Anda di halaman 1dari 41

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Memasuki era global maka rumah sakit sebagai salah satu dari sistem
pelayanan kesehatan masyarakat, dituntut untuk terus-menerus meningkatkan kualitas
pelayanannya, mengingat semakin pesat dan majunya perkembangan IPTEK bidang
kesehatan, semakin kompleksnya permasalahan kesehatan serta semakin membaiknya
tingkat pendidikan dan sosial ekonomi sebagian besar masyarakat yang berakibat
semakin meningkatnya tuntutan akan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Rumah Sakit adalah bentuk organisasi pengelola jasa pelayanan kesehatan
individual secara menyeluruh. Di dalam organisasinya terdapat banyak aktivitas, yang
diselenggarakan oleh petugas berbagai jenis profesi, baik profesi medik, paramedik
maupun non-medik. Untuk dapat menjalankan fungsinya, diperlukan suatu sistem
manajemen menyeluruh yang dimulai dari proses perencanaan strategik (renstra), baik
untuk jangka panjang maupun jangka pendek. Suatu renstra dapat disebut baik apabila
perencanaan tersebut dapat ditindaklanjuti secara praktis ke dalam program-program
operasional yang berorientasi kepada economic - equity - quality. Artinya rumah sakit
dikelola secara efektif dan efisien, melayani segala lapisan masyarakat dan berkualitas.
Agar RSUD Zainal Abidin Pagaralam dapat dikelola secara efektif, efisien dan
profesional tersebut, maka pihak manajemen RSUD Zainal Abidin Pagaralam harus
diberi peluang dan mandat yang lebih besar untuk menyusun dan merencanakan
pengembangan RSUD ke depan. Disamping itu pihak manajemen RSUD Zainal Abidin
Pagaralam juga harus diberi kesempatan yang luas untuk mengatur keuangan
(Flexibilitas) sehingga mempunyai kewenangan yang lebih besar di dalam mengatur
dan mengembangkan sumber-sumber pendapatannya untuk menutupi biaya

1
operasional dan untuk mendapatkan dana pengembangan tanpa meninggalkan fungsi-
fungsi sosial yang diemban oleh RSUD Zainal Abidin Pagaralam.
Kondisi ini baik secara langsung maupun tidak langsung berimbas pada
paradigma Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dulu merupakan lembaga yang cost
centre, kini harus merubah orientasinya dengan memadukan service public oriented dan
profit oriented serta mengedepankan terciptanya suatu lembaga publik yang berorientasi
pada value for money. RSUD kini harus mengubah orientasinya dengan memadukan
service public oriented dan profit oriented.
Selain perubahan paradigma pengelolaan keuangan, rumah sakit juga mengalami
perubahan lingkungan strategis yaitu penerapan paradigma pemerintahan yang baik
(Good Governance). Paradigma good governance mengedepankan proses dan prosedur,
dimana dalam proses persiapan, perencanaan, perumusan dan penyusunan suatu kebijakan
senantiasa mengedepankan kebersamaan dan dilakukan dengan melibatkan seluruh
pemangku kepentingan. Prinsip-prinsip yang mendasari pelaksanaan good governance
adalah akuntabilitas, pengawasan, daya tanggap, profesionalisme, efisiensi dan
efektivitas, transparansi, kesetaraan, wawasan ke depan, partisipasi dan penegakan
hukum.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas, sebagai potret terhadap
keberhasilan/kegagalan pelaksanaan program kegiatan RSUD Zainal Abidin Pagaralam
selama tahun 2019 maka disusunlah Profil RSUD Zainal Abidin Pagaralam Tahun 2019
sebagai sajian informasi yang menggambarkan perwujudan akuntabilitas kinerja dari hasil
pencapaian kinerja berdasarkan visi, misi tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

1.2 Visi RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam

“MENJADI RUMAH SAKIT YANG MEMBERIKAN PELAYANAN PROFESIONAL,


BERMUTU, MANDIRI DAN BERDAYA SAING 2021”

Misi RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam

2
1) Meningkatkan jumlah dan kualitas sumber daya manusia (SDM) Rumah Sakit yang
profesional untuk menunjang pelayanan.
2) Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
3) Meningkatkan sistem informasi dan managemen rumah sakit yang akuntabel.
4) Mengelola seluruh sumberdaya secara transparan, efektif dan akuntabel.
5) Memberikan pelayanan kesehatan bermutu dan terjangkau berorientasi pada kepuasan
pasien

1.3 Maksud dan Tujuan


1.1. Maksud
Profil ini dibuat sebagai media informasi dalam rangka peningkatan kinerja dan
pelayanan kepada masyarakat sekaligus sebagai acuan untuk perencanaan program
kerja tahun berikutnya.
1.2. Tujuan Umum
Memberikan gambaran umum, situasi dan kondisi pelayanan kesehatan secara
menyeluruh di Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam Kabupaten Way
Kanan.
1.3. Tujuan Khusus
1.3.1. Memberikan gambaran tentang penyelenggaraan upaya kesehatan,
hambatan dan masalah, baik yang disebabkan oleh sumber daya,
maupun pengaruh lingkungan.
1.3.2. Memberikan gambaran prestasi kerja sektor kesehatan di wilayah
Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam Kabupaten
Way Kanan.

1.4 Sasaran Strategis RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam

Sasaran merupakan hasil yang ingin dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih
spesifik, terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran diupayakan untuk
dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu/tahunan secara berkesinambungan sesuai dengan
tujuan yang ditetapkan dalam rencana strategik.
Terkait dengan tujuan tersebut di atas, perlu dijabarkan lebih rinci dalam bentuk
sasaran yang harus dicapai dalam kurun waktu satu tahun. Sasaran strategik untuk tahun
2019 adalah sebagai berikut :

3
Tabel 1
Gambaran Sasaran Strategis Yang Ingin Dicapai RSUD Zainal Abidin Pagaralam
Berdasarkan Pendekatan Balanced Scorecard

