Anda di halaman 1dari 52

MATA KULIAH KOMUNIKASI

KONSELING PADA CALON ORANG TUA & IBU HAMIL

Dosen Pembimbing :

Siti Raihanah M.Tr.Keb

Disusun Oleh :

Kelompok II

1.Amelia Haryanti Wahyuni (P07224219003)


2.Dian Dwi Lestari (P07224219008)
3.Dita Dwi Nur Shela (P07224219012)
4.Ersa Nourtasya Utari (P07224219015)
5.Faadhillah Khairunnia Wati (P07224219016)
6.Gusti Reni Anggini (P07224219020)
7.Husnul Khatimah (P07224219022)
8.Leni Anjarwati (P07224219023)
9.Riska Emilia Rimbawati (P07224219033)
10. Wihel Ananda Putri (P07224219042)

PRODI DIII KEBIDANAN SAMARINDA

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTRIAN KESEHATAN

KALIMANTAN TIMUR

2020/2021

I
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena telah
melimpahkan rahmat-Nya berupa kesempatan dan pengetahuan sehingga pada
hari ini, makalah kami yang berjudul “Konseling Pada Calon Orang Tua Dan Ibu
Hamil"
Terima kasih juga kami ucapkan kepada teman-teman kelompok yang telah
bersedia berkontribusi dengan memberikan ide-ide, waktu, tenaga dan pikirannya
sehingga makalah ini dapat tersusun dengan baik.
Namun terlepas dari itu, kami memahami bahwa makalah ini masih jauh dari
kata sempurna, sehingga kami sangat mengharapkan kritik serta saran yang
bersifat membangun demi terciptanya makalah selanjutnya yang lebih baik lagi.
Demikian yang bisa kami sampaikan, semoga makalah ini dapat berguna dan
dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca.

Samarinda, 25 Februari 2020

Kelompok 2

II
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR...................................................................................................II
DAFTAR ISI.................................................................................................................III
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................1
A. Latar Belakang..................................................................................................1
B. Rumusan Masalah.............................................................................................2
C. Tujuan Penulisan...............................................................................................2
BAB II TINJAUAN TEORI..........................................................................................3
A. Konseling Pada Calon Orang Tua.....................................................................3
B. Konseling Pada Ibu Hamil................................................................................4
BAB III PENUTUP.......................................................................................................7
A. Kesimpulan.......................................................................................................7
B. Saran 7
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................8
BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Konseling merupakan suatu bentuk komunikasi interpersonal khusus yaitu
suatu proses pemberian bantuan yang dilakukan orang lain dalam membuat
suatu keputusan atau memecahkan suatu masalah melalui pemahaman terhadap
klien meliputi fakta-fakta harapan, kebutuhan dan perasaan-perasaan
klien.Konseling adalah suatu hubungan timbal-balik antara konselor (bidan)
dengan konseli (klien) yang bersifat profesional baik secara individu atau
kelompok, yang dirancang untuk membantu konseli mencapai perubahan yang
berarti dalam kehidupan.
Kehamilan adalah peristiwa alamiah, yang akan dialami oleh seluruh ibu
yang mengharapkan anak. Namun demikian setiap kehamilan perlu perhatian
khusus, untuk mencegah dan mengetahui penyakit-penyakit yang dijumpai
pada persalinan, baik penyakit komplikasi dan lain-lain.
Pada umumnya, kehamilan berkembang dengan normal dan menghasilkan
kehamilan sesuai dengan yang diharapkan. Oleh karena itu pelayanan antenatal
care merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu
hamil dan mendeteksi adanya kehamilan resiko tinggi. Dengan adanya
antenatal care sebagai deteksi dini adanya kehamilan yang beresiko tinngi
sebagai salah satu penyebab kematian ibu hamil, sehingga antenatal care
diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu.
Ibu hamil tersebut harus sering dikunjungi jika terdapat masalah dan
hendaknya disarankan untuk menemui petugas kesehatan bila merasakan tanda-
tanda kehamilan. Untuk itu ibu hamil terutama trimester ini untuk lebih sering
memeriksakan diri sejak dini dengan tujuan untuk mengurangi penyulit saat
inpartu.
Untuk itulah tenaga kesehatan dituntut untuk memberikan pelayanan
obstetrik dan neonatal, khususnya bidan harus mampu dan terampil
memberikan pelayanan sesuai dengan standart yang diterapkan.
Dalam praktik kebidanan, pemberian asuhan kebidanan yang berkualitas
sangat dibutuhkan. Kualitas kebidanan ditentukan dengan cara bidan membina

4
hubungan, baik sesame rekan sejawat ataupun dengan orang yang diberi
asuhan. Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan juga ditentukan
oleh keterampilan bidan untuk berkomunikasi secara efektif dan melakukan
konseling yang baik kepada klien. Karena melalui komunikasi yang efektif
serta konseling yang berhasil, kelangsungan dan kesinambungan penggunaan
jasa pelayanan bidan untuk kesehatan perempuan selama siklus kehidupan
akan tercapai. Konseling kebidanan adalah suatu proses pembelajaran,
pembinaan hubungan baik, pemberian bantuan, dan bentuk kerja sama yang
dilakukan secara professional (sesuai dengan bidangnya) oleh bidan kepada
klien untuk memecahkan masalah, mengatasi hambatan perkembangan, dan
memenuhi kebutuhan klien.
Mengingat tugas yang perlu dilaksanakan seorang bidan maka setelah
memperoleh pendidikan bidan diharapkan mempunyai keterampilan berpikir,
berkomunikasi dan menguasi keterampilan praktis. Bidan dalam pekerjaannya
sehari-hari perlu membantu pasien menyelesaikan masalah kesehatan
yangdihadapi pasien. Untuk itu dia harus mampu memahami berbagai penyakit
dan upaya kesehatan serta mampu mengkomunikasikannya baik pada pasien
perorangan maupun pada masyarakat. Lingkup berkomunikasi tak kalah
pentingnya bagi seorang bidan untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan
baik. Bidan harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat agar program
kesehatan yang direncanakannya dapat berjalan dengan baik.

B. Rumusan masalah
1. Bagaimana Konseling pada orang tua atau calon orang tua ?
2. Bagaimana Konseling masa antenatal atau konseling pada ibu hamil ?

