Anda di halaman 1dari 42

1.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah sebuah paragraf dimana gagasan utamanya disampaikan dengan cara
menggambarkan secara jelas objek, tempat, atau peristiwa yang sedang menjadi topik kepada
pembaca. Sehingga pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang diungkapkan dalam
teks tersebut.

Tujuan Teks Deskripsi

Tujuan teks berbeda dengan teks negosiasi, dimana tujuan teks deskripsi sangat jelas yaitu agar
orang yang membaca teks ini seolah-olah sedang merasakan langsung apa yang sedang di jelaskan
dalam teks tersebut.

Ciri Ciri Teks Deskripsi

Ciri-ciri yang dimiliki teks ini sangat jelas sehingga akan sangat mudah membedakan teks ini
dengan teks lainnya.

Berikut ini ciri-cirinya:

Paragraf deskripsi menggambarkan sesuatu.

Paragraf yang digambarkan dijelaskan secara sangat jelas dan rinci serta melibatkan kesan indera.

Ketika pembaca membaca teks deskripsi, maka seolah-olah merasakan langsung apa yang sedang
dibahas di dalam teks.

Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti bentuk, ukuran, warna, atau ciri-ciri
psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.

Struktur Teks Deskripsi

Struktur Teks Deskripsi

Adapun struktur yang menyusun teks deskripsi sehingga menjadi satu keutuhan. Struktur tersebut
yaitu:

Judul; untuk menggambarkan isi teks.

Kalimat topik; kalimat pembuka yang menjelaskan hal apa yang hendak dideskripsikan.

Deskripsi; bagian penjelasan benda atau suatu hal yang dideskripsikan.


Simpulan; bagian penutup yang biasanya disertai oleh pendapat penulis.

Jenis Teks Deskripsi

Dari sumber yang Yuksinau.id dapat, teks deskripsi sendiri dibedakan menjadi 3 macam yaitu:

Teks paragraf deskripsi subjektif : suatu paragraf deskripsi yang penggambaran objek nya menurut
kesan yang dimiliki oleh penulis teks.

Teks paragraf spatial: dalam teks ini objek yang digambarkan hanya berupa tempat, benda, ruang
dan lainnya.

Teks paragraf objektif: teks ini objek digambarkan apa adanya menurut keadaan objek yang
sebenarnya tanpa penambahan opini dari penulis itu sendiri.

Langkah-langkah Membuat Teks / Paragraf Deskripsi

Menentukan tema (objek yang akan dibahas).

Menentukan tujuan.

Kumpulkan data-data dan lakukan pengamatan langsung mengenai objek yang akan dibahas.

Setelah data-data terkumpul, susunlah data tersebut menjadi kerangka karangan.

Uraikan kerangka karangan menjadi teks deskripsi yang disesuaikan dengan topik.

Ciri/Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Berikut ini adalah kaidah kebahasaan teks deskripsi:

Menggunakan kata benda sesuai topik yang dideskripsikan. Seperti: sekolah, rumah, guruku, teman
saya, dll.

Menggunakan frasa yang mengandung kata benda. Contohnya yaitu beliau adalah seorang kepala
sekolah yang rendah hati, dll.

Mengandung kata sifat yang bersifat menggambarkan. Seperti: satu siswa rajin, dua kaos kaki
putih, dll.

Mengandung kata kerja Transitif untuk memberikan informasi subjek. Seperti: siswa itu
mengenakan seragam putih biru, dll.
Mengandung kata kerja (perasaan, pendapat) dengan tujuan mengungkapkan pandangan pribadi
penulis mengenai subjek. Seperti: saya pikir itu adalah kucing cerdas, saya yakin buku itu murah,
dll.

Mengandung kata keterangan untuk memberikan informasi tambahan mengenai objek. Seperti:
dengan cepat, di rumah, di kantin, dll.

Mengandung bahasa kiasan berupa perumpamaan atau metafora. Seperti: kulitnya lembut seperti
benang sutra, dll.

Baca juga: Contoh Laporan Keuangan

Contoh Teks Deskripsi

Contoh teks deskripsi dalam Bahasa Indonesia

Aku punya kucing bernama Tara. Bulunya berwarna hitam dan putih, dengan putih sebagai warna
dominan. Tara mempunyai ekor panjang dan sangat lucu. Tara suka sekali memakan ikan dengan
nasi. Saat Tara lapar, dia akan mengeong meminta makan.
. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu
berupa hasil dari pengamatan (observasi). Teks laporan observasi juga disebut teks klasifikasi
karena memuat klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu berdasarkan kriteria tertentu.

Tujuan teks ini

Mengatasi suatu persoalan.

Menemukan teknik atau cara terbaru.

Mengambil keputusan yang lebih efektif.

Melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.

Mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

Fungsi teks ini:

Melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan.

Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam


pengamatan.

Sarana untuk pendokumentasian.

Sebagai sumber informasi terpercaya.

Ciri-ciri teks hasil observasi:

Bersifat objektif, global, universal.

Objek yang akan dibicarakan/dibahas adalah objek tunggal.

Ditulis secara lengkap dan sempurna.

Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.

Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.

Tidak mengandung prasangka/dugaan/pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.

Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.
Sifat teks laporan ini:

Bersifat Informatif.

Bersifat Komunikatif.

Bersifat Objektif.

B. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi

Terdapat 3 struktur utama yang membangun teks LHO sehingga menjadi satu kesatuan, struktur
teks nya yaitu:

Pernyataan umum; mengandung keterangan umum mengenai subjek yang dilaporkan. Pernyataan
umum mengandung informasi umum (nama latin, kelas, asal usul, informasi tambahan tentang hal
yang dilaporkan).

Deskripsi bagian; mengandung rincian hal-hal yang dilaporkan. Jika binatang bisa berupa ciri fisik,
makanan, habitat, perilaku. Jika tumbuhan bisa berupa ciri fisik akar, bunga, buah atau perincian
bagian yang lain. Tidak jarang manfaat dan nutrisi juga dipaparkan pada bagian ini. Kalau yang
dilaporkan berupa objek, deskripsi bagian berisi klasifikasi objek dari berbagai segi dan deskripsi
manfaat suatu objek, sifat-sifat khusus objek.

Simpulan; mengandung ringkasan umum hal yang dilaporkan.

C. Ciri Bahasa

Ciri bahasa atau kaidah kebahasaan yang digunakan dalam teks ini:

Menggunakan frasa nomina yang diikuti penjenis dan pendeskripsi.

Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk,
meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain

Menggunakan verba aktif alam untuk menjelaskan perilaku, seperti : bertelur, membuat, hidup,
makan, tidur, dan sebagainya.

Menggunakan kata penghubung yang menyatakan tambahan (dan, serta), perbedaan (berbeda
dengan), persamaan (sebagaimana, seperti halnya), pertentangan (tetapi, sedangkan, namun),
pilihan (atau).
Menggunakan paragraf dengan kalimat utama untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian
aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.

Menggunakan kata keilmuwan atau teknis, seperti : herbivora, degeneratif, osteoporosis,


mutualisme, parasitisme, pembuluh vena, leukimia, syndrom, phobia, dan lain-lain.

Jenis Teks Laporan Hasil Observasi

Teks observasi mempunyai berbagai macam tergantung pada objek yang diamati, tujuan
pembuatan, dan lainnya. Misalkan objek yang diamati adalah:

Observasi mengenai kondisi sosial, ekonomi, politik

Observasi mengenai kondisi lingkungan dan ekosistem

Observasi mengenai keadaan yang sedang terjadi (acara HUT RI)

Dan sebagainya.

Misal juga tujuan pembuatan nya:

Teks observasi eksposisi.

Teks observasi identifikasi.

Teks observasi klasifikasi.

Dan sebagainya.

Langkah-langkah.

Membuat judul laporan sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.

Membuat kerangka teks yang condong ke pembuatan gagasan utama sesuai dengan hasil
pengamatan.

Menyusun teks berdasarkan gagasan utama yang telah dibuat, diawali dengan paragraf pernyataan
umum lalu ke bagian isi. Setelah membuat klasifikasi secara umum, langkah berikutnya yaitu
menjabarkan klasifikasi tersebut berdasarkan hasil pengamatan

Meneliti kembali hasil penulisan teks, jika ada kalimat janggal atau salah penulisan, segera perbaiki
kembali
Pengertian Teks Berita

Teks Berita adalah teks yang berisi tentang segala peristiwa yang terjadi di dunia yang disebarkan
melalui berbagai media seperti radio, televisi, internet, situs web, maupun media yang lainnya. Teks
berita berisi fakta, tetapi tidak semua fakta dijadikan berita.

-Struktur Teks Berita

Umumnya suatu teks mempunyai struktur tertentu, begitu pula dengan teks berita. Teks ini
mempunyai 3 struktur yang saling berhubungan yang kemudian membentuk teks ini secara utuh.

Orientasi Berita yaitu berisi pembuka dari peristiwa yang diberitakan di teks tersebut. Umumnya
tertera penjelasan singkat mengenai berita yang sedang dibahas.

Peristiwa yaitu berisi tentang proses kejadian dari awal sampai akhir berdasarkan peristiwa yang
terjadi dan menjelaskan berdasarkan fakta yang ada.

