tion date and whether the
ment is dependent on the use
arrangement conveys a right

ance lease if the lease


all the risks and benefits
e asset. A lease is classified
ease did not substantially
enefits related to ownership of

lease term, the Group


as assets and liabilities in the
of financial position at fair
ty or the present value of the
, if the present value is lower
valuation of a lease is
ontract. The discount rate used
value of the minimum lease
nterest rate of the lease, if
if not, the lessee's incremental
used. Any initial direct costs of
e amount and recognized as
preciation policy is consistent
Group’s own property and

the Group recognizes lease


on a straight-line basis over

RA FOOD Tbk
Continued)

Otherwise Stated)

ment are recorded based on


t cost less their accumulated
ated impairment value, if any,
carried at cost and are not

rty, plant and equipment


ice, borrowing cost and
taxes and any directly
ing the property, plant and
and condition necessary for it
g for its intended use.
ed using the straight-line
mated useful lives of the

ion are included in the asset’s


gnised as a separate asset,
hat future economic benefits
will flow to the Group and the
easured reliably. The carrying
is written-off.

tenance are charged to the


of comprehensive income
d in which they are incurred.
equipment are retired or
eir acquisition cost and related
n are removed from the
g gain or loss is reflected in
nts of comprehensive income.

is presented as part of
uipment. All incurred
orrowing cost of loan used for
s during the construction
Construction in progress is
priate plant and equipment
ction is completed and ready

views the asset’s residual


depreciation method and
each financial year end.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

Investment in Associates
An associate is an entity in which the investor (i.e., the
Company or subsidiary, which acts as an investor) has a
significant influence to participate in decision making on
financial and operational policies of the investee, but
does not control or jointly control those policies.
Significant influence is presumed to exist if the investor
owns 20% or more of the voting rights of the investee,
either directly or indirectly.

Investment in associates are initially recognized at cost.


The carrying amount is increased or decreased by the
share in the profit or loss of the investee after the date
of acquisition in proportion with the percentage of
ownership and reduced by dividends received (equity

The carrying amount is also adjusted if there is a


change in the investor's proportionate interest in the
arising from
comprehensive income. Those changes are recognized
in other comprehensive income of the investor.

Immature plantations is recognized at cost which


consist of cost of land preparation, planting, manuring
and upkeeping, including borrowing cost used to
finance the development of immature plantations and
other indirect cost which are measured in proportion to
the area wide of the fields.

Once the plantations have matured, accumulations of


cost are reclassified to mature plantations. Mature
plantations are depreciated using the straight line
method according to its estimated useful life of

2.l. Borrowing Cost


Borrowing costs incurred on bank loan obtained to
finance development of immature plantation and
building machinery are capitalized to the respective
plantion and property and equipments. This cost is
interest expense calculated with effective interest
method and foreign exchanges differences that they are
regarded as an adjustment to interest cost.
Capitalization ceases upon the immature plantation
become mature plantation and the machinery is ready
for their intended use.

2.m. Deferred Landrights Cost


All expenditures related to acquisition of landrights is
deferred until the right is obtained.
RA FOOD Tbk
Continued)

Otherwise Stated)
sified into the category of
sured at amortized cost
ssuance cost is deducted
s of the sukuk ijarah. The
et proceeds and the nominal
um or discount which is
f the sukuk ijarah using the

on between Entities Under

n between entities under


transfers of assets, liabilities,
instruments by re-organizing
group, do not represent
erms of economic substance
a gain or loss for the group
or the individual entity in the

on between companies under


sult in changes in economic
transferred assets, shares,
truments, the

a manner similar to business


using the pooling of interest

ansfer price and book value is


nce is recorded as "Difference
g Transactions Entities Under
sented in additional paid in
equity. This account can not
profit or loss nor reclassified

when goods are transferred


aid in advance are recognized
ds are transferred to the

ons, all expenses related to


re capitalized to immature
roup have matured plantations
ntation operating cost are
dth proportionally. After all
d, all expenses related to
re charged as operating cost.
n-derivative financial
minable payments and
ement has the positive
d to maturity, other than:

initial recognition were


sets measured at

gnated as available-for-

the definition of loans

nized at fair value


ost and subsequently
st, using the effective

and 2013, the Group


vestments.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
(iv) Available-for-Sale (AFS) Financial Assets
AFS financial assets are non-derivative financial
assets that are designated as available-for-sale or
are not classified in any of the three preceding

Available-for-sale financial assets are initially


recognized at fair value, plus transaction costs,
and measured subsequently at fair value with
gains and losses being recognized in other
comprehensive income, except for impairment
losses and foreign exchanges gains and losses,
until the financial assets is derecognized. If an
available-for-sale financial asset is determined to
be impaired, the cumulative gain or loss
previously recognized in the equity section will be
recognized in the consolidated statements of

Impairment losses, interest calculated using the


effective interest method, and foreign exchange
gains and losses on monetary assets are

The investments classified as AFS are as follows:

Investments in shares of stock that do not


have readily determinable fair value in which
the equity interest is less than 20% and
other longterm investments are carried cost.
Investments in equity shares that have
readily determinable fair value in which the
equity interest is less than 20% and which
are classified as AFS, are recorded at fair

As of December 31, 2014 and 2013, the Group


has no available for sale financial assets.
Financial Liabilities and Equity Instruments

Financial liabilities and equity instruments issued by


the Company are classified according to the
substance of the contractual arrangements entered
into and the definitions of a financial liability and an

An equity instrument is any contract that evidences a


residual interest in the assets of the Company after
deducting all of its liabilities. Equity instruments are
recorded at the proceeds received, net of direct issue

Reacquisition of the Company’s previously issued


stock is accounted for using the cost method. Treasury
stock is recorded at acquisition cost and presented as
tal stock account.

paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)

ssified into the category of (i)

sured at amortized cost.

red at FVTPL

sured at FVTPL are


are held for trading.
ified as held for trading if
or the purpose of selling
ear term and for which
ent actual pattern of
Derivatives are also
ading unless they are
as hedging instruments.

ncial liabilities at FVTPL


e. Transaction costs in
nce recognized in current
bsequent increase or
ognized in the statement

and 2013, the Group


in this category.
ortized Cost

are not classified as


L are categorized and
cost using effective

and 2013, the financial


d into financial liabilities
e payables, current
es, accrued expenses,
l liabilities, short-term
k loans, financial lease
sukuk ijarah payable

n those at FVTPL, are


impairment at each financial
sets are impaired where
e that, as a result of one or
d after the initial recognition
estimated future cash flows
ncial asset only when the
ash flows from the asset
sfer the financial asset and
and rewards of ownership of
y. If Group neither transfer
the risks and rewards of
to control the transferred
e their retained interest in
ed liability for amounts they
retains substantially all the
nership of a transferred
ontinue to recognize the
cognizes a collateralized
s received

al liabilities when, and only


are discharged, cancelled

hod is a method used for


cost of a financial instrument
est income over the relevant
est rate is the rate that
ted future cash receipts
nts paid or received between
t are an integral part of the
nsaction costs and other
rough the expected life of
r, when appropriate, a shorter
amount of financial assets at

n effective interest basis for


her than those financial

ties are offset and the net


consolidated statement of
ere is a legal right to offset
nd there is an intention to
realize the asset and settle

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Fair Value Estimation
The fair value of financial assets and financial liabilities
must be estimated for recognition and measurement
or for disclosure purposes.
PSAK No. 60, “Financial Instruments: Disclosures”
requires disclosure of fair value measurements by
level of the following fair value measurement
hierarchy:
(a) quoted prices (unadjusted) in active markets for
identical assets or liabilities (Level 1);

(b) inputs other than quoted prices included within


Level 1 that are observable for the asset or
liability, either directly (as prices) or indirectly
(derived from prices) (Level 2); and

(c) inputs for the asset or liability that are not based
on observable market data (unobservable inputs)
(Level 3).
The fair value of financial instruments traded in active
markets is based on quoted market prices at the
reporting date. The quoted market price used for
financial assets held by the Company is the current bid
price, while financial liabilities use ask price, these
instruments are included in Level 1.

The fair value of financial instruments that are not


traded in an active market is determined using
valuation techniques. These valuation techniques
maximize the use of observable market data where it
is available and rely as little as possible on estimates.
If all significant inputs required to fair value an
instrument are observable, the instrument is included
in Level 2.

If one or more of the significant inputs is not based on


observable market data, the instrument is included in
Level 3. This is the case for unlisted equity securities.

2.v. Related Parties Transactions


A related party is a person or entity that is related to
the entity that is preparing its financial statements
(referred to as the “reporting entity”).
a. A person or a close member of that person’s
family is related to a reporting entity if that person:

(i) has control or joint control over the reporting


entity;
(ii) has significant influence over the reporting
entity; or
(iii) is a member of the key management
personnel of the reporting entity or of a
parent of the reporting entity.
paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
porting entity if any of

rting entity are


up (which means
iaries and fellow
he others);

or joint venture of

group of which the

ventures of the same

enture of a third entity


associate of the

mployment benefit plan


ees of either the
ty related to the
orting entity is itself
g employers are

d or jointly controlled by

n (a) (i) has significant


or is a member of
sonnel of the entity
e assets shall be estimated
or changes in circumstances
ing value may not be
nt loss is recognized in the

ognized in prior periods is


ere is a change in the
ne the asset's recoverable
impairment loss was
ying amount of the asset is
le amount. This increase is
ment loss. Total assets
rsal of an impairment loss,
rying amount if the asset
impairment loss in the

2.x. Segment Information

on operating segment.

available.
2.y. Business Combination

applying the acquisition method.

or loss as incurred.

date, except if:


(Revised 2010), “Income Taxes”.

