Anda di halaman 1dari 5

PEMERINTAH KABUPATEN ENDE

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS WOLOJITA
Jln. Jurusan Mbuja – Nuareku
Email : Puskesmaswolojita@gmail.com, Hotline : 082193041192

DAFTAR TILIK PROSEDUR ASUHAN PERSALINAN NORMAL

NO INDIKATOR YA TIDAK

1 Apakah petugas mempersiapkan alat dan bahan?


Apakah petugas menidentifikasi adanya tanda dan gejala
2
persalinan kala dua?
Apakah petugas memastikan kelengkapan peralatan, bahan dan
3
obat-obatan esensial?
Apakah petugas menggunakan APD (apron, sepatu boot, kaca
4 mata google, tutup kepala dan masker)?

Apakah petugas memastikan lengan dan jari tidak memakai


5 perhiasan?

6 Apakah petugas mencuci tangan dengan sabun dan air bersih?


Apakah petugas menggunakan sarung tangan steril untuk
7 melakukan pemeriksaan dalam?

Apakah petugas menyiapkan Oksitosin 10 unit dan meletakkan


8 dalam partus set?

Apakah petugas membersihkan vulva perineum dengan gerakan


9
dari arah vulva ke perineum?
Apakah petugas melakukan pemeriksaan dalam untuk
10 memastikan pembukaan?

Apakah petugas melakukan amniotomi bila selaput ketuban


11 belum pecah?

Apakah petugas mencelupkan tangan yang bersarung tangan ke


12 dalam larutan klorin 0,5 % dan membuka sarung tangan secara
terbalik lalu merendam selama 10 menit?

13 Apakah petugas mencuci tangan?


Apakah petugas memeriksa DJJ?
14

Apakah petugas memberitahu ibu jika pembukaan sudah


15
lengkap dan keadaan janin baik?
Apakah petugas meminta bantuan keluarga untuk menyiapkan
16 posisi ibu dan memastikan ibu merasa nyaman?
Apakah petugas memimpin meneran saat ibu mempunyai
17 dorongan yang kuat untuk meneran?

Apakah petugas menganjurkan ibu untuk berjalan, jongkok,


18 jika ibu belum merasa belum ada dorongan untuk meneran
dalam waktu 60 menit.?
Apakah petugas meletakkan handuk bersih di perut ibu jika
19 kepala bayi telah membuka vulva dengan diameter 5 – 6 cm?

Apakah petugas meletakkan kain bersih yang dilipat 1/3 bagian


20 bawah bokong ibu?

Apakah petugas membuka tutup partus set dan memperhatikan


21
kembali kelengkapan alat dan bahan?
22 Apakah petugas menggunakan sarung tangan steril?

Apakah petugas melindungi perineum dengan satu tangan yang

23 dilapisi kain bersih dan kering, tangan lain menahan kepala


bayi untuk tetap defleksi dan membantu melahirkan kepala?

Apakah petugas memastikan tidak adanya lilitan tali pusar pada


24
leher janin?
Apakah petugas menunggu hingga kepala janin selesai
25 melakukan putaran paksi luar secara spontan?

Apakah petugas memegang kepala bayi secara biparietal, dan


26
menganjurkan ibu untuk meneran saat kontraksi?
Apakah petugas menggeser tangan bawah ke arah perineum
untuk menyangga kepala, lengan dan siku sebelah bawah, dan
27
tangan atas menelusuri dan memegang tangan dan siku sebelah
atas setelah kedua bahu lahir?
Apaakah petugas melanjutkkan penelusuran tangan yang
28 berada di atas ke punggung ke arah bokong dan tungkai dan
kaki bayi setelah tubuh dan lengan bayi lahir?
Apakah petugas melakukan penilaian selintas (30 detik) :

29 apakah kehamilan cukup bulan? Apakah bayi menangis kuat


atau bernapas tanpa kesulitan? Apakah bayi bergerak aktif?

Apakah petugas melanjutkan manajemen bayi baru lahir

30 normal. Keringkan dan posisikan tubuh bayi di atas perut ibu


bila tidak ada tanda asfiksia?

Apakah petugas memeriksa kembali perut ibu untuk


31
memastikan tidak ada bayi lain dalam uterus?
Apakah petugas memberitahu ibu bahwa akan dimasukkan

32 Oksitosin 10 unit IM di sepertiga paha atas bagian distal lateral


untuk membantu kontraksi uterus?
Apakah petugas menjepit tali pusat menggunakan klem ± 3 cm
33 dari pusat bayi, 2 menit setelah bayi lahir?