Sumber Berita yaitu dari mana asal sumber berita tersebut muncul. Sumber berita tidak selamanya
ditulis dibagian akhir berita.

-Kaidah Kebahasaan

Ciri kaidah kebahasaan teks berita yaitu terdapat keterangan, verba pewarta dan verba transitif.
Untuk lebih pahamnya, silahkan lihat ciri-cirinya dibawah ini.

Tujuan

Untuk menyampaikan kepada para pembaca, pendengar, dan lainnya tentang informasi penting
yang layak

-Fungsi

Untuk mengetahui informasi terbaru masa kini yang diberitakan secara langsung

Ciri Ciri Teks Berita

Terdapat ciri-ciri teks berita yang baik dan benar, diantaranya:

Yang diberitakan merupakan sesuatu yang benar terjadi, bukan opini atau gagasan penulis

Merupakan peristiwa yang jarak terjadi, bukan sesuatu yang umum terjadi setiap hari
Aktual, yaitu peristiwa yang diberitakan masih segar atau baru terjadi, bukan peristiwa lampau

Data yang disajikan sesuai dengan peristiwa asli, tidak ada rekayasa

Bahasa yang disajikan menarik dan dapat memikat minat pembaca

Data yang diberitakan lengkap, khususnya data penting

Waktu dan tempat peristiwa yang jelas

Bahasa mudah dipahami

Bersifat objektif

Alur peristiwa berurutan

Kalimat yang digunakan singkat, padat, jelas

Sumber valid dan bisa dipertanggungjawabkan

Judul berita bisa mewakili isi berita

-Contoh Teks Berita Singkat

Yuksinau.id tidak lupa memberikan contoh teks berita dengan kaidah 5W1H, berikut contoh berita
singkatnya:

Kereta anjlok dengan nomor KA 2473 rute Manggarai-Bukit Duri terjadi di antara Stasiun
Manggarai-Sudirman, Rabu (6/4/2016) sekitar pukul 15.16 WIB. Akibatnya sejumlah perjalanan
terganggu.

Kereta relasi Bogor ke Tanah Abang dan Jatinegara dan sebaliknya untuk sementara waktu tidak
dapat dilakukan.

Kereta Relasi Bogor dan Bekasi menuju Jakarta Kota sebagian hanya dapat beroperasi sampai
Manggarai dan sebagian tetap melanjutkan perjalanan sampai Jakarta-Kota

“Bagi pengguna jasa yang tidak dapat menunggu dapat melakukan pengembalian tiket pada loket
Stasiun dan diimbau untuk menggunakan moda transportasi lain,” kata Humas PT KCJ Eva
Chairunnisa melalui keterangan tertulis yang diterima liputan6.com.
Dia juga meminta penumpang memperhatikan keselamatan dengan tidak memaksakan diri naik ke
kereta apabila kereta sudah penuh sesak.
Pengertian Teks Eksposisi
Teks eksposisi adalah paragraf atau karangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan
yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Pendapat lain menyatakan bahwa Teks Eksposisi
adalah jenis atau ragam teks yang memiliki fungsi menyampaikan gagasan-gagasan berupa
pemikiran tentang suatu topik. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau dapat dikatakan non fiksi.
Tujuan Teks Eksposisi
Adalah Untuk menjelaskan informasi tertentu supaya dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca,
sehingga dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara
rinci dari suatu hal atau kejadian.
Ciri-Ciri Teks Eksposisi
Adapun ciri-ciri teks eksposisi yang diantaranya yaitu:

Singkat dan Padat


Gaya informasi yang mengajak.
Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.
Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan.
Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya.
Teks eksposisi bersifat objektif dan netral.
Penjelasannya disertai data-data yang akurat.
Fakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi.
Umumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana
Struktur Teks Eksposisi
Adapun struktur teks eksposisi yang diantaranya yaitu:

Judul
Judul hendaknya menggambarkan sesuatu yang dibahas dalam teks Eksposisi. Judul hendaklah
ditulis dengan kata-kata yang singkat, menarik dan sarat akan makna.

-Pernyataan Umum atau Tesis


Bagian ini berfungsi untuk memperkenalkan topik sekaligus menempatkan pembaca pada posisi
tertentu. Karena dengan teks yang digunakan penulis itu ingin mengemukakan pendapat, maka
pembaca bisa berada pada posisi yang sependapat atau pada posisi yang bersebrangan dengannya.
-Argumentasi atau alasan
Bagain dari teks Eksposisi adalah argumen atau alasan. Panjang dan pendeknya bagian ini
tergantung pada jumlah argumen yang telah kalian kenalkan secara garis besar di dalam pernyataan
umum, kemudian kalian menyebutkan ulang dan menjabarkan argumen tersebut dalam paragraf-
paragraf. Pengembangan argumen menjadi paragraf ini dilakukan melalui penyajian contoh dan
alasan.
-Penegasan Ulang Pendapat (Simpulan)
Pengulangan tersebut dilakukan dengan berdasarkan pada argumen yang telah disajikan di dalam
bagian sebelumnya. Pengulangan opini bersifat pilihan, sehingga tidak semua teks Eksposisi
mempunyainya.

-Jenis-Jenis Teks Eksposisi


Adapun jensi-jenis teks eksposisi yang diantaranya yaitu:
-Eksposisi defini yaitu suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi suatu topik tertentu.
Eksposisi proses yaitu langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga
akhir.
-Eksposisi ilustrasi yaitu teks yang memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu
dengan caranya memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya
yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.
-Eksposisi laporan yaitu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau
penelitian tertentu.
-Eksposisi perbandingan yaitu eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan cara
membandingkan dengan yang lain.
-Eksposisi pertentangan yaitu eksposisi ini berisi tentang hal pertentangan akan suatu hal dengan
hal lainnya.

-Unsur Kaidah Penulisan Teks Eksposisi


Beberapa langkah tersebut, sebagai berikut.
-Menentukan topik yang akan disajikan
Langkah pertama yang harus dilakukan saat membuat teks eksposisi adalah menentukan tema.
Dengan menentukan tema, pada saat menulis kita lebih terfokus pada tema tersebut sehingga dapat
lebih menjiwai tulisan yang dibuat. Adapun sifat topik-topik yang dikembangkan dalam teks
eksposisi, sebagai berikut.
-Menentukan tujuan eksposisi
Setelah menentukan topik yang akan dipaparkan, kita harus memiliki tujuan yang nantinya akan
memberikan penjelasan dan pemahaman kepada pembaca.
-Memilih data yang sesuai dengan tema
Setelah menentukan tema dan tujuan penulisan, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah
mengumpulkan data atau bahan yang diperlukan dalam penulisan teks eksposisi. Bahan dapat
diperoleh dari buku, majalah, pencarian di internet, surat kabar, maupun wawancara langsung.
-Membuat kerangka karangan
Sebelum pembuatan karangan eksposisi, terlebih dahulu membuat kerangkanya secara lengkap dan
sistematis.
-Pembahasan dengan mengembangkan kerangka karangan
Setelah kerangka karangan tersusun, mengembangkan secara lebih lengkap lagi agar ciri-ciri
eksposisi dapat tersalurkan, eksposisi yang bersifat informatif, objektif, dan logis. Dalam karangan
ini, pengarang lebih menjelaskan maksud dari topiknya itu dengan menyertakan bukti-bukti yang
konkret sebagai penunjang dari pembahasan itu.
-Membuat simpulan
Sesuai dengan tujuan menuliskan sebuah karangan eksposisi, kesimpulan harus sejalan, bahkan
harus memperkuat tesis tersebut.

-Unsur kebahasaan Teks Eksposisi


-Pronomina
Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina.
Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu pronomina persona dan pronomina
nonpersona.
-Pronomina Persona (kata ganti orang) yaitu Persona Tunggal. Contohnya seperti ia, dia, anda,
kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si-., dan Persona Jamak Contohnya seperti kita, kami, kalian,
mereka, hadirin, para.
-Pronomina Nonpersona (kata ganti bukan orang) yaitu Pronomina Penunjuk contohnya seperti ini,
itu, sini, situ, sana. dan pronomina penanya contohnya seperti apa, mana, siapa.

Nomina dan Verba


Nomina (kata benda)
Merupakan kata yang mengacu pada benda, baik nyata maupun abstrak. Dalam kalimat
berkedudukan sebagai subjek. Dilihat dari bentuk dan maknanya ada yang berbentuk nomina dasar
maupun nomina turunan. Nomina dasar contohnya gambar, meja, rumah, pisau. Nomina turunan
contohnya perbuatan, pembelian, kekuatan, dll.
Verba (kata kerja)
Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat.
Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai predikat.

Konjungsi
Kata penghubung (konjungsi). Contohnya pada kenyataannya, kemudian, lebih lanjut. Untuk
memperkuat argumentasi, kata hubung atau konjungsi dapat dimanfaatkan. Dalam konteks
pengajuan pendapat tentang kebijakan bahasa ASEAN itu, penulis menghubungkan argumentasi
dengan kata hubung pada kenyataannya, kemudian, dan lebih lanjut. Idealnya, argumentasi tidak
disajikan secara acak. Kata hubung seperti itu dapat digunakan untuk menata argumentasi dengan
cara mengurutkan dari yang paling kuat menuju ke yang paling lemah atau sebaliknya.

