Anda di halaman 1dari 2

NAMA : FARIS AFANFI

NIM : 030545983

1. Mengapa strategi SDM yang melekat dalam organisasi sulit ditiru oleh organisasi lain? 
Beri penjelasan!
Karena mempunyai 2 faktor kunci, yaitu: 
l Casual ambiguity adalah sulit untuk menangani mekanisme yang tepat dengan saling memengar
uhi praktik dan kebijakan sumber daya manusia untuk menciptakan nilai. Untuk dapat meniru sis
tem yang kompleks, harus diketahui terlebih dahulu bagaimana elemen-elemen itu berinteraksi.
l Path dependent yaitu kebijakan yang berkembang dan tidak dapat disederhanakan dari waktu ke 
waktu. Pesaing dapat memahami sistem yang bernilai, tetapi tidak mampu meniru untuk menerap
kannya. 
2. Bagaimana teori dua faktor memotivasi karyawan? Beri penjelasan!
Teori dua faktor yang diusulkan oleh Frederick Herzberg menyatakan bahwa kepuasan dan ketid
akpuasan kerja tergantung pada dua faktor: 
l Hygiene factor yang meliputi kondisi kerja. 
l Memotivation factors yang meliputi pengenalan pekerjaan secara baik. 
Melalui teori tersebut dinyatakan bahwa Hygiene faktor memengaruhi motivasi dan kepuasan ha
nya apabila mereka gagal memenuhi harapannya. Contohnya, karyawan akan merasa tidak puas 
apabila kondisi kerja buruk atau upah yang diterimanya rendah. Jika kondisi kerja diperbaiki atau 
upah dinaikkan, karyawan juga belum tentu merasa puas. Namun apabila karyawan tidak diharga
i ditempat kerjanya atau mereka tidak mampu mengenal pekerjaannya dengan baik, karyawan ak
an merasa tidak puas. Sebaliknya, apabila karyawan dihargai ditempat kerja atau mengenal peker
jaannya dengan samgat baik, karyawan akan merasa puas. Dapat dikatakan bahwa Hygience fact
ors berada pada tingkat tidak puas hingga tidak ada kepuasan, sedangkan motivational factors ber
ada pada tingkat tidak puas hingga puas. 
3. Apa sajakah keunggulan dan kelemahan masing-masing pilihan perencanaan agregat? B
eri penjelasan
Pilihan Keterangan keunggulan kelemahan
Perubahan perse Persediaan tinggi pada perm Tidak ada perubahan pr Biaya simoan persediaan t
diaan intaan rendah dan menurun  oduksi dan jumlah kary inggi, bisa ada kehabisan 
pada permintaan tinggi awan persediaan dan lost sales
Variasai jumlah  Rekrut karyawan jika permi Menghindari biaya alte Biaya rekrutmen dan PHK 
karyawan ntaan naik dan memberhenti rnatif lain karyawan tinggi
kan jika permintaan turun
Variasi produksi  Jumlah karyawan konstan, j Menyesuaikan fluktuas Kelelahan karyawan saat o
dengan overtime  am kerja bervariasi sesuai ju i permintaan tanpa biay vertime dan sulit memenu
dan undertime mlah produksi a pelatihan karyawan hi permintaan
subkontrak Menggunakan kapasitas sem Fleksibilitan dan memp Kualitas sulit dikendalikan
entara ketika permintaan tin erhalus fluktuasi permi , profit berkurang, bisnis k
ggi ntaan edepan hilang
Karyawan part ti Terutama disektor jasa deng Murah, lebih fleksibel  Biaya pelatihan tinggi, pe
me an karyawan paruh waktu dari pada full time wor njadwalan sulit, kualitas b
kers uruk
Memengaruhi pe Jika permintaan turun, perus Meningkatkan kapasita Ketidakpastian permintaan
rmintaan ahaan mencoba meningkatk s, ada diskon bagi pela , sulit menyesuaikan perm
an dengan promosi nggan intaan dan penawaran
Backordering pa Backoerder untuk produk da Menghindari lembur ka Pelanggan harus menungg
da saat perminta n jasa yang tidak mampu di pasitas dipertahankan k u, jika tidak sabar pindah 
an tinggi penuhi oleh pelanggan onstan keprusahaan lain
Pencampuran pr Tehnik untuk mengkombina Menggunakan sumber  Memerlukan karyawan ya
oduk dan layana sikan produk daya secara penuh, jum ng ahli dari luar perusahaa
n lah karyawan stabil n

