Anda di halaman 1dari 39

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Memasuki era global maka rumah sakit sebagai salah satu dari sistem
pelayanan kesehatan masyarakat, dituntut untuk terus-menerus meningkatkan
kualitas pelayanannya, mengingat semakin pesat dan majunya perkembangan
IPTEK bidang kesehatan, semakin kompleksnya permasalahan kesehatan
serta semakin membaiknya tingkat pendidikan dan sosial ekonomi sebagian
besar masyarakat yang berakibat semakin meningkatnya tuntutan akan
pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Rumah Sakit adalah bentuk organisasi pengelola jasa pelayanan


kesehatan individual secara menyeluruh. Di dalam organisasinya terdapat
banyak aktivitas, yang diselenggarakan oleh petugas berbagai jenis profesi,
baik profesi medik, paramedik maupun non-medik. Untuk dapat menjalankan
fungsinya, diperlukan suatu sistem manajemen menyeluruh yang dimulai dari
proses perencanaan strategik (renstra), baik untuk jangka panjang maupun
jangka pendek. Suatu renstra dapat disebut baik apabila perencanaan tersebut
dapat ditindaklanjuti secara praktis ke dalam program-program operasional
yang berorientasi kepada economic - equity - quality. Artinya rumah sakit
dikelola secara efektif dan efisien, melayani segala lapisan masyarakat dan
berkualitas.

Agar RSUD Zainal Abidin Pgaralam dapat dikelola secara efektif,


efisien dan profesional tersebut, maka pihak manajemen RSUD Zainal Abidin
Pagaralam harus diberi peluang dan mandat yang lebih besar untuk menyusun
dan merencanakan pengembangan RSUD ke depan. Disamping itu pihak
manajemen RSUD Zainal Abidin Pagaralam juga harus diberi kesempatan
menjadi unit swadana sehingga mempunyai kewenangan yang lebih besar di
dalam mengatur dan mengembangkan sumber-sumber pendapatannya untuk
menutupi biaya
1
2
operasional dan untuk mendapatkan dana pengembangan tanpa meninggalkan
fungsi-fungsi sosial yang diemban oleh RSUD Zainal Abidin Pagaralam.

Kondisi ini baik secara langsung maupun tidak langsung berimbas pada
paradigma Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dulu merupakan lembaga
yang cost centre, kini harus merubah orientasinya dengan memadukan service
public oriented dan profit oriented serta mengedepankan terciptanya suatu
lembaga publik yang berorientasi pada value for money. RSUD kini harus
mengubah orientasinya dengan memadukan service public oriented dan profit
oriented.

Selain perubahan paradigma pengelolaan keuangan, rumah sakit juga


mengalami perubahan lingkungan strategis yaitu penerapan paradigma
pemerintahan yang baik (Good Governance). Paradigma good governance
mengedepankan proses dan prosedur, dimana dalam proses persiapan,
perencanaan, perumusan dan penyusunan suatu kebijakan senantiasa
mengedepankan kebersamaan dan dilakukan dengan melibatkan seluruh
pemangku kepentingan. Prinsip-prinsip yang mendasari pelaksanaan good
governance adalah akuntabilitas, pengawasan, daya tanggap, profesionalisme,
efisiensi dan efektivitas, transparansi, kesetaraan, wawasan ke depan, partisipasi
dan penegakan hukum.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, sebagai potret terhadap


keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program kegiatan RSUD Kab. Zainal Abidin
Pagaralam selama tahun 2018 maka disusunlah Profil RSUD Zainal Abidin
Pagaralam Tahun 2018 sebagai sajian informasi yang menggambarkan
perwujudan akuntabilitas kinerja dari hasil pencapaian kinerja berdasarkan visi,
misi tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

3
1.2 Visi RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam

“MENJADI RUMAH SAKIT YANG MEMBERIKAN PELAYANAN

PROFESIONAL, BERMUTU, MANDIRI DAN BERDAYA SAING 2021”

Misi RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam

1) Meningkatkan jumlah dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Rumah Sakit
yang profesional untuk menunjang pelayanan.
2) Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
3) Meningkatkan sistem informasi dan managemen rumah sakit yang akuntabel.
4) Mengelola seluruh sumberdaya secara transparan, efektif dan akuntabel.
5) Memberikan pelayanan kesehatan bermutu dan terjangkau berorientasi pada
kepuasan pasien

1.3 MAKSUD DAN TUJUAN


1.1. Maksud
Profil ini dibuat sebagai media informasi dalam rangka peningkatan kinerja dan
pelayanan kepada masyarakat sekaligus sebagai acuan untuk perencanaan
program kerja tahun berikutnya.
1.2. Tujuan Umum
Memberikan gambaran umum, situasi dan kondisi pelayanan kesehatan secara
menyeluruh di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam
Kabupaten Way Kanan.
1.3. Tujuan Khusus
1.3.1. Memberikan gambaran tentang penyelenggaraan upaya kesehatan,
hambatan dan masalah, baik yang disebabkan oleh sumber daya,
maupun pengaruh lingkungan.
1.3.2. Memberikan gambaran prestasi kerja sektor kesehatan di wilayah
Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam Kabupaten
Way Kanan.
1.4 Sasaran Strategis RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam
4
Sasaran merupakan hasil yang ingin dicapai secara nyata dalam rumusan yang
lebih spesifik, terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran
diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu/tahunan secara
berkesinambungan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan dalam rencana strategik.
Terkait dengan tujuan tersebut di atas, perlu dijabarkan lebih rinci dalam
bentuk sasaran yang harus dicapai dalam kurun waktu satu tahun. Sasaran
strategik untuk tahun 2018 adalah sebagai berikut :

Tabel 1
Gambaran Sasaran Strategis Yang Ingin Dicapai RSUD Zainal Abidin Pagaralam
Berdasarkan Pendekatan Balanced Scorecard