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya


-Tesis :
Dalam hal ini sebenarnya hukum yang ada di Indonesia sebagaimana yang telah diatur pada
undang-undang telah secara tegas mengatur hukuman berbagai pelaku tindak kejahatan. Namun,
realitanya seringkali terjadi ketidakadilan hukum yang merugikan banyak orang. Hukum boleh saja
tegas, namun menjadi tumpul di hadapan koruptor.
-Argumentasi:
Bukan rahasia umum lagi bahwa para koruptor di Indonesia mendapatkan hukuman yang
tingkatannya masih tergolong ringan, bahkan ada koruptor yang menerima fasilitas mewah padahal
sudah merugiakan bangsa. Seringkali kita menonton berita bahwa seorang maling dihajar masa
hingga tewas. Namun belum pernah ada koruptor di Indonesia dikeroyok masa sampai tewas.
-Penegasan Ulang:
Hukum di Indonesia itu bisa dikatakan hanya tegas di hadapan rakyat kecil. Sebut saja kasus yang
pernah menimpa nenek asyani, kasusnya hanya karena diduga mencuri kayu, beliau terancam
hukuman selam lima tahun penjara. Sungguh tidak adil memang jika dibandingkan dengan
hukuman yang akan diterima koruptor..
Pengertian Puisi –

Puisi merupakan salah satu jenis karya sastra yang sering kita temui dan dipelajari pada bangku
SMA. Puisi adalah bentuk ekspresi diri yang menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik,
pemikiran, pengalaman, kesenangan ataupun nasehat sesorang.

Indonesia mempunyai banyak sastrawan puisi tersohor, diantaranya adalah Chairil Anwar, WS
Rendra, Sapardi Djoko Damono, Taufik Ismail. Sedangkan beberapa karya puisi yang terkenal
diantaranya adalah Karawang Bekasi, Aku Ingin, Aku dan masih banyak lainnya.

Ciri-Ciri Puisi

Puisi memiliki rima atau sajak yang teratur

Puisi bermakna konotatif

Puisi bersifat simetris.

Puisi juga lebih menggunakan sajak syair, atau pola pantun. (puisi lama)

Puisi terdiri dari kesatuan sintaksis (gatra)

Bahasa yang digunakan puisi lebih padat dari prosa dan drama.

Unsur-unsur Puisi

1. Struktur Fisik Puisi

Struktur Teks Puisi adalah Ungkapan Puisi yang dapat dibaca dan dibaca secara langsung dengan
mata. Struktur ini terdiri dari diksi, citraan / imaji, majas, kata konkret, tipografi dan rima.

Diksi pilihan kata oleh seorang penyair untuk mendapatkan efek yang sesuai dengan
keinginannnya. Pemilihan diksi pada puisi sangat disetujui dengan makna yang ingin disampaikan
penyair.

Tipografi Adalah bentuk format suatu puisi, seperti mengatur baris, batas tepi kertas kanan, kiri,
atas, bawah, jenis huruf yang digunakan. Unsur ini menggambarkan pada pemaknaan dari isi puisi
itu sendiri.

Majas adalah penggunaan bahasa dengan cara melukiskan sesuatu dengan konotasi khusus
sehingga arti kata bisa memiliki banyak makna.
Kata Konkret a dalah susunan kata yang memungkinkan perpindahan imaji. Kata konkret seperti
permata senja, pantai, atau tempat yang sesuai dengan datangnya senja.

Imaji atau Citraan adalah pemberi sumbangan bagi para pendengar / pembaca agar-olah dapat
melihat, mendengarkan, mengalami atau memperbaiki hal-hal yang terkandung dalam puisi.
Partnership memiliki 6 macam, lihat citraan penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan,
perabaan dan pergerakan.

Rima atau Irama Adalah bunyi dalam penyampaian puisi dari awal hingga akhir puisi. Beberapa
bentuk rima di dikeluarkan: (1) Onomatope : Tiruan bunyi, contoh prank yang mengungkapkan
sesuatu yang pecah. (2) Bentuk magang pola bunyi , yaitu aliterasi, asonansi, persamaan akhir,
persamaan awal, sajak berselang, sajak berparuh, sajak penuh, repetisi, dan sebagainya. (3)
Pengulangan kata , yaitu menentukan tinggi-rendah, panjang-pendek, keras-lemah suatu bunyi.

2. Struktur Batin Puisi

Struktur batin puisi adlaah tidak konstruksi puisi mengandung makna yang tidak terlihat oleh mata.
Contohnya adalah tema, nada, suasana, perasaan dan amanat / tujuan.

Tema / Makna adalah tidak dimaksudkan sebagai makna yang tersirat yang ingin disampikan
penulis untuk pembaca / pendengar.

Nada adalah sikap penyair terhadap penonton -nya, yang berkaitan dengan makna dan rasa. Dari
nada yang terdengar, audiens dapat menyimpulkan sikap penulis sedang mendikte, menggurui,
memandang rendah, atau sikap lainnya.

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan penulis pada para audiens -nya.

Perasaan adalah sesuatu hal yang dilatari oleh latar belakang penyair, misalnya agama, pendidikan,
kelas sosial, jenis kelamin, pengalaman sosial, dsb.

-Jenis-Jenis Puisi

Secara umum, puisi terbagi menjadi 3 jenis puisi, kutipan adalah puisi lama, puisi baru dan puisi
kontemporer.

1. Puisi Lama
Puisi lama adalah puisi yang dibuat sebelum abad ke-20. Puisi jenis ini terbagi ke dalam beberapa
jenis pula, melepaskan pantun, talibun, pantun berkait (seloka), pantun kilat (karmina), gurindam,
syair, mantra sll.

Pantun adalah puisi yang terdiri dari empat larik dengan rima akhir ab-ab. Pantun bisa dibedakan
berdasarkan jenisnya, seperti pantun lucu, pantun anak, dan sebagainya.

Mantra adalah ucapan-ucapan yang dipercaya dapat mendatangkan kekuatan sihir . Biasanya
dipakai dalam acara tertentu, contohnya mantra yang dirapal untuk menolak hujan atau sebaliknya.

Karmina adalah salah satu prosa dimana bentuknya lebih pendek dari pantun. Saking pendeknya,
biasa juga disebut dengan pantun kilat.

Seloka yaitu pantun berkait berasal dari Melayu klasik yang berisi pepatah.

Gurindam adalah puisi yang terdiri dari dua umpan, yang mana setiap baitnya terdiri dari dua baris
kalimat dengan rima yang sama. Aman terkandung dan amanat.

Syair adalah puisi yang tersusun atas empat baris dengan bunyi akhiran yang mirip. Syair biasanya
menceritakan kisah dan terkandung amanat yang ingin disampaikan penyairnya.

Talibun adalah pantun yang lebih dari empat baris dan memiliki rima abc-abc.

2. Puisi Baru

Puisi baru adalah puisi yang lebih bebas dari puisi lama, baik dalam jumlah baris, suku kata,
maupun rima. Beberapa jenis puisi baru adalah sebagai berikut.

Balada adalah sajak sederhana yang mengisahkan tentang cerita rakyat yang mengharukan.
Terkadang disajikan dalam bentuk dialog, atau dinyanyikan.

Himne (Gita Puja) adalah sejenis nyanyian pujaan yang ditujukan untuk Tuhan, atau Dewa, atau
sesuatu yang dianggap penting dan sakral.

Ode Adalah puisi lirik berisikan sanjungan ditunjukan kepada orangutan Yang berjasa DENGAN
nada agung Dan tema serius. Berbicara tentang orang tua, pahlawan dan orang besar.

Epigram yaitu puisi yang berisi tentang ajaran dan tuntunan hidup. Epigram berarti tidak disetujui,
nasihat, dibawa ke Arah kebenaran untuk diambil pedoman hidup.
Romansa adalah puisi cerita yang berisi luapan perasaan cinta kasih. Puisi romansa menimbulkan
efek romantisme.

Elegi adalah syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan menerima dukacita, khusus pada
peristiwa kematian.

Satir adalah puisi yang menggunakan gaya bahasa yang berisi sindiran, atau kritik yang
disampaikan dalam bentuk ironi, sarkasme, atau parodi.

Distikon adalah kalimat yang masing-masing umpan terdiri dari dua baris (dua seuntai).

Terzina adalah puisi yang masing-masing terdiri dari tiga baris (tiga seuntai).

Kuatren adalah puisi yang masing-masing umpan terdiri dari empat baris (empat seuntai).

Kuint adalah puisi yang masing-masing umpan terdiri dari lima baris (lima seuntai).

Semua kalimat terdiri dari masing-masing umpan terdiri dari enam baris (enam seuntai).

Septima adalah puisi yang masing-masing umpan terdiri dari tujuh baris (tujuh seuntai).

Oktaf / Stanza adalah puisi yang masing-masing umpan terdiri dari kalimat baris (kumpulan
seuntai).

