Anda di halaman 1dari 3

ANALISIS ARTIKEL JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN

“PERBEDAAN PENGARUH PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN


MODEL KUANTUM MENGGUNAKAN MEDIA KOMIK DAN MEDIA
ANIMASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK”

1. Secara umum, judul pada artikel sudah mewakili keseluruhan isi. Akan
tetapi, dibagian judul perlu dilengkapi kelas yang diteliti serta sekolahnya.
2. Artikel jurnal yang saya analisis termasuk ke dalam penelitian kuantitatif.
3. Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah terdapat paradigma
yang terapkan oleh guru dalam pembelajaran sains khususnya di SMP
Negeri 2 Sumberlawang, Kabupaten Sragen yaitu masih menerapkan
paradigma tabularasa yang menganggap peserta didik sebagai kertas
kosong yang menerima pengetahuan dari gurunya saja. Selama proses
kegiatan pembelajaran, peserta didik hanya diam, duduk, mendengar dan
mencatat apa yang disampaikan oleh guru. Metode pembelajaran tersebut
terpusat pada guru yang menyebabkan pembelajaran cenderung
disampaiakan dengan metode ceramah. Guru belum menerapkan berbagai
model pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan proses
sains yang sesuai dengan karakteristik sains. Akibatnya, menjadikan
peserta didik pasif dan tidak memiliki kesempatan untuk mengembangkan
kemampuan berpikirnya serta berdampak pada hasil belajar peserta didik
menjadi kurang optimal. Berdasar permasalahan tersebut, maka peneliti
tertarik untuk melakukan penelitian pembelajaran biologi dengan model
kuantum menggunakan media komik dan media animasi yang diharapkan
nantinya dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
4. Judul jurnal penelitian ini termasuk ke dalam paradigma ganda dengan dua
variabel independen. Karena terdiri dari dua variabel independen serta satu
variabel dependen.
5. Ada.
Variabel bebas atau variabel independen yaitu sesuatu yang
mempengaruhi. Terdapat dua variabel bebas yaitu, variabel independen
(bebas) X1= pembelajaran biologi dengan model kuantum menggunakan
media komik dan variabel independen (bebas) X2= pembelajaran biologi
dengan model kuantum menggunakan media animasi.
Sedangkan variabel dependen (kontrol) yaitu Y = Prestasi belajar peserta
didik.
6. Berdasarkan jurnal yang saya analisis, terdapat 3 rumusan masalah yaitu:
a. Bagaimana perbedaan pengaruh pembelajaran biologi dengan model
kuantum menggunakan media komik terhadap prestasi belajar peserta
didik?
b. Bagaimana perbedaan pengaruh pembelajaran biologi dengan model
kuantum menggunakan media animasi terhadap prestasi belajar peserta
didik?
c. Bagaimana perbedaan pengaruh pembelajaran biologi dengan model
kuantum menggunakan media komik dan animasi terhadap prestasi
belajar peserta didik?
7. Teori yang harus ada dalam landasan teori diantaranya, belajar, hakikat
sains, metode belajar, teori belajar kognitif dan teori piaget.
8. Desain penelitian ini menggunakan desain penelitian true experimental
design. Karena dalam desain ini peneliti dapat mengontrol semua variabel
yang mempengaruhi jalannya eksperimental. Pada penelitian ini sampel
yang digunakan secara acak dan menggunakan teknik cluster random
sampling. Pada penelitian ini menggunakan bentuk pretest-postest control
gorup design, yaitu dipilih dua kelompok eksperimen yang kemudian
diberi perlakuan untuk mengetahui keadaan awal adakah perbedaan antara
kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.
9. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 2
Sumberlawang, Kabupaten Sragen semester I tahun 2010/2011.
Sedangkan sampel pada penelitian ini adalah dua kelas yang
menggunakan media komik terdiri dari 36 peserta didik kelas VII SMP
Negeri 2 Sumberlawang dan menggunakan media animasi 37 peserta didik
SMP Negeri 2 Sumberlawang.
10. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling (secara acak).
11.