Anda di halaman 1dari 16

KERANGKA ACUAN KERJA

(KAK)

PEKERJAAN

SUPERVISI PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA JIAT


DI KABUPATEN ACEH BARAT

AIR TANAH DAN AIR BAKU II


SNVT PELAKSANAAN JARINGAN PEMANFAATAN AIR
BALAI WILAYAH SUNGAI SUMATERA-I
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

TAHUN ANGGARAN 2020

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 1


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

SUPERVISI PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA JIAT


DI KABUPATEN ACEH BARAT

Kementerian : Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat


Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air
Program : Pengelolaan Sumber Daya Air
Hasil : Meningkatnya Kinerja Pengelolaan Sumber Daya Air
Kegiatan : Penyediaan dan Pengelolaan Air Tanah dan Air Baku
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah Jaringan Irigasi Air Tanah dan Air Baku yang
dibangun/ditingkatkan
Keluaran (Output) : Jaringan Irigasi Air Tanah dan Air Baku yang
dibangun/ditingkatkan
Volume : 1 Laporan
Satuan Ukur : Dokumen
Nama Paket Pekerjaan : Supervisi Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di
Kabupaten Aceh Barat

1. LATAR BELAKANG

Daerah Kabupaten Aceh Barat adalah merupakan daerah pertanian umumnya padi yang
mempunyai luas baku ± 200 Ha dengan luas potensial lahan + 140 Ha. Oleh karenanya bila
dari hasil produksi didapat air dengan debit 20 liter/detik dan kualitas air yang baik maka
untuk selanjutnya dilakukan Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah untuk memenuhi
kebutuhan air pertanian masyarakat.
Untuk efisiensi dan efektifitas pelaksanaan pekerjaan konstruksi, maka diperlukan
Konsultan Supervisi yang harus berada di site (lapangan) untuk mengawasi jalannya
pelaksanaan pekerjaan kontraktor dan bertanggung jawab terhadap kuantitas dan
kualitas pekerjaan konstruksi. Kontraktor melaksanakan pekerjaan dengan supervisi dari
konsultan supervisi di site dan setiap akan melaksanakan pekerjaan kontraktor harus
mendapat ijin tertulis dari konsultan supervisi.

2. MAKSUD DAN TUJUAN

Melaksanakan Survey dan pengukuran untuk menghasilkan pemantapan disain dasar dan
melakukan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang
dilaksanakan oleh penyedia jasa pemborongan konstruksi (kontraktor) agar tujuan dan
sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Jenis layanan penyedia jasa yang
dimaksudkan dalam pekerjaan ini adalah berupa bantuan teknis untuk jasa engineering
dan pengawasan teknis yang akan dilaksanakan oleh pihak kontraktor.
Hasil dari Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten Aceh Barat diharapkan
masyarakat petani bisa melakukan penanaman padi 1 tahun 2 kali. Anggaran dana untuk

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 2


kegiatan ini disesuaikan dengan dana yang tersedia pada DIPA APBN Tahun Anggaran
2020.
Tujuan layanan penyedia jasa adalah membantu Balai Wilayah Sungai Sumatera I dan
Satker Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (PJPA) Sumatera I dalam melakukan
pengawasan teknik dan pengadministrasian pekerjaan agar dapat dicapai hasil
pelaksanaan pekerjaan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan
persyaratan ketentuan yang ada dalam Dokumen kontrak konstruksi.

3. SASARAN

Sasaran utama adalah untuk mendapat hasil Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di
Kabupaten Aceh Barat yang sesuai dengan fungsi yang direncanakan melalui pengawasan
secara teknis pelaksanaan pekerjaan sesuai kontrak yang akan dilakukan oleh kontraktor
sehingga proses pelaksanaan pembangunan dapat berjalan secara efektif, efisien dan
ekonomis:

3.1 Nama paket pekerjaan konstruksi :


Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kab. Aceh Barat.

3.2 Waktu pelaksanaan konstruksi : 8 (delapan) bulan atau 240 (dua ratus empat puluh)
hari kalender

3.3 Ruang lingkup pekerjaan konstruksi :


- Pekerjaan Jaringan Irigasi Air Tanah
- Pekerjaan Pemboran
- Pekerjaan Rumah Genset
- Pengadaan Genset dan Pompa

4. LOKASI KEGIATAN

4.1 Lokasi kegiatan terletak di Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Dengan jarak
tempuh dalam waktu ± 4 jam atau sejauh ± 300 km dari Kota Banda Aceh.
4.2 Lokasi penugasan tim konsultan selama periode pelaksanaan jasa (duty station) adalah
lokasi pekerjaan Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT berada di Kecamatan
Meureubo Kabupaten Aceh Barat.

5. SUMBER PENDANAAN
Seluruh biaya untuk Supervisi Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten
Aceh Barat Provinsi Aceh ini berasal dari Dana APBN Tahun Anggaran 2020 dengan biaya
sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima ratus juta rupiah.) termasuk PPN.

