Anda di halaman 1dari 10

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

Penyaluran Energi

Di Susun Oleh:

Di Susun Oleh :
Dwi yuni safira 14.401.17.028
Era fazzira 14.401.17.030
Erdiana pratiwi 14.401.17.031
Fitriyah febriani 14.401.17.037

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN


AKADEMI KESEHATAN RUSTIDA
KRIKILAN-GLENMORE-BANYUWANGI
2019
LEMBAR PENGESAHAN
TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK

PENYALURAN ENERGI

Disusun Oleh :
Dwi yuni safira 14.401.17.028
Era fazzira 14.401.17.030
Erdiana pratiwi 14.401.17.031
Fitriyah febriani 14.401.17.037

Disahkan pada:
Hari : ……………………..
Tanggal : ……………………..
Tempat : Akademi Kesehatan Rustida

Mengetahui
Pembimbing

(Eko Prabowo.S.Kep.,NS.,M.Kes)
PROPOSAL

TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK (TAK)

PENYALURAN ENERGI

A. Latar Belakang
Penyaluran energi merupakan teknik untuk menyalurkan energi secara
kontruktif dimana memungkinkan penambahan pola-pola penyaluran energi
seperti katarsis, peluapan amarah dan rasa batin secara kontruktif dengan tanpa
menimbulkan kerugian pada diri sendiri maupun lingkungan. Tujuan:
menyalurkan energi, distruktif ke konstruktif, mengekspresikan perasaan,
meningkatkan hubungan interpersonal.
B. Tujuan
1. Tujuan umum
Setelah dilakukan terapi aktivitas (TAK) penyaluran energi dengan topik
senam, diharapkan pasien dapat menjalin kerjasama dengan pasien lain dan
mampu mengontrol emosi
2. Tujuan khusus
a. Klien dapat melakukan gerak senam untuk menyalurkan energi
b. Klien mampu melatih gerak tubuh
c. Klien mampu fokus dan mencontoh gerakan senam yang diajarkan
perawat dan fasilitator
d. Klien mampu melatih konsentrasi dan meminimalkan penggunaan energi
serta emosional untuk aktivitas
e. Klien dapat sehat secara fisik
C. Waktu dan Tempat
Hari/Tanggal :
Jam :
Tempat :
D. Metode
Demontrasi kelompok
Media dan Alat
1. Tape recorder
2. Kaset
3. Peluit
E. Setting Tempat

O O

F P P P F

F P P P F

F P P P F

F P P P
F
F F

CO O

T L

Keterangan:
a. L: Leader
1) Membuka acara TAK
2) Menjelaskan maksud dan tujuan pelaksananaan TAK
3) Memotivasi anggota atau pasien untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan
4) Mengatasi masalah yang mungkin timbul dalam kelompok
5) Menjelaskan permainan
b. CO: Co leader
1) Menyampaikan informasi fasilitator kepada leader
2) Mengingatkan leader bila terjadi permainan yang menyimpang
3) Mnegingatkan leader tentang lama waktu pelaksanaan kegiatan
c. F: Fasilitator
Memotivasi pasien yang kurang atau tidak aktif dalam kegiatan
d. O: Observer
1) Mengamati lamnya proses kegiatan sebagai acuan untuk mengevaluasi
2) Mengamati jalannya kegiatan, kekurangan dan kelebihan sesuai dengan tujuan
3) Mencatat perilaku verbal atau nonverbal pasien selama berlangsungnya
kegiatan dan laporkan kepada leader
e. T: Teknisi
1) Mengatur alur permainan
2) Mengatur waktu
F. Klien
1. Karakteristik klien
a. Klien pada keadaan sehat jasmani dan tidak mengalami penurunan
kesadaran serta dapat mengikuti kegiatan aktivitas kelompok
b. Klien tidak sedang mengalami gangguan pendengaran
c. Klien dapat membaca
d. Klien yang sudah bisa diajak berinteraksi dan kooperatif
e. Klien yang tidak mengalami agitasi
2. Proses seleksi
a. Mengidentifikasi pasien beserta masalah keperawatan yang ada diruangan
b. Berkoordinasi dengan perawat ruangan
c. Menentukan jenis TAK yang akan dilakukan
d. Menyeleksi pasien sesuai dengan karakteristik yang akan diintruksikan
pada kegiatan TAK
e. Melakukan kontrak TAK dengan pasien
f. Pasien yang tidak terlalu gelisah
g. Pasien yang bisa kooperatif dan tidak menggangu berlangsungnya TAK
h. Hasil diskusi kelompok
i. Kontrak dengan pasien yaitu bersedia mengikuti kegiatan berdasarkan
kesepakatan tempat dan waktu
G. Jadwal pelaksanaan