Sasaran
No Perspektif Tujuan
Strategik Indikator

1 Proses Bisnis Tersedianya a. Peningkatan 1. Kompetensi tenaga dokter


Internal pelayanan kualitas dan 2. Kompetensi tenaga perawat
kesehatan yang kuantitas 3. Angka keterlambatan emergency
berkualitas bagi pelayanan respons time rate
masyarakat medis dasar 4. Jam buka pelayanan
dan medis 5. Waktu tunggu Pemeriksaan
spesialistik Poliklinik
6. Masa tunggu operasi < 30 menit
7. Angka kematian dimeja operasi
(DOT)
8. Tidak adanya kejadian operasi
salah sisi
9. Tidak adanya kejadian operasi
salah orang
b. Peningkatan 1. Indikator mutu pelayanan RS
mutu dan (NDR, GDR)
efisiensi 2. Indikator efisiensi pelayanan RS
pelayanan (BOR, TOI, LOS, ALOS, BTO)
RSUD
Tersedianya a. Peningkatan 1. Jumlah resep terlayani
penunjang kualitas dan 2. Respons time penyelesaian resep
pelayanan kuantitas 3. Cakupan Resep
kesehatan yang penunjang 4. Tercukupinya kebutuhan linen
berkualitas pelayanan 5. Sterilisasi alat & bahan
kesehatan 6. Kecepatan penyelesaian VeR
(farmasi, 7. Waktu tanggap pelayanan
Forensik dan pemulasaraan jenazah
Medicolegal, 8. Jumlah kerusakan film
radiologi, 9. Keterlambatan pelayanan USG >
radioterapi, 2 jam
Rehabilitasi 10. Tidak adanya kejadian kesalahan
Medik, gizi, tindakan rehabilitasi medic

5
laboratorium 11. Jumlah permintaan makan yang
klinik, Terlayani
Sanitasi, VCT, 12. Jumlah Konsultasi gizi rawat inap
Pengendalian yang terlayani
Infeksi) 13. Jumlah Konsultasi gizi rawat jalan
yang terlayani
14. Tidak ada kejadian kesalahan
pemberian diit
15. Waktu tunggu hasil pelayanan
laboratorium PK
16. Pemeriksaan baku mutu limbah
cair rumah sakit
17. Hasil pemeriksaan fisik, kimia,
dan mikrobiologi sumber air
18. Ketersediaan pelayanan VCT
19. Tidak ada diskriminasi pelayanan
pada pasien HIV/AIDS
20. Tersedianya Alat Pelindung Diri
21. Terlaksananya kegiatan
pencatatan dan pelaporan infeksi
nosokomial rumah sakit
b. Peningkatan 1. Tersedianya alat kantor dan
administrasi cetakan
dan 2. Dokumentasi semua surat
manajemen dengan tertib
pelayanan 3. Distribusi surat sesuai dengan
kesehatan disposisi pimpinan
4. Pengarsipan semua surat masuk
dan surat keluar
5. Ketepatan pengusulan kenaikan
pangkat
6. Angka keterlambatan Pelayanan
pendaftaran pasien baru lebih dari
15 menit dan pasien lama lebih
30 menit
7. Angka ketidaklengkapan biodata
pasien
8. Angka keterlambatan
pengembalian DRM (2 x 24 jam)
9. Angka kelengkapan Dokumen
rekam medik
10. Angka keterlambatan pelayanan
rekam medik pasien rawat jalan
lebih dari 30 menit
c. Pelayanan 1. Kecepatan waktu menanggapi
Pemeliharaan kerusakan alat
Sarana RS dan 2. Ketepatan waktu pemeliharaan
Peningkatan alat
fasilitas fisik 3. Pengembangan/rehab bangunan
(bangunan dan 4. Perluasan areal RS
alkes) 5. Penambahan alkes medis
2 Pertumbuhan Tersedianya a. Peningkatan 1. Persentase SDM Dengan
dan tenaga keahlian dan kemampuan pada level lanjut
Pembelajaran kesehatan ketrampilan 2. Meningkatnya jumlah dan jenis
berkualitas tenaga pelatihan yang diikuti
(SDM) sesuai dengan kesehatan di
6
standard RSUD
Zainal Abidin
ketenagaan Pagaralam
rumah sakit b. Peningkatan 1. Tingkat produktifitas pegawai
tingkat 2. Tingkat absensi pegawai
produktifitas
pegawai
c. Peningkatan 1. Persentase tingkat kepuasan
tingkat Pegawai
kepuasan
pegawai

3 Pelanggan Terwujudnya a. Peningkatan 1. Persentase tingkat kepuasan


kepuasan dan tingkat Pelanggan
loyalitas kepuasan
pelanggan pelanggan
terhadap a. Peningkatan 1. Jumlah kunjungan per tahun
pelayanan jumlah
rumah sakit kunjungan ke
RSUD
b. Penurunan 1. Jumlah komplain pelanggan
jumlah
komplain dari
pelanggan
4 Keuangan Meningkatkan a. Peningkatan 1. Assetts turn over ratio
efisiensi dan efisiensi dan 2. Return on assets
efektifitas pemanfaatan 3. Piutang tak tertagih
keuangan asset RSUD
a. Peningkatan 1. Jumlah subsidi/hibah /bantuan
jumlah
subsidi/bantua
n/hibah dari
stakeholders

------oOo-----

7
BAB II
Gambaran Umum RSUD Zainal Abidin Pagaralam

Sejarah Singkat dan Landasan Hukum RSUD Zainal


Abidin Pagaralam

Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam didirikan pada tahun 2005.
Berlokasi di Jalan Negara Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu
Kabupaten Way Kanan, email : rsudwaykanan@gmail.com
2 2
Menempati lahan seluas 50.320m . dengan luas bangunan 13.200 m .

