Anda di halaman 1dari 21

MOTIVASI DALAM ORGANISASI KARANG TARUNA

(Upaya Meningkatkan Motivasi Dalam Berorganisasi Karang Taruna


di Desa Banjar Sari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara )

DisusunOleh:

M FATKHUR ROKHMAN
13050011

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS PROF. DR. HAZAIRIN, SH
BENGKULU, 2016
 
HALAMAN PENGESAHAN
KARYA TULIS ILMIAH

n :Upaya Meningkatkan Motivasi Dalam


Berorganisasi Karang Taruna di Desa Banjar
Sari
Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara
Bidang Ilmiah : Administrasi Negara
Peneliti :
a.    NamaLengkap : M FatkhurRokhman
b.    NPM : 13050011
c.    Program Studi : Administrasi Negara
d.   Nomor HP : 082380332062
e.    Alamat Surel (e-mail) : fatkhurrokhman1994@gmai.com
f.     Alamat Rumah : Perum Citra Cempaka Permai, Lingkar Barat
Bengkulu

Bengkulu,05 September 2016

Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan Peserta Kukerta,

Dedi Pardiansyah, S.Pi, M.Si M Fatkhur Rokhman


NPP. 0211040150 NPM. 13050011
Menyetujui
An. Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
PLT Sekretaris

Hernowo Novi Yanto, SE, M.Si


NPP. 0203070111
ABSTRAK
Desa Banjarsari kecamatan Enggano kabupaten Bengkulu Utara terdiri dari 269 kk
dengan 859 jiwa. Desa Banjarsari memiliki Berbagai Potensi Organisasi diantaranya Karang
Taruna. Organisasi karang taruna di Desa Banjar Sari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara
kurang berjalan secara efektif dan efisien. Untuk membantu meningkatkan suatu organisasi
tersebut maka perlu adanya pembinaan motivasi dalam berorganisasi agar organisasi Karang
Taruna tersebut bisa berjalan dan berkembang dengan baik. Permasalahannya adalah
bagaimana cara meningkatkan motivasi dalam berorganisasi karang taruna. Program ini
bertujuan untuk meningkatkan motivasi dalam berorganisasi karang taruna agar terjalinya
kerjasama dalam organisasi karang taruna demi mewujudkan taraf kesejahteraan sosial bagi
masyarakat. Dalam penelitian ini saya melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi
untuk mengamati kodisi organisasi karang taruna. hasil analisis menunjukkan bahwa
organisasi karang taruna perlu adanya motivasi guna meningkatkan kerjasama dalam
berorganisasi karang taruna.
Kata kunci : enggano, desa banjarsari, motivasi, organisasi, karang taruna
PRAKATA
Puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala Rahmat
yang dilimpahkan oleh-Nya, sehingga da[at menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah ini. karya
Tulis Ilmiah (KTI) ini merupakan pembahasan laporan program Individu KUKERTA ke
XXVII dengan JUDUL KARYA TULIS ILMIAH: Upaya Meningkatkan motivasi dalam
berorganisasi karang taruna desa banjarsari kec. Enggano kab. Bengkulu Utara. KTI
diajukan sebagai syarat untuk lulus program Kuliah Kerja Nayat (KUKERTA) ke XXVII
Universitas Prof.DR Hazairin, SH Bengkulu.
Penulis menyadari bahwa KTI ini masih jauh dari sempurna serta masih bersifat
sederhana, mengingat terbatasnya waktu dan kemampuan penulis. Pada kesempatan ini,
penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
penyusunan KTI, Khususnya kepada:
1.             Dr. Ir. Yulfiperius, M.Si, selaku Rektor Universitas Prof. DR. Hazairin,SH Bengkulu.
2.             Hernowo Novi Yanto, SE, Msi, selaku ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada
Masyarakat (LPPM) Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu.
3.             Dra. Harmiati, M.Si .selaku Dekan Fakultas Fisipol Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
Bengkulu.
4.             Asmara Yumarni S.Ag, M.Ag selaku pembimbing akademik fakultas ilmu sosial dan politik
Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu.
5.             Dedi Pardiansyah, S.Pi.Msi selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang telah banyak
memberikan bimbingan dan pengarahan dalam penyusunan proposal dan laporan Karya Tulis
Ilmiah.
6.             Tim Penguji yang telah banyak memberikan masukan dan saran dalam penyusunan laporan
Karya Tulis Ilmiah.
7.             Segenap staf edukatif dan administratif LPPM, BAAK, BAU, Fakultas Keguruan dan Ilmu
pendidikan, universitas Prof. Dr. Hazairin SH Bengkulu.
8.             Keluargaku, Bapak, ibu, Kakak, Adik Saudara-Saudaraku Serta Tim Kukerta 2016 Enggano,
sahabat-sahabatku tercinta, yang telah memberikan dukungan selama penyusunan Karya
Tulis Ilmiah
9.             Bapak Juliansinus, Selaku Kepada Desa Banjarsari Kecamatan Enggano
10.         Semua rekan-rekan di Jurusan administrasi negara Universitas Prof.Dr. Hazairin SH
Bengkulu serta rekan-rekan sekretariat desa Banjarsari Faidoel Pahmi, Nindi V A, Marni
Prihatin, Umi Fadila, ibu Sri Hartini, dan tak lupa pula sahabat-sahabat yang telah membantu
saya Taufik Qur Rokhman, Muhtaridi Mubin, Suji G Sianipar, Atep Sumarna dan Ahmad D
S yang telah memberikan masukan dan bantuan dalam penulisan KTI.

