Anda di halaman 1dari 7

BAB XII.

PEMILIHAN DAN PEMELIHARAAN FAN DAN BLOWER

12.1 Memilih fan yang benar

Pertimbangan penting ketika memilih fan adalah (US DOE, 1989):


 Kebisingan
 Kecepatan perputaran
 Karakteristik aliran udara
 Kisaran suhu
 Variasi dalam kondisi operasi
 Ketidakleluasaan ruang dan tata letak sistim
 Harga pembelian, biaya operasi (ditentukan oleh efisiensi dan perawatan),
dan umur operasi
Namun, sebagai aturan umum, penting untuk dik etahui bahwa untuk
memperbaiki kinerja sistim fan secara efektif, perancang dan operator juga harus
mengerti bagaimana fungsi komponen sistim lain. “Pendekatan sistim” me
mbutuhkan pengetahuan tentang interaksi antara fan, peralatan yang mendukung
operasi fan, dan komponen yang dilayani oleh fan. Penggunaan “pendekatan
sistim”dalam proses pemilihan fan akan menghasilkan sistim yang clebih tenang,
lebih efisien, dan lebih handal.
Masalah yang umum adalah bahwa perusahaan membeli fan yang kebesaran
kapasitasnya. Fan tersebut tidak akan beroperasi pada titik efisiensi terbaiknya
(BEP) dan dalam kasus yang ekstrim fan tersebut mungkin beroperasi pada kondisi
yang tidak stabil disebabkan titik operasi pada kurva aliran udara-tekanan fan. Fan
yang kebesaran mengakibatkan kelebihan aliran energi, menyebabkan tingginya
kebisingan aliran udara dan meningkatkan stress pada fan dan sistim. Sebagai
akibatnya, fan yang kebesaran tidak hanya mahal harganya dan
pengoperasiannya, tetapi juga menciptakan masalah kinerja sistim yang
sebetulnya dapat dihindarkan. Penyelesaian yang mungkin adalah mengganti fan,
mengganti motor, atau menggunakan motor penggerak variasi kecepatan/ variable
speed drive.

12.2 Menurunkan resistansi sistim

Kurva resistansi sistim dan kurva fan dijelaskan dalam bagian 10.1. Fan
beroperasi pada titik dimana kurva resistansi sistim dan kurva fan saling
berpotongan. Resistansi sistim memiliki peran utama dalam mene ntukan kinerja
dan efisiensi fan. Resistansi sistim juga berubah tergantung pada proses.
Contoh, pembentukan lapisan/ erosi lapisan dalam saluran, agak mengubah
resistansi sistim. Dalam beberapa kasus, perubahan peralatan, modifikasi saluran,
secara drastis menggeser titik operasi, mengakibatkan makin rendahnya
efisiensi (lihat Gambar 1 0 . 2). Dalam kasus tersebut, untuk mencapai efisiensi
seperti sebelumnya, fan harus diganti.
Jadi, resistansi sistim harus diperiksa secara berkala, untuk kemungkinan
dilakukan modifikasi atau tindakan lainnya untuk operasi fan yang efisien.
12.3 Mengoperasikan mendekati BEP

Hal ini sudah dijelaskan sebelumnya bahwa efisiensi fan meningkat ketika
aliran meningkat ke titik tertentu dan setelah itu berkurang. Titik dimana efisie
nsi maksimum dicapai dinamakan efisiensi puncak atau “Titik Efisiensi
Terbaik”(BEP). Biasanya, titik ini lebih dekat ke kapasitas fan pada kecepatan dan
resistansi sistim yang dirancang khusus. Penyimpangan dari BEP akan
mengakibatkan meningkatnya kehilangan dan ketidakefisiensian.

