Anda di halaman 1dari 5

Nama : Ai Susanti

NPM : 165040081

Posttest
Kerjakan dengan singkat dan tepat
1. Apakah perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan? Beri contoh!
2. Apa yang dimaksud dengan perspektif sepanjang rentang kehidupan manusia?
3. Bagaimana hubungan antara arti penting materi Perkembangan Peserta Didik
dengan proses pembelajaran di sekolah?
4. Diskusikanlah :
a. Dari karakteristik perspektif sepanjang rentang kehidupan manusia,
sebutkan 3 yang paling berpengaruh pada kehidupan Anda!
b. Bagaimana dinamika faktor keturunan dan lingkungan mempengaruhi
perkembangan individu?
4. Mengapa teori Psikoanalisis sangat mementingkan pengaruh perkembangan
pada masa awal kehidupan untuk perkembangan masa selanjutnya?
5. Bagaimanakah peran dari kajian Teori Perkembangan Kognitif bagi
pembelajaran di sekolah?
6. Diskusikanlah dalam kelompok ; Bandingkanlah berbagai macam pokok teori
perkembangan. Kemudian tentukanlah salah satu teori perkembangan yang
menurut Anda lebih komprehensif dalam memandang perkembangan individu.
Jelaskan dan beri contoh!

Jawaban :
1. Perbedaan antara pertumbuhan dan perkembangan
a. Pertumbuhan (Growth) : cenderung lebih bersifat kuantitatif dan berkaitan
dengan aspek fisik.
Contoh : ukuran berat dan tinggi badan , ukuran dimensi sel tubuh, umur
tulang (yang bisa diukur)
b. Perkembangan (Development): cenderung lebih bersifat kualitatif,
berkaitan dengan pematangan fungsi organ individu
Contoh :
• Bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih
kompleks dalam pola yang teratur, misalnya dalam perkembangan
bahasa, emosi, intelektual, perilaku
• Perkembangan periode bayi sampai anak. Kita melihat bahwa bayi dan
anak berbeda sebagai hasil dari pertumbuhan, tetapi disini juga
terdapat perubahan struktur dan bentuk. Jadi, bentuk bayi tidak sama
dengan bentuk anak (bentuknya bukan bentuk bayi dalam ukuran
besar). Untuk perubahan strukturnya yaitu secara berproses melalui
kematangan dan belajar, tangan anak sudah bisa digunakan untuk
makan sendiri.
2. Yang dimaksud perspektif sepanjang kehidupan manusia yaitu berusaha
menggambarkan, menjelaskan, meramalkan, dan mempengaruhi perubahan-
perubahan yang terjadi dari pembuahan hingga masa dewasa. Tujuan akhir
dari perspektif ini adalah untuk membantu hidup individu menjadi kehidupan
yang berarti dan produktif. Perspektif sepanjang kehidupan manusia juga
menjelaskan adanya tujuh karakteristik dasar yang harus dipahami untuk
melihat perkembangan individu atau manusia, yaitu :
- Perkembangan adalah seumur hidup
- Perkembangan bersifat multidimensional
- Perkembangan adalah multidireksional
- Perkembangan bersifat lentur (plastis)
- Perkembangan selalu melekat dengan sejarah
- Perkembangan bersifat multidisipliner
- Perkembangan bersifat kontekstual
3. Hubungan antara arti penting materi perkembangan peserta didik dengan
proses pembelajaran di sekolah yaitu memberikan gambaran tentang
bagaimana proses pembelajaran yang tepat sesuai dengan tahapan
perkembangan peserta didik. Selain itu dengan adanya materi perkembangan
peserta didik yang diperoleh pendidik ini sangat berpengaruh dalam proses
belajar, bagi para pendidik dapat mengetahui dan memahami perkembangan
dan karateristik peserta didik, karena hal ini sangat penting dalam  proses
belajar mengajar sehingga dapat tersampaikan dan dapat diterima peserta didik
dengan baik. Dengan memahami perkembangan peserta didik, para pendidik
dapat menggunakan teknik-teknik yang tepat untuk mempelajari kemampuan
dan tingkat persiapan belajar peserta didik dan bisa mempertimbangkan
prosedur belajar.
4. a. Dari 7 karakteristik perspektif sepanjang rentang kehidupan manusia, 3
yang paling berpengaruh dalam kehidupan saya yaitu bahwa :
- Perkembangan adalah seumur hidup. Artinya bahwa perkembangan terus
menerus tidak pernah berhenti atau berubah-ubah yang di pengaruhi oleh
pengalaman sepanjang hayat.
- Perkembangan bersifat lentur. Artinya bahwa bergantung pada kondisi
kehidupan individu dan perkembangan terjadi melalui banyak cara yang
berbeda sehingga tiap individu satu dan lainnya belum tentu memiliki
proses perkembangan yang sama.
- Perkembangan bersifat kontekstual. Artinya bahwa kehidupan manusia ini
mengikuti konteks yang meliputi lingkungan, social, kebudayaan lain-lain
sehingga kita dilihat sebagai makhluk yang sedang berubah dalam dunia
yang yang sedang berubah.
b. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan suatu individu
diantaranya ada faktor keturunan dan faktor lingkungan.
- Faktor pertama, Keturunan (hereditas) dapat diartikan sebagai
karakteristik biologis individu yang diturunkan oleh kedua orang tua
berikut juga yang tidak diturunkan orang tua, bisa juga diartikan sebagai
kondisi yang terdapat pada anak sejak lahir seperti potensi kecerdasan,
