Anda di halaman 1dari 2

HASIL REVIEW DOKUMEN PUSKESMAS BERANGAS

KAB. KOTABARU

No. HASIL REVIEW Ket.

Sebaran pengesahan SK di Admen & UKM masih kurang, hampir 80% SK di


Admen & UKM (Bab I,II,III,IV,V,VI disahkan tgl 23 atau 24 Januari, mohon
lebih disebar lagi ke tanggal lain agak tidak terlalu janggal. Sebaran SK di
1 UKP sudah lumayan

Masih ada beberapa SK yang PHP, ditulis bahwa SK dijelaskan di lampiran,


tetapi lampirannya belum dibuat (cntoh: Bab IX SK prioritas pelayanan yg
akan diperbaiki, Bab IX SK penetapan dok.eksternal yg menjadi acuan)
2 mohon dicek ulang semuanya urgent

TATA NASKAH masih belum berjalan dengan baik, dalam satu dokumen SK
bisa ada beberapa jenis font. (cntoh: Bab IV SK media keluhan masyarakat,
judulnya bookman old style, menimbangnya arial, memutuskannya times
3 new roman) mohon dicek ulang semuanya urgent

SK ind.mutu, disarankan di bagian lampiran bagian target pencapaiannya


disebutkan "lima tahun", ditambahkan kolom monitoring dan evaluasi.
4 Disarankan monitoring per bulan, evaluasi per 6 bulan urgent

SK tim mutu, disebutkkan di bagian memutuskan bahwa tugasnya


menyiapkan dokumen akreditasi adalah SALAH. Tim mutu tugasnya
adalah menjaga standar mutu pelayanan puskesmas, akreditasi adalah
alatnya, bukan tujuannya. Lalu di bagian bagan struktur, tim
ADMEN,UKM,UKP garis komandonya bukan dari 4 tim diatasnya tapi
5 langsung dr ketua tim mutu. urgent

SK buffer stock reagen, didalamnya tidak menyebutkan berapa berapa


batas buffer stock per reagennya, hanya menyebutkan jenis reagen apa
6 saja yang tersedia

SK akses rekam medis, paramedis seperti perawat, bidan,analis juga boleh


mengakses rekam medis. Petugas kesehatan non-medis juga beberapa
ada yg boleh seperti petugas rekam medis sendiri, kepala puskesmas
7 walaupun bukan dokter misal apoteker, dst...
SK sasaran keselamatan pasien masih pakai yang 5, disarankan pakai versi
8 terbaru yang 6 sasaran keselamatan pasien

Masih banyak SOP yang terbitnya berdekatan bahkan bersamaan dengan


terbit SKnya, sehingga agak aneh timelinenya, misalkan SK diterbitkan
antara 23-30 Jan, SOP seharusny beberapa hari setelahnya, misalkan
9 antara tgl 10-28 Feb. Mohon dicek ulang lagi seluruh penanggalan SOP urgent

Masih ada beberapa SOP yang pengisiannya belum lengkap, cntoh: SOP
penilaian ind.mutu klinis bab III, referensi masih kosong. SOP korektif dan
preventif, dua-duanya kebijakan masih kosong. Mohon dicek ulang
10 semuanya urgent
SOP evaluasi ketersediaan obat, stock opname disarankan dilakukan
sesuai LPLPO, apabila LPLPO bulanan maka stock opname juga bulanan,
11 jangan 6 bulanan.
SOP peresepan psiktropik dan narkotik, warna yang digunakan utk garis
12 bawah merah dan biru, bukan merah dan hitam.
13 SOP penyimpanan obat, belum menjelaskan tentang LASA

SOP PIO, belum disebutkan apa saja yang dijelaskan ke pasien,


14 misal:dosis,cara penyimpanan, waktu minum, efek samping dsb....
15 SOP penyimpanan RM, masih kosong langkah-langkahnya
SOP pemilihan area prioritas yang perlu diperbaiki, didalamnya harusnya
16 menjelaskan 3H + 1P

di Bab VIII, disarankan setiap layanan penunjang memiliki panduan, yang


ada baru 2, Lab dan Keamanan Lingkungan. Mhon dibuat panduan
17 farmasi, RM, pengelolaan alat, pengelolaan SDM urgent

Panduan perencanaan peningkatan mutu klinis bab IX, di bagian jadwal


pelaksanaan pemilihan ind.mutu bulan Oktober, padahal Sknya disahkan
januari, panduannya sendiri juga disahkan Januari, tdk nyambung time
linenya. Monitoring pengukurannya juga jadi hanya 2 bulan, nov dan des,,
seharusnya pemilihan ind.mutu di bulan yang sama dengan SK disahkan
18 agar nyambung.