C. Tujuan penulisan
1. Untuk mengetahui Konseling pada orang tua atau calon orang tua.
2. Untuk mengetahui Konseling masa antenatal atau konseling pada ibu hamil.
BAB II

TINJAUAN TEORI

A. Konseling pada orang tua atau calon orang tua


Aktivitas konseling calon orang tua atau menjadi orang tua membantu
pemahaman diri untuk menjadi orang tua, baik sebagai avah maupun sebagai
ibu. Perubahan status kehidupan sesuai dengan perkembangan terjadi secara
alami. Namun demikian, ketika masuk masa transisi, terjadi suatu gejolak yang
dialami oleh individu walaupun sifatnya hanya sementara. Pada saat itu,
individu merasakan adanya masalah yang harus dihadapi yang merupakan
upaya adaptasi pada situasi yang dialami.
Salah satu peran bidan ketika menghadapi klien adalah melaksanakan
kegiatan bimbingan dan konseling kebidanan. Untuk memperjelas arah
pembelajaran konseling kebidanan pada orang tua, perlu ada pemahaman
terlebih dahulu tentang bagaimana menjadi orang tua, tanggung jawab suami
sebagai kepala keluarga dan sebagai ayah dan tanggung jawab perempuan
sebagai ibu dalam keluarga. Masalah yang sering dihadapi keluarga antara
lain :
1. Kesehatan anggota keluarga, meliputi kondisi kesehatan ayah/suami,
ibu/istri dan anak.
2. Pendidikan, meliputi pendidikan formal dan non formal bagi anggota
keluarga. Latar belakang pendidikan ayah dan ibu sangat berpengaruh
terhadap pola berpikir keluarga dalam penentuan pendidikan pada anaknya.
3. Hubungan antar dan inter keluarga, sangat berpengaruh terhadap kehidupan
keluarga terutama hubungan ibu dan ayah yang biasanya menjadi model
bagi anak-anaknya. Hubungan ini menjadi pola perilaku anak dimasyarakat
dan diluar keluarga. Hubungan keluarga menjadi kurang harmonis karena
ketidaksamaan pandangan.
4. Psikososial, masalah psikososial biasanya terjadi akibat terciptanya adaptasi
dimasyarakat, terutama terhadap norma dan tata nilai yang berlaku dalam
masyarakat.
Dari kondisi tersebut, klien perlu memperoleh pendampingan dari pihak lain,
Suryati Romauli, SST. 2013. Komunikasi Bidan. Jakarta : TIM. Hal : 91-92.
khususnya dari bidan, terutama kaitannya dengan kesehatan reproduksi. Bidan
dapat memberikan layanan konseling kebidanan pada calon pengantin, maupun
pasangan baru yang akan masuk dalam kehidupan keluarga.
Proses layanan konseling dapat dilaksanakan secara kelompok atau
berpasangan. Akhir pelaksanaan konseling kebidanan pada calon orang tua
atau menjadi orang tua sama seperti konseling lainnya, selalu dibuat kegiatan
rangkuman proses konseling yang telah dilaksanakan oleh bidan, juga
kesepakatan kemungkinan bertemu kembali untuk melihat keberhasilan
konseling dan kemungkinan adanya tindak lanjut.

B. Konseling masa antenatal atau konseling pada ibu hamil


Mengingat masih tingginya angka kematian ibu, diperlukan suatu kerjasama
yang baik antara bidan dengan ibu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh
bidan adalah dengan melakukan konseling pada ibu hamil. Konseling pada
masa antenatal terutama ditujukan pada ibu dengan kehamilan pertama, dalam
hal ini bidan perlu menginformasikan beberapa hal :
1. Perubahan pada trimester pertama :
1) Pada masa antenatal, ibu hamil akan mengalami perubahan, baik pada
fisik maupun psikologis. Perubahan fisik yang dialami pada masa
antenatal trimester pertama adalah :
a. Mual yang dapat disertai muntah.
b. Enggan makan dan mengidam.
c. Perubahan payudara.
d. Keletihan dan rasa mengantuk.
e. Sering berkemih.
f. Rasa perut panas, gangguan pencernaan, kembung.
2) Perubahan psikologis.
a. Merasakan ketidaknyamanan.
b. Muncul penolakan, kekecewaan, kecemasan dan kesedihan.
c. Perasaan tidak menentu yang tidak diketahui penyebabnya.

Christina. 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta : EGC. Hal : 124-125.

7
Konseling yang diberikan bidan adalah konseling pemahaman diri yang
mencakup penerimaan ibu atas kehamilannya, sikap, dan jalan keluar
sesuai alternatif yang diberikan oleh bidan.
2. Perubahan pada trimester kedua :
Pada bulan keempat, ibu masih mengalami hal-hal seperti ke- hamilan bulan
sebelumnya.
1) Perubahan fisik.
a. Ibu masih merasa letih.
b. Frekuensi sering berkemih mulai berkurang.
c. Berkurangnya mual dan muntah.
d. Kadang-kadang sembelit.
e. Pembesaran payudara terus berlanjut, tetapi nyeri tekan dan
pembengkakan mulai berkurang.
f. Kadang-kadang sakit kepala, seperti mau pingsan atau pusing,
terutama bila berubah posisi mendadak.
g. Rasa hidung tersumbat dan kadang-kadang perdarahan pada hidung.
h. Gusi berdarah pada waktu penyikatan gigi.
i. Nafsu makan bertambah.
j. Pembengkakan ringan pada kaki, mata kaki, kadang-kadang pada
tangan dan wajah.
k. Varises pada vena pada tungkai.
l. Hemoroid atau wasir.
m. Pengeluaran cairan berwarna putih dari vagina.
n. Terasa pergerakan janin pada akhir bulan ke empat.
2) Perubahan psikologis.
a. Ibu sudah merasa sehat.
b. Ibu sudah bisa menerima kehamilannya.
c. Merasakan pergerakan janin.
d. Merasa terlepas dari ketidaknyamanan dan kekhawatiran.
3. Perubahan trimester ketiga :
1) Perubahan fisik.
Christina. 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta : EGC. Hal : 125-126.

8
a. Sesak nafas.
b. Nyeri punggung.
c. Nyeri tekan payudara.
d. Sering berkemih.
e. Konstipasi.
f. Kesemutan.
g. Sakit kepala.
h. Kram tungkai.
i. Bengkak (Edema).
2) Perubahan psikologis.
a. Rasa tidak nyaman timbul lagi, merasa dirinya jelek, aneh dan tidak
menarik.
b. Takut akan rasa sakit dan bahaya fisik yang timbul pada saat
melahirkan.
c. Merasa sedih karena akan terpisah dengan bayinya.
d. Merasa kehilangan perhatian.
Bidan sebagai konselor dalam konseling pada ibu hamil harus
memperhatikan umur kehamilan dan keadaan ibu pada saat itu. Pada tahap
awal konseling, selalu diadakan hubungan yang mengenakan seperti
pelaksanaan konseling pada umumnya. Bidan memberi informasi tentang
perubahan yang terjadi pada ibu hamil dengan menggunakan ekspresi kata-
kata bahwa bidan siap untuk memberikan pertolongan. Dan bidan juga
mengajak klien berdiskusi tentang hal-hal yang harus dilaksanakan oleh ibu
hamil serta membicarakan tentang keuntungan dan kerugian bila tidak
dilaksanakan. Selain itu, memberi nasihat tentang cara pelaksanaannya. Dari
proses konseling ini diharapkan adanya penerimaan klien terhadap
kehamilannya. Pada akhir konseling bidan membuat rangkuman
pelaksanaan konseling dan bersama klien membuat kesepakatan untuk
bertemu kembali dalam rangka tindak lanjut.

Christina. 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta : EGC. Hal : 126-127.


