Anda di halaman 1dari 16

Terapi Aktifitas Kelompok pada Pasien Gangguan Jiwa

Disusun untuk memenuhi salah satu tugas kelompok pada mata kuliah dengan dosen
pembimbing : Fatimatur Rahmaniyah, S.Kep, Ns

Disusun Oleh :

Anny Mieutcha (18.004/IIA)

Ashari (18.005/IIA)

Indah Ayu Rosikin (18.017//IIA)

Jamilatul Umamah (18.019/IIA)

Maulidatul Laily (18.023/IIA)

Moh. Rofiuddin (18.025/IIA)

Rif’atul Irfi (18.031/IIA)

Politeknik Negeri Madura

Jurusan Kesehatan Prodi D3 Keperawatan


Kata Pengantar
1
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga
makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak
terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan
baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi
makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak
kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik
yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Pamekasan, 04 Desember 2019

2
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................i

DAFTAR ISI.....................................................................................................................ii

A. Latar belakang............................................................................................................1

B. Pengertian..................................................................................................................1

C. Metode TAK..............................................................................................................2

D. Tujuan........................................................................................................................2

E. Kriteria klien..............................................................................................................2

F. Waktu pelaksanaan.....................................................................................................3

H. Media dan Alat...........................................................................................................3

I. Susunan Pelaksana.....................................................................................................3

J. Uraian Tugas Pelaksana.............................................................................................4

K. Mekanisme Kegiatan..................................................................................................5

L. Setting Tempat...........................................................................................................6

M. Tata Tertib dan Program Antisipasi........................................................................6

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK).....................................................................8

DAFTAR PUSTAKA......................................................................................................13

3
PROPOSAL

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK SOSIALISASI (TAKS)

1. Latar Belakang
Klien yang dirawat di rumah sakit jiwa atau ruang jiwa umumnya dengan keluhan
tidak dapat diatur dirumah, misalnya amuk, diam saja, tidak mandi, keluyuran, mengganggu
orang lain dan sebagainya. Setelah berada dan dirawat dirumah sakit, hal yang sama sering
terjadi. Banyak klien diam, menyendiri tanpa ada kegiatan. Hari-hari perawatan dilalui
dengan makan, minum obat dan tidur. Ada diantara klien yang dengan inisiatif sendiri
mencari perubahan situasi dengan jalan-jalan dirumah sakit, namun ada diantara mereka yang
tahu jalan pulang, sehingga jika tertangkap ia dicap sebagai klien yang melarikan diri
kemudian dimasukkan lagi kedalam ruang isolasi. Apa sebenarnya yang dilakukan klien?
Terapi Aktifitas Kelompok merupakan salah satu tindakan keperawatan untuk klien
gangguan jiwa. Terapi ini adalah terapi yang pelaksanaannya merupakan tanggung jawab
penuh dari seorang perawat khususnya perawat haruslah mampu melakukan terapi aktifitas
kelompok secara tepat dan benar. Untuk mencapai hal tersebut diatas perlu dibuat suatu
pedoman pelaksanaan terapi aktifitas kelompok sosialisasi, penyuluhan energi, stimulasi
sensori/persepsi dan orientasi realitas.

2. Definisi

Terapi aktifitas kelompok adalah suatu upaya untuk memfasilitasi psikoterapis terhadap
sejumlah klien pada waktu yang sama untuk memantau dan meningkatkan hubungan
interpersonal antar anggota. Secara umum tujuan terapi aktifitas kelompok adalah
meningkatkan kemampuan uji realitas melalui komunikasi dan umpan balik dengan atau dari
orang lain, melakukan sosialisasi, menungkatkan kesadaran terhadap hubungan reaksi emosi
dengan tindakan atau prilaku denfentif, dan meningkatkan motivasi untuk kemajuan fungsi
kognitif dan afektif. Secara khusus tujuannya kontruktif, meningkatkan ketrampilan
hubungan interpersonal atau social. Disamping itu tujuan rehabilitasinya adalah
meningkatkan kepercayaan diri, empati, meningkatkan pengetahuan dan kemampuan
pemecahan masalah.

