Anda di halaman 1dari 10

JUSltlL KEDOKTEMN SvUH KU,4U| Yolune 9 Nonor I Aptil2009

Diagnosis dan penatalalsanaan tumor ganas lidah

Teuku Hustri T.R

Abstrek Tumor ganas lidah adalai lumor yang berasal alau lerdapat pada lidah yang sering dijumpai didalam
rongga mulut. Insidensi tumor ganas lidal masih jarang. Kalsinoma sel skuamous merupakan jenis tumor galas
lidah yang sering dijumpai. Fahor etiolo8i )ang diduga s€ba8ai penyebab adalah: tembakau, alkohol. h;8iei€
mulur yang jelelq karies gigi, defisie.si makanan, sifilis. virus dan janur. Diagnosis pasri lumor Sanas lidah
diicgakkan dengan pemeriksaar hisiopatologi ddi jaringan iumor )ang dibiopsi. Petr.ntuan sbdium tumor ganas
lidah digunakan sisrem TNM rr,er!r$ Anerican Jaikt Cannitlee on Cdncet (A.)CC) tahun 1992. Terapi lumor
ganas lidah dapat berupa: pemb€daha, radio&Epi, kombinasi p€mbedahan dan ndiotcrapi, kemotcrspi dan
terapi paliatif. BebeEpa fahor ydg m.mpeog&uhi pilihan terapi adalafi: tipe tumor, sradium, penyakil pcnyen4
psikologi penderila, keluarga, pengalaman doher dan fasilitas yang tenedia. B€bcrapa faktor yang
mempengaruhi pilihan pembcdahan adalah: ukuran tumor, lokasi tumor, adanya ekspansi k€ mandibula da,
ladng, admF mehstase kc leher dan tipc rckonstrukli. (Jr(S 2009t 1:21-30)

Kata hnci: tumor ganas lidah, diaenosis, p€natalaksanaan

Abstract. Malignant tumors of tongue are tumors which are siluatei in o. originated f.om the tongue that are
commonly found in rhe oral ca ty. Tte incid€ne is still Bre. Squamous cell clrcinoma is the most commonly
found. Suspected etio,ogic factors ae : tobam, Elcohol, bad 06l hygiene, d€ntal caries, nutrifional defficien.y,
syphill;s, and fungal infection. De,'initive diagnosis is made by a histopathologic examination on the sample of
tumor tissue which is taken by a biopsy. Determinltion of st dium us€s a TNM system ar.ording to 1992
Anerican Joiht Cohnittee on Cah.er (AJCC). The choices of treatment are: surgery, radiothempy, combination
of surgery and chemothe.apy, chcmoficarpy, and palliaiive lh€rapy. The choice is bas.d on: type of tumor,
stadium. followinS disease! psycholo8y of the pati€nt, family, the doctor's exp€riences, and f&ility available-
The choice ofsurgery;s based on: size and location of tunor, the present ofmandibular and laryngeal exp€nsion,
th€ present ot neck metasrsses, and the t)?e of re.onlEu ction. Urc 2009; l:21-30)

Keyrords: Mallgmnt tunots oftoAgue, diagnosis, neahent

Pendehulllan sehingga hasil pengobatainyapun me[jadi'