9
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa, konseling
pada calon orang tua ini mempunyai tujuan
untuk membantu pemahaman kepada calon
orang agar siap menjadi menjadi orang tua.
Aktivitas konseling calon orang tua atau
menjadi orang tua membantu pemahaman
diri untuk menjadi orang tua, baik sebagai
avah maupun sebagai ibu. Perubahan status
kehidupan sesuai dengan perkembangan
terjadi secara alami. Namun demikian,
ketika masuk masa transisi, terjadi suatu
gejolak yang dialami oleh individu
walaupun sifatnya hanya sementara. Pada
saat itu, individu merasakan adanya
masalah yang harus dihadapi yang
merupakan upaya adaptasi pada situasi yang
dialami.
Prinsip konseling pada ibu hamil, yaitu
pesan yang diberikan harus disesuaikan
dengan kondisi dan umur kehamilan,
ciptakan kenyamanan dan keakraban saat
konseling berlangsung, konseling yang
dilakukan tidak menimbulkan stres pada
saat konseling. Bidan mempunyai tugas
yang sangat penting dalam memberikan
konseling kepada wanita sepanjang daur
reproduksi dimulai dari masa kehamilan,
bayi, nifas, KB dan genetik untuk
meningkatkan kesejahteraan klien,
Konseling yang diberikan bidan adalah

10
k
o B. Saran
n Sebagai konselor atau bidan hendaknya
s selalu memberikan solusi atau informasi
e yang sesuai dengan kebutuhan konseling
li klien serta mampu membuat klien merasa
n dekat dengan kita dan percaya dengan kita
g sehingga proses konseling dapat berjalan
p dengan baik. Diharapkan untuk menjadi
e seorang bidan (konselor) yang baik, kita
m harus memiliki kualitas pribadi serta
a pengetahuan yang luas,perilaku yang
h baik,dan keterampilan yang terapeutik agar
a dapat memegang peranan penting dalam
m proses KIP/K (komunikasi
a interpersonal/konseling) didalam
n menjalankan profesi untuk menjadi seorang
d bidan profesional.
ir
i
y
a
n
g
m
e
n
c
a
k
u
p
p
11
DAFTAR PUSTAKA

Suryati Romauli, SST. 2013. Komunikasi Bidan. Jakarta : TIM.

Siti, Tyas. 2008. Komunikasi dan Konseling Dalam Pelayanan Kebidanan

Yogyakarta : Fitrimaya.

Christina. 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta : EGC.


Satuan Acara Penyuluhan ( SAP )

Ketidaknyamanan Pada Ibu Hamil

I. Identifikasi masalah
Bagi seorang wanita, mengandung selama 9 bulan memang
melelahkan. Dan bukan itu saja, selama kehamilan, tubuh Anda
mengalami perubahan besar yang bisa membuat Anda seringkali merasa
tidak nyaman. Dan sejumlah ketidaknyaman ini bisa benar-benar membuat
Anda lelah.

II. Pengantar
Topik : Masalah ibu hamil
Subtopik : Ketidaknyamanan pada ibu hamil
Sasaran : Klien dan Keluarga Klien
Hari/ tanggal : Jumat, 25 Oktober 2019
Tempat : Puskesmas Segiri Samarinda
Pelaksana: Mahasiswi Kebidanan Poltekkes

III. Tujuan instruksional umum


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 15 menit, diharapkan
warga dapat mengerti tentang ketidaknyamanan pada ibu selama hamil.

IV. Tujuan instruksional khusus


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan selama 15 menit diharapkan warga
khususnya ibu hamil dapat menjelaskan tentang :
1. Macam-macam ketidaknyamanan pada ibu hamil
2. Kiat-kiat mencegah ketidaknyaman pada ibu hamil
3. Cara mengurangi keluhan ketidaknyamanan ibu hamil
4. Cara mengatasi ketidaknyamanan pada ibu hamil
V. Materi

Terlampir

VI. Media
1. SAP
2. Leaflet

VII. Metode
1. Penyuluhan
2. Tanya jawab

VIII. Kegiatan Penyuluhan

No. Waktu Kegiatan pembelajaran Kegiatan peserta

1. 3 menit Pembukaan : Menjawab salam

Memberi salam Mendengarkan dan


memperhatikan
Menjelaskan tujuan penyuluhan

menyebutkan materi/ pokok bahasan


yang akan disampaikan
2. 15 menit Pelaksanaan : Menyimak dan
memperhatikan
Menjelaskan materi penyuluhan
secara berurutan dan teratur.

Materi:

1. Macam-macam
ketidaknyamanan pada ibu
hamil
2. Kiat-kiat mencegah
ketidaknyaman pada ibu
hamil
3. Cara mengurangi keluhan
ketidaknyamanan ibu hamil
4. Cara mengatasi
ketidaknyamanan pada ibu
hamil

3. 5 menit Evaluasi : Menyimak dan


mendengarkan
 Menyimpulkan inti
penyuluhan.
 Menyampaikan secara singkat
materi penyuluhan
 Memberi kesempatan kepada
responden untuk bertanya
 Memberi kesempatan kepada
responden untuk menjawab
pertanyaan yang dilontarkan
4. 5 menit Penutup : Menjawab salam

 Menyimpulkan materi yang


telah disampaikan
 Menyampaikan terima kasih
atas perhatiannya dan waktu
yang telah diberikan kepada
peserta
 Mengucapkan salam

IX. Evaluasi
1. Mengajukan pertanyaan lisan
a. Tes awal

- Apa yang biasanya di alami ibu hamil pada usia kandugan 2 bulan ?

- Bagaimana cara mengatasi mual muntah pada usia kehamilan 2 bulan ?

- Bagaimana cara mengatasi susah buang air besar saat usia kehamilan 4
bulan ?

- Apakah gejala buang air kecil pada ibu hamil usia kadungan 5 bulan
merupakan gejala normal ?

- Bagaimana cara megatasi masalah kepanasan yang sering terjadi pada


usia kehamilan 8 bulan?

b. Tes Akhir

Apa yang biasanya di alami ibu hamil pada usia kandugan 2 bulan ?

- Bagaimana cara mengatasi mual muntah pada usia kehamilan 2 bulan ?

- Bagaimana cara mengatasi susah buang air besar saat usia kehamilan 4
bulan ?
- Apakah gejala buang air kecil pada ibu hamil usia kadungan 5 bulan
merupakan gejala normal ?

- Bagaimana cara megatasi masalah kepanasan yang sering terjadi pada


usia kehamilan 8 bulan?

X. Observasi
- Respon tingkah laku ibu saat dibeRi pertanyaan : apkah diam atau
menjawab ( benar atau kurang tepat)
- ibu antusias atau tidak
- ibu mengajukan pertanyaan atau tidak

XI. Daftar Pustaka

Helen Varney, Jan M.Kriebs, Carolyn L. Gegor.2007 Asuhan Kebidanan. Jakarta:


Buku Kedokteran EGC

DepKes.2003. Standar Pelayan Kebidanan

Sulistyawati ari. 2009. Asuhan kebidanan pada masa kehamilan. Jakarta: Salemba
Medika.

Kusmiyati, DKK. 2009. Perawatan ibu hamil. Yogyakarta: fitramaya

Fraser, Cooper (Alih bahasa: Rahayu, et.al.). 2009. Myles, Buku Ajar Bidan, edisi
14. Jakarta: EGC.