Gambar RSUD Zainal Abidin Pagaralam dari era 1990an s.d sekarang

Dibangun pada tahun 2003 dan mulai beroperasi melalui SK Bupati Way Kanan
Nomor 800/52/III.03-WK/VIII/2005 tentang Ujicoba Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Way kanan.Secara resmi beroperasional mulai tanggal 1
Mei 2007 melalui SK Kepala Dinas Kesehatan Nomor 800/23/III.03-WK/2007. Melalui
SK. Menkes RI Nomor 731 / Menkes / SK/VI/ 2007, tanggal 20 juni 2007, RSUD Zainal
Abidin Pagaralam ditetapkan sebagai rumah sakit dengan Tipe C. Berikut adalah para
Direktur yang pernah menjabat di RSUD Zainal Abidin Pagaralam:
1. Dr. Heru Susanto, MKM masa jabatan Oktober 2005 – Desember 2006
2. dr. Edwin Rusli, MKM masa jabatan Januari 2007 – Februari 2012
3. dr. Dwi Sunardjadi, MKM masa jabatan Maret 2012 – Desember 2012
4. dr. Heru Susanto, MKM masa jabatan Januai 2013 – Oktober 2015
5. dr. Dwi Sunardjadi, MKM Masa Jabatan November 2015 – Juli 2017
6. dr. Burhanuddin, Sp. B masa jabatan Juli 2017 – sekarang
8
Menindaklanjuti SK. Menkes RI tersebut, Pemerintah Kabupatn Way Kanan telah
mengesahkan Perda nomor 09 tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata kerja
Lembaga Teknis Daerah, sehingga RSUD Zainal Abidin Pagaralam mempunyai
kewenangan yang luas dalam melaksanakan berbagai program kesehatan rujukan.
.Dengan adanya Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 61 tentang BLUD ( Badan
Layanan Umum Daerah ), Rumah Sakit Umum Daerah dapat berstatus BLU (Badan
Layanan Umum ) sehingga dapat mengelola rumah tangganya sendiri disamping
sebagai Rumah Sakit yang bersifat sosial juga dapat bersifat profit (mencari
keuntungan ). Sejak tahun 2014 RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam berstatus
BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) sesuai dengan Keputusan Bupati Nomor
B.22.b/RSUDZAP-WK/HK/2014 tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam Layak Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan
Badan Layanan Umum Daerah.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56


Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perijinan Rumah Sakit, yang mengharuskan
setiap Rumah Sakit harus terakreditasi, maka RSUD Zainal Abidin Pagaralam telah
mengikuti survei Akreditasi versi 2012 yang diselenggarakan oleh Komisi Akreditasi
Rumah Sakit/KARS pada tanggal 28 Maret 2018 dengan pencapaian lulus Perdana.

9
Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam mempunyai
tugas melaksanakan Urusan Wajib Bidang Kesehatan di Kabupaten Way Kanan yang
meliputi program sebagai berikut :

1. Upaya Kesehatan Masyarakat

2. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

3. Standarisasi Pelayanan Kesehatan

4. Pengadaan, Pemeliharaan,Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah


Sakit/Rumah Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-paru/Rumah Sakit Mata

5. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia

6. Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

7. Pelayanan Kesehatan Rujukan

Cakupan jenis pelayanan yang mampu diberikan oleh RSUD Kab. Zainal Abidin
Pagaralam mencakup pelayanan medik dan penunjang medik diantaranya:

1. Pelayanan Medik

a. Perawatan Rawat Jalan yang mencakup Pelayanan Kesehatan Anak,


Kebidanan dan Kandungan, Pelayanan Penyakit Dalam dan Umum,
Pelayanan Bedah, Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut, Pelayanan THT,
Pelayanan pemeriksaan Kulit dan kelamin

b. Pelayanan Fisiotheraphy, Pelayanan pemeriksaan Mata dan Pelayanan


Penunjang Medik.

c. Pelayanan Rawat Inap meliputi Pelayanan Kebidanan dan Kandungan,


Pelayanan Kesehatan Anak, Pelayanan Penyakit Dalam, Pelayanan

10
Penyakit Bedah, Pelayanan Kelas I,II danIII untuk semua jenis spesialisasi, .
Jumlah seluruh kapasitas rawat inap adalah 60 tempat tidur.
d. Pelayanan Gawat Darurat. Dilakukan dalam 24 jam sehari di Instalasi Gawat
Darurat (IGD).

e. Pelayanan Operasi Pembedahan, yang telah dilengkapi dengan kamar


operasi (OK), dan terus mengalami peningkatan pelayanan. Diataranya
telah mampu dilakukan operasi bedah, kebidanan, THT, dll.

f. Pelayanan High Care. Salah satu pelayanan yang sentral di rumah sakit
adalah pelayanan High Care Unit (ICU). Saat ini pelayanan di ICU tidak
terbatas hanya untuk menangani pasien pasca-bedah saja tetapi juga
meliputi berbagai jenis pasien dewasa, anak, yang mengalami lebih dari
satu disfungsi/gagal organ.

g. Pelayanan Rujukan, baik rujukan penderita dari Puskesmas-Puskesmas ke


RSUD Zainal Abidin Pagaralam, maupun rujukan RSUD lain.

h. Pelayanan Keluarga Berencana, baik perawatan maupun bagi perserta KB


baru.