Tumor ganas lidah adalah tumor ganas yang kumng memuaskan. Penanganan yang kurang
secara pdmer berasal dari lidah dan secara cepat dan kurang tepat akan membawa
sekunder berasal dari perluaMn tumor ganas penderil.aan dan kematian dalam \raktu yang
jaringan lain disekitar lidah. Tumor ganss lidah relatifsingkat.r
merupakan tumor ganas yang sering dijumpai di Skuamous sel karsinoma merupakan jenis tumor
dalam rongga mulut.r'r ganas yang paling sering dijumpai pada lidah.t
Insidensi tumor ganas lidah di Indonesia masih Tumor ganas lidah cepat sekali mengadakan
belum diketahui dengan pasti. Dari hasil metastase ke kelenjar leher. Hampir 40%
penelitian di luar negeri tumor ganas lidah penderita penama kali datang sudah dengan
merupakan 20-50% dari seluruh keganasan di metastase ke kelenjar leher. Adanya metastas€ ke
rongga mulut.r kelenjar leher merupakan pertanda buruk bagi
DiagDosis tumor ganas lidah dapat ditegaktan penderita oleh karena dengan demikian lve
bedasarkan dari anamnesis, pemeriksaan fisik year's survi)al dari 90% bisa turun menjadi
maupun pemeriksaan penr.rnjang yaitu 30%,ra Terapi pada tumor ganas lidah dapa!
pemeriksaal histopatologi, CT scan dafl MRL secara pembedahan, radioterapi maupun
Tidak jelasnya gejala pada stadium dini, kemoterapi.5
ditambah dengfl kurangnya pengetahuan dan Pada referat iniakan dijelaskan tentang diagnosis
kurang waspadanya dokter yang pertama kali dan penatalaksanaan tumor ganas lidah.
memeriksa merupakan faktor-faktor peoyebab
terlambahya tumor ganas ini
didiagnosis Analomi
Lidah adalah organ muskuler yang te.letak di
Teuk! Nuni T.R odolah Dosen@THT-KL FK atas dasar mulut. Sulkus terminalis mehbagi
Unsriav RPK RSU Zainol Abidin lidah menjadi 2 bagiar yaitu duapertiga aderior

2t
lauk! Husni, DiaBnaiis da peloksa@a luno, lidah

lidah dan sepertiga posterior lidah. Lidah lanjut lebih sering didapatkan dari pada usia
arterior merupakan bagian dari rongga mulut, muda. Alkohol sebagai suatu z* yang
sedan8kan lidah posrerior me.upakan bagian dari memberikan iritasi, secara teori menyebabkan
orofaring.6 terjadinya pembakamn pada tempat tersebut
Otot lidah terdiri dari otot ekstrinsik yaitu : m. secara terus-menerus dan meningkatkan
hioglossus, m.stiloglossus dan m. g€nioglossus permeabilitas membran sel. Hal ini
sedangkan olor inrinsik terdiri dari: m. menyebabkan penyerapan zat karcinogen yang
longirudinalis linguae superior dan inferior. m. terdapar didalam alkohol atau tembakau tersebut.
tmnsversus linguae daD In. tertikalis linguae. Faktor lokal seperti higiene mulut yang jelelq
Otot-otot ekstrinsik berf ngsi merubah posisi iritasi kronik dari gigi dengan karies atau
lidah, sedangkan otot.otot intrinsik berfungsi protesis yang tidak baik kedudukanrya diduga
merubah bentuk lidah. Otot-otol ini bekerja sama ada hubungannya dengan terjadinya tumor ganas
dalam proses menelafl dan artikulasi berbicam. lidah, Demikian juga adanya defi siensi makanan,