Sasaran

No Perspektif Tujuan
Strategik Indikator

1 Proses Bisnis Tersedianya a. Peningkatan 1. Kompetensi tenaga dokter


Internal pelayanan kualitas dan 2. Kompetensi tenaga perawat
kesehatan yang kuantitas 3. Angka keterlambatan emergency
berkualitas bagi pelayanan respons time rate
masyarakat medis dasar 4. Jam buka pelayanan
dan medis 5. Waktu tunggu Pemeriksaan
spesialistik Poliklinik
6. Masa tunggu operasi < 30 menit
7. Angka kematian dimeja operasi
(DOT)
8. Tidak adanya kejadian operasi
salah sisi
9. Tidak adanya kejadian operasi
salah orang

b. Peningkatan 1. Indikator mutu pelayanan RS


mutu dan (NDR, GDR)
efisiensi 2. Indikator efisiensi pelayanan RS
pelayanan (BOR, TOI, LOS, ALOS, BTO)
RSUD

Tersedianya a. Peningkatan 1. Jumlah resep terlayani


penunjang kualitas dan 2. Respons time penyelesaian resep
pelayanan kuantitas 3. Cakupan Resep
kesehatan yang penunjang 4. Tercukupinya kebutuhan linen
berkualitas pelayanan 5. Sterilisasi alat & bahan
kesehatan 6. Kecepatan penyelesaian VeR
(farmasi, 7. Waktu tanggap pelayanan
Forensik dan pemulasaraan jenazah
Medicolegal, 8. Jumlah kerusakan film
radiologi, 9. Keterlambatan pelayanan USG >
radioterapi, 2 jam
Rehabilitasi 10. Tidak adanya kejadian kesalahan
Medik, gizi, tindakan rehabilitasi medic
laboratorium 11. Jumlah permintaan makan yang
klinik, Terlayani
Sanitasi, Jumlah Konsultasi gizi rawat
VCT, 12. inap
Pengendalian yang terlayani
4
Jumlah Konsultasi gizi rawat
Infeksi) 13. jalan
yang terlayani
14. Tidak ada kejadian kesalahan

pemberian
diit
15. Waktu tunggu hasil pelayanan
laboratorium PK
16. Pemeriksaan baku mutu limbah
cair rumah sakit
17. Hasil pemeriksaan fisik, kimia,
dan mikrobiologi sumber air
18. Ketersediaan pelayanan VCT
Tidak ada diskriminasi
19. pelayanan
pada pasien
HIV/AIDS
20. Tersedianya Alat Pelindung Diri
Terlaksananya
21. kegiatan
pencatatan dan pelaporan infeksi
nosokomial rumah
sakit

b. Peningkatan 1. Tersedianya alat kantor dan


administrasi cetakan
dan 2. Dokumentasi semua surat
manajemen dengan tertib
pelayanan 3. Distribusi surat sesuai dengan
kesehatan disposisi pimpinan
4. Pengarsipan semua surat masuk
dan surat keluar
5. Ketepatan pengusulan kenaikan
pangkat
6. Angka keterlambatan Pelayanan
pendaftaran pasien baru lebih
dari
15 menit dan pasien lama lebih
30 menit
7. Angka ketidaklengkapan biodata
pasien
8. Angka keterlambatan
pengembalian DRM (2 x 24 jam)
9. Angka kelengkapan Dokumen
rekam medik
10. Angka keterlambatan pelayanan
rekam medik pasien rawat jalan
lebih dari 30 menit

5
c. Pelayanan 1. Kecepatan waktu menanggapi
kerusakan
Pemeliharaan alat
Sarana RS dan 2. Ketepatan waktu pemeliharaan
Peningkatan alat
fasilitas fisik 3. Pengembangan/rehab bangunan
(bangunan dan 4. Perluasan areal RS
alkes) 5. Penambahan alkes medis

2 Pertumbuhan Tersedianya a. Peningkatan 1. Persentase SDM Dengan


dan tenaga keahlian dan kemampuan pada level lanjut
Meningkatny
Pembelajaran kesehatan ketrampilan 2. a jumlah dan jenis
berkualitas tenaga pelatihan yang diikuti
(SDM)
sesuai dengan kesehatan di
standard RSUD
Zainal Abidin
ketenagaan Pagaralam

rumah sakit b. Peningkatan 1. Tingkat produktifitas pegawai


tingkat 2. Tingkat absensi pegawai
produktifitas
pegawai

c. Peningkatan 1. Persentase tingkat kepuasan


tingkat Pegawai
kepuasan
pegawai

3 Pelanggan Terwujudnya a. Peningkatan 1. Persentase tingkat kepuasan


kepuasan dan tingkat Pelanggan
loyalitas kepuasan
pelanggan pelanggan

terhadap a. Peningkatan 1. Jumlah kunjungan per tahun


pelayanan jumlah
rumah sakit kunjungan ke
RSUD

b. Penurunan 1. Jumlah komplain pelanggan


jumlah
komplain dari
pelanggan

4 Keuangan Meningkatkan a. Peningkatan 1. Assetts turn over ratio


efisiensi dan efisiensi dan 2. Return on assets
efektifitas pemanfaatan 3. Piutang tak tertagih
keuangan asset RSUD

a. Peningkatan 1. Jumlah subsidi/hibah /bantuan


6
jumlah
subsidi/bantua
n/hibah dari
stakeholders

BAB II
Gambaran Umum RSUD Zainal Abidin Pagaralam

II. 1 Sejarah Singkat dan Landasan Hukum RSUD Zainal Abidin Pagaralam

Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagaralam didirikan pada tahun 2005.
Berlokasi di Jalan Negara Kampung Negeri Baru Kecamatan Blambangan Umpu
Kabupaten Way Kanan, email : rsudwaykanan@gmail.com
Menempati lahan seluas 50.320m2. dengan luas bangunan 13.200 m2.

