Anda di halaman 1dari 11

Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.

EVALUASI PENYIMPANGAN BOBOT BADAN KUDA LOKAL TIMOR


MENGGUNAKAN RUMUS THOMAS TERHADAP BOBOT BADAN
AKTUAL DI FULAN FEHAN, NUSA TENGGARA TIMUR

EVALUATION OF BODY WEIGHT DEVIATION USING THOMAS


EQUATION TOWARDS ACTUAL BODY WEIGHT OF LOCAL TIMOR
HORSE IN FULAN FEHAN, EAST NUSA TENGGARA

Fauzan Erlangga Rizqullah Garsadi*, Sri Bandiati Komar Prajoga**, Dedi Rahmat**
Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Jalan Raya Bandung – Sumedang KM 21 Sumedang 45363
*Alumni Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Tahun 2019
**Staf Pengajar Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran
email :osan_erg@yahoo.co.id

Abstrak
Evaluasi penyimpangan bobot badan menggunakan rumus Thomas pada kuda lokal Timor di
Fulan Fehan Nusa Tenggara Timur dilakukan pada tanggal 19 Februari 2018 sampai dengan
01 Maret 2018. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besar penyimpangan bobot badan
menggunakan rumus Thomas terhadap bobot badan aktual Kuda Lokal Timor. Metode yang
digunakan adalah metode survey, accidental sampling dengan objek 16 ekor kuda lokal
Timor di Fulan Fehan, Desa Dirun, Nusa Tenggara Timur. Analisis yang dilakukan adalah
analisis deskriptif. Hasil analisis diperoleh bahwa penyimpangan bobot badan menggunakan
rumus Thomas sebesar dengan persentase 8 % dari bobot badan aktual. Penyimpangan
tersebut dianggap kecil sehingga rumus ini dapat digunakan untuk menduga bobot bada
ternak kuda lokal Timor.

Kata kunci: kuda lokal timor, penyimpangan, rumus Thomas, bobot badan aktual

Abstract

Evaluation of estimated body weight deviation using Thomas’s equation to actual of body
weight of local horse of Timor in Fulan Fehan, East Nusa Tenggara was conducted on 19 th
Februari 2018 until 1st March 2018. The research method was survey, accidental sampling
with the object of 16 Timor local horses in Fulan Fehan, Dirun Village, East Nusa Tenggara.
The data analyzed was statistic descriptive. The results show that the estimate body weight
using Thomas equation has deviation equal to the percentage 8% of the actual body weight.
The deviation is considered reasonable so that this formula can be used to estimate the weight
of local Timor horse.

Keywords : local timor horse, deviation, Thomas equation, actual body weight

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 1


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Pendahuluan

Indonesia adalah salah satu negara dengan keanekaragaman hayati paling beragam di

dunia, kuda lokal timor merupakan salah satu jenis kuda lokal yang ada di Indonesia. Kuda

Lokal Timor termasuk ke dalam spesies Equus caballus. Asal-usul kuda di Indonesia belum

diketahui secara pasti, namun beberapa peneliti mengatakan bahwa nenek moyang kuda di

Indonesia adalah Kuda Sandalwood dan Kuda Batak yang tersebar di berbagai daerah di

Indonesia.

Menurut Edwars (1977), kuda Lokal Timor memiliki ciri-ciri tinggi badan 1,22 m dan

leher yang pendek serta bentuk punggung yang lurus. Kuda yang baik harus memiliki

konformasi tubuh dan bobot badan yang ideal sesuai dengan kebutuhan, sehingga untuk

memilih kuda yang cocok maka harus memperhatikan tinggi pundak, lingkar dada, tinggi

pinggul, panjang badan dan bobot badan yang sesuai.

Bobot badan merupakan salah satu indikator penentu produktivitas ternak. Bobot

badan perlu diketahui untuk manajemen pemeliharaan ternak tersebut diantaranya

menentukan jumlah pakan yang diberikan, waktu perkawinan, waktu penjualan, dan

pemberian dosis obat pada ternak tersebut (McNitt, 1983). Bobot badan pada Kuda Lokal

Timor merupakan indikator performa kuda tersebut.

Pendugaan bobot badan dapat dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya dengan

menggunakan pita ukur bobot badan, perhitungan bobot badan menggunakan rumus

berdasarkan ukuran lingkar dada dan panjang badan, pengukuran tinggi withers yang

kemudian dihubungkan dengan standar Body condition score, pendugaan berdasarkan tinggi

badan dan Body condition score menggunakan nomogram, serta dengan mengukur lingkar

dada dan panjang badan menggunakan nomogram (Cumming, 2009).