bakat, minat, ataupun sifat-sifat yang diturunkan oleh kedua orang tua.
- Faktor yang kedua, Lingkungan yaitu faktor eksternal atau datang dari
luar individu  berupa pengalaman-pengalaman yang didapat dari
lingkungan sekitarnya meliputi keluarga, sekolah, masyarakat, teman, dan
juga alam sekitarnya. Faktor ini juga bisa diartikan sebagai kondisi yang
dialami anak sepanjang kehidupanya, meliputi keluarga, sekolah dst. Maka
tiap anak mengembangkan potensi dirinya sesuai dengan pengalaman yang
ia dapat dari lingkunganya.
Kedua faktor tersebut sangat erat hubunganya karena kedua faktor tersebut
saling berinteraksi dalam proses perkembangan manusia. Misalnya, seorang
anak yang lahir dari orang tua yang cerdas, meskipun anak tersebut belajarnya
biasa-biasa saja maka kebanyakan hasilnya akan tetap optimal, karena factor
genetic dari orang tuanya. Kasus tersebut sama halnya dengan seorang anak
yang lahir dari orang tua yang biasa-biasa saja namun usaha belajarnya luar
biasa maka hasilnya akan tetap optimal juga sebagaimana anak yang pertama
tadi. Kesimpulanya, faktor keturunan dan juga lingkungan sama-sama
berpotensi dalam membentuk perkembangan. Tidak dapat diklaim bahwa
faktor keturunan lebih dominan daripada faktor lingkungan begitupula
sebaliknya karna sejatinya keduanya sama-sama dominan dalam
mempengaruhi proses perkembangan. Sehingga masing-masing individu
memiliki keunikan sendiri baik dalam perkembangan fisik, intelektual, kognitif
dan bahasa serta emosi dan sosialnya yang terlihat dalam sikap dan perilakunya
sehari-hari.
5. Teori Psikoanalisis sangat mementingkan pengaruh perkembangan pada masa
awal kehidupan karena lingkungan awal atau pengalaman awal merupakan
pondasi atau dasar yang menjadi pijakan kuat pada tahun berikutnya. Contoh :
Ayah yang mengajari putranya untuk gosok gigi karena apabila tidak gosok
gigi, gigi akan berlubang dan sakit gigi dan suatu ketika putranya tersebut
tidak menggosok giginya dan mengalami sakit gigi. Maka putra tersebut akan
mengambil pengalaman sakit tersebut, dan anak tersebut akan rajin gosok gigi
supaya tidak sakit gigi lagi pada hari selanjutnya.
6. Peran dari kajian teori perkembangan kognitif bagi pembelajaran di sekolah :
- Bagi Pendidik
Menemukan metode pendekatan pembelajaran yang tepat bagi peserta
didik dengan memperhatikan tahapan perkembangan kognitif peserta didik
Dengan memperhatikan kemampuan peserta didik, Pendidik dapat
memperlakukan peserta didik dengan tepat. Sehingga Pendidik tak hanya
menilai seorang peserta didik dari satu sisi pandang saja.
- Bagi Peserta Didik
Mengetahui bahwa pentingnya interaksi antara pendidik dan peserta didik
serta peserta didik dengan  temannya sehingga masing-masing dapat
mengembangkan kemampuan kognitifnya. Contoh : diskusi, brainstorming
- Bagi orang tua
Dapat memperlakukan anaknya dengan tepat apabila mengetahui
kemampuan kognitifnya. Mengambil  keputusan yang tepat untuk anaknya,
karena hal ini menyangkut anaknya maka harus memperhatikan kemampuan
kognitif anak
7. Menurut kelompok kami, dari beberapa teori yang ada sebenarnya semuanya
sangat penting dalam memandang perkembangan manusia karena dari masing-
masing teori tersebut berpandangan dengan argumennya yang logis. Namun
menurut kelompok kami yang lebih komprehensif dalam memandang
perkembangan individu yaitu Teori Psikodinamika. Mengapa demikian,
karena teori psikodinamika ini memandang bahwa lingkungan yang diterima
diawal perkembangan individu akan menjadi sebuah pengalaman awal yang
menjadi pondasi dasar yang berpengaruh pada perkembangan selanjutnya.
Selain itu, teori tersebut juga menjelaskan secara terperinci mengenai
perkembangan individu dari berbagai aspek seperti struktur dasar kepribadian,
mekanisme pertahanan, tahapan perkembangan psikoseksual, tahapan
perkembangan psikososial dan lainnya. Kesimpulannya teori psikodinamika
ini mempunyai peran dalam proses perkembangan yang menekankan
pentingnya pengalaman di awal pada masa anak-anak sehingga dapat
mempengaruhi perilaku individu sepanjang rentan kehidupannya. Untuk lebih
spesifiknya, di jelaskan contoh pada salah satu tahap dari teori psikodinamika
ini yaitu terdapat psikososial. Pada psikososial peran lingkungan atau
masyarakat akan mempengaruhi perkembangan perilaku suatu individu,
misalnya dalam mengikuti aturan atau budaya masyarakat pada suatu daerah
tertentu. Pola asuh dari orang tua yang berkenaan dengan perkembangan
psikososial individu akan berbeda. Karena meskipun tiap individu melewati
tahap perkkembangan yang sama, namun apabila dalam lingkungan
masyarakat mempunyai cara sendiri untuk mengarahkan individu dalam
beradaptasi dengan lingkungannya, maka akan berbeda pula perkembangan
psikososial pada setiap individunya.

Anda mungkin juga menyukai