6. NAMA DAN ORGANISASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

PPK : Air Tanah dan Air Baku II


Satuan Kerja : Non vertikal tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan
Air (PJPA) BWS Sumatera I

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 3


7. REFERENSI HUKUM

Acuan pedoman pelaksanaan pekerjaan meliputi semua aturan perundang-undangan


yang berlaku seperti :
a. UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air;
b. UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi;
c. Perpres No. 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah;
d. Permen PU No. 04/PRT/M/2009 tentang Sistem Jaminan Mutu;
e. Permen PU No. 07/PRT/M/2019 tentang Standar Pedoman Pengadaan Pekerjaan
Konstruksi dan Jasa Konsultansi;
f. Permen PU No. 5/PRT/M/2014 tentang Standar Pedoman Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi bidang Pekerjaan Umum;
g. Kepmen No. 897 PRT/M/2017 tentang Besaran Remunerasi Minimal Tenaga Kerja
Konstruksi Pada Jenjang Jabatan Ahli Untuk Layanan Jasa Konsultansi Konstruksi;
h. SE Menteri PUPR No. 15/SE/M/2019 Tentang Tata Cara Penjaminan Mutu dan
Pengendalian Mutu Pekerjaan Konstruksi;
i. SE Menteri PUPR Nomor 21/SE/M/2019 tentang Standar Susunan Tenaga Ahli
Untuk Pekerjaan Pengawasan Konstruksi Melalui Penyedia Jasa;
j. Pedoman Standart Minimal Tahun 2019 INKINDO.

8. RUANG LINGKUP TUGAS JASA KONSULTAN PENGAWASAN KONSTRUKSI

Pelaksana Kegiatan Air Tanah dan Air Baku II, SNVT PJPA, Balai Wilayah Sungai Sumatera
I, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat akan menggunakan layanan jasa konsultan nasional untuk membantu PPK Air
Tanah dan Air Baku II dalam pengawasan/supervisi pelaksanaan konstruksi pekerjaan
Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten Aceh Barat, yang meliputi aspek
teknis dan administrasi, aspek pengendalian waktu, biaya dan mutu konstruksi. Untuk itu
konsultan harus menyiapkan tim ahli dan tenaga pendukung yang kompeten dibidangnya
yang bekerja secara penuh dan berada di lokasi pekerjaan selama pelaksanaan pekerjaan
pengawasan konstruksi. Untuk melaksanakan jasa konsultansi seperti tersebut diatas,
konsultan akan melaksanakan tugas-tugas yang meliputi tapi tidak terbatas seperti
dijelaskan sebagai berikut :
8.1 Umum
8.1.1 Menyiapkan laporan awal yang berisi garis besar rencana proyek, metode
pelaksanaan, jadwal, RMK Konsultan;
8.1.2 Menyiapkan pedoman/manual pengawasan dan kendali mutu konstruksi yang
menguraikan prosedur kerja pengawasan dan administrasi pelaksanaan;
8.1.3 Menyiapkan laporan bulanan, triwulan dan tahunan yang memuat status
proyek saat pelaporan seperti progress fisik dan keuangan, kemampuan kerja
kontraktor dan permasalahan dalam periode pelaporan, jadwal kerja untuk
periode pelaporan yang akan datang dan informasi lain yang diperlukan, serta
laporan akhir pelaksanaan kegiatan konsultansi;
8.1.4 Membantu PPK memeriksa usulan kontraktor : rencana kerja, setting out
pekerjaan jaringan dan bangunan, personil kunci, bahan konstruksi dan
sumbernya, RMK konstruksi, RK3K, dan membuat rekomendasi untuk
mendapat persetujuan PPK;
8.1.5 Membantu PPK untuk memastikan dan menyepakati tanggung jawab
pekerjaan, metode pengawasan, dokumen/bentuk surat, prosedur persetujuan,
penyerahan gambar dan aliran/tata cara pemberian persetujuan;

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 4


8.1.6 Mengawasi pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh kontraktor maupun
sub kontraktor dan menjamin bahwa konstruksi dilaksnakan sesuai dengan
spesifikasi teknis dan ketentuan yang diatur dalam dokumen kontrak
konstruksi;
8.1.7 Memantau kemampuan kerja kontraktor, kemajuan/keterlambatan
pelaksanaan dan masalah yang terjadi, dan merekomendasikan langkah-
langkah penyelesaian masalah termasuk langkah percepatan pelaksanaan (jika
terjadi keterlambatan);
8.1.8 Membantu PPK dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan, mencakup
pengendalian waktu, mutu dan biaya, dengan melakukan inspeksi pekerjaan
secara berkala;
8.1.9 Memberikan saran dan rekomendasi kepada PPK terhadap klaim dan semua
masalah yang terkait dengan peristiwa kompensasi dan perselisihan dengan
kontraktor, merekomendasikan penyelesaiannya termasuk penyelesaian
melalui arbitrase;
8.1.10 Membantu PPK menginterpretasikan dan menerapkan pasal-pasal dalam
dokumen kontrak kontruksi berkaitan dengan kepatuhan dan pemenuhan
kewajiban kontraktor secara umum dan secara khusus terkait dengan
peristiwa kompensasi yang menimbulkan perpanjangan waktu, pekerjaan
tambah kurang, kompensasi tambahan, pembayaran tambahan biaya dan
perselisihan yang diajukan oleh kontraktor;
8.1.11 Melaksanakan tugas-tugas yang ditetapkan dalam kontrak konsultansi dan
sewaktu-waktu diperintahkan secara tertulis oleh PPK;
8.1.12 Menghadiri rapat rutin dan rapat khusus (ad hoc) serta membantu PPK untuk
persiapan pelaporan/bahan diskusi untuk rapat rutin/ rapat khusus (ad hoc).