Hari/ Jam Jenis TAK Leader Co Fasilitator Observer Teknisi


tanggal leader
Senin / 07:30 TAK C:1 F:1 O:1 T:1
25 Sampai penyaluran
februari 08:15 energi
2019
F:2 O:2
F:3 O:3
F:4
F:5
F:6
TAK PENYALURAN ENERGI

SENAM KEBUGARAN JASMANI (Sesi 1)


A. kriteria lain
1. klien menarik diri yang telah dapat berhubungan dengna orang lain secara
bertahap
2. klien sehat secara fisik
B. alat atau media :
1. tape recorder
2. kaset
3. pluit
C. fase orientasi
1. salam terapeutik
2. kontrak
Waktu : 45 menit
Tempat : ruang jiwa
Topic : melakukan senam kesegaran bersama
3. tujuan aktivitas
Klien dapat melakukan gerakan senam untuk menyalurkan energinya
4. aturan main
Klien harus mengikuti permainan dari awal sampai akhir
Bila ingin kekamar kecil, harus seijin pimpinan TAK
D. fase kerja
1. atur posisi pasien dalam barisan
2. hidupkan kaset
3. motivasi klien untuk mengikuti gerakan senam seperti yang dicontohkan
instruktur senam
E. fase terminasi

1. Evaluasi
a. Evaluasiproses
1) Klien terlihat senang
2) Klien tampak rileks
3) Klien mengikuti TAK sampai selesai
4) Lider berperan dengan baik
5) Coliader aktif meningkatkan liader jika ada yang lupa
6) fasilitator berperan aktif membantu klien melakukan kegiatan
7) observer menyampaikan hasil penilaiannya kepada masing-masing
klien
b. evaluasihasil
1) evaluasi di lakukan pada proses TAK berlagsung. Khususnya
terhadap kerja. Aspek-aspek yang harus di evaluasi adalah
kemampuan klien sesuai dengan tujuan TAK
2) evaluasi hasil untuk TAK penyaluran energi dengan pasien
gangguan perilku kekerasan, kemampuan klien yang di harapkan
adalah klien mampu menyelaraskan dan menyeimbangkan emosi
dengan melakukan kegiatan positif.

No Aspek yang dimulai Nama klien


P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7
1. Mengikuti kegiatann mualia dari
awal sampai akhir

2. Memberi respon dengan


melakukan ikut senam

3. Memberi pendapat tentang


kegiatan yang dilakukan

4. Menjelaskan perasaan setelah


mengikuti senam

Jumlah

Petunjuk:
1. dibawah judul nama klien. Tulis nama panggilan klien yang ikut TAK
2. untuk tiap klien semua aspek dinilai dengan memberitan dacek list jika
ditemukan pada klien. Atau tanda silang jika tidak ditemukan
3. jumlah kemampuan yang ditemukan jika 3 atau 4 klien mampu. Dan jika 0.1
atau 2 klien belum mampu (RiaMagdelana,2015:6).
DaftarPustaka

Azizah, L. M. (2011). Keperawatan Jiwa Aplikasi Praktek Klinik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Fajariyah, N. (2012). Asuhan Keperawatan dengan Gangguan Harga Diri Rendah. Jakarta:
CV. Trans Info Media.