Akhir kata penyusun berharap Karya Tulis Ilmiah ini dapat memberikan sumbangan
Nyata bagi kemajuan desa Bnajarsari kecamatan Enggano pada Khususnya, dan bagi pihak
yang memerlukannya.
Bengkulu, 5 September 2016

M. Fatkhur Rokhman
NPM: 13050011
DAFTAR ISI
HALAMAM JUDUL Halaman
HALAMAN PENGESAHAN ..................................................................... ii
ABSTRAK .................................................................................................... iii
PRAKATA.................................................................................................... iv
DAFTAR ISI................................................................................................. vi
BAB I PENDAHULUAN
1.1     Latar Belakang............................................................................................... 1
1.2     Rumusan Masalah ........................................................................................ 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1     Pengertian organisasi ................................................................................... 3
2.2     Motivasi Organisasi ...................................................................................... 3
2.3     Karang Taruna .............................................................................................. 4
2.4     Tujuan .......................................................................................................... 5
2.5     Tugas ............................................................................................................ 6
2.6     Fungsi .......................................................................................................... 6
BAB III TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN
3.1     Tujuan ........................................................................................................... 8
3.2     Manfaat ......................................................................................................... 8
BAB IV METODE PELAKSANAAN
4.1 Desain (Tipe) Program Kegiatan .................................................................... 9
4.2 Lokasi Kegiatan .............................................................................................. 10
4.3 Kondisi Dan Potensi Lokasi Kegiatan ............................................................ 10
4.4 Instrumen Kegiatan ........................................................................................ 11
4.5 Teknik Pelaksanaan Kegiatan ........................................................................ 11
4.6 Teknik Analisa Hasil Kegiatan ....................................................................... 11
BAB V HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Hasil pelaksanaa kegiatan .............................................................................. 12
5.2 Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan ...................................................... 13
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan ..................................................................................................... 14
6.2 Saran ............................................................................................................... 14
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PEDAHULUAN
1.1  latar belakang
Desa Banjar Sari merupakan salah satu desa dari kecamatan Enggano Kabupaten
Bengkulu utara Provinsi Bengkulu, yang memilki luas daerah 12.410 Ha, dengan
jumlah penduduk 480 jiwa atau kepadatan penduduk 3,82 jiwa/km (BPS Kab.
Bengkulu Utara, 2010). Desa ini dapat di akses melalui transportasi udara
menggunakan Pesawat Susi Air karena desa ini adalah satu-satunya yang memiliki
bandara di pulau Enggano. Selain itu dapat pula di akses melalui transportasi laut
melalui Pelabuhan Pulau Baai, menggunakan kapal Ferry ASDP dengan jadwal
pelayaran 2 kali seminggu yang akan berlabuh di pelabuhan Kahyapu dan Kapal
Perintis dengan jadwal pelayaran 1 kali dalam 2 minggu yang akan berlabuh di
pelabuhan Malakoni (Kementrian Kebutuhan, 2011).
Karang taruna merupakan sebuah organisasi sosial yang tumbuh dan berkembang
atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk masyarakat
terkusus generasi muda diwilayah Desa/Kelurahan atau komunitas sosial sederajat,
yang terutama bergerak dibidang kesejahtraan sosial.Karang taruna didirikan dengan
tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja misalnya
dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, keterampilan, advokasi, keagamaan,
dan kesenian.(Wahab, 2008)
Menurut J.P. Chaplin Motivasi Dalam Organisasi salah satu aspek yang sangat
berpengaruh terhadap pencapaian tujuan suatu organisasi/instansi adalah motivasi
kerja SDM yang ada dalam lingkungan organisasi/instansi tersebut.Motivasi
merupakan variabel perantara yang digunakan untuk menerangkan faktor-faktor
dalam diri individu, yang dapat membangkitkan, mempertahankan dan menyalurkan
tingkah laku suatu tujuan tertentu.“Suatu organisme (manusia/hewan) yang dimotivasi
akan terjun ke dalam suatu aktivitas secara lebih giat dan lebih efisien daripada yang
tanpa dimotivasi.Selain menguatkan organisme itu, motivasi cenderung mengarahkan
perilaku (orang yang lapar dimotivasi untuk mencari makanan untuk dimakan; orang
yang haus, untuk minum; orang yang kesakitan, untuk melepaskan diri dari
stimulus/rangsangan yang menyakitkan” (Atkinson& Hilgard, 1983).
Dari hasil survei yang dilakukanbahwa organisasi karang taruna di Desa Banjar
Sari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara kurang berjalan secara efektif dan
efisien.Demi untuk membantu meningkatkan suatu organisasi tersebut maka perlu
adanya pembinaan motivasi dalam berorganisasi agar organisasi karang taruna
tersebut bisa berjalan dan berkembang dengan baik.
1.2    Rumusan masalah
1.      Apa faktor-faktor penghambat motivasi dalam berorganisasi karang taruna di Desa
Banjar Sari ?
2.      Bagaimanakah cara untuk meningkatkan motivasi dalam berorganisasi karang taruna
di Desa Banjar Sari ?
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2. 1  Pengertian Organisasi
Menurut Gibson (2005) berpendapat mengenai organisasi bahwa: organisasi adalah
unit yang dikoordinasikan dan berisi paling tidak dua orang atau lebih yang fungsinya
adalah untuk mencapai tujuan bersama atau seperangkat tujuan bersama. Organisasi
adalah sebuah wadah kesatuan sosial yang secara sadar dibentuk oleh sekelompok
manusia yang di dalamnya saling kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan. ( Wahab, 2008) dari pengertian diatas bahwa organisasi yang dianggap
baik adalah organisasi yangdapat diakui keberadaanya oleh masyarakat di sekitarnya,
karena memberikan konstribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam
masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran.
Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti
penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi
sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik
adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat di sekitarnya,
karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam
masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka
pengangguran.Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu
keterkaitan yang terus menerus.Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan
seumur hidup.Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan
di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-
orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur (Keith Davis,1962).

