Anda di halaman 1dari 10

            Ciri fauna Tipe Australis yaitu: mamalia kecil, banyak jenis hewan bertanduk, banyak burung

dengan bulu warna-warni. Berikut adalah beberapa contoh fauna tipa australis :

Judul Foto : Burung Kakatua Fauna Khas Australis yang berada di indonesia
Gambaran Umum Isi Foto : Burung kakatua jenis burung yang berada di indonesia yang merupakan
fauna sebaran khas australis. Ukuran tubuh burung sekitar 46 cm dan berat badannya kira-kira
550 gram Bulunya ada yang putih dan hitam. Kemudian jambul yang besar seperti payung yang
indah diatas kepalanya akan terbuka. Serta paruh yang hitam dan kakinya yang abu-abu. Mata di
burung jantan Coklat dan hitam pada burung muda. Cara terbang lurus dan mendatar dengan
beberapa kepakan perlahan kemudian melayang pendek.
      Penyebarannyadiseluruh dataran rendah Papua, Kelompok Papua barat, Kep. Ar, P. Yapen,
P. Sariba dan P. Misima. Dari ketinggian permukaan laut sampai 750 m (Jarang sampai 1300 m).
terdapat juga di Australia Utara. Burung ini mempunyai paruh yang bengkok dan kuat sehingga
sering disebut juga burung paruh bengkok. Bentuk kakinya juga mempunyai susunan jari kaki
yang bersilangan. Susunan jari kakinya yaitu dua jari mengarah kedepan dan dua jari mengarah
ke belakang. Dengan begitu burung kakatua dapat memegang, menggenggam dan memanjat.
Lidahnya menyerupai kubus, bersifat lentur sehingga lidahnya dapat meraba-raba pakan yang
sedang dimakannya. Burung kakatua adalah binatang yang luar biasa setia, bulu mereka sangat
lembut dan mereka indah. Yang terpenting, mereka sangat pintar dan burung yang selalu ingin
tahu. Burung kakatua senang pamer diri dan membuat tingkah laku lucu dengan membentangkan
sayapnya, kepalanya naik turun, menari dan berteriak. Mereka sangat aktif dan selalu ingin tahu
mengenai lingkungan sekitarnya. 
Judul Foto : Kangguru Pohon Fauna Khas Australis yang berada di indonesia
Gambaran Umum Isi Foto  : Kangguru pohon merupakan fauna khas australis yang berada di
indonesia yang memiliki ciri khas yang berbeda dengan kangguru lainnya yaitu memiliki
bulu pada sisi telinga berjumbai, serta ujung ekor berjumbai. Kangguru pohon memiliki
pola warna yang berbeda antara jantan dan betina atau dimorfisme  yaitu pada bagian pipi,
dagu, leher dan bagian dorsal tubuh. Rata-rata ukuran tubuh kangguru pohon relatif kecil.
Kangguru pohon merupakan hewan diurnal, dimana selama pengamatan dijumpai
beraktivitas pada pagi hingga sore hari. Kangguru pohon merupakan hewan endemik
Australia yang hidup di indonesia.Kangguru pohon merupakan adalah pendaki canggung
dan tidak terlalu lincah di pohon-pohon. Namun mereka bisa melompat jauh dari cabang ke
cabang. Pohon kangguru memakan daun dan buah serta memiliki wilayah tertentu.
Kangguru pohon adalah hewan soliter dan tampaknya telah menetapkan wilayah hingga
dua hektar. Yang jantan biasanya berbagi wilayah mereka dengan setengah lusin
perempuan.