sifilis" virus Hunan-Popilloh!, yirus dar. jamuf
s
Otot-otot ini dipersarafi oleh n- hipoglossus.l
Pada bagian dorsal lidah terdapat tonjolan yang Candida albicans.' 'r
dibeDtuk dari lamina propria yang tertuhlp epitel
yarg disebut sebagai papilla linguae. Di Epidemiologi
dalamnla terdapot ,arte bad *begai alal Wral, Tumor ganas lidah merupakan 20-5V/o dai
atau pengecapan. Menurut bentuklya papilla seluruh karsinoma rongga mulut. Di Amerika
linguae ini dibagi menjadi 4 ,ritu: sirkumvalara, Serikat dip€rkirakan 6200 perderita tumor gaMs
fungiformis, filiformis dan foliata. Persarafan lidah pertahun. Rasio perbandingan antara laki-
sensorik lidah untuk pengccapan dan rasa dibawa laki dan perempuan sebesar 3:l.r Menurut
oleh n.lingualis cabsng ketiga n.trigeminus. penelitian Aswapi dkk didapatkan perbandingan
Sedangkan persaEfan kelenjar lidah laki-laki dan percmpuan sebesar 2,8:1.3
sekretomotorik dibawa oleh korda timpani Di negara-negara Barat tumor ganas lidah ini
cabang dari N. vII. Pe6arafao bagian poslerior terdapat 75% di bagian anterior lidah dao 25% di
lidah baik sensorik maupun sekrctomotorik oleh bagian posterior pangkal lidah. Di negara-negara
n. glossofaringeus. Lidah mendapat vaskularisasi Asia rasio iri berbanding terbalik 97Vo tullJ'or
dari a, lingualisJang merupakan cabang dari a- ganas lidah adalah karsinoma sel skuamosa
karotis ekslema-/ dioana yang paling banyak adalah noderotely
Kelenjar limfe pada ujung lidah mengalir ke lnn. well dfurentiated. Adenokarsinoma dan
submeotal. Kelenjar limfe dari lat€ral duapeniga sarkomajarary didapatkan hanya sekit$ l-2olo.l
lidal mengalh ke lnn. submandibulg dan lnfl.
jugulodigashikus. Kelenjar limfe bagian tengah Dirgmsis -
lidah mengalir ke lnn. jugulomilohioid. Kclenjar Padd stadium dini tumor ganas lidah seringkali
timfe yang berasal dari pangkal lidah tidak memberikan gejala yang nyat4 apalagi bita
mempunyai aliran limfe pada kedua sisi. tumomya terletak di bagian sepertiga postcrior
sedangkan duapertiga dari lidah bagian depan yang bisa _luput dari pengamatan penderita dan
hanya mempusyai alira! pada satu sisi./ doktemya.'
Pada umumnya penderita tumor ganas lidah
Etiol€i memberikaa keluhan ada[ya disfagi, odinofagi,
Penyebab yang pasti dari tumor ganas lidah disartri4nyeri yang rne4ialar ke telinga daa
belum diketahui. Beberapa faldor luar seperti kadang-kdang pende ra fidak biss membuka
merokok dan alkohol disebut-sebut sebagai mulut (hismus). Adanl,a bercak keputihan
penyebab utama. Meryullyah si.ih dan tetubakau (leukoplakia) dan bercak kemerahan
juga dapat sebagai faktor penycbab. Faktor etnis (eitroplakia) yang tidak bisa hilang dengan
dan usia juga menentukan. Di Indis insidensi pengobatar biasa harus dicurigai kemu4kinan
tumor ganas lidah tinggi. I+l ini dihubungkan adanya keganasan. Gejala lpin yang membawa
deogad kegemaran orarE India me[gunyah daun pend€rita berobat adalah adanya p€mbesaran
sirih, buah pinang dan tembakau. Penderita usia