PSAK No. 24
Benefits”.

Payment”.

standard.
Earnings per Share
Basic earnings per share

shares in the respective period.

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
ding during the reporting

Uncertainty and Significant

consolidated financial
ce with the Indonesian
andards requires the
umptions and estimates that
mounts of certain assets
porting year.
e consolidated financial
assumptions have been
plying accounting policies
ng amounts of assets and
ed financial statements. In
nting assumptions about the
ertainty at end of reporting
affect the carrying amounts
the subsequent reporting

ically reviews them to


ons and estimates have
l relevant information
hich the consolidated
been prepared. Because
nty in making estimates, the
ies to be reported in the
hose estimates.

of Accounts Receivable
ent analyzes the adequacy
rment based on several
zing historical bad debts,
ach customer's trade
ness and changes in a
t. The analysis is carried
ficant amount of accounts
nificant group of trade
he collective basis. At the
ying amount of trade
ected at fair value and the
ange materially in the
od. The change, however,
to the assumptions and
this reporting date

nized only if it is probable


vered in the form of
eceived in future periods, in
rences and tax losses can
t also considers the future
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

When the fair value of financial assets and liabilities


recorded in the consolidated statements of financial
position is not available in an active market, it is
determined using valuation techniques including the
use of mathematical models. Input for this model is
derived from observable market data through the
data available. When observable market data is not
available, management judgment is required to
determine the fair value. Such considerations
include liquidity and volatility feedback model for
derivative transactions and long-term discount rates,
prepayments, and default rate assumptions. Fair
value of financial instruments presented in Note 40.
3. Cash and Cash Equivalents

Cash on Hand
Cash in Banks - Third Parties
Rupiah
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Mandiri
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Indonesia
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (HSBC)
JP Morgan Chase Bank, N.A
PT Bank BRISyariah
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Others (below Rp1,000 each)
US Dollar
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
Others (below Rp1,000 each)
Subtotal
Time Deposits - Third Parties
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank BRISyariah
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Permata Tbk
Others (below Rp1,000 each)
US Dollar
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bank UOB Indonesia
Subtotal
Total
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Interest rate and period of maturity applied for time deposits

Contractual interest rate per annum


Rupiah
US Dollar
Period of Maturity

Profit sharing and period of maturity applied for sharia time


Profit sharing per annum
Period of Maturity

4. Trade Receivables - Third Parties

PT Semar Pelita Sejati


PT Tata Makmur Sejahtera
UD Akas
PT Kereta Kencana Mulia
PT Karya Jaya Mandiri
PT Semar Kencana Sejati
UD Besuki
PT Kereta Kencana Murni
Tugu Buaya
PT Jaya Mas
UD Maju Mapan
UD Mayindo Jaya
PB Dewi Sri Jaya
Sumber Raya
PT Sinar Kasih Lestari
Ahui
PT Kereta Kencana Mandiri
PT SKS Fajar Baru
CV Delapan Delapan
PT Wangsa Mas
UD Sri Lestari
PT Indomarco Prismatama
PD Sentosa Baru
United Nations for World Food Programme
Others (below Rp10,000 each)
Subtotal
Less: Impairment in Value
Total - Net
allowance for impairment in value of trade
receivables as of December 31, 2014 and 2013.

Beginning Balance
Recovery
Ending Balance
paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
time deposits are pledged as
B Indonesia and PT Bank
donesia (see Notes 19 dan 22).

7. Balances and Transactions


with Related Parties
of business, Group conduct
parties as follows:

Due From Related Parties Non-Trade


PT Naga Mas Sakti Perkasa
PT Tugu Palma Sejahtera
Total Due from Related Parties Non-Trade
Investment in Associate
PT Midland Pilar Agrostar
Trade Payable
PT Tiga Pilar Corpora
Due to Related Parties Non-Trade
PT Tiga Pilar Corpora
Stefanus Joko Mogoginta
Others (below Rp1,000 each)
Due to Related Parties Non-Trade
Purchases
PT Tiga Pilar Corpora
Management Fee Expenses
PT Tiga Pilar Corpora
Post-employee Benefits Expense
Board of Commissioners and Directors
eceivable from PT Naga Mas Sakti
ts intercompany charges when
y. This receivable is secured with
NMSP. The management believes
and that used as pledge more than
vable, therefore, provision for
ceivables is not provided.
2014, the Company received settlement of
under the name of NMSP (see

to related parties non-trade


ue to related parties non-trade has

2014, PT Golden Plantation,


e ownership of PT Midland Pilar
rice of Rp5,000. There is no gain
tment in shares.

8. Inventories
2013
Rp
751,936 Raw Materials
125,959 Finished Goods
78,061 Supporting Materials
34,334 Spareparts and Fuel
7,000 Nursery
26,438 Others
1,023,728 Total
Inventories of PT Dunia Pangan, a subsidiary, are pledged
as collateral for loan obtained from The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Limited (see Note 19).

Inventories of PT Jatisari Srirejeki, a subsidiary, are pledged


as collateral for loan obtained from PT Bank Permata Tbk
(see Note 19).
Inventories of PT Indo Beras unggul, a subsidiary, are
pledged as collateral for loan obtained from PT Bank
Rabobank International Indonesia (see Notes 19 and 22).
Inventories of PT Subafood Pangan Jaya, a subsidiary, are
pledged as collateral for loan obtained from PT Bank DBS
Indonesia (see Notes 19 and 22).
Inventories of PT Sukses Abadi Karya Inti, a subsidiary, are
pledged as collateral for loan obtained from PT Bank
Rabobank International Indonesia (see Notes 19 and 22).

Inventories of PT Tiga Pilar Sejahtera, a subsidiary, are


pledged as collateral for loan obtained from JP Morgan
Chase Bank, N.A (see Notes 19 and 22).
paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
o cost of sales amounted to
,794 as of December 31, 2014

and 2013 inventories have been


quake and other risks with the sum
Rp719,272 and Rp594,851,
management believes that the
te to cover any possible losses.

and 2013, there is no indication of

9. Taxation
a. Prepaid Taxes

Subsidiaries
Income Taxes
Article 28.a
Value Added Tax
Total
subsidiary, had charged its
28.a amounted to Rp1,253 to
urn year 2013.
gan Jaya, a subsidiary, received
ssment Letters (SKPLB) for fiscal
p774 for corporate income tax.

b. Deferred Tax
any’s deferred tax asset (liabilities)
and 2013 is as follows:

The Company
Deferred Tax Assets
Impairment in Value of Receivables

Subsidiaries
Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Liabilities
paraf:

The Company
Deferred Tax Assets
Impairment in Value of Receivable

Subsidiaries
Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Assets
Total Deferred Tax Liabilities
c. Taxes Payable

The Company
Income Taxes
Article 21
Article 23
Article 29
Value Added Tax
Subtotal
Subsidiaries
Income Taxes
Article 4 (2)
Article 21
Article 22
Article 23
Article 26
Article 25
Article 29
Value Added Tax
Subtotal
Total
d. Income Tax Expenses

The Company
Current
Subsidiaries
Current
Deferred
Subtotal
Total
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

December 31, 2014 and 2013


(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Advance for Acquisition of Machineries

31, 2014 and


construction represents advanced in regards of construction
of snacks factory owned by PT Putra Taro Paloma and
PT Balaraja Bisco Paloma, subsidiaries.

In 2013, advance of rice mill factory of PT Sukses Abadi


Karya Inti (SAKTI), a subsidiary, amounting to Rp97,500,
refunded to SAKTI related to cancellation of advance.

Represent land which received from settlement of due from


PT Nagamas Sakti Perkasa (NMSP) (see Note 7) with
market value Rp54,351. That land located in North Jakarta.
The difference of land’s market value less carrying value
amounting to Rp11,093 recorded as other income (see Note

13. Property, Plant and Equipment

31 Desember/
December 31,
Rp

408,652
307,375
11,987
854,706
80,480
23,785
36,750
11,394
1,735,129

109,050
13,185

317,960
276,097
2,451,421

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Accumulated Depreciation
Direct Ownership
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Total Accumulated Depreciation
Carrying Value

Acquisition Cost
Direct Ownership
Land
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Construction in Progress
Buildings
Machinery
Total Acquisition Cost
Accumulated Depreciation
Direct Ownership
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Total Accumulated Depreciation
Carrying Value
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


Total gross property and equipment that have been fully

Group’s property, plant and equipment, except for land and


vehicles, have been insured against fire, earthquake and
other risks with the sum insured amounting to Rp1,464,655
and Rp1,011,196, as of December 31, 2014 and 2013,
respectively. The management of Group is in the opinion
that the insured amounts are adequate to cover possible

Machinery and equipment and vehicles acquired


by Group, through leasing facilities have been insured
against lost and damage risk with sum insured equal to the
leasing facilities and are pledged as collateral for each

All land, building and machinery and equipment of TPS,


PT Poly Meditra Indonesia (PMI) and PT Jatisari Srirejeki
(JS), subsidiaries, is pledged as collateral for bond and

As of December 31, 2014 and 2013, silo machine of PT Indo


(IBU) and JS, both are subsidiaries, are
pledged as collateral for loan obtained from PT Bank
Rabobank International Indonesia (see Notes 19 and 22).