Soneta adalah puisi yang terdiri dari 14 baris yang dibagi menjadi dua, dimana dua umpan masing-
masing 4 baris, dan dua umpan masing-masing tiga baris. Soneta merupakan puisi yang paling
terkenal karena terkesan susah untuk dibuat. Namun, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi
para penyair.

3. Puisi Kontemporer

Puisi Kontemporer adalah jenis puisi yang berusaha keluar dari ikatan konvensional. Puisi
kontemporer selalu berusaha menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan tidak lagi
mementingkan irama, gaya bahasa dan lain-lain yang ada dalam puisi lama juga baru.

Puisi Kontemporer dapat disetujui sebagai berikut:

Puisi Mantra , yaitu mengambil sifat-sifat dari mantra.

Puisi Mbeling , yaitu puisi yang sudah tidak dibaca aturan umum dan ketentuan puisi.
Puisi Konkret , yaitu puisi yang lebih mengutamakan bentuk grafis (wajah dan bentuk lain) dan
tidak sepenuhnya menggunakan bahasa sebagai media.

-Cara Membuat Puisi

1. Tentukan Tema atau Judul

2. Menentukan Kata Kunci

3. Menggunakan Gaya Bahasa

4. Kembangkan Puisi Semenarik Mungkin


-Pengertian teks persuasi

Teks persuasi adalah suatu bacaan yang terdiri dari kumpulan paragraf yang berisi bujukan atau
juga ajakan untuk para pembacanya. Teks persuasi ditulis oleh penulis dengan tujuan untuk
meyakinkan para pembaca supaya terpengaruhi atas apa yang mereka baca sehingga mempunyai
pemikiran-pemikiran yang sama. Dengan harapan mereka yang sebagai pembaca akan mengikuti
serta akan melakukan apa yang sudah tertulis dibacaan mereka dari penulis teks tersebut.

-Ciri-ciri Paragraf Persuasif

Adapun ciri dari paragraf persuasif ini, sebagai berikut.

Terdapat unsur ajakan, bujukan, dan himbauan yang ditujukan kepada para pembaca.

Isi paragraf disertai alasan yang kuat dengan sertakan data dan fakta.

Isi teks persuasi tujukan supaya pembaca mempercayai dan meyakini apa yang ditulis oleh
penulisnya.

Umumnya menggunakan kata ayo, lakukanlah dan mari.

Menghindari konflik untuk menjaga kepercayaan para pembaca.

Syarat Syarat Paragraf Persuasi

Sedangkan syarat untuk menulis teks persuasif ini terbagi menjadi :

-Pilihan Kalimat

Hendaknya pemilihan kata yang digunakan semenarik mungkin, sehingga pembaca mempercayai
dan juga meyakinkan apa yang telah ditulis untuk diterima para pembaca.

-Kemampuan Mengolah Emosi

Penulis harus pandai pengolah emosi, dimana harus meluapkan emosi dan dimana harus meredam
emosi jangan emosi menguasi penulis, tentunya hal ini sangat berlaku pada teks persuasif dengan
tema politik dan propaganda.

-Bukti (fakta)

Teks persuasif yang disampaikan hendaknya sesuai dengan gagasan serta alasan yang masuk akal
dengan menyertakan data dan fakta dari alasan yang disampaikan.
-Jenis Paragraf Persuasif

Jenis dari paragraf persuasif ini terbagi lagi menjadi beberapa bagian, sebagai berikut.

Persuasi Politik

Umumnya persuasi politik digunakan oleh para ahli politik untuk menyampaikan aspirasi politik
maupun hubungan negara.

Persuasi Pendidikan

Teks persuasi dalam bidang pendidikan dapat berupa ajakan untuk giat belajar, ajakan sehingga
anak tak malas belajar dengan memberikan pemahaman yang mendidik serta mudah untuk
diterima.

Persuasi Advertensi

Persuasi advertensi ini biasanya berkaitan dengan promosi untuk menggunakan suatu produk,
memakai jasa biasanya berupa iklan.

Persuasi Propaganda

Dengan ini persuasi bukan hanya untuk membagikan informasi namun bagaimana pembaca
menyikapi bacaan yang dibagikan dan bertindak setelahya.

-Kaidah Bahasa Teks Persuasi

Selanjutnya ini merupakan beberapa kaidah yang harus ada dalam bahasa penulisan teks persuasif
antara lain.

Kata yang digunakan mengandung unsur bujukan.

Penggunaan kata kerja contoh jadikanlah, hendaknya, waspadalah atau disebut imperatif.

Istilah dan kata yang digunakan sesuai topik yang dibahas.

Jika, dengan demikian, karena, akibatnya, sebab, oleh karena itu merupakan kata penghubung yang
biasa digunakan.
Teks Persuasi

Adapun contoh teks persuasi terbagi menjadi 6, yaitu.

Contoh Teks Persuasif Tema Lingkungan

Contoh Teks Persuasif Tema Lingkungan

Dalam kehidupan sehari hari tentunya tidak lepas dari sampah, baik sampah organik maupun
sampah non organik. Dalam sampah kehidupan sehari ini tentunya kita harus memisahkan mana
sampah organik dan mana sampah non organik supaya pembuangannya tidak mencemari
lingkungan.

Mari kita membuang sampah pada tempatnya, sediakan tempat berbeda untuk pembungan sampah
organik dan non organik. Serta himbau semua orang untuk melakukan hal yang sama terutama
memberikan pemaham sampah sejak dini terhadap anak kecil.
•Pengertian Cerita Fiksi

Teks cerita fiksi adalah karya sastra yang berisi cerita rekaan atau didasari dengan angan-angan
(fantasi) dan bukan berdasarkan kejadian nyata, hanya berdasarkan imajinasi pengarang

-Jenis cerita fiksi ada 3, yaitu:

Novel, yaitu sebuah karya fiksi prosa yang yang tertulis dan naratif .

Cerpen, yaitu suatu bentuk prosa naratif fiktf yang cenderung padat dan langsung pada tujuannya.

Roman

•Unsur-Unsur Cerita Fiksi

Berikut ini unsur intrinsik yang membangun cerita fiksi dimana unsur ini ada di dalam cerita fiksi.

1.Tema, yaitu gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra dan yang terkandung di
dalam teks.

2.Tokoh, yaitu pelaku dalam karya sastra. Karya sastra dari segi peranan dibagi menjadi 2, yakni
tokoh utama dan tokoh tambahan.

3.Alur/Plot, yaitu cerita yang berisi urutan kejadian, namun tiap kejadian itu hanya dihubungkan
secara sebab akibat, peristiwa yang satu disebabkan atau menyebabkan peristiwa yang lain.

4.Konflik, yaitu kejadian yang tergolong penting, merupakan sebuah unsur yang sangat.diperlukan
dalam mengembangkan plot.

5.Klimaks, yaitu saat sebuah konflik telah mencapai tingkat intensitas tertinggi, dan saat itu
merupakan sebuah yang tidak dapat dihindari.

6.Latar, yaitu tempat, waktu, dan lingkungan sosial tempat terjadinya peristiwa-peristiwa yang
diceritakan.

7.Amanat, yaitu pemecahan yang diberikan pengarang terhadap persoalan di dalam sebuah karya
sastra.
8.Sudut pandang, yaitu cara pandang pengarang sebagai sarana untuk menyajikan tokoh, tindakan,
latar, dan berbagai peristiwa yang membentuk cerita dalam sebuah karya fiksi kepada pembaca.

9.Penokohan, yaitu teknik atau cara-cara menampilkan tokoh.

-Penafsiran

-Gaya

Sedangkan unsur ekstrinsik yang membentuk karya sastra dari luar sastra itu sendiri, berikut ini.

-Keadaan subjektivitas individu pengarang yang memiliki sikap.

Keyakinan.

-Pandangan hidup yang keseluruhan itu akan mempengaruhi karya yang ditulisnya.

-Psikologi, baik yang berupa psikologi pengarang seperti ekonomi, politik, dan sosial juga akan
mempengaruhi karya sastra.

-Pandangan hidup suatu bangsa.

-Berbagai karya seni yang lain, dan sebagainya.

•Struktur Teks Cerita Fiksi

Jika kamu mengetahui struktur cerpen, maka itu tidak jauh berbeda dengan struktur penyusun teks
cerita fiksi. Dimana struktur cerita fiksi terdiri 6 unsur berikut:

-Abstrak, bagian ini adalah opsional atau boleh ada maupun tidak ada. Bagian ini menjadi inti dari
sebuah teks cerita fiksi.

-Orientasi, berisi tentang pengenalan tema, latar belakang tema serta tokoh-tokoh didalam novel.
Terletak pada bagian awal dan menjadi penjelasan dari teks cerita fiksi dalam novel.

-Komplikasi, merupakan klimaks dari teks cerita fiksi karena pada bagian ini mulai muncul
berbagai permasalahan, biasanya komplikasi disebuah novel menjadi daya tarik tersendiri bagi
pembaca.

-Evaluasi, bagian dalam teks naskah novel yang berisi munculnya pembahasan pemecahan atau pun
penyelesaian masalah.
-Resolusi, merupakan bagian yang berisi inti pemecahan masalah dari masalah-masalah yang
dialami tokoh utama.