2. Pelayanan Penunjang Medik


a. Pelayanan Farmasi. Pelayanan ini dilakukan melalui unit farmasi

b. Pelayanan Laboratorium, mencakup pemeriksaan laboratorium klinik


kategori sederhana, sedang dan canggih bagi penderita rawat inap dan
rawat jalan.

c. Pelayanan Radiologi dan USG

d. Pelayanan Gizi, mencakup pelayanan gizi di ruang rawat inap dan


penyuluhan/konsultasi gizi baik bagi penderita rawat inap maupun penderita
rawat jalan.
e. Pelayanan Ambulance. Pelayanan ambulance di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam menggunakan armada yang dilengkapi dengan 4 unit ambulance
pasien
11
f. Pelayanan Medico Legal. Pelayanan medico legal merupakan pelayanan
surat-surat keterangan terkait dengan masalah hukum.
STRUKTUR ORGANISASI
RSUD ZAINAL ABIDIN PAGARALAM
tur Organisasralam

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi


Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran
Negara Nomor 4741), maka Struktur Organisasi Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 33
Tahun 2016 tentang susunan organisasi dan tata kerja RSUD Zainal Abidin Pagaralam
yakni, Direktur, kabag tata usaha yang membawahi dua subag yakni subag umum &
kepegawaian, subbag inforkom. Kabid Medik yang membawahi dua Kasi yakni Kasi
pelayanan Medik dan Kasi penunjang Medik, bidang Perencanaan dan Keuangan
yang membawahi dua Kasi yakni Kasi Perencanaan dan pengembangan dan Kasi
Keuangan serta bidang keperawatan yang membawahi dua Kasi yakni Kasi asuhan
keperawatan dan Kasi Etika Keperawatan. Susunan organisasi RSUD Zainal Abidin
Pagaralam adalah sebagai berikut :

1. Direktur

2. Bagian Tata Usaha

3. Bidang – Bidang terdiri dari :

a. Medik

b. Keperawatan

c. Perencanaan dan Keuangan

4. Sub Bagian – Sub Bagian yang terdiri dari :

a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

b. Sub Bagian Inforkom

5. Seksi – Seksi yang terdiri dari :

a. Seksi Asuhan Keperawatan

b. Seksi Etika Keperawatan

c. Seksi Pelayanan Medik


12
d. Seksi Penunjang Medik

e. Seksi Perencanaan dan Pengembangan


f. Seksi Keuangan

6. Instalasi - Instalasi terdiri dari :

a. Instalasi Rawat Jalan

b. Instalasi Rawat Inap

c. Instalasi Gawat Darurat

d. Instalasi Rawat HCU

e. Instalasi Bedah Sentral

f. Instalasi Gizi

g. Instalasi Farmasi

h. Instalasi Radiologi

i. Instalasi Laboratorium

7. Komite-komite terdiri dari

a. Komite Medik

b. Komite Keperawatan

c. Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)

d. Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

e. Komite Keselamatan Kerja Karyawan Rumah Sakit (K3RS)


8. Staf Medis Fungsional / SMF terdiri dari :

a. SMF Ilmu Penyakit Dalam

b. SMF Ilmu Kesehatan Anak

c. SMF Ilmu Bedah

d. SMF Obstetri dan Ginekologi

e. SMF THT

f. SMF Gigi dan Mulut

g. SMF Penyakit Kulit & Kelamin


13
h. SMF Kesehatan Mata

i. SMF Anastesi

Berikut adalah struktur organisasi RSUD Zainal Abidin Pagaralam berdasarkan


Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat
Daerah Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam :

DIREKTUR

BAGIAN TU

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL


SUBAG SUBAG
UMUM DAN INFORKOM
ko KEPEGAWAIAN

BIDANG BIDANG BiD.PERENCANAAN


Medik KEPERAWATAN Dan KEUANGAN

SEKSI SEKSI SEKSI


YAN MEDIK ETIKA KEP PERENCANAAN

SEKSI SEKSI SEKSI


Penunjang Medik ASUHAN KEUANGAN
KEPERAWATAN

Struktur organisasi tersebut telah memenuhi ketentuan dan kaidah


organisasi dengan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab yang
memadai serta dilengkapi pula dengan uraian tugasnya (job description).

Mulai tanggal 11 Maret 2014, RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam


melaksanakan PPK BLUD berdasarkan Perbup. Way Kanan No
B.25.a/RSUDZAP-WK/HK/2014. Penerapan PPK BLUD ini mengharuskan RSUD
Zainal Abidin Pagaralam untuk mampu memberikan pelayanan yang optimal
kepada customer, dan menampilkan kinerja yang dapat memuaskan semua
stakeholder rumah sakit.

14
Penerapan PPK BLUD ini merupakan jawaban atas lahirnya UU No. 1 tahun 2004
tentang perbendaharaan negara, PP N0. 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan
Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU), Permendagri N0. 61 tahun 2007
tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah
(PPK-BLUD) dan berbagai ketentuan dan peraturan teknis lainnya dari Menteri
Keuangan, dimana pemerintah telah membuka suatu koridor baru bagi institusi
pelayanan publik seperti Rumah Sakit Daerah (RSD) untuk dikelola secara lebih
profesional dan ala bisnis (bussiness like) dalam rangka meningkatkan kinerja dan
mutu layanan kepada masyarakat.

------oOo-----

15
BAB III

Gambaran Sarana, Prasarana dan Ketenagaan (SDM) na

Situasi Sarana dan Prasarana Rumah Sakit

Sarana bangunan yang dimiliki RSUD Zainal Abidin Pagaralam sampai dengan
akhir tahun 2018 sebanyak 20 unit di dalam areal RSUD Zainal Abidin Pagaralam
dan 7 unit berada di luar areal RSUD Zainal Abidin Pagaralam berupa rumah dinas
dokter spesialis, dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 2
Jenis Sarana dan Prasarana Di RSUD Zainal Abidin Pagaralam Sampai dengan
akhir
tahun 2016

No Jenis Sarana dan Prasarana Jumlah Ket.