7
Gambar RSUD Zainal Abidin Pagaralam dari era 1990an s.d sekarang

Dibangun pada tahun 2003 dan mulai beroperasi melalui SK Bupati Way Kanan
Nomor 800/52/III.03-WK/VIII/2005 tentang Ujicoba Pelayanan Kesehatan Rumah Sakit
Umum Daerah Kabupaten Way kanan.Secara resmi beroperasional mulai tanggal 1 Mei
2007 melalui SK Kepala Dinas Kesehatan Nomor 800/23/III.03-WK/2007. Melalui SK.
Menkes RI Nomor 731 / Menkes / SK/VI/ 2007, tanggal 20 juni 2007, RSUD Zainal
Abidin Pagaralam ditetapkan sebagai rumah sakit dengan Tipe C. Berikut adalah para
Direktur yang pernah menjabat di RSUD Zainal Abidin Pagaralam:
1. Dr. Heru Susanto, MKM masa jabatan Oktober 2005 – Desember 2006
2. dr. Edwin Rusli, MKM masa jabatan Januari 2007 – Februari 2012
3. dr. Dwi Sunardjadi, MKM masa jabatan Maret 2012 – Desember 2012
4. dr. Heru Susanto, MKM masa jabatan Januai 2013 – Oktober 2015
5. dr. Dwi Sunardjadi, MKM Masa Jabatan November 2015 – Juli 2017
6. dr. Burhanuddin, Sp. B masa jabatan Juli 2017 – sekarang

Menindaklanjuti SK. Menkes RI tersebut, Pemerintah Kabupatn Way Kanan telah


mengesahkan Perda nomor 09 tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata kerja Lembaga
Teknis Daerah, sehingga RSUD Zainal Abidin Pagaralam mempunyai kewenangan yang
luas dalam melaksanakan berbagai program kesehatan rujukan. .Dengan adanya Peraturan
Menteri Dalam Negeri No. 79 tahun 2018 tentang BLUD ( Badan Layanan Umum
Daerah ) dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 61 tahun 2007 tentang Pola
Pengelolaan Keuangan BLUD, Rumah Sakit Umum Daerah dapat berstatus BLU (Badan
Layanan Umum ) sehingga dapat mengelola rumah tangganya sendiri. Berdasarkan
peraturan tersebut rumah sakit selain bersifat social juga dapat bersifat profit (mencari
keuntungan ). Sejak tahun 2014 RSUD Zainal Abidin Pagaralam berstatus BLUD (Badan
8
Layanan Umum Daerah) sesuai dengan Keputusan Bupati Nomor B.22.b/RSUDZAP-
WK/HK/2014 tentang Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Zainal Abidin
Pagaralam Layak Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.
Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun
2014 Tentang Klasifikasi dan Perijinan Rumah Sakit, yang mengharuskan setiap Rumah
Sakit terakreditasi, maka RSUD Zainal Abidin Pagaralam telah mengikuti survei
Akreditasi versi 2012 yang diselenggarakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit/KARS
pada tanggal 28 Maret 2018 dengan pencapaian lulus Perdana. Pada tahu 2019 dilakukan
dua kali verifikasi oleh Komite Akreditasi Rumah sakitn, yaitu pada bulan Februari dan
bulan November.

Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam mempunyai tugas
melaksanakan Urusan Wajib Bidang Kesehatan di Kabupaten Way Kanan yang meliputi
program sebagai berikut :

1. Upaya Kesehatan Masyarakat

2. Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

3. Standarisasi Pelayanan Kesehatan

4. Pengadaan, Pemeliharaan,Peningkatan Sarana dan Prasarana Rumah Sakit/Rumah


Sakit Jiwa/Rumah Sakit Paru-paru/Rumah Sakit Mata

5. Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia


9
6. Peningkatan Kesejahteraan Tenaga Kesehatan

7. Pelayanan Kesehatan Rujukan

Cakupan jenis pelayanan yang mampu diberikan oleh RSUD Kab. Zainal Abidin
Pagaralam mencakup pelayanan medik dan penunjang medik diantaranya:

1. Pelayanan Medik

a. Perawatan Rawat Jalan yang mencakup Pelayanan Kesehatan Anak, Kebidanan dan
Kandungan, Pelayanan Penyakit Dalam dan Umum, Pelayanan Bedah, Pelayanan
Kesehatan Gigi dan Mulut, Pelayanan THT, Pelayanan Fisiotheraphy, Pelayanan
pemeriksaan Mata dan Pelayanan Penunjang Medik.

b. Pelayanan Rawat Inap meliputi Pelayanan Kebidanan dan Kandungan, Pelayanan


Kesehatan Anak, Pelayanan Penyakit Dalam, Pelayanan Penyakit Bedah, Pelayanan
Kelas I,II danIII untuk semua jenis spesialisasi, . Jumlah seluruh kapasitas rawat
inap adalah 60 tempat tidur.

c. Pelayanan Gawat Darurat. Dilakukan dalam 24 jam sehari di Instalasi Gawat


Darurat (IGD).

d. Pelayanan Operasi Pembedahan, yang telah dilengkapi dengan kamar operasi (OK),
dan terus mengalami peningkatan pelayanan. Diantaranya telah mampu dilakukan
operasi bedah, kebidanan, THT, Mata (khusus untuk mata telah mapu melaksanakan
pelayanan dengan menggunakan teknik Phaco) dll.

e. Pelayanan High Care. Salah satu pelayanan yang sentral di rumah sakit adalah
pelayanan High Care Unit (HCU). Saat ini pelayanan di HCU tidak terbatas hanya
untuk menangani pasien pasca-bedah saja tetapi juga meliputi berbagai jenis pasien
dewasa, anak, yang mengalami lebih dari satu disfungsi/gagal organ.

10
f. Pelayanan Haemodialisa, adalah pelayanan terkini yang ditujukan kepada pasien
gagal ginjal. Dengan tenaga yang sudah terlatih khusus dan alat canggih saat ini
kapasitas ruangan baru untuk 4 tempat tidur.

g. Pelayanan Rujukan, baik rujukan penderita dari Puskesmas-Puskesmas ke RSUD


Zainal Abidin Pagaralam, maupun rujukan RSUD lain.

h. Pelayanan Keluarga Berencana, baik perawatan maupun bagi perserta KB baru.

