Anda di halaman 1dari 13

STIRRED TANK

I. TUJUAN
• Mempelajari proses perpindahan panas dalam tangki berpengaduk (stirred
tank)
• Menentukan koefisien perpindahan panas total (U W/m2.K) dengan
menggunakan neraca energi
• Menentukan koefisien perpindahan panas total (U W/m2.K) melalui
persamaan yang menghubungkan bilangan-bilangan tak berdimensi

I. DASAR TEORI

Tangki berpengaduk (stirred tank) merupakan reactor yang sering digunakan


di industri kimia untuk melakukan reaksi secara batch pada skala kecil. Reaktor ini
terdiri dari tangki silindris yang dilengkapi dengan pengaduk (agitator) dan
mantel/jaket. Pada jacket dapat dialirkan fluida panas atau fluida dingin untuk
memanaskan atau mendinginkan fluida yang ada di dalam reaktor.

Proses perpindahan panas dalam tangki berpengaduk dapat digolongkan


sebagai proses nonisothermal, unsteady state karena aliran panas dan suhu berubah
terhadap waktu. Penurunan dan penggunaan persamaan neraca energi dan persamaan
yang menghubungkan bilangan tak berdimensi mengikuti asumsi-asumsi berikut :

1. U bernilai bernilai konstan untuk proses dan pada seluruh permukaan


perpindahan panas, sehingga U proses adalah konstan
2. Laju alir fluida panas adalah konstan
3. panas spesifik fluida panas dan fluida dingin konstan selama proses
4. Suhu fluida pemanas yang masuk dalam jacket konstan
5. Pengadukan menghasilkan suhu cairan yang merata
6. Tidak terjadi perubahan fasa parsial
7. Panas yang hilang dapat diabaikan

Sehingga persamaan neraca energi untuk stirred tank dengan jacket pemanas dapat
diturunkan sebagai berikut :

dQ dt
= Mc = WC ( T1 − T2 ) = UAdt
dt dθ
lnT1-t1 T2-t2 = W C M cK1-1K1θ

K1 = eUA / WC

Hubungan antara bilangan tak berdimensi untuk menentukan koefisien


perpindahan panas total U dengan asumsi bahwa perpindahan panas yang paling
berperan adalah secara konveksi. Koefisien keseluruhan perpindahan panas U :

1/U = 1/h + 1/hoi

U = (h x hoi)/(h + hoi)

hoi = ho x (diameter dalam tangki/diameter luar tangki)

Untuk menghitung h :

hDjk= αL2 Nρμ[cμk ]

I. ALAT DAN BAHAN

Alat-alat

• seperangkat alat tangki berpengaduk


• ember plastic
• selang air
• stopwatch

Bahan-bahan

• Air

I. SKEMA KERJA
II. DATA PENGAMATAN

• Putaran agitator = 15 rpm = 0,25 rps


• Tekanan steam = 1,5bar
• Diameter dalam tangki = 0,6 m
• Tebal jaket = 0,05 m
• Diameter agitator = 0,58 m
• Volume air dalam reactor = 100 L
• Table pengamatan waktu terhadap suhu

Waktu Ttangki Suhu Jaket Tsteam

(menit) (K) T1 (K) T2 (K) (0K)


0 295.3 297.1 295.4 390.9
5 296.0 302.1 300.1 391.8
10 297.6 305.4 303.3 394.8
15 299.6 308.5 306.5 393.5
20 301.9 312.1 309.5 390.7
25 304.8 314.4 311.7 392.7
30 307.4 317.1 314.2 393.0
35 310.3 319.7 316.8 391.8
40 313.1 321.6 318.5 395.1
45 315.8 323.5 320.4 393.8
50 318.4 325.9 322.7 394.2
55 320.5 328.0 324.6 394.6
60 323.7 329.9 326.5 394.6
I. PENGOLAHAN DATA
I.1 Perhitungan Nilai Koefisien Perpindahan Panas (U) dengan Neraca Energi
 Menghitung laju alir sirkulasi air panas (W)
→ Mc dtdθ = WC (T1 – T2)

Suhu Jaket (K) Massa C c


Waktu Ttangki,t dt/d Mc(dt/dθ
Fluida, (kJ/kg.K (kJ/kg.K dt dθ C(T1-T2)
(menit) (K) T1 T2 θ )
M (kg) ) )
0 295.3 297.1 295.4 100 4.2 4.2 0.7 5 7.14 0.14 58.57

