Anda di halaman 1dari 11

1

KUESIONER PENELITIAN

JUDUL PENELITIAN

HUBUNGAN PENGETAHUAN MAHASISWA DENGAN KETEPATAN


MELAKUKAN PEMERIKSAAN FISIK HEAD TO TOE DI KAMPUS
STIK FAMIKA MAKASSAR
TAHUN 2020

A. Petunjuk Pengisian

1. Isilah terlebih dahulu identitas responden pada tempat yang telah

disediakan.

2. Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling benar dan tepat,

dengan memberi tanda ( √ ) pada kolom yang telah disediakan.

B. Identitas Responden

Hari/TanggaL : 4 mei

No. Responden :

Nama (inisial) : TN. A

Umur (Tahun) : 26 Thn

Jenis Kelamin : laki laki


2

C. Variabel Pengetahuan Tentang Pemerikaan Fisik Head to Toe

Pilihan
No. Pernyataan Jawaban
Benar Salah
1. Pemeriksaan fisik adalah proses medis yang Benar
harus dijalani saat mendiagnosis penyakit.

2. Pemeriksaan fisik dilakukan secara sistematis, Benar


mulai dari Kepala hingga kaki (head to toe).

3. Pemeriksaan fisik dilakukan sebagai Proses Salah


medis untuk kesiapan saat pasien pulang.

4. Tujuan dari pemeriksaan fisik dalam Benar


keperawatan adalah untuk menentukan status
kesehatan dan mengidentifikasi masalah pasien.

5. Tujuan lain dari pemeriksaan fisik dalam Benar


keperawatan adalah untuk mengambil data
dasar dalam menentukan rencana tindakan
keperawatan.

6. Hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan Benar


pemeriksaan fisik, yaitu persiapan pasien,
persiapan alat, dan persiapan lingkungan.

7. Pemeriksaan fisik dengan cara perkusi adalah Benar


cara untuk mengetahui suara atau bunyi jantung,
suara napas, dan bising usus.

8. Pemeriksaan fisik dengan cara palpasi adalah Bena


cara untuk mengetahui suara timpani (seperti r
suara gendang) yang disebabkan adanya udara
dibawah jaringan.

9. Pemeriksaan fisik dengan cara auskultasi adalah Salah


cara untuk mengetahui suara Wheezing (bunyi
yang terdengar “ngiii….k”) pada saluran napas.

10. Pemeriksaan fisik dengan cara inspeksi adalah Salah


cara untuk mengetahui mata kuning (ikterus),
terdapat struma di leher, kulit kebiruan
3

(sianosis).
11. Pemeriksaan fisik pada kepala, mata, telinga, Benar
hidung, mulut dan faring, dapat dilakukan
dengan cara Inspeksi, palpasi, perkusi, dan
asukultasi.

12. Pemeriksaan inspeksi pada leher dilakukan Benar


untuk mencari tanda-tanda adanya bendungan
vena jugularis, pembesaran kelenjar tiroid atau
limfe, dan arteri karotis.

13. Auskultasi pada dada dilakukan untuk Salah


mengetahui bising usus.

14. Bunyi rales (suara yang dihasilkan dari eksudat Salah


lengket di saluran pernapasan) pada saat
inspirasi, misalnya pada pasien pneumonia,
TBC.

15. Perkusi di lambung dapat menghasilkan bunyi Benar


pekak/redup.

16. Auskultasi pada jantung untuk mendengarkan Benar


bunyi jantung I pada pada ICS IV linea sternalis
kiri (katub I tricuspidalis), ICS V linea
midclavicula atau apeks (katub mitral).

17 Urutan pemeriksaan fisik pada organ abdomen Salah


yang benar, yaitu Inspeksi - palpasi - perkusi -
auskultasi.

18. Inspeksi pada anus untuk mengetahui Benar


ada/tidaknya hemoroid.

19. Pemeriksaan musculoskeletal untuk mengetahui Benar


ada/tidaknya kelainan kiposis.

20. Pemeriksaan integument untuk mengetahui Salah


ada/tidaknya ptechie.
4

D. Variabel Ketepatan Melakukan Pemeriksaan Fisik Head To Toe.

No Pertanyaan
Jawaban Ket.
.

A. Persiapan Pasien.

Dudukkan Pasie
dngan posisi yang
paling nyaman,
kosultasi dngan
keluarga pasien

B. Persiapan Alat

Statescop tensi
pengukur
suhu(termometer)dan
melakukan tindakan
TTV

C. Persiapan Lingkungan

Yang bersih dan steril

D. Pemeriksaan Fisik Head To Toe.

1. Urutkan sesuai prosedur tetap.


2. Isi apa yang harus diperiksa di
setiap bagian (Inspeksi, Palpasi,
Perkusi, dan Auskultasi).

1. Kepala
5

Inspeksi melihat adanya


benjolan atau kotoran
di kepala

Palpasi merah adanya


benjolan atau luka di
kepala

2. Mata

Inspeksi

Tidak memakai
kacamata, tidak
aremis, tidak ikterik,
bentuk simetris

palpasi

Merah apakah ada


benjolan pada kelopak
mata atau tidak

3. Hidung

Inspeksi Tidak ada sekret, tidak


ada luka

Palpasi Bentuk hidung simetris


6

4. Mulut

Inspeksi Tidak ada sekret, gigi


lengkap Lida bersih

Palpasi Tidak ada benjolan

5. Leher

Inspeksi Tidak ada pembesaran


tiroid

Palpasi Tidak ada pembesaran


vena

6. Dada

Inspeksi Bentuk dada simetris,


tidak ada kelainan

Palpasi Bentuk dada simetris,


tidak ada kelainan

7. Abdomen
7

Inspeksi

Palpasi Tidak ada pembesaran

Perkusi Adanya suara bising di


dalam usus

Auskultasi Terdengar bunyi suara


krok di dalam
abdomen

8. Tangan

Inspeksi Jari"lengkap

Palpasi Akral hangat

Perkusi Tidak ada

Auskultasi Tidak ada

9. Kaki
8

Inspeksi Kuku bersih, jari"


lengkap

Palpasi Akral hangat

10. Telinga

Inspeksi Tidak adanya benjolan

Auskultasi Tidak adanya benjolan

Perkusi Tidak ada

Palpasi Tidak ada

11. Kulit

Inspeksi Bersih dan kecoklatan


9

Palpasi Tidak ada benjolan


atau luka

12. Tenggorokan

Inspeksi Berwarna pucat


kemerahan

Palpasi Tidak ada

13. Alat kelamin

Inspeksi Normal, bersih

Palpasi Tidak ada luka atau


benjolan yang
mencurigakan

14. Anus
10

Inspeksi Tidak ada benjolan

Palpasi Tidak ada benjolan

KRITERIA OBJEKTIF (Di isi oleh Peneliti)

A. TEPAT
B. TIDAK TEPAT
1