Rumus – rumus yang biasa digunakan dalam menduga bobot badan ternak diantaranya

rumus Thomas, Winter, Schoorl, Smith, dan Lambourne. Pendugaan bobot badan

menggunakan rumus Thomas menggunakan variabel lingkar dada dan panjang badan.

Pendugaan bobot badan menggunakan rumus Thomas pada kuda lokal Timor diharapkan

menghasilkan persentase simpangan yang tidak besar sehingga rumus Thomas dapat

digunakan untuk menentukan bobot badan Kuda Lokal Timor.

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 2


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Bahan dan Metode


1. Objek

Objek penelitian adalah 16 ekor kuda lokal Timor di Fulan Fehan, Desa Dirun,

Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.


2. Peralatan
Peralatan yang digunakan pada penelitian antara lain sebagai berikut.

1) Pita ukur (Merk Butterfly) dalam satuan cm dengan ketelitian 0.1 cm, untuk

mengukur lingkar dada kuda lokal timor.

2) Timbangan digital (SABB-EU, maximal beban 1000 kg), untuk mengukur bobot

aktual kuda lokal timor.

3) Format pengumpulan data, untuk menyesuaikan data yang akan dicari.

4) Alat tulis, untuk mencatat hasil pengukuran dan pengamatan yang dilakukan.

5) Kamera, untuk mendokumentasikan ternak yang diteliti dan kegiatan pengukuran

saat penelitian.

6) Laptop dan kalkulator, untuk mengolah data yang didapat pada penelitian.
3. Metode
Metode penelitian yang dilakukan adalah metode survey. Data diperoleh dengan cara
sampling dengan teknik accidental sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 16
ekor kuda lokal Timor. Data yang diambil adalah bobot badan aktual, panjang badan,
dan lingkar dada. Pengukuran panjang badan dan lingkar dada dapat dilihat pada
lampiran 1. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan metode analisis deskriptif.
4. Peubah yang Diamati

Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah :

1. Lingkar Dada, diukur melingkar rongga dada tepat di belakang sendi tulang bahu (os

scapula) dan surai menggunakan pita ukur dalam satuan cm.

2. Panjang Badan, jarak antara ujung samping tulang bahu (tubercullum humeralis

lateralis/point of shoulder) sampai dengan ujung tulang duduk (tubercullum

ischiadium/point of buttocks) diukur menggunakan pita ukur dalam satuan cm.

3. Bobot Badan Aktual, ditimbang menggunakan timbangan ternak digital (dalam satuan

kg).

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 3


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

5. Analisis Statistik

Rumus pendugaan bobot badan yang digunakan adalah rumus Thomas. Rumus Thomas

menggunakan data lingkar dada dan panjang badan. Pendugaan bobot badan menggunakan

rumus Thomas yaitu :


LD 2 x PB
BB=
11880
Keterangan:
BB : Bobot badan
LD : Lingkar dada
PB : Panjang badan
Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan statistik deskriptif (Sudjana, 2005) meliputi:

1) Rata – rata ( μ) adalah rata-rata hitung dari semua nilai yang terdapat dalam

populasi.
μ=
∑ xi
N
Keterangan :
∑ xi = Jumlah dari semua populasi
N = Banyaknya data populasi
i = 1,2,3 ….. n
μ = Rata – rata populasi
2
2) Ragam (σ ) adalah rata-rata kuadrat simpangan ukuran masing-masing

individu.
2
2 ∑ ( x i −μ)
σ =
N
Keterangan :
σ 2 = Ragam populasi
x i = Nilai setiap individu dalam populasi
N = Jumlah populasi
μ = Rataan populasi
3) Simpangan Baku (σ )
2
2
σ =√ σ =
∑ ( xi – μ )
√ N

Keterangan :
σ 2 = Ragam
4) Koefesien Variasi (KV) adalah suatu gambaran keragaman dari suatu sifat yang

diukur.

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 4


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

σ
KV = x 100 %
μ
Keterangan :
KV = Koefisien Variasi
σ = Standar deviasi populasi
μ = Rata-rata populasi
5) Simpangan (ε)

Untuk mengetahui simpangan antara bobot badan dugaan berdasarkan rumus

Thomas terhadap bobot badan aktual.