2. Pelayanan Penunjang Medik

a. Pelayanan Farmasi. Pelayanan ini dilakukan melalui unit farmasi

b. Pelayanan Laboratorium, mencakup pemeriksaan laboratorium klinik kategori


sederhana, sedang dan canggih bagi penderita rawat inap dan rawat jalan.

c. Pelayanan Radiologi dan USG

d. Pelayanan Gizi, mencakup pelayanan gizi di ruang rawat inap dan


penyuluhan/konsultasi gizi baik bagi penderita rawat inap maupun penderita rawat
jalan.

e. Pelayanan Ambulance. Pelayanan ambulance di RSUD Zainal Abidin Pagaralam


menggunakan armada yang dilengkapi dengan 4 unit ambulance pasien dan 1
ambulance Jenazah
f. Pelayanan Transfusi Darah. Saat ini RSUD Zainal Abidin Pagaralam telah mampu
melakukan pengolahan darah dan serum. Unit UTD juga melakukan pelayanan
Mobile dengan kendaraan Khusus Donor Darah.
f. Pelayanan Medico Legal. Pelayanan medico legal merupakan pelayanan surat-
surat keterangan terkait dengan masalah hukum.

II.2 STRUKTUR ORGANISASI RSUD ZAINAL ABIDIN PAGARALAM


tur Organisasralam

11
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat
Daerah (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Nomor
4741), maka Struktur Organisasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Zainal Abidin
Pagaralam yang tertuang dalam Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2016 tentang susunan
organisasi dan tata kerja RSUD Zainal Abidin Pagaralam yakni, Direktur, kabag tata usaha
yang membawahi dua subag yakni subag umum & kepegawaian, subbag inforkom. Kabid
Medik yang membawahi dua Kasi yakni Kasi pelayanan Medik dan Kasi penunjang
Medik, bidang Perencanaan dan Keuangan yang membawahi dua Kasi yakni Kasi
Perencanaan dan pengembangan dan Kasi Keuangan serta bidang keperawatan yang
membawahi dua Kasi yakni Kasi asuhan keperawatan dan Kasi Etika Keperawatan.
Susunan organisasi RSUD Zainal Abidin Pagaralam adalah sebagai berikut :

1. Direktur

2. Bagian Tata Usaha

3. Bidang – Bidang terdiri dari :

a. Medik

b. Keperawatan

c. Perencanaan dan Keuangan

4. Sub Bagian – Sub Bagian yang terdiri dari :

a. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

b. Sub Bagian Inforkom

5. Seksi – Seksi yang terdiri dari :

a. Seksi Asuhan Keperawatan

b. Seksi Etika Keperawatan

c. Seksi Pelayanan Medik

d. Seksi Penunjang Medik

e. Seksi Perencanaan dan Pengembangan


f. Seksi Keuangan

6. Instalasi - Instalasi terdiri dari :

a. Instalasi Rawat Jalan

12
b. Instalasi Rawat Inap

c. Instalasi Gawat Darurat

d. Instalasi Rawat HCU

e. Instalasi Bedah Sentral

f. Instalasi Gizi

g. Instalasi Farmasi

h. Instalasi Radiologi

i. Instalasi Laboratorium

j. Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Orasarana Rumah Sakit

7. Komite-komite terdiri dari

a. Komite Medik

b. Komite Keperawatan

c. Komite Mutu dan Keselamatan Pasien (KMKP)

d. Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

e. Komite Keselamatan Kerja Karyawan Rumah Sakit (K3RS)


8. Staf Medis Fungsional / SMF terdiri dari :

a. SMF Ilmu Penyakit Dalam

b. SMF Ilmu Kesehatan Anak

c. SMF Ilmu Bedah

d. SMF Obstetri dan Ginekologi

e. SMF THT

f. SMF Gigi dan Mulut

g. SMF Kesehatan Mata

h. SMF Anastesi

i. SMF Phatologi Klinik

13
Berikut adalah struktur organisasi RSUD Zainal Abidin Pagaralam berdasarkan
Peraturan Bupati Nomor 33 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat
Daerah Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam :

DIREKTUR

BAGIAN TU

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL


SUBAG SUBAG
UMUM DAN INFORKOM
ko KEPEGAWAIAN

BIDANG BIDANG BiD.PERENCANAAN


Medik KEPERAWATAN Dan KEUANGAN

SEKSI SEKSI SEKSI


YAN MEDIK ETIKA KEP PERENCANAAN

SEKSI SEKSI SEKSI


Penunjang Medik
ASUHAN KEUANGAN
KEPERAWATAN

Struktur organisasi tersebut telah memenuhi ketentuan dan kaidah organisasi


dengan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab yang memadai serta dilengkapi
pula dengan uraian tugasnya (job description).

Mulai tanggal 11 Maret 2014, RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam melaksanakan
PPK BLUD berdasarkan Perbup. Way Kanan No B.25.a/RSUDZAP-WK/HK/2014.
Penerapan PPK BLUD ini mengharuskan RSUD Zainal Abidin Pagaralam untuk mampu
memberikan pelayanan yang optimal kepada customer, dan menampilkan kinerja yang
dapat memuaskan semua stakeholder rumah sakit.
Penerapan PPK BLUD ini merupakan jawaban atas lahirnya UU No. 1 tahun 2004 tentang
perbendaharaan negara, PP N0. 23 tahun 2005 tentang Pola Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum (PPK-BLU), Permendagri N0. 61 tahun 2007 tentang Pedoman Teknis
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) dan berbagai
ketentuan dan peraturan teknis lainnya dari Menteri Keuangan, dimana pemerintah telah
membuka suatu koridor baru bagi institusi pelayanan publik seperti Rumah Sakit Daerah
14
(RSD) untuk dikelola secara lebih profesional dan ala bisnis (bussiness like) dalam rangka
meningkatkan kinerja dan mutu layanan kepada masyarakat.