Judul Foto : Kura-kura Fauna Khas Australis yang berada di indonesia


  Gambaran Umum Isi Foto : Kura-kura merupakan fauna khas australis yang berada di
indonesia dan merupakan satwa reptilia. Seperti reptil lainnya,kura-kura yang ectothermic
(berdarah dingin) napas udara hanya melalui paru-paru kuat (meskipun ada kulit bernapas
terbatas di beberapa jenis air), dan bertelur di darat.Spesies sekitar 300 kura-kura yang
ditandai dengan kotak-seperti tulang atau kasar shell, paruh keratin daripada gigi, dan unik di
antara vertebrata, tungkai dan girdle tungkai terletak di dalam tulang rusuk.Shell, yang
merupakan kunci keberhasilan mereka, juga terbatas keragaman kelompok. Jelas, terbang atau
meluncur penyu tidak pernah ada, dan bahkan aboreality (hidup di pohon) hanya sedikit
dikembangkan.Sebuah shell kura-kura pada dasarnya adalah sebuah kotak tulang yang terdiri
dari cangkang atas kubah atau carapace dan shell lebih rendah datar atau plastron. Carapace
terbentuk dari fusi tulang belakang, tulang rusuk diperluas, dan tulang dalam dermis kulit dan
terdiri dari sejumlah lempeng tulang saling.Plastron ini terbentuk dari tulang pectoral korset
dan tulang dermal. Hal ini juga terdiri dari lempeng tulang saling yang lebih besar namun
lebih sedikit jumlahnya dibandingkan dengan carapace. Morfologi (struktur) dari shell
mencerminkan ekologi dari spesies penyu. Fungsi/Relevansinya Dengan Pembelajaran
Geografi :Memberikan pengetahuan jenis fauna australis khususnya kura-kura sebagai
referensi bahan wawasan dan ilmu pengetahuan mengenai satwa yang hidup di indonesia
yang merupakan fauna khas australis.
Wilayah persebaran fauna Australis sebagian besar kondisi lingkungannya tropis dan sebagian lagi
beriklim sedang. Kondisi lingkungan di wilayah Australia yang cukup mencolok disebabkan oleh
letaknya yang terpisah jauh dari benua lainnya.
Wilayah persebaran fauan Australis meliputi :

1. Benua Australia
2. Selandia Baru
3. Papua
4. Maluku dan pulau-pulau kecil di sekitarnya
5. Kepulauan-kepulauan di samudera pasifik di sebeleh  selatan garis katulistiwa

Beberapa hewan khas wilayah fauna Australia antara lain :

Kiwi - Koala - Oposum Layang (pemanjat berkantung) - Kangguru Pohon

Burung Penghisap Madu - Burung Emu - Kakaktua - Kasuari


Nokdiak (landak Irian) - Wallaby - Cendrawasih - Kangguru

Kangguru pohon adalah makropod yang beradaptasi dengan lingkungan di atas pohon.
Mereka mendiami hutan hujan di Australia dan Papua, Queensland, dan pulau-pulau terdekat.[2]
Meski sebagian besar ditemukan di daerah pegunungan, beberapa spesies juga terdapat di
dataran rendah seperti Dendrolagus spadix. Sebagian besar kangguru pohon merupakan hewan
yang terancam punah akibat perburuan dan kehilangan habitat.

Terdapat 12 spesies kangguru pohon, mereka memiliki variasi ukuran dan warna bulu yang
cukup signifikan, dengan ukuran kepala dan panjang tubuh sekitar 41 sampai 77 sentimeters (16
hingga 30 in), panjang ekor 40 sampai 87 sentimeters (16 hingga 34 in), dan berat mencapai
145 kilogram (320 lb). Betina berukuran lebih kecil dari jantan.

Spesies

Berikut ini adalah spesies yang masuk ke dalam genus Dendrolagus:[1]

 Dendrolagus inustus; Habitat sebelah utara dan barat pulau Papua, Pulau Yapen, Pulau Salawati,
dan Pulau Waigeo
 Dendrolagus lumholtzi; Queensland, Australia.
 Dendrolagus bennettianus; Queensland, Australia.
 Dendrolagus ursinus; Semenanjung Doberai, Papua.
 Dendrolagus matschiei; Tanjung Huon, Papua Nugini.
 Dendrolagus dorianus; Bagian barat, tengah, dan tenggara Papua.
 Dendrolagus stellarum; Dataran tinggi Papua.
 Dendrolagus goodfellowi; Bagian tengah dan tenggara Papua.
 Dendrolagus pulcherrimus; Pegunungan Foja dan Pegunungan Torricelli, Papua.
 Dendrolagus spadix; Barat Daya Papua Nugini.
 Dendrolagus mbaiso; Dataran tinggi Papua.
 Dendrolagus scottae; Provinsi Sandaun, Papua Nugini.

Kanguru Pohon Mantel Emas Asli Papua

Kanguru pohon adalah salah satu hewan yg unik. Tidak seperti kanguru lainnya yg hidup di
atas tanah, ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di atas pohon. Sebenarnya kanguru
pohon bukanlah termasuk kanguru karena ia memiliki anatomi yg berbeda dengan kanguru,
namun ia memang masih berkerabat dengan mereka. Kanguru pohon termasuk dalam
famili Macropodidae (berkaki besar) yg anggotanya antara lain kanguru, walabi, &
pademelon (sejenis kanguru tanah). Di dunia ini ada sekitar 12 jenis hewan yg
dikategorikan sebagai kanguru pohon, tapi pembahasan di artikel ini bakal difokuskan pada
kanguru pohon goodfellow (Dendrolagus goodfellowi).
Kanguru pohon goodfellow hidup di wilayah hutan hujan di pulau Papua, termasuk di
wilayah Indonesia. Secara fisik mereka punya banyak perbedaan dengan Macropoda
(marsupial berkaki besar) lainnya macam kanguru & walabi. Kaki belakangnya tidak sebesar
kanguru karena ia jarang berada di atas tanah. Sebagai gantinya, ia memiliki cakar di ujung
kakinya untuk membantunya memanjat. Oleh karena itulah ia bergerak amat canggung di
atas tanah. Kanguru pohon juga memiliki ekor yg panjang & lentur sebagai alat
keseimbangan saat bergerak di antara pepohonan. Ia bahkan bisa jatuh dari ketinggian
belasan meter tanpa terluka karena keseimbangan & kelenturannya yg luar biasa. 