2. 2  Motivasi Organisasi
Motivasi berhubungan dengan kekuatan (dorongan) yang berada di dalam diri
manusia, sehingga motivasi kerja menunjuk pada kondisi-kondisi (di dalam dan di luar
individu) yang menyebabkan adanya keragaman dalam intensitas, kualitas, arah dan
lamanya perilaku kerja.
“Suatu organisme (manusia/hewan) yang dimotivasi akan terjun ke dalam suatu
aktivitas secara lebih giat dan lebih efisien daripada yang tanpa dimotivasi.Selain
menguatkan organisme itu, motivasi cenderung mengarahkan perilaku (orang yang
lapar dimotivasi untuk mencari makanan untuk dimakan; orang yang haus, untuk
minum; orang yang kesakitan, untuk melepaskan diri dari stimulus/rangsangan yang
menyakitkan” (Atkinson, Atkinson, & Hilgard, 1983).
Pendekatan ini menggunakan teori yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow,
yaitu meliputi : (1) kebutuhan fisiologis, (2) kebutuhan rasa aman, (3) kebutuhan
afiliasi, (4) kebutuhan harga diri, dan (5) kebutuhan aktualisasi. Seorang karyawan
tentunya memiliki sifat, jenis dan intensitas kebutuhan yang berbeda antara satu orang
dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik dan kompleks.
Pendekatan Motivasi Hubungan antara motivasi dan perilaku dapat terwujud
dalam enam variasi berikut (Sutarto, 1984):
1.      Sebuah perilaku dapat hanya dilandasi oleh sebuah motivasi
2.      Sebuah perilaku dapat pula dilandasi oleh bebrapa motivasi
3.      Perilaku yang sama dapat dilandasi oleh motivasi yang sama
4.      Perilaku yang sama dapat dilandasi oleh motivasi yang berbeda
5.      Perilaku yang berbeda dapat dilandasi oleh motivasi yang sama
6.      Perilaku yang berbeda dapat dilandasi oleh motivasi yang berbeda hubungan Antara
Motivasi dan Perilaku

