Anda di halaman 1dari 8

Review CJR

Psikologi Perkembangan

DOSEN PENGAMPU: : Shofia Mawaddah, S.Psi., M.Sc.

Nama : Kristika Mondang Matondang


NIM : 1193151035
Kelas : BK REGULER D 2019

PSIKOLOGI PENDIDIKAN DAN BIMBINGAN


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
1. Nama : Aliyah Febrianti
Nim : 1193151034
 Jurnal utama
Judul : Perkembangan fisik, kognitif, dan psikososial pada masa kanak-
kanak awal 2-6 tahun
Jurnal : psikologi perkembangan
Penulis : Murni
Volume dan halaman : 3 dan 19-33
ISSN :-
 Jurnal pembanding
Judul : Perkembangan Sosial Emosi pada Anak Usia Prasekolah
Jurnal : psikologi perkembangan
Penulis : Femmi Nurmalitasari
Volume dan halaman : 3 dan 103-111
ISSN : 0854-7108

Review:
Pada jurnal utama penulis memaparkan lebih jelas mengenai perkembangan pada
anak mulai dari perkembangan fisik, kognitif dan psikososial sesuai dengan judul jurnal.
Sehingga pada jurnal ini kita dapat menemukan lebih banyak informasi mengenai
perkembangan anak. Pada jurnal ini juga terdapat ciri-ciri pada anak pra sekolah.
Sedangkan pada jurnal pembanding, penulis hanya memaparkan mengenai
perkembangan emosi pada anak sesuai dengan judul nya, sehingga pembaca hanya sedikit
mendapatkan informasi tentang perkembangan pada anak pra sekolah.

2. Nama : Annisa Permata Wulandari


Nim : 1193151028
 Jurnal utama
Judul :Perkembangan Fisik-Motorik Anak 4-5 Tahun Pada
Permendikbud no. 137 Tahun 2014
Jurnal : Jurnal pendidikan anak
Penulis : Aghnaita
Volume dan halaman : Vol. 3 No. 2
ISSN :-
 Jurnal pembanding
Judul : PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MOTORIK
DASAR TERHADAP HASIL BELAJAR PENJASORKES
BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR KELAS AWAL
Jurnal : Jurnal pendidikan anak
Penulis : Adhy Suroso, Eunike Raffy Rustiana, Sugiharto
Volume dan halaman : Vol. 2 No. 1
ISSN :-

Review:

Melalui jurnal tersebut kita dapat mengetahui setiap perkembangan fisik-


motorik anak usia 4-5 tahun begitupun lingkungan bermain anak yang dapat
mempengaruhi fisik-motorik anak tersebut.

3. Nama : Steven Yostian Tiransky Sitorus


Nim : 1193151031
 Jurnal utama
Judul : Dukungan Keluarga dan Modal Psikologis Mahasiswa
Jurnal : Jurnal Psikologi Undip
Penulis : Unika Prihatsanti
Volume dan halaman : Vol. 13 No. 2 Hal. 196-201
ISSN :-
 Jurnal pembanding
Judul : Gambaran Konsep Diri Mahasiswa Ditinjau dari Perspektif
Budaya
Jurnal : Jurnal Ilmiah Psikologi
Penulis : Alifah Nabilah Masturah
Volume & halaman : Volume 2, nomor 2 , halaman 300-310
ISSN : 2541-450X (online) 0854-2880 (print)

Review:

Berdasarkan junal 1 hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat


hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dan modal psikologis
pada mahasiswa (r = 0,215; p = 0,008). Semakin tinggi dukunga keluarga maka akan
semakin tinggi modal psikologis mahasiswa demikian pula sebaliknya semakin
rendah dukungan keluarga maka akan semakin rendah modal psikologis mahasiswa.
Penelitian ini memiliki keterbatasan dan dapat dijadikan sebagai bahan kajian bagi
peneliti selanjutnya, yaitu kurangnya identifikasi terhadap jenis kelamin dan usia
subjek penelitian yang diprediksikan turut mempengaruhi tinggi rendahnya modal
psikologis mahasiswa. Sedangkan pada jurnal 2 pola komunikasi dalam keluarga
mayoritas subjek memiliki kecenderungan pola komunikasi konsensual yaitu
sebanyak 23 orang atau sebesar 30,67 %, dan motional abuse pada remaja akhir yang
berpacaran tergolong rendah yaitu sejumlah 94,67% dimana subjek berada di dalam
kategori sedang sampai sangat rendah. Berdasarkan kesimpulan diatas, peneliti
memberikan saran kepada orang tua yaitu orang tua mampu enerapkan ola
komunikasi Pluralistic yaitu dengan cara meningkatkan intensitas percakapan
dikeluarga, komunikasi terbuka, tidak dibatasi dan anggota keluarga khususnya
remaja didorong untuk berpikir secara mandiri yang sesuai dengan kondisi, situasi dan
yang diharapkan oleh lingkungan sosial serta membantu membekali remaja dengan
menjadi mmodel yang baik dalam berperilaku seperti mencontohkan berperilaku
kepada pasangan sesuai dengan kondisi, situasi yang dijalani remaja yang diharapkan
oleh lingkungan sosial. Saran untuk remaja akhir yaitu Remaja akhir sebaiknya mulai
membangun komunikasi yang efektif dengan meningkatkan intensitas berkomunikasi
dengan orang utua dan keluarga, serta terbuka dengan orang tua dan keluarga. Saran
bentuk peneliti selanjutnya adalah peneliti selanjutnya disarankan mampu
menggunakan lebih banyak subjek yang berasal dari berbagai wilayah di Denpasar.
Peneliti selanjutnya mampu melakukan penelitian ada remaja awal dan remaja madya
sebagai subjek lainnya guna mengetahui perbedaan pola komunikasi dalam keluarga
dan emotional buse dalam berpacaran pada remaja awal, remaja madya, remaja akhir,
dewasa, dan pasangan yang telah menikah serta peneliti selanjutnya dapat melakukan
penelitian untuk melihat faktor-faktor yang dapat mmenjadi adanya perbedaan
emotional abuse dalam berpacaran remaja.

4. Nama : Lilis Granella Sidabutar


Nim : 1193351051
 Jurnal utama
Judul : Elementary School Students’ Spoken Activities and their
Respones in Math Learning by Peer-Tutoring
Jurnal : Jurnal Guru Kita (JGK)
Penulis : Baiduri
Volume dan halaman : Vol 5(1) September 2017
ISSN : 2549-1288
 Jurnal pembanding
Judul : Profil Permasalahan Siswa Sekolah Menengah Pertama (Smp)

Negeri Dikota Bogor


Jurnal : Jurnal bimbingan dan konseling
Penulis : Weni Nur Wendari, Aip Badrujaman, dan Atiek Sismiati S

Volume dan halaman : Vol 5(1) juni 2016


ISSN :-

Review:

Bahwa permasalahan siswa SMP Negeri di Kota Bogor secara


keseluruhan berada pada kategoribermasalah (57,65%.Tiga indikator yang
memperoleh persentase tertinggi, yaitu memperoleh jenjang sekolah menengah
merupakan masa informasi karir, meningkatkan keterampilan belajar, dan konsep
diri akademik.

Siswa dapat mengenali diri dan keterampilan yang dimiliki,


menggambarkan keterampilan dan menghubungkannya dengan berbagai minat dan
bakat atau perencanaan masa depan, dan pengenalan sekolah lanjutan (SMA/SMK)
serta bagaimana mengatur waktu dan berkonsentrasi dalam belajar
terhindar dari rasa cemas menghadapi UN. Dukungan guru kelas dalam
memberikan kesempatan pada siswa untuk mengikuti layanan BK, dan
mengalihtangankan siswa yang memerlukan layanan kepada guru BK. Orang tua
juga diharapkan dapat memberikan informasi terkait kegiatan belajar
siswa dan perilakunya sehari-hari. Dan siswa juga diharapkan dapat mengikuti
setiap layanan yang diberikan oleh guru BK dan segera melapor kepada guru atau
orang tua seandainya memiliki masalah.
5. Nama : Cindy Pratiwi
Nim : 1193351041
 Jurnal utama
Judul : Metode Stimulasi dan Perkembangan Emosi Anak Usia Dini
Jurnal : Jurnal Psikologi Perkembangan
Penulis : WisjnuMartani1
Volume dan halaman : VOLUME39,NO.1,JUNI2012:Halaman112–120
ISSN :-
 Jurnal pembanding
Judul : NORMA PERKEMBANGAN MOTOR MILESTONE
ANAK SEHAT DAN BERGlZl BalK DALAM RANGKA
PENGEMBANGAN SUATU RUJUKAN
Jurnal : Jurnal Norma Perkembangan motor milestone anak sehat
Penulis : AbasB.Jahari, Heryudarini harahap, dan Yekti Widodo
Volume dan halaman : Volume29(1): Halaman1-12
ISSN :-