8.2 Pengawasan Pekerjaan Konstruksi


8.2.1. Meninjau ulang dan mengkaji laporan, dokumen dan gambar desain yang telah
ada serta memastikan ketelitian isi dokumen desain, perhitungan dan gambar
yang ada dan mengusulkan perubahan/modifikasi desain atau penyusunan
desain tambahan jika diperlukan disertai penyiapan gambar desainnya;
8.2.2 Dalam hal diperlukan perubahan desain atau penyusunan desain tambahan,
tugas konsultan termasuk melaksanakan pengukuran topografi, penelitian
geologi dan mekanika tanah, pengujian laboratorium, dan survey/penelitian
lainnya, penelitian dan pengujian laboratorium yang dilaksanakan oleh pihak
ketiga (bila diperlukan).
8.2.3 Memeriksa patok-patok ukur dan patok bench marks yang digunakan dalam
pelaksanaan survey sebelumnya dan meneliti ketepatan peta topografi yang
digunakan untuk membuat desain serta memeriksa patok-patok ukur dan
bench marks yang disusun/disiapkan oleh kontraktor untuk pelaksanaan
pekerjaan.
8.2.4 Memeriksa gambar kerja, shop drawings, usulan modifikasi desain dan
perhitungannya yang diserahkan oleh kontraktor.
8.2.5 Menghadiri Rapat Persiapan Pelaksanaan Pekerjaan (Pre Construction
Meeting), membantu PPK memeriksa dan mengkonfirmasi metode pelaksanaan
pekerjaan, kemampuan pekerjaan, personil kontraktor, status peralatan dan
bahan, jadwal pekerjaan, RMK konstruksi dan RK3K, serta syarat-syarat
pelaksanaan pekerjaan yang diatur dalam kontrak konstruksi.
8.2.6 Menerapkan standar sistem kendali mutu untuk pekerjaan konstruksi dan
melatih staf PPK dan staf Kontraktor dalam pelaksanaan pengendalian mutu.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 5


8.2.7 Menghadiri rapat rutin, memeriksa dan mengkonfirmasi metode pekerjaan,
kemampuan pekerjaan, hasil pekerjaan, status peralatan dan bahan, jadwal
pekerjaan serta masalah yang harus diselesaikan
8.2.8 Memeriksa rencana mobilisasi personil dan peralatan yang diusulkan oleh
kontraktor serta pelaksanaan mobilisasi.
8.2.9 Melakukan pemeriksaan lapangan bersama (MC.0%) termasuk memeriksa dan
menyetujui tata letak (setting out) trase jaringan dan elevasi untuk pengukuran
yang disiapkan oleh kontraktor
8.2.10 Memeriksa lokasi quarry, borrow-pit, dan stock pile dan mengawasi proses uji
laboratorium untuk agregat dan tanah bahan timbunan (bila diperlukan)
8.2.11 Mengawasi, mengevaluasi dan memastikan pelaksanaan K3 oleh kontraktor
untuk menjamin keselamatan dan keamanan pekerja, personil PPK, masyarakat
umum dan pekerjaan;
8.2.12 Memeriksa metode konstruksi, peralatan yang digunakan, kemampuan kerja,
dan kualitas pekerjaan lapangan dibandingkan dengan spesifikasi teknis
selama periode konstruksi bersama direksi pekerjaan;
8.2.13 Membantu PPK menganalisa klaim kontraktor untuk diusulkan persetujuannya
kepada PPK;
8.2.14 Memeriksa usulan kontraktor atas perubahan jadwal ataupun perubahan
waktu, serta usulan pekerjaan tambah kurang dan perubahan lingkup
pekerjaan (scope of works) untuk mendapat persetujuan PPK;
8.2.15 Memantau kepatuhan kontraktor terhadap syarat-syarat yang sudah
ditetapkan terkait dengan aspek sosial dan lingkungan;
8.2.16 Membantu direksi pekerjaan untuk menulis atau mencatat semua kejadian
yang berkaitan administrasi kontrak, permintaan (persetujuan) oleh dan/atau
perintah kepada kontraktor, catatan tentang peristiwa/kejadian yang terjadi
dan berbagai informasi lainnya yang mungkin dikemudian hari menjadi
“bantuan” untuk menjawab “keraguan” berkaitan pelaksanaan pekerjaan;
8.2.17 Memantau dan mengukur secara reguler hasil kerja kontraktor dari segi mutu
dan kemajuan (progress) fisik dan keuangan terhadap “tahapan penyelesaian
pekerjaan atau bagian pekerjaan”, sehingga menjamin penyelesaian pekerjaan
tepat waktu;
8.2.18 Berdasarkan permintaan pemeriksaan oleh kontraktor, membantu PPK atau
direksi pekerjaan melakukan pemeriksaan pekerjaan;
8.2.19 Mengidentifikasikan permasalahan dan keterlambatan pelaksanaan konstruksi
dan merekomendasikan langkah-langkah percepatan pelaksanaan bila terjadi
keterlambatan;
8.2.20 Menyiapkan rekomendasi rinci kepada PPK untuk perintah perubahan
pekerjaan dan adendum kontrak, jika diperlukan untuk menjamin bahwa hasil
dengan kualitas teknis dapat dicapai dengan biaya yang tersedia;
8.2.21 Membantu PPK memeriksa pengukuran volume dan kendali mutu yang
dilaksanakan kontraktor, dan memastikan kebenaran semua pengukuran dan
perhitungan volume yang diperlukan untuk pembayaran dan menjamin bahwa
pengukuran dan perhitungan tersebut telah dilaksanakan sesuai ketentuan
dalam dokumen kontrak konstruksi untuk kemudian bersama dengan wakil
yang ditunjuk PPK (direksi pekerjaan) menandatangani “Berita Acara
Kemajuan Pelaksanaan Pekerjaan untuk Pembayaran”;
8.2.22 Memberi saran kepada kontraktor untuk melaksanakan semua pekerjaan atau
mengambil semua tindakan yang perlu yang menurut pandangannya
diperlukan untuk menghindari atau mengurangi resiko kondisi darurat yang
mempengaruhi keselamatan jiwa atau pekerjaan atau harta benda
disekitarnya;

