Anda di halaman 1dari 1

PENGERTIAN PECAHAN

Bilangan pecahan dapat diartikan sebagai sebuah bilangan yang memiliki pembilang dan juga
penyebut. Pada bentuk bilangan ini, pembilang dibaca terlebih dahulu baru disusul dengan
penyebut. Ketika menyebutkan suatu bilangan pecahan, diantara pembilang dan penyebut harus
disisipkan kata "per". Misalkan untuk bilangan 3/5 maka kita dapat menyebutnya dengan "tiga per
lima" begitu juga dengan bilangan 1/4 kalian bisa membacanya "satu per empat" atau
"seperempat"
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membagi-bagikan makanan atau benda-benda lain
kepada anak, teman atau tetangga kita. Contohnya , jika kita akan membagikan satu kue kepada 5
orang teman atau akan membagikan 10 buah semangka kepada 4 orang teman.
Dari contoh diatas agar pembagian kue dan semangka tersebut dapat dibagikan dan masing-
masing mendapatkan bagian yang sama timbulah bilangan pecahan.

Pembelajaraan konsep pecahan pada siswa SD


Pada bagian ini anda akan mempelajari tentang bagaimana cara menerangkan konsep pecahan
kepada siswa SD. Menerangkan konsep pecahan pada siswa SD hendaknya diawali dengan
mengunakan benda konkret, semi konkret, kemudian abstrak.
Berikut beberapa alternatif pemilihan benda-benda konkret yang dapat digunakan untuk
mengajarkan konsep pecahan.
a. Benda konkret sebagai alat peraga penanaman konsep pecahan
1) Pemilihan benda yang ada pada lingkungan siswa
Memilih benda-benda yang ada dilingkungan anak untuk digunakan sebagai alat peraga dalam
menanamkan konsep pecahan pada anak SD sangat penting. Contoh, anda akan menerangkan
konsep pecahan dengan menggunakan buah-buahan, pilihlah buah-buahan yang ada disekitar
kehidupan anak, misalnya jeruk, semangka atau yang banyak terdapat disekitar kehidupan siswa.
2) Pilih benda yang mempunyai bentuk teratur
Setelah anda menentukan benda yang ada dilingkungan siswa, langkah berikutnya anda harus
memilih benda tersebut mempunyai bentuk teratur. Sebaiknya tidak menggunakan benda tiga
dimensi pada awal pengenalan konsep karena kesamaan bagian bagian itu tidak dapat dikontrol
siswa. Gunakanlah kertas, tali atau pita agar siswa dapat memeriksa dengan mudah kesamaannya.
Contoh benda konkret lain yang mempunyai bentuk teratur misalnya seutas tali, selain mudah bagi
anda dalam membagi-bagi menjadi bagian bagian yang konguren sesuai dengan yang anda
inginkan juga memudahkan siswa dalam menentukan atau menyimpulkan apa yang kita berikan.
b. Penggunaan benda semi konkret dalam menerangkan konsep pecahan
Penggunaan benda semi konkret dalam pembelajaran matematika selain mengantarkan anak
kejenjang pemikiran yang lebih tinggi juga memudahkan dan mengefektifkan proses belajar-
mengajar.