12.4 Memelihara fan secara teratur

Perawatan fan secara teratur adalah penting untuk mendapatkan tingkat


kinerjanya. Kegiatan perawatan meliputi (US DOE, 1989):
 Pemeriksaan berkala seluruh komponen sistim
 Pelumasan dan penggantian bearing
 Pengencangan dan penggantian belt
 Perbaikan atau penggantian motor
 Pembersihan fan

12.5 Mengendalikan aliran udara fan

Biasanya, fan terpasang beroperasi pada kecepatan konstan. Namun


beberapa situasi mungkin menghendaki perubahan kecepatan, sebagai contoh
lebih banyak aliran udara mungkin diperlukan dari fan ketika ada tambahan
sebuah saluran baru, atau mungkin diperlukan aliran udara yang sedikit jika
fannya kebesaran. Terdapat banyak cara untuk menurunkan atau mengendalikan
aliran udara fan. Hal tersebut diringkas dalam Tabel 5 dan perbandingan tenaga
beban penuh terhadap persentase aliran penuh pada berbagai pengendali aliran
diberikan dalam Gambar 11.1.

Gambar 11.1 Pemakaian Daya Relatif diantara Opsi-opsi Pengendalian Aliran (US
DOE, 1989)
Gambar 11.2 Perubahan Ukuran Pully (BEE India, 2004)

Tabel 12.1 Perbandingan Berbagai Cara untuk Mengendalikan Aliran Fan (diambil
dari DOE, 1989, and BEE, 2004)

Jenis pengendali Keuntungan Kerugian


aliran

Perubahan pully:  Penurunan kecepatan  Fan harus mampu


mengurangi ukuran secara permanen menangani
pully motor/ penggerak  Penurunan energi secara p erubahan
nyata (lihat Gambar 18: kapasitas
penurunan 2 inchi pully  Fan harus
menghemat 12 kW) digerakkan oleh
sistim atau motor
V-belt

Dampers: mengurangi  Murah  Memberikan


jumlah aliran dan  Mudah pemasangannya jumlah pengaturan
meningkatkan tekanan yang terbatas
hulu, yang akan  Mengurangi aliran
mengurangi keluaran tapi tidak
fan mengurangi
pemakaian energi
 Biaya operasi dan
perawatan lebih
tinggi

Inlet Guide vanes:  Memperbaiki efisiensi fan  Kurang efisien


menciptakan pusaran sebab beban fan dan aliran pada aliran yang
ke arah udara yang dialir kan kurang dari 80%
fan sehinggs berkurang aliran penuh
memperkecil sudut  Biayanya murah pada aliran
antara udara yang udara antara 80-100% dari
masuk dan blade fan, aliran penuh
sehinga menurunkan
beban, tekanan dan
aliran udara fan
Variable pitch fans  Dapat menjaga efisiensi fan  Dapat diterapkan
merubah: tinggi diatas kisaran kondisi hanya pada
sudut antara aliran operasi beberapa jenis
udara  Menghindarkan timbulnya fan aksial saja
masuk dan blade gaung ketuka kecepatan  Masalah kotoran
dengan memiringkan operasi normal dicapai jika bahan
blade fan sehingga  Dapat beroperasi dari kondisi pencemar
menurunkan beban tanpa aliran sampai aliran terakumulasi
motor dan aliran udara penuh tanpa adanya dalam actuator
masalah kegagalan. mekanis yang
mengendalikan
blades
 Jika beroperasi
pada beban
rendah untuk
jangka waktu
lama dapay
mengurangi faktor
daya dan efisiensi
motor, sehingga
menghilangkan
keuntungan
efisiensi dan
resiko adanya
biaya faktor daya
yang rendah dari
utilitas

Variable Speed Drive  Pengendalian aliran yang  VSD Mekanik


(VSD): menurunkan sudah dikembangkan dan memiliki masalah
kecepatan fan untuk lebih efisien pengendapan
memenuhi kebutuhan  Dapat mengatur kecapatan kotoran
aliran yang berkurang fan diatas kisaran kontinyu  Biaya investasi
 VSD Mekanik : Khusus untuk VFD: dapat
kopling hidrolik,  Pengendali aliran yang menjadi hambatan
kopling fluida, efektif dan mudah
dengan belt dan  Memperbaiki efisiensi
pully yang dapat operasi fan diatas kisaran
diatur kondisi operasi yang luas
 VSD Listrik: kopling  Dapat di retrofit dengan
arus eddy, kompak ke motor yang ada
pengendali motor  Tidak ada masalah
dengan rotor, dan pengendapan kotoran
variable frequency  Mengurangi kehilangan
drive (VFD: energi dan biaya dengan
mengubah merendahkan aliran sistim
kecepatan putaran keseluruhan
motor dengan

