Anda di halaman 1dari 5

Zat Besi (Fe)

Apa sih tablet besi itu?


Tablet zat besi (Fe) merupakan tablet yang diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah
merah atau hemoglobin. Tablet zat besi (Fe) sangat dibutuhkan oleh ibu hamil,
sehingga diharuskan untuk mengonsumsi tablet Fe minimal sebanyak 60 tablet selama
kehamilannya.
Apa manfaatnya Zat besi bagi ibu hamil?
Beberapa fungsi Fe untuk ibu hamil berikut ini:

 Menambah asupan nutrisi pada janin


 Mencegah anemia defisiensi zat besi
 Mencegah pendarahan saat masa persalinan
 Menurunkan risiko kematian pada ibu karena pendarahan pada saat persalinan

Sumber Makanan apa saja ya yang Mengandung Fe


Makanan yang mengandung Fe seperti biji-bijian, daging merah, kacang-kacangan, sayuran
hijau, dan hati. Konsumsi vitamin C yang cukup juga dapat meningkatkan proses penyerapan zat
besi di dalam tubuh. Selain itu ada:

 Hati

Hati sapi atau hati ayam rupanya termasuk makanan yang mengandung zat besi cukup tinggi.
Nutrisi yang terdapat pada hati sapi atau hati ayam tak hanya zat besi saja, tetapi juga terkandung
protein, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, dan zinc.

 Bayam

Sayur hijau ini tidak hanya kaya akan vitamin, serat, protein dan kalsium, tetapi bayam juga
mengandung zat besi dalam jumlah yang cukup tinggi. Di dalam satu mangkuk bayam terdapat
setidaknya lebih dari 6 mg zat besi.

Tablet Kalsium

Mengapa kalsium penting untuk ibu hamil?

Pada masa kehamilan, janin di dalam kandungan Ibu membutuhkan kalsium untuk pembentukan
tulang dan otot yang kuat. Kalsium penting untuk menjaga detak jantung selalu stabil dan saraf
berfungsi sempurna.

Apa saja ya manfaat kalsium bagi ibu hamil?

Bagi Janin
 Kalsium dapat membantu tumbuh kembang janin

 Saat dalam kandungan, bayi sedang berkembang sehingga membutuhkan kalsium yang
cukup. Hal ini berguna untuk membangun tulang dan gigi yang kuat, menumbuhkan hati,
saraf, dan otot yang sehat.

 Kalsium selama kehamilan juga dapat mengembangkan irama jantung bayi yang normal
dan kemampuan pembekuan darah. 

 Untuk pertumbuhan tulang dan gigi

Bagi Ibu

 Mengurangi risiko hipertensi. Hal ini karena kalsium memiliki peran dalam pelebaran
pembuluh darah, sehingga jumlah kalsium yang memadai mampu membantu mengatur
tekanan darah. Risiko alami hipertensi pun berkurang.

 Mengurangi risiko preeklamsia

Preeklampsia merupakan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urin yang dapat
menyebabkan kematian pada perempuan dan bayi pada masa persalinan. Tidak hanya saat
kehamilan, kalsium juga dibutuhkan setelah persalinan. Hal ini didukung oleh sebuah
penelitian yang  menunjukkan bahwa ibu ham mungkin kehilangan 3% hingga 5% dari
massa tulang melalui ASI.

 Mencegah risiko osteoporosis

Maka, sebaiknya tetap memerhatikan asupan kalsium setelah persalinan dan masa menyusui
karena dapat membantu memperkuat tulang dan menangkal keropos tulang (osteoporosis) di
kemudian hari.

Makanan apa saja yang mengandung kalsium?

Berikut adalah beberapa makanan tinggi kalsium yang baik untuk ibu hamil:X

 Susu dan produk olahannya, termasuk keju, yoghurt, bahkan es krim.


 Beragam sayuran hijau, seperti pakcoy dan brokoli.
 Beberapa jenis seafood, misalnya udang.
 Sajian dari kacang kedelai, seperti tahu dan edamame.
 Kacang-kacangan, seperti kacang almond, biji wijen, maupun buncis.
 Produk sajian yang sudah diperkaya dengan kalsium, seperti roti, sereal, jus jeruk,
dan oatmeal.
 Susu yang dibuat dari kacang-kacangan, seperti susu almond dan susu kedelai.
 Rumput laut.
Selain ragam sajian di atas, air minum dalam kemasan umumnya juga sudah diperkaya dengan
berbagai mineral, terutama kalsium. Oleh karena itu, ibu hamil perlu banyak minum air mineral,
yaitu sekitar 8-10 gelas per hari.X

Berapa banyak kebutuhan kalsium yang dibutuhkan ibu hamil dalam ssehari

Angka Kecukupan Gizi (AKG) Indonesia 2013 merekomendasikan Ibu hamil dan Ibu menyusui
usia 19-29 tahun untuk mengonsumsi 1300 mg kalsium per hari. Mengonsumsi empat porsi saji
dari produk olahan susu dan makanan kaya kalsium, membantu Ibu untuk mendapatkan 1300 mg
kalsium per hari. Sedangkan untuk ibu usia 30-49 membutuhkan asupan kalsium sebanyak 1200
mg per hari.