-Koda (reorientasi), berisi amanat dan juga pesan moral positif yang bisa dipetik dari sebuah naskah
teks cerita fiksi.

•Kaidah kebahasaan.

-Metafora, merupakan perumpamaan yang sering digunakan untuk membandingkan sebuah benda
atau menggambarkan secara langsung atas dasar sifat yang sama.

-Metonimia, merupakan gaya bahasa yang digunakan, kata-kata tertentu dipakai sebagai pengganti
kata yang sebenarnya, namun penggunaan nya hanya pada kata yang memiliki pertalian yang begitu
dekat.

-Simile (persamaan), digunakan sebagai perbanding yang bersifat eksplisit dengan maksud
menyatakan sesuatu hal dengan hal lainnya. Misalnya: seumpama, selayaknya, laksana.

•Contoh Teks Cerita Fiksi

Sangkuriang

Pada zaman dahulu,ada kisah seseorang putri raja dari jawa barat yang bernama dayang sumbi. ia
mempunyai seorang anak laki-laki yang bernama sangkuriang.

Suatu hari sangkuriang berburu dengan si tumang (anjing kesayangan istana). Sangkuriang juga
tidak tahu bahwa anjing itu titisan dewan sekaligus ayahnya sendiri.

Waktu itu tumang tidak mau menuruti perintah sangkuriang untuk mengambil hewan buruan. maka
tumang di usir ke dalam hutan. Kemudian sangkuriang kembali ke istana dan menceritakan hal
tersebut kepada ibunya.

seketika itu dayang sumbi marah besar dan spontan memukul kepala sangkuriang dengan centong
nasi yang di pegangnya.

Sangkuriang pun terluka dan kecewa atas perlakuan ibunya dan memutuskan pergi mengembara.
Setelah kejadian tersebut ibunya menyesali dirinya. Lalu ia selalu berdoa dan bertapa dengan tekun.

Akhirnya suatu ketika,para dewa memberikan hadiah,bahwasanya ia akan selamanya muda dan
memiliki kecantikan yang abadi.
Karena sudah bertahun-tahun mengembara sangkuriang berniat untuk kembali ke istana/tanah
airnya. Namun keadaan kerajaan sudah berubah total,dan menjumpai seseorang gadis yang cantik
dan mempesona yang tak lain adalah dayang sumbi (ibunya).

sangkuriang terpesona dan segera melamarnya begitu pula dengan dayang sumbi. suatu hari
sangkuriang pamit untuk berburu dan meminta untuk merapikan rambut calon suaminya tersebut.

Namun dayang sumbi terkejut dengan bekas luka yang di kepalanya persis dengan anaknya dan
setelah di perhatikan memang mirip.

Setelah itu dayang sumbi mencari akal agar gagal pernikahan tersebut. dengan mengajukan syarat
jika ingin meminangnya. Membendung sungai citarum,dan dampan besar untuk meyebrang sungai
semua itu harus selesai sebelum fajar terbit.

Sangkuriang mengerjakan tidak sendiri tetapi di bantu oleh makhluk ghaib. ternyata dayang
sumbimengintip begitu pekerjaan hampir selesai ia memperintahkan pasukannya untuk menggelar
kain merah di sebelah timur kota.

Dengan melihat hal itu sangkuriang mengira sudah pagi dan marah besar dan menendang sampan
dengan kekuatannya sampai ke gunung dan menjadi “gunung tangkuban perahu
•Pengertian Non Fiksi.

Non-fiksi adalah klasifikasi untuk setiap karya informatif (seringkali berupa cerita) yang
pengarangnya dengan itikad baik bertanggung jawab atas kebenaran atau akurasi dari peristiwa,
orang, dan/atau informasi yang disajikan. Sebuah karya yang pengarangnya mengklaim tanggung
jawab kebenaran namun tidak jujur maka adalah suatu penipuan sastra; suatu cerita yang
pengarangnya tidak mengklaim tanggung jawab kebenaran maka diklasifikasikan sebagai fiksi.

•Jenis - Jenis Non-Fiksi.

-Penerbitan dan toko buku kadang-kadang menggunakan frase "sastra non-fiksi" untuk
membedakan karya yang lebih banyak muatan kesusastraan atau intelektualnya, dengan koleksi
karya non-fiksi umum lainnya yang jumlahnya lebih besar.

-Karangan nonfiksi yaitu karangan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar-
benar dan terjadi dalam keidupan kita sehari-hari. Tulisan nonfiktif biasanya berbentuk tulisan
ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, desertasi, makalah, dan
sebagainya.

•Contoh Cerita Non Fiksi.

"Kotak Pemberian Nenek"

Waktu sudah menunjukkan pukul 03.00 WIB ketika bus Ekonomi AC jurusan Jogja sampai di kota
Solo. Di tempat duduk paling belakang bus tersebut, duduk seorang perempuan paruh baya yang
diketahui bernama Sri. Wajahnya terlihat lelah namun ada kebahagiaan tercermin dari tatapan
matanya. Sri tiba-tiba berdiri dari tempat duduknya dan bergegas mengampiri kondektur bus yang
berada di samping supir. Suasana di bus sepi karena semua penumpang masih terlelap.

“Pak sepertinya saya mencium bau kabel terbakar dari bus ini. Apa Bapak juga menciumnya?”

Tanpa pikir panjang sang kondektur langsung menjawab “tidak” meskipun sangat terlihat keraguan
dari nada bicara laki-laki itu.

“Tapi Pak, saya yakin mencium bau kabel terbakar dari bus ini?”

“Saya bilang tidak ya tidak. Jika ibu tidak percaya silahkan ibu boleh keluar dari bus ini. Saya akan
kembalikan uang ibu setengahnya.” Dengan kasarnya sang kondektur menyerahkan uang yang
dijanjikannya kepada Sri. Hampir semua penumpang terbangun karena suara kerasnya.

Sri berjalan agak pelan menuju tempat duduknya. Ketika sampai di baris kursi ketiga, ia berhenti. Ia
melihat seorang ibu yang membawa tiga anaknya yang masih kecil-kecil. Melihat itu, Sri teringat
dengan kedua anaknya yang ia titipkan di rumah ibunya.

“Ibu mau ikut saya tidak?”

“Aduh gimana ya? Masalahnya saya baru sekali ini pergi ke Jogja dan saya tidak tahu daerah sini.
Suami saya juga sudah jemput di terminal Jogja.”
“Ibu tenang saja. Insya Allah saya antar Ibu sampai ke terminal Jogja. Tapi mungkin baru ada bus
jam 05.00. Bagaimana Bu?”

“Ya udah saya ikut.”

Keduanya kemudian berjalan bersama menuju kursi yang tadinya diduduki oleh Sri. Tepat di baris
kursi kelima, Sri kembali berhenti. Kali ini ia melihat perempuan yang sudah renta duduk disana. Ia
jadi teringat dengan sosok perempuan yang sudah lama ia rindukan yaitu ibunya.

“Ibu juga mau ikut dengan saya?”

“Aduh Nak, apa tidak merepotkanmu jika saya ikut?”

“Tentu tidak Bu. Saya justru sangat senang jika bisa mengantarkan ibu ke tempat tujuan Ibu.”

“Kalau begitu saya ikut, Nak.” Nenek itu tersenyum kepada Sri.

Setelah mengambil tas bawaannya, Sri, nenek, serta sang ibu dan ketiga anaknya turun dari bus itu.
Baru beberapa menit keluar dari bus yang ditumpangi mereka, terdengar suara ledakan keras tak
jauh dari tempat mereka istirahat. Ketika Sri berjalan untuk melihat ternyata suara ledakan itu
berasal dari bus yang baru saja ia tinggalkan. Sang nenek dan ibu tiga anak itu segara sujud,
bersyukur atas keselamatan yang diberikan kepada mereka semua.

Setelah mengantar sang ibu dan ketiga anaknya ke terminal Jogja, Sri memutuskan untuk pergi
mengantar nenek ke rumahnya terlebih dahulu. Sepanjang perjalanan, mereka berbincang-bincang
mengenai berbagai hal hingga sampailah mereka pada topik kehidupan pribadi masing-masing.

“Nak, kalau boleh tahu apa yang menyebabkanmu pergi sejauh ini dan menitipkan kedua anakmu
yang masih kecil kepada ibumu?” Tanya nenek dengan suara lembut.

“Sebenarnya saya sendiri tidak tega meninggalkan mereka tapi keadaan yang memaksa saya
melakukan hal itu. Suami saya meninggal ketika anak saya masih berusia 1 dan 2 tahun. Saya harus
memikirkan masa depan mereka makanya saya akhirnya pergi sejauh ini, yah untuk sekedar
mencari sesuap nasi, Bu. Ini saja baru pertama kalinya saya pulang semenjak 1 tahun lalu
meninggalkan anak-anak saya. Kalau Ibu kenapa Ibu pergi sejauh ini sendiri. Dimana anak Ibu?”

Sang nenek tersenyum kemudian melanjutkan berbicara. “Saya tidak punya anak, Nak. Makanya
ketika nak Sri nawarin untuk ikut saya langsung mau karena saya tahu nak Sri itu orang yang baik.
Sebenarnya saya pernah menikah tapi kemudian saya bercerai karena sesuatu hal yang sangat
pribadi.”