As of December 31, 2014 and 2013, machinaries of TPS


and PT Subafood Pangan Jaya (SPJ), subsidiaries,that
financed by bank loan of PT Bank BRISyariah are pledged
as collateral for its loan (see Note 22).
As of December 31, 2014 and 2013, machinaries of SPJ
that purchased from bank loan of PT Bank DBS Indonesia
are pledged as collateral for its loan (see Notes 19 and 22).
31, 2014 and
PT Putra Taro Paloma, a subsidiary, that financed by bank
loan of PT Bank UOB Buana Tbk are pledged as collateral

31, 2014 and


machinaries of PT Sukses Abadi Karya Abadi, a subsidiary,
is pledged as collateral for loan obtained from PT Bank
Rabobank International Indonesia (see Note 22).

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
nd 2013, buildingrights certificates
located in Bekasi are pledged as
d from PT Rabobank International

rs that there are no indication of


that resulted in the impairment of
ment as of December 31, 2014.
14. Plantations

Palm Oil
Acquisition Cost
Accumulated Depreciation
Carrying Value

Palm Oil
Acquisition Cost
Accumulated Depreciation
Carrying Value
lantations are charged to cost of

aya Investindo, PT Airlangga Sawit


a Oetama, PT Muarabungo
Agro Palm, PT Tandan Abadi
pledged as collateral against the
Bank Berhad Sindication (see

lam Hijau for 942.29 hectares are


ainst the loan obtained from
(Persero) Tbk (see Note 22).
were capitalized to immature
(include foreign
p24,745) dan Rp18,043, as of
013, respectively (see Notes 19, 20

f property and equipment is


antation is amounted to Rp5,453
ended December 31, 2014 and

paraf:
Mature Plantation Trees
Immature Plantation Trees
Total
are insured from earthquake
tal coverage of Rp338,236 and
er 31, 2014 dan 2013. The Group’s
t the insured amount is adequate

on of PT Bumiraya Investindo,
T Charindo Palma Oetama,
n, PT Mitrajaya Agro Palm,
and PT Tandan Abadi Mandiri,
collateral against
HB Bank Berhad Sindication (see
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
300,250
--
56,936
55,435
9,424
110,000
14,400
546,445

134,079
99,674
233,753
780,198
PT Bank Rabobank International Indonesia
PT Bumiraya Investindo
Based on the loan agreement No. LA/CA/1862/2013
dated July 4, 2013, PT Bumiraya Investindo (BRI), a
subsidiary, obtain the short-term loan facility amounted
to USD6,000,000 used for plantation programme. This
facility will be due on May 3, 2014 and bears an interest
rate of COF + 4% per annum.

on addendum,
No.LA/CA/1862/A3/2014 dated May 2, 2014, then loan
agreement addendum No. LA/CA/1862/A4/2014 dated
June 27, 2014, this facility extended until August 15,

As of December 31, 2013, the outstanding balance for


this facility amounting to USD6,000,000

Based on the loan agreement No. LA/CA/1864/2013


dated October 25,
expenditure loan facility amounted to USD10,000,000.
This facility will be due on December 31, 2014 and bears
an interest rate of COF rate + 4% per annum.
Based on the addendum of loan
No.LA/CA/1864/A3/2014, maturity date of this facility
extended until August 15, 2014.
As of December 31, 2013, the outstanding balance of
this facility amounting to USD5,000,000

During the loan facilities period, BRI can not sell the
BRI’s assets behind the normal activity business.
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


Borrowing costs that were capitalized to immature
31,

amounted to Rp3,345) and Rp5,206 (including foreign


exchange amounted to Rp4,347), respectively

Dated July 10, 2014, BRI has fully paid the short-term
bank loan of Rabobank amounted to USD16,000,000

the amendment
No. LA/CA/1830/A2/2012 dated on July
PT Indo Beras Unggul (IBU), a subsidiary, obtained a
stock financing and short-term advance facility with a
credit limit amounting to, each,
Rp30,000. Both facilities has maturity date on
September 30, 2014 and bears an interest of 10.33%

Stock financing and short-term advance facilities turn


into working capital facility with credit limit amounted to
Rp100,000, based on amendment agreement of facility
LA/CA/1830/A4/2013 dated Januari
accordance with amendment agreement of facility
LA/CA/1830/A5/2013 dated May 20, 2013, IBU obtained
addition of credit limit therefore becomes Rp250,000.
This facilities will be matured on September 30, 2014
with interest bearing COF + 250 bps per annum. This
loan has amended until September 30, 2015.

As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding


balance of this facility amounted to Rp249,500 and

the amendment
No. LA/CA/1830/A7/2013, dated on November
2013, IBU obtained a working capital facility with a credit
limit amounting to Rp50,000. This facility has maturity
date on January 5, 2014 and bears interest of COF +
300 bps per annum. In January 2014, this facility has

As of December 31, 2013, the outstanding balance of

The loan facility is secured by Land with Building Rights


Nos. 3 and 4 located in Bekasi, West Java, Machinery
owned by IBU, all trade receivables and all inventories

Based on the loan agremeent No. LA/CA/1863/2013


dated October 31, 2013, PT Poly Meditra Indonesia

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
ed non-revolving short-term
The interest rate of this loan
nnum. The maturity of this

the outstanding balance of

acility has been fully paid.


eent No. LA/CA/1880/2014
PMI obtained working capital
ontract with United Nation’s
and Ministry of Health of
.000. The interest rate of this
per annum. The maturity of this

n are trade receivables of PMI

onsidered by PMI are as

e held after guarantee’s


pproval by the bank;

o held merger, acquisition or


ies fulfilled;
tly of right, benefits and
nt to third parties; and

diverts all or partly rights,


m this agreement to third
rmit from the bank.
JP Morgan Chase Bank, N.A
The Company

Letter of Credit, Impor Letter of Credit Bill


on addendum
No.017/GCB-CPD/FA/AMD-2/VI/2014,
extended until June 28, 2015.

USD1,363,674

December 31, 2014 and 2013, respectively.

PT Bank Permata Tbk


PT Jatisari Srirejeki

November 6,

owned by JS (see Notes 6 and 8).

this loan has extended until November 6, 2015.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya
Based on the Deed Loan Agreement No. 44 dated
29, 2013 made in presence of Veronica
Nataarmadja, S.H., M.Corp.Admin, M.Com
Law), a notary in Jakarta, PT Subafood Pangan Jaya
(SPJ), a subsidiary, obtained loan facility non cash loans
such as account payable financing and revolving credit
facility with credit limit amounted to Rp15,000 and
Rp5,000. Term of payment of this loan is 1 (one) year
until January 29, 2014. This facilities has interest bearing
13.10% - 13.22% per annum as of December 31, 2014
and 10% per annum as of December 31,2013.

Based on the Amendment Deed of Loan Agreement


015/PFPA-DBS/I/2014 dated January13,
made in presence of Veronica Nataarmadja, S.H.,
M.Corp.Admin, M.Com (Business Law), a notary in
Jakarta, this facility extend and has maturity date on
April 15, 2015.Until the of financial reporting date, this
agreement is in renewal process.
The pledge of this facility are property, plant and
equipment, inventory and trade receivables owned by
SPJ (see Notes 13, 8 and 4).
As of December 31, 2014 and 2013 the outstanding
balance of this facility amounted to Rp4,000 and
Rp9,424, respectively.
PT Bank UOB Indonesia (UOB)

Based on Loan Agreement No. 11/PMK/RK/0339 dated


December 21, 2011 which has been extended under
addendum No. 14/CPB/0104 dated March 16, 2014, the
Company obtained a Working Capital credit facility from
UOB with a maximum credit of Rp160,000. The loan
period is 3 months until Mei 31, 2013 and was extended
until April, 30 2014 and bears a time deposit interest rate
+1% per annum as of December 31, 2013.

Based on amendment III of loan agreement this facility


extended until March 31, 2015.

The outstanding balance of this facility as of December


31, 2013 amounted to Rp110,000.
On December 31, 2014, the Company has fully paid the
short-term bank loan of UOB amounted to Rp110,000.

PT Dunia Pangan

suppliers.

kredit
No.

No.

annual interest at 11.5% per annum.

2013 amounting to Rp14,400.

2013
Rp
24,879 8
10,002 10,858
-- 53,379
34,881 64,245
2013,
PT Bumiraya Investindo
2014,
tanggal limit amounted to Rp34,823.

