Anda di halaman 1dari 2

pembelajaran adalah suatu proses dan rangkaian upaya atau kegiatan guru dalam rangka

membuat siswa belajar, pembelajaran juga merupakan persiapan di masa depan dan
sekolah mempersiapkan mereka untuk hidup dalam masyarakat yang akan datang. 
Ilmu Pengetahuan Alam merupakan mata pelajaran di SD yang dimaksudkan agar siswa
mempunyai pengetahuan, gagasan dan konsep yang terorganisasi tentang alam sekitar,
yang diperoleh dari pengalaman melalui serangkaian proses ilmiah antara lain penyelidikan,
penyusunan dan penyajian gagasan-gagasan. Pada prinsipnya, mempelajari IPA sebagai
cara mencari tahu dan cara mengerjakan atau melakukan dan membantu siswa untuk
memahami alam sekitar secara lebih mendalam hakikat pembelajaran ipa (Depdiknas
dalam Suyitno, 2002: 7).
Tujuan Pembelajaran IPA di SD Pembelajaran IPA di SD/MI bertujuan agar siswa:

1. Mengembangkan rasa ingin tahu dan suatu sikap positif terhadap sains, teknologi
dan masyarakat.
2. Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan
masalah dan membuat keputusan.
3. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep sains yang akan
bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Mengembangkan kesadaran tentang peran dan pentingnya sains dalam kehidupan
sehari-hari. 5) Mengalihkan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman ke bidang
pengajaran lain.
5. Ikut serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

Ruang lingkup bahan kajian IPA di SD

1. Mahkluk hidup dan proses kehidupan, yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan dan interaksinya
dengan lingkungan serta kesehatan
2. Benda/materi, sifat-sifat dan kegunaanya meliputi : cair, padat, dan gas
3. Energi dan perubahanya meliputi : gaya, bunyi, panas, magnet, listrik, cahaya dan pesawat
sederhana
4. Bumi dan alam semesta meliputi : tanah, bumi, tata surya, dan benda-benda langit lainya

Tujuan Pembelajaran IPA di SD Pembelajaran IPA di SD/MI bertujuan agar siswa:

1. Mengembangkan rasa ingin tahu dan suatu sikap positif terhadap sains, teknologi
dan masyarakat.
2. Mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan
masalah dan membuat keputusan.
3. Mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep sains yang akan
bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
4. Mengembangkan kesadaran tentang peran dan pentingnya sains dalam kehidupan
sehari-hari. 5) Mengalihkan pengetahuan, keterampilan dan pemahaman ke bidang
pengajaran lain.
5. Ikut serta dalam memelihara, menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

Prinsip pembelajaran IPA di SD


1. Pemahaman kita tentang dunia di sekitar kita dimulai dari pengamalan baik secara
inderawi maupun non inderawi. Karena itu, siswa perlu diberi kesempatan
memperoleh pengamalan itu. Para siswa perlu dibuat agar aktif melakukan sesuatu
agar memeproleh pengalaman
2. Pengetahuan ini tidak pernah terlihat secara langsung, karena itu perlu diungkap
selama proses pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman itu
perlu diungkap disetiap awal pembelajaran
3. Pengetahuan pengalaman mereka ini pada umumnya kurang konsisten dengan
pengetahuan para ilmuwan, pengetahuan yang anda miliki. Pengetahuan yang
demikian anda sebut mikonsepsi. Anda perlu merancang kegiatan yang dapat
membetulkan mikonsepsi ini selama pembelajaran.
4. Dalam setiap pengetahuan mengandung fakta, data, konsep, lambang, dan relasi
dengan konsep yang lain. Tugas anda sebagai guru IPA adalah mengajak siswa
untuk mengelompokan pengetahuan yang sedang dipelajari itu kedalam fakta, data,
konsep, symbol, dan hubungan dengan konsep yang lain.
5. IPA terdiri atas produk, proses, dan procedural karena itu, anda mengenalkan ketiga
aspek ini walaupun hingga kini masih banyak guru yang senang menekankan pada
produk IPA saja. Namun, perlu diingat bahwa perkembangan IPA sangat pesat. Kita
tidak mampu mengikuti secara terus menerus perkembangan itu setiap saat. Oleh
karena itu, akan lebih baik jiwa siswa dibekali dengan keterampilan menemukan
pengetahuan, yaitu proses dan prosedur IPA.