4
3. Metode TAKS
a) Kelompok ditaktik
b) Kelompok sosial
c) Kolompok inspirasi represif
d) Psikodarma
e) Kelompok interkasi bebas

4. Tujuan TAKS
Tujuan umum : Klien dapat meningkatkan hubungan sosial dalam kelompok
secara bertahap.
Tujuan Khusus :
1. Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok
2. Klien mampu menanyakan nama lengkap anggota kelompok
3. Klien mampu mampu menanyakan nama panggilan anggota kelompok
4. Klien mampu menanyakan asal anggota kelompok
5. Klien mampu menanyakan hobi anggota kelompok
6. Klien mampu bercakap-cakap dengan anggota kelompok
7. Klien mampu bekerjasama dalam permainan sosialisasi kelompok
8. Klien mampu menyampaikan pendapat tentang manfaat kegiatan TAKS
yang telah dilakukan

5. Kriteria Klien
1. Klien
a. Pasien yang sehat fisik
b. Pasien yang sudah diintervensi oleh perawat
c. Pasien isolasi sosial yang sudah dapat bersosialisasi
d. Pasien yang dapat membaca dan menulis
e. Pasien yang menyetujui kontrak
f. Pasien yang belum mengikuti TAKS

5
2. Proses seleksi
a. Mengidentifikasi pasien yang masuk kriteria
b. Mengumpulkan pasien yang masuk kriteria
c. Membuat kontrak dengan pasien yang setuju ikut TAK. Meliputi :
menjelaskan tujuan TAK pada pasien, rencana kegiatan kelompok dan aturan
main dalam kelompok.

6. Waktu pelaksanaan
a) Hari/tanggal : Rabu, 04 januari 2019
b) Tempat : Ruang garuda
c) Waktu : Pukul 09.00 – 09.45
d) Lama kegiatan
 Perkenalan dan pengarahan : 5 menit
 Role play : 10 menit
 Permainan dan diskusi : 25 menit
 Evaluasi : 10 menit
 Penutup : 5 menit

e) Jumlah peserta
5 orang

7. Nama Peserta dan Ruangan

1. Ny. A (Mawar)
2. Ny. M (Mawar)
3. Ny. O (Mawar)
4. Tn. A (Mawar)
5. Tn. R (Mawar)

8. Susunan Pelaksanaan TAKS


1. Susunan Perawat pelaksana TAKS, sebagai berikut :
a. Leader : Maulidatul Laily
b. Co. Leader : Indah Ayu Rosikin
c. Fasilitator : Anny Mieutcha, Jamilatul Umamah
d. Observasi : Muhammad Rofiuddin, Rif’atul Irfi
e. Operator : Ashari

6
2. Pasien peserta TAKS, sebagai berikut :

No Nama Masalah Keperawatan

9. Uraian Tugas Pelaksana


a. Leader :Maulidatul Laily
Tugas:
- Menyiapkan proposal kegiatan TAK
- Menyampaikan tujuan dan peraturan kegiatan terapi aktifitas kelompok
sebelum kegiatan dimulai.
- Menjelaskan permainan.
- Mampu memotivasi anggota untuk aktif dalam kclompok dan
memperkenalkan dirinya.
- Mampu memimpin tcrapi aktilitas kelompok dengan baik dan tertib
- Menetralisir bila ada masalah yang timbul dalam kelompok
b. Co-leader :Indah Ayu Rosikin
Tugas :
- Menyampaikan informasi dari fasilitator ke leader tentang aktifitas
klien.
- Mengingatkan leader jika kegiatan menyimpang.
c. Fasilitator :Anny Mieutcha & Jamilatul Umamah
Tugas:
- Menyediakan fasilitas selama kegiatan berlangsung.
- Memotivasi klien yang kurang aktif.