2. 3  Karang Taruna
Karang Taruna adalah wadah pengembangan generasi muda dan putusan yang
tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk
masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas sosial
sederajat sampai tingkat nasional, bergerak terutama di bidang kesejahteraan sosial
(Kesos)” (AD KTI, pasal 4). Dari pengertian di atas menunjukkan bahwa Karang
Taruna adalah organisasi pemuda atau remaja Indonesia yang tersebar di seluruh
wilayah NKRI.Sehingga karang taruna boleh diaktakan sebagai organisasi modern dan
bukan organisai konvensional yang mengangkat pengurus dari kalangan keluarga,
keturunan dan kerabat. Dikatakan organisasi modern adalah : “Organisasi dimana
faktor-faktor yang bersifat pribadi tidak memegang peranan penting dalam
pengambilan keputusan. Organisai modern disebut juga sebagai organisai rasional dan
legal, adalah organisasi yang dalam kegiatannya terdapat pemisahan yang tegas antara
urusan pribadi dengan urusan organisasi” (Saragi, 2004).
Pemuda merupakan golongan manusia manusia muda yang masih memerlukan
pembinaan dan pengembangan kearah yang lebih baik, agar dapat melanjutkan dan
mengisi pembangunan yang kini telah berlangsung, pemuda di Indonesia dewasa ini
sangat beraneka ragam, terutama bila dikaitkan dengan kesempatan pendidikan.
(Wahab, 2008)
Sebagai organisasi sosial yang berada pada tingkat desa atau kelurahan, karang
taruna harus mampu menjadi ujung tombak dan garda terdepan dalam pembangunan
kesejahteraan sosial yang memiliki makna sangat penting dan strategis khususnya
dalam upaya melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai serta mengamalkan
semangat kegotong-royongan dengan mendorong partisipasi masyarakat dalam
melaksanakan pembangunan kesejahteraan sosial.
       Sasaran yang ingin dicapai oleh karang taruna dititikberatkan pada kesadaran
dan tanggung jawab sosial, sehingga dapat mewujudkan dengan baik kesejahteraan
sosial yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.
      Sesuai Pedoman Dasar Karang Taruna, pengertian Karang Taruna adalah
Organisasi  Sosial  wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh dan
berkembang atas  dasar  kesadaran  dan  tanggung  jawab  sosial  dari, oleh, dan 
untuk  masyarakat  terutama  generasi  muda  di  wilayah desa/kelurahan  atau 
komunitas  adat  sederajat  dan  terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan
sosial.Pembinaan Karang Taruna diatur dalam Permensos 83/HUK/2005 tentang
Pedoman Dasar Karang Taruna.
Berikut kutipan isi pedoman:
1.    Tujuan
Tujuan Karang Taruna adalah :
a)    Terwujudnya pertumbuhan dan perkembangan  kesadaran dan  tanggung  jawab 
sosial  setiap  generasi  muda  warga Karang  Taruna  dalam  mencegah,  menagkal,
menanggulangi  dan  mengantisipasi  berbagai  masalah sosial.
b)   Terbentuknya  jiwa  dan  semangat  kejuangan  generasi muda  warga  Karang 
Taruna  yang  Trampil  dan berkepribadian serta berpengetahuan.
c)    Tumbuhnya  potensi  dan  kemampuan  generasi  muda dalam  rangka
mengembangkan  keberdayaan  warga Karang Taruna.
d)    Termotivasinya  setiap  generasi  muda  warga  Karang Taruna  untuk  mampu 
menjalin  toleransi  dan  menjadi perekat  persatuan  dalam  keberagaman  kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
