Anda di halaman 1dari 4

Jawaban :

Banyak ahli yang mengemukakan pendapat mengenai definisi analisis jabatan,


namun pada dasarnya analisis jabatan adalah kegiatan yang mengkaji,
mengumpulkan dan mencatat informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan.
Informasi analisis jabatan berguna untuk perencanaan sumber daya manusia,
perekrutan dan seleksi, kompensasi, pelatihan dan pengembangan, penilaian
kinerja, kesehatan dan keselamatan kerja, dan hubungan industrial.

Ada beberapa tahapan proses analisis jabatan, antara lain

Merencanakan analisis jabatan

Mempersiapkan dan memperkenalkan analisis jabatan

Melakukan analisis jabatan

Mengembangkan deskripsi jabatan dan spesifikasi jabatan

Mempertahankan dan memutakhirkan uraian pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan

Pengertian analisis jabatan menurut Gomez-Meija, Balkin dan Cardy (1995) adalah
suatu cara yang sistematis untuk mengumpulkan dan mengorganisasikan informasi
mengenai tugas, pekerjaan dan tanggung jawab dari suatu jabatan tertentu.

(sumber : Inisiasi Modul 4 / EKMA 4214, ut)

Tujuan Analisis Jabatan (Job Analysis

Job Analysis/Analisa Jabatan meliputi pengumpulan dan pencatatan data terkait


pada pekerjaan serta jabatan seperti pengetahuan dan keterampilan yang
dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan, tugas serta tanggung jawab, kualifikasi
pendidikan serta pengalaman yang dibutuhkan serta karakteristik dan emosional
yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan apa yang diinginkan
dari manajemen perusahaan

Selain bisa digunakan sebagai faktor penunjang proses manajerial perusahaan,


analisis jabatan ini bertujuan untuk:

1. Proses Rekrutmen atau Seleksi

Analisis Jabatan membantu manajemen untuk menentukan jenis orang yang


dibutuhkan untuk mengisi jabatan atau melakukan pekerjaan tertentu. Analisis
jabatan menunjukan kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan teknis,
fisik, emosional serta keahlian pribadi seseorang untuk bisa melakukan pekerjaan
dan mengisi posisi yang dibutuhkan.

Digunakannya prosedur job analysis ini bertujuan untuk mendapatkan SDM yang
tepat untuk mengisi posisi sebuah jabatan ataupun pekerjaan yang tepat dan sesuai.

2. Menilai Kinerja Karyawan (Performance Anaysis)

Dengan job analysis ini, pihak manajemen bisa memeriksa apakah sasaran dan
tujuan pekerjaan yang dibebankan ke karyawan yang bersangkutan sudah tercapai
atau belum.

Hal ini dikarenakan analisis jabatan juga bisa digunakan untuk membantu
menentukan standar kerja, kriteria evaluasi dan hasil kerja individu atau
karyawannya. Maka, keseluruhan kinerja seorang karyawan bisa diukur dan dinilai
sesuai dengan dokumentasi pekerjaan yang tersedia di dalam prosedur job analysis
ini.

3. Pelatihan dan Pengembangan Karyawan

Kemudian, job analysis ini juga biasa digunakan untuk menilai kebutuhan pelatihan
dan pengembangan karyawan. Caranya dengan melihat perbandingan antara hasil
kerja yang diharapkan dengan kenyataan (aktual) kinerja karyawan. Inilah yang akan
menentukan tingkat pelatihan yang perlu diberikan kepada karyawan tersebut.

Dengan job analysis ini, manajemen bisa menentukan isi pelatihan, peralatan serta
perlengkapan yang digunakan untuk melakukan pelatihan serta metode yang akan
digunakan untuk pelatihan. Sehingga hasil yang didapatkan akan sesuai dengan
planning dan bisa meningkatkan efisiensi perusahaan.