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 6


8.2.23 Menyaksikan mix design beton kontraktor dan menjamin bahwa kandungan
semen campuran beton optimum untuk berbagai mutu beton sebagaimana
diatur dalam spesifikasi teknis atau standar SNI yang relevan;
8.2.24 Mereview pengaturan perawatan beton untuk menjamin perawatan
dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis;
8.2.25 Membantu PPK dan direksi pekerjaan memeriksa dan menyetujui daftar
penulangan yang disampaikan oleh kontraktor dan sesuai desain dan gambar
kerja yang sudah disetujui oleh PPK. Pengecoran hanya dapat diizinkan jika
daftar penulangan dan pemasangan tulangan pada bangunan telah disetujui;
8.2.26 Jika ada bagian pekerjaan yang tidak memenuhi standar atau tidak dapat
diterima, konsultan harus menyampaikan kepada PPK dan kontraktor secara
tertulis pada kesempatan pertama untuk setiap pembetulan/perbaikan yang
diperlukan;
8.2.27 Melakukan pemeriksaan akhir (MC. 100%) dan mengawasi pekerjaan
percobaan pengaliran pada semua pekerjaan yang diselesaikan oleh kontraktor
bersama direksi pekerjaan/tim PHO-FHO dan merekomendasikan untuk
penerbitan sertifikat pekerjaan selesai;
8.2.28 Memeriksa gambar purna bangun (as-built drawings) yang disiapkan oleh
kontraktor;
8.2.29 Menyimpan dan menyusun data yang diperlukan untuk penyusunan laporan
pekerjaan selesai;
8.2.30 Menyiapkan laporan pekerjaan konstruksi selesai.

12. KELUARAN
Keluaran yang dihasilkan adalah laporan pelaksanaan kegiatan Supervisi Pembangunan
Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten Aceh Barat yang terdiri dari :
a. Rencana Mutu Kontrak (RMK);
b. Laporan Pendahuluan;
c. Laporan Bulanan;
d. Laporan Mingguan;
e. Laporan Antara;
f. Draft Laporan Akhir;
g. Laporan Akhir dan Penunjang;
h. Gambar MC dan As Built Drawing A3;
i. Dokumentasi Album Foto;
j. Hard Disk External 1 Tb berisi laporan, foto pelaksanaan dan gambar.

13. PERALATAN MATERIAL, PERSONIL DAN FASILITAS DARI PPK

Peralatan, material, personil dan fasilitas yang disediakan oleh PPK yang dapat
digunakan dan harus dipelihara oleh penyedia jasa :
a. Laporan dan Data
PPK Air Tanah dan Air Baku II akan menyediakan data laporan pelaksanaan
terdahulu hasil desain, gambar desain dan data lainnya yang telah dimiliki dan
dipandang perlu oleh pelaksana pekerjaan sebagai data sekunder untuk
menunjang pekerjaan yang akan dilakukan.
b. Akomodasi dan ruang kantor
i. PPK Air Tanah dan Air Baku II menyediakan akomodasi dan ruangan kantor
dalam pelaksanaan pekerjaan ini dan sudah tertuang dalam didalam RAB
supervisi.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 7


ii. Pelaksana pekerjaan perlu mengupayakan sistem kerja dan komunikasi yang
efisien sehingga Direksi Pekerjaan dapat menghubungi pelaksana pekerjaan
dengan mudah untuk kelancaran pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan.
c. Pengawasan pekerjaan
PPK Air Tanah dan Air Baku II akan mengangkat/menugaskan pejabat dan
petugas yang bertindak sebagai pengarah pelaksanaan pekerjaan saat kegiatan
sedang berlangsung.
d. Kerja sama dan staf pendamping
Pelaksana pekerjaan dalam melakukan kegiatan ini harus mengadakan kerja sama
dengan itikad baik dari berbagai pihak termasuk pihak staf pendamping sebagai
narasumber dalam kegiatan pelaksanaan di lapangan.
e. Fasilitas komputerisasi
PPK Air Tanah dan Air Baku II menyediakan fasilitas komputer, printer dalam
pelaksanaan pekerjaan ini dan sudah tertuang didalam Kuantitas dan harga RAB
Supervisi.
f. Peralatan komunikasi
PPK Air Tanah dan Air Baku II menyediakan biaya komunikasi (point to point)
dalam pelaksanaan pekerjaan ini dan sudah tertuang didalam Kuantitas dan harga
RAB Supervisi.
g. Kendaraan
PPK Air Tanah dan Air Baku II menyediakan kendaraan roda 4 (sewa) dalam
pelaksanaan pekerjaan ini dan sudah tertuang didalam Kuantitas dan harga RAB
Supervisi.
h. Pemilikan Laporan dan Peralatan
Keseluruhan hasil studi/supervisi yang dibiayai dari kontrak ini akan menjadi
milik pemerintah, yang dalam hal ini masuk dalam inventarisasi PPK Air Tanah
dan Air Baku II.
i. Laporan dan Catatan-Catatan Lain
Laporan hasil kegiatan yang dilakukan oleh pelaksana pekerjaan harus diserahkan
kepada PPK Air Tanah dan Air Baku II sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan
dalam kerangka acuan kerja.