1 Bangunan/Ruang Gawat Darurat 1 unit
2 Bangunan/Ruang Rawat Jalan 1 unit
3 Bangunan/Ruang Rawat Inap 5 unit
4 Bangunan/Ruang Operasi 1 unt
5 Bangunan/Ruang HCU 1 unit
6 Bangunan/Ruang Radiologi 1 unit
7 Bangunan/Ruang Laboratorium 1 unit
9 Bangunan/Ruang Farmasi 1 unit
10 Bangunan/Ruang Gizi 1 unit
12 Bangunan/RuangPemulasaraan Jenazah 1 unit
13 Bangunan/Ruang Laundry 1 unit
17 Bangunan/Ruang Transfusi Darah 1 unit
18 Bangunan Instalasi Pengelolaan Limbah 1 unit
21 Bangunan/Ruang Gudang 1 unit
23 Bangunan/Rumah Dinas Asrama 5 unit
24 Bangunan/Ruang Komite Medik 1 unit
25 Bangunan/Ruang Komite Keperawatan 1 unit
26 Bangunan/Ruang Mutu 1 unit

27 Bangunan/Ruang IPCN 1 unit

16
29 Bangunan/Ruang Pertemuan 1 unit

Fasilitas pendukung sarana prasarana berupa:

Sumber energi listrik :

 sumber energi listrik dari PLN dengan besaran masing-masing 147 KVA

 5 buah sumber energi listrik dari 5 genset berkekuatan total 226 KVA yang
sudah memiliki sistem otomatisasi.

Sumber air bersih dari sumur bor lengkap dengan tower.

17
Sarana penanggulangan limbah dan sampah berupa: IPAL untuk pengelolaan limbah
cair, dan TPS untuk penampungan sementara sampah non medis.

Sarana transportasi ambulan sebanyak 4 buah yang dipergunakan untuk:


rujukan pasien 1 buah kendaraan direktur, 8 buah untuk kendaraan operasional dokter
spesialis
Beberapa peralatan berteknologi canggih yang sudah dimiliki diantaranya:

USG, ECG, mesin anastesi, peralatan bedah, peralatan rontgent, THT set,

dan lain-lain.

Peralatan medis yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan
pelayanan juga telah mengalami peningkatan baik kuantitas maupun kualitasnya.
Tetapi karena adanya pengembangan pelayanan rawat inap baru dan
layanan rawat jalan spesialis yang baru pembangunannya, tentunya akan diperlukan

tambahan alkes yang baru untuk memenuhi kebutuhan pelayanan.

Sistem penanggulangan kebakaran (fire system) dilengkapi APAR


18
SUMBER DAYA MANUSIA

Pegawai RSUD Zainal Abidin Pagaralam per 31 Desember Tahun 2018


seluruhnya berjumlah 277 orang terdiri dari 120 orang PNS dan 157 orang tenaga
Non PNS.

Sumber Daya Manusia

120
PNS

157

Non PNS
Tabel 3
Rincian Jumlah Pegawai RSUD Zainal Abidin Pagaralam TA 2018
Menurut Kualifikasi Pendidikan dan Jenis Kepegawaian

Kontrak/P
NO Jenis Tenaga PNS TT/WKDS Total
TENAGA MEDIS
Kedokteran dan Kedokteran Gigi
1 Dokter Umum 5 4 9
2 Dokter Umum (S2) - - -
3 Dokter Spesialis
1. Bedah mulut 2 - 2
2. THT 1 - 1
3. Penyakit Dalam 1 1 3
4. Anak 1 1
5. Bedah 1 1 2
6. Obgyn 3 - 3
7. Anestesi - 1 1
8. Orthodonti 1 - 1
9. Radiologi 1 - 1
10. Kulit Kelamin - 1 1
11. Mata 1 - 1
4 Dokter Gigi - - -
PARAMEDIS PERAWATAN
Keperawatan
Sarjana Keperawatan 10 17 27
7 D IV Keperawatan 1 - 1
8 Ahli Madya Keperawatan (DIII) 26 28 44

19
9 Perawat (SPK) 2 - 2
Kebidanan
10 D IV Kebidanan 7 - 7
11 Ahli Madya Kebidanan (DIII) 4 35 39
12 Bidan (DI) - - -
Perawat Gigi
13 DIII AKG 3 - 3
14 Perawat Gigi (SPRG) - - -
PARAMEDIS NON KEPERAWATAN
Kesehatan Masyarakat
15 Pasca Sarjana 7 - 7
16 Kesehatan Masyarakat (SKM) 6 - 6
Kesehatan Lingkungan
17 D III Kesling 3 - 3
18 Pembantu Penilik Kes (SPPH) - - -
19 Sarjana Sanitasi/ D IV Kesling - - -
Gizi
20 Sarjana/D IV Gizi - - -
21 DIII Gizi 1 1 2
22 Pembantu ahli gizi (SPAG),D1 1 - 1
Farmasi
23 S 1 Apoteker 3 - 3
24 D III Farmasi 1 5 6
25 SMF - - -
Laboratorium
26 D IV Analis 1 - 1
27 D III Analis - 7 7
28 SMAK - - -
Teknis Medis
29 Ahli madya radiologi 7 3 10
30 Ahli madya teknik elektro medis - 1 1
31 Ahli madya fisioterapi 4 - 4
32 Ahli Madya Medical Record 1 1 2
TENAGA NON MEDIS
38 SI Ekonomi - 1 1
39 Tenaga Komputer - 6 6
44 D I Manajemen Admin RS - 1 1
49 SLTA/Sederajat 8 34 42
50 SLTP/Sederajat - 14 35
51 SD - 3 13
JUMLAH TOTAL
120 157 277

RSUD Zainal Abidin Pagaralam bekerja sama dengan Pemda Way Kanan dan
Kementerian Kesehatan berupaya memberikan kesempatan tugas belajar bagi dokter
untuk melanjutkan ke spesialis serta menggunakan mekanisme kontrak ataupun
perjanjian kerjasama untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis.

