Anda di halaman 1dari 3

NAMA/KODE MATAKULIAH: AGROSOCIAL CAPITAL / 227G3202

KELAS : D

TUGAS REVIEW JOURNAL

MODAL SOSIAL DAN MEKANISME ADAPTASI


MASYARAKAT PEDESAAN DALAM PENGELOLAAN DAN
PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR
di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan,
Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur

Modal Sosial dan Mekanisme Adaptasi Masyarakat


1 JUDUL JURNAL Pedesaan dalam Pengelolaan dan Pembangunan
Infrastruktur
2 PENULIS Ayu Kusumastuti
3 PUBLIKASI LabSosio, Pusat Kajian Sosiologi FISIP-UI
Nama : Wahyuni Eka Putri
4 REVIEWER NIM : G021181033
Kelas : Modal Sosial D
Pembangunan sarana dan prasarana terutama
infrastruktur pedesaan masih memerlukan
perbaikan dan pengelolaan yang mengedepankan
5 LATAR BELAKANG partisipasi masyarakat setempat dengan
menerapkan prinsip bekerjasama sehingga dapat
membentuk modal sosial yang dikenal sebagai
modal sosial bonding.
Menelisik adaptasi sosial yang hadir di masyarakat,
6 TUJUAN interaksi masyarakat serta tindakan kolektif
sebagai respon dari pembangunan di wilayahnya.
METODE Kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara
7
PENELITIAN mendalam, observasi dan studi dokumentasi.
8 HASIL Proses pembangunan infrastruktur berupa lahan,
jalan, dan jembatan membentuk modal sosial
berupa interaksi yang kuat antar masyarakat.
Interaksi ini mengasilkan kapasitas adaptasi berupa
kerja sama dan partisipasi tenaga, waktu dan
materi. Untuk proses pembangunan infrastruktur
saluran air, berkembang bonding berupa kerja

1 | Page
sama, kepercayaan, norma dan aturan yang
mengikat. Sehingga menghasilkan kapasitas
adaptasi berupa prinsip saling menjaga,
pemanfaatan teknologi sederhana, dan tidak
merusak selang milik warga lain. Sementara itu,
dalam proses pembangunan infrastruktur listrik,
berkembang kepercayaan antar masyarakat.
Sehingga menghasilkan kapasitas adaptasi melalui
mobilisasi sumber daya kelompok yang
memanfaatkan Kebaktian Rukun Warga (KRW).
Modifikasi kelembagaan dilakukan dengan
menunjuk seorang anggota kelompok untuk
mengelola iuran listrik.
9 PEMBELAJARAN 1. UNSUR, DIMENSI DAN LEVEL SOCIAL
YANG BISA CAPITAL ?
DIPEROLEH
(EPISTOMOLOGI)  Unsur : kepercayaan, norma, nilai, kerja sama
dan social networking
 Dimensi : Kognitif (nilai, norma dan
kepercayaan), Struktural (asosiasi dan hirarki
kelembagaan) dan Relasional (hubungan dan
jejaring sosial)
 Level : Mikro (secara horizontal), Mezo
(secara horizontal dan vertikal) dan Makro
(lingkungan politik dan kelembagaan)
2. KLASIFIKASI MODAL SOCIAL?
 Pada tingkat mikro merangkum institusi
daerah, jaringan, kepercayaan, norma dan nilai.
 Pada tingkat meso digambarkan perspektif
struktural dan sumber daya mengalir sepanjang
jaringan kerja.
 Pada tingkat makro merangkum institusi
negara, aturan hukum dan governance
3. BOUNDING DAN BRIDGING?
 Bonding bersifat eksklusif yang berorientasi
inward looking. Umumnya muncul dalam
masyarakat homogen yakni masyarakat yang
hierarchical dan tertutup oleh dogma tertentu
yang dituntun oleh nilai dan norma, sedangkan

2 | Page
 Bridging bersifat inklusif dan berorientasi
outward looking. Umumnya, masyarakat
bersikap terbuka, toleran dan memiliki jaringan
yang lebih fleksibel

3 | Page