Anda di halaman 1dari 5

E.

PEMBUATAN PETA RESIKO BENCANA MANUAL

Kegiatan membuat peta risiko bencana dalam pengurangan risiko bencana berbasis
masyarakat dianggap cukup ketika warga masyarakat mengetahui tempat-tempat yang
rawan bencana, tempat-tempat yang aman dan arah jalur yang tepat untuk
menyelamatkan diri ketika terjadi bencana. Lebih dari itu, kegiatan membuat peta juga
bisa membantu mengasah kepekaan, daya imajinasi, kreasi dan memupuk budaya
kerjasama antar warga masyarakat.
Proses untuk pembuatan peta risiko bencana desa dapat dilakukan dengan beberapa
tahap seperti tab-tab dibawah ini:
Peta Desa
Ancaman
Kapasitas
Evakuasi
Simbol

1. Menggambar Peta Dasar


Warga masyarakat mendiskusikan hal-hal yang ada lingkungan di sekitarnya dan
menuangkannya dalam bentuk gambar sederhana. Rumah warga, ladang, sawah, sungai,
gunung, hutan, garis pantai, atau laut digambar sesuai dengan simbol yang disepakati dan
mudah dipahami.

Gambar 1.5
Peta Risiko Bencana
Langkah-Langkah Pembuatan Peta Risiko Bencana Desa dapat dilakukan dengan
beberapa tahap:

2. Menggambar daerah, jalan dan sungai


Bagi peta tersebut dalam beberapa wilayah dusun dengan garis batas yang jelas.
Gambarkan semua jalan di daerah penentuan gambar jalan akan membantu untuk
menentukan posisi sarana penting. Gambarkan sungai dan jembatan yang ada.
3. Memberikan tanda lokasi sarana penting
a. Kantor
b. Sekolah
c. Balai pertemuan
d. Tempat ibadah
e. Lapangan
f. PUSKESMAS, Klinik
g. Dan lain-lain.

4. Menentukan Daerah Rawan Bancana


a. Mulai menentukan daerah-daerah rawan bencana di desa
tersebut. b. Tunjukkan luas cakupan dari kemungkinan bencana itu.
c. Jika di suatu daerah kemungkinan terjadi lebih darisatu bencana maka sebaiknya
simbol tersebut dibiarkan bertumpangan.
5. Memberikan Tanda pada Perumahan / Kawasan Permukiman
a. Penempatan simbol- simbol rumah pada posisi yang tepat.
b. Penempatan simbol ternak dan lahan pertanian.
c. Jika memungkinkan, jumlah orang, ternak dan lahan pertanian dimuat di
keterangan peta.

6. Memberikan Tanda Lokasi Lahan


Hutan ,Laut ,Pertambangan, Danau, Mata air Sungai, Dan lainnya sesuai dengan
keadaan setempat

7. Keterangan Tambahan - Tandai Jalan Terbaik Ke:


a. RSU, PUSKESMAS
b. Kantor Polisi Desa terdekat
c. Sarana-sarana umum seperti gardu listrik, telpon, dan lainnya.
8. Daerah Pengungsian
a. Tandai daerah yang dianggap aman untuk mengungsi, juga jalur yang terbaik ke
arah lokasi pengungsian.
b. Syarat daerah pengungsian yang baik adalah mudah dijangkau, aman dan luas
untuk pengungsi dan tersedia kebutuhan dasar seperti air dan lahan untuk
membuat tempat perlindungan.
c. Daerah pengungsian di tentukan sesuai dengan ancaman yang ada.

9. Langkah Terakhir - Pembuatan Peta


Setelah semua proses pembuatan peta dijalankan, periksa kembali dan segera perbaiki
jika ada kesalahan.

40