22
JL'Rli,4L KEDOKTEMN SIIAH KLi,lU votune 9 Nanu I lprit 2009

keleniar leher oleh karena tumor ganas lidah ini Stadium


T
cepat bermetastase ke kelenjar leher.l Untuk pcnentuan stadium tumor ganas lidah
Apabila dalam pemeriksaan didapatkan suatu dipakai sisten TNM m€nurut Amer[can Joint
massa dengan permukaan yang tak rata dan Committee on Cancer (AJCC) tahun 1992
sebagai berikutT ^dalah
memberikan rasa nyeri dapat menjadi pertanda
adanya suafu keganasan. Dengan pemeriksaan Tumor primer (T)
palpasi terhadap tumor primer dapat ditentukan Tx : tidak ditemukan tumor primer
lkumn besamya fumor sert4 mobilitas tumor. To : tidak iampak tumor
Untuk rnenentukan batas serta uku.an fumor Tis: turior in situ
yang besar dan luas dapat dilakukan pemeriksaan I : jika diameter 2 cm atau kurang dari 2 cm
2 : jika diameter antara 2-4 cm
3
radiologis sep€ni CT scan atau N{RI./
Adanya metastase ke kelenjar leher dapat 3 :jika diameter lebih dari 4 cm
diketahui dengan pemeriksium palpasi. Dengan 4 : tumor sudah menyerang jaringan sekitar
pemeriksaan CT scan dapat pula diketahui sepertitulang, otot lidah yang lebih dalam
t€rjadinya metastase ke kelenjar leher bila Pembesaran kelenjar limfe regiooal (N)
ukur6n tersebut melebihi I cm- Pemeriksaan CT - Nx : jika tidak terdeieksi sel tumor pada
soan dapat meneftmgkan penjalaran tumor ke kelenjar
tulang yaitu adanya nekosis tulang. Sedangkan No : tidak teraba pembesaran kelenjar
MRI dapat menemngkan luasnya suatu massa Nl : jika diameter 3 cm atau kurarg dari 3
pada jaringan lunak. Pemeriksaan rutifl seperti cm pada sisi yang sama
foto toraks, uji fungsi hati atau peme ksaan scan - N2 : jika diameter antara 3-6 cm cm pada sisi
tulang untuk kemungkinan adanya melastrase ke yang sams atau kurang dari 6 6 cm tetspi
tulang perlu dilakukan." terdapat pada beberapa kelenjar pada sisi
Diagnosis pasti dari keganasan ini adalah dengan yang sama, pada kedua sisi atau sisi lain
pemeriksaan histopatologi dai jaringan yang N2 ini dibagi lagi menjadi:
iibiopsi pada massi tumoi yang diiurigii.s8 oN2a: jika diameter 3-6 cm hanya satu
(sugle) pada satu sisi
Ilistoprtologi oN2b: jika diarneter kurang dari 6 cm,'
Karsinoma sel skuamosa merupakan keganasan terdi.i dari beberapa kelenjat (nxhiple)
yang paling sering didapatkan pada lidah. Secara hanya pada satu sisi
kasar ada 4 tip€ karsinoma sel skuaflosa yaitu o N2c: jika diameter kurang dari { cm bisa
tipe eksofitik infiltmtif , ulseratif dan pada 2 sisi atau kontralatenl
fungating. Tipe eksofitik jarang metsstrse o N3:jika diameter lebih dari 6 cm
sedadgkan tipe infiltratii, ulseratif dan fungatiDg Metastas€ jauh (M)
mempunysi insidcn yang tinggi untuk terjadi - Mx : jika tidak diket lui dimana adanya
metastase. Dengan menggunakan klasifikasi metastase
BEder karsinoma sel skuamosa digolongkan Mo : tidak ada metaslase jauh
menjadi:5 Ml ; terdapat metastase j4uh
- Gl:well-difrrrentited Stadium 0 : Tis No Mo
- G2: modemtely well{iffercntiatcd Stadium I: Tl No Mo
- G3: poorly diff€rcrtiated stadium It
: Tl No Mo
- G4: undifferentiated Stadium lll : T3 No Mo; Tl,iT2lT3 Nl Mo
Sclain karsinoma sel skuamosa, karsinoma Stadium Iv : T4 NoNl Mo atau semu{T
adenoid kistik juga sering didapatkan. N2/N3 Mo atau semua T semua N Mo
Adenokarsinoma, sarkoma, Ebdomiosarkoma
dan limfangiosarkoma juga didapalkan Erapi Terrpi
jamng,rJ Ada beberapa pilihan terapi untuk turnor ganas
lidah yaitu pembedahan, radioterapi, kombinasi
pembedaian dan radioterapi serta kemoterapi'
Beberapa faktor yang mcmpongaruhi pilihsr
Teuku H6ni Diagnosi! dan pelak'anoan ltnor lidah