14. PERALATAN DAN MATERIAL DARI PENYEDIA JASA KONSULTANSI


Penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas dan peralatan yang
dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

a. Peralatan;
Peralatan disediakan/pengadaan/penyewaan oleh Pengguna Jasa untuk Penyedia
Jasa yang akan digunakan harus diperlihatkan dan dilakukan pemeriksaan oleh PPK
Air Tanah dan Air Baku – II cq. Direksi Pekerjaan dan/atau Pengawas Lapangan;
 Peralatan dan bahan yang sesuai untuk mencapai ketelitian dan standar yang telah
ditentukan dalam standar Perencanaan.
 transportasi lokal : -
 Pengadaan perlengkapan survey : -
 Pengadaan perlengkapan komputerisasi: -
 Peralatan/perlengkapan kantor: -

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 8


Konsultan supervisi bertanggung jawab atas pemeliharaan peralatan/fasilitas milik
proyek yang menjadi barang inventaris negara yang memilki nomor register tetap.
Barang/peralatan dan fasilitas harus dipelihara dengan baik sebagaimana mestinya.
Kehilangan dan kerusakan peralatan menjadi tanggung jawab penyedia jasa
supervisi.
Konsultan supervisi dapat memberikan hasil yang berkualitas tinggi. Pekerjaan akan
diperiksa sewaktu-waktu untuk menjamin terpenuhinya persyaratan teknis yang
telah ditetapkan. Konsultan menanggung biaya pekerjaan tambahan atau
pengulangan bila ternyata hasil pekerjaannya tidak memenuhi persyaratan teknis
menurut penilaian pihak Direksi.
b. Material;
Material Kantor disediakan oleh Pengguna Jasa untuk Penyedia Jasa yang akan
digunakan, harus diperlihatkan dan harus mendapat persetujuan terlebih dahulu
oleh PPK Air Tanah dan Air Baku – II cq. Direksi Pekerjaan dan/atau Pengawas
Lapangan;

15. LINGKUP KEWENANGAN PENYEDIA JASA

Penyedia jasa harus menyediakan dan memelihara semua fasilitas dan peralatan yang
dipergunakan untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, antara lain terdiri dari:
a. Kantor/studio (apabila tidak disediakan oleh PPK) lengkap dengan peralatan yang
diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan seperti: peralatan gambar, peralatan tulis
dan barang-barang yang habis pakai lainnya, termasuk biaya operasional kantor
lainnya (listrik, komunikasi, air). Kantor/studio harus beralamat/berdomisili di
lokasi pekerjaan Supervisi Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten
Aceh Barat dan sekitarnya;
b. Biaya akomodasi, perjalanan dinas serta penginapan untuk pengawasan lapangan;
c. Fasilitas transportasi roda 4 (empat) yang layak untuk inspeksi lapangan;
d. Biaya untuk staf pembantu pada bagian administrasi umum;
e. Keperluan biaya sosial dan pengobatan selama pekerjaan lapangan di lokasi proyek
(sudah termasuk didalam biaya langsung personil);
f. Penyedia jasa harus menyediakan tempat tinggal/base camp untuk tenaga ahli dan
staf pendukung didekat lokasi pekerjaan/proyek selama pelaksanaan kontrak.

16. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN


Jadwal Supervisi Pembangunan Sarana dan Prasarana JIAT di Kabupaten Aceh Barat
Provinsi Aceh secara keseluruhan direncanakan selama 8 bulan atau 240 hari
kalender.

17. PERSONIL
a. Kualifikasi Tenaga Ahli
Tenaga ahli Konsultan yang dipekerjakan untuk jasa konsultansi ini harus memiliki
kemampuan yang tinggi dibidangnya masing-masing dan pemahaman yang baik
atas pekerjaan.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 9


Setiap tenaga ahli yang diajukan harus memiliki beberapa tahun pengalaman
profesional dan pendidikan yang sesuai seperti yang ditunjukkan dibawah ini:

