Anda di halaman 1dari 3

NAMA : CENDIKYA JAMALUDDIN ASYHARI

NIM : 041689048

PRODI : D-IV KEARSIPAN

UPBJJ : PURWOKERTO

DISKUSI 8 (DASAR-DASAR INFORMASI)

1. Jelaskan karakteristik utama yang digunakan untuk mendefinisikan masyarakat informasi


menurut Webster!
2. Jelaskan pemahaman saudara mengenai knowledge management dan knowledge sharing!

Jawab:

a. Technological/karakter teknologi: definisi yang paling umum dilekatkan pada masyarakat


informasi adalah penggunan dan inovasi yang luar biasa dari teknologi. Fitur kunci dari karakter
ini dikatakan Webster sebagai the key idea is that breakthrough in information processing,
storage, and transmission have led to the application of information technology (IT) in virtually
all corners of society (Webster, 1995:7). Dikatakan, konsep ISDN (integrated services digital
network) sebagai elemen dasar masyarakat informasi, disamping teknologi informasi.

b. Economic/karakter ekonomi: karakter ini menurut Webster merujuk pada gagasan Peter
Drucker yang berpendapat bahwa kegiatan ekonomi di masa mendatang memiliki konsep
pengetahuanyang akan menjadi bahan landasan utama. Ada pergeseran dari economy of goods
(barang-barang) menjadi sebuah knowledge economy (tak terwujud). Mark Porat dalam Webster
(1995:14) membedakan lima kelompok industry utama yang berbasis informasi:

- education (sekolah, perpustakaan, perguruan tinggi)

- media of communication (radio, televise, periklanan)

- information machines (perlengkapan computer, instrument musik)

- information service (hukum, asuransi, kesehatan)

- other information activities (penelitian dan pengembngan, NGO).

c. Occupational/karakter penghasilan: karakter yang dominan muncul untuk melihat


masyarakat informasi adalah pergeseran konsep pekerjaan dari anggota masyarakatnya
(occupational change). Pergeseran ini ditndai dengan dominannya sector-sektor lapangan kerja
oleh pekerja informasi (information work)
d. Spatial/karakter kewilayahan: sebuah masyarakat informasi ditandai dengan konvergensi
anggota masyarakatnya, yaitu terhubungnya subunit komunitas masyarakat. Sejalan dengan
konsep Castells (2000:43), yaitu network society, konsekuensi dari adanya konvergensi adalah
tidak terbatasnya lagi konsep ruang, jarak, dan waktu. Akses informasi di satu belahan dunia
dapat dilakukan secara serentak dan simultan di belahan dunia lain

e. Cultural/karakter budaya: karakter informasi begitu kuat berpengaruh dalam segala aspek
kehidupan sosial sehari – hari di masyarakat. Informasi yang bersifat hiburan (enterntaintment)
adalah yang paling jelas muncul lewat media massa dalam bentuk acara TV, radio, musik, film,
majalah atau surat kabar. Karakter yang dikatakan McQuanil (2005: 104) sebagai mass culture
(budaya massa) merupakan konten informasi dalam media massa yang begitu kuat
mengendalikan masyarakat sehingga dalam tataran ekstern mampu menghasilkan bentuk
hegemoni media baru.

Definisi manajemen pengetahuan yang lain lebih berorientasi pada konsep informasi dan
dokumen diberikan oleh O’Dell et al. dalam Awad dan Ghaziri (2004: 4). Menurut O’Dell et al,
knowledge management is a framework a management mind-set that includes building on past
experience (libraries, data, bank, smart people) and creating new vehiclesfor exchanging
knowledge (knowledge – enable intranet site, communities of practice, networks). Artinya,
manajemen pengetahuan adalah sebuah kerangka kerja, sebuah manajemen kerangka piker yang
mencakup pembangunan pengetahuan di masa lampau (perpustakaan, bank data, cendekiawan)
serta menciptakan sebuah sarana baru dalam proses pertukaran pengetahuan (situs intranet yang
berbasis pengetahuan, kelompok pengguna pengetahuan, dan jaringan)

Sementara itu, Taft dalam Pendit (2001: 3) mendefinisikan bahwa knowledge


management is the classification, dissemination, and categorization of information dan people
throught and organization. Maka, manajemen pengetahuan diartikan sebagai bentuk pengolahan
dan pengklasifikasian informasi dalam sebuah organisasi. Manajemen adalah suatu cara untuk
merencanakan, mengumpulkan, mengorganisasi, memimpin, dan mengandalikan sumber daya
untuk suatu tujuan, sedangkan pengetahuan adalah data dan informasi yang digabung dengan
kemampuan intuisi, penglaman, gagasan, dan motivasi dari sumber yang kompeten.

Manajemen pengetahuan adalah merencanakan, mengumpulkan, dan mengorganisasi,


memimpin serta mengendalikan data informasi yang digabung dengan berbagai bentuk
pemikiran dan analisis dari macam – macam sumber yang kompeten
Knowledge Management

Suatu disiplin ilmu yang digunakan untuk meningkatkan performa seseorang atau
organisasi dengan cara mengatur dan menyediakan sumber ilmu pnegetahuan yang ada saat ini
dan yang akan dating. Jadi menurut Wulandari (2007) knowledge management bukanlah suatu
fenomena baru, tetapi suatu cara yang menerapkan integrasi antara teknologi dan sumber
pengetahuan yang kompeten

Menurut Awad dan Ghaziri (2004: 8), masing-masing definisi knowledge management
terdiri atas beberapa bagian integral (menyatu) dari beberapa aspek sebagai berikut:

Menggunakan pengetahuan yang dapat diakses dari sumber-sumber luar

keterpancangan (embeddedness) dan penyimpanan pengetahuan dalam proses bisnis, produksi


dan layanan

Knowledge Sharing

Salah satu konsep yang mendukung proses manajemen pengetahuan adalah proses
berbagi pengetahuan (knowledge sharing). proses berbagi informasi ini melihat bahwa
poorganisasi mempunyai kecenderungan untuk melakukan akses serta berbagai akses
pengetahuan dan informasi dengan organisasi lain. Kemudian, melibatkan penggunaan maksimal
konteks transfer pengetahuan dan informasi (information and knowledge transfer)

Berdasarkan pemahaman atas lingkungan dalam dan luar sebuah organisasi, menurut
Cummings (2003: 1) terdapat lima dimensi utamma yang dapat mempengaruhi keberhaasilan
implementasi dari proses knowledge sharing. Pertama adalah hubungan antara sumber dann
penerima informasi: kedua bentuk dan lokasi dari pengetahuan tersebut dalam organisasi: ketiga
paradigma pembelajaran dari penerima pengetahuan: keempat: kapabilitas dari pihak yang
menjadi sumber proses knowledge sharing, dan kelima adalah lingkungan yang lebih luas tempat
terjadi proses berbagai pengetahuan.

SUMBER BACAAN REFERENSI: ASIP4204/MODUL 6 DASAR-DASAR


INFORMASI