Anda di halaman 1dari 6

SILABUS MULOK

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/SEKOLAH MENENGAH ATAS
Mata Pelajaran Mulok : PENGOLAHAN IKAN GABUS (BAJABU)
KELAS:
Jumlah Jam Pelajaran: 3 jp (3 jp X 36 minggu efektif)

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan dan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji


menganalisis pengetahuan faktual, dalam ranah konkret dan ranah abstrak
konseptual, dan prosedural terkait dengan pengembangan dari yang
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan mampu melaksanakan tugas spesifik
budaya, dan humaniora dalam wawasan di bawah pengawasan langsung.
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan,
dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian dalam bidang
kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.
KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR
3.1. Memahami hasil perikanan (ikan gabus) 4.1. Pembuatan berbagai macam hasil olahan
yang terdapat didaerah setempat ikan gabus (bajabu)berdasarkan kearifan local
daerah setempat

3.2. Mengidentifikasi hasil perikanan (ikan


gabus) yang terdapat didaerah setempat 4.2. Pengemasan dan pemasaran produk
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/SEKOLAH MENENGAH ATAS
Mata Pelajaran Mulok : PENGEMBANGAN PRODUK KREATIF PARIWISATA
KELAS:
Jumlah Jam Pelajaran: 3 jp (3 jp X 36 minggu efektif)

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, dan 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam


menganalisis pengetahuanfaktual, ranah konkret dan ranah abstrak terkait
konseptual, prosedural, dan dengan pengembangan dari yang
metakognitif berdasarkan rasa ingin dipelajarinya di sekolah secara mandiri,
tahunya tentang ilmu pengetahuan, bertindak secara efektif dan kreatif,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dan mampu melaksanakan tugas spesifik
dalam wawasan kemanusiaan, di bawah pengawasan langsung.
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian
dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR


KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/SEKOLAH MENENGAH ATAS
Mata Pelajaran Mulok : PENGEMBANGAN PRODUK KREATIF PARIWISATA
KELAS:
Jumlah Jam Pelajaran: 3 jp (3 jp X 36 minggu efektif)

Tujuan Kurikulum mencakup empat Kompetensi, yaitu Kompetensi Sikap Spiritual, Sikap Sosial,
Pengetahuan, dan Keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, ko-kurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menghayati dan mengamalkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai),
santun, responsif dan proaktif, menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa pada pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut
dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan
kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran
berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan
karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan


dan mengevaluasi pengetahuan faktual, mencipta dalam ranah konkret dan
konseptual, prosedural,dan metakognitif ranah abstrak terkait dengan
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, pengembangan dari yang dipelajarinya di
budaya, dan humaniora dengan wawasan sekolah secara mandiri, bertindak secara
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, efektif dan kreatif, dan mampu
dan peradaban terkait penyebab melaksanakan tugas spesifik di bawah
fenomena dan kejadian dalam bidang pengawasan langsung.
kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3.1 4.1

3.2 4.2

3.3 4.3
3.4 ... dst 4.4 ... dst
KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/SEKOLAH MENENGAH ATAS
Mata Pelajaran Mulok : PENGEMBANGAN PRODUK KREATIF PARIWISATA
KELAS:
Jumlah Jam Pelajaran: 3 jp (3 jp X 36 minggu efektif)

Tujuan Kurikulum mencakup empat Kompetensi, yaitu Kompetensi Sikap Spiritual, Sikap Sosial,
Pengetahuan, dan Keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran
intrakurikuler, ko-kurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya”. Sedangkan rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menghayati dan mengamalkan
perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai),
santun, responsif dan proaktif, menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa pada pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut
dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan,
dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan
kondisi peserta didik.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran
berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan
karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3 (PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan


dan mengevaluasi pengetahuan faktual, mencipta dalam ranah konkret dan
konseptual, prosedural, dan metakognitif ranah abstrak terkait dengan
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, pengembangan dari yang dipelajarinya di
budaya, dan humaniora dengan wawasan sekolah secara mandiri, bertindak secara
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, efektif dan kreatif, dan mampu
dan peradaban terkait penyebab melaksanakan tugas spesifik di bawah
fenomena dan kejadian dalam bidang pengawasan langsung.
kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.