XII. Lampiran materi


Bagi seorang wanita, mengandung selama 9 bulan memang
melelahkan. Dan bukan itu saja, selama kehamilan, tubuh Anda
mengalami perubahan besar yang bisa membuat Anda seringkali merasa
tidak nyaman. Dan sejumlah ketidaknyaman ini bisa benar-benar membuat
Anda lelah.
Tambahan, jika Anda sudah banyak sekali mengemban tugas dan
tanggung jawab lain, rasa tidak nyaman bila selama kehamilan akan
mengganggu Anda. Selain mual di pagi hari hal-hal berikut ini adalah 10
permasalahan kesehatan yang umum terjadi dalam masa kehamilan,
ditambah tip yang berguna untuk mengatasinya.

1. Sering buang air kecil


Ini terjadi di tiga bulan pertama dan tiga bulan terakhir
kehamilan. Bayi yang berkembang memberikan tekanan yang
sedikit demi sedikit meremas kandung kemih Anda. Ginjal Anda
juga bekerja lebih keras di saat ini untuk membuang limbah keluar.
Perubahan-perubahan ini bisa membuat kebelet kencing meskipun
mungkin saja Anda baru mengosongkan kandung kemih Anda.
Sejumlah perempuan hamil bahkan merasakan kencing
yang tiba-tiba datang saat mereka tertawa, bersin atau batuk. Kedua
hal ini normal dan bersifat sementara waktu saja karena dinding
otot pelvic (panggul) Anda tengah bersantai untuk bersiap-siap
menuju kelahiran.
 Anda bisa menghindari kondisi-kondisi ini meluas atau dipermalukan
olehnya dengan:
 Hindari minuman-minuman berkafein seperti kopi, teh dan
soda.
 Semua ini adalah pil kencing atau perangsang yang memicu
buang air kecil. Condongkan ke depan setiap kali Anda
kencing. Ini membantu mengosongkan kandung kemih
Anda secara keseluruhan.
 Gunakan alas wanita (pampers) terutama saat Anda keluar
rumah. Ini dapat membantu menyerap kebocoran-
kebocoran kecil yang dating tiba-tiba sehingga Anda tidak
perlu berlari ke toilet—yang bisa memalukan.
 Lakukan latihan Kegel—salah satu jenis latihan kebugaran—
Anda setiap hari. Ini adalah sebuah latihan
panggul di lantai yang namanya diambil dari dokter yang
menemukannya. Latihan-latihan ini dilakukan dengan cara
mengetatkan dan mengedurkan otot yang Anda gunakan
untuk mengontrol sirkulasi kencing. Keindahan dari latihan
Kegel adalah bahwa Anda bisa melakukannya kapanpun
dan dimanapun tanpa orang lain menyadari bahwa Anda
tengah melakukannya!
2. Rasa panas dalam perut dan kesulitan mencerna
Selama kehamilan, hormon-hormon menyebabkan katup di
jalan masuk perut menjadi bersantai. Ini bisa menyebabkan asam
lambung merembes menembus saluran kerongkongan dengan lebih
mudah, menghasilkan rasa panas dalam perut. Rasa panas dalam
perut biasanya menjadi lebih parah di tiga bulan kedua dan ketiga,
bahkan menjadi lebih tidak nyaman saat Anda berbaring. Info
tambahan, hormon-hormon kehamilan juga memperlambat otot-
otot yang membantu Anda mencerna makanan. Ini bisa
mengakibatkan kesulitan mencerna, kembung dan gas dalam perut.
 Anda dapat mencegah atau mengurangi gejala-gejala ini dengan:
 Memakan makanan dengan porsi lebih kecil,
contohnya 5 atau 6 kali makan sehari ketimbang 3
porsi yang besar-besar.
 Tidak minum terlalu banyak air selama makan.
 Kenakan baju-baju longgar. Baju-baju ketat dapat
meningkatkan tekanan di sekitar perut.
 Menghindari makanan yang memicu terjadinya rasa
panas dalam perut seperti yang pedas-pedas dan
berminyak.
 Hindari makanan yang membuat katup beristirahat
lebih lama, seperti coklat, dan minuman-minuman
berkafein.
 Tidak menekuk badan atau berbaring setelah makan.
Coba untuk duduk tegak, lakukan beberapa
pekerjaan rumah yang ringan atau berjalan-jalan
sampai Anda yakin makanan Anda telah tercerna.
 Tidak makan terlalu dekat dengan waktu tidur
Anda.
 Sangga kepala Anda dengan bantal saat tidur.
 Jika rasa panas di perut berkelanjutan, konsultasikan
dengan dokter segera. Hindari mengonsumsi anti
asam tanpa konsultasi dengan dokter, dikhawatirkan
itu tidak aman untuk bayi.
3. Haemorrhoids (wasir) dan konstipasi (sembelit)
Rahim yang berkembang menyebabkan tekanan pada urat
darah halus (pembuluh darah halus) di bagian bawah tubuh. Ini
bisa menggiring pada wasir —pembuluh mekar (urat darah yang
membesar) atau pembengkakan pembuluh darah—di area dubur.
Wasir bisa sangat menyakitkan dan kadang menonjol keluar dari
anus. Wasir juga bisa pecah dan berdarah. Masih ada lagi, hormon-
hormon kehamilan dan tekanan dari rahim pada isi perut Anda bisa
mengakibatkan sembelit. Mengkonsusi suplemen zat besi di saat
sembelit juga bisa memperburuk kondisi jadi sebaiknya
dikonsultasikan dengan dokter Anda.
 Sejumlah perubahan gaya hidup sederhana bisa membantu Anda
mencegah beberapa ketidaknyamanan ini :
 Banyak minum cairan akan membantu menenangkan
pergerakan isi perut. Jika memungkinkan, minum segelas
jus prem setiap hari.
 Makan makanan yang kaya serat, seperti roti gandum dan
sereal dari beras akan membuat pergerakan isi perut lebih
teratur.
 Latihan olah tubuh sedikitnya tiga kali seminggu membuat
tubuh dan sistem pencernaan Anda tetap dalam kondisi
bagus.
 Jangan pernah menunda ke toilet. Menahan kebelet akan
membuat Anda makin sulit untuk buang air besar.
4. Sakit punggung
Studi menunjukkan bahwa sedikitnya setengah dari semua
perempuan hamil mengalami sakit punggung selama kehamilan di
satu kesempatan atau lain waktu. Rasa sakit biasanya terasa di
punggung bawah, ketika Anda berdiri, duduk atau tidur. Sakit
punggung selama kehamilan disebabkan baik karena harus
membawa atau mengangkat beban yang lebih berat kemana-mana,
begitu pula perubahan pada postur yang mengubah pusat gravitasi
Anda ke depan, memberikan tekanan yang lebih besar pada
punggung Anda. Sakit punggung selama kehamilan juga
disebabkan oleh melemahnya otot-otot yang menunjang tulang
belakang Anda.
 Anda dapat mengurangi rasa sakit dengan:
 Melatih postur yang baik. Kedepankan pinggul Anda dan
punggung lurus.
 Hindari mengangkat yang berat-berat. Dan tekuk lutut Anda
jika harus mengambil sesuatu dari lantai.
 Duduk dengan punggung lurus dan ditopang dengan baik.
 Gunakan matras yang kokoh saat Anda tidur.
 Lakukan latihan lembut yang dapat membantu meregangkan
dan menguatkan otot punggung Anda.
 Kenakan celana hamil dengan pinggiran elastis lebar yang
ada di bawah lekukan perut Anda untuk mendapat
dukungan yang lebih baik.
 Jika rasa sakitnya sangat hebat, konsultasikan dengan dokter
segera karena bisa jadi itu gejala infeksi atau kondisi medis
lainnya. Jika ingin meminum penghilang rasa sakit,
konsultasikan pada dokter Anda sebelumnya untuk
keamanan.
5. Sesak nafas/ terengah-engah