4. Manajemen Kompensasi

Terakhir, analisis jabatan ini ternyata juga memiliki peranan yang penting dalam
menentukan paket gaji, tunjangan dan insentif karyawan. Tentunya, paket gaji
seorang karyawan pada dasarnya tergantung pada keadaan, jabatan, tugas dan
tanggung jawab yang terlibat dalam suatu pekerjaan.

Proses ini bisa membantu untuk manajemen khususnya manajer sumber daya
manusia untuk menentukan kompensasi yang harus diberikan pada karyawan yang
melakukan pekerjaan tersebut.

Fungsi dari Job Analysis di Sebuah Perusahaan

Selain tujuan-tujuan di atas, fungsi dari prosedur analisis jabatan di sebuah


perusahaan adalah:

Pengadaan Tenaga Kerja


Tak jauh berbeda dengan proses rekrutmen, fungsi dari analisis jabatan ini salah
satunya adalah untuk melakukan pengadaan tenaga kerja. Spesifikasi jabatan ini
akan menjadi stkamur untuk bagian personilia yang dipergunakan sebagai
pembandingan para calon tenaga kerja. Isi spesifikasi jabatan akan memberikan
dasar pembentukan prosedur seleksi.

· Pelatihan

Masih berkaitan dengan tujuan pelatihan dan pengembangan karyawan, job analysis
ini juga berfungsi sebagai salah satu bentuk “pelatihan”. Hal yang membedakan
adalah isi dari uraian tugas serta pekerjaan bisa dipergunakan sebagai dasar untuk
mengambil keputusan, khususnya dalam hal program pelatihan dan pengembangan
sumber daya manusia.

· Evaluasi Kerja

Analisis jabatan bisa berfungsi sebagai alat untuk melakukan evaluasi kerja. Karena
di dalamnya berisikan persyaratan serta uraian jabatan. Sehingga bisa dinilai
sebagai dasar untuk menentukan nilai pegawai dalam pemberian kompensansi yang
layak.

· Penilaian Prestasi

Job analysis bisa pula dijadikan sebagai penilaian prestasi. Karena, analis jabatan
bisa digunakan untuk menentukan apakah pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik.
Maka deskripsi jabatan akan sangat amat membantu untuk pemilihan sasaran
pekerjaan.

· Promosi dan Transfer Pegawai

Terakhir, analisis jabatan bisa digunakan sebagai ajang promosi dan transfer
pegawai. Informasi serta data pegawai akan membantu proses pengambilan
keputusan sebagai dasar program promosi dan transfer pegawai.

Apa Saja Manfaat dari Job Analysis?

Analisis jabatan memiliki 7 manfaat untuk memimpin suatu perusahaan atau


organisasi, salah satu manfaatnya adalah untuk memecahkan masalah tentang
kepegawaian khususnya yang saling berhubungan dengan tugas yang harus dia
lakukan di perusahaan tersebut.

Berikut beberapa manfaat analisis jabatan, antara lain:

Bisa untuk penarikan serta seleksi tenaga kerja.

Sebagai Penempatan posisi tenaga kerja.

Penentu pendidikan/pelatihan dari tenaga kerja.


Sebagai keperluan dalam penilaian kerja.

Bisa juga untuk perbaikan syarat dalam pekerjaan.

Sebagai alat promosi jabatan pada tenaga kerja.

Terakhir bisa digunakan untuk perencanaan organisasi.

Manfaat analisis Jabtan untuk penempatan karyawan terhubung dengan korelasi


berikut diantaranya :

Analisis jabatan merupakan proses menghimpun dan mempelajari berbagai


informasi, yang berhubungan dengan pekerjaan secara operasional dan tanggung
jawabnya. Analisis pekerjaan memberikan ringkasan mengenai kewajiban dan
tanggung jawab suatu pekerjaan, hubungannya dengan pekerjaan lainnya,
pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan, dan lingkungan kerja dimana
pekerjaan tersebut dijalankan.

(sumber : https://www.kajianpustaka.com/2020/02/analisis-jabatan-pengertian-
tujuan-aspek-metode-dan-tahapan.html)