5 296.0 302.1 300.1 100 4.2 4.2 1.6 5 8.40 0.32 133.81

10 297.6 305.4 303.3 100 4.2 4.2 2.0 5 8.82 0.4 167.24

15 299.6 308.5 306.5 100 4.2 4.2 2.3 5 8.40 0.46 192.33

20 301.9 312.1 309.5 100 4.2 4.2 2.9 5 10.92 0.58 242.57

25 304.8 314.4 311.7 100 4.2 4.2 2.6 5 11.34 0.52 217.41

30 307.4 317.1 314.2 100 4.2 4.2 2.9 5 12.18 0.58 242.51

35 310.3 319.7 316.8 100 4.2 4.2 2.8 5 12.18 0.56 234.18

40 313.1 321.6 318.5 100 4.2 4.2 2.7 5 13.02 0.54 225.83

45 323.5 323.5 320.4 100 4.2 4.2 2.6 5 13.02 0.52 217.49

50 325.9 325.9 322.7 100 4.2 4.2 2.1 5 13.44 0.42 175.68

55 328.0 328 334.6 100 4.2 4.2 3.2 5 14.28 0.64 268.02
60 329.9 329.9 326.5 100 4.2 4.2 -323.7 -60 14.28 5.395 2257.48

 Kurva persamaan neraca energi untuk mencari laju alir fluida panas

Diperoleh W (kg/menit) dari slope kurva di atas sebesar 0,1316 kg/menit

 Menghitung nilai K1
 lnT1-t1 T2-t2 = W C M cK1-1K1θ

Waktu
T1(K T2(K Ttangki,t ln(T1-t1/T2-
(menit WC Mc WC/Mc θ (sekon) WC/Mc
) ) (K) t2)
)
0.5527
0 297.2 295.6 295.3 420 1.32E-03 0 0.00E+00
2 2.89037
0.5527
5 302.1 290.2 296 420 1.32E-03 300 3.95E-01
2 0.39730
0.5527
10 305.4 303.2 297.6 420 1.32E-03 600 7.90E-01
2 0.31366
0.5527
15 308.9 306.5 299.6 420 1.32E-03 900 1.18E+00
2 0.25453
20 312.1 309.5 302 0.5527 420 0.29424 1.32E-03 1200 1.58E+00
2
0.5527
25 314.4 311.8 304.7 420 1.32E-03 1500 1.97E+00
2 0.33024
0.5527
30 317.1 314.2 307.4 420 1.32E-03 1800 2.37E+00
2 0.35520
0.5527
35 319.7 316.7 310.2 420 1.32E-03 2100 2.76E+00
2 0.36891
0.5527
40 321.5 318.5 313.1 420 1.32E-03 2400 3.16E+00
2 0.45367
0.5527
45 323.5 320.4 315.8 420 1.32E-03 2700 3.55E+00
2 0.51516
0.5527
50 325.9 322.7 318.4 420 1.32E-03 3000 3.95E+00
2 0.55629
0.5527
55 324.6 328.1 321.1 420 1.32E-03 3300 4.34E+00
2 0.60392
0.5527
60 330 326.5 323.7 420 1.32E-03 3600 4.74E+00
2 0.79493

→ Kurva ln(T1-t1/T2-t2) terhadap WC/Mc  untuk mencari nilai K1

Diperoleh nilai K1-1K1 dari slope kurva di atas sebesar -0.1312, sehingga nilai K1 = 0.884.
 Menghitung nilai koefisien perpindahan panas (U)
→ K1 = eUA / WC
lnK1=U x AWxC
ln0.884=U x 0.20 m22.1933x10-3 kgdetikx4.2x10-3 Jkg.K
-1.1358WK=U x 0.20 m2 ↔ U=-5.679 Wm2.K
I.1 Perhitungan Nilai Koefisien Perpindahan Panas (U) melalui persamaan
yang menghubungkan bilangan-bilangan tak berdimensi
• Menghitung nilai h
h Dj k=a L2N ρμbc μk13μμ mm
Diketahui : t rata-rata = 29,15 °C
K = 0,6147 W/mK
μ = 0,821 Pa.s (kg/ms)
Dj = 0,60 m
c = 4,183 kj/kg K
L = 0,58 m
N = 0,25 rps
ρ = 996,0 kg / m3
a = 0,36
b = 2/3
m =0,18
μμ mm = 1 , untuk air

h Dj k=a L2N ρμbc μk13μμ mm


h 0,60 0,6147=0,36 0,5820,25 996,00,8212/34,183
0,8210,6147131

h 0,60 0,6147=0,36 . 102,0260,67 . 5,58713

h 0,60 0,6147=0,36 .22,174 .1,764

h 0,60 0,6147=14,081

h = 14, 427 W/m2K


• Menghitung nilai ho
➢ v=WA = 0,024 kgmenit0,2 m2=0,12 kgm2 menit
➢ Nre= D ρ vμ= 0,65 . 0,12 .996,0 0,821=94,626
➢ Npr= c μk= 4,183 . 0,8210,6147=5,587
➢ NNu=CNRemNPr13 = 4,183 . 94,6260,4665,58713
= 61,854

➢ NNu= ho Dk
61,854 = ho 0,650,6147
ho = 58,49 W/m2K

• Menghitung nilai U

U= h ×hoi h+hoi
hoi=ho × diameter dalam tangkidiameter luar tangki
hoi=58,49 × 0,600,65=53,99

U= 14, 427 ×53,99 14, 427+53,99 = 11,384 W/m2K

I. PEMBAHASAN DAN KESIMPULAN

Praktikum stirred tank ini bertujuan mempelajari proses perpindahan panas


dalam tangki berpengaduk (stirred tank), menentukan koefisien perpindahan panas
total (U W/m2.K) dengan menggunakan neraca energi, menentukan koefisien
perpindahan panas total (U W/m2.K) melalui persamaan yang menghubungkan
bilangan-bilangan tak berdimensi.

