Anda di halaman 1dari 11

PEMILIHAN PENDEKATAN, STRATEGI, METODE, DAN TEKNIK

PEMBELAJARAN

MAKALAH

untuk memenuhi tugas mata kuliah Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan


Khusus yang diampu oleh Dr. Maman Abdurahman Saepulrahman, M.Pd.
dan Drs. Zulkifli Sidiq, M.Pd.

oleh:
Rossifa Sandy
NIM 1703922

DEPARTEMEN PENDIDIKAN KHUSUS


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
2020
KATA PENGANTAR

Bismillahhirrahmanirrahim
Alhamdulillahirabbil’alamin, atas kehendak Allah SWT penulis dapat
menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Tanpa pertolongannya, penulis
tidak akan sanggup menyelesaikan makalah ini dengan baik. Tak lupa salawat
serta salam tercurah limpah pada Rasulullah SAW hingga pada kita umatnya akhir
zaman. Aamiin.
Penulis menyadari bahwa makalah ini tidak akan selesai tanpa bantuan
berbagai pihak. Maka dari itu, penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen
pengampu mata kuliah Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Khusus,
Dr.Maman Abdurahman Saepulrahman, M.Pd. dan Drs. Zulkifli Sidiq, M.Pd.,
yang telah dengan sabar membimbing penulis dalam menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini masih memiliki banyak kekurangan. Maka dari itu, penulis
memohon maaf atas segala kekurangan dalam penulisan makalah ini. Penulis
sangat mengharapkan saran untuk kemajuan penulis. Semoga makalah ini
memberikan manfaat bagi berbagai pihak.

Bandung, April 2020

Penulis,

7
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR.............................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................................1
1.1 Latar Belakang..........................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah.....................................................................................1
1.3 Tujuan........................................................................................................2
BAB II PEMBAHASAN.........................................................................................3
2.1 Pendekatan Pembelajaran..........................................................................3
2.2 Strategi Pembelajaran................................................................................3
2.3 Metode Pembelajaran................................................................................4
2.4 Teknik Pembelajaran.................................................................................5
2.5 Memilih Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran..........5
BAB III KESIMPULAN..........................................................................................6
DAFTAR PUSTAKA..............................................................................................7
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Dewasa ini, proses pembelajaran di sekolah baik SD, SMP, SMA, maupun
SLB masih menggunakan paradigma lama, yaitu didominasi oleh peran dan
kegiatan guru, dimana guru yang lebih aktif dalam mengajar daripada peserta
didiknya. Peserta didik hanya mendengarkan penjelasan yang guru sampaikan.
Peserta didik cendrung tidak diajak untuk mengetahui dan memahami peristiwa
dan konsep mengenai materi pembelajaran yang kurang dikuasai oleh peserta
didik dan peserta didik pun lambat dalam memahami materi pembelajaran.
Dalam kegiatan belajar mengajar sangat diperlukannya interaksi antara
guru dan murid yang memiliki tujuan. Agar tujuan ini dapat tercapai sesuai
dengan target dari guru itu sendiri, maka sangatlah perlu terjadi interaksi positif
yang terjadi antara guru dan murid. Dalam interaksi ini, sangat perlu bagi guru
untuk membuat interaksi antara kedua belah pihak berjalan dengan menyenangkan
dan tidak membosankan. Hal ini selain agar mencapai target dari guru itu sendiri,
siswa juga menjadi menyenangkan dalam kegiatan belajar mengajar, serta lebih
merasa bersahabat dengan guru yang mengajar.
Pendidik yang memandang peserta didik sebagai pribadi yang berbeda
dengan peserta didik lainnya, akan berbeda dengan pendidik yang memandang
anak didik sebagai makhluk yang sama dan tidak ada perbedaan dalam segala hal.
Maka adalah penting untuk meluruskan pandangan yang keliru dalam menilai
anak didik. Untuk itu pendidik perlu menyadari dan memaklumi bahwasanya anak
didik itu merupakan individu dengan segala perbedaannya sehingga diperlukan
beberapa pendekatan dalam proses belajar mengajar.

1.2 Rumusan Masalah


Adapun rumusan masalah disusunnya makalah ini didasarkan pada hal-hal
berikut ini:
1. Apa yang dimaksud dengan pendekatan pembelajaran?
Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Khusus |2

2. Apa yang dimaksud dengan strategi pembelajaran?


3. Apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran?
4. Apa yang dimaksud dengan teknik pembelajaran?
5. Bagaimana cara memilih pendekatan, strategi, metode, dan teknik
pembelajaran?

1.3 Tujuan
Berdasarkan latar belakang dan rumusan masalah tersebut, tujuan
disususnnya makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Mengetahui pendekatan pembelajaran;
2. Mengetahui strategi pembelajaran;
3. Mengetahui metode pembelajaran;
4. Mengetahui teknik pembelajaran;
5. Mengetahui cara pemilihan pendekatan, strategi, metode, dan teknik
pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pendekatan Pembelajaran


Menurut Sudrajat (2014), pendekatan pembelajaran dapat diartikan
sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang
merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih
sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari
metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dilihat dari
pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan
pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered
approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada
guru (teacher centered approach).