Jangan sampai kekurangan kalsium pada masa kehamilan ya bundaa.. Dan penting bagi bunda
untuk memerhatikan asupan kalsium karena jika bayi tidak mendapatkan cukup kalsium, tubuh
akan terpaksa mengambil kalsium dari tulang dan dapat memengaruhi kesehatan.

Asam Folat

Apa itu asam folat?

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat atau vitamin B9. Jumlah asupan asam folat yang
direkomendasikan untuk ibu hamil adalah sekitar 600 mikrogram (mcg) setiap harinya. Untuk
ibu hamil yang pernah melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf, asupan asam folat harian
perlu ditingkatkan hingga sebanyak 4.000 mcg.

Apa sih pentingnya konsumsi asam folat lebih awal?

Folat, yang juga disebut Vitamin B9 dapat menurunkan resiko/mencegah cacat tabung saraf
(NTD). Selain mencegah cacat tabung syaraf otak, folat juga dibutuhkan Mum untuk
memproduksi sel darah merah dan mencegah anemia jenis tertentu.
Apa saja manfaat asam folat untuk ibu hamil ya?
 Mencegah cacat tabung saraf
Asam folat berperan penting untuk membantu tabung saraf bayi berkembang dengan
baik. Hal itu akan menghindarkan bayi dari risiko cacat tabung saraf,
seperti anensefali dan spina bifida.

Anensefali adalah kondisi di mana bayi dilahirkan tanpa otak dan tulang tengkorak. Bayi
yang menderita anensefali umumnya akan meninggal setelah dilahirkan. Sementara itu,
spina bifida merupakan kelainan yang membuat bayi memiliki celah pada tulang
belakang dan saraf tulang belakangnya. Bayi yang mengalami kondisi ini berisiko
mengalami berbagai komplikasi, mulai dari kesulitan berjalan, infeksi otak dan saraf
tulang belakang, masalah tumbuh kembang, hingga kecacatan permanen.
 Mencegah terjadinya bibir sumbing dan penyakit jantung bawaan pada bayi.
 Mencegah keguguran
Mencukupi asupan asam folat harian sebelum dan selama hamil juga diyakini mampu
mencegah terjadinya keguguran. Keguguran merupakan hilangnya kehamilan atau
kematian janin saat usia kehamilan masih tergolong muda, yaitu kurang dari 20 minggu.
 Menurunkan risiko terjadinya beberapa gangguan kehamilan lain, seperti kelahiran
prematur dan gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan.
 Menurunkan risiko preeklamsia
Beberapa penelitian telah menemukan bahwa ibu hamil yang mendapat cukup asupan
asam folat sejak trimester kedua kehamilan memiliki risiko yang lebih kecil untuk
mengalami preeklamsia. Kondisi ini merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai
dengan peningkatan tekanan darah, bengkak-bengkak, dan peningkatan kadar protein
dalam urine. Menderita kondisi ini akan meningkatkan risiko ibu mengalami eklamsia
atau kejang yang berbahaya saat hamil. Preklamsia juga dapat meningkatkan risiko bayi
lahir dengan berat badan kurang.

 Mencegah anemia

Anemia atau kurang darah adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak
dialami oleh ibu hamil di seluruh dunia. Anemia saat hamil dapat menimbulkan
berbagai komplikasi kehamilan yang berpotensi mengancam nyawa ibu dan bayi.

Bila minum asam folat sebelum dan selama hamil, asam folat bisa juga melindungi bayi dari:

 Berat lahir rendah

 Celah bibir dan langit-langit

 Kelahiran prematur

 Pertumbuhan yang buruk di rahim

 Keguguran.

Asam folat juga bisa menurunkan risiko:

 Penyakit jantung

 Komplikasi kehamilan, sebuah penelitian menyatakan wanita yang minum suplemen


asam folat selama trimester pertama mengalami penurunan risiko preeklampsia

 Stroke

 Beberapa jenis kanker


 Penyakit Alzheimer

Makanan apa saja yang mengandung asam folat?

Makanan yang mengandung asam folat, seperti:

 Buah-buahan, seperti alpukat, papaya, dan jeruk.


 Sayuran, seperti bayam, brokoli, kentang, dan selada.
 Kacang-kacangan, termasuk kacang polong dan kacang merah.
 Hati sapi.
 Telur.
 Sereal yang telah difortifikasi asam folat.

Makanan-makanan tersebut baik dikonsumsi oleh ibu hamil mulai dari trimester pertama
hingga trimester ketiga.