Anda di halaman 1dari 3

Tugas 2 Ekonomi Manajerial

Nama : Saripudin
NIM. : 041650586

1. Menjelaskan definisi dan fungsi dari Parameter dan Statistik

Parameter merupakan nilai yang mencirikan suatu populasi, sehingga untuk enghitung parameter
memelukan amatan dari semua anggota populasi. Tentu saja untuk mengetahui nilai parameter
membutuhkan biaya yang sangat mahal. Ongkos untuk mengetahui parameter tidak sebanding
dengan kegunaan informasi dari nilai parameter tersebut. Dalam kondisi ini, estimasi (ppendugaan)
terhada nilai parameter menjadi relevan. Untuk melakukan pendugaan terhadap nilai parameter
memerlukan sampel (contoh) yang mewakili representatif populasi. Tentu saja semakin banyak
pengamatan dalam sampel (ukuran sampel), sampel semakin mewakili populasi. Apabila populasi
relatif homogen atau deviasi standartnya kecil, sampel ukuran kecil sudah mewakili populasi.
Sebaliknya untuk populasi yang relatif heterogen atau deviasi standartnya besar, ukuran sampel kecil
tidak mewakili populasi.

Statistik adalah nilai rata rata dan nilai deviasi standar yang dihitung dari anggota sampel. Rata rata
sampel menjadi penduga rata rata populasi. Deviasi standar sampel menjadi penduga deviasi
standar populasi. Formula deviasi standar merupakan akar dari varian. Untuk menghitung varians
memerlukan rata rata yang harus dihitung dari sampel denga ukuran n, n menunjukan degrees of
freedom awal. Penghitungan rata rata sampel ini mengurangi degrees of freedom sebanyak satu.
Kemudia untuk menghitung statistik rata rata tidak diperlukan nilai statistik lainnya seperti pada
perhitungan statistik varians yang memelukan statistik rata rata, oleh karena itu pembagi dari
formula statistik rata rata adalah ukuran sampel. Pada dasarnya nilai statistik dihitung dengan
menggunakan semua anggota sampel (amatan/observasi) setiap perhitungan statistik, derajat bebas
dalam analisis regresi. Untuk mengestimasi koefisien sebuah variabel bebas memerlukan sebuah
derajat bebas.

2. Menjelaskan struktur pasar dalam kondisi bersaing sempurna, monopoli, oligopoli

a. Pasar Persaingan Sempurna


Pasar persaingan sempurna merupakan pasar dimana jumlah penjual (produsen) dan pembeli
(konsumen) sangat banyak serta jenis produk yang dijual sifatnya homogen. Pada pasar jenis ini, satu
pembeli atau satu penjual tidak bisa mempengaruhi harga barang karena harga yang ada di pasar
merupakan hasil kesepakatan serta interaksi penawaran dan permintaan atau dengan kata lain
harga otomatis mengikuti mekanisme pasar.

Ciri-ciri pasar persainga sempurna


 Terdapat banyak penjual dan pembeli sehingga satu bagian dari penjual atau pembeli tidak bisa
mempengaruhi kondisi pasar secara keseluruhan.
 Setiap produsen bisa bebas keluar masuk pasar karena tidak memiliki keterikatan dengan aturan
khusus.
 Penjual dan pembeli sama-sama sudah memiliki pengetahuan akan kondisi pasar seperti
mengetahui tingkat harga sehingga sulit untuk terjadi penipuan.
 Produk yang dijual bersifat homogen namun barang yang diproduksi satu perusahaan bisa
menjadi pengganti sempurna untuk barang yang diproduksi perusahaan lain. Hal tersebut
dimungkinkan karena kualitasnya cenderung serupa.
Umumnya tidak ada kesulitan jika sumber daya atau faktor produksi dipindahkan dari satu tempat
ke tempat lain karena semua tempat produksi memiliki kesamaan baik metode atau proses
distribusii.
Berdasarkan penjabaran di atas, bisa disimpulkan pula beberapa hal yang menjadi kelebihan dari
pasar persaingan sempurna. Contoh kelebihannya adalah seperti tidak ada perusahaan yang terlalu
mendominasi, pembeli bisa bebas memilih produk dari banyak alternatif produsen, harga barang
cenderung stabil, serta informasi pasar sudah sangat jelas sehingga kecurangan bisa diminimalisasi.

Namun, selain kelebihan-kelebihan itu, terdapat juga beberapa kekurangan dari pasar persaingan
sempurna. Kekurangan tersebut diantaranya adalah minim inovasi karena setiap produsen tidak
memiliki motivasi pengembangan, tidak adanya variasi barang yang terlalu mencolok antara satu
produsen dengan produsen lain, serta efisiensi yang dilakukan perusahaan tergolong terlalu tinggi
sehingga buruk bagi kondisi sosial pasar.