Tangki berpengaduk (stirred tank) merupakan reactor yang sering digunakan


di industri kimia untuk melakukan reaksi secara batch pada skala kecil. Reaktor
ini terdiri dari tangki silindris yang dilengkapi dengan pengaduk (agitator) dan
mantel/jaket. Pada jacket dapat dialirkan fluida panas atau fluida dingin untuk
memanaskan atau mendinginkan fluida yang ada di dalam reaktor.

Fluida yang dipanaskan dalam stirred tank adalah air sebanyak 100 L pada
kondisi operasi waktu selama 60 menit. Data yang diamati oleh praktikan dalam
rentang waktu tersebut adalah temperature dalak tangki (t), temperature fluida
panas masuk (T1), temperatur fluida panas keluar (T2), dan temperatur steam
(TSteam).

Data-data di atas dapat digunakan dalam perhitungan koefisien perpindahan


panas berdasarkan neraca energi. Proses perpindahan panas dalam stirred tank
termasuk proses yang bersifat nonisothermal dan unsteady state karena alran
panas dan suhu berubah terhadap waktu. Seingga terdapat asumsi-asumsidalam
perhitungan U dengan neraca energy dan dengan persamaan yang mengubungkan
bilangan tak berdimensi bahwa U adalah konstan, laju alir fluida panas (W)
konstan, panas spesifik fluida panas (C ) dan dingin (c ) konstan sebesar 4.2
Kj/Kg.K, suhu fluida pemanas yang masuk dalam jacket konstan, pengadukan
mennghasilkan suhu cairan yang merata, tidak terjadi perubahan fasa parsial, serta
panas yang hilang dapat diabaikan.

Pada perhitungan neraca energy, laju alir fluida panas diketahui dari kurva
hubungan Mc(dt/dθ) vs C(T1-T2). Sehingga didapatkan persamaan
y=0.1316x+4.8683. dari persamaan tersebut dapat diketahui laju alir fluida panas
1.1316 kg/menit. Dengan harga W tersebut, maka dapat diketahui nilai K1 dari
kurva hubungan ln((T1-t1)/(T2-t2)) vs ((WC/Mc)θ) sehingga didapatkan
persamaan y=-0.1312x+0.9361. dengan demikian diketahui harga K1-1K1
sebesar -0.1312. Dengan harga K1=0.884 ini diketahui harga U=-5.679 Wm2.K .

Perhitungan nilai koefisien perpindahan panas dengan menggunakan


persamaan hubungan bilangan tak berdimensi dibutuhkan data seperti kecepatan
putaran pengaduk, viskositas fluida, diameter pengaduk, diameter tangki, serta
beberapa data lainnya. Sebelum menghitung nilai U terlebih dahulu dilakukan
perhitungan untuk mencari nilai koefisien filmuntuk dinding dalam tangki (h) dan
koefisien perpindahan panas cairan dalam jacket (koefisien film dinding dalam).
Nilai U berdasarkan persamaan yang menghubungkan bilangan-bilangan tak
berdimensi adalah 11,384 W/m2K.
KESIMPULAN

a. Stirred tank (tangki berpengaduk) terdiri dari tangki silindris yang dilengkapi
dengan pengaduk (agitator) dan mantel/jacket. Pada jacket dapat dialirkan
fluida panas atau fluida dingin untuk memanaskan atau mendinginkan fluida
yang ada dalam di reactor.
b. Nilai koefisien perpindahan panas (U)
• Berdasarkan neraca energy = -5.679 Wm2.K
• Berdasarkan persamaan yang menghubungkan bilangan-bilangan tak
berdimensi =11,384 W/m2K
LAPORAN PRAKTIKUM
PEMISAHAN & PEMURNIAN 2
STIRRED TANK

DOSEN PEMBIMBING : Rintis Manfaati

Oleh:

Nenden Rochmah (08414022)

Rio Febrianto (08414023)

Rizki Zahrarianti (08414024)

Kelas : 3A TKPB

JURUSAN TEKNIK KIMIA


PRODI TEKNIK KIMIA PRODUKSI BERSIH

POLITEKNIK NEGERI BANDUNG


2009-2010