Anda di halaman 1dari 2

GILANG WAHID SETIAWAN

031260549

DISKUSI.8 RISET OPERASI

1. Game theory adalah sebuah alat analitis yang dirancang untuk membantu kita
memahami fenomena yang kita amati ketika pengambil keputusan berinteraksi. (A.
Rubinstein, 1994).

Teori permainan meningkatkan pengambilan keputusan strategis dengan


memberikan wawasan berharga ke dalam interaksi berbagai pihak yang memiliki
kepentingan pribadi dan karenanya game theory semakin banyak digunakan dalam
bisnis dan ekonomi. (Erhun, 2003)
Teori permainan dapat memecahkan masalah pemasaran, khususnya sebagai alat
untuk memprediksi perilaku kompetitif. Melalui pengambilan keputusan strategis
berdasarkan analisis tentang bagaimana orang lain bermain, Anda dapat mulai
memaksimalkan peluang kesuksesan Anda.
Jika di pelajari lebih dalam, Game Theory lebih seperti pendekatan rasional &
matematis untuk mencapai keseimbangan dari pemain-pemain yang terlibat
didalamnya. Pada dunia nyata, keseimbangan mutlak dalam ekonomi dan bisnis
adalah sesuatu yang utopis.
Masalah lain dari teori ini adalah asumsi bahwa setap pemain adalah pengambil
keputusan yang rasional, mementingkan diri sendiri dan fokus untuk
memaksimalkan utilitas. Sedangkan pada kenyataannya, manusia memiliki banyak
motif dalam menjalankan kegiatan usahanya. Namun sebagai satu perangkat
analitik, penggunaan teori permainan bersama dengan alat-alat lain, ditambah
pengalaman bisnis seorang pemasar dapat secara signifikan meningkatkan
pemahaman tentang dinamika dalam interaksi bisnis yang mengarah pada kualitas
yang lebih tinggi dalam pengambilan keputusan berdasarkan informasi-informasi
yang tersedia.
Contoh sederhana dalam pemecahan bisnis adalah ketika perusahaan bisnis
bersaing dalam usaha yang sama misalnya bahan baku makanan cepat saji produk
ayam ( KFC, MC D, dan TEXAZ CHICKEN ) dapat mendirikan tempat usaha yang
saling berdekatan (bisa dalam sata mall)

1. Manager dituntut mencari cara terbaik untuk mencapai tujuan, dua tipe tujuan adalah
memaksimalkan output dan meminimumkan biaya yang selalu dibatasi sumber daya
dan spesifikasi teknis.

Integer programming adalah model linier programming dimana terdapat satu atau
lebih variable keputusan yang harus bersifat integer. Terdapat 3 tipe integer
programming :

1. Pure integer programming, semua variable bersifat integer


2. Mixed-integer programming, tidak semua variable bersifat integer namun terdapat
paling tidak satu variable integer
3. Zero-one integer programming, ini adalah model khusus untuk variable integer 0 dan
1
Program integer adalah suatu bentuk dari program linier yang asumsi divisibilitasnya
melemah. Bentuk ini muncul karena kenyataannya tidak semua variabel keputusan
merupakan suatu angka pecahan.
 
Program ini akan membantu pemecahan bisnis sebuah Perumahan yaitu Misalnya
Perumahan Alam Hijau 2, dengan dua tipe. Tipe 65(X1) dan Tipe 45(X2). Masalah
ini akan dimodelkan ke dalam model matematika berupa integer programming yang
merupakan bagian dari masalah pemrograman linier,di mana variabel keputusan
harus berupa bilangan bulat.
 
Sumber : Riset Operasi dan http://share.its.ac.id/course/view.php?id=1097&lang=id