20
Nafas yang pendek selama kehamilan memiliki dua kunci
penyebab. Di awal kehamilan, tingkat hormon progesteron yang
lebih tinggi akan menghabiskan kapasitas paru-paru Anda,
membuat Anda bernafas lebih sering supaya dapat menyalurkan
sejumlah besar oksigen untuk bayi Anda. Bukan berarti benar-
benar kehabisan nafas, tapi rasanya seperti itu. Saat kehamilan
Anda mengalami kemajuan, rahim yang berkembang mendorong
organ-organ lain dan kemudian semakin menekan sekat rongga
badan (diafrakma) antara dada dan perut, membuat paru-paru Anda
lebih berat untuk mengembang secara penuh ketika Anda bernafas.
 Melakukan hal berikut bisa membantu Anda bernafas lebih mudah:
 Duduk tegak/ lurus akan memberi paru-paru lebih banyak ruang
untuk mengembang.
 Bergerak perlahan memberikan tekanan yang lebih sedikit pada
jantung dan paru-paru Anda.
 Tidur dengan kepala Anda tersangga juga memberikan lebih sedikit
tekanan pada paru-paru Anda.
6. Varises (Pembengkakan pembuluh darah)
Varises adalah pembengkakan pembuluh darah yang
menjadi ungu atau menonjol di bawah permukaan kulit. Mereka
biasanya muncul pada kaki dan paha tapi bisa juga muncul di
tempat lain pada tubuh. Sejumlah perempuan merasa tidak nyaman
karena berhubungan dengan penampilan mereka, sementara yang
lain sepertinya mengalami rasa gatal atau sensasi denyut di
sekeliling varises. Akan terasa lebih parah jika Anda berdiri lama.
Varises sangat umum terjadi selama kehamilan karena
rahim yang berkembang bisa mengarah pada meningkatnya
tekanan di bagian bawah vena cava—pembuluh darah besar yang
mengangkut darah tak beroksigen dari setengah bagian bawah
tubuh ke jantung—dan termasuk pada pembuluh darah di
kaki.Ketika Anda hamil, volume darah juga meningkat dan ini
semakin membebani pembuluh darah Anda. Kelebihan berat badan
dan memiliki sejarah keluarga yang varises adalah penyebab
lainnya.
 Varises biasanya membaik setelah melahirkan, tapi sementara waktu,
Anda dapat menguranginya dengan:
 Gerakkan kaki Anda sesering mungkin untuk memperbaiki
sirkulasi darah.
 Cobalah untuk mempertahankan berat badan ideal yang
sesuai pada tingkat kehamilan Anda.
 Angkat/ naikkan kaki kapanpun Anda sempat.
 Tidak duduk dengan kaki menyilang.
 Berbaring di sisi kiri dengan kaki Anda tersangga. Ini akan
mengurangi berat dari kandungan pada vena cava bagian
bawah yang ada di sisi kanan Anda.
 Gunakan kaos kaki tambahan khusus yang dapat dibeli di
apotek-apotek besar. Ini dapat menenangkan aliran darah
kembali ke jantung dan meminimalisir baik varises maupun
bengkak kaki.
7. Bengkak di kaki
Karena tubuh Anda sekarang memikul lebih banyak air dari
biasanya, Anda mungkin akan mengalami bengkak di kaki Anda,
pergelangan kaki, kaki dan tangan. Berdiri atau duduk untuk waktu
yang lama juga bisa menyebabkan bengkak. Ini bukan sesuatu
yang perlu dikhawatirkan selama tekanan darah Anda normal, tapi
periksakan ke dokter segera jika Anda mengalami bengkak yang
tiba-tiba dan sangat sakit, sakit kepala yang berlebihan, penglihatan
buram dan rasa sakit yang hebat di perut Anda, kemungkinan ini
gejala-gejala pre-eclampsia—kondisi medis di mana tekanan darah
tinggi meningkat saat kehamilan.
 Anda bisa mengurangi bengkak di kaki dengan:
 Naikkan kaki kapanpun Anda duduk untuk menyembuhkan
tekanan di bagian bawah tubuh Anda.
 Tetap sangga kaki Anda ketika tidur.
 Tidak berdiri atau duduk untuk waktu yang lama
 Usahakan tetap sejuk/ dingin. Merasa panas bisa membuat
bengkak memburuk.
 Lakukan jalan-jalan sebentar untuk meningkatkan sirkulasi
darah.
8. Kram perut
Merasa sedikit kram di perut Anda sekarang dan seterusnya
adalah normal ketika hamil. Tetapi rasa sakit yang hebat bukanlah
salah satunya, maka berjaga-jaga selalu lebih baik, dan segera
periksakan pada dokter tepat waktu mengenai rasa sakit di perut
yang berkelanjutan dalam waktu lama.
Ada beberapa alasan kram perut terjadi selama kehamilan.
Masa awal kehamilan dimana embrio yang menempel di dinding
rahim bisa menyebabkan rasa sakit yang mirip dengan kram
menstruasi. Di tiga bulan kedua, peregangan otot-otot dan ikatan
sendi tulang yang mendukung rahim juga bisa mengakibatkan
sedikit rasa sakit. Mendekati tiga bulan ketiga, Anda kemungkinan
merasakan sensasi mengetat atau menarik yang terasa seperti
kontraksi. Ini dikenal sebagai kontraksi Braxton-Hicks. Kontraksi
Braxton-Hicks adalah kontraksi yang sesaat-sesaat dari rahim yang
sebetulnya di mulai paling cepat enam minggu dalam kehamilan
Anda (meksipun Anda mungkin tidak merasakannya hingga satu
waktu). Tidak seperti melahirkan alami, kontraksi Braxton-Hicks
tidak teratur dan rasa sakit jauh lebih sedikit. Anda kemungkinan
juga merasa sakit karena kembung atau sembelit. Sering kram yang
muncul di sekitar minggu ke 37 hingga 38, termasuk pendarahan
vagina dan terjadi pada jarak waktu yang teratur sekitar 5-10 menit
bisa berarti Anda akan melahirkan!
 Anda dapat mengamankan kram perut dengan:
 Santai. Cobalah duduk atau berbaring, lapisi punggung
Anda dengan bantal dan menyangga kaki Anda ke atas.
 Regangkan ke arah yang sakit untuk mengurangi rasa
sakitnya.
 Hindari perubahan posisi secara tiba-tiba, seperti halnya
memutar tajam pinggang Anda.
 Lakukan jalan santai atau pekerjaan rumah tangga kecil
untuk rasa sakit yang disebabkan kembung atau rasa panas
dalam perut.
 Jika Anda berpikir bahwa Anda akan melahirkan atau
merasakan bahwa ada sesuatu yang salah, segeralah ke
rumah sakit secepatnya.
9. Pusing-pusing/Pening
Merasa seperti mau pingsan atau benar-benar pingsan
selama kehamilan biasanya disebabkan oleh perubahan hormon di
tubuh Anda. Anda mungkin akan merasa pusing saat bangun tiba-
tiba dari duduk atau posisi berbaring. Anda juga mungkin merasa
pusing jika berdiri terlalu lama, seperti saat Anda mandi atau
menunggu kendaraan. Pening/ pusing bisa juga berbahaya ketika
Anda jauh dari rumah, menyetir atau sendirian di rumah, jadi
penting untuk mengambil tindakan pencegahan atau berhati-hati.
 Ketika Anda merasa pusing, Anda bisa mencegah kecelakaan dengan:
 Berbaring miring pada satu sisi di lantai dengan lengan
Anda dibawah kepala dan lutut Anda menekuk.
 Duduk dengan kepala Anda menekuk untuk mengembalikan
sirkulasi darah ke otak.
 Sejumlah perempuan merasa bahwa makan yang manis-
manis bisa membantu menghilangkan rasa pusing. Jika
Anda pingsan, kemungkinan Anda cepat sembuh dan tidak
membahayakan bayi Anda. Bagaimanapun, hindari situasi
sendirian jika Anda sering merasa pusing dan konsultasikan
pada dokter jika rasa pening itu membuat Anda khawatir.
10. Kelelahan
Merasa lelah adalah bagian dan paket dari kehamilan
karena terjadinya serentetan perubahan hormon dan fisik. Tubuh
Anda memproduksi progesteron, yang bisa membuat Anda merasa
lemas dan volume darah Anda meningkat, memberikan beban
tambahan pada jantung Anda. Kemungkinan juga Anda mengalami
stres secara mental atau emosional seolah tanggung jawab masa
depan mulai tenggelam. Ini merupakan masalah lain tambahan
diluar yang disebutkan di atas, bisa juga kemungkinan kurang tidur.
Tapi meskipun itu normal, kelelahan tidak seharusnya dianggap
remeh. Mungkin masih ada yang lain, penyebab-penyebab yang
kurang tampak jelas seperti anemia, jadi bicarakan dengan dokter
jika Anda selalu merasa lelah berlebihan.
 Anda dapat menghindari merasa letih dengan :
 Sering istirahat dan tidur siang.
 Pertahankan pola tidur lebih cepat dan teratur.
 Latihan sedikitnya 30 menit sehari untuk meningkatkan
level energi Anda.
 Banyak minum cairan untuk mengeluarkan racun-racun dari
dalam tubuh.
 Makan diet seimbang dengan banyak buah dan sayur.
 Hindari minuman mengandung kafein seperti kopi dan teh.
 Konsumsi suplemen zat besi atau makan makanan yang
kaya zat besi seperti makanan laut, unggas dan sereal yang
mengandung zat besi.Kekurangan zat besi bisa
mengakibatkan anemia.
 Bernafas dalam-dalam, dengarkan musik yang
menenangkan dan hindari situasi-situasi yang memicu stres.

