Anda di halaman 1dari 6

TUGAS III

MATA KULIAH AKUNTANSI BIAYA

DOSEN : SAYIFULLAH, S.E., M.Akt

Dikerjakan Oleh :

NAMA : NURUL HUDHA

NIM : 041352845

FAKULTAS MANAJEMEN

UNIVERSITAS TERBUKA

MAKASSAR

2020
TUGAS TUTORIAL  KE-1
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
  DOSEN :Sayifullah, S.E., M.Akt
TUGAS TUTORIAL  KE-2
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
 
Nama Mata Kuliah : AkuntansiBiaya
Kode Mata Kuliah : EKMA 4315
Jumlahsks : 3 sks
SOAL 1
Jelaskanmetode yang digunakanuntukmenangani :
1. Penyusutanprodukdalam proses
2. Produkrusakdalamsistemkos proses
3. Produkcacatdalamsistemkos proses

SOAL 2
PT Karuniamerupakanperusahaanpemanufakturan.Dalam proses
produksiprodukutamanya, dihasilkanjugaproduksampingan. Kos bersama total yang
terjadipadatitikpisahsebesarRp 200.000.000. Setelahtitikpisah,
produkutamamemilikinilaipasar final sebesarRp 400.000.000
danproduksampingansebesarRp
20.000.000.BiayaadministrasidanpemasaranuntukprodukutamasebesarRp.
5.000.000.
Tidakadasediaanakhiruntukmasingmasingproduk.
Diminta :
a.
Asumsikanbahwametodependapatanbersihdigunakanuntukpengkosanprodukbersam
adandiperlakukansebagaipendapatanlain.Biayaadministrasidanpemasaranuntukprod
uksampinganadalahnol.Hitunglahbesaranpendapatanbersihdariproduksampingan.
Buatlahlaporanlabarugi.
b.
Asumsikanbahwamanajemenmengalokasibiayaadministrasidanpemasaransebesar
Rp.2.000.000 untukproduksampingandanmasihmendapatkanlabasebesar 10%
darihargajual. Denganmenggunakanmetodenilaipasar, hitunglahbesarankosbersama
total yang akandialokasikeproduksampingan.
JAWABAN:
SOAL 1

Jelaskan metode yang digunakan untuk menangani :

1. Penyusutan produk dalam proses


2. Produk rusak dalam system kos proses

3. Produk cacat dalam sistem kos proses

Jawaban:

1. Jelaskan metode yang digunakan untuk menangani penyusutan produk dalam proses:
Perlakuan akuntansi atas penyusutan produk dalam proses ini dapat dibedakan
menjadi dua, yaitu jika penyusutan tersebut adalah normal maka kos penyusutan ini
akan tetap dibebankan pada produk dalam proses dan jika penyusutan ini dikategori
abnormal maka akan dibebankan pada rugi dari penyusutan produk dalam proses yang
merupakan bagian dari kos periode bukan kos produksi.
2. Jelaskan metode yang digunakan untuk menangani produk rusak dalam sisitem kos
proses:
Jika dalam suatu proses penjaminan kualitas ditemukan adanya produk rusak maka
produk rusak tersebut akan dikeluarkan dari produksi dan tidak ada pekerjaan
tambahan yang digunakan untuk memperbaikinya.
3. Jelaskan metode yang digunakan untuk menangani produk cacat dalam sistem kos
proses:
Produk yang tidak memenuhi standar produksi, tetapi masih bisa diperbaiki dengan
tambahan proses produksi tertentu dan kemudian menjadi produk yang baik lagi dan
dijual dengan harga reguler.
SOAL 2

PT Karunia merupakan perusahaan pemanufakturan. Dalam proses produksi produk


utamanya, dihasilkan juga produk sampingan. Kos bersama total yang terjadi pada titik pisah
sebesar Rp 200.000.000. Setelah titik pisah, produk utama memiliki nilai pasar final sebesar
Rp 400.000.000 dan produk sampingan sebesar Rp 20.000.000. Biaya administrasi dan
pemasaran untuk produk utama sebesar Rp. 5.000.000. Tidak ada sediaan akhir untuk
masing-masing produk.

Diminta :

a. Asumsikan bahwa metode pendapatan bersih digunakan untuk pengkosan produk


bersama dan diperlakukan sebagai pendapatan lain. Biaya administrasi dan pemasaran
untuk produk sampingan adalah nol. Hitunglah besaran pendapatan bersih dari produk
sampingan. Buatlah laporan laba rugi.

b. Asumsikan bahwa manajemen mengalokasi biaya administrasi dan pemasaran sebesar


Rp.2.000.000 untuk produk sampingan dan masih mendapatkan laba sebesar 10% dari
harga jual. Dengan menggunakan metode nilai pasar, hitunglah besaran kos bersama total
yang akan dialokasi ke produk sampingan

Jawaban:

a. Metode pendapatan bersih – diperlakukan sebagai pendapatan lain.


Penjualan (produk utama) Rp400.000.000
Kos produk terjual:
Kos bersama Rp200.000.000
Kos produk terjual total Rp 200.000.000
Laba kotor Rp 200.000.000
Biaya pemasaran & adm Rp 5.000.000
Laba operasional Rp 195.000.000
Pendapatan lain:
Pendapatan bersih produk sampingan Rp 20.000.000
Laba bersih Rp 215.000.000
b. Skedul A:
Kos produksi bersama Total Rp 200.000.000
(-) Kos bersama teraplikasikan pada
produk sampingan yang diproduksi:
Estimasi penjualan produk sampingan Rp20.000.000
(-) kos pemrosesan tambahan Rp5.000.000
Ekspektasi laba kotor produk Rp 2.000.000 Rp 7.000.000 Rp 13.000.000
Sampingan (Rp20 juta×10%)
Kos produksi produk utama Rp187.000.000
Skedul B:
Kos bersama teraplikasikan pada produk sampingan Rp13.000.000
(lihat skedul A)
Kos pemrosesan tambahan di Departemen B Rp 5.000.000
Kos produksi produk sampingan Rp18.000.000

Laporan laba rugi:


Penjualan:
Produk utama Rp 400.000.000
Produk sampingan Rp 20.000.000
Rp 420.000.000
Kos produk utama dan sampingan:
Kos produksi:
Produk utama (skedul A) Rp 187.000.000
Produk sampingan (skedul B) Rp 18.000.000
Rp 205.000.000
Laba kotor Rp 215.000.000
Biaya administrasi dan pemasaran:
Produk utama Rp 5.000.000
Produk sampingan Rp 2.000.000
Rp 7.000.000
Laba bersih Rp 208.000.000

Anda mungkin juga menyukai