Anda di halaman 1dari 2

Nama: Murni

Kelas: 11 ips

Perkembangan kasus virus corona

Jakarta - Pemerintah memperbarui data kasus virus Corona baru (COVID-19) di wilayah
Indonesia. Per hari ini, tercatat ada 14.032 kasus positif virus Corona, 2.698 orang sembuh, dan
973 orang meninggal.

Data itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto
dalam siaran langsung di kanal YouTube BNPB, Minggu (10/5/2020), dan tercantum pula pada
situs covid19.go.id. Ini merupakan data yang dihimpun pemerintah pusat hingga pukul 12.00
WIB tadi

Pendapat pribadi:

Menurut saya, mengapa penanganan kasus corona belum berakhir dan malah menjadi alot adalah
karena kurangnya gerak pemerintah dalam menangani kasusnya. Pemerintah tidak cepat tanggap
dalam mengantisipasi adanya virus ini dibandingkan negara lain, bahkan ketika virus ini belum
masuk ke Indonesia. Padahal, Indonesia termasuk salah satu negara yang kasusnya lama
ditemukan di negara tsb.

Kurangnya peduli pemerintah yang lalai menjadikan penanganan kasus ini lama teratasi.

Selain pemerintah, masyarakat juga mengambil peran penting dalam persebaran virus Ini di
Indonesia. Masih banyak masyarakat yang semena-mena dan tidak mau mentaati peraturan saat
pemerintah mengeluarkan kebijakan. Selain itu, warga yang kurang mengerti tentamg virus ini
menganggap santai.

Dari kedua pernyataan tadi, dapat disimpulkan bahwa keduanya sama-sama bersalah dalam
kasus ini.

Pemerintah yang lalai dan tidak bergerak cepat dalam menangani kasusnya, serta masyarakat
yang bertindak sesuka hati membuat virus ini terus mewabah dan menghantui Indonesia.
Padahal, jika dilihat dari persentase jumlah korban Indonesia dibandingkan negara lain,
Indonesia termasuk negara yang tingkat persentase korbannya masih rendah jika dibandingkan
dengan negara lain seperti Italia, AS, Korea Selatan, Singapura, dsb. Tetapi, negara-negara tsb
dapat dengan cepat memberantas virus ini dan menyembuhkan para pasien yang terjangkit
corona. Hal itu jelas terjadi karena gerak cepat pemerintah disana dalam mengantisipasi
penyebaran virus ini. Maka dari itu, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan agar virus ini
dapat teratasi dan segera berakhir. Bagi kita masyarakat, tetap patuhi semua protokol kesehatan
yang dikeluarkan pemerintah, seperti tidak berkumpul dan membuat kerumunan, selalu gunakan
masker untuk menutupi wajah, tidak menyentuh bagian wajah secara asal, tidak bepergian ke
tempat-tempat umum seperti mall, taman kota, sekolah, dan kantor, serta lakukan isolasi mandiri
ketika dirasa memiliki gejala dari virus ini. Pada saat ini, pemerintah telah merapkan PSBB
dibeberapa wilayah. Melarang siapapun untuk perpergian baik keluar atau masuk wilayah.
Namun, ada saja yang masih ngeyel. Tetapi pemerintah pun mengambil sikap atas kejadian ini.
Siapa pun yang melanggar akan mendapatkan sanksi keras.

Sebagai warga yang baik, tolong patuhi aturan dari pemerintah untuk tetap diam di tumah.
Semua orang pastinya ingin pulang kampung apalagi di kondisi mendekat hari lebaran seperti
ini. Namun, coba pikirkan itu akan membuat warga kampung halaman kita menjadi khawatir
dengan kedatangan kita. Tetap lindungi keluarga, tetangan dan oranglain dengan tetap dirumah.

Tetap tenang dan selalu ikuti perkembangan kasus ini untuk mendapat informasi penting, karena
mengedukasi diri itu juga diperlukan. Terus lakukan dan patuhi beberapa upaya diatas setidaknya
sampai kondisi kita menjadi lebih kondusif dan membaik.

Dan bagi pemerintah, terus lakukan apa yang bisa kita lakukan. Misalnya menambah jumlah
APD dan Rumah Sakit Rujukan agar pasien-pasien corona dapat segera ditangani, melakukan
rapid test massal pada masyarakat untuk mengetahui adakah masyarakat yang terinfeksi,
melakukan karantina wilayah terhadap wilayah-wilayah yang masih mengalami transmisi lokal,
memperketat penjagaan di pintu masuk ke wilayah Indonesia, baik dari darat di daerah
perbatasan, laut di pelabuhan, atau wilayah bandara, dengan melakukan pengecekan suhu tubuh
dan meminta masyarakat untuk berkata jujur, mendengarkan pendapat dan aspirasi masyarakat,
serta saling bahu-membahu bersama masyarakat dalam menangani kasus ini agar kasus corona
ini segera berakhir dan Indonesia pulih kembali. masyarakat tidak mengetahui kalau sebenarnya
virus ini berbahaya.