------oOo-----

BAB III

GAMBARAN SARANA, PRASARAN DAN KETENAGAAN (SDM)na

III. 1 Situasi Sarana dan Prasarana Rumah Sakit

Sarana bangunan yang dimiliki RSUD Zainal Abidin Pagaralam sampai dengan
akhir tahun 2019 sebanyak 27 unit di dalam areal RSUD Zainal Abidin Pagaralam dan,
dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 2

15
Jenis Sarana dan Prasarana Di RSUD Zainal Abidin Pagaralam Sampai dengan
akhir
tahun 2016

N
o Jenis Sarana dan Prasarana Jumlah Ket.
1 Bangunan/Ruang Gawat Darurat 1 unit

2 Bangunan/Ruang Rawat Jalan 1 unit

3 Bangunan/Ruang Rawat Inap 5 unit

4 Bangunan/Ruang Operasi 1 unt

5 Bangunan/Ruang HCU 1 unit

6 Bangunan/Ruang Radiologi 1 unit

7 Bangunan/Ruang Laboratorium 1 unit

9 Bangunan/Ruang Farmasi 1 unit

1
0 Bangunan/Ruang Gizi 1 unit

1
2 Bangunan/RuangPemulasaraan Jenazah 1 unit

1
3 Bangunan/Ruang Laundry 1 unit

1
7 Bangunan/Ruang Transfusi Darah 1 unit

1
8 Bangunan Instalasi Pengelolaan Limbah 1 unit

2
1 Bangunan/Ruang Gudang 1 unit

2
3 Bangunan/Rumah Dinas Asrama 5 unit

2
4 Bangunan/Ruang Komite Medik 1 unit

16
2
5 Bangunan/Ruang Komite Keperawatan 1 unit

2
6 Bangunan/Ruang Mutu 1 unit

2
7 Bangunan/Ruang IPCN 1 unit

2
9 Bangunan/Ruang Pertemuan 1 unit

Fasilitas pendukung sarana prasarana berupa:

Sumber energi listrik :

 sumber energi listrik dari PLN dengan besaran masing-masing 197 KVA

 5 buah sumber energi listrik dari 5 genset berkekuatan total 226 KVA yang sudah
memiliki sistem otomatisasi.

17
Sumber air bersih dari sumur bor lengkap dengan tower.

Sarana penanggulangan limbah dan sampah berupa: IPAL untuk pengelolaan limbah
cair, dan TPS untuk penampungan sementara sampah non medis.

18
Sarana mobilitas ambulan, mobil jenazah dan mobil transfusi darah

Sarana transportasi ambulan sebanyak 4 Unit, 1 mobil Jenazah dan 1 unit


Transfuse Darah. 1 Unit kendaraan Direktur, 14 Unit untuk kendaraan operasional
Dokter Spesialis, 4 Unit kendaraan Kepala Bidang/Bagian.
Beberapa peralatan berteknologi canggih yang sudah dimiliki diantaranya:
USG 2 dan 4 Dimensi, ECG, Mesin Anastesi, peralatan bedah, peralatan
Radiologi Panoramik, THT set, Peralatan Phaco Eulsifikasi, peralatan Haemodialisa
dan lain-lain.
Peralatan medis yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan
pelayanan juga telah mengalami peningkatan baik kuantitas maupun kualitasnya. Tetapi
karena adanya pengembangan pelayanan rawat inap baru dan layanan rawat jalan
spesialis yang baru pembangunannya, tentunya akan diperlukan tambahan alkes yang
baru untuk memenuhi kebutuhan pelayanan.

Sistem penanggulangan kebakaran (fire system) dilengkapi APAR


19
III. 2 Sumber Daya Manusia (SDM)

Pegawai RSUD Zainal Abidin Pagaralam per 31 Desember Tahun 2019


seluruhnya berjumlah 299 orang terdiri dari 131 orang PNS dan 168 orang tenaga Non
PNS.

Sumber Daya Manusia

131
PNS
168
Non PNS
Tabel 3
Rincian Jumlah Pegawai RSUD Zainal Abidin Pagaralam TA 2018
Menurut Kualifikasi Pendidikan dan Jenis Kepegawaian

Kontrak/
PTT/
NO Jenis Tenaga PNS WKDS Total

TENAGA MEDIS
Kedokteran dan Kedokteran Gigi
1 Dokter Umum 8 5 13
20
3 Dokter Spesialis

1. Bedah mulut 2 - 2
2. THT 1 - 1
3. Penyakit Dalam 1 - 1
4. Anak 1 1 2
5. Bedah 2 1 3
6. Obgyn 3 - 3
7. Anestesi 1 - 1
8. Orthodonti 1 - 1
9. Radiologi 1 - 1
1
0. Phatologi klinik - 1 1
1
1. Mata 1 - 1
Bedah Mulut 2 - 2
4 Dokter Gigi - - -
PARAMEDIS PERAWATAN
Keperawatan
Sarjana Keperawatan 18 11 29
7 D IV Keperawatan 1 - 1
8 Ahli Madya Keperawatan (DIII) 22 18 40
9 Perawat (SPK) 4 - 4
Kebidanan
1
0 D IV Kebidanan 5 6 11
1
1 Ahli Madya Kebidanan (DIII) 4 32 36
1
2 Bidan (DI) - - -
Perawat Gigi
1
3 DIII AKG 5 - 5
1
4 Perawat Gigi (SPRG) - - -
PARAMEDIS NON KEPERAWATAN
Kesehatan Masyarakat
1
5 Pasca Sarjana 12 - 12
1
6 Kesehatan Masyarakat (SKM) 7 2 9
Kesehatan Lingkungan
1
7 D III Kesling 4 - 4
1
8 Pembantu Penilik Kes (SPPH) - - -
21
1
9 Sarjana Sanitasi/ D IV Kesling - - -
2
0 Sarjana/D IV Gizi - - -
2
1 DIII Gizi 2 1 3
2
2 Pembantu ahli gizi (SPAG),D1 - - -
Farmasi
2
3 DIII Gizi 2 - 4
2
4 DIII Gizi 2 5 6
2
5 SMF 1 - 1
Laboratorium
2
6 D IV Analis 1 - 1
2
7 D III Analis 3 6 9
2
8 SMAK - - -
Teknis Medis
2
9 Ahli madya radiologi 7 2 9
3
0 Ahli madya teknik elektro medis - 1 1
3
1 Ahli madya fisioterapi 3 - 3
3
2 Ahli Madya Medical Record 1 1 2
TENAGA NON MEDIS
3
8 SI Ekonomi - 2 2
3
9 Tenaga Komputer - 6 6
4
4 D III Manajemen Admin RS - 1 1
4
9 SLTA/Sederajat 8 34 42
5
0 SLTP/Sederajat - 6 6

22
5
1 SD - 2 2
JUMLAH TOTAL
131 168 299

RSUD Zainal Abidin Pagaralam bekerja sama dengan Pemda Way Kanan dan
Kementerian Kesehatan berupaya memberikan kesempatan tugas belajar bagi dokter
untuk melanjutkan ke spesialis serta menggunakan mekanisme kontrak ataupun
perjanjian kerjasama untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis.