terapi adalah: tipe tumor, stadiurn tumor, pengambilan separuh jaringan lidah. Eksisi luas
penyakit lain penderit& psikologi penderit4 apabila pengambilan ja ngan lidah kurang dari
keluarga penderit4 pengalaman dokter separuh. Glosektomi subtotal adalah
fasilitas yang tersedia.t pengambilan jaringan lidah lebih dari separu[
tetapi tidak sampai seluruh lidah terarnbil.
Pilihatr ter.pi berdasarkan stadium tudor Olosektomi total adalah mengambil seluruh
prlmer jaringan lidah, Glosekomi total diperlukan pada
Pilihan te.api untuk tumoI Tl adalah tiga kondisi yaitu untuk tumor lidah yang masif,
pembedahan saja dengan eksisi luas atau yang melibatkan dua sisi pangkal lidal dan
radioterapi saja. Untuk tu$or T2 dengan untuk tumor dasar mulut masif yaflg melibatkan
infilhasi minimal pilihan terapi adalah permukaan ventraf lidah. Pull-thro gh operation
radioterapi. Sedangkan untuk tumor T2 dengan dilakukan pada tumor ganas lidah yaag
inliltrasi yang dalam dapat dilakukan menyebar ko dasar mulut (lihat gsmbar l).
pembedahaq radioterapi alau kombinasi Pendekatan ini dilakukan dengan cara insisi
pembedahan dan radioterapi.Pilihan terapi untuk horisontal pada leher atas, kemudian flap
tumor T3 dengan infiltrasi minimal yaitu dengan diangkat uotuk memperluas lapang p6[dang.
radiotempi baik dengan radiasi eksemal dengan S€laqiutaya tumor ditarik dari bawah dagu tanpa
atau trnpa radiasi intemal atau pembedahan saja. merusak lengkung mandibula. Pada tumor besar
S.dangkan untuk tumor T3 dengan inflltrasi yang melekat ke mandibula dapat dilakuka4
yang dalam dilakukan pembedahan dengan cara dengan pendekatan pull-throqh yang
glosektomi parsial dan radioterapi post operasi. dilanjutkan dergao diseksi leh€r serta
Pilihan terapi untuk tumo. T4 dengan kondisi mandibulektomi r ar$inal (laterul ituEr-table
umum penderita yang baik adalah kombinasi mandibulectotty). Akan tetapi teknik ini selain
pembedahan dengan cara glosektomi total , cukup sulit dilakukan juga sering terjadinya
kadang kadang memerlukan laringekiomi parsial tumor rckuren. Untuk tumor ganas li&h yang
atau laringerktomi total dan radioterapi post sudah menyebar ke mandibula sebaiknya
operasi. Sedangkan bila kondisi umum penderita dilskukan dengan Wndekat,n co nando jqw-
jelek dilakukan radiotempi paliatif e nect resection atsu jaw4ongue-nect resection
dimana selain dilakuk n pengambilan tumor
Pembedahal lidah juga dilakukan hemimandibul€kiomi dan
- Pemberlahari Uutuk Tumor Prlmer diseksi leher ipsilateral (lihat gambar 2). Op€rasi
Bebempa falcor yang mempengaruhi ini menyebabkan defek kosmetik dan fungsional
pembedahan adalah ukuran tumor, lokasi, yang berat- Dengan atau tanpa operasi
adanya ekspansi ke mandibula, ckspansi ke reko-nstruksi, fungsi bicara dan menclan
Iaring, metastasg ke leher dan tipe rekonstrulsi,l2 p€nd€rita tetap baik asalkan p.ling sedikit
P€mHahan untuk tumor garas lidah di lidah separuh lidah disisalan waku op€rasi.
ante or yang harya melibatkal jaringan tunak R€konstruksi pada glosektomi lotal dapat
saja dapat dilakuk n dengan pendekatan menggunakan flap miokutaneus pektoralis
transoral berupa eksisi luas, hemiglosektomi aau
glos€ktomi subtotal. Hemiglosektomi adalah
JURNAL KEDOKTER4N SyIAH KUAL4 Volune 9 Notuat 1 April2AA9

Gambar 7. Pull-throxgh operationl


Te11ku Hutni, Diaghotis dan Petak:awan tunat lidah

::

| \.