7
- Membantu leader memfasilitasi anggota untuk berperan aktif dan
memfasilitasi anggota kelompok
d. Observer :Muhammad Rofiuddin, Rifatul irfi
Tugas :
- Mengobservasi jalannya proses kegiatan
- Mencatat prilaku Verbal dan Non- verbal klien selama kegiatan
berlangsung

10. Mekanisme Kegiatan


1. Tahap Kegiatan
a. Persiapan
1. Mengingatkan kontrak dengan Klien
2. Mempersiapka alat dan tempat untuk kegiatan TAKS
b. Orientasi
1. Salam terapeutik
2. Menjelaskan tujuan TAKS
3. Klien dan terapis memakai papan nama
4. Terapi menjelaskan peraturan kegiatan dalam kelompok antara lain
5. Permainan dimulai dengan bermain peran oleh fasilitator sesuai petunjuk
leader selama 5 menit. Setelah itu observer menghidupkan tape recorder
dan memulai permainan, semua fasilitator duduk dikursi. Selama music
berbunyi para fasilitator mengedarkan bola dari fasilitator.
6. Klien di minta untuk mengambil tempat duduk di kursi yang disediakan.
Selanjutnya bermain sesuai role play selanjutnya.

8
11. Setting Tempat

F
K K K
K K

CL L O

KETERANGAN GAMBAR

: Leader : Observer
L O

CL : Co-Leader K : Klien

F : Fasilitator

12. Tata Tertib dan Program Antisipasi


1. Tata tertib pelaksana taks
a. Peserta bersedia mengikuti kegiatan TAK sampai dengan selesai.
b. Peserta wajib hadir 5 menit sebelum acara TAKS dimulai.
c. Peserta berpakaian rapih, bersih dan sudah mandi.
d. Peserta tidak di perkenankan makan, minum, merokok, selama kegiatan
TAKS berlangsung.
e. Jika ingin mengajukan/menjawab pertanyaan, peserta mengangkat tangan
Kanan dan berbicara setelah di persilahkan oleh pemimpin.
f. Peserta yang menngacaukan jalannya acara akan di keluarkan dari
permainan.
g. Peserta dilarang meninggalkan tempat sebelum acara TAKS selesai.
h. Apabila waktu yang di tentukan untuk melaksanakan TAKS telah Habis,
sedangkan permainan belum selesai, maka pemimpin akan Meminta
persetujuan anggota untuk memperpanjang waktu TAK kepada anggota .
2. Antisipasi kejadian yang tidak di inginkan pada proses TAK.
a. Penanganan klien yang tidak aktif saat aktifitas kelompok
a) Memanggil klien
b) Memberi kesempatan kepada klien terseb utuntuk menjawab Sapaan
perawat atau klien yang lain

9
b. Bila klien meninggalkan permainan tanpa pamit.
a) Panggil nama klien.
b) Tanya alasan klien meninggalkan permainan.
c) Berikan penjelasan tentang tujuan permainan dan berikan Penjelasan pada
klien bahwa klien dapat melaksanakan keperluannya Setelah itu klien
boleh kembali lagi.
c. Bila ada klien lain ingin ikut
a) Berikan penjelasan bahwa permainan ini di tujukan pada klien Yang telah
di pilih.
b) Katakan pada klien lain bahwa ada permainan yang lain Mungkin dapat
di ikuti oleh klien tersebut
c) Jika klien memaksa beri kesempatan untuk masuk dengan tidak Memberi
peran pada permainan tersebut . (Eko prabowo, 2014: 243-245)

10
Terapi Aktifitas Kelompok Isolasi Sosial

SESI – 2

A. Tujuan
Klien mampu berkenalan dengan anggota kelompok :
1. Klien mampu Menanyakan anggota kelompok lain : nama lengkap, nama
panggilan, asal dan hobi.
B. Setting
1. Klien dan terapis/leader duduk bersama dalam lingkaran.
2. Ruangan nyaman dan tenang
C. Alat
1. Laptop
2. Musik/ lagu
3. Bola
4. Buku catatan dan pulpen
5. Jadwal kegiatan klien
D. Metode
1. Dinamika kelompok
2. Diskusi dan tanya jawab
3. Bermain peran/simulasi
E. Langkah kegiatan
1. Persiapan
a. Mengingatkan kontrak dengan anggota kelompok pada sesi 1 TAK
b. Mempersiapkan alat dan tempat pertemuan
2. Orientasi
Pada tahap ini terapis melakukan :
a. Memberi salam terapeutik
- Salam dari terapis
- Peserta dan terapis memakai papan nama
b. Evaluasi/validasi
- Menanyakan perasaan klien saat ini
- Menanyakan apakah telah mencoba memperkenalkan diri pada orang
lain.
c. Kontrak