ε =¿ Yi−Ýi∨¿

Keterangan :
ε = Simpangan bobot badan dugaan berdasarkan rumus Thomas
terhadap bobot badan aktual.
Yi = Bobot badan sebenarnya
Ý i = Bobot badan dugaan berdasarkan rumus Thomas
6) Persentase Simpangan (% simpangan)

Untuk mengetahui persentase simpangan bobot badan dugaan berdasarkan rumus

Thomas terhadap bobot badan sebenarnya.

ε =¿ Yi−Yj∨ ¿ x 100 % ¿
Yi

Keterangan :
ε = Persentase simpangan bobot badan dugaan berdasarkan rumus
Thomas terhadap bobot badan aktual.
Yi = Bobot badan sebenarnya.
Ý i = Bobot badan dugaan berdasarkan rumus Thomas

Hasil dan Pembahasan


Keadaan Umum Lokasi Penelitian
Fulan Fehan terletak di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa

Tenggara Timur (NTT) dan berada pada 9°LS dan 125°BT. Kabupaten Belu terdiri atas 12

kecamatan dengan kecamatan kota Atambua sebagai kecamatan induk. Kabupaten ini

memiliki luas 2.445,57 km2.


Kecamatan Lamaknen memiliki luas wilayah 105.9 Km2 (Pemkab Belu, 2016). Iklim rata
– rata di Kecamatan Lamaknen berkisar pada 27°C pada siang hari dan berkisar pada 16°C

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 5


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

pada pagi dan malam hari. Desa Dirun memiliki luas wilayah sebesar 14.400 m 2 dan terletak
pada ketinggian 1.450 mdpl. Fulan Fehan berada di Desa Dirun dengan ketinggian 1.800
mdpl. Daerah disekitar Desa Dirun sebagian besar berupa hamparan perkebunan dengan
ketinggian yang beragam.
Ternak kuda yang ada di Desa Dirun umumnya tidak dikandangkan melainkan dibiarkan
bebas di padang savana Fulan Fehan oleh pemiliknya. Hijauan yang terdapat di padang
savana tersebut ialah rumput lapang dan legum yang dikenal dengan istilah miniforen
namun legum ini tidak dikonsumsi oleh kuda lokal Timor.
Deskripsi Bobot Badan dan Ukuran Tubuh Aktual Kuda Lokal Timor
Deskripsi Bobot Badan Aktual Kuda Lokal Timor
Hasil penelitian mengenai bobot badan Kuda Lokal Timor tersaji pada Tabel 1.
Tabel 1. Data Bobot Badan Kuda Lokal Timor

Uraian Hasil
Rata – rata (kg) 151,37
Ragam 721,68
Simpangan Baku (kg) 26,86
Koefisien Variasi (%) 17,74
Data bobot badan yang diperoleh diatas sesuai dengan pernyataan Maswarni (2014)

bahwa bobot badan ternak kuda lokal Indonesia yang termasuk kedalam jenis kuda poni yang

biasanya memiliki berat kurang dari 800 lbs (400 kg). Bobot badan berguna untuk

memudahkan pada tatalaksana pemeliharaan seperti pemberian kandungan nutrisi pakan,

dosis obat-obatan, dan jumlah pakan yang akan diberikan pada ternak (Milner dan Hewitt,

1969).

Bobot badan kuda lokal Timor rendah dapat disebabkan oleh kurang baiknya

manajemen pemeliharaan sebagaimana kuda – kuda tersebut dilepas bebas di Fulan Fehan

selama 24 jam penuh untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Faktor genetik juga berpengaruh

terhadap rendahnya bobot badan kuda lokal Timor sebagaimana Edwards (1977) menyatakan

bahwa kuda lokal Timor merupakan breeds kuda terkecil di Indonesia.


Deskripsi Panjang Badan Kuda Lokal Timor
Berdasarkan data hasil penelitian mengenai pengukuran panjang badan terhadap 16

ekor Kuda Lokal Timor yang berada di Fulan Fehan, Desa Dirun, Kabupaten Belu, Nusa

Tenggara Timur, diperoleh hasil seperti pada Tabel. 2.

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 6


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Tabel 2. Data Panjang Badan Kuda Lokal Timor

Uraian Hasil
Rata – rata (cm) 114,17
Ragam 83,48
Simpangan Baku (cm) 9,13
Koefisien Variasi (%) 8,00
Berdasarkan data pada tabel diatas, panjang badan kuda lokal Timor memiliki rata -

rata sebesar 114,17 cm, ragam sebesar 83,48, dan simpangan baku sebesar 9,13 cm. Besar

koefisien variasi diperoleh sebesar 8 %. Nilai koefisien variasi yang diperoleh dari

pengukuran panjang badan adalah seragam, sesuai dengan pernyataan Nasution (1992) bahwa

nilai koefisien variasi dibawah 15% menunjukkan data yang diperoleh merupakan data yang

seragam. Panjang badan yang relatif pendek membantu kuda dalam bergerak lebih cepat

sesuai dengan pernyataan Bandiati (1990) bahwa panjang badan relatif pendek akan

membantu pergerakan badan sehingga akan lebih cepat dan menjamin kesinambungan gerak.