Tumor pangkal lidah jarang . dilakukan mandibulotomi median dengan ekstensi


pendekatan transoral. Beberapa pendekatan DaralinEuat" alau The mandibular sving
transhioid yang dapat dilakukan unhrk hrmor owiion (lihat gambar 4). Pendekatar ini
pangkal lidalr ad.lah pendekataa faringotomi dingan melakukan insisi secara venikal rnelalui
transhioid (lihat gambat 3.D) dan farinSotomi bibir bawah membelok pada dagu s€kitar
lateral (lihat gambar 3.B) Pendekatan Drotuberansia menule, kemudian dilanjutkan
faringotorni lateral mcmbcrikat! laPaflgan lengan memotong bagian literal dasar mulul
pandang yang cukup baik untuk pengangkatan Pendekatan ini merupakan cara te6aik untuk
rumor pangkal lidah, dindirg posterior faring dan pengangkatan tumor pangkal lidalL valekula dan
supragloti\ hanya pondekatan ioi cukuP sulit dinding posterior faring. Keuntungan pendekatan
dan resiko tedadi tt"auma n, lingualis, n. ini adatah menyediakan lapang pandang operasi
hipoglosus datr n. laringeus siJqE,riot. Medidn yang cukup luas, schingga tumor dapat diangkat
labiomondibular glossotorry digunakan sebagai s.cara intoto. Selain itu pendekataa juga ili
pendekatan untuk tumor pangkal tidah (lihat menimbulkan komplikasi kosmetilq perdarahan
gambar 3.C). Metode operasi diatas dapat dan fungsi yang minimal. Untuk rekonstruksi
mengganggu fungsi menelan. Metode operasi dipakai at atatuff.!
yang lebih baik tanpa mengurangi tungsi *"JilT,"*,*,;"Tj"t hka'w

menelan yaitu melalui pendekaan


JURNAL KEDOKTEMN SvIAH KUALA Yolu e 9 Nonot I Aptil 2009

-
Gambar 3.A. Letak tumor, B. Faringotomi lateftl, C. Median labiomandibular Glossototty'D'
I
iaringotomit anshioid

27
i?atu Hae?i. Dtaenasb datl pelalsanaan t not lidoh

Gambar 4. Mandibulotomi median dengan ekst ensi pa:alingnal (maxdibular Srring operution)l

ukumn tumor primer bertambah, penggunaa[


- Pembedahan Utrtuk Metastase TurDor radiotempi sebagai terapi primer dapat
Di Leher digunakan kombinasi antara radiasi ekslemal
Penanganan metastase tumor di leher dapat dengan radiasi intemal. Akan tetapi radioterapi
dilakukan dengan diseksi leher elekif dan intemal saat ini sudah tidak dianjurkan lagi.
diseksi leher terapeutik. Diseksi lehe. elektif Radioterapi dapat puia digunakan pada tunor
dilakukan bilasecara klinis tidak teraba primer T2 dan T3 yang eksolitik atau d€rgan
metastase tumor di leher (N0), namun tindakan infiltrasi minimal dengan harapan frrngsi bicara
ini masih kontroversial.r'a Diseksi leher dan fungsi menelan penderita tetap baik.lJJ
terapeutik dilakukan bila teraba masa tumor di Pemberian radioterapi seja dapat diberikan pada
leher (N+) .'r karsinoma Stadium awal, terapi paliatif pada
tumor stadium lanjut dan penderita ysng
Rrdioterapi menolak pembedahan. Terapi jugaini
Keberhasilan mdioterapi tergantung dari diindikasikan untuk karsinoma yang tidak
ketmmpilan dan pengalaman mdioterapist se.ta mungkin dilakukm pernbedahan oleh karcna
fasilitas yang tersedia. Tumor ganas lidah dapaf fasilitas dan salana tidak tersedia.lj
diterapi dcngan mdiasi ekstemal maupun radiasi Komplikasi radioterapi dapat berupa mulul
intemal. Dosis untuk iadiasi ekstemal sebesar 60 kering karena be*urangnya produksi saliv4
-70 Gy yang dibe.iktu dalam dosis 2 cy peftari hilangnya pengecapaq ulserasi, nekosis tulang,
selama 6- 7 minggu. Radiasi intemal fistula orokuta[eus dao perdamhan.5'7
rnenggunakan implan radiumzs atau iridiuml'2.
Apabila dosis radiasi ekslemal dikurangi Kombioasi Pembedahan Dau Radioteiapi
menjadi sebesar 50 -55- Cy dapar dikombinasi Penyebab kegagalan pembedahan adalah masih
dengan radiasi intemal.r,) adanya sisa tumor, adanya metastase limfogen
Pada tumor primer T1 dapat diterapi dengan dan hematogen )ang tidak terdereksi atau
radiasi intemal menggunakan implan Irr'. Jika terjadinya implan tumor saat pembedahan.