Sejumlah perempuan melewati kehamilan tanpa merasakan


ketidaknyamanan apapun seperti yang disebut diatas. Tapi
keberuntungan baik seperti itu jarang terjadi. Katakan pada diri
sendiri bahwa sedikit ketidaknyamanan apapun adalah
kontribusi ke depan Anda dalam menyediakan lingkungan yang
aman dan nyaman pada bayi Anda untuk tumbuh. Pastikan
memiliki perasaan bahwa bagaimanapun bayi Anda akan
tumbuh normal dan sehat di dalam tubuh Anda. Dan santaikan
pikiran, bahwa hanya dalam beberapa bulan ke depan,
ketidaknyamanan Anda akan menghilang dan digantikan oleh
kesenangan menjadi ibu baru.

 Trimester 1

1. Mual Dan Muntah (Morning Sickness)

Penyebab :

- Respon emosional ibu terhadap kehamilan.

- Peningkatan hormone HCG.

- Menurunnya tekanan darah yang tiba-tiba.

- Mengkonsumsi banyak makanan berminyak atau mencium bau


menyengat.

- Kebutuhan protein yang meningkat untuk pertumbuhan janin. Jika ibu


kurang makan, maka gula darah dalam tubuh akan rendah, sehingga akan
terasa mual, sakit kepala, dan lelah.

Cara mengatasi :

- Hindari perut kosong atau penuh.

- Hindari merokok atau asap rokok.

- Makan makanan tinggi karbohidrat: biscuit.

- Makan dengan porsi sedikit tapi sering.

- Istirahat di tempat tidur sampai gejala mereda.


- pastikan cukup udara didalam rumah

- Perbanyak minum air putih

2. Pengeluaran Air Ludah Berlebih

(Ptyalism) Penyebab :

- Meningkatnya keasaman mulut oleh asupan pati yang akhirnya


menstimulasi kelenjar salivary untuk meningkatkan sekresi.

- Ptyalism sering juga menimbulkan mual, sehingga ibu hamil sering


menghindari makan.

Cara mengatasi :

Menguyah atau menghisap permen karet untuk memberikan kenyamanan.

 Trimester 2

1. Miksi sering (Sering Buang Air

Kecil) Penyebab :

Adanya tekanan pada vesika urinaria oleh pembesaran uterus sehingga


bentuk vesika urinaria berubah dan akibatnya vesika urinaria cepat penuh dan
timbul rangsangan untuk BAK.

Cara mengatasi :

- Tidak minum 2-3 jam sebelum tidur.

- Kosongkan kandung kemih sesaat sebelum berangkat tidur.

- Perbanyak minum pada siang hari agar kebutuhan cairan ibu tetap
terpenuhi.

- Jangan kurangi minum pada malam hari kecuali jika nocturia mengganggu
tidur dan menyebabkan keletihan.

- Batasi minum bahan diuretic alamiah seperti kopi, teh, cola dengan cafein.
2. Buang Gas

Penyebab :

- Beban janin yang sedang tumbuh menekan usus, sehingga membuat usus
bergerak lebih lambat, diperberat karena adanya perubahan hormone yang
juga terjadi dalam tubuh.

Cara mengatasi :

- Setiap pagi mengkonsumsi minuman hangat, seperit jus jeruk hangat.

- Olahraga yang teratur (berjalan/berenang beberapa kali setiap minggu). Ini


dapat membantu tubuh ibu menghilangkan gas.

- Olahraga lain (memutar panggul, menekuk bokong, dan posisi lutut dada)

 Trimester 3

1. Kram Kaki

Penyebab :

Kekurangan asupan kalsium.

- Ketidakseimbangan rasio kalsium fosfor.

- Pembesaran uterus, sehingga memberikan tekanan pada dasar pelvic


dengan demikian dapat menurunkan sirkulasi darah dari tungkai bagian
bawah.

Cara mengatasi :

- Kurangi konsumsi susu (kandungan fosforna tinggi) dan cari yang high
kalsium.

- Berlatih dorsifleksi pada kaki untuk meregangkan otot yang terkena kram.

- Gunakan penghangat untuk otot.


- Terapi : gunakan antacid aluminium hidroksida untuk meningkatkan
pembentukan fosfor yang tidak melarut.