2.2 Strategi Pembelajaran


Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus
dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif
dan efisien. Menurut J. R David[ CITATION Sud14 \l 1057 ] menyebutkan bahwa
dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Artinya, bahwa
strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan
yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran.
Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya, strategi pembelajaran dapat
dibedakan menjadi dua, yaitu:
1. Strategi Pembelajaran Induktif
Strategi pembelajaran induktif merupakan strategi pembelajaran yang
dimulai dari yang khusus menuju yang umum atau mulai dari contoh ke
kesimpulan. Ciri utama pendekatan induktif dalam pengolahan informasi
adalah menggunakan data untuk membangun konsep atau untuk memperoleh
pengertian. Data yang digunakan mungkin merupakan data primer atau dapat
pula berupa kasus-kasus nyata yang terjadi dilingkungan. Pembelajaran di
awali dengan memberikan contoh-contoh atau kasus khusus menuju konsep
Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Khusus |4

atau generalisasi. Siswa melakukan sejumlah pengamatan yang kemudian


membangun dalam suatu konsep atau generalisasi. Siswa tidak harus memiliki
pengetahuan utama berupa abstraksi, tetapi sampai pada abstraksi tersebut
setelah mengamati dan menganalisis apa yang diamati.
2. Strategi Pembelajaran Deduktif
Strategi deduktif dimulai dari yang umum ke yang khusus atau dari
kesimpulan ke contoh-contohnya. Selain itu, strategi ini ditandai dengan
pemaparan konsep, definisi dan istilah-istilah pada bagian awal pembelajaran.
strategi deduktif dilandasi oleh suatu pemikiran bahwa proses pembelajaran
akan berlangsung dengan baik bila siswa telah mengetahui wilayah
persoalannya dan konsep dasarnya.

2.3 Metode Pembelajaran


Menurut Pupuh (dalam Sudrajat, 2014) metode secara harfiah berarti cara.
Dalam pemakaian yang umum, metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur
yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam kaitannya dengan
pembelajaran, metode didefinisikan sebagai cara-cara menyajikan bahan pelajaran
pada peserta didik untuk tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
Pemilihan metode terkaiat langsung dengan usaha-usaha guru dalam
menampilkan pengajaran yang sesuai dengan situasi dan kondisi sehingga
pencapaian tujuan pengajaran diperoleh secara optimal. Oleh karena itu, salah satu
hal yang sangat mendasar untuk dipahami guru adalah bagaimana memahami
kedudukan metode sebagai salah satu komponen bagi keberhasilan kegiatan
belajar-mengajar sama pentingnya dengan komponen-komponen lain dalam
keseluruhan komponen pendidikan. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang
dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya:
1. Ceramah 6. Pengalaman lapangan
2. Demonstrasi 7. Brainstorming
3. Diskusi 8. Debat
4. Simulasi 9. Simposium
5. Laboratorium
Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Khusus |5

2.4 Teknik Pembelajaran


Teknik Pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang dilakukan
seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik.
Misalnya, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa
yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara
teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang
jumlah siswanya terbatas. Demikian pula, dengan penggunaan metode
diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya
tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Dalam hal ini,
guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang
sama.

2.5 Memilih Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran


Berikut ini adalah prinsip-prinsip pemilihan strategi pembelajaran
bagi anak berkebutuhan khusus:
1. Jenis hambatan dan tingkat keparahan
Semakin parah atau semakin serius hambatan yang dimiliki anak, semakin
pasti si anak akan dididik dengan setting pendidikan khusus. Prinsip yang
berlaku dalam pemilihan strategi pembelajaran, misalnya untuk hambatan
pendengaran, maka harus memerhatikan keterarahan wajah, suara, dan
peragaan sehingga guru hendaknya memberikan penjelasan pada anak (face to
face).
2. Tingkatan Usia Anak
Tidak hanya strategi saja yang harus disesuaikan, materi/bahan serta tujuan
juga harus disesuaikan dengan tingkatan usia perkembangan anak.
Selain prnsip tersebut, terdapat pula faktor-faktor yang perlu
diperhatikan dalam pemilihan metode dan teknik pembelajaran, yaitu:
1. Kemampuan guru dalam menggunakan metode dan teknik pembelajaran
2. Tujuan pembelajaran yang akan dicapai
3. Bahan pengajaran yang akan dipelajari
4. Perbedaan dalam memanfaatkan gaya belajar siswa
Perencanaan Pembelajaran dalam Pendidikan Khusus |6

5. Sarana dan prasarana sekolah


6. Alokasi waktu
BAB III
KESIMPULAN

Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau


sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada
pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat
umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari
metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Strategi
pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan
guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan
efisien. Metode pembelajaran didefinisikan sebagai cara-cara menyajikan
bahan pelajaran pada peserta didik untuk tercapainya tujuan yang telah
ditetapkan. Sedangkan Teknik Pembelajaran dapat diartikan sebagai cara
yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode
secara spesifik.
Pemilihan strategi pembelajaran haruslah memerhatikan dua
prinsip, yaitu jenis hambatan beserta tingkat keparahan dan usia peserta
didik. Sedangkan dalam pemilihan metode dan teknik pembelajaran perlu
memerhatikan: kemampuan guru dalam menggunakan metode dan teknik
pembelajaran, tujuan pembelajaran yang akan dicapai, bahan pengajaran
yang akan dipelajari, perbedaan dalam memanfaatkan gaya belajar siswa,
sarana dan prasarana sekolah, dan alokasi waktu.
DAFTAR PUSTAKA

Delphie, B. (2006). Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Refika


Aditama.
Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta:
Kencana Prenada Media Group.
Sudrajat, A. (2014). Pengertian Pendekatan, Strategi, Metode, Teknik, Taktik, dan
Model Pembelajaran. Dipetik April 22, 2020, dari
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._PEND._LUAR_SEKOLAH/197012
101998022-IIP_SARIPAH/Pengertian_Pendekatanx.pdf