Anda di halaman 1dari 5

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Pola Hidup Sehat Penyakit Jantung

Sub Pokok Bahasan : Diet Makanan dan Aktivitas Penderita Penyakit Jantung

Hari/Tanggal : Jum’at, 24 Januari 2020

Waktu : 09.30-10.00 WIB

Tempat : Kumala Lt.3

Penyuluh :

A. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah mengikuti kegiatan penyuluh, klien diharapkan dapat mengetahui dan
memahami tentang pola hidup sehat untuk kesehatan jantung serta diharapkan dapat
mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari klien.
2. Tujuan Khusus
- Klien mampu menyebutkan kembali tujuan pola hidup sehat bagi penyakit jantung
- Klien mampu menyebutkan cara hidup sehat bagi penyakit jantung

B. Sasaran
Tn. Y yang mengalami penyakit jantung yang berada di ruang Kumala Lt.3

C. Pembahasan Materi
1. Tujuan Pola Hidup Sehat Bagi Penyakit Jantung
2. Cara Hidup Sehat Bagi Penyakit Jantung

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

E. Leaflet

F. Kegiatan Penyuluh
N Wak Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Media
o tu dan
Metode
1 5 Pembuka - Menjawab Cerama
men - Membuka Kegiatan salam h
it dengan mengucapkan - Mendengarkan
salam - Memperhatika
- Memperkenalkan diri n respon klien
- Menjelaskan tujuan dari
penyuluhan
- Kontrak waktu

2 20 Pelaksanaan - Memperhatika Cerama


men - Sasaran n h dan
it menyimak - Mendengarkan demonst
materi dari - Bertanya dan rasi
perawat menjawab
- Sasaran pertanyaan
mengajukan yang diajukan
pertanyaan
- Sasaran
menyimpulka
n
3 5 Penutup - Mengajukan Leaflet
men - Memberi pertanyaan dan
it kesempatan - Menjawab Tanya
klien dan pertanyaan Jawab
keluarga - Menjawab
untuk salam
bertanya
- Menanyakan
kepada
peserta
tentang materi
yang telah
diberikan, dan
reinforcement
kepada
keluarga yang
dapat
menjawab
pertanyaan
- Mengucapkan
salam
penutup
G. Kriteria Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
- Rencana kegiatan dan penyaji materi penyuluhan dipersiapkan dari sebelum
kegiatan
- Kesiapan SAP
- Kesiapan Medis: Leaflet
2. Evaluasi Proses
- Klien mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar
- Waktu sesuai dengan rencana
3. Evaluasi Hasil
- Mampu menjawab pertanyaan dan mengulang kembali untuk mengetahui tentang
tujuan pola hidup sehat bagi penyakit jantung
- Klien mengetahui cara hidup sehat bagi penyakit jantung