Kanguru pohon adalah hewan penyendiri yg hidup di atas pohon, namun kadang-kadang
turun ke tanah bila ia membutuhkan makanan tambahan. Tubuhnya relatif ringan (sekitar 7
kg) sehingga ia bisa tinggal di antara cabang pepohonan tanpa khawatir bahaya jatuh
karena pohonnya tidak kuat menopang dirinya. Mereka adalah herbivora yg hidup dengan
menyantap dedaunan, buah, bunga, rerumputan, & bahkan sereal yg biasanya terdapat di
tepi hutan. Kanguru pohon juga memiliki sistem pencernaan yg rumit. Untuk mencerna
makanan berserat tinggi seperti daun & rumput, ia memiliki bakteri fermentatif di perutnya
yang membantu memecah unsur-unsur dalam makanannya yg sulit dicerna oleh sistem
pencernaannya - persis seperti cara pencernaan hewan-hewan memamah biak seperti sapi
& kambing yg memanfaatkan bakteri di perutnya. Karena rendahnya kandungan gizi dalam
makanannya - utamanya dedaunan - ia harus makan banyak setiap harinya untuk tetap
hidup.

Mengenai reproduksinya, kanguru pohon betina yg sudah kimpoi dengan pejantan akan
mengalami masa kehamilan selama sekitar 1 bulan lebih. Begitu sang induk merasakan
anaknya akan keluar, ia akan menjilati kantongnya agar bersih & duduk sambil melahirkan
anaknya (ini juga agar anaknya bisa memanjat sendiri ke kantong). Anakan yg keluar dari
vagina induknya kemudian akan memanjat ke kantong. Tidak seperti kantong kanguru yg
menghadap ke atas, kantong kanguru pohon menghadap ke depan seperti kantong
retsleting pada pakaian manusia. Di dalam kantong induknya terdapat 4 buah puting susu
sehingga anaknya bisa tumbuh dengan menghisap air susu & tetap terlindung di dalam
kantong hingga 1 tahun. Sesudahnya, kanguru pohon yg masih muda mulai meninggalkan
kantongnya, namun ia masih sering kembali ke kantong induknya untuk berlindung maupun
menghisap susu hingga periode beberapa bulan. Seekor kanguru pohon goodfellow bisa
tumbuh hingga sepanjang 80 cm (tidak termasuk ekor) dengan panjang ekor mencapai 70
cm & berbobot 7 kg. Kanguru pohon biasanya hanya memiliki seekor anak setiap tahunnya.
Kanguru pohon jarang turun ke atas tanah karena ia merupakan sasaran empuk di atas
tanah. Hewan-hewan yg biasa memburu kanguru tanah biasanya adalah ular & buaya,
terutama bila ia berada di dekat mata air. Bila dikejar musuhnya, kanguru pohon akan
melompat dengan gesit ke antara cabang pepohonan lainnya sehingga sulit ditangkap
musuhnya. Penduduk asli juga turut memburu mereka baik untuk dimakan maupun untuk
keperluan setempat. Belakangan, populasi mereka menurun drastis & masuk kategori
mengkhawatirkan setelah mereka diburu memakai senjata api & jebakan modern. Di
Indonesia, sejak tahun 1970 kanguru pohon & anggota Macropodidae lainnya seperti
kanguru tanah sudah dilarang untuk diburu.

Kanguru Indonesia Di Papua

Kanguru ternyata tidak hanya terdapat di Autralia saja. Ternyata di Indonesia, tepatnya di
Papua, juga memiliki Kangguru, spisies yang mempunyai ciri khas kantung di perutnya
(Marsupialia). Kanguru Papua ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan
Kanguru Australia. Sayang Kanguru yang terdiri atas Kanguru tanah dan Kanguru pohon ini
mulai langka sehingga termasuk binatang (satwa) Indonesia yang dilindungi dari kepunahan.
Kangguru Papua terdiri atas dua genus yaitu dendrolagus (Kanguru Pohon) dan thylogale
(Kanguru Tanah). Kanguru pohon sebagian besar masa hidupnya ada di pohon. Sekalipun begitu
satwa tersebut juga sering turun ke tanah, misalnya bila sedang mencari air minum. Moncong
kanguru pohon bentuknya lebih runcing jika dibandingkan dengan moncong kanguru darat.
Ekornya agak panjang dan bulat, berbulu lebat dari pangkal sampai ekornya. Sedangkan pada
kanguru darat kedua kaki depannya lebih pendek dari pada kaki belakangnya, Cakarnya pun
lebih kecil. Moncongnya agak tumpul dan tidak berbulu. Ekornya makin meruncing ke ujung,
bulunya tidak begitu lebat.