28
JURNAL KEDOKTERAN SYIAH KUALA volune 9 Nonor I April2009

Penyebab kegagalan radioterapi adalah pada vincristine, vinblastine,docetax€l dan


waktu terapi masih ada tumor yang tidak terkena paclitaxelr2
.adiasi, adanya sel yang snokia di tengah tumor.
Secara teori kombinasi pemb€daha[ dan RiDgkasatr
Edioterapi dapat menguangi kagagalan dari Tumor ganas lidah adalah tumor yang berasal
masing-masing metode. Terapi kombinasi atau terdapat pada lidah yang sering dijumpai di
m€mberikafl hasil terapi yang lebih baik untuk dalam rongga mulut. Insidensi tumor ganas lidah
tumor ganas lidah stadium III dan stadium IV.7 masih jarang, Karsinoma sel skuamous
Terapi kombinasi ini dilakukan dengan 2 cara merupakan jenis tumor ganas lidah )ang s€ring
yaitu terapi kombinasi yang terencana dan terapi dijumpai. Fakor etiologi yang diduga sebagai
kombinasi yang tanpa rencana. Terapi kombinasi penyebab adalah: tembakau, alkohol, higiene
yang terencqu yaitu dilakukan pembedahan mulut yang jelek karies gigi, delisiensi
dengan mengarnbil semua tumor yallg nampak makanan, sifilis, virus danjamur. Diagnosis pasti
dan teraba sampai l-2 cm dari tepi tumor yang tumor ganas lidahditegakkan dengan
merupakan jaringan normal juga diambil- pertreriksaan histopalologi dari jaringa[ tumor
Selanjumya radioterdpi dilakukao untuk yang dibiopsi. Penentuan stadium tumor ganas
eradikasi tumor rcsidu secara mikoskopik. lidah digunakan sistem '[NM menurur ,{z"rrba,
Terapi kombinasi yang talpa retcana dilakukan Joinl Commirtee on CatE?/ (AJCC) tahun 1992.
pertarna sebagai teEpi kuratif dan yang kedua Terapi tumor ganas lidah dapat berupa :
sebagai tindakan penyelamatan terhadap tumor pembedahan, radioterapi, kombinasi pembehan
yang rekueo. Belum j€las apakah radiasi dan radioterapi, kemotarapi dan terapi
prcoperatif atau radiasi postoperatif yang harus paliatif.Beberapa faktor yang mempengaruhi
digunakarl Pemakaian mdioterapi preoperatif pilihan terapi adalah: tipe tumor, stadium,
secam teori mempunyai keuntungan yaitu sel penyakit penyerta, psikologi p€nderite keluarga,
kankcr pada tepi tumo. menjadi inaktif, pcngalarnan dokter dan fasilitas yang tersedia.
radioterapi menyebabkan sklerosis dan Beberapa faktor yang mempengaruhi pilihan
menyumbat aliran limfe sena mengurangi pemb€dahan adalah: ukuran tumot lokasi tumot
penyebaran tumor saat manipulasi p€mb€dahan. adanya ekpansi ke mandibula dan ladng,=
Akan tetapi mdiotempi preoperatif menyebabkan adanya metastase ke leher dan tipe rekonstruksi,
problem dalam penyembuhan luka s€perti fistula
orofaringokutaneus luka yang mengelupas serta Drfttr pustaka
ruptur vaskuler. Saat ini ada kccendcrungan l. Collins Sl-Squamous cac6r of lfic dlal cavity,
untuk melakukan pembedahan terlebih dahulu, oropharynx and pharyng€al wrlls. ln: Ball.nger JJ.
Dis.as€s of lfie n.clq ttuoar cil, h€ad and nccL 146
selanjutnya diikuti radiotcrapi.Keuntungan ed.Philadclphia: L.a & Febiger, 19911335-444.
pend€katar ini adalah morbiditas operasi dapat 2. Schantz SP, Hanison LB, Forastierc AA.Tumrs of
dikumngi. Kerugiannya adalah bila terjadi lhe nosal cavity ind par6nasal sinuscs, rl8odarru,
komplikasi pembedahan, pemberian radioterapi 016l cavity and orophrDrl{. ln: Rosenberg SA, Dc
bisa terlambat dar menjadi tidak efektiftj vila vT, Hellmm S. Cancer Finciplc rnd FEdicc of
oncology, 66 ed. Philad.lphia, Lippincou W;lliams &
wilkini 2001:839-841.
Kemoterapi 3. Aswapi, Roesmaryono, Moenir l,t, Anida K bamb€ng
Kemoterapi digunakan sebagai usaha terskhir H, Koesma S, Hariono A. Laporan 14 kasus tumor
pada pende.ita tumor ganas stadium terminat. gaflas lidah tugian THT Fakull&s K.doldlt.n
Kemoterapi dihs8pkar memberikan keuntungan universitas Indonesia- RSUP Crplo Mangunkusumo
untuk menghalangi proses metaslase jauh. (197&1982). Dslain: Kumpulan Na$kh Ini.h
Konggres NEsional PERHATI. Surabay4 1983: 912-
Kemoterapi digunakan juga untuk tempi paliatif 919.
hlmor rckuren s€rla utrtuk mengurangi rasa 4. Hayashi T, Ito J, Taira S, Kalsum K. The rrlatioDship
nyeri, Obat kemo&lapi yang dapat diberikar of pdmary tumor thickness in ca.cinorha oithc longue
antara lain Eelhotrexate, bleomycil,cisplati4 to subsequeot lyrrph nodc merai&sis.
hltp://www.nature.con/dmfr Downloed tanggal
carboplatin, ifosfamide, 5-fluorouracil, 19104104.