4. Strategi apa sajakah yang dapat digunakan dalam menyusun perencanaan agregat? Beri 
penjelasan!
Ada 2 strategi pilihan perencanaa dan penjadwalan produksi:
l Pilihan kapasitas dilakukan dengan mencoba mengubah permintaan untuk menyerap fluktuasi p
ermintaan. Strategi yamg tergolong pilihan kapasitas meliputi perbuhana persediaan, variasi juml
ah karyawan, variasi tingkat produksi melalui waktu lembur dan waktu menganggur, subkontrak, 
serta menggunakan karyawan paruh waktu. Mengubah tingkat persediaan. Para manajer dapat m
eningkatkan persediaan selama perioda permintaan rendah untuk memenuhi permintaan yang tin
ggi di masa datang. Jika strategi tersebut dipilih, maka biaya-biaya yang berkaitan dengan penyi
mpanan, asuransi, penanganan, keusangan, pencurian, dan modal yang diinvestasikan akan meni
ngkat. Biaya-biaya tersebut pada umumnya berkisar 15% hingga 40% dari nilai sebuah barang se
tiap tahunnya. Pada sisi lain, ketika perusahaan memasuki masa di mana permintaan terus menin
gkat, maka kekurangan yang terjadi dapat mengakibatkan penjualan yang hilang disebabkan lead
-time yang lebih panjang dan pelayanan pelanggan yang lebih buruk.

l Pilihan permintaan dilakukan dengan memperhalus fluktuasi permintaan selama periode perenc
anaan. Strategi yang tergolong pilihan permintaan meliputi pengaruh permintaan, penggunaan ca
ra mengangsur (backordering), serta campuran produk dan layanan.Dasar pemilihan permintaan 
adalah sebagai berikut: Mempengaruhi permintaan. Ketika permintaan rendah, sebuah perusahaa
n dapat mencoba untuk meningkatkan permintaan melalui iklan, promosi, kewiraniagaan, dan po
tongan harga. Contoh – AC pendingin udara paling murah dijual pada waktu musim dingin. Baga
imanapun, bahkan iklan khusus, promosi, penjualan, dan penetapan harga tidak selalu mampu m
enyeimbangkan permintaan dengan kapasitas produksi. Tunggakan pesanan selama perioda perm
intaan tinggi. Tunggakan pesanan adalah pesanan yang diterima perusahaan tetapi tidak mampu (
secara sengaja atau kebetulan) untuk dipenuhi pada saat itu. Jika pelanggan mau menunggu tanpa 
kehilangan kehendak baik mereka ataupun pesanannya, tunggakan pesanan adalah strategi mung
kin untuk dijalankan. Banyak perusahaan melakukan tunggakan pesanan, tetapi pendekatan terse
but sering mengakibatkan hilangnya penjualan. Bauran produk yang counterseasonal. Suatu tekni
k penghalusan yang secara luas digunakan para manufaktur adalah mengembangkan sebuah baur
an produk yang terdiri dari barang counterseasonal.  Contoh - perusahaan yang membuat keduan
ya: tungku perapian dan alat pendingin atau mesin pemotong rumput dan peniup salju. Bagaiman
apun, perusahaan yang mengikuti pendekatan tersebut dapat mendapati diri mereka terlibat deng
an produk di luar area keahlian mereka atau di luar target pasar mereka.