Anda di halaman 1dari 3

TUGAS INDIVIDU

Nama : Awwal Alfauzia.N

NIM : P05140317003

Mata Kuliah : Epidemiologi

Dosen Pembimbing : Epti Yorita,SST.MPH.

Tugas : 1. Ceritakan secara singkat yang berhubungan dengan host, agent dan environment

2. Ceritakan suatu penyakit epidemiologi meliputi orang, tempat dan waktu

1. Anak X adalah seorang anak berusia 7 tahun . pada musim pancaroba X mengalami
flu dan batuk berdahak kemudian seluruh anggota keluarga dalam rumahnya dan teman-
teman sekelasnya di sekolah dan orang-orang disekitarnya ikut menderita flu dan
batuk. Disini X,anggota keluarga dan teman teman adalah sebagai host(penjamu),
host pertama yang terserang penyakit flu adalah si X kemudian penyakitnya menular
pada host-host yang lain yaitu teman-teman sekolah dan anggota keluarga, . Dari
penyakit yang diderita itu ada penyebab(Agent), penyebab flu dan batuk adalah virus
yang termasuk dalam kelompok unsur penyebab biologis. Environment: lingkungan
yang memiliki pengaruh dalam kasus ini adalah lingkungan rumah, sekolah, dan
cuaca yang buruk.
Terjadinya penyakit virus flu dan batuk berdahak tersebar secara bebas di udara
sekitar host dan dapat menyerang siapa saja yang tubuhnya mengalami kekurangan daya
tahan. Berdasarkan model segitiga, penyakit flu dan batuk berdahak yang menyerang si X
dapat terjadi akibat ketidakseimbangan pada:

 Host: daya tahan tubuh host tidak sanggup melawan agent karena kurang vitamin,
pola makan yang tidak terjaga,kurang istirahat, kurang berolahraga dan kurang minum
air putih. kebiasaan merokok juga menyebabkan sistem pernafasan kering sehingga
lebih mudah terserang virus.
 Populasi Agent penyakit (virus flu) meningkat karena kondisi cuaca pada musim
pancaroba yang ditandai dengan panas dan hujan yang bersamaan. Serta mudah
masuk ke tubuh host karena kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum menjamah
makanan dan kontak dengan penderita lain seperti bersalaman.
 Kondisi lingkungan: cuaca hujan dan panas mengakibatkan tubuh host memerlukan
energi lebih untuk bertahan pada udara dingin serta panas yang secara bersamaan
sehingga membutuhkan asupan yang lebih banyak dibanding ketika cuaca normal.
Hujan serta panas juga menyebabkan aktivitas terganggu, terjadi kekacauan pada
aktivitas normal sehingga host membutuhkan energi lebih untuk dapat beraktivitas.

2. Malaria adalah penyakit yang menyerang manusia, kera dan primata lainnya,
hewan melata dan hewan pengerat, yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus
Plasmodium dan mudah dikenali dari gejala meriang (panas dingin menggigil) serta
demam berkepanjangan. Sekitar 100 juta kasus penyakit malaria terjadi setiap
tahunnya dan sekitar 1 persen diantaranya fatal. Seperti kebanyakan penyakit tropis
lainnya, malaria merupakan penyebab utama kematian di negara berkembang.
Pertumbuhan penduduk yang cepat, migrasi, sanitasi yang buruk, serta daerah yang
terlalu padat, membantu memudahkan penyebaran penyakit tersebut.
Parasit malaria yang terbanyak di Indonesia adalah Plasmodium falciparum
dan plasmodium vivax atau campuran keduanya, sedangkan palsmodium ovale dan
malariae pernah ditemukan di Sulawesi, Irian Jaya. Proses penyebarannya adalah
dimulai nyamuk malaria yang mengandung parasit malaria, menggigit manusia
sampai pecahnya sizon darah atau timbulnya gejala demam. Proses penyebarannya
adalah dimulai nyamuk malaria yang mengandung parasit malaria, menggigit manusia
sampai pecahnya sizon darah atau timbulnya gejala demam. Proses penyebaran ini
akan berbeda dari setiap jenis parasit malaria yaitu antara 9 – 40 hari

Epidemiologi Deskriptif Penyakit Malaria, Meliputi :


1. Orang
Ini menjelaskan siapa saja yang terkena suatu penyakit.
o Manusia
o Kera dan primata lainnya
o Hewan melata
o Hewan pengerat
2. Tempat
Menjelaskan tempat atau lingkungan penyakit itu muncul atau dapat menyebar.
o sanitasi yang buruk
o daerah yang terlalu padat
Penyakit malaria ini pernah ditemukan di Sulawesi, Irian Jaya
3. Waktu
Menjelaskan waktu timbul dan penyebaran suatu penyakit.
Waktu penyebaran penyebaran penyakit ini dimulai saat nyamuk malaria yang
mengandung parasit malaria, menggigit manusia sampai pecahnya sizon darah atau
timbulnya gejala demam. Proses penyebaran ini akan berbeda dari setiap jenis parasit
malaria yaitu antara 9 – 40 hari.