BAB IV
REALISASI KINERJA PELAYANAN RSUD ZAINAL ABIDIN PAGARALAM

Pelayanan Rawat Jalan

Kegiatan pelayanan rawat jalan di

RSUD Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam


dilaksanakan di poliklinik untuk jam buka
loket yaitu jam 07.30 – 13.00 wita untuk
hari Senin s/d Kamis dan jam 07.30 - 11.00
wita untuk hari Jumat, dan untuk hari Sabtu
dari jam 07.30 – 11.00 Wita.
Jenis pelayanan rawat jalan yang tersedia adalah:
1. Klinik Kesehatan Anak 8. Klinik Fisioterapi
2. Klinik Kebidanan & Penyakit Kandungan 9. Klinik Mata
4. Klinik Penyakit Dalam
5. Klinik Bedah
6. Klinik Kesehatan Gigi & Mulut
7. Klinik THT .

23
Berikut ini akan ditampilkan data jumlah kunjungan pasien Rawat Jalan / Poliklinik selama
6 tahun terakhir (2014 s.d 2019).

No Poliklinik Jumlah Kunjungan


2014 2015 2016 2017 2018 2019
1 Poliklinik Kesehatan Anak 283 - - 976 1.638 1686
2 Poliklinik Obgyn 982 715 144 1.405 2.856 3676
4 Poliklinik Penyakit Dalam 851 3.703 1.212 2.806 4.481 3758
5 Poliklinik Bedah 7.553 7.672 9.426 10.771 9.414 3867
6 Poliklinik Kesehatan Gilut 567 198 - 841 893 1413
7 Poliklinik THT 1.302 653 178 542 754 858
9 Poliklinik Fisioterapi 1.512 1.070 965
10 Poliklinik Kulit & kelamin - - - 64 648 -
11 Poliklinik UGD 2.345 1.460 2.246 550 769 1652
12 Poliklinik Mata. - - - - 312 3385
TOTAL 2.911 4.863 1.804 6.578 10.958 19.260

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam2019

Berikut adalah grafik jumlah kunjungan rawat jalan tahun 2019

Jumlah kunjungan rawat jalan selama lima tahun terakhir dari tahun 2014 sebanyak
2.911 kunjungan, tahun 2015 meningkat menjadi 4.863 kunjungan dan tahun 2016 meningkat
24
menjadi 1.804 kunjungan, tahun 2017 meningkat menjadi 6.578 kunjungan atau per hari rata-
rata 25 kunjungan. Tahun 2018 jumlah kunjungan mencapai 10.958 dan tahun 2019 jumlah
kunjungan mencapai 19.260 dengan rata-rata kunjungan 72 per hari. Dari data tersebut
menunjukkan bahwa pemanfaatan rawat jalan di RSUD Zainal Abidin Pagaralam oleh
masyarakat cukup baik.
Selain jumlah kunjungan rawat jalan juga dicatat sepuluh besar jenis penyakit yang
menyebabkan pasien mencari pengobatan ke RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam.
Sepuluh besar penyakit tersebut dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 5
Sepuluh Besar Jenis Penyakit Rawat Jalan di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2019
NO   LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH PROSENTASE
1 CHF 240 350 590 19,7
2 Dispepsia 250 226 476 15,9
3 Hypertensi 200 250 450 15,1
4 Nefrolitiasis 194 98 292 9,8
5 Deabetes Melitus 145 140 285 9,5
6 TB Paru 103 102 205 6,9
7 Ispa 101 201 302 10,1
8 Bronchitis 95 51 146 4,9
9 Asma 71 60 131 4,4
10 Diare 51 60 111 3,7
JUMLAH 1450 1538 2988 100
Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam 2019
Dari tabel tersebut terlihat bahwa penyakit CHF (Congestive heart Failure/Gagal
jantung kongestif) merupakan kasus yang paling sering timbul dengan jumlah mencapai 590
kasus (19,7%) di dominasi kaum perempuan. Penyakit selanjutnya adalah Dispepsia (nyeri
lambung) sebanyak 476 kasus (15,9%), dan penyakit Hypertensi (darah tinggi) diurutan
ketiga yaitu sebanyak 450 kasus (15,1 %). Penyakit diurutan kesepuluh yaitu Diare (3,7%).
Penyakit yang disebabkan oleh PHBS dan kesling ini sdh dapat ditekan.

Pelayanan Gawat Darurat

Pelayanan gawat darurat di RSUD Zainal Abidin


Pagaralam dilaksanakan di Instalasi Gawat
Darurat (IGD) yang buka 24 jam penuh dikelola
oleh tenaga medis dan paramedis yang telah
mempunyai keahlian penanganan gawat darurat
trauma dan non trauma, baik yang dasar/basic

25
maupun yang adnvance (ATLS, ACLS, dan
BTCLS).

Berikut ini akan ditampilkan grafik kunjungan IGD selama tahun 2019.

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam 2019

Grafik 3 Jumlah penderita rawat darurat tahun 2019

Dari Grafik 3 di atas, jumlah kunjungan penderita Gawat Darurat selama tahun 2019 selalu
fluktuatif. Kunjungan yang cukup tinggi terjadi pada bulan Maret 2019, yaitu 196 pasien.
Sementara kunjungan terendah terjadi di bulan Juli 2019 yaitu sebanyak 108 pasien.

