Anda di halaman 1dari 3

TUGAS

KEPERAWATAN KOMUNITAS II

Disusun Oleh:
Nama: NOVITRI
N I M: 1910076P
Dosen Pengampu
NS. ARDIANSYAH, M.KEP

STIKES CITRA DELIMA BANGKA BELITUNG


PRODI S1 KEPERAWATAN
TAHUN AJARAN 2019/2020
Pertanyaan:
1. Coba jelaskan kenapa sangat pentiing bagi remaja untuk mengetahui tentang kesehatan
reproduksi dan seksual
2. Bagaimana peran serta orang tua maupun keluarga cara membentuk atau membangun
mental anak remaja yang baik supaya tidak menyimpang ke hal-hal yang tidak di
inginkan.
3. Resiko tinggi konflik keluarga (hubungan keluarga tidak harmonis) berhubungan dengan
ketidak mampuan mengenal masalah yang terjadi pada remaja.
Buatlah rencana keperawatan diagnose pada no 3

Jawaban:
1. Kurangnya edukasi terhadap hal yang berkaitan dengan reproduksi nyatanya bisa memicu
terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satu hal yang sering terjadi karena
kurangnya sosialisasi dan edukasi adalah penyakit menular seksual, kehamilan di usia
muda hingga aborsi yang berkakibat pada hilangnya nyawa remaja. Memiliki
pengetahuan yang tepat terhadap proses reproduksi serta cara menjaga kesahatannya,
diharapkan mampu membuat remaja lebih bertanggung jawab. Terutama mengenai proses
reproduksi, dan dapat berpikir ulang sebelum melakukan hal yang dapat merugikan.
2. Ada beberapa hal yang harus dilakukan orang tua maupun keluarga dalam membentuk
atau membangun mental yang baik supaya tidak menyimpang ke hal-hal yang tidak
diinginkan, yaitu:

1. Pemberian kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
2. Adanya pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. Contohnya: orang tua
boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila
menurut pengawasan orang tua dia telah melewati batas yang sewajarnya, orang tua
sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus
ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut.
3. Biarkanlah dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3
tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila orang tua membiarkan dia bergaul
dengan teman main yang sangat tidak sebaya dengannya, yang gaya hidupnya
sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin
seharusnya belum perlu dia jalani.

4. Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet,
radio, handphone, dll.

5. Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih


banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.

6. Perlunya pembelajaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan
mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.

7. Orang tua perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk
dia. Jangan pernah orang tua mencegah hobinya maupun kesempatan dia
mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan
melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.

8. Orang tua harus menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga
anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.

3. Perencanaan:
 Diskusikan faktor penyebab.
 Diskusikan tugas perkembangan keluarga.
 Diskusikan tugas perkembangan anak yang harus dijalani.
 Diskusikan cara mengatasi masalah yang terjadi pada remaja.
 Diskusikan tentang alternative mengurangi atau menyelesaikan masalah.
 Ajari tentang cara mengurangi atau menyelesaikan masalah.
 Berikan pujian bila keluarga dapat mengenali penyebab atau mampu membuat
alternatif.