e)    Terjalinnya kerjasama antara generasi muda warga Karang Taruna  dalam  rangka 
mewujudkan  taraf  kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
f)    Terwujudnya  Kesejahteraan  Sosial  yang  semakin meningkat  bagi  generasi  muda 
di  desa/kelurahan  atau komunitas  adat  sederajat  yang  memungkinkanpelaksanaan 
fungsi  sosialnya  sebagai  manusia pembangunan  yang  mampu  mengatasi  masalah
kesejahteraan sosial dilingkungannya.
g)   Terwujudnya pembangunan  kesejahteraan  sosial generasi muda  di  desa/kelurahan 
atau  komunitas  adat  sederajat yang  dilaksanakan  secara  komprehensif,  terpadu 
danterarah  serta  berkesinambungan  oleh  Karang  Taruna bersama pemerintah dan
komponen masyarakat lainnya.
2.    Tugas
Setiap  Karang  Taruna  mempunyai  tugas  pokok  secara bersama-sama dengan
Pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk menanggulangi berbagai
masalah kesejahteraan social  terutama  yang  dihadapi  generasi  muda,  baik  yang
bersifat preventif, rehabilitatif maupun pengembangan potensi generasi muda di
lingkungannya.
3.    Fungsi
Setiap Karang Taruna melaksanakan fungsi :
a. Penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial.
b. Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan bagi masyarakat.
c. Penyelenggara  pemberdayaan  masyarakat  terutama generasi  muda
dilingkunggannya  secara  komprehensif, terpadu dan terarah serta
berkesinambungan.
d.  Penyelenggara  kegiatan  pengembangan  jiwa kewirausahaan bagi generasi muda di
lingkungannya.
e.  Penanaman  pengertian,  memupuk  dan  meningkatkan kesadaran tanggung jawab
sosial generasi muda.
f. Penumbuhan dan pengembangan semangat kebersamaan, jiwa kekeluargaan,
kesetiakawanan sosial dan memperkuat nilai-nilai kearifan dalam bingkai Negara
Kesatuan Republik Indonesia.
g. Pemupukan  kreatifitas  generasi  muda  untuk  dapat mengembangkan  tanggung 
jawab  sosial  yang  bersifat rekreatif,  kreatif,  edukatif,  ekonomis  produktif 
dankegiatan  praktis  lainnya  dengan mendayagunakan  segala sumber dan potensi
kesejahteraan sosial di lingkungannya secara swadaya.
h. Penyelenggara  rujukan,  pendampingan,  dan  advokasi social bagi penyandang
masalah kesejahteraan sosial.
i. Penguatan  sistem  jaringan  komunikasi,  kerjasama, informasi dan kemitraan dengan
berbagai sektor lainnya.
j. Penyelenggara  usaha-usaha  pencegahan  permasalahan sosial yang aktual.
BAB III
TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN

3.1    Tujuan
Tujuan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) adalah sebagai berikut:
1.      Untuk mengetahui faktor-faktor penghambat motivasi dalam berorganisasi Karang
Taruna di Desa Banjar Sari.
2.      Untuk meningkatkan motivasi dalam berorganisasi karang taruna di Desa BanjarSari
3.2    Manfaat
1.      Meningkatkan motivasi dalam Berorganisasi karang Taruna di Desa banjarsari
2.      Terjalinnya kerjasama antara generasi muda warga Karang Taruna  dalam  rangka 
mewujudkan  taraf  kesejahteraan sosial bagi masyarakat.
3.      Berkembangnya Organisasi karang taruna di Desa Banjarsari.
BAB IV
METODE PELAKSANAAN
Mulai
4.1 Desain (tipe) Program Kegiatan