Pelayanan Rawat Inap

Pelayanan rawat inap


Meliputi Rawat inap penyakit
Dalam, bedah umum, anak ,
kebidanan dan kandungan.
Sedangkan kelas yang tersedia
adalah kelas I , II, III dan HCU
dengan jumlah tempat tidur 60
TT.
26
Tabel 6
Rincian TT Berdasarkan Ruangan di RSUD Zainal Abidin Pagaralam

No NAMA Jumlah TT Untuk NON Jumla Keterangan


Kelas h
27
VI VI
RUANGA VVI P P KELA (ruang
N P I II III S perawatan)

A B
Penyakit
1 dalam Nifas
2 Bedah Umum Perinatologi
3 Anak Bersalin
Kebidanan
dan
4 Kandungan Anak
5 UGD Dalam
6 HCU Bedah

Jumlah

Jika dilihat klasifikasi kelas perawatan, sebagian besar proporsi tempat tidur
rawat inap adalah untuk kelas III yaitu sebanyak 135 TT . Untuk kelas VVIP, VIP dan
kelas I jumlahnya masih terbatas sehingga perlu dilakukan penambahan ruangan untuk
mengakomodasi pasien-pasien yang mampu secara finansial agar tidak beralih ke
rumah sakit lain.
Jumlah penderita rawat inap yang masuk RSUD pada tahun 2014 sebanyak 1.327 dan
tahun 2015 sebanyak 814, tahun 2016 sebanyak 1.163, tahun 2017 sebanyak 6.578, tahun
2018 sebanyak 2.205 dan tahun 2019 sebanyak 2.806.

Jumlah Kunjungan Rawat Inap Tahun 2014-2018

Grafik 4 Jumlah penderita rawat inap selama lima tahun terakhir


28
Selama periode tahun 2014-2018 terlihat terjadi peningkatan jumlah pasien rawat inap
dibandingkan tahun sebelumnya.

Berikut akan disajikan jumlah kunjungan pasien rawat inap di RSUD


Zainal Abidin Pagaralam berdasarkan jenis penyakit:

Tabel 7
Jumlah Pasien Rawat Inap di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2014-2018

DATA PASIEN
JENIS PELAYANAN TOTAL
2014 2015 2016 2017 2018
Penyakit Dalam 351 395 439 428 602 2215
Bedah Umum 281 93 209 268 394 1245
Anak 299 89 121 181 578 1268
Kebidanan &
Kandungan 396 237 394 364 631 2022
             
TOTAL 1327 814 1163 1241 2205 6750

Sumber : Rekam Medik RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam

Jumlah pasien rawat inap yang terbanyak yang ada di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam adalah pasien Penyakit dalam. Sedangkan sepuluh jenis penyakit rawat inap
terbesar di RSUD Zainal Abidin Pagaralam tahun 2016 dapat dilihat pada tabel di bawah ini
:
Tabel 8
Sepuluh Jenis Penyakit Rawat Inap Terbesar di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2018

NO PENYAKIT LAKI-LAKI PEREMPUAN JUMLAH PROSENTASE


1 CHF 221 237 458 19,1
2 Hypertensi 184 165 349 14,5
3 Dispepsia 155 165 320 13,3
4 Deabetes Melitus 159 159 318 13,3
5 Nefrolitiasis 300 10 310 12,9
6 ISK 102 103 205 8,5
7 Bronchitis 82 70 152 6,3
8 Diare gravis 50 60 110 4,6
29
9 Hernia Inguinalis 92 0 92 3,8
10 Apendiksitis 50 35 85 3,5
JUMLAH 1395 1004 2399 100
Sumber : Rekam Medik RSUD Zainal Abidin Pagaralam 2019

Dari tabel di atas terlihat bahwa jenis penyakit rawat inap yang terbesar adalah CHF
(Congestive Healt Failure/gagal jantung) sebanyak 458 kasus (19,1%), disusul Hypertensi
sebanyak 349 kasus (14,5%) dan kemudian disusul Dispepsia sebanyak 320 kasus (13,3%).
Kasus Terendah adalah Apendiksitis, sebanyak 85 Kasus (3,5%)
Tabel 9
Pencapaian Indikator Pelayanan di RSUD Kab. Zainal Abidin Pagaralam
Tahun 2012 - 2016

STANDAR
NO INDIKATOR 2014 2015 2016 2017 2018 2019 KEMENKES
RI
1 BOR (%) 23,2 21,15 19,27 29,32 37,66 24,87 60-85%
2 ALOS (hari) 3,8 5,55 4,14 4,76 4,27 2,63 6-9 hari
3 TOI (hari) 12,64 20,18 20,23 9,41 6,19 6,22 1-3 hari
BTO
4 (Kali/Tahun) 22,17 14,04 1,33 28,2 36,75 3,89 40-50 kali/th
5 NDR (per mil) 8,46 4 9,93 8,05 1 4,95 25 per mil
6 GDR (per mil) 14,8 4,44 6,55 - 7,26 8,22 45 per mil

Pelayanan Operasi (Pembedahan)

Pelayanan bedah di Ruang


Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD
Zainal Abidin Pagaralam melayani
spesialisasi bedah umum, bedah obstetri
ginekologi, bedah, bedah THT,bedah
mata, bedah penyakit kulit dan kelamin
dan bedah mulut.

30
Jumlah tindakan operasi yang dilaksanakan selama tahun tahun 2014 sebanyak 388
kali, tahun 2015 sebanyak 446 kali, tahun 2016 sebanyak 504 kali dan tahun 2017
sebanyak 348 kali, tahun 2018 sebanyak 689 kali dengan perincian: 737 kali operasi
sedang, 803 kali operasi besar, 835 kali operasi khusus.

Jumlah Tindakan Operasi Tahun 2014-2018

KEGIATAN 2014 2015 2016 2017 2018 TOTAL


OPERASI SEDANG 67 106 264 79 221 737
OPERASI BESAR 144 176 132 102 249 803
OPERASI KHUSUS 177 164 108 167 219 835
JUMLAH 388 446 504 348 689 2375
Grafik 4 Jumlah tindakan operasi selama lima tahun terakhir

Selama tahun 2014-2018 terjadi peningkatan jumlah tindakan operasi yang cukup
tinggi. Peningkatan ini terjadi karena sudah tersedianya dokter spesialis bedah dan spesialis
anestesi secara tetap di RSUD Kab.Zainal Abidin Pagaralam sehingga pasien-pasien bedah
bisa ditangani di rumah sakit.

Pelayanan Intensif

Salah satu pelayanan yang sentral di rumah sakit


adalah pelayanan High Care Unit (HCU). Saat ini
pelayanan di HCU tidak terbatas hanya untuk
menangani pasien pasca-bedah saja tetapi juga

31
meliputi berbagai jenis pasien dewasa, anak, yang
mengalami lebih dari satu disfungsi/gagal organ.
Kelompok pasien ini

dapat berasal dari Unit Gawat Darurat, Kamar Operasi, Ruang Perawatan, ataupun kiriman
dari Rumah Sakit lain.

