Anda di halaman 1dari 5

NAMA : FILDA NANDA OKTAVIANI ERONG

NPM : 11.2017.1.00681

MATKUL : MANAJEMEN TAMBANG

Organisasi Struktur Devisional

a. Pengertian/penjelasan

b. Ciri-ciri

c. Keuntungan

d. Kerugian

e. Contoh penggunaan

Jawaban

a. pengertian/penjelasan organisasi struktur devisional

Struktur devisional adalah sebuah struktur organisasi dimana departemen-departemen


dikelompokkan berdasarkan keluaran yang sama dalam suatu organisasi departemen
yang berbeda dikelompokkan untuk menghasilkan satukeluaran dari organisasi,
berupa barang, program, atau jasa pada suatu pelanggan).Stuktur devisional
terkadang disebut struktur produk, struktur program, ataustruktur unit mandiri. Dalam
struktur devisional, divisi-divisi diciptakan sebagaiunit-unit mandiri dengan
departemen –departemen terpisah untuk tiap divisinya.Pada struktur fungsional,
semua pegawai litbang dikelompokkan bersama dan mengerjakan semua produk,
sedangkan di struktur divisional tiap-tiap divisi memiliki departemen litbangnya
sendiri.

b. Ciri-ciri organisasi struktur devisional yaitu:

1. Strategi organisasi untuk mencapai tujuannya. strategi menjelaskan bagaimana


aliran wewenang dan saluran komunikasi dapat disusun diantara para pimpinan dan
bawahan.

2. Teknologi yang digunakan. perbedaan teknologi yang digunakan untuk


memproduksi barang-barang atau jasa akan membedakan struktur organisasi

3. Anggota (pegawai / karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam organisasi.

4. Ukuran organisasi. besarnya organisasi secara keseluruhan maupun satuan kerjanya


yang sangat mempengaruhi struktur organisasi. semakin besar ukuran organisasi,
struktur organisasi akan semakin kompleks dan harus dipilih struktur yang tepat.

c. Keuntungan organisasi struktur devisional yaitu:

1. Cepat tanggap, fleksibilitas pada lingkungan yang tidak stabil

2. Memperhatikan kebutuhan konsumen

3. Koordinasi yang luar biasa lintas departemen fungsional

4. Pembebanan tanggung jawab yang jelas bagi permasalahan produk

5. Penekanan terhadap keseluruhan produk dan tujuan divisional

6. Pengembangan keterampilan manajemen umum


d. Kerugian organisasi struktur devisional yaitu:

1. Duplikasi sumberdaya lintas divisi

2. Kurang pendalaman teknis dan spesialisasi dalam divisi-divisi

3. Koordinasi yang buruk lintas divisi

4. Kurangnya kendali sumberdaya menajemen puncak

5. Kompetesi untuk sumberdaya perusahaan

6. Memungkinkan berkembangnya persaingan disfungsional antar sumber daya


organisasi dan konflik antara tugas-tugas & prioritas-prioritas.

7. Kepentingan divisi mungkin ditempatkan di atas kepentingan organisasi secara


keseluruhan

8. Kebijakan divisi tidak konsisten dengan kebijakan divisi lain maupun dengan
kebijakan organisasi.

e. Contoh penggunaan organisasi struktur devisional yaitu:

Pada struktur organisasi divisional, manajer memecah karyawannya ke dalam divisi-


divisi yang mempunyai tugas masing-masing. Pembagian divisinya sendiri pun
biasanya dilakukan berdasarkan produk, pasar, dan letak geografis. Struktur
organisasi divisonal ini umumnya diterapkan di perusahaan-perusahaan besar karena
selain sudah memiliki nama yang besar, juga jenis-jenis produk yang harus
dipasarkan tidak sedikit. Hal tersebut menjadi alasan menggunakan struktur
divisional karena dirasa tepat dengan membagi menjadi divisi-divisi yang masing-
masingnya mempunyai tim pemasaran hingga tim produksi sendiri. Oleh karena itu,
karyawan di masing-masing divisi mempunyai lebih banyak kebebasan dalam
menjalankan strategi perusahaan sehingga dalam pengambilan keputusannya pun
dapat dilakukan dengan cepat untuk dilaksanakan. Namun, diterapkannya struktur
organisasi divisional ini dapat memakan biaya yang cukup banyak karena memiliki
biaya operasional yang tinggi mengingat dipecahnya ke dalam divisi-divisi. Masing-
masing divisi dapat beroperasi sendiri-sendiri namun tetap dibawah pengarahan
manajer yang bertanggungjawab langsung kepada CEO perusahaan. Pada struktur
organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi untuk setiap
divisi-divisi yang ada agar dapat menghadapi tantangan dalam dunia persaingan di
pasar luar karena mungkin setiap divisi mempunyai permasalahan yang berbeda
sehingga strategi yang digunakan pun berbeda pula.

Perusahaan yang menggunakan struktur organisasi divisional salah satunya


adalah PT Wijaya Karya (WIKA). Perusahaan WIKA merupakan perusahaan besar
yang bergerak di bidang konstruksi. Berikut adalah gambaran mengenai struktur
organisasi perusahaan WIKA.
Berdasarkan gambar di atas, dapat disimpulkan bahwa perusahaan WIKA
menggunakan struktur organisasi divisional karena masing-masing departemen
terbagi lagi menjadi divisi-divisi yang mempunyai tugas berbeda. Hl tersebut
menyebabkan mudahnya koordinasi antar fungsi-fungsi yang ada.