20
BAB IV

Realisasi Kinerja Pelayanan RSUD Zainal Abidin Pagaralam

Pelayanan Rawat Jalan

Kegiatan pelayanan rawat jalan di

RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam


dilaksanakan di poliklinik untuk jam buka
loket yaitu jam 07.30 – 13.00 wita untuk
hari Senin s/d Kamis dan jam 07.30 - 11.00
wita untuk hari Jumat, dan untuk hari Sabtu
dari jam 07.30 – 11.00 Wita.
Jenis pelayanan rawat jalan yang tersedia adalah:
1. Poliklinik Kesehatan Anak 8. Poliklinik Fisioterapi
2. Poliklinik Kebidanan & Penyakit Kandungan 9. Poliklinik Kulit & kelamin
4. Poliklinik Penyakit Dalam 10. Poliklinik Mata
21
5. Poliklinik Bedah
6. Poliklinik Kesehatan Gigi & Mulut
7. Poliklinik THT .

22
Berikut ini akan ditampilkan data jumlah kunjungan pasien Rawat Jalan / Poliklinik
selama 5 tahun terakhir (2014 s.d 2018).
No Poliklinik Jumlah Kunjungan
2014 2015 2016 2017 2018
1 Poliklinik Kesehatan Anak 283 - - 976 1.638
2 Poliklinik Obgyn 982 715 144 1.405 2.856
4 Poliklinik Penyakit Dalam 851 3.703 1.212 2.806 4.481
5 Poliklinik Bedah 7.553 7.672 9.426 10.771 9.414
6 Poliklinik Kesehatan Gilut 567 198 - 841 893
7 Poliklinik THT 1.302 653 178 542 754
9 Poliklinik Fisioterapi
12 Poliklinik Kulit & kelamin - - - 64 648
13 Poliklinik Rehab Medik - - - 1.512 1.070
14 Poliklinik UGD 2.345 1.460 2.246 550 769
15 Poliklinik Mata. - - - - 312
16 Poliklinik Paru 2.888 2.273 1.706 1.198 2.123
TOTAL 2.911 4.863 1.804 6.578 10.958

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam

Berikut adalah grafik jumlah kunjungan rawat jalan tahun 2014-2018

Jumlah kunjungan rawat jalan selama lima tahun terakhir dari tahun 2014
sebanyak 2.911 kunjungan, tahun 2015 meningkat menjadi 4.863 kunjungan dan
tahun 2016 meningkat menjadi 1.804 kunjungan, tahun 2017 meningkat menjadi
6.578 kunjungan atau per hari rata-rata 25 kunjungan. Tahun 2018 jumlah
23
kunjungan mencapai 10.958 dengan rata-rata kunjungan 42 per hari. Dari data
tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan rawat jalan di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam oleh masyarakat cukup baik.
Selain jumlah kunjungan rawat jalan juga dicatat sepuluh besar jenis
penyakit yang menyebabkan pasien mencari pengobatan ke RSUD Kab. Zainal
Abidin Pagaralam. Sepuluh besar penyakit tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 5
Sepuluh Besar Jenis Penyakit Rawat Jalan di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2016

N JENIS PENYAKIT JUMLAH JUMLAH %


o. RAWAT JALAN KUNJUNGAN
TOTAL
1 Neprolitiasis 198 14,09

2 Impaksi gigi 178 12,66

3 Gagal Jantung Kongestif 176 12,52

4 Psedoflasia 159 11,31


1.405
5 Katarak Sinele 158 11,24

6 Hypertonic 149 10,60

7 Diare 130 9,25

8 Tumor Payudara 100 7,11

9 Neoplasma Thorax 87 6,19

10 Dyspepsia 70 4,98

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam

Dari tabel tersebut terlihat bahwa penyakit Nerolitiasis (penyakit Batu


Ginjal) merupakan kasus yang paling sering timbul dengan jumlah mencapai 198
kasus (14,09%). Penyakit selanjutnya adalah Impaksi gigi sebanyak 178 kasus
(12,66%), dan Gagal Jantung kongestif diurutan ketiga yaitu 12,52 %.

Pelayanan Gawat Darurat

Pelayanan gawat darurat di RSUD Zainal


Abidin Pagaralam dilaksanakan di Instalasi
Gawat Darurat (IGD) yang buka 24 jam
penuh dikelola oleh tenaga medis dan
24
paramedis yang telah mempunyai keahlian
penanganan gawat darurat trauma dan non
trauma, baik yang dasar/basic maupun yang
adnvance (ATLS, ACLS, dan BTCLS).

Berikut ini akan ditampilkan grafik kunjungan IGD selama periode 2014 s.d 2018.

Grafik 3 Jumlah penderita rawat darurat selama lima tahun terakhir

Dari Grafik 3 di atas, jumlah kunjungan penderita rawat darurat selama lima tahun
terakhir selalu fluktuatif. Kunjungan yang cukup tinggi terjadi pada tahun 2014,
sementara di tahun 2017 mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Pelayanan Rawat Inap

Pelayanan rawat inap


Meliputi Rawat inap penyakit
Dalam, bedah umum, anak ,
kebidanan dan kandungan.
Sedangkan kelas yang
tersedia adalah kelas I , II, III
dan HCU dengan jumlah
tempat tidur 60 TT.