KUALIFIKASI
JUMLAH
POSISI KEAHLIAN ORANG
No. PENDIDIKAN PENGALAMAN
BULAN
(OB)
I. TENAGA AHLI
Minimal Memiliki
berpendidikan Berpengalaman dalam Sertifikat
sarjana teknik bidang pekerjaan Keahlian Ahli
sipil/pengairan / management proyek Sumber Daya
geologi (S1), sumber daya air dan/atau Air Utama
ahli irigasi, diutamakan (SDA) ,
lulusan
yang berpengalaman minimal Ahli
perguruan tinggi SDA Madya
negeri atau dibidang perencanaan dan
yang
Ketua Tim / perguruan tinggi pengawasan pelaksanaan dikeluarkan 8 bln
1 Supervision swasta yang konstruksi jaringan irigasi oleh LPJK
Engineer telah air tanah dan perpipaan dengan (1 org)
diakreditasi sekurang-kurangnya 8 kualifikasi
(delapan) tahun. profesionalism
dibuktikan
Sebagai Ketua Tim, tugas e yang
dengan salinan/ dikeluarkan
copy ijazah yang utamanya adalah
oleh Asosiasi
dilegalisir oleh memimpin dan mengawasi Profesi
perguruan tinggi seluruh kegiatan dalam
pelaksanaan pekerjaan
konstruksi.

TENAGA LAINNYA
Berpendidikan mempunyai pengalaman -
lulusan D3/S1 kerja 3 (tiga) tahun dalam
Jurusan Teknik bidang penggambaran
3 bln
Sipil, dibuktikan menggunakan
1. CAD Operator dengan copy komputerisasi, diutamakan (1 org)
ijazah yang yang berpengalaman
dilegalisir dalam bidang Autocad atau
sejenis

b. Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga Ahli


1). Ketua Tim
Memiliki tugas dan tanggung jawab atas seluruh manajemen pekerjaan
pengawasan konstruksi termasuk penyusunan laporan kemajuan pekerjaan
secara teratur sebagai ketua Tim Konsultan, mencakup tapi tidak terbatas
untuk:

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 10


A. Mewakili Tim konsultan dan bertanggung jawab penuh terhadap jasa
layanan supervisi konstruksi berdasarkan Kontrak Pelaksanaan
Pengawasan Konstruksi.
B. Melaksanakan koordinasi dengan PPK, Kontraktor dan aparat pemerintah
setempat dalam pelaksanaan pekerjaan pengawasan konstruksi.
C. Mengawasi dan mengendalikan seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh
staff Tim Konsultan.
D. Mengkoordinir dan mengawasi pelaksanaan pekerjaan, mengoptimalkan
pelaksanaan konstruksi sesuai jadual pelaksanaan pekerjaan konstruksi
yang ditentukan dalam dokumen kontrak kontruksi.
E. Membantu dan memberi saran kepada PPK dalam pengawasan pekerjaan
konstruksi, mencakup pengendalian kemajuan pelaksanaan, kualitas, biaya
dan pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja serta melaksanakan
review/revisi/modifikasi desain, gambar desain dan spesifikasi teknis (bila
diperlukan).
F. Membantu PPK mengidentifikasi permasalahan dan keterlambatan
pelaksanaan konstruksi dan merekomendasikan langkah-langkah
percepatan pelaksanaan bila terjadi keterlambatan.
G. Mengawasi, mengevaluasi dan memastikan pelaksanaan K3 oleh
kontraktor untuk menjamin keselamatan dan keamanan pekerja, personil
PPK, masyarakat umum dan pekerjaan.
H. Membantu PPK memeriksa usulan pembayaran oleh kontraktor.
I. Memberikan saran dan rekomendasi kepada PPK terhadap klaim dan
semua masalah yang terkait dengan kontraktor, dan rekomendasi
penyelesaiannya termasuk penyelesaian melalui arbitrase.
J. Menyiapkan dan menyampaikan semua laporan yang disyaratkan dalam
Kerangka Acuan Kerja ini seperti : laporan pendahuluan, laporan bulanan,
laporan mingguan, laporan antara, draft laporan akhir, laporan akhir,
laporan pekerjaan selesai, dan laporan khusus teknis (bila diperlukan).
K. Menyimpan dan menyusun data yang diperlukan untuk penyusunan
laporan pekerjaan selesai dan menyiapkan Laporan Pekerjaan Konstruksi
selesai dengan berkoordinasi dengan semua tenaga ahli.
L. Hadir dalam rapat rutin dan rapat khusus (ad-hoc) serta
mengkoordinasikan penyiapan bahan diskusi untuk rapat rutin/rapat
khusus (ad-hoc).

2). Cad Operator


Tugas utamanya adalah menelaah hasil pengukuran, gambar pekerjaan
topografi/uitset maupun gambar hasil review desain, sehingga dapat
dihasilkan detail gambar Pelaksanaan lapangan. Penugasan CAD Operator
selama 4 (empat) bulan.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 11


18. Jadwal Personil

JADWAL PERSONIL
SUPERVISI PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA JIAT
DI KABUPATEN ACEH BARAT
PROVINSI ACEH
TAHUN 2020
JML
No Nama Personil Posisi Bulan - I Bulan - II Bulan - III Bulan - IV Bulan - V s/d Bulan - VIII
MM
I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV
1 2 3 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

I TENAGA AHLI
Ketua Tim/
1 to be name .... Supervision 8
Engineer
TENAGA
II
PENDUKUNG
Tenaga Lainnya

1 to be name .... Cad Operator 4

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 12


19. Laporan Pendahuluan
Laporan pendahuluan memuat jadwal kerja keseluruhan, jadwal penugasan dan rencana
mobilisasi personil, rencana kerja, pengaturan administrasi, hasil tinjauan pada desian
yang ada selama periode awal, dsb. Diserahkan selambat-lambatnya pada akhir bulan ke -
1 sejak SPMK diterbitkan sebanyak 3 (tiga) buah buku laporan.

