Anda di halaman 1dari 5

Nama : Suprayitno

Nim : 207173036

Lokal : BiologiVIDT.Biologi

Mk : AdministrasidanSupervisiPendidikan

Dosen : Drs.Alfian,M.Pd.

1.

2. Kepala Sekolah Sebagai Administrator (kelompok 2 )

Permasalahan

1. Apa saja tanggung jawab kepala sekolah?

2. Bagaimana standar kepala sekolah yang baik?

3. Bagaimana kepala sekolah sebagai administrator pendidikan?

Penyelesaian

1. Kepala sekolah adalah guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Meskipun
sebagai guru yang mendapat tugas tambahan, kepala sekolah merupakan orang yang paling betanggung
jawab terhadap aplikasi prinsip-prinsip administrasi pendidikan yang inovatif di sekolah.

Sebagai orang yang mendapat tugas tambahan berarti tugas pokok kepala sekolah tersebut adalah guru
yaitu sebagai tenaga pengajar dan pendidik, di sini berarti dalam suatu sekolah seorang kepala sekolah
harus mempunyai tugas sebagai seorang guru yang melaksanakan atau memberikan pelajaran atau
mengajar bidang studi tertentu atau memberikan bimbingan. Berarti kepala sekolah menduduki dua
fungsi yaitu sebagai tenaga kependidikan dan tenaga pendidik.

2. Kepala sekolah harus mempunyai kompetensi-kompetensi tertentu yang lebih dibanding dengan guru
lain, baik dari segi kepribadian, manajerial, sosial dan segi yang lain. Berikut adalah standar kompetensi
yang harus dimiliki oleh kepala sekolah berdasar PERMEN DINKNAS No 13 tahun 2007

3. Kepala sekolah sebagai administrator menurut Mulyasa memiliki hubungan yang sangat erat dengan
berbagai aktifitas pengelolaan administrasi yang bersifat pencatatan, penyusunan dan pendokumenan
seluruh program sekolah secara spesifik. Kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk mengelola
kurikulum, administrasi peserta didik, administrasi personalia, administrasi kearsipan dan administrasi
keuangan. Kegiatan tersebut perlu dilakukan dengan cara efektif dan efisien agar dapat menunjang
produktifitas sekolah.

Lebih lanjut Purwanto sebagaimana dikutip Baharudin dalam buku Manajemen Pendidikan Islam
menjelaskan pengertian administrasi pendidikan adalah segenap proses pengerahan dan
pengintegrasian segala sesuatu, baik personal, spiritual maupun material, yang bersangku paut dengan
pencapaian tujuan. Kemampuan-kemampuan kepala sekolah terkait sebagai administrator dapat
dijabarkan dalam tugas-tugas operasional

Kesimpulan

Pendidikan sebagaimana yang tertuang dalam UU No. 20 Tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana
untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiriyual keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa
dan Negara.

Fungsi sekolah menurut para pakar mencakup tiga elemen yakni fungsi penyadaran, fungsi progresif,
serta fungsi mediasi pendidikan. Fungsi penyadaran dimaksudkan sekolah memiliki tanggung jawab
memelihara nilai-nilai luhur budaya yang ada.

Dalam kadar tertentu kepala sekolah sebagai pimpinan sebuah unit kerja, mempunyai peran yang sama
dengan unit kerja lainnya. Ia harus dapat memastikan bahwa sistem kerjanya berjalan lancar dan semua
sumber daya yang diperlukan untuk mencapai hasil harus tersedia secukupnya dengan kualitas yang
memadai.

Kepala sekolah harus mempunyai kompetensi-kompetensi tertentu yang lebih dibanding dengan guru
lain, baik dari segi kepribadian, manajerial, sosial dan segi yang lain.

Kepala sekolah sebagai administrator menurut Mulyasa memiliki hubungan yang sangat erat dengan
berbagai aktifitas pengelolaan administrasi yang bersifat pencatatan, penyusunan dan pendokumenan
seluruh program sekolah secara spesifik. Kepala sekolah harus memiliki kemampuan untuk mengelola
kurikulum, administrasi peserta didik, administrasi personalia, administrasi kearsipan dan administrasi
keuangan. Kegiatan tersebut perlu dilakukan dengan cara efektif dan efisien agar dapat menunjang
produktifitas sekolah.

3. Kepala Sekolah Sebagai Supervisor (kelompok 3 )

Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.

3.

Kesimpulan

Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.
3.

Kesimpulan

Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.

3.

Kesimpulan

Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.

3.

Kesimpulan
Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.

3.

Kesimpulan

Permasalahan

1.

2.

3.

Penyelesaian

1.

2.

3.

Kesimpulan