57
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
alue amounting to Rp24,249
months which bears an

as of December 31, 2014

2013, PT Poly Meditra Indonesia


ed finance lease facilities
of factory equipment with
o Rp519 and payment period
an effective annual interest

l finance lease facilities from

2013, PT Tiga Pilar Sejahtera, a


ce lease facilities from Orix
uipment with leased value
d Rp2,287 and payment
nths which bears an effective
as of December 31, 2014
3,029 and Rp408,

2013, PT Bumiraya
diaries obtained financing
d to Rp1,079 and Rp33,042
ehicles and heavy equipment.
s have payment period of 36
t rate between 5.25% - 7%.

as of December 31, 2014


346 and Rp18,140,

Putra Taro Paloma (PTP), a


ancing facility from Orix
nance machineries. Finance
ayment period of 36 months
tween 6.51% per annum.

as of December 31, 2014

and subsidiaries obtained


Dipo Star Finance amounted
ies, vehicles and heavy
paraf:

RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
agreements have payment
bears interest of 4.6%.

as of December 31, 2014


912 and Rp2,399,

Finance amounted to Rp271.


s have payment period of 36
between 3.9% - 3.97% as of
013. Respectively

as of December 31, 2014


348 and Rp748,
Finance amounted to Rp637.
s have payment period of 36
t between 3.3% - 5.2% per

as of December 31, 2014


26 and Rp212, respectively.

and subsidiaries obtained


T Astra Sedaya Finance
nance vehicles and heavy
agreements have payment
bears interest rate between

as of December 31, 2014

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


Syndicated Loan RHB Bank Berhad
On June 26, 2014, PT Bumiraya Investindo
PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo Palma
Oetama (CPO), PT Mitra Jaya Agro Palm (MJAP),
PT Muaraungo Plantation (MBP) and PT Tandan Abadi
Mandiri (TAM), subsidiaries, as debtor, obtain bank loan
sindicate facility from RHB Bank Berhad, Singapore
Branch, Rabobank International Hongkong Branch, PT
Bank Permata Tbk and Lembaga Pembiayaan Ekspor
with total
to USD125,000,000, the consists of long-term loans
such as Murabahah A Facility and Murabahah Facility
amounting to USD100,000,000, and Revolving loan
Facility B amounting to USD25,000,000. This facility will
be due on June 30, 2019 and extendable until June 30,
2021. This facility bears an interest rate of LIBOR+6%
per annum for non Murabahah facility, and sharing rate
6.10% per annum for Murabahah facility. Loan
B facility bears interest rate of LIBOR+5.80% per
annum. For this facility, PT Bumiraya Investindo (BRI),
PT Airlangga Sawit Jaya (ASJ), PT Charindo Palma
Oetama (CPO), PT Mitra Jaya Agro Palm (MJAP),
PT Muarabungo Plantation
Abadi Mandiri (TAM), subsidiaries, must maintain a ratio
Total Net Debt to EBITDA should not exceed
times, first application will be date on June 30, 2017,
and every three (3) months later. This loan used to
financing the plantation, infrastructure and other
activities related to plantations.

The colateral of these loan sindicate facility are as

The fiduciary security on receivable, property, plant


and equipment and insurance given by
PT Bumiraya Investindo (BRI), PT Airlangga Sawit
Jaya (ASJ), PT Charindo Palma Oetama (CPO),
PT Muarobungo Plantation (MBP), PT Mitra Jaya
Agro Palm (MJAP) and PT Tandan Abadi Mandiri
(TAM) (see Notes 4 and 13);

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
O, MBP, MJAP and

, CPO, MBP and MJAP

M owned by MBP.
e capitalized to immature
Rp27.443 as of December 31,

the outstanding balance of

ernational Indonesia

ter No. LA/CA/1829/A2/2012


2012, PT Indo Beras Unggul,
erm Loan facility for the
y letter of credit for the
maximum of Rp15,000, the
60 months since the first facility
ng interest rate for COF +
date on July 6, 2017.

and 2013, the outstanding


y amounted to Rp9,750 and

red by Land with Hak Guna


cated in Bekasi, West Java,
all trade receivables and all
tes 4, 8 and 13).

etter No.LA/CA/1847/2012
2012, PT Jatisari Srirejeki (JS),
Loan facility for the payment
f credit with a maximum of
is 60 months since the first
an bearing interest rate for
aturity date on July 6, 2017.

existing and future machine


acility (see Note 13).

and 2013, the outstanding


y amounted to Rp10,500 and

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Based on the approval letter No. LA/CA/1854/2013


dated Februari 5, 2013, PT Sukses Abadi Karya Inti
(SAKTI), a subsidiary, obtain Term Loan facility for the
payment of the loan facility letter of credit for
developing factory in Sragen, Jawa Tengah, with a
maximum of Rp240,000, the loan period is 60 months
from drawdown the first facility. This facility bears
interest rate of COF + 300bps per annum.

This facility pledged by paripasu with IBU’s term loan


facility and land and building of rice factory in Sragen,
machine and equipment which will be held by SAKTI in
the future, and corporate guarantee by PT Dunia
Pangan and deposit amounted to Rp11,099 and
Rp5,212 in Rabobank, as of December 31, 2014 and
2013, respectively (see Note 13).

During the loan facility period, SAKTI is required to:

Maintain the DSCR ratio minimal 1.25 times;


Maintain Debt to Ebitda ratio maximal 3.50 times;

Maintain Debt to Equity ratio maximal 3.5 times


31, 2014 and
complied with the financial ratio and covenant as
Borrowing costs that were capitalized to property, plant
andequipment amounted to Rp11,910 and Rp13,192 as
of December 31, 2014 and 2013, respectively.
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding
balance of this facility amounted to Rp202,497 and

Based on the Credit and Security Agreement dated


July 22, 2011 which made in the presence of Veronica
Nataadmadja,S.H., a notary in Jakarta, the Company
obtained loan facilities from PT Bank UOB Indonesia
consisting of Term Loan (TL) Credit Facility amounting
to Rp200,000 provided simultaneously with Bank
Guarantee (BG) Facility and Stand by Letter of Credit
(SBLC) with total principal not exceeding Rp250,000
and will due on December 2016.

The purpose of this credit facility is to provide financing


for the assets acquisition which include land, buildings
and machinery located in Bogor, West Java and in
Medan owned by PT Unilever Indonesia Tbk.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

The TL loan facility bears an interest rate of Jakarta


Inter Bank Offered Rate (JIBOR) + 4% per annum and
are be secured with the assets acquired from
PT Unilever Indonesia Tbk (see Note 13).
As of December 31, 2014 and 2013,the outstanding
balance of this facility amounted to Rp84,211 and
Rp126,316, respectively.
Other than the above facilities, the Company obtained
the foreign exchange hedging facility amount of
USD5,000,000.
This facility has not been used by the Company for the
year ended December 31, 2014 and 2013.
PT Putra Taro Paloma
Based on the Loan Agreement No
dated September 2,
(PTP), a subsidiary, obtained Term Loan (TL) Credit
Facility amounting to Rp128,000 for funding acquisition
of land, machinaries and equipment, and construction
of factory which located in Demak, Central Java.

This loan facility bears an interest rate of JIBOR +


applicable margin per annum. The loan period is 60
months and has grace period 18 months since the
credit approval. This loan was secured by paripasu
with PTP’s loan, and land, machinaries and equipment
and factory’s building which will be financed.

Upon this loan, PTP have to maintain Net Debt to


Equity Ratio maximum 2.5 times, Net Debt to EBITDA
Ratio maximum 3.5 times and Debt Service Coverage
Ratio (DSCR) minimum 1.25 times.
As of December 31, 2014, PTP has complied with the
financial ratio as required.

As of December 31, 2014, the outstanding balance of


this loan amounting to Rp46,120.
PT Bank DBS Indonesia
PT Subafood Pangan Jaya
Based on Deed of the Letter of Credit Agreement
No. 44 dated January 29, 2013 made in the presence
of Veronica Nataarmadja, S.H., M.Corp. Admin, M.Com
(Business Law) a notary in Jakarta, PT Subafood
Pangan Jaya (SPJ), a subsidiary, obtained an long
term non revolving credit facility amount of Rp80,000.
Term of loan 5 (five) years until December 19, 2017
include grace period of 6 (six) months.This facility bears
annual interest rate of
31, 2014 and
December 31, 2013.

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
The collaterals for this facility is on paripasu basis with
short-term bank loans received by SPJ (see Note 19).

Based on the loan aggrement, SPJ, a subsidiary,


needs to maintain minimum Debt Service Ratio of 1.0
times and maximum Gearing Ratio of 2 times.
As of December 31, 2014, SPJ has complied with the
financial ratio as required.

As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding


balance of this loan facility amounted to Rp60,000 and
Rp75,000, respectively.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Bank
BNI)
PT Persada Alam Hijau
Based on the Deed of Investment Loan Agreement
011.051 and Deed of Investment Loan
Agreement No. 46 dated August 23, 2011, all made in
the presence of Alia Ghanie, S.H., a notary in Jakarta,
PT Persada Alam Hijau (PAH), a subsidiary, obtained
Investment Loan facility amounting to Rp26,000.

This loan facility with maturity date 22,


2019 with grace periods of 36 months and bears an
interest rate of 11.5% per annum.
Collateral for the loan is plantations area for 942.29
hectares of PAH (see Note 14).

Without the prior written consent of the Bank, Loan


Recipients are not allowed to:
Conducting business combination (merger), or
consolidation with another company.
Placement or purchase of other company shares.

Permit using the company's business activities by


the other parties.
Change the company’s or legal form or status the
Articles of Association, or stock transfer of share
between shareholders or other parties.

Payment of loan to shareholders.


Distributing of Dividends or profits to shareholders.

Give a loan to other parties, including to the


shareholders, except related to business activities
of Group.