25
Tabel 6
Rincian TT Berdasarkan Ruangan di RSUD Zainal Abidin Pagaralam

Jumlah TT Untuk Kelas


NAMA NON Keterangan
No VIP VIP Jumlah
RUANGAN VVIP I II III KELAS (ruang perawatan)
A B
1 Penyakit dalam Nifas
2 Bedah Umum Perinatologi
3 Anak Bersalin
Kebidanan dan
4 Kandungan Anak
5 UGD Dalam
6 HCU Bedah
Jumlah

26
Jika dilihat klasifikasi kelas perawatan, sebagian besar proporsi tempat
tidur rawat inap adalah untuk kelas III yaitu sebanyak 135 TT . Untuk kelas
VVIP, VIP dan kelas I jumlahnya masih terbatas sehingga perlu dilakukan
penambahan ruangan untuk mengakomodasi pasien-pasien yang mampu
secara finansial agar tidak beralih ke rumah sakit lain.
Jumlah penderita rawat inap yang masuk RSUD pada tahun 2014 sebanyak
1.327 dan tahun 2015 sebanyak 814, tahun 2016 sebanyak 1.163, tahun 2017
sebanyak 6.578, dan tahun 2018 sebanyak 2.205.

Jumlah Kunjungan Rawat Inap Tahun 2014-2018

Grafik 4 Jumlah penderita rawat inap selama lima tahun terakhir

Selama periode tahun 2014-2018 terlihat terjadi peningkatan jumlah pasien


rawat inap dibandingkan tahun sebelumnya.

Berikut akan disajikan jumlah kunjungan pasien rawat inap di RSUD


Zainal Abidin Pagaralam berdasarkan jenis penyakit:

Tabel 7
Jumlah Pasien Rawat Inap di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2014-2018

DATA PASIEN
JENIS PELAYANAN TOTAL
2014 2015 2016 2017 2018
Penyakit Dalam 351 395 439 428 602 2215
Bedah Umum 281 93 209 268 394 1245
27
Anak 299 89 121 181 578 1268
Kebidanan & Kandungan 396 237 394 364 631 2022
             
TOTAL 1327 814 1163 1241 2205 6750

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam

Jumlah pasien rawat inap yang terbanyak yang ada di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam adalah pasien Penyakit dalam. Sedangkan sepuluh jenis penyakit rawat
inap terbesar di RSUD Zainal Abidin Pagaralam tahun 2016 dapat dilihat pada
tabel di bawah ini :
Tabel 8
Sepuluh Jenis Penyakit Rawat Inap Terbesar di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2018

No. JENIS PENYAKIT JUMLAH

1 Bayi Baru Lahir Post Caesar 96

2 Gagal Jantung kongestif 56

3 Tumor Panggul 46

4 Bayi baru lahir dengan Aspiksia 46

5 Dyspepsia 44

6 Hypertensi 43

7 Bayi Prematur 38

8 TB Paru 37

9 Tumor lengan,leher 37

10 Demam Berdarah 34

Sumber : Rekam Medik RSUD Zainal Abidin Pagaralam

Dari tabel di atas terlihat bahwa jenis penyakit rawat inap yang terbesar
adalah pasien bayi baru lahir post caesar sebanyak 96 kasus, disusul gagal jantung
kongestif sebanyak 56 kasus dan kemudian disusul Tumor panggul sebanyak 46
kasus.
Tabel 9
Pencapaian Indikator Pelayanan di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2012 - 2016
28
NO INDIKATOR 2014 2015 2016 2017 2018 STANDAR KEMENKES RI

1 BOR (%) 23,20 21,15 19,27 29,32 37,66 60-85%

2 ALOS (hari) 3,8 5,55 4,14 4,76 4,27 6-9 hari

3 TOI (hari) 12,64 20,18 20,23 9,41 6,19 1-3 hari

4 BTO (Kali/Tahun) 22,17 14,04 1,33 28,20 36,75 40-50 kali/th

5 NDR (per mil) 8,46 4,00 9,93 8,05 1 25 per mil

6 GDR (per mil) 14,80 4,44 6,55 - 7,26 45 per mil

Pelayanan Operasi (Pembedahan)

Pelayanan bedah di Ruang


Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD
Zainal Abidin Pagaralam melayani
spesialisasi bedah umum, bedah
obstetri ginekologi, bedah, bedah
THT,bedah mata, bedah penyakit
kulit dan kelamin dan bedah mulut.
Jumlah tindakan operasi yang dilaksanakan selama tahun tahun 2014
sebanyak 388 kali, tahun 2015 sebanyak 446 kali, tahun 2016 sebanyak 504
kali dan tahun 2017 sebanyak 348 kali, tahun 2018 sebanyak 689 kali
dengan perincian: 737 kali operasi sedang, 803 kali operasi besar, 835 kali
operasi khusus.

Jumlah Tindakan Operasi Tahun 2014-2018

KEGIATAN 2014 2015 2016 2017 2018 TOTAL


29
OPERASI SEDANG 67 106 264 79 221 737
OPERASI BESAR 144 176 132 102 249 803
OPERASI KHUSUS 177 164 108 167 219 835
JUMLAH 388 446 504 348 689 2375
Grafik 4 Jumlah tindakan operasi selama lima tahun terakhir

Selama tahun 2014-2018 terjadi peningkatan jumlah tindakan operasi yang


cukup tinggi. Peningkatan ini terjadi karena sudah tersedianya dokter spesialis
bedah dan spesialis anestesi secara tetap di RSUD Kab.Zainal Abidin Pagaralam
sehingga pasien-pasien bedah bisa ditangani di rumah sakit.

Pelayanan Intensif

Salah satu pelayanan yang sentral di rumah


sakit adalah pelayanan High Care Unit (HCU).
Saat ini pelayanan di HCU tidak terbatas hanya
untuk menangani pasien pasca-bedah saja
tetapi juga meliputi berbagai jenis pasien
dewasa, anak, yang mengalami lebih dari satu
disfungsi/gagal organ. Kelompok pasien ini

dapat berasal dari Unit Gawat Darurat, Kamar Operasi, Ruang Perawatan, ataupun
kiriman dari Rumah Sakit lain.

