Anda di halaman 1dari 7

Soal Essay Bab 1

1. Defenisikan pengertian profesi !


Jawab:
Profesi adalah pekerjaan atau jabatan khusus yang dilakukan untuk melayani masyarakat.
Istilah-istilah yang sering digunakan dan berkaitan dengan profesi, yaitu profesional,
profesionalisme, dan profesionalisasi.
2. Defenisikan pengertian profesional !
Jawab:
Kata profesional merujuk pada dua hal. Pertama yaitu orang yang memangku suatu profesi
melakukan pekerjaan secara otonom dan mengabdi diri pada pengguna jasa profesinya
dengan penuh tanggung jawab. Kedua yaitu kinerja profesi dalam melakukan pekerjaan
sesuai dengan profesinya.
3. Defenisikan pengertian profesionalisme !
Jawab:
Profesionalisme berarti bersifat profesional yaitu para pemangku profesi memiliki sikap yang
berbeda dengan orang yang tidak profesional meskipun melakukan pekerjaan yang sama
dan/atau pada tempat yang sama.
4. Defenisikan pengertian profesionalisasi !
Jawab:
profesionalisasi merupakan proses peningkatan kualifikasi atau kemampuan para pemangku
profesi untuk mencapai kriteria standar ideal dari penampilan atau perbuatan yang diinginkan
oleh profesinya itu.
5. Sebutkan ciri-ciri profesi!
Jawab :

• Adanya keahlian atau pengetahuan yang khusus yang sesuai dengan suatu bidang
pekerjaan, yang dimana keahlian atau pengetahuan itu diperoleh dari pendidikan atau
pengalaman.
• Adanya kaidah dan standar moral yang sangat tinggi yang berlaku bagi para
profesional, yang berdasar pada setiap kegiatan di sebuah kode etik profesi.
• Di dalam pelaksanaan profesi harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas
kepentingan pribadi.
• Seorang profesional juga harus mempunyai izin yang khusus, agar bisa menjalankan
pekerjaan yang sesuai dengan profesinya.
• Seorang profesional pada umumnya merupakan anggota dari suatu organisasi profesi
di bidang tertentu.

6. Sebutkan kompetensi yang harus dimiliki seorang guru profesional!


Jawab :
1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi ini menyangkut kemampuan seorang guru dalam memahami karakteristik atau
kemampuan yang dimiliki oleh murid melalui berbagai cara. Cara yang utama yaitu dengan
memahami murid melalui perkembangan kognitif murid, merancang pembelajaran dan
pelaksanaan pembelajaran serta evaluasi hasil belajar sekaligus pengembangan murid.

2. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi kepribadian ini adalah salah satu kemampuan personal yang harus dimiliki oleh
guru profesional dengan cara mencerminkan kepribadian yang baik pada diri sendiri, bersikap
bijaksana serta arif, bersikap dewasa dan berwibawa serta mempunyai akhlak mulia untuk
menjadi sauri teladan yang baik.

3. Kompetensi Profesional

Kompetensi profesional adalah salah satu unsur yang harus dimiliki oleh guru yaitu dengan
cara menguasai materi pembelajaran secara luas dan mendalam.

4. Kompetensi Sosial

Kompetensi sosial adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang pendidik
melalui cara yang baik dalam berkomunikasi dengan murid dan seluruh tenaga kependidikan
atau juga dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar.
7. Apa tugas dan peran kepala sekolah dalam pendidikan
Jawab:

Tugas kepala sekolah adalah mengelola dan membina penyelenggaraan layanan bimbingan
dan konseling di sekolahnya sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan tujuan
yang telah dituangkan dalam program-programnya. Adapun bila dilihat dari statusnya, baik di
sekolah maupun dalam organisasi bimbingan konseling pada khususnya, maka fungsi kepala
sekolah adalah sebagai administrator dan supervisor.

Sebagai administrator, kepala sekolah bertanggungjawab terhadap kelancaran pelaksanaan


seluruh program sekolah umumnya, khususnya program layanan bimbingan dan konseling di
sekolahnya. Karena posisinya yang sentral di dalam sekolah, kepala sekolah adalah orang
yang paling berpengaruh dalam pengembangan atau peningkatan Dpelayanan bimbingan dan
konseling di sekolahnya. Ia akan menyerahkan kewajiban-kewajiban khusus kepada wakil
kepala sekolah, penyuluh, guu-guru, dan orang lain. Ia hendaknya memberikan dukungan
umum dan kepemimpinan administratif kepada keseluruhan program pelayanan murid. Ia
mengorganisasikan program dan memberikan bantuan dalam seleksi para penyuluh dan
anggota staff, serta merumuskan deskripsi tugas masing-masing.

