Anda di halaman 1dari 2

KEPERAWATAN GAWAT DARURAT

SOP PEMBIDAIAN FRAKTUR / DISLOKASI

NO. DOKUMEN : NO. REVISI : HALAMAN :


a SOPI / / / 0 1/1

AKPER RUMKIT
TK.III.Dr.J.A.LATUMETE
N

TANGGAL DITETAPKAN OLEH


TERBIT : DIREKTUR
STANDAR PROSES
PEMBELAJARAN
Deden Muhamat Hidayat, S.Si,
Apt.

1. Pengertian Bidai atau spalk adalah alat dari kayu, anyaman kawat
atau bahan lain yang kuat tetapi ringan yang dugunakan
untuk menahan atau menjaga agar bagian tulang yang
patah tidak bergerak (immobilisasi) memberikan istirahat
dan mengurangi rasa sakit.

2. Tujuan 1. Mengurangi nyeri


2. Immobilisasi sehingga membatasi pergerakan antar
2 bagian tulang yang patah saling bergesekan
3. Mencegah kerusakan jaringan lunak, pembuluh
darah dan syaraf disekitarnya.

3. Indikasi 1. Pasien dengan multiple trauma


2. Jika terdapat tanda-tanda patah tulang

4. Persiapan alat 1. Perbandingan ukuran sesuai yang akan digunakan


2. Kain mitella
3. Spalk
4. Peniti
5. Plester
6. Gunting
7. Handscoen
5. Prosedur 1. Cuci tangan
2. Dekatkan alat-alat didekat pasien
3. Berikan penjelasan kepada pasien tentang
prosedur tindakan yang akan dilakukan
4. Bagian ekstremitas yang cidera harus tampak
seluruhnya, pakaian harus dilepas kalau perlu
digunting.
5. Periksa nadi, fungsi sensorik dan motorik
ekstremitas bagian distal dari tempat cidera sebelum
pemasangan bidai.
6. Jika nadi tidak ada, coba luruskan dengan tarikan
secukupnya, tetapi bila terasa ada tahanan jangan
diteruskan, pasang bidai dalam posisi tersebut dengan
melewati 2 sendi
7. Bila curiga adanya dislokasi pasang bantal atas
bawah, jangan coba diluruskan
8. Bila ada patah tulang terbuka, tutup bagian tulang
yang keluar dengan kapas steril dan jangan
memasukkan tulang yang keluar kedalam lagi,
kemudian baru dipasang bidai dengan melewati 2 sendi
9. Periksa nadi, fungsi sensori dan motorik
ekstremitas bagian distal dari tempat cidera setelah
pemasangan bidai
10. Bereskan alat-alat dan rapikan pasien
11. Lepas hand scoendan
12. Cuci tangan.
13. Dokumentasi.

6. Dokumen Terkait
7. Subyek / Pihak yang
Bertanggung jawab
untuk Mencapai /
Memenuhi Isi Standar
8. Referensi