Anda di halaman 1dari 3

Nama : Siti Aisyah

Nim : 43218110095

Kelas : A 405

Quiz Online 6

Auditing 1

1. Salah satu cara memantau pengendalian mutu KAP adalah dengan proses
PDCA, jelaskan proses PDCA tersebut dan berikan contohnya!
Jawaban

Penjelasan terkait proses PDCA yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Langkah Penjelasan
Plan menetapkan tujuan dan proses
(merencanakan) TC yang diperlukan agar KAP
dapat memberikan Output yang
diharapkan.
Do (Melakukan) implementasi proses baru yang
telah ditetapkan
Check ukur proses baru tersebut lalu
(memeriksa) bandingkan hasilnya dengan
yang diharapkan, hal ini untuk
memastikan ada atau tidaknya
perbedaan.
Act analisis perbedaan yang ada
(menindaklanjuti) serta jelaskan perbedaannya.
Tentukan dimana perubahan
harus diterapkan agar tercapai
perbaikan

Contoh proses PDCA : demi keamanan, KAP merencanakan (plan) tidak merilis
laporan audit sampai semua pertanyaan dan outstanding items sudah di clear
kan. Implementasi kebijakan (do) dapat dikendalikan melalui proses perilisan
laporan final dimana seseorang memverifikasi apakah semua persetujuan sudah
diperoleh atau didokumentasi. Efektif/tidaknya kebijakan ini bisa diperika (check)
melalui inspeksi berkala atas formulir yang berisi persetujuan untuk merilis
laporan (approval sign-off). Jika ditemukan penyimpangan, alasan penyimpangan
akan diinvestigasikan, dan tindakan yang tepat (act) akan diambil (seperti
sanksi/disiplin, ikut pelatihan, atau penyempurnaan prosedur).

2. Proses pemantauan KAP ada dua bagian. Jelaskan dan beri contoh masing
masingnya!
Jawaban
Proses pemantauan KAP terdiri dari atas dua bagian sebagai berikut :
a. Pemantauan berjalan
Pemantauan berjalan atas QC KAP memastikan kebijakan dan
prosedur KAP adalah relevan, cukup, dan berfungsi efektif. Lingkup
pemantauan berjalan berhubungan dengan unsur-unsur QC, dan meliputi
penilaian mengenai apakah :
 QC manual (petunjuk QC) di KAP itu sudah dimutakhirkan dengan
ketentuan dan perkembangan baru
 Mereka yang mendapat tugas dan tanggung jawab QC benar-benar
melaksanakan tugas tanggung jawab mereka
 Konfirmasi tertulis dari partner dan staf, sudah diperoleh untuk
memastikan setiap orang patuh terhadap kebijakan dan prosedur KAP
mengenai independensi dan etik
 Ada proses pengembangan yang terus berjalan, untuk partner dan staff
 Keputusan mengenai menerima dan meneruskan hubungan dengan klien
dan penugasan yang spesifik mematuhi kebijakan dan prosedur KAP
 Kode etik sudah diikuti
 Orang yang tepat dan qualified ditugaskan sebagai penelaah QC
penugasan (engagement quality control reviewers) dan reviu QC itu
rampung sebelum tanggal laporan audit
 Komunikasi dengan yang bersangkutan, mengenai kelemahan-kelemahan
QC yang ditemukan, sudah dilanjutkan
 Tindak lanjut yang tepat sudah dilakukan untuk memastikan kelemahan-
kelemahan QC yang ditemukan, sudah ditangani tepat pada waktunya
b. Inspeksi file yang rampung, berdasarkan siklus
Pertimbangan dan evaluasi yang terus-menerus dibuat atas QC
system KAP, termasuk apa yang dikenal dengan sebagai cyclical inspection
(inspeksi dengan siklus) dari file audit untuk penugasan yang sudah rampung.
Inspeksi ini sekurang-kurangnya atas file audit dari suatu penugasan untuk
setiap partner. Hal ini memastikan kepatuhan terhadap kewajiban
profesional/hukum, dan bahwa laporan asurans sudah tepat. Cyclical
inspection membantu mengidentifikasi kelemahan dan kebutuhan pelatihan,
dan memungkinkan KAP membuat perubahan/perbaikan, tepat pada
waktunya.
Pemantau kebijakan tingkat KAP
Pemantau kepatuhan terhadap kebijakan KAP haruslah orang yang tepat
dan qualified. Idealnya ia bukan orang yang bertanggung jawab mengelola atau
mengembangkan QC di KAP itu. Alternatifnya ialah, seseorang diluar KAP,
dengan kompetensi dan kemampuan bertindak sebagai partner penugasan.
Alternatif ini meningkatkan independensi dan objektivitas KAP.
Pemantau/inspektur file
Orang yang ditunjuk untuk menginspeksi file yang penugasannya sudah
rampung, haruslah orang yang tepat dan qualified, dan tidak terlibat dalam
pelaksanaan penugasan tersebut atau dalam pelaksanaan QC atas penugasan
tersebut.

Sumber :

Rahadianti, Firna Dwi. 2019. Pengendalian Mutu-SPM 01 dan SA 220.


https://id.scribd.com/document/428363360/Pengendalian-Mutu-spm-01-Dan-Sa-220.
Diakses pada : 18 April 2020.