Materi

A. Pengertian Pola Hidup Sehat Penyakit Jantung


Usaha yang dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan, terutama bagi seseorang
yang menderita penyakit jantung, meliputi pola makan, aktivitas serta olahraga.
B. Tujuan
Pola hidup sehat ini memberikan manfaat yaitu:
- Mengurangi beban kerja jantung
- Mencapai berat badan normal
- Memenuhi kebutuhan gizi
- Mencegah/menghilangkan penimbunan garam
- Dan atau cairan
- Mengurangi resiko penyumbatan pembuluh darah, menurunkan kadar kolesterol
total, kolesterol LDL, dan trigliserida dalam darah.
C. Cara Hidup Sehat Bagi Penyakit Jantung
1. Diet makan
- Konsumsi makanan yang beraneka ragam
Keanekaragaman makanan dalam hidangan sehari-hari yang dikonsumsi minimal
harus berasal dari setiap satu jenis makanan sumber tenaga, zat pembangun, dan
zat pengatur (makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah). Dengan mengkonsumsi
makanan beranekaragam termasuk sumber makanan berserat cukup, seperti padi-
padian, kacang-kacangan, sayur, dan buah-buahan dapat mencegah atau
memperkecil terjadinya penyakit jantung.
- Konsumsi makanan sesuai kebutuhan tubuh
Konsumsi energy yang melebihi mengakibatkan kenaikan berat badan, energy
yang berlebih disimpan dalam bentuk lemak dan jaringan tubuh lain. Apabila
keadaan ini berlanjut akan menyebabkan obesitas disertai berbagai gangguan
kesehatan seperti penyakit hipertensi, penyakit diabetes mellitus, penyakit jantung
dan lain-lain. Kecukupan masukan energy bagi seseorang ditandai oleh berat badan
yang normal. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan
energy. Sumber karbohidrat komplek adalah padi-padian, jagung, singkong, sagu,
dll. Batasi sumber karbohidrat sederhana seperti gula sampai dengan 3-4 sdm/hari,
karena konsumsi gula yang berlebih akan menyebabkan konsumsi energy yang
berlebih dan disimpan dalam jaringan tubuh sebagai lemak, akumulasi dalam
waktu lama megakibatkan obesitas.
- Konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kecukupan energy
Ditinjau dari kemudahan proses pencernaan, lemak terbagi 3 golongan yaitu lemak
yang mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang paling mudah dicerna, lemak
yang mengandung asam lemaktak jenuh tunggal yang mudah dicerna. Kedua asam
lemak ini berasal dari makanan nabati, kecuali minyak kelapa. Sedangkan lemak
yang mengandung asam lemak jenuh yang sulit dicerna dan makanan ini berasal
dari hewani. Mengkonsumsi lemak hewani secara berlebihan dapat menyebabkan
penyempitan pembuluh darah arteri dan penyakit jantung coroner. Namun,
membiasakan makan ikan dapat mengurangi resiko menderita penyakit jantung
coroner, karena lemak ikan mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak
omega 3 berperan mencegah terjadinya penyumbatan lemak pada dinding
pembuluh darah.
- Konsumsi makanan rendah garam dan tinggi kalium
Dianjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram (1 sendok the) per
hari. Konsumsi natrium yang berlebih terutama yang berasal dari garam dan
sumber lain seperti produk susu dan bahan makanan yang diawetkan dengan garam
merupakan resiko untuk penyakit jantung. Konsumsi kalium yang banyak akan
meningkatkan konsentrasinya di dalam cairan intraseluler, sehingga cenderung
menarik cairan dari bagian ekstraseluler dan menurunkan tekanan darah. Dengan
demikian, konsumsi natrium perlu diimbangi dnegan kalium. Resiko konsumsi
natrium dan kalium yang dianjurkan adalah 1:1 , sumber kalium yang baik adalah
buah-buahan, seperti pisang, jeruk, dan lain-lain.

Bahan makanan Dianjurkan Dibatasi atau Dihindari


Sumber karbohidrat Nasi tim, roti, kentang, Makanan yang mengandung
jagung, macaroni, tepung gas atau alcohol seperti ubi,
beras, terigu, sagu, gula tape biskuit
pasir, gula merah, madu,
sirup
Sumber protein hewani Lemak, ayam tanpa kulit, Daging dan ayam berlemak,
ikan, telur, susu rendah daging yang
lemak diawetkan/dikalengkan
seperti kornet, nugget, sosis,
hati, limpa, babat, otak,
kepiting, cumi, kerang,
keju, udang, kunig telur,
dan susu full cream.
Sumber protein nabati Kacang kedelai dan hasil Kacang-kacangan digoreng
olahannya seperti tahu seperti kacang tanah,
dan tempe, oncom, kacamg mede, kacang
kacang hijau, kacang bogor
tanah, kedelai
Sayuran Sayuran yang tidak Sayuran yang dapat
menimbulkan gas: menimbulkan gas seperti
bayam, buncis, labu kol, kembang kol, lobak,
kuning, labu siam, sawi, nangka muda
wortel, kacang panjang,
tomat, gambas,
kangkung, kecipir, daun
kacang panjang, daun
kenikir, ketimun, daun
selada dan tauge
Buah-buahan Buah-buahan atau sari Buah yang dapat
buah: jeruk, apel, menimbulkan gas dan tinggi
papaya, melon, jambu, lemak seperti durian,
pisang, alpukat, nangka, cempedak, nanas
belimbing, mangga
Minuman Teh encer, coklat, sirup Kopi, teh kental, minuman
mengandung soda dan
alkohol
Lain-lain Semua bumbu selain Cabe, bumbu olahan yang
bumbu tajam mengandung natrium

2. Aktivitas
- Aktivitas untuk seseorang yang memiliki penyakit jantung, yaitu dengan istirahat
di tempat tidur dan mobilisasi (pergerakan) sesuai toleransi
- Selain itu, harus teratur dan terukur berolahraga serta awasi tekanan darah