Apakah petugas melakukan urutan tali pusat ke arah ibu dan


34 memasang klem kedua 2 cm dari klem pertama (ke arah ibu)?

Apakah petugas memegang tali pusar dengan 1 tangan,


35 melindungi bayi dari gunting dan memotong tali pusat diantara
kedua klem tersebut?

36 Apakah petugas mengikat tali pusat dengan benang steril?

Apakah petugas menempatkan bayi dalam posisi tengkurap


37 diantara payudara ibu, dengan posisi lebih rendah dari puting
payudara ibu?
Apakah petugas menyelimutu ibu dan bayi dengan kain hangat
38
dan kering dan memasang topi pada kepala bayi?
Apakah petugas memindahkan klem pada tali pusat hingga
39 berjarak 5 – 10 cm dari vulva?

Apakah petugas meletakkan 1 tangan di atas kain pada perut

40 ibu , ditepi atas simfisis dan menegangkan tali pusat dan klaim
dengan tangan yang lain?

Apakah petugas menegangkan tali pusar ke arah bawah


41 sementara tangan yang lain menekan uterus dengan hati – hati
kea rah dorso cranial setelah uterus berkontraksi?
Apakah petugas melakukan penegangan tali pusat terkendali

42 sambil menahan uterus ke arah dorso cranial hingga plasenta


terlepas?

Apakah petugas meminta ibu meneran sambil menarik plasenta

43 dengan arah sejajar lantai dan kemudian ke arah atas dengan


tetap melakukan tekanan dorso cranial?

Apakah petugas meneruskan melahirkan plasenta dengan hati-


44 hati dengan kedua tangan setelah plasenta tampak pada
introitus vagina?
Apakah petugas melakukan masase pada fundus uteri dengan

45 cara mengusap fundus uteri secara sirkuler hingga kontraksi


uterus baik segera setelah plasenta lahir?

Apakah petugas memeriksa bagaian maternal dan bagian fetal


46 plasenta untuk memastikan kelengkapan selaput ketuban?
Apakah petugas mengevaluasi kemungkinan adanya laserasi
47
pada vagina dan perineum?
Apakah petugas melakukan penjahitan bila laserasi
48 menyebabkan perdarahan aktif?

Apakah petugas menilai ulang uterus dan memastikan kontraksi


49
baik dan tidak terdapat perdarahan per vaginam?
Apakah petugas memulai IMD dengan memberi cukup waktu
50 untuk melakukan kontak kulit ibu – bayi (di dada ibu minimal 1
jam)
Apakah petugas menimbang dan mengukur bayi, memberi
salap mata, menyuntik vitamin K, mengukur suhu, melakukan
51 pemeriksaan adanya cacat bawaan dan tanda-tanda bahaya pada
bayi setelah IMD selesai?

Apakah petugas memberikan suntikan imunisasi Hepatitis B

52 dipaha kanan anterolateral bayi, 1 jam setelah pemberian


vitamin K?

Apakah petugas melanjutkan pemantauan kontraksi dan


53
mencegah pendarahan per vaginam?
Apakah petugas mengajarkan ibu atau keluarga cara melakukan

54 masase uterus dan menilai kontraksi, mewaspadai tanda


bahaya, serta kapan harus memanggil bantuan medis?

Apakah petugas mengevaluasi mengestimasi jumlah kehilangan


55 darah?

Apakah petugas melakukan pemeriksaan TTV dan keadaan

56 kantung kemih setiap 15 menit selama 1 jam pertama dan setiap


30 menit selama jam kedua paska persalinan?

Apakah petugas memeriksa kembali kondisi bayi untuk


57 memastikan bahwa bayi bernapas dengan baik serta suhu tubuh
normal?
Apakah petugas menempatkan semua peralatan bekas pakai
58 dalam larutan klorin 0,5 % selama 10 menit?

Apakah petugas membuang bahan-bahan yang terkontaminasi


59 ke tempat sampah yang sesuai?

Apakah petugas membersihkan ibu dengan menggunakan air

60 DDT dan membantu ibu memakai pakaian yang bersih dan


kering?
Apakah petugas mendekontaminasi tempat persalinan dengan
61 larutan klorin 0,5%?

Apakah petugas mencuci tangan dengan sabun dan air


62 mengalir?

63 Apakah petugas melengkapi partograf?

KEPALA PUSKESMAS WOLOJITA,

Fransiskus Seko, Amd.Kep


NIP: 19661207 198801 1 002