“Maaf ya Bu jika saya ada salah kata.”

“Tidak apa-apa Nak. Oh ya kita sudah sampai di rumah saya.”

Sri sangat terkejut melihat rumah sang nenek yang begitu besar dan indah. Untuk sejenak Sri
terdiam. Kemudian sang nenek menyuruhnya masuk ke dalam rumah.

“Nak Sri tunggu di sini sebentar ya.” Sri kemudian duduk di sofa ruang tamu.
Sesaat kemudian sang nenek datang dengan sebuah kotak di tangannya. “Nak Sri terimalah ini.
Jangan kamu tolak karena akan sangat menyakitkan jika kamu menolak pemberianku. Gunakan itu
sebaik-baiknya. Jika kamu sudah sampai di rumah, sampaikan salamku pada ibu dan kedua
anakmu. Katakan juga bahwa mereka sangat beruntung memilikimu.” Sang nenek memeluk Sri.
Air mata mengalir dari kedua mata orang yang sedang berpelukan itu.

“Terima kasih ya Bu. Insya Allah jika saya ada rejeki, saya akan mengajak ibu dan anak saya main
ke rumah Ibu. Saya pamit pulang dulu ya Bu. Assalamu’alaikum.”

“Wa’alaikumsalam.”

Perjalanan ke rumah Sri hanya 1 jam dari Jogja. Selama di perjalanan, Sri tidak berani membuka
kotak pemberian nenek itu. Hingga akhirnya ia sampai di rumahnya. Ibu dan kedua anaknya sudah
menyambutnya di halaman depan rumah. Dipeluknya ibu dan kedua anaknya yang sudah lama ia
rindukan. Air mata mengalir tak terbendung dari mata Sri. Berkali-kali ia ucapkan syukur karena
Allah masih memberinya umur panjang dan bertemu dengan ibu dan kedua anaknya.

Sri kemudian ingat dengan kotak pemberian nenek tadi. Ia pun segera membuka kotak itu di depan
ibu dan anaknya. Sri sangat terkejut ketika melihat ada banyak emas di dalam kotak itu. Ia langsung
bersimpuh dalam sujud dan bersyukur atas rejeki yang bagitu besar yang Allah berikan kepada
keluarganya itu.
• Teks Laporan Percobaan

Teks laporan percobaan ialah teks yang isinya paparan mengenai tujuan, proses dan hasil dari
percobaan. Teks laporan percobaan adalah teks yang menceritakan mengenai percobaan yang
dilaksanakan oleh seorang peniliti.

Secara umum, teks laporan percobaan dipakai guna melaporkan hasil dari percobaan, laporan
praktikum atau karya ilmiah. Tujuan dari teks laporan percobaan ialah untuk memberikan kepada
para pembaca mengenai hasil dari percobaan yang sudah dibuatnya. Teks laporan hasil dari
percobaan sifatnya adalah umum atau universal.

•Ciri – Ciri Teks Laporan Percobaan

Berikut ini merupakan sejumlah ciri – ciri teks laporan hasil dari percobaan :

-Melaporkan hasil dari percobaan.

-Percobaan ilmiah dilaksanakan untuk menguji sesuatu.

-Teks laporan percobaan berawal dengan menjabarkan tujuan percobaan.

-Menjabarkan bahan dan alat yang dibutuhkan untuk melasanakan percobaan.

-Menjabarkan prosedur pelaksanaan percobaan dan melaksanakan pengamatan.

-Menjabarkan pencatatan hasil dari percobaan.

-Diakhir laporan dijabarkan simpulan hasil dari percobaan menurut hasil analisis terhadap data hasil
dari pengamatan.

•Struktur Isi Teks Laporan Percobaan

Dibawah ini adalah struktur teks laporan percobaan :

-Judul.

-Tujuan.

-Bahan dan alat.

•Langkah – langkah kegiatan.


-Hasil percobaan.

Simpulan.

•Tahap Membuat Teks Laporan Percobaan

Cara atau tahap membuat teks laporan percobaan ialah :

1. Menulis Struktur dari Teks Laporan Percobaan

2. Tulislah hasil dari percobaan ke dalam bentuk grafik, tabel, bagan atau gambar

3. Mengembangkan Kerangka jadi Sebuah Teks

•Kaidah Kebahasaan dari Teks Laporan Percobaan

1. Memakai Sinonim dan Antonim

2.Memakai kata bilangan

3.Menggunakan kata perintah

4.Menggunakan kata penghubung

Contoh Teks Laporan Percobaan

1. Judul : Membuat Taplak Meja

Taplak meja kadang digunakan untuk menghias meja dan paling banyak tersedia di sejumlah toko
dengan harga yang lumayan. Namun, apa kalian pernah berfikir untuk membuat sebuah taplak meja
sendiri? Sebenarnya, kalian bisa saja membuat taplak meja sendiri yang biayanya malah relatif
lebih murah.

2. Tujuan

Pembuatan taplak meja ini bertujuan supaya kita bisa memanfaatkan sejumlah barang bekas yang
ada disekitar kita. Jadi, akan lebih bernilai serta bermanfaat.

3. Alat dan Bahan :

2 meter kain perca

Jarum & benang


Pensil, gunting, & kertas

Jangka

4. Langkah-Langkah Membuatnya :

Buatlah sebuah sketsa gambar terlebih dulu di kertas dengan memakai jangka berdiameter 8 cm,
lalu gunting sesuai pada pola jangka tersebut.

Tempelkan pada kain perca kemudian jiplak polanya & gunting kain percanya. Ulang hingga 60
bulatan

Jahit pinggirnya kemudian tarik lalu di tali. Ulang sampai 60 bulatan.

Langkah berikutnya, rangkaikan bulatan satu dan bulatan yang lain lalu bentuk pola mirip dengan
taplak meja.

Sesudah membentuk sebuah pola seperti yang kamu inginkan, jahit bulatan satu dan yang lainnya.

Kemudian sesudah selesai membentuk taplak meja, maka kamu bisa merapihkan jahitan tersebut
agar terlihat lebih indah.

5. Hasil

Jadilah sebuah taplak meja dengan beberapa kreasi tangan kamu sendiri. Sekarang kamu bisa
meletakkan taplak meja tadi di meja ruang makan maupun bisa juga di meja ruang tamu. Kamu bisa
mengembangkannya sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan.

6. Kesimpulan

Membuat taplak meja tersebut tidaklah sulit, namun kamu juga harus sabar dan telaten serta ulet
dalam proses pengerjaannya. Sehingga, hal ini akan mengasah dan mengembangkan sebuah
keterampilan yang kalian miliki, sekaligus kamu juga dapat menghemat biaya serta bisa menambah
keuntungan bila kamu memanfaatkannya menjadi peluang usaha.
•Pengertian Cerpen
Cerpen (cerita pendek) adalah jenis karya sastra berbentuk prosa dan bersifat fiktif yang
menceritakan/menggambarkan suatu kisah yang dialami oleh suatu tokoh secara ringkas disertai
dengan berbagai konflik dan terdapat penyelesaian atau solusi dari masalah yang dihadapi.
Cerita pendek memberikan kesal tunggal atau fokus pada satu tokoh, mempunyai kurang dari
10.000 kata dan didalamnya terdapat klimaks (puncak masalah) dan penyelesaian. Cerpen
cenderung singkat, padat, dan langsung pada tujuannya.

•Ciri-Ciri Cerpen
-Terdiri kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata.
-Selesai dibaca dengan sekali duduk.
-Bersifat fiktif.
-Hanya mempunyai 1 alur saja (alur tunggal).
-Isi dari cerita berasal dari kehidupan sehari-hari.
-Penggunaan kata-kata yang mudah dipahami oleh pembaca.
-Bentuk tulisan yang singkat (lebih pendek dari Novel).
-Penokohan dalam cerita pendek sangat sederhana.
-Mengangkat beberapa peristiwa saja dalam hidup.
-Kesan dan pesan yang ditinggalkan sangatlah mendalam sehingga si pembaca ikut merasakan isi
dari cerita pendek tersebut.