Studi Literatur/Pustaka
Survei Lokasi
Upaya Untuk Meningkatkan Motivasi Dalam Berorganisasi Karang Taruna di Desa Banjar
Sari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara
Pengumpulan data
Data 1
Data 2
Data 3
Pengolahan data
Analisis Data

Hasil
ya Tidak
Selesai
 

Gambar 4.1 Diagram Alir Perencanaan dan Pelaksanaan Program Kerja Individu
4.2 Lokasi Kegiatan
Lokasi kegiatan terletak di desa Banjarsari kecamatan Enggano Kabupaten
Bengkulu Utara.
4.3 Kondisi dan Potensi Lokasi kegiatan
Desa Banjarsari kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara dengan luas
wilayah 12.610 Ha terdiri dari 52 ha sawah dan lahan sawah tidur 160 ha, 135 ha kebun
rakyat, dengan bentuk permukaan tanah dataran rendah, sedangkan produktivitas
tanah di desa Banjarsari termasuk kriteria rendah, dengan keadaan wilayah yang
terbagi dua yaitu pantai dan daratan. Desa Banjarsari terdiri dari tiga dusun yaitu
Gunung Botak, Dusun Sumur laut dan Kinono Sari. Mata pencarian masyarakat Desa
Banjarsari adalah sebagai petani dan nelayan yaitu, berupa pertanian yang mayoritas
mengelola kebun Melinjo, coklat, jengkol dan pisang sedangkan aktivitas nelayan yang
dilakukan masih tergolong pada nelayan yang berskala kecil, baik dari segi alat
tangkap maupun cakupan kawasan penangkapan yang lebih banyak terkonsentrasi
pada pesisir pantai dibagian timur wilayah desa (sebalik).

Tabel 1. Data Organisasi Masyarakat


N NAMA NAMA JUMLAH KET
O ORGANISASI/KELOMPOK KETUA ANGGOTA
1 DAKOHA MAKMUR ERSADA 387 GAPOKTAN
KABAN
2 MEKARSARI 1 SUHELI 32 POKTAN
3 MEKARSARI 2 SUWARNO 37 POKTAN
4 KINONO SARI SAPUTRA 22 POKTAN
5 BERKAT KARYE YAHYA 24 POKTAN
6 KARYA BERSAMA EDI 33 POKTAN
SURYADI
7 SARI REZEKI SAMSUL 23 POKTAN
ANWAR
8 TANI MAKMUR SUDIRMAN 18 POKTAN
9 SEMOGA MAKMUR MAHMUDIN 23 POKTAN
1 KARKUA JAYA DAHARI 17 POKTAN
0
1 BENDUNG LESTARI SUMITRA 29 POKTAN
1
1 SIDO MAKMUR AMBO 26 POKTAN
2 DALLEK
1 BELIBIS PUTIH M.H SAENI 14 Kelompok
3 Nelayan
1 CAMAR BAHARI NURYADI 9 Kelompok
4 Nelayan
1 LUMBA-LUMBA PUTIH HOSEA 13 Kelompok
5 Nelayan
1 TUNAS MUDA ABDUL 198 Karang
6 JALIL Taruna

4.4  Instrumen Kegiatan


Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu Observasi Melakukan
pengamatan secara langsung. Wawancara kepada Ketua karang taruna untuk
mengetahui Kondisi Organisasi karang taruna di Desa Banjarsari. Mendokumentasi
proses pelaksanaan kegiatan dalam bentuk nilai,foto, video.
4.5  Teknik Pelaksanaan Kegiatan
Teknik pelaksanaan Program Ini dilakukan secara individual dengan mengunjungi
rumah-rumah anggota karang Taruna.
4.6  Teknik Analisis Hasil Kegiatan
Metode yang digunakan adalah metode pengolahan data kualitatif deskriptif.
Dengan tahapan ,Reduksi data, mengumpulkan semua data yang di dapat dan dipilih
sesuai dengan kebutuhan. Display, menyajikan data ke dalam bentuk tabel atau
data.Verification, membuat kesimpulan secara singkat dan jelas.
BAB V
HASIL KEGIATAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Penduduk Desa Banjarsari Kec. Enggano Kab. Bengkulu Utara berjumlah ± 859

jiwa dengan tingkat pemuda desa karang taruna sekitar ± 168 jiwa. Kondisi organisasi

karang taruna di Desa Banjarsari ini kurang belajar secara efektif dan efesien. Hal ini

dapat dilihat melalui hasil wawancara ketua, bendahara, sekretaris karang taruna desa.

