Anda di halaman 1dari 1

1.

Organisasi belajar adalah konsep dimana organisasi dianggap mampu untuk terus menerus melakukan
proses pembelajaran mandiri (self learning) sehingga organisasi tersebut memiliki ‘kecepatan berpikir
dan bertindak’ dalam merespon beragam perubahan yang muncul.

2. a. Sikap terhadap perubahan

Organisasi tradisional : Mempertahankan cara lama yang sudah ada. Sulit berkembang ketika
menghadapi perubahan-perubahan yang akan terjadi.

Organisasi belajar : Setiap permasalahan baru dapat memunculkan cara-cara baru yang dapat
digunakan. Hal ini sangat cocok diterapkan pada perusahaan di era globalisasi saat ini agar mampu
bersaing.

b. Penanggung jawab inovasi

Organisasi tradisional : Hanya pihak tertentu, misalnya Research and Development (RnD).

Organisasi belajar : Semua orang dalam organisasi dapat turut andil dan memberikan masukan untuk
terciptanya inovasi-inovasi dalam perusahaan.

c. Hal yang dikhawatirkan

Organisasi tradisional : Ada pihak yang akan melakukan kesalahan atau melakukan pekerjaan tidak
sesuai dengan yang diharapkan.

Organisasi belajar : Ada pihak-pihak yang tidak mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang ada.

d. Keunggulan Bersaing

Organisasi tradisional : Produk dan Jasa yang dihasilkan sangat bermutu. Persaingan terjadi dalam faktor
produksi.

Organisasi belajar : Perusahaan mampu memberikan pembelajaran, pengetahuan dan pelatihan


keterampilan bagi karyawan dalam perusahaan. Hal ini sangat penting dilakukan di era saat ini.

3. Menurut senge (1990), kerja nyata dari membangun organisasi belajar adalah bekerja dalam lingkaran
kedalaman belajar. Perkembangan dari lingkaran kedalaman belajar sangatlah penting bagi organisasi
belajar.