Deskripsi Lingkar Dada Kuda Lokal Timor


Berdasarkan data hasil penelitian mengenai pengukuran lingkar dada terhadap 16 ekor

kuda lokal Timor yang berada di Fulan Fehan, Desa Dirun, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara

Timur, diperoleh hasil seperti pada tabel 5.

Tabel 3. Data Lingkar Dada Kuda Lokal Timor

Uraian Hasil
Rata – rata (cm) 123,75
Ragam 39,41
Simpangan Baku (cm) 6,27
Koefisien Variasi (%) 5,07
Berdasarkan data pada tabel diatas, lingkar dada kuda lokal Timor memiliki rata - rata

sebesar 123,75 cm, ragam sebesar 39,41, dan simpangan baku sebesar 6,27 cm. Besar

koefisien variasi diperoleh sebesar 5,07 %. Berdasarkan koefisien variasi, data yang diperoleh

adalah data yang seragam sesuai dengan pernyataan Nasution (1992) bahwa nilai koefisien

variasi dibawah 15% menunjukkan data yang di peroleh merupakan data yang seragam.

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 7


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Deskripsi Data Bobot Badan Kuda Lokal Timor Menggunakan Rumus Thomas
Hasil pengukuran bobot badan terhadap 16 ekor Kuda Lokal Timor berdasarkan Rumus

Thomas di Fulan Fehan, Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara

Timur ditampilkan pada Tabel 4.

Tabel 4. Data Bobot Badan Kuda Lokal Timor menggunakan Rumus Thomas

Uraian Hasil
Rata – rata (kg) 145,71
Ragam 698,12
Simpangan Baku (kg) 25,14
Koefisien Variasi (%) 17,00
Berdasarkan data pada tabel diatas, bobot badan kuda lokal Timor menggunakan rumus

Thomas memiliki rata - rata sebesar 162.33 kg, ragam sebesar 698.12, dan simpangan baku

sebesar 26.42 kg. Besar koefisien variasi diperoleh sebesar 16.27 %. Diketahui bahwa rataan

dari bobot badan dugaan berdasarkan perhitungan menggunakan rumus Thomas pada kuda

lokal Timor mendekati dengan rataan bobot badan aktual.

Penyimpangan Bobot Badan Dugaan Menggunakan Rumus Thomas Terhadap Bobot


Badan Aktual Kuda Lokal Timor
Berdasarkan data penelitian, diperoleh hasil yang ditampilkan dalam Tabel 8.

Tabel 8. Penyimpangan Bobot Badan Dugaan Menggunakan Rumus Thomas terhadap Bobot
Badan Aktual.

Uraian Hasil
Rata - rata Penyimpangan (kg) 7,32
Persentasi Penyimpangan (%) 8,00
Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa besar penyimpangan bobot badan dugaan

berdasarkan rumus Thomas adalah 7,32 kg dengan persentase penyimpangan 8%. Simpangan

bobot badan dugaan dengan bobot badan aktual adalah nilai selisih dari keduanya yang dibagi

dengan bobot badan aktual dan dikali seratus persen. Rumus Thomas memiliki nilai

simpangan yang wajar sehingga dapat digunakan untuk menduga bobot badan Kuda Lokal

Timor. Hal ini sesuai dengan pernyataan Williamson dan Payne (1978) bahwa penyimpangan

pendugaan bobot badan umumnya berkisar antara 5 % sampai 10 % dari bobot badan

sebenarnya.

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 8


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Menurut Thomas (2000) dikatakan bahwa kuda – kuda yang dimiliki olehnya yaitu

Kuda Kuarter Amerika, Kuda Arab, Kuda Thoroughbred, Kuda Appaloosa, dan Kuda Morgan

yang termasuk kedalam ukuran kuda besar dengan kisaran bobot badan sebesar 700 kg,

sedangkan Kuda Lokal Timor termasuk ke dalam jenis kuda poni karena memiliki bobot

badan dibawah 400 kg (Maswarni, 2014). Untuk penggunaan rumus Thomas pada Kuda

Lokal Timor dengan memiliki simpangan yang kecil dapat dikatakan bahwa rumus Timor

cocok untuk digunakan pada Kuda Lokal Timor, jenis kuda yang digunakan dapat

mempengaruhi simpangan dari perhitungan bobot badan karena kuda – kuda di Indonesia

memiliki ukuran tubuh yang tidak terlalu besar yaitu bertinggi badan 113 cm hingga 133 cm,

hal ini disebabkan karena Indonesia berada di daerah beriklim tropis (Soehardjono, 1990).