Obtained a loan from the other parties, except the


loan obtained related commercial business
transaction.
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


Obtained the financing from the leasing company.
Acquisition/ takeover of third parties assets

Open a new branch or representative, or new


business outside of existing business.

Acting as guarantor and secured the assets to


other parties.
Disincorporated the company or seek bankruptcy.

Changing the composition of Company’s


management, Directors and Commissioners.
As of December 31, 2014, the outstanding balance of
this loan amounting to Rp24,581.
PT Bank BRISyariah
PT Tiga Pilar Sejahtera
Based on Deed of the Approval Letter of Financing
No. R.107/SP3/CMG2/07-13 dated J
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), a subsidiary, obtained
Musyawarakah credit facility for financing procurement
of machinery production with máximum amount of
Rp17,000. Period of this loan is 5 (five) years. The
sharing rate at 12% per anum for this facility.

The collaterals of this facility is the financed


machinaries (see Note 13).
As of December 31, 2014 and 2013, the outstanding
balance of this loan facility amounted to Rp13,408 and
Rp16,155, respectively.
PT Subafood Pangan Jaya
Based on Deed of the Approval Letter of Financing
No. B.005-MKT/OL/SMG/02/2014 dated February 19,
2014, PT Subafood Pangan Jaya (SPJ), a subsidiary,
obtained murabahah line facility for financing
procurement of vermicelli machinery production with
maximum amount of Rp7,700. Period of this loan is

The sharing rate for this facility is 15.5% per annum.


The collaterals of this facility is the financed
As of December 31, 2014, the outstanding balance of
this facility amounted to Rp7,392.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)
PT Bumiraya Investindo
Based on the Deed of Investment Loan Agreement
Nomor KP-CRO/CBC-JPM/005/PK-KI/2008 No. 21 and
Investment Loan Agreement Nomor
KP-CRO/CBC-JPM.006/PK-KI/2008 No.
9, 2008, all made in the presence of

ed Investment
72 dated
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk

NOTES TO THE CONSOLIDATED


FINANCIAL STATEMENTS (Continued)

(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)


Reconciliation of changes in present value of defined
benefits plan are as follows:

43,770
2,142
7,897
740
-457
-34
-15,659
38,397
The detail of defined benefits pension plans follow:
2011 2010
Rp Rp
28,558 15,273
-- --
28,558 15,273

1,549 -871

-- --
The actuarial assumptions used in the calculation of
estimated post-employement benefits as of December 31,
2014 and 2013, are as follows:

24. Bond and Sukuk Ijarah Payable - Net

671
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)

f December 31, 2014 and 2013 is

Capital Paid-in excess of Par - Net


Difference in Value from Restructuring Transactions
Between Entities Under Common Control
Total
Capital Paid-in Excess of Par-Net

Initial Public Offering


Additional Paid in Capital Excess for Par
Limited Public Offering II
Additional Paid in Capital Excess for Par
Stock Issuance Cost
Net
Limited Public Offering III
Premium on Stock
Stock Issuance Cost
Net
on-Preemptive Rights Issuance
Premium on Stock
Stock Issuance Cost
Net
Total Capital Paid-in Excess of Par - Net
Restructuring Among Entities
Under Common Control
Selisih Nilai Transaksi/
Difference in
Value from
Transaction
Rp
1,132
-46,623
-27,281
1,962
11,529
-520
29,134
26,385
7,296
-1,798
-23

1,193
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
In August 10, 2012, PT Dunia Pangan (DP), a subsidiary,
acquired shares of PT Indo Beras (IBU) from
a minority, therefore the ownership of DP increased from
70% to 99.99%. The excess of acquisition cost over the
subsidiaries’ net assets amounted to Rp7,214.

In August 7, 2012, the Company converted convertible bond


with the value of Rp145,000 to 32,800 share of PT Bumi
Raya Investindo (BRI), a subsidiary, therefore the ownership
of the Company in BRI change f 57.66% become
64.95%. Change investment value before and after the

29. Cash Dividend and General Reserve Fund


Based on Deed of Annual General Meeting of Stockholders
26, 2014 which was made in the
presence of Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., a notary in
Jakarta, the Company’s stockholders approved the payment
of cash dividend amounting to Rp24,871 which was paid on
January 13, 2015 and general reserve fund amounting to
Rp62,079 from retained earnings of 2013.

Based on Deed of Annual General Meeting of Stockholders


No. 73 dated April 16, 2013 which was made in the presence
of Humberg Lie S.H., S.E., M.Kn., a notary in Jakarta, the
Company’s stockholders approved the payment of cash
dividend amounting to Rp23,408 which was paid on July 23,
2013 and general reserve fund amounting to Rp42,239 from

30. Non-controlling Interest


Below is a reconciliation of non-controlling interest as of

31 Desember/

December 31,

Rp
397,250 PT Golden Plantation and Subsidiaries
-4,435 PT Bumiraya Investindo and Subsidiaries
147,924 PT Dunia Pangan and Subsidiaries
494 PT Tiga Pilar Sejahtera
226 PT Poly Meditra Indonesia
33 PT Patra Power Nusantara
64 PT Balaraja Bisco Paloma and Subsidiaries
541,556 Total
paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
PT Bumiraya Investindo and Subsidiaries
PT Dunia Pangan and Subsidiaries
PT Tiga Pilar Sejahtera
PT Poly Meditra Indonesia
PT Patra Power Nusantara
PT Balaraja Bisco Paloma and Subsidiaries
Total
31. Sales - Net

Gross Sales
Less: Sales Discount
Net Sales
on main product classification are

Food Manufacturing
Basic Food
Dry Noodle
Vermicelli
Total Basic Foods
Consumer Food
Waffer Stick and Snack Extrusion
Instant Noodle
Biscuit
Candy
Others
Total Consumer Food
Total of Food Manufacturing
Rice Mills
Rice
Agribusiness
Crude Palm oil
Fresh Fruit Bunch
Palm Kernel
Total Agribusiness
Sub Total Sales
Less: Sales Discount
Net
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
37. Operating Segments

Konsolidasian/
Consolidated

Rp
5,139,974 Sales - Net
4,099,240 Cost of Goods Sold
1,040,734 Gross Profit
387,580 Allocated Operating Expenses
-26,594 Operating Expense
679,748 Operating Income
195,156 Finance Charges - Net
Income before
484,592 Income Tax Expense
-106,458 Income Tax Expense - Net
378,134 Income for the Year
8 Pre Acqusition Loss of Subsidiaries
-- Effect Proforma Adjustment
Income For The Year After
378,142 Proforma Adjustment
Total Income for the Year
Atributable to:
331,812 Owners of The Parent Entity
46,330 Non-Controlling Interest
378,142 Total
7,371,846 Segment Assets
3,779,017 Segment Liabilities
Other Segment Information:
462,431 Capital Expenditures
Depreciation of Property Plant
112,666 and Equipment and Depletion

Konsolidasian/
Consolidated

Rp
4,056,735 Sales - Net
3,143,263 Cost of Goods Sold
913,472 Gross Profit
297,933 Allocated Operating Expenses
2,306 Operating Expense
613,233 Operating Income
163,660 Finance Charges - Net
Income before
449,573 Income Tax Expense
-102,858 Income Tax Expense - Net
346,715 Income For The Year
-13 Effect Proforma Adjustment
Income For The Year After
346,728 Proforma Adjustment
Total Income for the Year
Atributable to:
310,394 Owners of The Parent Entity
36,334 Non-Controlling Interest
346,728 Total
5,020,824 Segment Assets
2,664,051 Segment Liabilities
Other Segment Information:
221,774 Capital Expenditures
Depreciation of Property Plant
108,187 and Equipment and Depletion
paraf:
Continued)

Otherwise Stated)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
40. Financial Instrument and Financial
Risks Management
Factors and Policies of Financial Risk Management
In its operating, investing and financing activities, the
Group is exposed to the following financial risks: credit
risk, liquidity risk, foreign exchange rate and interest rate
risk and it defines those risks as follows:

• Credit risk: possibility that a customer will not pay the


whole or part of a receivable or will not pay in a timely
manner and hence, the Group will incur loss.
• Liquidity risk: the Group defines liquidity risk from the
collectibility of the trade receivables as mentioned
above, therefore, the Company will encounter
difficulty to meet obligations related to with financial
liabilities.
• Foreign exchange rate risk is the risk that the fair
value of future cash flow of a financial instrument will
fluctuate because of changes in the foreign exchange
rates. The Group’s financial instrument that
potentially contain foreign exchange rate risk are
cash and cash equivalent, investments and loans.

• Interest rate risk is the risk that the fair value or future
cash flows of a financial instrument will fluctuate
because of changes in market interest rates. The
Group did not have interest rate risk mainly because
it does not have a loan with a floating interest rate.