29
Tztbu Hasni, Diaposts don pelokaruan tunor lidah

5. Clucknen JL, Savori LW. Carchoma in lhe oral


cavity. ln: Pap6reua MM, Shurnrick KA, Gluckhan
JL, Meyerhofl WL. Ololarlnsolo$. 3d cd.
Philadelphia, WB Saundss Co, l99l:2041-2067.
Lucalini JW. Oral and oropharynseal cancer. E:\Oral
aod oropha{ngeal cEncer,htn, Download langgal
t5/o4t0{-
7. Levina PA, S.idman D. Neoplamsof lhe orsl cavily.
ln: Bail€y BJ, Pillsbory lu HC, Johnson JT,Kohut RI.
Tardy ME, €ds. Head and rcck surgcrf-
otolaryngology. PNladelphia, JB Lippincott Co,
,993:1160-r 175.
8. Munir M. Tumor Sanas rongga mulut- Dalan:
Soopsrdi EA, Iskandar N. Buku Ajar Ilmu Kasehatan
T€linea Hidung Tenggorok Fahllrs Kedolderan
UniveBitas lndonesia. Edjsi ke 4. Caya Baru , Jakana,
2m&156.r58.
9. Million R& Casshi NJ. Management of H€ad End
Nelk Cancer: a Multidisciplinary Approach. 2d cd.
Philadelphiq JB Lippincot Co, !994:358-378.
10. Sulafltari, Cakra tGM, S4iawan EP. Tumor ganas
lidah di bagi.n Tt{T FK UGM/RSUP Dr. Sardjito
Yo$/akrrta :Tinjauan kasus s€laflq 5 tahun (1988-
1992). Dalam: Kumpulan Nask h llmiah Ped€muan
llmieh Tahumn PERHATI- Butisinggi,1993:413-
425.
ll. Sandqs M. Carcinoma of torgue.
httpr/w\r'w.grnotcbookxu.uucnche htn. Download
ranggal I9l04rc4.
t2. Sti.nb€rg CM. Orcpfiarynge.l caic€r. ln: Bailey BJ,
Pillsbury III HC, Johnson JT, Kohut RI, Tsrdy ME,
EDS. H€ad and Ncck Surgery-Otolaryngolo$,.
Phikd€lp a, JB Lippincrn Co,1993t 121+1285.