Pompa kecepatan  Pengendali aliran yang  Ada lompatan dari


multi efisien kecepatan ke
 Cocok jika hanya dua kecepatan
kecepatan tetap yang  Biaya investasi
diperlukan dapat menjadi
hambatan
Klep penutup cakram:  Desainnya sederhana  Hanya layak untuk
klep beberapa
penutup dorong yang penggunaan
mengubah lebar
impeler yang
berpengaruh terhadap
aliran udara
Mengoperasikan fan  Efisiensi tinggi pada  Hanya digunakan
dalam variasi kebutuhan sistim bila fan dapat
susunan paralel: dua  Mempunyai kelebihan beroperasi pada
atau lebih fan dalam dalam memurunkan resiko resistansi rendah
susunan paralel penghentian karena hampir pada
menggantikan satu fan kegagalan atau kondisi aliran
yang besar perawatan yang tidak baik bebas (lihat
 Dua fan yang lebih kecil lebih Gambar 11.3)
murah dan memberikan
kinerja lebih baik
dibandingkan satu fan yang
relatif besar
 Dapat dilengkapi dengan
pengendali aliran lainnya
untuk meningkatkan
fleksibilitas dan kehandalan
Mengoperasikan fan  Tekanan aliran rata -rata  Tidak cocok untuk
dalam susunan seri: lebih rendah sistim dengan
menggunakan fan  Kebisingan yang r esistansi yang
multi dalam susunan dibangkitkan lebih rendah rendah (lihat
dorong-tarik  Permintaan pendukung Gambar 11.3)
listrik dan bangunan lebih
rendah
 Cocok untuk sistim dengan
saluran panjang,
penurunan tekanan pada
komponen sistim, atau
resistansin ya yang tinggi
Gambar 11.3 Fan yang Beroperasi dalam Susunan Seri dan Paralel (BEE India,
2004)

12.6 DAFTAR PERIKSA OPSI

Bagian ini berisikan opsi- opsi efisiensi energi yang paling penting
1) Gunakan kerucut saluran masuk udara yang halus dan bulat untuk saluran
masuk udara fan
 Hindarkan distribusi aliran yang buruk pada saluran masuk fan
 Minimalkan rintangan fan pada saluran masuk dan kelaur
 Bersihkan screens, filter dan blades fan secara teratur
 Minimalkan kecepatan fan
 Gunakan slip rendah atau belts datar untuk transmisi tenaga
 Periksa tekanan belt secara teratur
 Hilangkan variabel pitch pulleys
 Gunakan variable speed drive untuk beban fan dengan variabel besar
2) Gunakan motor yang efisien energinya untuk operasi sinambung atau yang
mendekati sinambung
 Hilangkan kebocoran dalam saluran kerja
 Minimalkan bengkokan dalam saluran kerja
 Matikan fan dan blower jika tidak digunakan
 Turunkan kecepatan fan dengan modifikasi diameter pully bila motornya
kebesaran
 Gunakan inlet guide vanes sebagai pengganti pengendali damper
 Ubah impeller dari plastik yang dilapisi logam/ kaca (GRP) dengan
impeller FRP berlubang yang lebih efisien energinya dengan desain aerofoil
 Coba operasikan fan dekat titik operasi terbaiknya (BEP)
3) Kurangi kehilangan transmisi dengan menggunakan belt datar yang energinya
efisien atau cogged raw-edged V-belts sebagai pengganti sistim V-belt
konvensional
4) Minimalkan resistansi dan penurunan tekanan sistim dengan
memperbaiki sistim salurannya
 Pastikan penyambungan antara sistim penggerak dan yang digerakkan sudah
benar
 Pastikan kualitas pasokan daya yang cukup ke penggerak motor
5) Periksa secara teratur kecenderungan getaran untuk memperkirakan kegagalan
lebih awal seperti kerusakan bearing, ketidaksesuaian sambungan,
ketidakseimbangan, kelonggaran fondasi, dll.