In order to effectively manage those risks, the Directors


approved some strategies for the management of
financial risks, which are in line with group objectives.
These guidelines set up objectives and action to be taken
in order to manage the financial risks that the Company is
exposed to.
The Group policy to manage the abovementioned risks
are as follows:
• Receive collateral from customers to minimize the
uncollectible debt risk;
• Minimize interest rate and finance charges;

• Perform steady financial plan to meet the financial


liability requirement; and
• All financial risk management’s activities are carried
out and monitored at the head office.
Credit Risks
The Group controls credit risk by setting a guaranteed
payment policy such as bank guarantee and fixed assets,
whereby each new customer must obtain approval from
the director. As part of the process in approval or
rejection, the customer’s reputation and track record is
taken into consideration.

paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
e financial assets based on

Loans and Receivables

Cash and Cash Equivalents


Trade Receivables
Other Current Financial Assets
Due from Related Parties Non-trade
Other Non-Current Financial Assets
Total

Loans and Receivables

Cash and Cash Equivalents


Trade Receivables
Other Current Financial Assets
Due from Related Parties Non-trade
Other Non-Current Financial Assets
Total
rovision for impairment of trade
(see

cial assets have not yet overdue

Bank - Third Parties


Counterparties With
External Credit Rating
Fitch
AAA
A+
AA+
AA-
Counterparties Without
External Credit Rating

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Time Deposits - Third Parties


Counterparties With
External Credit Rating
Fitch
AAA
AA+
AA-

Counterparties Without
External Credit Rating
Total
Short-term Investment
Counterparties With
External Credit Rating
Fitch
AA-
Total
Other Non-Current Financial Assets
Counterparties Without
External Credit Rating
Total
[
not yet due amounted to
ignificant credit risk because
nit is managed by the Grup.

cts to pay all liabilities upon


eet the cash commitments,
operating activities to generate

uidity risk by monitoring actual


tinuously and supervises the
es the breakdown of financial

Trade Payables
Current Employee Benefits Liabilities
Accrued Expenses
Other Current Financial Liabilities
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
Financial Lease Obligation
Bond Payable
Sukuk Ijarah Payable
Due to Related Parties Non-Trade
Total
paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)

Trade Payables
Current Employee Benefits Liabilities
Accrued Expenses
Other Current Financial Liabilities
Short-Term Loans from Banks and
Financial Institution
Long-Term Bank Loans
Financial Lease Obligation
Bond Payable
Sukuk Ijarah Payable
Due to Related Parties Non-Trade
Total

erest rate risk is primarily related


Group has long-term loans to
te market. At this time, the Group
or arrangements to manage

loan rates, in order to obtain


est rates without increasing

by making a combination of
with fixed and floating interest

es the breakdown of financial

Non-interest Bearing
Fixed Rate
Floating Rate
Total

Non-interest Bearing
Fixed Rate
Floating Rate
Total

e in the interest rate of the debt


and 2013, respectively. will
(2013:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
ed on assumption that interest
ed against all of the bank loans
magnitude, but it may not be

k is the risk that the fair value of


cial instrument will fluctuate
foreign exchange rates. The
ment that potentially contain
are cash and cash equivalent,

ase in the exchange rate of the


urrency, as of December 31,
rofit before tax
nd Rp17,445, respectively.

nts the carrying amount of the


nancial assets and liabilities as

Financial Assets -
Loans and Receivables
Cash and Cash Equivalents
Trade Receivables
Other Current Financial Assets
Due from Related Parties Non-Trade
Other Non-Current Financial Assets
Total Financial Assets
Financial Liabilities
Measured at Amortized Cost
Short-Term Bank Loans
Long-Term Bank Loans
Due to Related Parties Non-Trade
Trade Payables
Financial Lease Obligation
Bond and Sukuk Ijarah Payable
Accrued Expense
Current Employee Benefits Liabilities
Other Current Financial Liabilities
Total Financial Liabilities
2013 management
g amount of financial assets and
rtized cost in the consolidated
sition approximate their fair
and those which maturities were
nk loans and financial lease
ual with the market discount

paraf:

enter partnership

fee of

years.


October 31,

for plasma plantation.

between PT Tandan Abadi Mandiri

as plantation for society.



not affect cash flows:

amounted to Rp8,438 and Rp2,335, respectively.

respectively.

respectively.

amounted to Rp48,617.

expense amounted to Rp5,453.


As of December 31,

respectively.

Rp433,707 and Rp121,329, respectively.

and Rp2,584, respectively.


amounted to Rp24,871 still not paid.

2,666,573

-316,590
-110,000
-7,095
-433,685
2,232,888
2,359,251

-1,216
-95,827
-43,932
-344,597
-485,572
1,873,679
1.2

objectives.
2015 are as follows:
PSAK No. 1
financial statements

statements
PSAK No. 15
associates and joint ventures

PSAK No. 50
instruments: presentation
PSAK No. 55

PSAK No. 60
instruments: disclosures

PSAK No. 66: Joint arrangements


Saldo Laba/ Komponen
Retained Earnings Ekuitas
Ditentukan Belum Lainnya/
Penggunaannya/ Ditentukan Other
Appropriated Penggunaannya/ Equity
Unappropriated Component

Rp Rp Rp
25,000 275,975 95,827
-- -- --
42,239 -65,647

-- 310,394 --
67,239 520,722 95,827
-- -- --

-- -- --

-- -- --

-- -- 73,994
62,079 -86,950 --
-- 331,812 --
129,318 765,584 169,821
Otherwise Stated)

Letter

2013
Rp

1,128,967

344,663

1,107,873

1,663,197

97,261
596,613

1,102,873

--

182,478

105,086

122,374

229,960

18,888
PT Sekar Tanjung Sejahtera was established under
Deed No. 139 dated February 21, 2014 which was
made in the presence of Humberg Lie, S.H., S.E,
M.kn., a notary in Jakarta. The deed of establishment
was approved by the Minister of Law and Human
Rights Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
08380.AH.01.01. Tahun 2014 dated February

On March 28, 2014, the Company acquired 99.96%


ownership in PT Golden Plantation (GP) of Stefanus
Joko Mogoginta and Yulianni Liyuwardi, related parties
at the acquisition cost of Rp2.500, net difference
between shares acquisition price with the net book
value of assets of acquired subsidiaries amounted to
(Rp23) is recorded as “Difference in Value of
Restructuring Transactions between Entities under
Common Control” in acquired entity. The acquisition
transactions were recorded in accordance with PSAK
(Revised 2012 “Business Combination for
Entities Under Common Control”.
PT Tani Unggul Usaha was established under Deed
No. 154 dated July 22, 2014, which was made in the
peresence of Benediktus Andy Widiyanto, S.H.,
a notary in Tangerang. The deed of establishment was
approved by the Minister of Law and Human Rights
Republic of Indonesia with Decree No. AHU-
18828.40.10.2014 dated July 23, 2014.
paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

n which the investor (i.e., the


hich acts as an investor) has a
rticipate in decision making on
policies of the investee, but
tly control those policies.
esumed to exist if the investor
voting rights of the investee,

are initially recognized at cost.


creased or decreased by the
of the investee after the date
on with the percentage of
y dividends received (equity

so adjusted if there is a
roportionate interest in the
the investee’s other
hose changes are recognized
come of the investor.

recognized at cost which


paration, planting, manuring
g borrowing cost used to
of immature plantations and
are measured in proportion to

e matured, accumulations of
mature plantations. Mature
ted using the straight line
estimated useful life of

on bank loan obtained to


immature plantation and
pitalized to the respective
equipments. This cost is
ted with effective interest
anges differences that they are
ment to interest cost.
on the immature plantation
n and the machinery is ready

o acquisition of landrights is

paraf:
RA FOOD Tbk

Continued)

Otherwise Stated)
assets and financial liabilities
ognition and measurement

struments: Disclosures”
value measurements by
fair value measurement

sted) in active markets for


es (Level 1);

ted prices included within


he asset or

r liability that are not based


a (unobservable inputs)

instruments traded in active


ed market prices at the
d market price used for
e Company is the current bid
ities use ask price, these

instruments that are not


ket is determined using
ese valuation techniques
rvable market data where it
le as possible on estimates.
equired to fair value an
e, the instrument is included

ficant inputs is not based on


he instrument is included in
or unlisted equity securities.

n or entity that is related to


g its financial statements

mber of that person’s


rting entity if that person:

l over the reporting

ver the reporting


key management
ng entity or of a
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Segment information of Group are presented based

Operating segment is a component of an entity that


engages in business activities whose operating
results are regularly reviewed by the management
and for which discrete financial information is

Group accounts for each business combination by

The consideration transferred in a business


combination is measured at fair value, which should
be calculated as the sum of the acquisition date of fair
values of the assets transferred, the liabilities
incurred, and equity interest issued by the Company.
Acquisition-related costs are recognized in the profit

Group recognizes the identifiable assets acquired and


liabilities assumed at their fair value on acquisition
• Deferred tax assets or liabilities that are related to
assets acquired and liabilities assumed in
business combination are recognized and
measured in accordance with PSAK No. 46

• Liabilities (or assets, if any) related to employee


benefits arrangement from the acquiree are
recognized and measured in accordance with
(Revised 2004), “Employee

• Liabilities or equity instruments related to the


replacement of an acquiree’s share-based
payment awards are measured in accordance
with PSAK No. 53 (Revised 2010), “Share-based

• Non-current assets (or disposal groups) acquired


that are classified as held for sale in accordance
with PSAK No. 58 (Revised 2009), “Non-current
Assets Held for Sale and Discontinued
Operations” are measured in accordance with that

(EPS) is computed by
dividing income attributable to the parent with the
weighted-average number of outstanding common

Diluted EPS is calculated by considering other issued


financial instruments with potential dilution effect to all
paraf:
RA FOOD Tbk

Continued)
For the Years Ended

Otherwise Stated)
Long-term Advances

Plant Construction

Others
Total
Long-term Advance
2013, advances for mill
dvanced in regards of construction
y PT Putra Taro Paloma and

mill factory of PT Sukses Abadi


diary, amounting to Rp97,500,
to cancellation of advance.