•Struktur Cerpen
Hampir mirip seperti teks anekdot. Ada 6 elemen yang membangun teks cerpen sehingga menjadi
utuh, 6 struktur cerita pendek berikut ini:
-Abstrak: gambaran awal dari cerita yang akan diceritakan, bersifat opsional..
-Orientasi: berhubungan dengan waktu, suasana, tempat di dalam cerita pendek tersebut.
-Komplikasi: urutan kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat. Karakter dan watak tokoh
biasanya terlihat di struktur ini.
-Evaluasi: konflik yang terjadi dan menuju pada klimaks serta mulai mendapatkan penyelesaian
dari konflik tersebut.
-Resolusi: pengarang mengungkapkan solusi terhadap masalah yang dialami tokoh dalam cerpen.
-Koda: nilai atau pelajaran yang bisa didapat dari teks cerita pendek oleh pembaca.
•Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen
-Unsur Intrinsik
-Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk cerpen dari dalam. Unsur intrinsik tersebut yaitu:
-Tema: gagasan utama yang menjadi dasar cerita jalannya cerita pendek.
-Alur/Plot: tahapan urutan jalannya cerita pendek. Mulai dari perkenalan, konflik, klimaks,
penyelesaian.
-Setting: meliputi latar/tempat, waktu, suasana yang terlihat cerita pendek.
-Tokoh: pelaku yang ada dalam cerita pendek. Setiap tokoh mempunyai watak tersendiri.
-Penokohan: sifat dari tokoh yang tercermin dari perilaku, sikap, ucapan, pikiran ,dan
pandangannya terhadap suatu hal dalam cerita. Ada 2 mode penokohan:
-Metode Analitik: menggambarkan sifat tokoh yang ada dalam cerita secara langsung. Contoh nya:
pemalu, penakut, pembohong.
-Metode Dramatik: menggambarkan sifat tokoh digambarkan secara tidak langsung dengan
menggambarkan fisik, percakapan, dan reaksi tokoh lain.
-Sudut Pandang: cara pandang yang digambarkan oleh pengarang dalam suatu kejadian yang terjadi
dalamnya. Sudut pandangnya:
-Sudut pandang orang pertama: Ada pelaku utama dan sampingan.
-Pelaku utama: “aku” akan menjadi pusat perhatian.
-Pelaku sampingan: “aku” muncul hanya muncul dalam pengantar dan penutup cerita.
-Sudut pandang orang ketiga: ada serbatahu dan pengamat.
-Serbatahu: sudut pandang “dia”, pengarang atau narator mengetahui segala hal yang berhubungan
dengan tokoh “dia”.
-Pengamat: pengarang hanya menggambarkan apa yang dirasakan, dialami, dilihat, dan dipikir oleh
seorang tokoh.
-Amanat: pesan moral yang disisipkan pengarang dalam cerpen supaya pembaca dapat menyerap
pesan di dalamnya.

•Unsur Ekstrinsik Cerpen


Unsur ekstrinsik adalah unsur yang membentuk cerpen dari luar. Unsur ekstrinsik tersebut yaitu:
-Latar Belakang Masyarakat: dapat mempengaruhi terbentuknya jalan cerita dalam cerpen,
misalnya: kondisi politik, ideologi, sosial, dan ekonomi masyarakat.
-Latar Belakang Pengarang: Latar belakang pengarang memuat tentang pemahaman, faktor-faktor,
atau motivasi pengarang untuk membuat sebuah cerita pendek. Meliputi:
-Biografi: Riwayat hidup pengarang. bisa mempengaruhi pembuatan cerita pendek melalui
pengalaman pribadi.
-Kondisi Psikologis: meliputi mood dan motivasi, kondisi ini sangat mempengaruhi dengan apa
yang akan ditulis dalam ceri-Aliran Sastra: berpengaruh dalam gaya penulisan bahasa yang
digunakan pengarang.

•Fungsi sastra dalam cerpen


-Fungsi rekreatif: memberikan rasa senang, gembira, serta menghibur para pembaca nya.
-Fungsi didaktif: mengarahkan dan mendidik para pembaca nya karena nilai-nilai kebenaran dan
kebaikan yang ada didalamnya.
-Fungsi estetis: memberikan keindahan bagi para pembaca nya.
-Fungsi moralitas: mengandung nilai moral sehingga para pembaca nya dapat mengetahui moral
yang baik dan tidak baik bagi diri nya.
-Fungsi relegiusitas: mengandung ajaran agama yang dapat dijadikan teladan bagi para pembaca
nya.
•Contoh Cerpen Contoh Persahabatan
“Baik Luar Dalam”
“Din, ada Devi tuh di depan nyariin kamu katanya, ditemuin gih. Dah nungguin dari tadi. " Sahut
Devi kepada Dinda yang sedang mengerjakan tugas sekolah di rumah Dinda.
"Bi surti, lihat aja aku gak ada, lagi keluar apa cari alasan lain gitu." Pinta Dinda di Bi Surti yang
bekerja di Rumah.
"Iya, Non."
“Kamu kenapa kaya gitu sama Devi? Dia sudah datang jauh-jauh malah kamu gituin. Devi itu anak
baik lho, Din. "
“Iya dari memang luarnya keliatan baik, manis, ramah. Tapi apa hanya itu saja kamu mengukur
sifat seseorang? Dari luar memang manis. Tapi milik tuh pahit. ”
"Pahit gimana maksudnya?"
“Devi itu sering ngomongin keburukan berpartisipasi sendiri di belakang orangnya. Banyak
pokoknya, yang gak bisa aku jelasin ke kamu.
“Beda sama kamu, lihatlah kamu ini. Judes, ceplas-ceplos kalo ngomong sama aku. Tapi hatimu
tulus, Timah, bukan baik di luar tetapi memiliki busuk. Aku butuh kawan yang melihat orang luar.
” Jelas Dinda.
•Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa
alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan juga lainnya bisa terjadi. Sebuah peristiwa baik
peristiwa alam maupun sosial yang terjadi disekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat
serta juga proses.

•Ciri ciri teks eksplanasi

-Strukturnya itu terdiri dari penyataan umum, urutan sebab akibat, serta juga interpretasi.

-Informasi yang dimuat itu dengan berdasarkan fakta (faktual).

-Faktual tersebut memuat informasi yang sifatanya itu ilmiah/keilmuan, contohnya seperti sains.

-Sifatnya itu informatif serta tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk bisaa percaya
terhadap hal yang dibahas.

-Memiliki / menggunakan sequence markers. contohnya pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya.
Bisa juga dengan menggunakan: pertama, berikutnya, terakhir.

-Artikel pendukung : Contoh seperti Teks Eksplanasi Sosial Beserta Strukturnya.

•Struktur teks eksplanasi

-Pernyataan umum

berisikan pernyataan umum mengenai/tentang topik yang akan dijelaskan pada proses proses
terjadinya/proses keberadaan.

-Urutan Sebab Akibat

berisi mengenai atau tentang detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan dengan secara urut
atau bertahap dari yang paling awal sampai akhir.

-Interpretasi

berisi tentang atau mengenai kesimpulan dari topik yang telah dijelaskan.
•Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

-Fokus pada hal umum (generic), bukan berfokus partisipan manusia (nonhuman participants).
Contoh seperti: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, serta juga udara.

-Dimungkinkan untuk menggunakan istilah ilmiah.

-Lebih banyak menggunakan verba material serta juga verba relasional (kata kerja aktif).

-Menggunakan konjungsi waktu serta juga kausal. Contohnya seperti: sehingga, pertama, jika, bila,
sebelum, dan kemudian.

-Menggunakan kalimat pasif.

-Eksplanasi itu ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan itu dengan secara
kausal itu benar adanya.

•Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini contoh teks eksplanasi singkat mengenai gerhana bulan lengkap dengan struktur nya.

Judul: Pelangi

1. Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi, Bahasa Inggrisnya “Rainbow” merupakan suatu peristiwa optik atau meterologi berwujud
cahaya yang bermacam-macam warna paralel satu dengan yang lainnya di langit atau juga media
yang lain. Pada saat terjadi hujan ringan dilangit terlihat pelangi itu seperti bercahaya yang mana
cahaya tersebut menuju cakrawala. Selain daari itu di sekitar air terjun kita dapat juga melihat
Pelangi yang indah.

2. Deretan Penjelas (Isi)

Terciptanya pelangi di cakrawala itu melalui empat siklus. Di antaranya yaitu pembiasan sinar
matahari. Sebab terciptanya pelangi itu disebabkan terjadinya pembiasan cahaya atau sinar matahari
yang setelah itu dibelokkan menuju arah lain dari satu medium menuju ke medium yang lain oleh
tetesan air yang terdapat di atmosfer.
Setelah itu tetesan air tersebut dilewati oleh sinar matahari. Pada saat tetesan air tersebut dilewati
oleh cahaya matahari, maka cahaya tersebut akan dibiaskan sehingga dapat menciptakan warna-
warna indah yang terpisah dengan secara sendiri-sendiri.

Pembelokan cahaya. Masing-masing dari tiap-tiap warna pelangi tersebut akan dibelokkan dengan
sudut yang berbeda. Sehingga dari pembelokan cahaya itulah bisa menghasilkkan warna-warni
yang memukau pada pelangi.

Terciptanya warna pelangi. Warna ungu itu warna yang pertama kali dibelokkan, sementara warna
merah merupakan warna yang terakhir dibelokkkan. Setelah itu disusul dengan aneka warna
pelangi yang lain. Seperti pada warna kuning, jingga, hijau, biru serta juga nila. Dari fenomena
tersebut makanya kita dapat mengamati warna pelangi yang lengkap disebabakan karena adanya
geometri optik pada saat proses penguraian warna.

3. Penutup (Interpretasi)

Disaat hujan ringan bersamaan dengan munculnya sinar matahari itu kita dapat melihat fenomena
pelangi. Namun haruslah dari arah yang berlawanan dengan kita. Keberadaan kita itu harus ada di
antara tetesan air serta matahari yang mana posisi matahari berada itu di belakang kita. Pusat busur
pelangi serta juga mata kita harus berada pada satu gais lurus.
•Pengertian Teks Tanggapan Kritis

Teks Tanggapan Kritis adalah teks yang berisi kritik pedas terhadap suatu hal mengenai kesalahan.
Contoh biasanya terjadi ketika debat, si A memberi kritik kepada si B dikarenakan apa yang
disampaikan B kurang pas.

