Anda di halaman 1dari 2

masalah kelompok (cara guru mengatasi penerimaan kelas atas tingkah laku penyimpangan,

kegiatan anggota yg menyimpang dari ketentuan kelompok, kurang semngat dan tdk mau
bekerja,tdk mampu menyesuaikan diri
a. Teknik mendekati Bila seorang siswa mulai bertingkah, satu teknik yang biasanya efektif
yaitu teknik mendekatinya.
b. Teknik memberikan isyarat. Apabila siswa berbuat penakalan kecil, guru dapat
memberikan isyarat bahwa ia sedang diawasi isyarat tersebut dapat berupa petikan jari,
pandangan tajam, atau lambaian tangan.
c. Teknik mengadakan humor. Jika insiden itu kecil, setidaknya guru memandang efek saja,
dengan melihatnya secara humoristis, guru akan dapat mempertahankan suasana baik, serta
memberikan peringatan kepada si pelanggar bahwa ia tahu tentang apa yang akan terjadi.
d. Teknik tidak mengacuhkan. Untuk menerapkan cara ini guru harus lues dan tidak perlu
menghukum setiap pelanggaran yang diketahuinya. Dalam kasus-kasus tertentu, tidak
mengacuhkan kenakalan justru dapat membawa siswa untuk di perhatikan.
e. Teknik menghimbau. Kadang-kadang guru sering mengatakan, harap tenang. Ucapan
tersebut adakalanya membawa hasil; siswa memperhatikannya. Tetapi apabila himbauan
sering digunakan mereka cenderung untuk tidak menggubrisnya.

Dalam pengelolaan kelas, guru juga bisa melakukan: pengorganisasian kelas, melakukan
kegiatan komunikasi, kegiatan monitoring dan seperti apa ketika menyampaikan
pembelajarannya

a. Sikap Tanggap

1) Memandang secara seksama 2) Gerak mendekati 3) Memberi pernyataan 4) Memberi


saksi terhadap gangguan dan ketakacuhan b. Membagi Perhatian 1) Visual 2) Verbal c.
Pemusatan Perhatian Kelompok 1) Memberi tanda 2) Pertanggungan jawab 3) Pengarahan
dan pentunjuk yang jelas 4) Penghentian a. Sikap Tanggap Komponen ini ditunjukan oleh
tingkah laku guru bahwa ia hadir bersama siswa. Guru tahu kegiatan siswa, tahu ada
perhatian atau tidak ada perhatian, tahu apa yang mereka kerjakan. Seolah-olah mata guru
ada dibelakang kepala, sehingga guru dapat menegur siswa walaupun guru sedang menulis di
papan tulis. Sikap ini dapat dilakukan dengan cara:

1. Memandang secara seksama Memandang secara seksama dapat mengundang dan


melibatkan siswa kontak pandang dalam pendekatan guru untuk bercakap, cakap,
berkerjasama dan menunjukkan rasa persahabatan.

2. Gerak mendekati Gerak guru dalam posisi mendekati kelompok kecil atau individu
menandakan kesiagaan, minat dan perhatian guru yang diberikan terhadap tugas serta
motivasi siswa. Gerak mendekati hendaklah dilakukan secara wajar, bukan untuk menakut-
nakuti, mengancam atau memberi kritikan dan hukuman.

3. Memberi pernyataan Pernyataan guru terhadap sesuatu yang dikemukakan oleh siswa
sangat diperlukan, baik berupa tanggapan, komentar, ataupun yang lain. Akan tetapi, haruslah
dihindari hal-hal yang menunjukkan dominasi guru, misalnya dengan komentar atau
pernyataan yang mengandung ancaman seperti: Saya tunggu sampai kalian diam!. Saya atau
kalian yang keluar? atau Siapa yang tidak senang dengan pelajaran saya silahkan keluar!.

4. Memberi reaksi terhadap gangguan dan ketakacuhan Kelas tidak selamanya tenang. Pasti
ada gangguan. Hal ini perlu guru sadari dan jangan dibiarkan. Teguran perlu dilakukan oleh
guru untuk mengembalikan keadaan kelas.

DAFTAR PUSTAKA

Djamarah, Syaiful Bahri. 1996. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Hernawan, Hery, Asep. 2006. Pengelolaan Kelas. Bandung: UPI PRESS.
Modul Kuliah Pengelolaan Kelas.