Land
eived from settlement of due from
a (NMSP) (see Note 7) with
hat land located in North Jakarta.
arket value less carrying value
ecorded as other income (see Note
Acquisition Cost
Direct Ownership
Land
Buildings
Infrastructures
Machinery
Factory Equipment
Furniture and Fixtures
Vehicles
Unused Assets
Total
Under Capital Lease
Machinery
Vehicles
Construction in Progress
Buildings
Machinery
Total Acquisition Cost
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
equipment that have been fully

Machinery
Vehicles
Furniture and Fixtures
Factory Equipment
Building
Infrastructures
Total
nd equipment, except for land and
ed against fire, earthquake and
nsured amounting to Rp1,464,655
ecember 31, 2014 and 2013,
ment of Group is in the opinion
are adequate to cover possible

ent and vehicles acquired


ng facilities have been insured
isk with sum insured equal to the
ledged as collateral for each

hinery and equipment of TPS,


(PMI) and PT Jatisari Srirejeki
ed as collateral for bond and

and 2013, silo machine of PT Indo


sidiaries, are
loan obtained from PT Bank
donesia (see Notes 19 and 22).

and 2013, machinaries of TPS


aya (SPJ), subsidiaries,that
PT Bank BRISyariah are pledged

and 2013, machinaries of SPJ


loan of PT Bank DBS Indonesia
or its loan (see Notes 19 and 22).
2013, machinaries of
ubsidiary, that financed by bank
a Tbk are pledged as collateral

2013, building and


Abadi Karya Abadi, a subsidiary,
r loan obtained from PT Bank

paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
19. Short-Term Bank Loans

Rupiah
PT Rabobank International Indonesia
The Hongkong Bank & Shanghai Corporation Limited
JP Morgan Chase Bank, N.A
PT Bank Permata Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank UOB Buana Tbk
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
Total Bank Loan Rupiah
US Dollar
PT Rabobank International Indonesia
JP Morgan Chase Bank, N.A
Total Bank Loan US Dollar
Total Short-term Bank Loans
ational Indonesia

ment No. LA/CA/1862/2013


miraya Investindo (BRI), a
rt-term loan facility amounted
plantation programme. This
3, 2014 and bears an interest

the loan agreement


ated May 2, 2014, then loan
LA/CA/1862/A4/2014 dated
extended until August 15,

the outstanding balance for


o USD6,000,000 (equivalent

ment No. LA/CA/1864/2013


2013, BRI obtained the capital
mounted to USD10,000,000.
December 31, 2014 and bears
e + 4% per annum.
um of loan agreement
maturity date of this facility

the outstanding balance of


o USD5,000,000 (equivalent

eriod, BRI can not sell the


ormal activity business.
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
re capitalized to immature
2014 and 2013
(including foreign exchange
d Rp5,206 (including foreign
(see

as fully paid the short-term


mounted to USD16,000,000

loan facility
6, 2012,
), a subsidiary, obtained a
term advance facility with a
Rp70,000 and
s has maturity date on
bears an interest of 10.33%

term advance facilities turn


y with credit limit amounted to
endment agreement of facility
11, 2013. In
ment agreement of facility
d May 20, 2013, IBU obtained
refore becomes Rp250,000.
red on September 30, 2014
+ 250 bps per annum. This

and 2013, the outstanding


ounted to Rp249,500 and

loan facility
dated on November 27,
king capital facility with a credit
00. This facility has maturity
nd bears interest of COF +
nuary 2014, this facility has

the outstanding balance of

d by Land with Building Rights


kasi, West Java, Machinery
ceivables and all inventories

eent No. LA/CA/1863/2013


PT Poly Meditra Indonesia
paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)

Based on the Loan Agreement-general banking facility


No. 018/GCB-CSD/FA/AMD/VII/2013 on July 19, 2013,
the Company obtained working capital financing such as
Letter of Credit Bill (Trust
Receipt), Bank Guarantee, Payable Financing
(Collection/Open Account) with credit limit amounted to
USD15,000,000. This facility has term of payment for
6 months and can be used for a year with JIBOR + 4.5%
per year. Guarantee for this facility is inventories of
PT Tiga Pilar Sejahtera (TPS), a subsidiary (see Note 8).

of credit agreement
2/VI/2014, this facility

Upon this facilities, the Company can receive the loan in


Rupiah and USD currencies. The outstanding balance
for this facilities are Rp140,303 and Rp56,936 for Rupiah
as of December 31, 2014 and 2013, respectively, and
(equivalent Rp16,964) and
USD8,177,373 (equivalent Rp99,674) for USD as of
013, respectively.

Based on Loan Agreement No. SKU/13/2069/N/MM on


2013, PT Jatisari Srirejeki (JS), a
subsidiary, obtained warehouse receipt financing facility
amounting to Rp150,000 and bears an interest rate of
12.75% per annum. Due date of this agreement is
12 months until November 6, 2014. The loan facilities
are secured by trade receivables and inventory and

Basen on addendum of loan agreement


No. 595/BP/CR-WB/XII/2014 dated December 15, 2014,
til November 6, 2015.
Continued)

Otherwise Stated)

of Veronica
(Business

2014
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
g. PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII)

Based on the Working Capital Loan Agreement Deed


No. S.2010.033/DIRCORPBANKING dated October 22,
2010, PT Dunia Pangan (DP), a subsidiary, obtained
a working capital loan facility amouting to Rp100,000
which was used to purchase rice and stick rice from the

The period of this facility is 1 (one) year. Furthermore,


based on Amendment of Loan Agreement
430/PrbPK/COD-Thamrin/2011 dated October 10,
2011 that has been amended with the agreement
734/PrbPK/COD-Thamrin/2012, the loan facility
period was extended until November 25, 2013 and bears
per annum.
Based on the Deed of Amandment Credit Agreement
No. 13 dated December 18, 2013, made in presence of
Veronica Nataatmadja, S.H., M. Corp.Admin., M.Com
(Business Law), a notary in Jakarta DP, obtained the
addendum of promissory note recurring loan facility until
April 25, 2014 with interest rate of 12.25% per annum.

The outstanding balance for this facility as December 31,

On April 2, 2014, this facility has been fully paid.


20. Other Current Non Financial Liabilities

Dividend Payable
Other Payable
Bunge Agribusiness Singapore Pte. Ltd.
Total
Based on the agreement dated F 15, 2013,
(BRI), a subsidiary, obtained
plantation loan term facilities from Bunge Agribusiness
Singapore Ltd. amounted to Rp29,085. This loan facilities
will be due on May 16, 2014 and bears an interest rate of
10% per annum. Based the addendum dated June 25,
2014, this facility will be due on July 24, 2014 with the credit

Based on the agreement dated June 7, 2013, BRI obtained


term loan facilities from Bunge Agribusiness Singapore Ltd.
for plantation amounted to Rp20,712. This loan facilities will
be due on May 16, 2014 and bears an interest rate of 9.25%
paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)

Less: Current Maturities


Rupiah
a. PT Bank Rabobank International Indonesia
b. PT Bank UOB Indonesia
c. PT Bank DBS Indonesia
d. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
e. PT Bank BRISyariah
f. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
g. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Total Current Maturities
Long-term Bank Loans -
Net of Current Maturities

iraya Investindo (BRI),


SJ), PT Charindo Palma
ya Agro Palm (MJAP),
(MBP) and PT Tandan Abadi
s, as debtor, obtain bank loan
B Bank Berhad, Singapore
tional Hongkong Branch, PT
mbaga Pembiayaan Ekspor
facility amounting
onsists of long-term loans
lity and Murabahah Facility
0,000, and Revolving loan
SD25,000,000. This facility will
and extendable until June 30,
n interest rate of LIBOR+6%
ahah facility, and sharing rate
urabahah facility. Loan
rate of LIBOR+5.80% per
T Bumiraya Investindo (BRI),
SJ), PT Charindo Palma
ya Agro Palm (MJAP),
(MBP) and PT Tandan
idiaries, must maintain a ratio
should not exceed 5.00
be date on June 30, 2017,
hs later. This loan used to
n, infrastructure and other

n sindicate facility are as

eceivable, property, plant


surance given by
BRI), PT Airlangga Sawit
lma Oetama (CPO),
(MBP), PT Mitra Jaya
Tandan Abadi Mandiri

paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)

ter No. LA/CA/1854/2013


T Sukses Abadi Karya Inti
ain Term Loan facility for the
cility letter of credit for
en, Jawa Tengah, with a
he loan period is 60 months
acility. This facility bears

ripasu with IBU’s term loan


ing of rice factory in Sragen,
which will be held by SAKTI in
e guarantee by PT Dunia
ounted to Rp11,099 and
of December 31, 2014 and

riod, SAKTI is required to:

minimal 1.25 times;


tio maximal 3.50 times;

tio maximal 3.5 times


2013, SAKTI has
al ratio and covenant as
capitalized to property, plant
to Rp11,910 and Rp13,192 as

and 2013, the outstanding


ounted to Rp202,497 and

ecurity Agreement dated


in the presence of Veronica
ry in Jakarta, the Company
m PT Bank UOB Indonesia
TL) Credit Facility amounting
simultaneously with Bank
nd Stand by Letter of Credit
not exceeding Rp250,000

facility is to provide financing


which include land, buildings
Bogor, West Java and in

paraf:

RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
an interest rate of Jakarta
BOR) + 4% per annum and
assets acquired from
(see Note 13).
and 2013,the outstanding
ounted to Rp84,211 and

ities, the Company obtained


edging facility amount of

used by the Company for the


2014 and 2013.