Sebagai supervisor, kepala sekolah bertanggung jawab dalam melaksanakan program-


program penilaian, penelitian dan perbaikan atau peningkatan. Ia membantu mengembangkan
kebijaksanaan dan prosedur-prosedur bagi pelaksanaan program bimbingan konseling di
sekolahnya.
8. Apa tugas dan peran konselor dalam pendidikan
Jawab:
konselor melakukan pelayanan secara kesuluruhan pada peserta didik agar peserta didik dapat
berkembang menjadi pribadi yang mandiri secara optimal.Ketika ada permasalahan pada
peserta didiknya, maka seorang konselor diharuskan agar segera bertindak menangani
permasalahan tersebut.
Di sekolah misalnya, masalah-masalah yang dihadapi oleh siswa seringkali terkait dengan
lingkungan sekitar siswa seperti orangtua siswa, guru dan pihak lain, dan terkait pula dengan
berbagai unsur lingkungan rumah, sekolah dan masyarakat sekitarnya. Oleh sebab itu,
penanggulangan tidak dilakukan sendiri oleh konselor saja. Dalam hal ini peranan guru,
orang tua dan pihak-pihak lain sering kali sangat menentukan. Konselor harus pandai
menjalin hubungan kerjasama yang saling mengerti dan saling menunjang demi terbantunya
siswa yang mengalami masalah. Disamping itu, konselor harus pula memanfaatkan berbagi
sumber daya yang ada dan dapat diadakan untuk kepentingan pemecahan masalah siswa.
Kemudian konselor juga perlu melakukan manajemen bimbingan dan konseling yang baik di
sekolah. Dengan adanya manajemen bimbingan konseling yang baik, akan menghasilkan alur
kinerja konselor yang jelas. Sehingga kinerja konselor akan menjadi lebih efektif dan efisien.
9. Sebutkan ciri dasar profesional !
Jawab:

• Yang pertama, memiliki kemampuan dan pengetahuan yang tinggi.


• Yang kedua, memiliki kode etik.
• Yang ketiga, memiliki tanggung jawab profesi serta integritas yang tinggi.
• Yang keempat, memiliki jiwa pengabdian kepada masyarakat.
• Yang kelima, memiliki kemampuan yang baik dalam perencanaan program kerja.
• Yang kelima, menjadi anggota organisasi dari profesinya.

10. Sebutkan ciri profesi guru!


Jawab:
1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi
dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran


Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja
untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif


Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga
bisa mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik


Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat
memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara
efektif, membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.
5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka
selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum,
disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi panggilan
telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya


Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua
siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.
7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan
standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga memastikan pengajaran mereka
memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan


Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik
memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan.
Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa,
bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik untuk Anak-anak dan proses Pengajaran


Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira
bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan mereka dan memahami dampak atau pengaruh
yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah
beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa


Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat
menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.
Soal Essay Bab 2
1. Sebutkan prinrip-prinsip peningkatan kompetensi guru!
Jawaban :
Prinsip-prinsip Umum
Secara umum program peningkatan kompetensi guru diselenggarakan dengan menggunakan
prinsip-prinsip seperti berikut ini.
a) Demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak
asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa.
b) Satu kesatuan yang sistemik dengan sistem terbuka dan multimakna.
c) Suatu proses pembudayaan dan pemberdayaan guru yang berlangsung sepanjang hayat.
d) Memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas guru
dalam proses pembelajaran.
e) Memberdayakan semua komponen masyarakat melalui peran serta dalam
penyelenggaraan dan pengendalian mutu layanan pendidikan.
2. Bagaimanakah esensi peningkatan kompetensi seorang guru?
Jawaban :
Esensi peningkatan guru yaitu seorang guru harus lebih mengetahui tentang ilmu
pengetahuan dan teknologi (IPTEK), baik sebagai subtasi materi ajar maupun prianti
pembelajaran dimana seorang guru dituntut meningkatkan dan menyesuaikan kompetensinya
agar mampu mengembangkan dan menyajikan materi pelajaran yang aktual dengan
menggunakan berbagai pendekatan, metoda, dan teknologi pembelajaran terkini. Hanya
dengan cara itu guru mampu menyelenggarakan pembelajaran yang berhasil mengantarkan
peserta didik memasuki dunia kehidupan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan pada
zamannya.
Dampak pada siswa, jika guru tidak menguasai kompetensi yang dipersyaratkan ditambah
dengan kurangnya kemampuan untuk menggunakan TIK adalah :
a) Siswa hanya terbekali dengan kompetensi yang sudah usang, sehingga produk sistem
pendidikan dan pembelajaran tidak siap terjun ke dunia kehidupan nyata yang terus
berubah, dan
b) Pembelajaran yang diselenggarakan oleh guru juga kurang kondusif bagi tercapainya
tujuan secara aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan karena tidak didukung oleh
penggunaan teknologi pembelajaran yang modern dan handal.
3. Sebutkan dasar-dasar pedoman guru profesional!
Jawaban :
a) Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia
pembangun yang berjiwa Pancasila.
b) Guru memiliki kejujuran Profesional dalam menerapkan Kurikulum sesuai dengan
kebutuhan anak didik masing-masing .
c) Guru mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak
didik , tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan.
d) Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang
tua murid sebaik –baiknya bagi kepentingan anak didik.
e) Guru memelihara hubungan dengan masyarakat disekitar sekolahnya maupun
masyarakat yang luas untuk kepentingan pendidikan.
f) Guru secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan
meningkatkan mutu Profesinya.
g) Guru menciptakan dan memelihara hubungan antara sesama guru baik berdasarkan
lingkungan maupun didalam hubungan keseluruhan.
h) Guru bersama –sama memelihara membina dan meningkatkan mutu Organisasi Guru
Profesional sebagai sarana pengapdiannya.
i) Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan Pemerintah
dalam bidang Pendidikan.