2. Sakit Punggung

Penyebab :

- Sakit pada punggung ini disebabkan meningkatnya beban berat janin


sehingga membuat tubuh terdorong kedepan dan untuk mengimbanginya
cenderung menegakan bahu sehingga memberatkan punggung.

- Kurvator dari vertebra umbosacral yang meningkat saat uterus terus


membesar.

- Keletihan.

- Kadar hormone yang meningkat, sehingga cartilage ddalam sendi-sendi


besar menjadi lembek.

Cara mengatasi :

- Hindari sepatu atau sandal hak tinggi.

- Hindari mengangkat beban yang berat.

- Gunakan kasur yang keras untuk tidur.

- Gunakan bantal waktu tidur untuk meluruskan punggung.

- Hindari tidur terlentang terlalu lama karena dapat menyebabkan sirkulasi


darah menjadi terhambat.
KETIDAKNYAMANAN PADA IBU
HAMIL
TrIMEsTEr I, II,
III DIsUsUN OLEH :
KELOMPOK 2
Payudara
Trimester 1
Pusing (Sakit kepala)
Nyeri, rasa penuh • Gunakan bra yang
(tegang), pengeluaran k o l menyangga besar dan berat
ostrum dan hiperpi payudara.
g m e n t a s i (penghitaman • Pakai nipple pad (bantalan)
kulit dan sekitar areola). yang dapat menyerap
 Penyebab : pengeluaran kolostrum.
• Stimulasi hormonal • Ganti segera bra jika
yang menyebabkan kotor, payudara
pigmentasi. dibersihkan dengan air
• Adanya peningkatan hangat dan jaga agar tetap
pembentukan kering.
pembuluh darah
(vaskularisasi).
• Peningkatan hormon
progesterone,
estrogen,
somatomamotropin,
prolaktin dan melano
stimulating hormone.
 Cara Mengatasi :
 Pe s egangan pada kepala),
ny p serta keletihan.
eb a • Te g a n g a n m a t a s
ab s ekunderterhad
: m a p perubahan okuler,
• A e dinamika cairan
k o syaraf yang berubah.
i t  Cara mengatasi :
b o
t • Teknik relaksasi.
a
t (l • Memassase leher dan
k e otot bahu.
o h • Penggunaan kompres
n e panas atau es pada
t r, leher.
r b • Istirahat.
a a
• Mandi air hangat.
k h
u • Terapi : Tylenol atau
s
d paracetamol. Hindari
i
a aspirin, ibu profen,
o
n narcotics, sedative atau
t
p hipnotik.
o
t e
/ n
Nyeri Payudara & Pusing
Rasa Lemah Dan Mudah Lelah Mual Dan Muntah (Morning Sickness)
 Penyebab  Penyebab :
• Anemia. • Respon emosional ibu terhadap kehamilan.
• Aliran darah yang lebih lambat. • Peningkatan hormone HCG.
• Sesak nafas. • Menurunnya tekanan darah yang tiba-tiba.
 Cara mengatasi : • Mengkonsumsi banyak makanan berminyak
• Istirahat sesuai kebutuhan. Konsumsi atau mencium bau menyengat.
menu seimbang untuk mencegah anemia. • Kebutuhan protein yang meningkat untuk
• Konsumsi suplemen zat besi. pertumbuhan janin. Jika ibu kurang makan,
maka gula darah dalam tubuh akan rendah,
• Berbaring dengan kaki terangkat lebih
sehingga akan terasa mual, sakit kepala, dan
tinggi dari jantung selama 15 menit.
lelah.
• Hindari obat-obatan yang tidak disarankan
 Cara mengatasi :
oleh dokter atau bidan.
• Hindari perut kosong atau penuh.
• Hindari asupan kafein yang berlebihan.
• Hindari merokok atau asap rokok.
• Lakukan olahraga ringan
• Makan makanan tinggi karbohidrat: biscuit.
• Makan dengan porsi sedikit tapi sering.
• Istirahat di tempat tidur sampai gejala
mereda.
• pastikan cukup udara didalam rumah
• Perbanyak minum air putih
Mudah lelah & sering mual
Pengeluaran Air Ludah Berlebih (Ptyalism) Keputihan
 Penyebab :  Penyebab :
• Meningkatnya keasaman mulut oleh asupan • Peningkatan pelepasan epitel vagina
pati yang akhirnya menstimulasi kelenjar akibat peningkatan pembetukan sel-sel.
salivary untuk meningkatkan sekresi.
• Peningkatan produksi lendir akibat
• Ptyalism sering juga menimbulkan mual, stimulasi hormonal pada leher rahim.
sehingga ibu hamil sering menghindari
 Cara mengatasi :
makan.
 Cara mengatasi : • Jangan membilas bagian dalam vagina.
• Menguyah atau menghisap permen karet • Kenakan pembalut wanita.
untuk memberikan kenyamanan. • Jaga kebersihan alat kelamin.
• Segera laporkan ke tenaga kesehatan jika
terjadi gatal, b
Sering Meludah & Keputihan
TRIMESTER 2
Haemorroida Konstipasi
 Penyebab :  Penyebab :
• Sering terjadi karena memberikan kenyamanan
konstipasi. tapi juga meningkatkan
• Tekanan yang meningkat sirkulasi.
dari uterus gravid terhadap • Kompres es/garam Epsom.
vena haemorroida. • Istirahat ditempat tidur
• Progesterone dengan panggul diturunkan
menyebabkan relaksasi dan dinaikkan
dinding vena dan usus besar.
• Pembesaran uterus dapat
meningkatkan tekanan-
tekanan spesifik pada
vena haemorroid, tekanan
mengganggu sirkulasi
vanous dan menyebabkan
kongesti pada vena pelvic.
 Cara mengatasi :
• Mandi air hangat/kompres
hangat, air panas tidak hanya
• P e ltic usus menjadi lambat. atau bidan.
e r • Penurunan motilitas
n o sebagai akibat dari
i n relaksasi otot- otot
n e polos usus besar
g penyerapan air dari kolon
k m
e meningkat.
a
n • Efek samping dari
t
y penggunaan suplemen zat
a
e besi.
n
b  Cara mengatasi :
k a • Tingkatkan intake cairan
a b serat didalam diet seperti
d k buah/jus prem, minum
a a cairan dingin/ panas (
r n terutama ketika perut
p p kosong).
r e • Istirahat cukup.
o r • Senam/exersice.
g i • Membiasakan BAB secara
e s teratur.
s t • Terapi sesuai petunjuk dokter
t a
Wasir & Susah BAK
Miksi sering (Sering Buang Air Kecil) Buang Gas
 Penyebab :  Penyebab :
• Adanya tekanan pada vesika urinaria oleh • Beban janin yang sedang tumbuh menekan
pembesaran uterus sehingga bentuk vesika usus, sehingga membuat usus bergerak
urinaria berubah dan akibatnya vesika lebih lambat, diperberat karena adanya
urinaria cepat penuh dan timbul rangsangan perubahan hormone yang juga terjadi
untuk BAK. dalam tubuh.
 Cara mengatasi :  Cara mengatasi :
• Tidak minum 2-3 jam sebelum tidur. • Setiap pagi mengkonsumsi minuman
• Kosongkan kandung kemih sesaat sebelum hangat, seperit jus jeruk hangat.
berangkat tidur. • Olahraga yang teratur (berjalan/berenang
• Perbanyak minum pada siang hari agar beberapa kali setiap minggu). Ini dapat
kebutuhan cairan ibu tetap terpenuhi. membantu tubuh ibu menghilangkan gas.
• Jangan kurangi minum pada malam hari • Olahraga lain (memutar panggul, menekuk
kecuali jika nocturia mengganggu tidur dan bokong, dan posisi lutut dada)
menyebabkan keletihan.
• Batasi minum bahan diuretic alamiah
seperti kopi, teh, cola dengan cafein.
Sering BAK & Buang GAS
Insomnia Anemia
 Penyebab :  Penyebab :
• Perasaan gelisah, kuatir, ataupun bahagia. • Rendahnya asupan zat besi, yaitu mineral
• Ketidaknyamanan fisik seper yang membantu tubuh untuk membuat
t i membesarnya uterus, pergerakan hemoglobin.
janin, bangun ditengah malam karena  Cara mengatasi :
nocturia, dispnea, heartburn, sakit otot, • Makan-makanan yang kaya zat besi.
stress dan cemas.
• Konsumsi produk hewani yang rendah
 Cara mengatasi : kolestrol dan lemaknya. Misalnya, ikan dan
• Gunakan teknik relaksasi. ayam.
• Mandi air hangat. • Mengkonsumsi sumber makan
• Minum minuman hangat (susu, teh dengan a n vegetarian. Misalnya, kacang-
susu), sebelum pergi tidur. kacangan, polong-polongan, biji-bijian,
kismis, sayur- sayuran dan molase.
• M e l a k u k a na k t i f i t a sy a n g t i d a
k menstimulasi sebelum tidur.
• Hindari obat-obatan tidur (dapat emlitasi
sawat plasenta).
• Tidur dengan kaki ditinggikan, sikap tubuh
yang baik.
• Lakukan posisi lutut-dada, peregangan
lengan super-dooper.
• Hindari obat antacid yang terbuat dari bahan
lain selain kalsium.
Insomnia & Anemia
TRIMESTER 3
Sesak Nafas (Hyperventilasi) Kram Kaki
 Penyebab :  Penyebab :
• Pada kehamilan 33-36 minggu banyak ibu • Kekurangan asupan kalsium.
hamil akan merasa susah bernafas, hal ini • Ketidakseimbangan rasio kalsium fosfor.
karena tekanan bayi yang berada dibawah
• Pembesaran uterus, sehingga memberikan
diagfragma menekan paru ibu.
tekanan pada dasar pelvic dengan demikian
 Cara mengatasi : dapat menurunkan sirkulasi darah dari
• Atur dalamnya pernafasan pada kecepatan tungkai bagian bawah.
normal ketika terjadi hyperventilasi.  Cara mengatasi :
• Secara periodic berdiri dan merentangkan • Kurangi konsumsi susu ( kandungan
lengan kepala tegak serta menarik nafas fosforna tinggi) dan cari yang high kalsium.
panjang.
• Berlatih dorsifleksi pada kaki untuk
• Me nd or on g postur t ubuh yang baik meregangkan otot yang terkena kram.
melakukan pernafasan interkostal.
• Gunakan penghangat untuk otot.
• Ibu bisa meletakkan beberapa bantal di
• Terapi : gunakan antacid aluminium
bawah punggung agar lebih nyaman
hidroksida untuk meningkatk
• Lakukan latihan pernafasan
a n pembentukan fosfor yang tidak melarut.
Sesak Nafas & Kram Kaki
Sakit Punggung Merasa Kepanasan
 Penyebab :  Penyebab :
• Sakit pada punggung ini disebabkan • Haliniterjadikarenakecepat
meningkatnya beban berat janin sehingga a n metabolism ibu hami rata-rata
membuat tubuh terdorong kedepan dan meningkat kurang lebih 20 % selama
u n t u k me n g imb a n g i n y a c e n d e r kehamilan sehingga suhu tubuh juga
u n g menegakan bahu sehingga tinggi.
memberatkan punggung.
 Cara mengatasi :
• Kurvator dari vertebra umbosacral yang
meningkat saat uterus terus membesar. • Jangan lupa untuk minum lebih banyak
untuk menggantikan cairan yang keluar.
• Keletihan.
• Kadar hormone yang meningkat, sehingga • Untuk mengurang rasa tidak nyaman,
cartilage ddalam sendi-sendi besar menjadi seringlah mandi.
lembek. • Gunakan pakaian yang mudah menyerap
 Cara mengatasi : keringat.
• Hindari sepatu atau sandal hak tinggi.
• Hindari mengangkat beban yang berat.
• Gunakan kasur yang keras untuk tidur.
• G un ak an b a n t a l w a k t u t i d u r u n t
u k meluruskan punggung.
• Hindari tidur terlentang terlalu lama karena
dapat menyebabkan sirkulasi darah
menjadi terhambat.
Sakit Punggung & Kepanasan
Mual dan muntah