14/CPB/0233
2014, PT Putra Taro Paloma
ed Term Loan (TL) Credit
28,000 for funding acquisition
equipment, and construction
n Demak, Central Java.

interest rate of JIBOR +


um. The loan period is 60
iod 18 months since the
was secured by paripasu
machinaries and equipment
ch will be financed.

o maintain Net Debt to


5 times, Net Debt to EBITDA
and Debt Service Coverage

PTP has complied with the

the outstanding balance of

er of Credit Agreement
2013 made in the presence
S.H., M.Corp. Admin, M.Com
in Jakarta, PT Subafood
diary, obtained an long
t facility amount of Rp80,000.
s until December 19, 2017
(six) months.This facility bears
13.71% per annum as of
11% per annum as of

paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
m the leasing company.
ird parties assets

resentative, or new
ng business.

ecured the assets to

any or seek bankruptcy.

on of Company’s
nd Commissioners.
the outstanding balance of

roval Letter of Financing


17, 2013
PS), a subsidiary, obtained
ity for financing procurement
with máximum amount of
oan is 5 (five) years. The
num for this facility.

acility is the financed

and 2013, the outstanding


y amounted to Rp13,408 and

roval Letter of Financing


2/2014 dated February 19,
n Jaya (SPJ), a subsidiary,
ne facility for financing
machinery production with
700. Period of this loan is

acility is 15.5% per annum.


acility is the financed
the outstanding balance of

Tbk (Bank Mandiri)

estment Loan Agreement


05/PK-KI/2008 No. 21 and
ment Nomor
I/2008 No. 22 dated

paraf:
RA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES

Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
Otherwise Stated)
s in present value of defined

Present Value Define Benefits Plan


at January 1,
Interest Cost
Current Service Cost
Past Service - Vested
Benefits Payment
Plan Curtailment
Actuarial Loss (Gain)
Present Value on December 31,
fits pension plans follow:

Present Value of Defined Benefits Obigation


Asset Program
Deficits
Experience Adjustment
on Liabilities
Experience Adjusments
on Assets
ns used in the calculation of
ent benefits as of December 31,

Normal Pension Age


Estimated Salary Increase
Discount Rate
Mortality Rate
Resignation Rate

h Payable - Net

Bond
Nominal Value:
Bond TPS Food I
Deduct:
Issuance Cost
Accumulated Amortization
Total
Sukuk Ijarah
Nominal Value:
Sukuk Ijarah TPS Food I
Deduct:
Issuance Cost
Accumulated Amortization
Total
Otherwise Stated)
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
41. Commitments and Significant Agreements
Based on partnership agreement dated January 7,
2010, PT Bumiraya Investindo (BRI), a subsidiary,
with plasma’s farmers
(represented by Koperasi Sipatuo) related to
management of plantation of 3000 hectare located
in Pulau Laut Selatan, South Borneo. On that
agreement BRI has rights to receive management
5% for immature plantation management
and receive all sales of fresh fruit bunches (TBS)
from plasma at a price in accordance with the
decree of the Minister of Agriculture of the Republic
of Indonesia. This partnership will be valid until 25

Based on memorandum of understanding dated


2011 between PT Tugu Palma
Sumatera and society of Kabupaten Indragiri Hulu
who represented by Camat Seberida and Kepala
Desa Paya Rumbai, both parties agreed to held
partnership where the composition of plantation
transferred for 60% for nucleus plantation and 40%

Based on Minutes of Meeting of Plantation


Development Socialization dated Ap 5, 2013
(TAM) and
society of Kabupaten Sarolangun, both parties
agreed to allocated 40% of transferred plantation

Based on Statement of Boad Director PT Mitra


Jaya Abadi Prima No.13 dated July 12, 2012
between TAM and society of Kabupaten
Sarolangun, both parties agreed to allocated 40%
of transferred plantation as plantation for society.

42. Non-Cash Transactions


The following are investing and financing activities which do

• As of December 31, 2014 and 2013, addition of property


and equipment in subsidiaries through realization of
advances on purchase of property and equipment
Rp2,335, respectively.
• As of December 31, 2014 and 2013, addition of property
and equipment in subsidiaries through additional of
financial lease amounted to Rp21,140 and Rp12,666,

paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
As of December 31, 2014 and 2013, addition of property
and equipment in subsidiaries through bank loan
amounted to Rp7,700 and Rp67,768, respectively.
As of December 31, 2014 and 2013, addition of property
and equipment in subsidiaries through borrowing cost
capitalization amounted to Rp11,910 and Rp13,192,

As of December 31, 2014, addition of plantations in


subsidiaries through salaries expense capitalization

As of December 31, 2014, addition of plantations in


subsidiaries through capitalization of depreciation

2014 and 2013, addition of


plantations in subsidiaries through borrowing cost
capitalization amounted to Rp66,171 and Rp18,043,

As of December 31, 2014 and 2013, addition of bank


loan through payment to suppliers amounted to
9, respectively.
As of December 31, 2014 and 2013, addition of bank
loan through interest expenses amounted to Rp2,275

As of December 31, 2014, the payment of cash dividend


ll not paid.
43. Capital Management

Net Liabilities:
Total Liabilities
Less:
Cash and Cash Equivalents
Short-term Investment
Restricted Time Deposits
Subtotal
Total Net Liabilities
Total Equity
Less:
Difference in Value from Restructuring Transactions
between Entities Under Common Control
Difference in Equity Transaction of Subsidiary
Different in Value Transaction of Subsidiary
Non-controlling Interest
Total
Adjusted Equity
Net Liability Ratio to Adjusted Equity
paraf:

PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk


AND SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED
FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
The Company's main objective in managing capital is to
optimize the balance of debt and equity in order to
maintain future business growth of the Company and
maximizing the shareholder’s value. The Company
manages its capital structure and makes some
necessary modification by considering changes in
economic conditions and the Company's strategic

44. Events After Reporting Period


On February 10, 2015, PT Golden Plantation Tbk (GP), a
subsidiary, bought 46,500 shares (77.5%) of PT Bailangu
Capital Investment (BCI) from PT Pangeran Dayu (PD),
with acquisition cost of Rp46,500. Then on February 11,
2015, GP purchases 7,500 shares (12,5%) of BCI from
PD with the transfer price amounted to Rp7,500.

On March 4, 2015, PT Swasembada Tani Selebes, a


subsidiary, enter into agreement of corporation with
(Wuxi) Commercial Co., LTD and PT Buhler
Indonesia related to procurement, installation and
commissioning of 2 x 17 TPH white rice reprocessing
machine in South Sulawesi. This contract amounting to
USD7,000,000 and will be due on August 24, 2016.

45. New Accounting Standard not Yet


Effective for Year 2014
Accounting standard issued by DSAK-IAI that are relevant
to the Group but have not effective in 2014 and mandatory
and effective for the financial year beginning on January 1,

(Revised 2013): Presentation of

PSAK No. 4 (Revised 2013): Separate financial

(Revised 2013): Investment in

PSAK No. 24 (Revised 2013): Employee benefits


PSAK No. 46 (Revised 2014): Income taxes

PSAK No. 48 (Revised 2014): Impairment of assets


(Revised 2014): Financial

(Revised 2014): Financial


instruments: recognition and measurement
(Revised 2014): Financial

PSAK No. 65: Consolidated financial statements

PSAK No. 67: Disclosure of interest in other entities

paraf:
PT TIGA PILAR SEJAHTERA FOOD Tbk
AND SUBSIDIARIES
CONSOLIDATED
STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
For the Years Ended
December 31, 2014 and 2013
(In Million Rupiah, Unless Otherwise Stated)
Kepentingan Jumlah
NonpengendaliEkuitas/
Non-controlTotal
Interest Equity
Jumlah/
Total

Rp Rp Rp
1,727,681 308,263 2,035,944 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2012
-13 -- -13 Proforma Adjustmenrt of Subsidiaries
-23,408 -- -23,408 Cash Dividend and General Reserved Fund
Total ComprehensiveIncome for the Year
310,394 36,334 346,728 Before Proforma Adjustment
2,014,654 344,597 2,359,251 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2013
-2,478 -- -2,478 Reversal of Proforma Equity of Subsidiary
- Acquisition of Subsidiary from
-23 -- -23 Entity under Common Control
Addition of Capital without Preemptive Right
658,185 -- 658,185 - Net of Share Issuance Costs
Proceeds from Initial Public Offering
73,994 150,629 224,623 of Subsidiary
-24,871 -- -24,871 Cash Dividend and General Reserved Fund
331,812 46,330 378,142 Total ComprehensiveIncome for the Year
3,051,273 541,556 3,592,829 BALANCE AS OF DECEMBER 31, 2014
27,