Kegiatan ini dimulai dengan melakukan survei dan observasi terhadap kondisi

sosial serta kegiatan organisasi karang taruna Desa Banjarsari ini. Data yang di

kumpulkan berupa pertemuan secara individu setiap pengurus organisasi karang

taruna Desa Banjarsari.

Kegiatan selanjutnya adalah melakukan wawancara dengan karang taruna

tentang pelaksanaan kegiatan organisasi karang taruna di Desa Banjarsari. Adapun

data pendukung lain yang dibutuhkan diperoleh dari hasil wawancara terhadap

perwakilan karang taruna

Kegiatan sosialisasi individu ini dilakukan untuk Meningkatkan motivasi dalam

Berorganisasi karang Taruna di Desa banjarsari dan Terjalinnya kerjasama antara

generasi muda warga Karang Taruna  dalam  rangka  mewujudkan  taraf 

kesejahteraan sosial bagi masyarakat serta Berkembangnya Organissi karang taruna di

Desa Banjarsari.
5.2 Pembahasan Hasil Pelaksanaan Kegiatan

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dapat diketahui bahwa tingkat

pengetahuan tentang organisasi karang taruna masih rendah dan kurang berjalan

dengan baik. Maka dari itu perlu adanya motivasi demi terbentuknyanya sebuah

organisasi yang efektif dan efisien

Motivasi dalam organisasi karang taruna ini sangat penting karna mengingat

Karang Taruna adalah wadah pengembangan generasi muda dan putusan yang

tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh, dan untuk

masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah desa/kelurahan atau komunitas sosial

sederajat sampai tingkat nasional, bergerak terutama di bidang kesejahteraan sosial

(Kesos) caranya adalah dengan memberi motivasi/penyuluhan dalam organisasi karang

taruna agar karang taruna di Desa Banjarsari ini berjalan secara efektif dan efisien.
BAB VI

SIMPULAN DAN SARAN

6.1 KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan maka dapat

disimpulkan sebagai berikut:

1. Pengetahuan pemuda-pemudi tentang organisasi karang taruna sangat rendah karena

kurangnya motivasi dalam berorganisasi terhadap pemuda-pemudi yang ada di Desa

Banjarsari.

2. Motivasi dalam berorganisasi ini sangat penting dalam memberikan pemahaman

tentang organisasi yang efektif dan efisien

6.2 SARAN

Dari kesimpulan diatas dapat disimpulkan beberapa saran sebagai berikut

1. Perlu diadakannya sosialisasi motivasi dalam berorganisasi agar minat para pemuda-

pemudi di Desa Banjarsari bisa dapat berorganisasi karang taruna sebagai mana

mestinya dan sesuai dengan tugas-tugasnya.

2. perlu adanya penyuluhan dan pelatihan organisasi didesa tersebut agar factor-faktor

penghambat tidak lagi mengganggu jalannya sebuah organisasi karang taruna yang

ada di Desa Banjarsari.


DAFTAR PUSTAKA

https://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi#Definisi di akses pada 24/6/16 jam 22:03 WIB


Kemenag. 2003. Undang-undang Republik Indonesia tentang sistem pendidikan Nasional.
Kemenag.go.id/file/dokumen/UU2003.pdf Diakses tanggal 11 juni 2016
Keith Davis,1962. New York, San Francisco, Toronto, London. Human Relations at Work
Tunas63.wordpress 2009.tujuan-tugas-dan-fungsi-karang-taruna/ di akses pada
20/06/2016 jam 10:34 wib
Prezi, 2010. motivasi-dalam-organisasi/ di akses pada 25/6/16 pada jam 13:23 WIB
https://prezi, 2010. motivasi-dalam-organisasi/
Wahab Abdul Aziz. 2008. Anatomi organisasi dan kepemimpinan pendidikan. Bandung.
Alfabeta