Contoh paling dekat dengan kehidupan akan pasar persaingan sempurna ini adalah pasar yang
menjual makanan pokok seperti beras. Seperti yang diketahui, ada banyak merek atau produsen
beras dengan tentunya banyak pula pembeli. Meskipun ada beberapa jenis beras, tetapi secara
umum komoditas beras yang dijual tetaplah homogen. Selain itu, meskipun ada campur tangan
bulog tetapi dalam penentuan harga tetap mengikuti mekanisme pasar serta setiap penjual dan
pembeli sudah mengetahui harga pasar dari beras itu sendiri.

b. Pasar Monopoli
Secara etimologis, monopoli berasal dari bahasa Yunani yaitu mono yang berarti satu dan polist yang
artinya penjual. Jadi secara jelas bisa diartikan bahwa pasar monopoli adalah satu bentuk pasar
yang memiliki satu produsen atau penjual untuk melayani banyak pembeli. Ini artinya, sang penjual
atau disebut monopolis memiliki peran tunggal untuk menentukan harga pasar tanpa perlu
memikirkan persaingan. Oleh karena itulah, pasar monopoli tergolong jenis pasar persaingan tidak
sempurna.

Selain memiliki ciri utama berupa penjual tunggal, berikut beberapa ciri dari pasar monopoli yang
membedakannya dengan pasar jenis lain:
 Barang atau produk yang dijual belum ada penggantinya (no substitutes)
 Pangsa pasar produk sangat besar atau banyak pembeli
 Sulit bagi perusahaan atau produsen baru untuk memasuki pasar karena terdapat banyak
hambatan seperti peraturan perundang-undangan, teknologi, dan modal yang besar.
 Penjual dapat menentukan harga sesuai keinginannya.
 Kurva permintaan di pasar sama dengan kurva permintaan yang dihadapi perusahaan
monopolis.

Berdasarkan berbagai uraian di atas, tampak beberapa kekurangan dari pasar monopoli terutama
dari segi konsumen. Kekurangan itu diantaranya adalah karena pembeli tidak memiliki alternatif
pilihan meskipun harga barang dirasa mahal. Selain itu, produsen bisa saja menetapkan harga
dengan mengurangi atau meningkatkan produksi sehingga produksi tidak dilakukan secara optimum
dan efisien. Lebih jauh, jika tidak diawasi maka produsen juga bisa saja melakukan eksploitasi demi
mendapat keuntungan besar.

Terlepas dari berbagai kekurangannya, pasar monopoli juga memiliki beberapa kelebihan. Melalui
sistem monopoli pada perdagangan sumber daya alam, pemerintah bisa menjaga sumber daya alam
tersebut agar tidak tereksploitasi secara berlebihan. Selain itu, monopoli juga dapat melindungi hak
kekayaan individu sehingga semakin mendorong dilakukannya inovasi. Dalam kondisi alamiah, pasar
monopoli juga justru bisa meningkatkan efisiensi dalam produksi karena jika ada tambahan penjual
maka membuat produksi tidak mencapai skala ekonominya.

Setelah penjelasan tentang pasar monopoli di atas, maka tak sulit untuk Anda mengetahui contoh
dari perusahaan monopolis. Sebut saja Pertamina sebagai perusahaan minyak, PLN, PDAM, hingga
PT Kereta Api adalah contoh adanya pasar monopoli. Beruntung umumnya perusahaan tersebut
adalah milik negara sehingga harga masih bisa dikontrol dan diawasi.

c. Pasar Oligopoli
Oligopoli berasal dari kata oligos yang berarti banyak dan polein yang berarti menjual. Jadi jika
diartikan, pasar oligopoli merupakan bentuk pasar dimana terdapat beberapa penjual atau produsen
yang menguasai pasar dengan banyak pembeli. Hanya saja pada pasar ini, barang yang dijual
cenderung homogen sehingga tidak terlalu bisa dibedakan antara satu produk dari suatu perusahaan
dengan produk dari perusahaan lain. Oleh karena itulah, pasar oligopoli juga tergolong pasar
persaingan tidak sempurna.

Berikut beberapa ciri mendasar dari pasar oligopoli yang membedakannya dengan pasar monopoli
dan pasar persaingan sempurna.
 Pada pasar oligopoli biasanya terdiri dari dua sampai sepuluh produsen yang paling besar
menguasai pasar (paling dikenal konsumen).
 Jenis produk yang dperdagangkan cenderung homogen, seperti sabun mandi yang umumnya
sama antara satu perusahaan dan perusahaan lain sehingga masih bisa saling menggantikan.
 Biasanya terdapat satu produsen utama (paling besar) yang bisa menguasai pasar sehingga
kebijakannya berpengaruh terhadap kebijakan perusahaan lain.
 Harga barang antara satu produsen dan produsen lain cenderung sama. Meskipun ada biasanya
tidak begitu besar.
 Produsen baru sulit masuk pasar dan ikut bersaing karena produsen lama akan memainkan
harga untuk mempertahankan konsumen.
 Iklan atau promosi menjadi sangat penting dilakukan demi mempertahankan eksistensi nama.
 Berdasarkan penjabaran di atas, dapat ditarik kesimpulan juga bahwa pasar oligopoli memiliki
kelebihan. Beberapa kelebihan tersebut seperti kualitas produk yang terjaga karena kesadaran
produsen akan adanya persaingan, konsumen memiliki beberapa alternatif, serta adanya inovasi
dari produsen untuk mengembangkan produk dan layanannya.

Tak sulit untuk mencari contoh barang dari pasar oligopoli. Barang kebutuhan dapur dan rumah
tangga adalah contoh yang paling dekat dengan kehidupan kita seperti sabun mandi, shampo, air
mineral, bumbu masak, dan lain sebagainya. Contoh lainnya adalah seperti produk semen, rokok,
hingga sepeda motor.