Anda di halaman 1dari 6

TUGAS IINDIVIDU

"TEKNIK LABORATORIUM FISIKA"

DOSEN :
Ira Nofita Sari, M. Pd

DISUSUN OLEH

Dini Husniarti ( 221710008 )

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA

FAKULTAS MIPA DAN TEKNOLOGI

IKIP PGRI PONTIANAK

2020
FLUIDA DINAMIS

Gambar 1.1 (Air Terjun Medang Pulang)

A. Ilustrasi

Perhatikan Gambar di atas, apa yang terlintas di benak kalian tentang


gambar tersebut? Ya benar, itu adalah air terjun, gambar di atas adalah air
terjun Medang Pulang yang terletak di Dusun Sungai Medang Desa Tani
Makmur Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Ketika terjadi
hujan apakah Volume air tersebut meningkat? Bagaimana kecepatan air
terjun tersebut ketika mengalir ? Nah, sekarang mari kita pelajari apakah
Volume air tersebut dapat di hitung ?

B. Indikator Pencapaian
1. Memahami konsep fluida dinamis.
2. Mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi fluida dinamis
3. Memahami persamaan Kontinuitas
C. Ringkasan Materi
Fenomena atau kearifan lokal air terjun ini menggunakan konsep fisika
yaitu Fluida Dinamis yang berkaitan dengan kecepatan air, tekanan zat cair,
dan lain-lain. Fluida Dinamis ini menunjukkan kecepatan air akan
berbanding terbalik terhadap luas penampang sungai. Hal ini sesuai dengan
Hukum/Persamaan Kontinuitas.

a. Konsep Fluida Dinamis


1. Tidak kompresibel, jika diberi tekanan maka volumenya tidak
berubah.
2. Tidak mengalami gesekanm pada saat mengalir, gesekan fluida
pada dinding dapat diabaikan.
3. Aliranyya stasioner, tiap paket fluida memiliki arah aliran tertentu
dan tidak terjadi turbulensi ( pusaran-pusaran ).
4. Alirannya tunak (steady), aliran fluida memiliki kecepatan yang
konstan terhadap waktu.

Jenis aliran fluida dibagi menjadi dua jenis, yaitu:


1. Aliran laminer, yakni aliran dimana paket fluida meluncur bersamaan
dengan paket fluida di sebelahnya, setiap jalur paket fluida tidak
berseberangan dengan jalur lainnya. Aliran laminer adalah aliran ideal
dan terjadi pada aliran fluida dengan kecepatan rendah.
2. Aliran turbulen, yaitu aliran dimana paket fluida tidak meluncur
bersamaan dengan paket fluida di sebelahnya, setiap jalur paket fluida
dapat berseberangan dengan paket yang lainnya. Aliran turblen
ditandai dengan adanya pusaran-pusaran air (vortex atau turblrn) dan
terjadi jika kecepatan alirannya tinggi.
( Chasanah : 2015 )
b. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fluida Dinamis
1. Debit Air (Kecepatan Air)
Debit air adalah jumlah air yang mengalir setiap waktu atau boleh
diartikan banyaknya volume air yang mengalir setiap waktu.
Berdasarkan pengertian di atas, rumus empiris dari debit air adalah:

V
Q=
t

Keterangan:

Q = debit aliran fluida (m3/s)

V = volume fluida (m3)

t = waktu (sekon)

2. Tekanan Zat Cair


Tekanan zat cair juga disebut tekanan hidrostatis adalah tekanan yang
terjadi di bawah air. Hal utama yang mempengaruhi tekanann
hidrostatis adalah kedalaman, massa jenis zat cair, dan gaya grsvitasi
pada tempat tersebut. Semakin dalam zat cair, semakin besar tekanan
yang dihasilkan. Dan semakin besar massa jenis zat cair, maka
semakin besar pula tekanan yang dihasilkan Tekanan hidrostatis dapat
dihitung dengan rumus sebagai berikut:

Ph = ρgh atau Ph = ρgh + P0


Dimana:
Ph = tekanan hidrostatis (N/m2 atau Pa (1 atm = 1 Pa))
ρ = massa jenis zat cair (km/m3)
g = gaya gravitasi (m/s2)
h = kedalaman suatu benda dari permukaan zat cair (m)
P0 = tekanan udara luar ( 1 atm atau 76 cm Hg)
c. Persamaan Kontinuitas
Hukum/Persamaan kontinuitas menyatakan bahwa debit aliran fluida
selalu konstan. Persamaan kontinuitas merupakan persamaan yang
menghubungkan kecepatan fluida disuatu tempat dengan tempat lain. Debit
aliran adalah besaran yang menunjukkan volume fluida yang mengalir
melalui suatu penampang setiap satuan waktu. Debit aliran dirumuskan
sebagai berikut:

V
Q= = Av
t

Berdasarkan persamaan kontinuitas, debit fluida pada luas penampang


yang berbeda-beda dirumuskan sebagai berikut:
Q1 = Q2 = . . . = Qn
A1 V1 = A2 V2 = . . . = AnVn

Keterangan :
Q = debit aliran fluida (m3/s)
V = volume fluida (m3)
t = waktu (sekon)
v = kecepatan fluida (m/s)
A = luas penampang (m2)

( Triatmodjo : 1993 )
DAFTAR PUSTAKA
Chasanah, Risdiyani. dkk. 2015. Detik – Detik Ujian Nasional Fisika Tahun
Pelajaran 2015/2016. Klaten : Intan Pariwara.
Triatmodjo, Bambang. 1993. Hidraulika I. Yogyakarta : Beta Offset.