(morning sickness).
Pengeluaran air ludah berlebihan
Penyebab : KETIDAK NYAMANA
Menurunnya tekanan da-PADAIBU HAMIL
rah tiba-tiba, mengkon-
b:
sumsi banyak makanan
atnya keasaman mulut oleh asupan pati yang berminyak atau meny-
menstimulasi kelenjar salivary untuk
ium bau
menyengat

Bagaimana cara
alism sering juga
nimbulkan mual, sehingga ibu hamil sering mengatasinya?
nghindari makan.
Hindari merokok atau
asap rokok, makan
Bagaimana cara mengatasi :
makanan tinggi
karbohidrat: biscuit ,
atau menghisap permen karet untuk memberikan
an,
kacang polong, biji-
Kram Kaki

•Penyebab: Rendahnya asupan Penyebab : Kekurangan asupan kalsium


zat besi, yaitu mineral
yang Pembesaran uterus, sehingga mem-
membantu tubuh untuk membuat berikan tekanan pada dasar pel-
vic dengan demikian dapat
menurunkan sirkulasi darah
dari tungkai bagian bawah.
 Bagaimana sih
 Cara mengatasinya :
cara mengatasinya :

•Kurangi konsumsi susu (kandungan fos-


Makan makanan yang forna tinggi) dan cari yang high kal-
sium.
kaya zat besi, konsumsi
produk hewani yang
rendah kolestrol dan lemak, •Berlatih dorsifleksi pada kaki
Misalnya, ikan dan ayam, • untuk
Gunakanmeregangkan
penghangatototuntuk
yang
juga mengkonsumsi
otot.
sumber makanan
vegetarian:
karena dapat menyebab- Sakit punggung
Penyebab:
 Sakit pada punggung ini
disebabkan
meningkatnya
beban berat janin
sehingga
membuat tubuh terdorong
kedepan dan untuk men-
gimbanginya
cenderung menegakan
bahu sehingga
memberatkan
punggung dan keletihan

Cara mengatasinya:
 Hindari sepatu atau
sandal hak tinggi,
hindari mengangkat
beban yang
berat, hindari tidur
terlentang terlalu lama