Pelayanan Laboratorium

30
Jenis pemeriksaan laboratorium yang
sudah dapat dilayani oleh laboratorium RSUD
Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam berupa
pemeriksaan laboratorium patologi klinik

dengan kategori pemeriksaan sedang,


sederhana dan canggih seperti pemeriksaan
kimia darah, gula darah, hematology,
serologi,
bakteriologi, urine, tinja dan golongan darah. Jumlah pelayanan laboratorium
setiap tahun yaitu tahun 2014 sebanyak 320.355 kali, ditahun 2015 menurun
menjadi 164.091 kali kemudian di tahun 2016 meningkat lagi menjadi 163.456
kali. Dari 163.456 kali pemeriksaan, 15.423 pemeriksaan adalah kategori
pemeriksaan sederhana, 19.537 adalah katagori pemeriksaan sedang dan
128.496 pemeriksaan kategori canggih. Di bawah ini akan disajikan grafik dan
table pemeriksaan laboratorium di RSUD Zainal Abidin Pagaralam:

Grafik 6. Jumlah pelayanan laboratorium Tahun terakhir

Tabel 12

Jenis dan Klasifikasi Pemeriksaan Laboratorium 2018

No Jenis Pemerksaan Total


31
     
1 Hematologi 21.745
 2 Kimia Darah 16.027
 3 Immunoserologi 3.793
 4 Urinalia 4.148
 5 Lain-lain 370
Total 163.456
 

Pelayanan Radiologi

Termasuk dalam lingkup pelayanan


radiology di RSUD Zainal Abidin Pagaralam
yaitu foto rontgent, foto rontgent gigi, dan USG
Pelayanan radiologi di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam dari tahun 2014 sampai tahun
2018 mengalami peningkatan. Tahun 2014
sebanyak 1.447 kali dan tahun 2015 sebanyak
1.361 kali, tahun

2016 mengalami peningkatan sebanyak 1.144 kali (8.069 kali foto tanpa bahan
kontras, 294 kali foto gigi dan 186 kali CT Scan) dan sampai pada tahun 2017
sebanyak 2.092 kemudian di tahun 2018 mengalami peningkatan dimana jumlah
kunjungan radiologi sebanyak 3.459 kali ( 2.966 kali foto dengan non kontras,

Tabel 13

Jenis dan Klasifikasi Pemeriksaan Radiologi 2018

TAHUN
NO JENIS PELAYANAN JUMLAH
2014 2015 2016 2017 2018
1 Foto tanpa kontras 1209 1574 1029 1339 2966 8117
2 Foto Gigi 39 34 38 270 68 449
32
Panoramic
3 USG 199 23 77 483 425 1207
    1447 1631 1144 2092 3459 9773

Pelayanan Gizi

Kegiatan pelayanan gizi di RSUD Zainal


Abidin Pagaralam meliputi pelayanan gizi
di ruang rawat inap dan penyuluhan &
konsultasi gizi baik bagi penderita rawat
inap maupun rawat jalan yang dikelola
oleh ahli gizi yang professional. Pelayanan
gizi di ruang rawat inap berupa pemberian
makanan/diet sesuai dengan jenis

penyakit yang dideritanya dan pemberian penyuluhan & konsultasi mengenai


diit kepada pasien & keluarganya yang dilaksanakan di poliklinik gizi. Jumlah
pasien yang dilayani makanannya/dietnya pada prinsipnya sama dengan
jumlah pasien rawat inap setiap hari.

Pelayanan Ambulance

33
Pelayanan ambulance di RSUD
Zainal Abidin Pagaralam menggunakan
armada yang dilengkapi dengan 4 unit
ambulance pasien dengan jumlah sopir 4
orang. Sistem pelayanan 24 jam.

Pelayanan Medico Legal

Pelayanan medico legal merupakan


pelayanan surat-surat keterangan terkait
dengan masalah hukum. Sampai saat ini

yang dapat dilayani di RSUD Zainal


Abidin Pagaralam berupa pelayanan
Visum et Repertum (VeR)

Pelayanan Transfusi dan Bank Darah

Pelayanan transfuse darah dan Bank


Darah di RSUD Zainal Abidin Pagaralam
merupakan kerja sama antara PMI Way
Kanan dengan Unit Transfusi Darah Rumah
Sakit (UTDRS) RSUD Zainal Abidin
Pagaralam. Pelayanannya meliputi
penyediaan darah dan komponen darah bagi
pasien yang dirawat di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam. Fasilitas dan tenaga untuk
pelayanan
transfuse dan bank darah di RSUD Zainal Abidin Pagaralam saat ini sudah cukup
lengkap.
PKM-RS

Kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat di rumah sakit (PKM-RS) di RSUD


Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam merupakan

34
kegiatan terpadu melibatkan berbagai unit dan
profesi kesehatan di rumah sakit yang di koordinir
oleh Kasi Inforkom Rumah Sakit. Sasaran PKM-RS
adalah penderita, penunggu, pengunjung, petugas
dan masyarakat umum.

Metode penyampaian pesan yang dimanfaatkan antara lain: ceramah, siaran media
massa, demonstrasi, pameran, penempelan poster dan pemberian brosur/leaflet.

PELAYANAN PEMULASARAAN JENAZAH


Pelayanan pemulasaran jenazah
dilakukan di Ruang Mayat. Berfungsi
untuk melayani pasien meninggal di
RSUD Zainal Abidin Pagaralam dan
juga jenazah dari luar RSUD Zainal
Abidin Pagaralam.

Pelayanan yang dapat dilakukan sampai


saat ini berupa penitipan jenazah.
Untuk mendukung kegiatan pelayanan
tersebut, maka Ruangan

Jenazah dilengkapi dengan tempat memandikan jenasah dan pemeriksan visum


serta dilengkapi pula lemari pendingin jenazah.

-----oOo----

35
36
37
38
47

39