11
- Menjelaskan tujuan kegiatan, yaitu berkenalan dengan anggota
kelompok.
- Menjelaskan aturan main berikut :Jika ada klien yang meninggalkan
kelompok harus minta izin kepada terapis, lama kegiatan 45 menit,
setiap klien mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai
3. Tahap kerja
a. Hidupkan laptop dan play musik dan edarkan bola berlawanan dengan arah
jarum jam
b. Pada saat musik dimatikan, anggota kelompok yang memegang bola mendapat
giliran untuk berkenalan dengan anggota kelompok yang ada disebelah kanan
dengan cara :
- Memberi salam
- Menyebutkan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi.
- Menanyakan nama lengkap, nama panggilan, asal dan hobi lawan bicara.
- Dimulai oleh terapis sebagai contoh
c. Ulangi a dan b sampai semua anggota kelompok mendapat giliran.
d. Hidupkan kembali musik dan edarkan bola. Pada saat musik  dimatikan, minta
pada anggota kelompok yang memegang bola untuk memperkenalkan anggota
kelompok  yang disebelah kanannya kepada kelompok, yaitu : nama lengkap,
nama panggilan, asal  dan hobi. Dimulai oleh terapis sebagai contoh.
e. Ulangi d sampai semua anggota mendapat giliran
f. Beri pujian untuk setiap keberhasilan anggota kelompok dengan memberi tepuk
tangan.
4. Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) menanyakan perasaan klien setelah mengikuti TAK
2) memberi pujian atas keberhasilan kelompok
b. Rencana tindak lanjut
1) menganjurkan tiap anggota kelompok latihan berkenalan
2) memasukan kegiatan berkenalan pada jadwal kegiatan harian klien

12
c. Kontrak yang akan datang
1) menyepakati kegiatan berikut, yaitu bercakap-cakap tentang kehidupan
pribadi
2) menyepakati waktu dan tempat

F. Evaluasi dan Dokumentasi


Evaluasi dilakukan pada saat proses TAK berlangsung, khususnya pada tahap kerja
untuk menilai kemampuan pasien melakukan TAK. Aspek yang di evaluasi adalah
kemampuan pasien sesuai dengan tujuan TAK. Untuk TAK sesi 2, dievaluasi
kemampuan pasien dalam memperkenalkan diri secara verbal dan non verbal dengan
menggunakan formulir evaluasi berikut.

13
LAMPIRAN LEMBAR EVALUASI DAN PERKEMBANGAN PASIEN DALAM TAK

Kemampuan Verbal

Nama Klien:
No: Aspek yang Dinilai

1. Menyebutkan Nama
Lengkap
2. Menyebutkan nama
panggilan
3. Menyebutkan asal
4. Menyebutkan hobi
Jumlah

Kemampuan Nonverbal

Nama Klien:
No
Aspek yang Dinilai
:
1. Kontak mata
2. Duduk tegak
3. Menggunakan bahasa tubuh yang
sesuai
4. Mengikuti kegiatan dari awal dan
akhir
Jumlah

14
Mengenal Tentang Kerapihan Diri
Nama
No
Klien Memakai Memakai Bedak
Menyisir Rambut Menilai kerapihan
pakaian pada Wajah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Petunjuk :
1. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK pada kolom nama peserta Untuk tiap Peserta,
beri penilaian tentang kemampuan menyebutkan manfaat  pentingnya perawatan diri,
cara menjaga kebersihan diri dan akibat apabila tidak melakukan perawatan diri beri
tanda () jika klien mampu dan tanda (x) jika klien tidak mampu.
2. Dokumentasi
Dokumentasikan kemampuan yang dimiliki klien saat TAK pada catatan proses
keperawatan tiap klien.[ CITATION Tit17 \l 2057 ]

15
Daftar Pustaka

1. Eko Prabowo, 2014. Asuahan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta : Medikal Book


2. Mukhripah Damaiyanti, I. S. (2014). Asuhan Keperawatan Jiwa. Bandung: Refika
Aditama.
3. Nuroniah. 2017. Terapi Aktifitas Kelompok Isolasi Sosial.
https://www.academia.edu/31575231/TERAPI_AKTIVITAS_KELOMPOK_ISOLASI_SOSIAL.
diakses pada Rabu, 04 Desember 2019 pukul 16.56 WIB

16