Pelayanan Laboratorium

Jenis pemeriksaan laboratorium yang


sudah dapat dilayani oleh laboratorium RSUD
Kabupaten Zainal Abidin Pagaralam berupa
pemeriksaan laboratorium patologi klinik

dengan kategori pemeriksaan sedang, sederhana


dan canggih seperti pemeriksaan kimia darah, gula
darah, hematology, serologi,
bakteriologi, urine, tinja dan golongan darah. Jumlah pelayanan laboratorium setiap tahun
yaitu tahun 2014 sebanyak 320.355 kali, ditahun 2015 menurun menjadi 164.091 kali
kemudian di tahun 2016 meningkat lagi menjadi 163.456 kali. Dari 163.456 kali
pemeriksaan, 15.423 pemeriksaan adalah kategori pemeriksaan sederhana, 19.537 adalah
katagori pemeriksaan sedang dan 128.496 pemeriksaan kategori canggih. Di bawah ini
akan disajikan grafik dan table pemeriksaan laboratorium di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam:

32
Grafik 6. Jumlah pelayanan laboratorium Tahun terakhir

Tabel 12

Jenis dan Klasifikasi Pemeriksaan Laboratorium 2018

No Jenis Pemerksaan Total


     
1 Hematologi 21.745
 2 Kimia Darah 16.027
 3 Immunoserologi 3.793
 4 Urinalia 4.148
 5 Lain-lain 370
Total 163.456
 

Pelayanan Radiologi

Termasuk dalam lingkup pelayanan


radiology di RSUD Zainal Abidin Pagaralam yaitu
foto rontgent, foto rontgent gigi, dan USG
Pelayanan radiologi di RSUD Zainal Abidin
33
Pagaralam dari tahun 2014 sampai tahun 2018
mengalami peningkatan. Tahun 2014 sebanyak
1.447 kali dan tahun 2015 sebanyak 1.361 kali,
tahun

2016 mengalami peningkatan sebanyak 1.144 kali (8.069 kali foto tanpa bahan kontras,
294 kali foto gigi dan 186 kali CT Scan) dan sampai pada tahun 2017 sebanyak 2.092
kemudian di tahun 2018 mengalami peningkatan dimana jumlah kunjungan radiologi
sebanyak 3.459 kali ( 2.966 kali foto dengan non kontras,

Tabel 13

Jenis dan Klasifikasi Pemeriksaan Radiologi 2018

N JENIS TAHUN
JUMLAH
O PELAYANAN 2014 2015 2016 2017 2018
1 Foto tanpa kontras 1209 1574 1029 1339 2966 8117
Foto Gigi
2 Panoramic 39 34 38 270 68 449
3 USG 199 23 77 483 425 1207
    1447 1631 1144 2092 3459 9773

Pelayanan Gizi

34
Kegiatan pelayanan gizi di RSUD Zainal
Abidin Pagaralam meliputi pelayanan gizi di
ruang rawat inap dan penyuluhan & konsultasi
gizi baik bagi penderita rawat inap maupun
rawat jalan yang dikelola oleh ahli gizi yang
professional. Pelayanan gizi di ruang rawat
inap berupa pemberian makanan/diet sesuai
dengan jenis

penyakit yang dideritanya dan pemberian penyuluhan & konsultasi mengenai diit
kepada pasien & keluarganya yang dilaksanakan di poliklinik gizi. Jumlah pasien
yang dilayani makanannya/dietnya pada prinsipnya sama dengan jumlah pasien rawat
inap setiap hari.

Pelayanan Ambulance

Pelayanan ambulance di RSUD Zainal


Abidin Pagaralam menggunakan armada yang
dilengkapi dengan 4 unit ambulance pasien
dengan jumlah sopir 4 orang. Sistem
pelayanan 24 jam.

Pelayanan Medico Legal

Pelayanan medico legal merupakan


pelayanan surat-surat keterangan terkait
dengan masalah hukum. Sampai saat ini

yang dapat dilayani di RSUD Zainal Abidin


Pagaralam berupa pelayanan Visum et
Repertum (VeR)

Pelayanan Transfusi dan Bank Darah


35
Pelayanan transfuse darah dan Bank Darah di
RSUD Zainal Abidin Pagaralam merupakan kerja
sama antara PMI Way Kanan dengan Unit
Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUD
Zainal Abidin Pagaralam. Pelayanannya meliputi
penyediaan darah dan komponen darah bagi pasien
yang dirawat di RSUD Zainal Abidin Pagaralam.
Fasilitas dan tenaga untuk pelayanan
transfuse dan bank darah di RSUD Zainal Abidin Pagaralam saat ini sudah cukup lengkap.
PKM-RS

Kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat di rumah sakit (PKM-RS) di RSUD Kabupaten


Zainal Abidin Pagaralam merupakan kegiatan terpadu
melibatkan berbagai unit dan profesi kesehatan di rumah
sakit yang di koordinir oleh Kasi Inforkom Rumah Sakit.
Sasaran PKM-RS adalah penderita, penunggu,
pengunjung, petugas dan masyarakat umum.

Metode penyampaian pesan yang dimanfaatkan antara lain: ceramah, siaran media massa,
demonstrasi, pameran, penempelan poster dan pemberian brosur/leaflet.

PELAYANAN PEMULASARAAN JENAZAH


Pelayanan pemulasaran jenazah dilakukan di
Ruang Mayat. Berfungsi untuk melayani
pasien meninggal di RSUD Zainal Abidin
Pagaralam dan juga jenazah dari luar RSUD
Zainal Abidin Pagaralam.

Pelayanan yang dapat dilakukan sampai saat


ini berupa penitipan jenazah. Untuk
mendukung kegiatan pelayanan tersebut,
maka Ruangan

Jenazah dilengkapi dengan tempat memandikan jenasah dan pemeriksan visum serta
dilengkapi pula lemari pendingin jenazah.
36
-----oOo----

37
38
39
40
47

41