Kangguru Tanah (lau-lau atau paunaro):

Thylogale brunii (Dusky Pademelon) merupakan jenis kangguru


terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi ada juga yang 10 kilogram.
Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar sekitar 50 sentimeter. Satwa langka yang
dilindungi ini adalah hewan endemik Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran
rendah di hutan-hutan di wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini. Di Indonesia Thylogale
brunii terdapat antara lain di Taman Nasional Wasur (Kabupaten

Merauke) dan Taman Nasional Gunung Lorentz (Mimika).

Thylogale stigmata (red-legged pademelon) merupakan jenis yang hidup di daerah pantai
selatan Papua. Thylogale stigmata mempunyai warna kulit tubuh lebih cerah yaitu kuning
kecokelatan.
Thylogale brownii (Brown’s pademelon). Selain di Papua, binatang ini juga
terdapat di Papua New Guinea.

Kangguru pohon (lau-lau):

Dendrolagus pulcherrimus (Kanguru Pohon Mantel Emas) merupakan sejenis kanguru pohon
yang hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut
halus pendek berwarna coklat muda. Leher, pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawah

perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasan


dipunggungnya. Ekor panjang dan tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.

Penampilan Kanguru-pohon Mantel-emas serupa dengan Kanguru pohon Hias. Perbedaannya


adalah Kanguru-pohon Mantel-emas memiliki warna muka lebih terang atau merah-muda,
pundak keemasan, telinga putih dan berukuran lebih kecil dari Kanguru-pohon Hias. Beberapa
ahli menempatkan Kanguru-pohon Mantel-emas sebagai subspesies dari Kanguru-pohon Hias.

Kanguru-pohon Mantel-emas merupakan salah satu jenis kanguru-pohon yang paling terancam
kepunahan diantara semua kanguru pohon. Spesies ini telah punah di sebagian besar daerah
habitat aslinya

Dendrolagus goodfellowi (disebut Kanguru Pohon Goodfellow atau kanguru pohon hias atau
Goodfellow’s Tree-kangaroo) merupakan jenis kanguru pohon yang paling sering ditemui. Kulit
tubuhnya berwarna
cokelat sawo matang dan banyak terdapat di hutan hujan di pulau Papua

Dendrolagus mbaiso (disebut sebagai Kanguru Pohon Mbaiso atau Dingiso) kanguru ini
ditemukan di hutan montane yang tinggi dan subalpine semak belukar di Puncak Sudirman.
Kanguru pohon ini mempunyai bulu hitam dengan kombinasi putih di bagian dadanya.

Dengrolagus dorianus atau disebut sebagai Kangguru Pohon Ndomea atau Doria’s Tree-
kangaroo.

Dendrolagus ursinus (disebut Vogelkop Tree-kangaroo atau Kanguru Pohon Nemena)


merupakan kanguru pohon yang paling awal terklasifikasikan. Mempunyai telinga panjang dan
ekor panjang dan hitam.

Dendrolagus inustus disebut juga sebagai Kanguru Pohon Wakera atau Grizzled Tree-kangaroo.

Dendrolagus stellarum disebut juga sebagai Seri’s Tree-kangaroo. Kanguru pohon ini terdapat
di Tembagapura.

Wllabi

Walabi leher merah


Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Infrakelas: Marsupialia
Ordo: Diprotodontia
Upaordo: Macropodiformes
Famili: Macropodidae

Walabi

Lukisan karang Aborigin kuno walabi di Taman Nasional Kakadu di Australia Utara.

Walabi adalah satu dari sekitar tiga puluh spesies macropoda (Familia Macropodidae). Binatang
ini merupakan tanda informal yang biasanya digunakan macropoda manapun yang lebih kecil
daripada kangguru atau walaroo yang belum diberi beberapa nama lain.

Walabi penghuni hutan yang sangat kecil dikanal sebagai pademelon (genus Thylogale) dan
dorcopsises (genera Dorcopsis dan Dorcopsulus). Nama walabi manucul dari Suku Aborogin
Eora yang merupakan penghuni asli daerah Sydney. Walabi muda dikenaal sebagai "joey",
seperti banyak marsupialia lain.