4. Apakah dasar hukum pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru?


Jawab:

Dasar hukum pelaksanaan penilaian kinerja guru adalah :

a) Permeneg PAN dan RB no 16 tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya;

b) Permendiknas No 35 tahun 2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan
Angka Kreditnya;

c) Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru tahun 2010;,dan

d) Pedoman Suplemen Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru tahun 2016.

5. Komponen apa saja yang dinilai dalam Penilaian Kinerja Guru?


Jawab:

Komponen yang dinilai dalam PK Guru difokuskan pada penguasaan 4 (empat) kompetensi
guru, yaitu : Pedagogik, Kepribadian, Sosial, dan Profesional yang dikaitkan dengan
pelaksanaan tugas utama guru.

Tugas utama guru mata pelajaran/kelas mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian
pembelajaran.

6. Siapakah yang melaksanakan Penilaian Kinerja Guru?


Jawab:

Kepala sekolah dan Pengawas Sekolah. Dalam hal jumlah guru banyak dalam satu sekolah,
sekolah dapat membentuk tim penilai kinerja guru dengan ratio 5 sd 10 orang guru dinilai
oleh 1 orang penilai.

7. Apa saja persyaratan bagi Penilai Penilaian Kinerja Guru?


Jawab:

Persyaratan minimal yang harus dipenuhi untuk menjadi penilai PK Guru adalah sebagai
berikut.

a) Memiliki sertifikat pendidik.

b) Memiliki pangkat, golongan, dan jabatan minimal sama dengan guru yang dinilai.
c) Memiliki hasil PK Guru dengan nilai sebutan ‘Baik’ atau ‘Amat Baik’.

d) Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai atau serumpun atau menguasai bidang
kajian guru/kepala sekolah yang akan dinilai.

e) Diutamakan telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus sebagai penilai PK Guru yang
diselenggarakan oleh lembaga atau institusi yang berwenang dengan berkoordinasi dengan
Kemdikbud atau PPPPTK terkait atau LPMP setempat.

8. Apakah dasar hukum dari pelaksanaan Penilaian Prestasi Kerja?


Jawab:

Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai
Negeri Sipil. Ketentuan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 diatur
dalam Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 1 Tahun 2013 tentang
Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011.

9. Apakah yang ditekankan dalam penilaian prestasi kerja?


Jawab:

Penekanan Penilaian Prestasi Kerja adalah penilaian capaian sasaran kerja pegawai (SKP)
yang pada dasarnya telah disusun dan disepakati bersama antara guru, kepala sekolah, dan
guru diberi tugas tambahan dengan atasan langsungnya (pejabat penilai) serta penilaian
perilaku keseharian dalam melaksanakan
tugas atau pekerjaannya.

Siapakah yang menjadi pejabat penilai bagi Guru, dan Kepala Sekolah?
Jawab:

a) Pejabat penilai bagi guru adalah Kepala Sekolah dari guru yang bersangkutan.

b) Pejabat penilai bagi Kepala TK/RA, Kepala SD/MI Pejabat Penilai (Atasan Langsung)
adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota/ Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten/Kota atau Pejabat lain yang ditunjuk sesuai dengan ketentuan.

c) Pejabat penilai bagi Kepala SDLB, Kepala SMPLB/MTs, Kepala SMA/ SMLB/MA,
SMK/ MAK

Pejabat Penilai (Atasan Langsung) adalah Kepala Dinas Pendidikan


Provinsi/Kabupaten/Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala
Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kepala Kantor yang membina pendidik pada Instansi
lain atau lain/pejabat lain yang ditunjuk sesuai dengan ketentuan.