20. Rencana Mutu Kontrak (RMK)


Penyedia jasa diwajibkan membuat Rencana Mutu Kontrak (RMK) yang harus disetujui
oleh direksi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksana Kegiatan Air Tanah dan Air Baku
II SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Sumatera I dan diserahkan selambat-
lambatnya 2 (dua) minggu setelah terbitnya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) sebanyak
3 (tiga) buku.

21. Laporan Bulanan


Konsultan harus menyusun dan menyerahkan laporan bulanan setiap interval waktu 1
(satu) bulan sebanyak 3 (tiga) buah buku. Laporan ini berisi tentang mobilisasi dan
demobilisasi tenaga ahli dan staf konsultan, pemakaian man-month, aktifitas-aktifitas
utama yang dilakukan konsultan, kemajuan pekerjaan konsultan dan penyimpangan
terhadap jadwal semula. Laporan ini harus diserahkan selambat-lambatnya tanggal 7
(tujuh) setiap bulannya. Laporan bulanan berisi:
1) Laporan harian lapangan (dari referensi buku harian lapangan)
2) Laporan mingguan/bobot mingguan
3) Administrasi kegiatan, antara lain:
 Rangkuman kegiatan dari kontraktor: Kemajuan pekerjaan kontraktor, kendala
kendala yang ada, foto copy berita acara rapat dan daftar hadir, surat teguran
(apabila ada), surat keluar/masuk, foto pelaksanaan pekerjaan, gambar bangunan
yang telah dikerjakan, gambar-gambar perubahan, perhitungan konstruksi
beserta volume, rangkuman jumlah dan jenis peralatan yang digunakan, jumlah
tenaga kerja yang digunakan, kondisi cuaca/curah hujan harian dan lain-lain.
 Konsultan Supervisi : Jadwal pekerjaan, jadwal penugasan personil, daftar absensi
(time shift) tim konsultan, jumlah peralatan yang digunakan, matrik uraian
tugas/aktivitas-aktivitas utama setiap tenaga ahli, asisten dan tenaga pendukung
(lapangan) yang telah dikerjakan, uraian pekerjaan yang telah dilakukan dan lain-
lain.
 Rekomendasi atas prestasi bobot yang telah dicapai serta penyerapan anggaran
biaya baik untuk kontraktor maupun konsultan supervisi, berkaitan dengan
rencana tagihan/penarikan termin.
 Berita acara perubahan pekerjaan tambah dan kurang (bila ada), termasuk
menyiapkan usulan addendum kontrak dan analisa perubahan pekerjaan tambah
kurang.
 Berita acara perubahan waktu pelaksanaan (bila ada) termasuk menyiapkan
usulan addendum kontrak.
 Revisi Jadwal (bila ada) dan network planning

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 13


 Quality control antara lain:
- Hasil uitzet
- Cek dimensi
- Cek kemiringan
- Laporan pemeriksaan baik persyaratan fisik ataupun administrasi berkaitan
dengan rencana serah terima pekerjaan (PHO) yang diusulkan oleh
kontraktor.
- Rencana kerja untuk bulan berikutnya.
- Saran, usulan dan tanggapan tentang pekerjaan
 As Built drawing yang dibuat sebelum penyerahan I oleh pihak kontraktor.

22. Laporan Mingguan


Konsultan wajib melakukan pemeriksaan buku harian lapangan berkaitan dengan seluruh
kegiatan kontraktor setiap harinya, setiap langkah pelaksanaan harus seijin tertulis dan
ditandatangani oleh konsultan supervisi dan diketahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
Konsultan harus menyusun dan menyerahkan Laporan Mingguan memuat hasil
sementara pelaksanaan kegiatan mingguan konstruksi yang diawasi.
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya setiap interval waktu 1 (satu) minggu
sebanyak 3 (tiga) buku laporan.

23. Laporan Antara/ Pertengahan


Laporan Pertengahan memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatan berisi mobilisasi dan
demobilisasi tenaga ahli dan staf konsultan, pemakaian man-month, aktivitas-aktivitas
utama yang dilakukan konsultan, kemajuan pekerjaan konsultan dan penyimpangannya
terhadap jadwal semula, kemajuan pekerjaan pembangunan konstruksi serta
penyimpangannya terhadap jadwal semula, pembayaran kepada konsultan dan
kontraktor, masalah-masalah yang ditemui dan penyelesaian yang dilakukan dalam
pekerjaan dan program dan jadwal pekerjaan yang akan dilakukan dalam jangka waktu 4
(empat) bulan berikutnya.
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya pada akhir bulan ke 4 (empat) sejak SPMK
diterbitkan. Konsultan harus menyusun dan menyerahkan Laporan Antara (Laporan
Pertengahan) sebanyak 3 (tiga) buku laporan.