Penggunaan rumus untuk menduga bobot badan ternak Kuda Lokal Timor sangat baik untuk

digunakan karena memiliki fungsi sebagai alternatif penggunaan alat timbang.

Kesimpulan dan Saran

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diperoleh kesimpulan bahwa bobot badan aktual

kuda lokal Timor rata-rata sebesar 151,37 ± 26,86 kg, bobot badan dugaan kuda lokal Timor

menggunakan rumus Thomas rata-rata sebesar 145,71 ± 25,14 kg dan besar simpangan bobot

badan kuda lokal Timor dalam pendugaan menggunakan rumus Thomas adalah 7,32 kg

dengan persentase 8 %.

Saran

Dengan simpangan yang di bawah angka wajar, maka Rumus Thomas cocok untuk

digunakan sebagai alternatif untuk menduga bobot badan Kuda Lokal Timor atau Kuda Lokal

Indonesia lainnya apabila timbangan ternak tidak tersedia.

Ucapan Terimakasih

Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada Dinas Peternakan Kabupaten Belu yang telah

memberi izin kepada penulis untuk melakukan penelitian. Terima kasih penulis ucapkan

kepada Prof. Dr. Ir. Sri Bandiati Komar P. selaku pembimbing utama dan Dr. Ir. H. Dedi

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 9


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

Rahmat, MS., selaku pembimbing anggota atas seluruh waktu, tenaga, dan pikirannya dalam

membimbing penulis dalam penyusunan skripsi ini,

Daftar Pustaka
Bandiati, Sri K.P. 1990. Hubungan antara Ukuran-ukuran Tubuh dengan Kecepatan Lari
pada Kuda. Universitas Padjadjaran, Sumedang.

Cumming, Brian. 2009. Estimating a Horse’s Condition and Weight. Primefacts, Albury.
Vol.928: 3.

Edwards, E. H. 1977. Encyclopedia of The Horse. Crescent Books. New York. 86.

McNitt, J. L,. 1983. Livestock Husbandry Techniques. Granada Publishing.


Milner, J. and Hewitt, D. 1969. Weight of Horse: Improved Estimates Based on Girth and
Length. Departmen of Epidemiology and Biometrics. Universitas Toronto. Ontario.
TheHorse.com [Online] Available at : https://thehorse.com/tools/adult-horse-weight-
calculator/ (Diakses pada 18 Juli 2018, pukul 17.49 WIB)
Maswarni dan N. Rachman. 2002. Manajemen Pemeliharaan dan Pengembangbiakan Kuda.
Yogyakarta. Penebar Swadaya.
Nasution, M.A. 1992. Metode Research. Bumi Aksara, Jakarta
Thomas, Heather Smith. 2000. Storey’s Guide To Raising Horses. Versa Press: United States.
Williamson, Grahame. dan W. J. A. Payne. 1978. Pengantar Peternakan di Daerah Tropis.
Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 10


Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal….............................│Fauzan Erlangga R.G

LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING DAN PERNYATAAN PENULIS

Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:

Nama : Fauzan Erlangga Rizqullah Garsadi

NPM : 200110140253

Judul Artikel : Evaluasi Penyimpangan Bobot Badan Kuda Lokal Timor

Menggunakan Rumus Thomas Terhadap Bobot Badan Aktual Di

Fulan Fehan, Nusa Tenggara Timur

Menyatakan bahwa artikel ini merupakan hasil penelitian penulis, data dan tulisan ini
bukan hasil karya orang lain, ditulis dengan kaidah-kaidah ilmiah dan belum pernah
dipublikasikan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya, tanpa tekanan dari pihak
manapun. Penulis bersedia menanggung konsekuensi hukum apabila ditemukan kesalahan
dalam pernyataan ini.

Dibuat di Jatinangor, 4 Maret 2019

Mengetahui,
Pembimbing Utama, Penulis,

(Prof. Dr. Ir. Sri Bandiati Komar P.) (Fauzan Erlangga Rizqullah Garsadi)
Pembimbing Anggota,
Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran 11