Anda di halaman 1dari 6

DEBY LIUBANA

11611118
HERBAL ANTI HIPERTERMI
P
E  Hipertermia adalah keadaan meningkatnya suhu tubuh di
N atas rentang normal tubuh. (Tim Pokja SDKI DPP PPNI,
G 2016).
E  • Hipertermi merupakan keadaan di mana individu
R mengalami atau berisiko mengalami kenaikan suhu tubuh
T >37,80C (100 oF) per oral atau 38,80C (101 oF) per rektal
I
yang sifatnya menetap karena faktor eksternal (Carpenito,
A
2012)
N

 Hipertermia merupakan keadaan peningkatan suhu tubuh (suhu rektal >


38,80C (100,4 F)) yang berhubungan dengan ketidakmampuan tubuh
untuk menghilangkan panas ataupun mengurangi produksi panas (Perry
& Potter, 2010). • Hipertermia merupakan suatu kondisi di mana
terjadinya peningkatan suhu tubuh di atas 37,20C akibat dari system
pertahanan tubuh dari infeksi (viremia). (Sudoyo, Aru W, dkk, 2010).

Hipertermi adalah suatu keadaan suhu tubuh meningkat sangat


E – Dehidrasisekitar 40˚C) yang disebabkan gangguan otak,
tinggi (mencapai
T – Penyakit
penyakit, trauma
metabolik, lingkungan, atau akibat bahan toksik yang
I – Pakaianpusat
mempengaruhi yg tdk layak suhu tubuh (hipotalamus)
pengaturan
O – Kecepatan metabolisme meningkat
L – Pengobatan atau anasthesia
O – Terapajan pada lingkungan yang panas (jangka
G panjang)
I – Aktifitas yg berlebihan
T
A
N
D
A
Suhu tubuh meningkat 37,8ºC per oral atau 38,8º C –
Takikardia
D
– Hangat pada sentuhan
A
– Menggigil
N
– Dehidrasi
– Kehilangan nafsu makan
G
E
J
Pengobatan herbal menjadi salah satu pengobatan
komplementer yg secara alami mampu
membantu kondisi menjadi lebih rileks, mampu
1) Pengobatan herbal menggunakan pendekatan yg bersifat
menurunkan cemas serta depresi, menurunkan
holistik.
suhu tubuh, mengatasi gangguan pada sistem
2) Pengobatan herbal juga percaya jika manusia
eliminasi, mengatasimempunyai
gangguan
sebuahpada saatyang
kekuatan menyembuhkan
menstruasi dll. (sitem imun tubuh) yg datang dari faktor spiritual,
KONSEP TERAPI
emosional, mental serta fisikal.
3) Terapi herbal menggunakan bahan dari herbal semurni-
murninya sebagai obat yang tidak menggunakan
tambahan obat kimia.
Konsep
pengobat
an herbal
:
K
1) Terapi herbal menggunakan bahan alami atau organic
E
2) Kandungan yang terdapat didalam obat herbal lebih banyak
L
diserap oleh tubuh daripada obat sintesis
E
3) Obat herbal mampu meningkatkan sistemimun dalam tubuh
B
4) Obat herbal bersifat holistik sehingga mampu mengobati sumber
I
penyakit
H
5) Jika digunakan dgn benar, efek samping dari obat herbal sangat
A
sedikit
N
6) Terjamin kehalalannya karena murni berasal dari tumbuh-
tumbuhan.
T
E
R  Tdk seharusnya beranggapan jika obat herbal merupakan obat yg aman untuk

A digunakan.

P  Alangkah baiknya jika menggunakan obat herbal menggunakan obat yg telah

I direkomendasikan keamanannya oleh BPOM, sehingga dpt di konsumsi secara


aman dlm jangka waktu yg tahan lama tanpa menimbulkan efek samping

H  Harus memahami mekanisme kerja obat herbal


 Obat herbal sebaiknya di gunakan sebagai komplemen dari pengobatan
Hal2 yg konvensional
harus diperhatikan dlmsinergis.
dgn memiliki reaksi terapi
herbal:
Macam-macam obat herbal

 Sediaan obat Herbal Terstandar (OHT)


 Sediaan Fitofarmaka

HERBAL ANTI NYERI  Sediaan jamu


 Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans) Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri,
yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas. Umumnya yang
digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan dan rasanya
 Kunyit (Curcuma longa) Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan
zingiberen yang dapat bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan
antiinflamasi (anti-peradangan). dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya
yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya oranye.

 Sambiloto (Andrographis paniculata) Seluruh bagian tanamannya dapat


digunakan. Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene,
glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas.
 Pegagan (Centella asiatica L.) Tumbuhan yang dikenal pula dengan nama daun
kaki kuda ini tumbuh merayap menutupi tanah. Daunnya berwarna hijau dan
berbentuk seperti kipas ginjal.

NEXT……………
 Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.) Penampilan temulawak menyerupai
temu putih, hanya warna bunga dan rimpangnya berbeda. Bunga temulawak
berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu putih berwarna putih
dengan tepi merah.
 Bawang merah (Allium cepa L.) Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu
dapur.
 Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis) Selain daun kembang sepatu, Anda
juga dapat memanfaatkan daun kapuk atau daun sirih. Kembang sepatu
mengandung flavonoida, saponin dan polifenol.
 Meniran (Phyllanthus niruri L.) Tinggi tanamannya mencapai 1 meter, tumbuh
liar, daunnya berbentuk bulat tergolong daun majemuk bersirip genap.
 Air kelapa muda Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain
kalium. Pada saat panas, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk
menurunkan suhu tubuh.

Dampak kombinasi obat herbal


dan kimia:

 Dapat menyebabkan tubuh kebal terhadap obat yg kita minum (menyebabkan


resistensi obta terhadap tubuh)
 Kemungkinan akan terjadi kegagalan dalam pengobatan
 Dapat mengubah proses kerja obat yg bisa menyebabkan munculnya
komplikasi penyakit yg tdk terduga