24. Draft Laporan Akhir


Konsultan harus menyusun dan menyerahkan draft laporan akhir sebanyak 3 (tiga) buku
secara detail mengenai pelaksanaan pekerjaan kontraktor, yang nantinya akan
didiskusikan bersama PPK Air Tanah dan Air Baku II untuk kemudian disempurnakan
menjadi laporan akhir. Draft laporan akhir berisi draft :
 Laporan harian lapangan yang dibuat oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi
dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Laporan mingguan yang dibuat oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi dan
mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Laporan Bulanan lapangan yang dibuat oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi
dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Seluruh Laporan Administrasi teknik dan semua koreksi serta tindak lanjut.
 Gambar-gambar hasil pelaksanaan (as built drawing) yang sudah disetujui oleh
konsultan supervisi dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan
Air Baku II.
Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya pada akhir bulan ke-7 (tujuh) sejak
SPMK diterbitkan.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 14


25. Laporan Akhir
Konsultan harus menyusun dan menyerahkan laporan Akhir dan penunjang sebanyak 3
(tiga) buku secara detail mengenai hasil kegiatan penyempurnaan disain konstruksi,
pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Laporan akhir terdiri dari :
 Laporan harian lapangan yang dibuat oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi
dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Laporan mingguan yang oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi dan mengetahui
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Laporan Bulanan lapangan yang dibuat oleh kontraktor, disetujui konsultan supervisi
dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan Air Baku II.
 Seluruh Laporan Administrasi teknik dan semua koreksi serta tindak lanjut.
 Gambar-gambar hasil pelaksanaan (as built drawing) yang sudah disetujui oleh
konsultan supervisi dan mengetahui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Air Tanah dan
Air Baku II.

26. GAMBAR MC DAN AS BUILT DRAWING A3


Pada Akhir masa pelaksanaan pekerjaan pihak konsultan harus menyerahkan album
gambar as built drawing A3 sebanyak 3 (tiga) rangkap. Diserahkan paling lambat 10
(sepuluh) hari sebelum kontrak berakhir.

a. Laporan Hasil Pengukuran Mutual Check (MC)


Pada akhir masa pelaksanaan pekerjaan pihak konsultan harus menyerahkan laporan
hasil pengukuran mutual check awal dan akhir (MC. 0 dan MC. 100) sebanyak 3 (tiga)
rangkap. Diserahkan paling lambat 10 (sepuluh) hari sebelum kontrak berakhir.

b. Dokumentasi, Album Foto, External Disk


Konsultan harus menyusun dan menyerahkan Dokumentasi/photo, album dari waktu
ke waktu sebanyak 3 (tiga) buah album Lux dan External Disk 1 TB berisi
Dokumentasi/photo dan laporan pekerjaan supervisi secara detail mengenai
pelaksanaan pekerjaan kontraktor dan konsultan sebanyak 1 (satu) unit.

27. PRODUKSI DALAM NEGERI


Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini dilakukan dalam wilayah Negara
Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 KAK dengan pertimbangan
keterbatasan kompetensi dalam negeri.

28. PERSYARATAN KERJASAMA


Dalam hal peserta akan melakukan kerjasama operasi (KSO)/kemitraan maka disyaratkan
sebagai berikut:
a. Wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat kemitraan
dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut:
b. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap seluruh peserta yang tergabung dalam Kerja
Sama Operasi/kemitraan;
c. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO tertentu;
d. Menunjuk 1 nama peserta sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/
KSO dan mewakili serta bertindak umtuk dan atas nama kemitraan/KSO;
e. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang, wajib bertanggung jawab baik secara
bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen
kontrak;
f. Perjanjian secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila seleksi tidak
dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO.

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 15


29. ALIH PENGETAHUAN
Apabila dipandang perlu oleh pengguna jasa, maka Konsultan supervisi harus
mengadakan pelatihan, kursus singkat, diskusi dan seminar terkait dengan substansi
pelaksanaan pekerjaan dalam rangka alih pengetahuan kepada staf PPK Air Tanah dan Air
Baku II SNVT PJPA Sumatera I.

Produk Yang Diserahkan Pekerjaan SUPERVISI PEMBANGUNAN SARANA DAN


PRASARANA JIAT DI KABUPATEN ACEH BARAT Provinsi Aceh

No JUDUL PRODUK/LAPORAN K A1 A3 KW

1. Laporan Rencana Mutu Kontrak @ 3 buku - - - 3


2. Laporan Pendahuluan @ 3 buku - - - 3
3. Laporan Bulanan @ 3 buku x 8 bulan - - - 24
4. Laporan Mingguan @ 3 buku x 4 x 8 bulan - - - 96
5. Laporan Pertengahan - - - 3
6. Draft Laporan Akhir - - - 3
7. Laporan Akhir dan Penunjang - - - 3
8. Gambar MC dan As Built Drawing A3 - - 3 -
9. Dokumentasi / Album Photo - - - 3
10. Hard disk External 1 TB (berisi Laporan, Foto 1 bh - - -
Pelaksanaan & Gambar)

Banda Aceh, November 2019

Pejabat Pembuat Komitmen


Air Tanah dan Air Baku II
SNVT PJPA Sumatera I

Ahmad Zikra Jumhasla Putra, ST


NIP. 19870122 201012 1 001

Kegiatan Air Tanah dan Air Baku - II |PJPA BWS Sumatera - I 16