Anda di halaman 1dari 3

B.

Prosedur dalam Merancang Karya Musik


a. Ada ide (gagasan) dan imajinasi.
b. Menentukan bentuk atau jenis karya cipta yang diinginkan.
c. Menguasai dan menentukan unsur musik yang sesuai dengan ide/gagasan.
d. Menentukan judul dan tema lagu.
e. Menentukan nada dasar.
f. Menentukan birama.
g. Menentukan melodi (not angka/balok/akor).
h. Membuat syair atau kalimat lagu.
i. Mencantumkan nama pencipta atau arranger.
C. Tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Menentukan Jenis Karya Cipta Musik


Ada 3 jenis karya musik yang bersumber dari gagasan dan imajinasi yang diekspresikan
secara murni (tidak plagiat atau jiplakan), yaitu :
a. Komposisi adalah suatu bentuk karya yang dicipta secara tertulis dan dapat dinikmati
secara abadi. Hasil komposisi tersebut dilepas untuk diperdengarkan dan dinilai oleh orang
banyak (publik). Yang menentukan karya cipta tersebut bermutu atau tidaknya adalah
masyarakat umum.
b. Improvisasi adalah karya cipta seni seketika, berlangsung hanya sekali, spontanitas dan
tidak bersifat abadi.
c. Aransemen atau transkip adalah bentuk ciptaan yang dihubungkan dengan musik. Arti
aransemen adalah susunan dan transkip adalah ahli tulis. Contoh : Komposisi untuk sebuah
orkestra besar dialih tuliskan menjadi karya musik yang dimainkan dengan organ atau gitar
saja.
2. Teknik (Cara)
Teknik (cara) merancang karya musik dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai
berikut :
a. Menyiapkan alat musik dan peralatan;
b. Memiliki koleksi lagu/musik;
c. Menentukan nada tertinggi dan terendah;
d. Menentukan nada dasar, pola irama, dan melodi pokok serta seluruh melodi;
e. Bersenandung dengan diiringi alat musik, tiap bait direkam dengan tape recorder,
ditambahkan intro lagu;
f. Bunyi musik diputar dan dikoreksi;
g. Ditulis dengan notasi bait lagu dengan seluruh melodi, harmoni, akor, dan bas;
h. Setelah notasi selesai baru di bawahnya ditulis syair/kalimat lagu; dan
i. Menjadi teks/partitur sederhana.
3. Pembuatan Partitur (Teks Lagu)
Dalam membuat/menulis partitur lagu, perlu di analisis lengkap tentang :
a. Judul lagu terletak di atas dan ditulis dengan huruf besar;
b. Nada dasar lagu diletakkan di kiri atas;
c. Birama;
d. Pola irama yang dipakai;
e. Pencinta (komponis), di sebelah kanan atas;
f. Akor dengan huruf diletakkan di atas melodi;
g. Melodi dapat ditulis dengan not angka atau balok; dan
h. ditulis kalimat lagu di bawah melodi.
4. Memahami unsur Musik
Dalam menggubah/berkarya musik tidak lepas dari unsur-unsur musik. Berikut ini empat
macam unsur utama musik, yaitu :
a. Melodi adalah tinggi rendahnya nada.
b. Harmoni adalah suara dua bnot atau lebih yang dimainkan sekaligus disebut juga trinada
atau paduan nada.
c. Counterpoint adalah lagu tambahan yang mengiringi lagu,
d. Irama meliputi irama iringan dan irama lagu. Irama lagu adalah cepat lambatnya sebuah
lagu dimainkan namun tidak sama dengan kecepatan musik (tempo).
Di samping unsur-unsur utama, ada pula unsur tambahan. Unsur tambahn tersebut meliputi
: Tekstur musik (monopon, komopon, polipon); melodi (legato dan staccato); gaya musik,
ritmik (ketukan, birama, aksen, tempo); dan tangga nada (mayor, dan minor).
5. Mengaransir Musik
Mengaransir adalah membuat karya musik berupa aransemen atau transkip. Aransemen
berasal dari kata arrangement artinya susunan. Transkripsi artinya alih tulis. Contoh lagu
orkes keroncong dialihtuliskan menjadi karya musik untuk gitar atau organ tunggal. Karya
aransemen lebih representatif dibanding bentuk aslinva karena diolah, disusun, diatur, dan
dirangkai lebih indah. Adapun bentuk-bentuk aransemen sebagai berikut :
a. Vokal (acapella), yang meliputi :
1) Paduan suara (anak-anak, dewasa, sejenis, campuran)
2) Ansabel vokal (duet, trio, kuartet), dan
3) Kelompok vokal.
b. Instrumentalia, meliputi : Instrumen dawai (dipetik, digesek), instrumen tiup, instrumen
keyboard, dan instrumen perkusi perpaduan di antara keempat instrument.
c. Vokal dengan menggunakan iringan
Langkah-langkah membuat aransemen :v
1) Mengenal/menentukan karya musik atau lagu yang akan diaransir.
2) Menentukan kalimat lagu.
3) Menentukan harmoni, termasuk bas.
4) Menentukan melodi pokok.
5) Menulis seluruh melodi.
6) Menulis harmoni atau akord serta bassnya secara keseluruhan.
D.  Ketentuan pokok membuat kalimat/syair lagu :
a.Kalimat/syair lagutidak boleh tersendat-sendat dan harus mengalir.
b. Bentuk kalimat lagu dapat berup a: bentuk bebas, syair/sajak asli dan homofoni, dimulai
dengan huruf awal : yang sama (aliterasi), sajak pada baris ke-1 dan ke-3, ke-2, dan ke-4.
c.Memperhatikan tata bahasa seperti : analogi, metafora, personifikasi, dan alegori
d. Pemenggalan kata pada kalimat lagu dibuat dengan benar. Contoh: am¬boi, bang-sa, te-
lun-juk, me-ra-sa-kan,ins-stru-men.
Kalimat lagu diperlukan/ditulis apabila ciptaan musik tersebut untuk dinyanyi¬kan musik
vokal). Letak kalimat lagu di bawah melodi (notasi angka, balok atau akord). Seperti apa
kalimat/syair lagu yang baik itu? Kalimat/syair lagu yang baik adalah: bila dinyanyikan
mudah dimengerti maksudnya; mudah untuk dihafal; isinya menarik dan menyentuh hati;
dan susunan, kalimat indah, lembut/halus, atau bisa puitis.
Caramembuatatauvmenuliskomposisilagu,antaralai:
1).menentukanjudullagu,
2).Menentukannadadasar,
3)Menentukanbirama,
4)Menentukan(notangla,balokatauakord)
5)Menentukapolairama,
6)mencantumkansyair/lirikataukalimatlaguarranger(pembuataransemen).
6.MenulisKalimatLagu(SyaiLagu)
Kalimat lagu disebut juga syair lagu atau lirik lagu yang merupakan bagian dari tulisan
nyanyian. Menulis nyanyian (song writing) merupakan bagian dari komposisi (ciptaan
musik tertulis). Setiap komposisi dengan kalimat Iagu (syair/lagu) merupakan cerminan
dari karakter dan jiwa atau curahan
batindaripenggubah(pencipta)ataupenulisagu(komposer).
Pada umumnya, kalimat/yair lagu adalah sebagai ungkapan perasaan, gagasan, imajinasi
dari pencipta lagu saat itu, sesuai situasi dan kondisi yang mempengaruhinya