Review:

Berdasarkan temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa


pemahaman guru terhadap cara memberikan stimulasi untuk perkembangan
emosianak usia dinimasih belum memadai, karena guru lebih menekankan pada
pentingnya kemampuan kognisi pada anak, dan cenderung mengabaikan
perkembangan emosi pada anak, sehingga sangat memungkinkan terjadinya problem
perkembangan pada anak.Namun hal yang harus diperhatikan adalah kondisi ini
terkait dengan nilai dan budaya yang ada disekitarnya. Karena faktor nilai dan budaya
merupakan hal yang ikut menentukan orientasi pendidikan untuk anak usia, dan
secara mempengaruhi penentuan standar perilaku dan cara mendidik anak.

6. Nama : Clara Cindy Claudia Sitorus


Nim : 1193351047
 Jurnal utama
Judul : Lingkungan Sosial Dalam Perkembangan Psikologis Anak
Jurnal : Jurnal Ilmu Komunikasi
Penulis : R. Nuruliah Kusumasari
Volume dan halaman : Volume 2,(1) Hal 32-38
ISSN :-
 Jurnal pembanding
Judul : Perkembangan PsikologisAnak MI/SD: Studi Atas Dampak
Kepergian Ibu Sebagai TKW Keluar Negeri
Jurnal : Jurnal Penelitian Keagamaan dan Sosial-Budaya
Penulis : Elfi Yuliani Rohmah
Volume dan halaman : Nomor 1 Volume 4 Hal 127-146
ISSN :-

Review :

Faktor lingkungan,keluarga dan sekolah termasuk faktor yang paling penting dalam
sikap dan perilaku seorang anak. Usia 11-15 tahun merupakan usia tahap formal operasional,
sehingga dapat dilihat sangat jelas perubahan sikap dan perilakunya. Usia dan pendidikan,
tidak menjadi faktor utama seorang anak memiliki wawasan yang luas, karena pada
kenyataannya, seorang anak kelas 5 SD, memiliki wawasan yang lebih luas karena dia berada
di lingkungan kota, sedangkan anak 1 SMP memiliki wawasan yang kurang,karena factor
keterbatasaan mendapatklan informasi dan teknologi.

Perkembangan moral anak SD/MI yang ditinggal pergi ibunya sebagai TKW ke luar
negeri rata-rata menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan setelah ibunya
pergi ke luar negeri sebagai TKW. Perbedaan yang mencolok terutama pada anak laki-laki,
sedangkanpada anak perempuan kurang begitu terlihat. Perbedaan pada mereka sangat
variatif. Mulai dari yang positif sampai negatif, seperti tetap santun dalam bertutur kata dan
perilaku, patuh pada guru, rajin ke sekolah, jujur. Sebaliknya ada juga yang suka bohong,
mencuri, merokok, perilaku yang nakal dan kasar, tutur kata sering kotor, suka bolos, dan
sebagainya. Perkembangan sosial anak menunjukkan variasi pola perilaku, mulai dari pola
perilaku yang disetujui sampai dengan pola perilaku yang tidak disetujui dalam keluarga dan
masyarakat. Hal positif yang telah bisa dilakukan oleh mereka yang ditinggal ibunya sebagai
TKW ke luar negeri adalah ada yang sudah bisa memasak atau membantu memasak, mencuci
baju sendiri, dan mengatur waktu untuk keperluannya sendiri dalam bermain, belajar,
mengaji, dan istirahat. Di samping Itu, relasi sosial antara anggota keluarga, dengan teman
sebaya, kepada guru serta masyarakat sekolah, juga dengan masyarakat di sekitar lingkungan
rumahnya tergolong bagus. Namun ada juga yang belum bisa mengatur waktu dalam hal
bermain, belajar, mengaji, dan istirahat.
Perkembangan kognitif anak menunjukkan indikasi bahwa merekayang ditinggal
ibunya pergi sebagai TKW ke luar negeri rata-rata cukup baik terutama untuk kelas atas.
Meskipun memang ada beberapa anak yang kurang baik perkembangan kognitifnya sehingga
belum bisa membaca, menulis dan berhitung dan tidak naik kelas. Pada mereka juga memiliki
daya tangkap yang cukup variatif, ada yang lambat, rata-rata standar, dan ada beberapa yang
cepat dalam hal daya tangkapnya.