Teks ini memuat tanggapan terhadap fenomena yang terjadi di sekitar (disertai fakta dan alasan).

•Struktur terdiri dari Evaluasi, Deskripsi Teks, dan Penegasan Ulang.

•Kaidah kebahasaan dengan ciri terdapat kata rujukan.

•Struktur Teks Tanggapan Kritits

Seperti yang ada pada ciri-ciri teks tanggapan kritis, teks ini disusun oleh 3 elemen yaitu:

-Evaluasi: berisi pernyataan umum mengenai suatu yang akan disampaikan.

-Deskripsi Teks: bagian isi yang memuat informasi tentang data-data dan pendapat-pendapat yang
mendukung pernyataan atau melemahkan pernyataan.

-Penegasan Ulang: bagian terakhir teks, berisi penegasan ulang mengenai suatu yang sudah
dilakukan atau diputuskan.

•Kaidah Kebahasaan

Ciri kebahasaan yang biasa dipakai dalam teks tanggapan kritis diantaranya:

-Kalimat kompleks: kalimat yang memiliki lebih dari 2 struktur dan 2 verba.

-Konjungsi: kata penghubung yang menghubungkan setiap kata dan struktur.

-Kata Rujukan: sesuatu yang digunakan oleh penulis untuk memperkuat pernyataan dengan tegas.
Dikenal juga dengan sebutan referensi.

-Pilihan Kata: pemilihan kata yang sesuai dalam penggunaan sekaligus pembuatan teks tanggapan
kritis.

•Contoh Teks Tanggapan Kritis dan Strukturnya

Smartphone adalah sebuah alat komunikasi yang canggih. Alat ini tidak hanya digunakan untuk
berkomunikasi, tetapi juga digunakan untuk mengakses aplikasi-aplikasi yang sesuai dengan
pekerjaan, aktivitas,dan lain-lain.

-Evaluasi

Canggihnya smartphone membuat para remaja juga turut adil untuk menggunakannya. Menurut
mereka smartphone adalah kehidupan mereka. Alat canggih ini sudah seakan-akan tidak bisa hilang
dari kehidupan mereka.
-Tafsiran

Namun,banyak orang tua yang tidak setuju anaknya menggunakan smartphone. Dengan
alasan,smartphone belum terlalu penting bagi anak remajanya.

Juga, smartphone dianggap membawa dampak negatif bagi remaja karena smartphone bisa
digunakan untuk melihat situs-situs dewasa.

Ada juga orang tua yang setuju anaknya menggunakan smartphone dengan smartphone bisa
digunakan untuk mengakses aplikasi atau web yang berbau pembelajaran seperti Yuksinau.id.

Dampak positif lainnya smartphone bisa digunakan untuk mencari teman-teman lama dan
berkomunikasi jarak jauh
•Pengertian

Teks inspiratif ini adalah bentuk prosa yang berisi kisah seseorang yang bertujuan memberikan
inspirasi atau motivasi. Prosa adalah esai bebas yang tidak terikat oleh aturan yang terkandung
dalam puisi itu. Kisah inspirasional biasanya didasarkan pada pengalaman pribadi Anda dan
kemudian diceritakan dalam bentuk prosa.

•Struktur Teks Inspiratif

-Bagian pemecahannya adalah fase pemecahan masalah. Peristiwa atau masalah yang berkembang
menjadi serangkaian peristiwa dan komplikasi dimitigasi dalam fase resolusi.

-Bagian koda adalah bagian terakhir dari cerita yang merangsang dan jenis teks naratif lainnya.
Pada tahap ini, kesimpulan dan pesan moral dapat diambil dari sejarah.

-Bagian orientasi, yang merupakan fase pengenalan atau adaptasi, biasanya berisi pengenalan
karakter, latar, dan latar belakang cerita.

-Bagian dari serangkaian acara, dari awal acara hingga puncak masalah.

-Bagian dari komplikasi adalah fase puncak dari peristiwa yang dikembangkan dalam rangkaian
kejadian sampai masalah menemukan jalan keluar.

•Karakteristik Teks Inspiratif

-Teks dimana menginspirasi sebagai mempunyai pesan untuk disampaikan ke pembaca. Contohnya,
hidup senang dengan bermacam kekurangan yang dimiliki.

-Teks-teks inspirasional adalah narasi karena mereka menceritakan tentang seseorang atau sesuatu
yang dapat menginspirasi siapa pun untuk membaca cerita.

-Teks yang menginspirasi umumnya menceritakan kisah kehidupan karakter yang bisa menjadi
model bagi pembacanya. Karakter dalam teks inspirasional dapat berupa karakter kehidupan nyata
atau fantasi. Ini juga bisa menjadi teks yang merangsang yang terkandung dalam cerita binatang
atau dongeng.

-Teks inspirasional memiliki struktur teks yang terdiri dari orientasi, komplikasi peristiwa,
komplikasi, resolusi dan kode.
-Teks inspirasional biasanya memiliki tema spesifik yang dapat dikembangkan menjadi cerita yang
menarik.

-Selain tema, teks inspirasional juga memiliki alur tertentu sehingga pembaca dapat memahami
cerita yang disajikan dan pesan yang dikandungnya.

•Contoh Teks Inspiratif

Berikut ini contoh-contoh dari teks inspiratif, sebagai berikut:

-Contoh Teks Inspiratif pertama

Siapa yang tidak kenal Universitas Harvard? Universitas bergengsi di Amerika Serikat ini telah
menjadi impian kebanyakan orang untuk dapat belajar di sana. Universitas Harvard adalah salah
satu universitas terbaik di dunia. Universitas, yang terletak di Cambridge, Massachusetts, Amerika
Serikat, didirikan pada 1636.

Selain kekuatan akademisnya, universitas ini adalah universitas tertua di Amerika Serikat. Tidak
heran proses seleksi untuk menjadi mahasiswa di Universitas Harvard sangat parah.

Selain menjadi pintar, mereka yang bisa masuk ke universitas Ivy League sering berasal dari
keluarga kaya. Ini tidak berarti bahwa siswa dengan latar belakang sederhana tidak dapat diterima.

Seperti remaja bernama Athena Battle Chief dari New Yor, AS, yang juga bisa masuk Harvard dari
keluarga non-residen. Meskipun tidak memiliki rumah dan tinggal di tempat penampungan, Athena
masih bisa belajar dengan baik sampai penerimaan di Universitas Harvad.

Kisah Athena diterima di Universitas Harvard yang viral beberapa waktu lalu. Karena Athena
berasal dari latar belakang keluarga yang kurang beruntung yang bahkan tidak punya rumah. Ibu
Athena tidak bisa membayar sewa sampai dia harus tinggal di tempat penampungan, seperti dilansir
Lip.com 6.com dari New York Daily, Kamis (16/5/2019). Selain itu, ibu menderita kanker
payudara dan neneknya meninggal. Ini juga memotivasi Athena untuk belajar dengan giat.

“Saya merasa saya harus kuliah karena ini (tempat perlindungan) bukan tempat yang saya inginkan.
Saya seperti ‘OK, ini cara untuk keluar dan mungkin saya bisa menemukan pekerjaan yang baik di
masa depan,” kata Athena.

Sebelum kehilangan rumahnya, Athena benar-benar anak yang cerdas. Dia adalah siswa Sekolah
Menengah Musik dan Seni dan Seni Pertunjukan Fiorello H. LaGuardia dan selalu memperoleh
IPK 4,0 dan kapten tim senam. Sekolah itu sendiri adalah sekolah seniman terkenal, seperti Jennifer
Aniston, Al Pacino, untuk Ansel Elgort.

“Saya menelepon teman saya dan berteriak, ‘Ya Tuhan, saya diterima di Harvard!’ Itu sangat
membesarkan hati. Saya menantang diri saya sendiri. Itulah yang telah saya lakukan sepanjang
hidup saya. “Kata Athena, yang mengaku bepergian dengan kereta api ketika dia mendengar kabar
baik.

Tidak hanya dia unggul dalam hal sarjana, tetapi Athena juga berpartisipasi dalam program NYPD
(Kepolisian Kota New York) di mana dia menerima pelatihan untuk membantu menjaga keamanan
lingkungan. Berkat program ini, ia juga memiliki kesempatan untuk belajar bela diri, teknik patroli,
manajemen insiden pertama dan lainnya. Gadis berusia 18 tahun itu adalah salah satu dari orang-
orang yang menerima beasiswa $ 1.000 dari kantor walikota.

Sekarang Athena sudah tinggal di lingkungan kampus Harvard. Siswa yang ingin berspesialisasi
dalam rencana ilmu saraf untuk belajar saat mereka bekerja. Kemudian, ketika waktu liburan, dia
mengunjungi tempat penampungan bersama ibunya dan juga menjadi relawan NYPD. Athena juga
berpikir untuk bergabung dengan kepolisian setelah lulus.